The Place Where Summer Lasts 6 Months, Florida! ðŸĪĐ

Marilah bernostalgia kembali ke masa-masa tinggal di Texas 2017 silam. Gak abis-abis ini folder video yang belum diedit. So bear with me :D.

Video lama ini. Era bikin video pakai GoPro. Gambarnya mulus dan stabil, gak pakek getar-getar bikin pening hahaha. Yuk, yang mau cus langsung ke vlognya :).

https://www.youtube.com/watch?v=NOL8jimIA1g

Semasa tinggal di Texas, negara bagian Florida adalah negara bagian pertama di luar Texas yang kami kunjungi.

Nemenin suami yang assignment ke Fort Lauderdale, yang berjarak kurang setengah jam dari Miami. Jadi suami kerja, kite hura-hura di hotel hahahaha.

Berangkat dari Texas sepagi mungkin. Menuju Fort Lauderdale makan waktu sekitar 22 jam. Suami memutuskan nyetir sejauh mungkin sampai malam. Rencananya berhenti menginap sambil nyari makan malam.

Belum tahu mau menginap di mana yang penting nyetir aja terus dulu. Tentu mampir-mampir buat isi bensin, pipis, jajan-jajan hihihi, bla bla bla blu blu blu karena nenteng bocah 3 bijik :D.

Ternyata, jelang jam 7 malam, setelah 11 jam an menyetir, tiba di Pensacola. Booking hotel lewat situs booking.com terus check in, naruh barang, balik ke mobil lagi nyari makan malam.

Ketemu restoran seafood, makan di tempat. Sebagian dibungkus yang enggak abis biar makan di kamar hotel aja soalnya udah capek juga.

Besok pagi lanjut ke Fort Lauderdale. Walau sama-sama di Florida, menuju tempat ini butuh 10 jam nyetir juga dari Pensacola. Cemungud ea, Papaaaa, waktu itu daku blom bisa nyetir hehehe.

Tiba di tujuan nginep di hotel 2 minggu sementara suami kerja. Sempet main ke Miami pas weekend. Ini salah satu vlog pas ke Miami ^_^

Video yang di pinggir pantai di link pertama bukan video di Miami, yak. Ini video di Destin. Video Miami daku punya tapi isinya bikinian semua hahaha. Nantilah kapan-kapan yak ðŸĪŠðŸĪŠ. Tolong kurang-kurangin dosa di masa pandemi 👀😅🙏.

Pantai ini kami kunjungi justru dalam perjalanan pulang menuju Texas. Negara bagian Florida bentuknya memanjang. Jarak dari Fort Lauderdale ke Destin aja sekitar 9 jam an. Soalnya dari ujung ke ujung. Destin ini deket dengan Pensacola.

Kami menginap semalam di Destin. Pagi-paginya main ke pantai. Bulan segitu pantai masih agak dingin. Makanya sepiiiiiii pas pagi-pagi itu. Puas-puasin berlima di pantai. Pantainya bersih banget. Pasir putih yang bener-bener putih gak pakek sampah :D.

Di sekitaran pantai (Crystal Beach) banyak resort/hotel/vila bagus-bagus. Kami keliling-keliling dulu liat neighbourhood yang nampak didominasi kaum tajirunnya Florida inih :D.

#Boy3 masih 18 bulan waktu itu. Dese agak telat jalannya. Masih doyong-doyong umur segitu. Yang abang-abangnya mah udah tengil -_-.

Main sekitar sejam an, begitu agak ramai, kami pulang. Soalnya mau checkout dan cuuusss menuju Texas. Florida enggak masuk negara bagian favorit saya. Mungkin karena suhunya gerah mirip kayak Indonesia jadi gak berasa di luar negeri apa ya hahahaha.

Orang-orangnya santai. COba yaaaa, bayar tol aja di mana Texas dll sudah automasi, Florida masih pakek jasa orang. Itu mas dan embak yang jaga loket masa ngerumpi dah pas kami mau bayar zzz -_-. Cuek amat mereka :D.

Terus kalau pe-pantai-an, kami alumni Jeddah (Arab Saudi) yang juga dikepung pantai sepanjang Corniche Road. Manalagi saya lahir dan besar di Makassar, yang juga kota pantai.

Enaknya pantai di Florida walau dingin tapi enggak banyak angin kayak di Ireland. Di Ireland inih, pantai yang berbatasan Atlantik, mau winter sekali pun, kudu pakek jaket dah seliweran di pantai hehehe.

Musim dingin pun Florida tetep anget. Pernah liat acara tahun baruan di US? NY kan biasanya bareng sama Miami. Di NY orang banyak kukupan jaket tebel sarung tangan berlapis menggigil sambil teriak-teriak heboh, di Miami, orang pakek baju pantai telanjang dada tiup terompet rame-rame 😅.

As it’s said, “Florida where summer lasts 6 months, twice a year.” Karena itulah julukannya The Sunshine State.

Anw, waktu itu anak-anak ampe bolos seminggu dari sekolah. SEminggunya lagi bertepatan liburan Spring Break. Kami ngibrit pulang abis dapet email dari sekolahan di Texas kalo maksimal bolos cuma boleh 2 minggu atau anak-anak dikeluarkan dari sekolah! Waduh, yok balik Frisco, yoookkk 😆😂.

Panasnya Florida beda dengan Texas. Kalau Florida lembab. Panas dan keringetan. Kek Indonesia ye kan :D. Texas lebih mirip Arab Saudi. Panas tapi kering. Pesona utama Florida salah satunya Disney World di Kota Orlando. Kami enggak ke sana. Cuma ngasih tau aja ðŸĪŠ.

Baca Juga : “Tips Jalan jalan ke Disneyland Paris”

PRIMARK, Waralaba Murah Meriah, Ramayana-nya Eropa? Hehehe

Primark ini berdiri dengan nama “Penneys” sebenernya. Asalnya dari KOta Dublin, Republik Irlandia. Jadi bukan dari UK yaaaaa, tersinggung nih mantan mukimin Ireland hahaha :p.

Penneys berdiri pertama kali tahun 1969. Saat akan melebarkan sayap ke UK di tahun 1973, Penneys kepentok dengan hak cipta nama “Penney” yang sudah dipegang oleh waralaba asal Amerika Serikat, “J.C Penney”.

Karena itulah di luar Ireland, namanya menjadi PRIMARK. Kalau di Irlandia tetap pakai nama dagang Penneys.

Jadi dulu tuh sempet wakwaw waktu temen nitip barang barang Primark, saya bilang gak ada toko Primark di Ireland. Temen saya ngotot masa gak ada, di hampir semua Eropa pasti ada, kok.

Ternyata PENNEYS itu ya PRIMARK 😅😅😝.

Primark melegenda karena harga produknya yang murah-murah. Tapi sebenernya sesuai kualitas juga lah ya. Cuma saja misalnya baju anak, motifnya itu sumpah lucu-lucu banget dan sangat kekinian.

Kalo dari segi kualitas bukan yang ‘wah’ banget. Tapi sebenernya ada juga barang kualitas bagus di Primark/Penneys, harganya ya mahal jugak hihihii.

Cuusss versi vlognya dah ada Gaeeesss :

Paling bener tuh ke Primark pas lagi diskon. Ya Allah itu baju-baju kaos anak dari 1-2 euro bisa terjun bebas jadi 50 sen! Iyah, 50 sen! Gila gak tuh hahahahaha.

Baju-baju anak bayi pernah dipangkas sampai 25 sen, cuuuss lihat di video. Bahannya lumayan banget untuk ukuran 25 sen. Karena harga aslinya sekitar 2-3 euro.

DI masanya, saya pernah terima jastipan Penneys juga kalo pas mau mudik ke Jakarta. SOalnya di Asia kan masih jarang ni Primark. ALasan temen saya biar baju-baju anaknya gak ada yang nyamain hahahahaha. Moms ruled mah pokoknya :p.

Misteri murahnya harga barang di Primark/Penneys pernah bikin heboh gegara konon ditemukan selembar kertas di salah satu busana yang dijual di gerai tersebut. Tulisannya, “Help”.

Jadilah merebak rumor kalau waralaba ini memeras pekerja-pekerjanya di Cina dengan gaji sangat murah makanya bisa jualan yang murmer-murmer. Padahal mah waralaba lain yang buka pabrik di Cina ya sama aja kan #eh hehehehe.

Secara hitungan bisnis ada penjelasannya sih. Warabala besar ini “bermain” dengan VOLUME. Mereka berani pasang marjin kecil karena belinya bulky. Saya tau soal ini gara-gara dulu kerja di consumer goods dan di area Distribusi.

Kira-kira prinsipnya mirip gak, ya. Karena saya tahu perusahaan menjual barang jauh lebih murah kepada distributor yang berani mengambil dalam jumlah raksasa. Ya kan sama aja. Harga murah tapi lakunya banyak. Bisa memangkas durasi barang ketahan di gudang sebagai stok.

Adapun soal pekerja di Cina yang dibayar murah ya memang konon katanya Cina ngejar jadi negara industri dengan cara begini. Menawarkan harga murah agar para investor berbondong-bondong buka pabrik di Cina.

Cina punya surplus penduduk. Jadi klop lah. Sisanya monggo disimak penjelasan dari rekan-rekan SJW. Apalah aku yang pernah nyari uang jajan dari bisnis-bisnis jastip dari waralaba murah meriah ini hahahahaha.

Kerjaan gue tuh, ngumpulin barang pas lagi diskon. Bisa ampe 2 koper sendiri hahahaha. Nanti jelang mudik, langsung foto-fotoin kirim ke calon-calon customer :p.

Belinya ya pas lagi iseng pulang sekolah nganter anak, mampir, beli satu kantong. Besoknya beli lagi satu kantong. Emang gilak sih kalo lagi diskon. Liat di video, headset Mickey Mouse dijual 1 euro. Jangan tanya gue jual berapa pas di Indonesia hahahaha, cuan, cuan, cuan :p.

Ada satu pembahasan terkait industri di Cina yang saya baca di sebuah novel. Tahu novel Love Story dong, ternyata ada lanjutannya. Di lanjutannya itu ada sedikit dibahas soal orang Eropa yang mengalihkan proses produksi ke Cina.

Katanya sih gini, versi novel ya, bisa jadi fiksi saja.

Cina penduduk sangat banyak, pemerintah kewalahan. Jadilah penduduk inisiatip sendiri cari kerja. Jadi misalnya ada satu orang yang bekerja jadi tukang jahit dengan gaji X per jam. Nah, si tukang jahit ini punya paman yang juga harus menghidupi keluarganya tapi jobless.

Si tukang tadi bilang ke bosnya, “Ayo dong rekrut pamanku juga.”

Kata bos, “Piye dong, gak ada lagi duitnya. Costnya mentok.”

Tukang jahit, “Ya udah gajinya ambil dari gajiku aja. Jadi bagi dua.”

Bos, “Loh gimana. Nanti kalian rugi dong.”

Tukang Jahit, “Gak papa yang penting pamanku kerja juga.”

Jadi gaji X dibagi 2. Masalahnya, karena ada 2 orang proses produksi cuan dong, ya. Nah, dari sini awalnya makanya bisa gampang dapat tenaga murah.

Curangnya perusahaan, harusnya setelah itu mereka kan sanggup meningkatkan produksi ya naikin dong gajinya. Idealnya gitu ya kalau memang kisah ini benar.

Tapi begitulah dunia yang fana ini. Pokoknya gimana biar cuan, cuan, cuan. Sementara ada orang-orang yang enggak punya pilihan lain. Hanya sanggup berlari di lintasan yang itu-itu saja no matter what they did.

Solusinya ya subsidi pemerintah. Dan katanya di Cina pemerintah memang memberikan subsidi seperti ini. Entah besarannya berapa. Biar investor tetep cuan dan karyawan tetep bisa hidup layak.

Tapi tentu beda cerita kalo investor mikirin cuan (ya namanya pengusaha sih ya hahahaha, masa mau rugi hadeeehhh), karyawan kerja rodi tapi pemerintahnya … sibuk korupsi!

Masi ga paham juga kenapa kita harus mati-matian melawan korupsi?

Karena sebenernya pemerintah itu punya kuasa yang besar sekali menjembatani hal-hal seperti ini. KALAU dan hanya KALAU mereka memang mengabdi untuk masyarakat. Bukan malah ikutan ngejar cuan, hadeeeehhhh 🧐🧐😓.

Nulis gak fokus hahahaha, maap :p.

melva balemong resort semarang jawa tengah

Melva Balemong Ungaran-Semarang, Resort di Tepian Sawah dan Kaki Gunung

Melva Balemong ini tempat pertama yang kami datangi di luar kota sejak pulang dari Ireland tahun lalu. Si Eneng Coronces bikin gerak kita terbatas huhu.

Melva Balemong adalah sebuah hotel-resort yang terletak di Ungaran. Kata temen yang dari Pekalongan, Ungaran ini semacam Puncak-nya Semarang. Menuju Melva Balemong hanya sekitar 10 km dari Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mau langsung cussss liat versi vlognya? Yyyiiiuuukkk 😀

Memasuki lobi sudah terasa nuansa klasiknya. Sampai ada bangunan joglo segala di dalam lobi loh. Di sini pun hasrat pengin foto-foto sudah membuncah hahahaha. Walau pengunjung dikit, tetep aja malu ya mau pepotoan, jadi yuk bikin video aja :p.

Kami menuju Melva Balemong pas long weekend sebelum bulan puasa kemarin, tuh. Huaaaaa, muacetnya pas berangkat *nangis*. Berangkat jumat pagi, dikirain cuma makan waktu 5.5 jam sesuai petunjuk Mbah Google, ternyata …. 8 jam!

Banyak perbaikan di jalan tol dan memang pada ke luar kota ramai-ramai. Mungkin mau nyekar, pas pula long weekend, terus sudah mau puasa, ditambah lagi ada larangan mudik pas lebaran, jadilah tumpah ruah semua orang di jalan pas jumat pagi itu.

Milih Melva Balemong karena pengin agak jauhan, suami bosen ke Bandung. Padahal ke Bandung juga jarang, gimana dah hahaha. Waktu itu juga hotel udah full-booked semua di Bandung, Nyari sekitaran Bandung, hotel dan resort yang lucu-lucu gak ada yang available.

AKhirnya nyobain Semarang. Eh, terus lihat Melva Balemong. Lokasinya memang di Ungaran, tapi dari Semarang paling cuma 15 menit kayaknya, deh. Cmiiw :D.

Mau ke Yogya jauuuuuhhhhh hehehe.

Singkat cerita, setelah melewati kemacetan yang bikin hawa memanas dalam mobil (hahahaha, tukang berantem emang gue tuh :), tibalah kami di Melva Balemong. Aih, dari pekarangan aja udah ngerasa adem hepi gitu-gitulah.

melva balemong resort semarang jawa tengah

Setelah check in, para tamu diantar menggunakan mobil khusus gitu (warna putih, lihat di video ya, apa sih namanya mobil kayak gini hihihi), ke kamar masing-masing.

Kami booking Family Suite. DI Melva Balemong ini, penginapannya ada kamar standar ala hotel di sebuah bangunan khusus dan ada juga paviliun-paviliun berbentuk joglo. Ukurannya macam-macam.

Nama joglo kami Joglo Nugraha. Terdiri dari 1 tempat tidur Queen dan 1 tempat tidur single. SInglenya yang ukuran 120 cm ya jadi bisalah gue tidur berdua si #boy3 hehehe.

Joglo Nugraha punya 2 ruangan kamar tidur yang tersambung dan satu kamar mandi yang guedeeeeeeee. Udah berasa di Bali deh suasananya.

Interior dan desain bangunan di Melva Balemong memadukan budaya Jawa, budaya Tionghoa, dan budaya Belanda. Klasik dan unik. Enggak serem kok. Tadinya sempet gimanaaaa gitu. Tapi pas nginep dan muter-muterin areanya, biasa aja. Adem sejuk nyaman malah ^_^.

Bukan endorsement Gaeesss, sumpah ini bayar sendiri semuaaaa hahahahaha :p.

Pemilik resort Melva Balemong ini keluarga Verhoeven. Pendirinya orang Belanda yang terpukau dengan budaya Jawa dan seneng ngumpul-ngumpulin joglo buat dipugar dan ditaruh di dalam resort ini.

Areanya sendiri sekitar 5 hektar. Pas lah buat jalan-jalan sekeluarga.

Kami tiba sore hari sekitar pukul 4.30. Langsung goler-goleran di kamar, mandi, ngemil snack. Saya jalan-jalan sendiri ngelurusin kaki muter dikit sambil liat-liat fasilitas yang ada. Suami udah gempor nyetir full. Saya gak berani nyetir di tol luar kota. Ganas-ganas euy hahahahaha.

Kolam renangnya outdoor dan lumayan gede. Ada kolam besar ada kolam kecil. Ada fasilitas gym juga.

Melva Balemong ini juga bisa digunakan untuk tempat rapat, outbound, kumpul keluarga, acara kawinan, foto prewedding (secara memang instagramable banget di mana-manah! :D), aneka rupa gathering dst dst.

Paginya sarapan di Restoran Kembul Bujana. Restoran ini juga dibuka untuk umum, loh. Tapi mungkin pas sarapan khusus buat tamu hotel/resort saja. Menu sarapannya macem-macem, menu tradisional sampai sajian kontinental. Komplit (y).

Saya kebayang tempatnya bakal ramenya kayak apa kalau enggak ada si COronces ya. Tapi kemarin pun enggak kosong-kosong amat. Walau mungkin hanya 30% fasilitas penginapan yang terpakai. Sepiiiiiiii hehehe.

Setelah sarapan, kami sekeluarga jalan-jalan muterin area resort. Pengin ngajakin anak-anak ke belakang resort yang berbatasan dengan tepian sawah dan bisa melihat Gunung Ungaran dengan sangat jelas. FOto-foto deh sambil video-an sambil muter-muter.

Balik kamar sebentar, baru ke luar lagi menuju kolam renang. PUas-puasin deh tuh bertigaan main di kolam. Bapaknya gak mau nyebur. Takut capek karena mau nyetir balik siangnya. Iya nih, cuma nginep semalam huhuhu.

Abis berenang, para bocah lanjut maenan air di bath tub kamar mandi. Kamar mandinya emang segede bagong dah hahaha. Lalu leyeh-leyeh bentar sebelum diangkut ke mobil lagi :p.

PUlangnya mampir makan siang di Pekalongan lalu cuuuussss sampai ke Jakarta. Mampir pipis ama isi bensin sama jajan-jajan lah ya sekali di jalan tol. PUlangnya sih lancaaarrr karena masih sabtu. Puncak arus balik biasanya kan hari Minggu sore ampe malam tuh hehehe.

Begitulah acara weekend an ke Melva Balemong sekeluarga. You should try it too ;). Diskon-diskonnya mayan loh hihihihi. Very worth price lah nginep semalam dengan harga segitu. Dapat salah satu joglo yang paling ciamik pula ;).

Tertarik ke Melva Balemong jugak? Cuuuuussss :D. SElamat liburan, teman-teman ^_^.

You Only Miss The Sun When It Starts to Snow


Tidak semua negara 4 musim mengenal salju. Dan gak semua negara seputaran Timur Tengah mengenal musim panas doang.

Waktu tinggal di Iran pertama kali saya tahu kalau salju pun ada di kawasan sana. Walau nyangkut di Teheran saat musim panas sudah menjelang, sisa salju masih kelihatan di puncak pegunungan yang mengepung ibukota Negeri Para Mullah.

Taman Sai di Teheran, Iran (gambar : panoramio.com, by Behrooz Rezvani)

Di beberapa wilayah Saudi juga turun salju di saat tertentu. Tapi kota tinggal saya di Jeddah dulu suhunya enggak ekstrim. Musim panas mencapai 40 an dercel, musim dingin paling 15 dercel.

Tapi di ibukota Negeri Penjaga 2 Kota Suci, Riyadh, musim dingin bisa minus walau tetep gak kebagian salju hehehe.

Justru di Irlandia, jaraaaaaannngg kebagian limpahan salju. Kalo pun ada ya paling hujan es tipis-tipis atau ada tumpukan salju yang dalam hitungan jam bisa hilang begitu saja.

Irlandia mau musim panas pun suhu rata-rata sekitar 20 an dercel saja. Mendung hampir sepanjang tahun. Yup, ((sepanjang tahun)).

Pernah ada badai salju hebat di penghujung Februari tahun 2018. UK dan Irlandia diserang oleh “Beast from The East” dari pesisir timur.

Hampir seminggu Irlandia tertutup salju tebal dan “LUMPUH”. Kantor libur, sekolah libur, toko-toko hanya buka sebagian.

Banyak kecelakaan di jalan karena infrastruktur Irlandia tidak disiapkan untuk menyambut kedatangan salju sebanyak itu.

Orang-orang tapi hepi cobak, maklum jarang liat salju sebanyak itu termasuk bule-bulenya hahaha. Pemerintah pening mikirin aktivitas yang terhenti di hampir semua lini, rakyatnya sibuk bikin boneka salju sambil foto-foto 😂😂😂😂.

Pipa-pipa mampet, tapi untungnya suplai listrik dan air tetap lancar. Peringatan akan badai sudah ada seminggu sebelumnya, jadi kulkas penuh dan amaaaannn suplai makanan.

Mirip saat banjir melanda Jeddah dan sekitar di awal tahun 2011. Lagi hamil pula eike.

Kenangan hamil anak ke-2 di Jedah, tahun 2010-2011

Apartemen kebanjiran, mati lampu gelap-gelapan gak pernah nyiapin senter dan takut nyalain lilin (takut ketiduran), suami gak pulang-pulang terjebak macet, tetangga udah berangkat ke Madinah, daya gerak terbatas karena perut melendung, sedap pokoknya mah 😅😅.

Kota lumpuh sepanjang malam. Udah kek mo perang, helikopter silih berganti muter ke mana-mana. Gak bisa tidur nyenyak, pagi-pagi langsung kabur ke Madinah 😅🙏.

Sistem pengairan tidak disiapkan untuk bencana banjir.

Tahun ini anomali alam melanda wilayah Texas. Sama seperti Irlandia, Texas jarang bersentuhan dengan tumpukan salju berhari-hari.

Waktu tinggal di Texas, ketemu salju di Colorado doang, Texas kering waktu itu. Paling beberapa danau membeku. Gitu doang.

Semingguan ini Texas berselimut salju, listrik mati nyala mati nyala di banyak wilayah. Beberapa teman diaspora malah harus mengungsi, listrik mati total hingga 2×24 jam lebih.

Diperkirakan, kelangkaan bahan bakar bensin juga akan terjadi karena jalur transportasi banyak yang tergangggu.

Stay safe ya teman-teman.

Tiada daya dan upaya kalau alam yang berkehendak. Mau di mana jugak. Di negara sultan minyak, di negara maju di Eropa, sampai wilayah Paman Sam, Negeri Jantung Dunia, tak kuasa melawan.

https://www.youtube.com/watch?v=eW6u4H71R0E

Ngomel kepanasan mulu dari kecil tinggal di negara tropis, coba aja ngerasain badai salju. Dijamin banyakan ngomelnya 😂😂😂.

“Well, you only miss the light when it’s burning low

Only miss the sun when it starts to snow

Only hate the road when you’re missing home”

Tau ini lirik dari lagu apa? Hehehe.

Jadi paham mengapa bersabar dan bersyukur itu beraaaat banget. Mbok ya jihadnya diarahin ke sono ya, gak usah kejauhan semangatnya hehehe 🙏.

Semoga bisa terlewati apa pun situasi di mana pun berada teman-teman semua 😘🙏. Kalau pun gak kebagian badai salju, pandemi belum terlihat ujungnya. Hang in there 🙏.

Gambar : pixabay.com
Kota Toledo

Kota Toledo Spanyol, Jejak Sejarah Tiga Agama Ibrani

Berkunjung ke Kota Toledo di Spanyol masih bagian dari kisah liburan musim panas 2019 silam. Telat bener postingnya hahahaha. Better late than never :p.

Setelah di hari pertama jalan-jalan ke San Bernabeu markasnya Real Madrid, dan di hari setelahnya kami main ke Kota Segovia, di hari ketiga kami mengunjungi Kota Toledo.

Kalau main ke Madrid, Segovia dan Toledo ini termasuk kota-kota sekitaran Madrid yang menarik untuk dikunjungi. Jadi jangan sampai kelewatan, yes? 😉

Sudah ada vlognya nih temen-temen. Yuuuukkk ;).

https://www.youtube.com/watch?v=mtLSI9AxMUA

Kota Toledo berjarak sekitar 70 an km dari Kota Madrid. Letaknya di tengah-tengah wilayah negara Spanyol. Kota Toledo cukup istimewa karena pernah menjadi ibukota kekaisaran Spanyol.

Kami berangkat pagi-pagi dari Madrid. Less drama lah karena memang niatnya berangkat setelah sarapan bener-bener selesai, sudah mandi dan segala macam. Jadi jam 9 an baru jalan.

Butuh sejam untuk tiba di Kota Toledo. Nyetirnya juga santai, sih :D.

Kota Toledo
Kota Toledo – Spanyol, Juni 2019

Parkirannya agak jauh dari lokasi wisata di Kota Toledo. Setelah parkir harus naik bus naik ke atas. Wilayahnya memang agak menanjak. Terasa pas naik bus.

Waktu itu enggak terlalu ramai dan enggak ngantri bus. Malah jelang pusat tempat wisatanya, bus sudah mulai kosong. Memang ke sananya pas weekday sih ya. Mungkin juga karena tempat wisata utama di Spanyol adanya di Barcelona dan sekitar.

Kota Toledo Spanyol Juni 2019
Kota Toledo, Spanyol – Juni 2019

Tapi Madrid dan seputarannya juga oke kok. Still worth a try. Dulu itu pilih ke Madrid lebih karena tiket dan akomodasinya lebih murah, hahahaha #ups.

Kota Toledo diresmikan sebagai salah satu Situs Warisan Budaya Dunia oleh Unesco di tahun 1986. Salah satu keunikan kota ini adalah sebagai pusat percampuran budaya dari 3 agama : Yahudi, Kristen, dan Islam.

Kota Toledo

Islam pernah ikut menorehkan sejarah di kota ini ketika Dinasti Umayyah II menaklukkan wilayah Toledo pada tahun. Dalam bahasa Arab kota ini dinamakan Thulaithalah.

Kami berkunjung ke Kota Toledo di musim panas 2019 tapi udaranya nyaman banget. Panas sih, suhu mencapai 29 dercel tapi karena angin sepoi-sepoi tempatnya terasa sejuk. Anak-anak gak ngomel-ngomel. Waktu ke Segovia mereka ngamuk kepanasan hehehe.

Ah ya, sekalian titip vlog Segovia yaaaaaaa :p

https://www.youtube.com/watch?v=rznidkSo3vI

Back to Toledo, tempat paling khas dan berkesan itu adalah jajaran rumah-rumah kuno yang masih berdiri tegak dengan jalan-jalan sempit yang melaluinya. Hebatnya, jalanan sempit dan dirubung turis begitu masih juga dilalui mobil loh :p.

Bangunan antik di sisi jalanan itu punya banyak jendela dan didominasi warna-warna abu-abu atau coklat. Lihat sendiri dalam foto di bawah ini (maap ada model numpang sekeluarga hahahaha) :

Kota Toledo
Berfoto di jalan sempiiiiittt yang kiri kanannya banyak rumah-rumah antik yang masih berdiri tegak (Toledo-Spanyol Juni 2019)

Banyak toko dan restoran yang berjajar di antara bangunan-bangunan antik di Kota Toledo. Jadi beberapa gedung dimanfaatkan menjadi tempat menjual aneka rupa suvenir atau dijadikan rumah makan.

Kalau jalan-jalan hati-hati sama mobil ya. Siap-siap diklakson aja. Orang Spanyol nih rada-rada gak sabaran kalok nyetir, beda dengan kebiasaan nyetir di Eropa daratan pada umumnya :D. Salah satu sifat khas negara dengan penduduk melimpah? Hehehe.

Sesuai dengan sejarahnya yang dilintasi 3 budaya dari 3 agama berbeda tadi, ada macam-macam bangunan peninggalan rumah ibadah ala Yahudi, Kristen, dan Islam.

Sinagog ada rupa-rupa. Katedral apalagiiiii, buanyaaaaakkkk :D. Salah satu yang terkenal : Catedral Primada de Toledo.

Ada Alcazar juga, bangunan semacam benteng yang ada menara tingginya. Terus dikelilingi dinding-dinding yang tinggi. Kami hanya melintas tapi enggak masuk ke dalam.

Cuma numpang ngaso terus duduk-duduk di depannya, yang ada lobi outdoor buat duduk-duduk. Ngapain aja di sana? Ya foto-foto laaaaaahhhhh hahahahaha :p.

Dari atas sekeliling Alcazar juga mantep buat foto-foto dengan bekgron pemandangan Kota Toledo dari atas.

Nih, suami saya foto bareng #boy1 dan #boy2. SElfie-selfie mereka bertiga hihihi. Saya dan #Boy3 enggak ikutan ke sana soalnya lumayan ribet kalau bawa stroller. Jadi saya jagain si #Boy3 aja sambil selfie-selfie sendiri hahahahaha.

Kalau kalian lihat di video juga ada semacam tram / kereta yang dimanfaatkan buat ngangkut para turis. Lihat di vlog link pertama di atas yak. Saya merekam doang pas keretanya melintas, enggak ikut naik hehehe.

Kami makan siang di sebuah restoran seafood. Mudah-mudahan halal ya soalnya mereka cuma jualan seafood aja. Kami nyobain Paella yang isinya cumi udang dll. Lumayan lah rasanya ;).

Kira-kira yang lain-lainnya monggo dilihat langsung di vlog yang saya share di awal postingan ini ya teman-teman :D. Semoga info tentang Kota Toledo-nya membantu. Asyik banget kok muter-muter di sini seharian dari pagi sampai sore ^_^. Worth a day ;).