resto enak di Batu : Rempah

Resto Enak di Batu – Malang : Cobain 3 Resto yang Seru Ini ;)

Resto enak di Batu – Malang ada beberapa, loh. Saat menghabiskan liburan akhir tahun ini kami mencoba 3 resto di Batu Malang yang tempatnya asik dan makanannya lumayan banget. Memang bukan yang rasanya luar biasa tapi tetep kategori enak.

Jadi akhirnya berhasil juga jalan-jalan sekeluarga ke Jatim Park. Review Jatim Park mah pasti udah banyak yang bikin hehehe. Nanti deh kalau moodnya oke, daku review di blog ini jugak :D. Jatim Park 3 belum sempat nih, baru Jatim Park 1 dan Jatim Park 2 yang kami kunjungi.

Baca Juga : “Tempat Makan Enak dan Unik di BSD : Warung Tuman”

Sekarang mau sharing resto enak di Batu aja lah. Karena jalan-jalan belum lengkap tanpa makan-makan, yes? :p.

3 Resto enak di Batu

Saya urutkan dari yang paling mengesankan menurut saya, ya :

1- Cafe Concrete Batu

Lokasi Cafe Concrete Batu

Kami ke sana malam-malam. Lokasinya agak ke atas. Jalurnya lumayan horor nih hehehehe. Jalannya agak sempit. Lokasinya ini agak mengingatkan ke daerah Dago di Bandung. Yang jelas dinginnya kurang lebih sama lah :D.

resto enak di Batu : Concrete Cafe
Sumber : DetikFood

 

Alamat lengkap Cafe Concrete Batu : Jl. Semeru, Punten, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur 65338. Instagramnya bisa dilihat di sini. 

Dari tempat kami menginap (Hotel Zam Zam Batu, dekat banget dari lokasi Jatim Park 1), sekitar 20 menit an menyetir dengan mobil.

Sayang, fotonya gak banyak pas ke sini huhuhu. Ambience nya nyaman banget. Karena enggak hujan, kami duduk di area outdoor. Pemandangan di lerengnya cantik banget, lampu-lampu kota yang dilihat dari ketinggian.

Pas ke sana cuma sempet ngambil 1 foto ini doang hihihi. Dasar bukan food blogger :p.

resto enak di Batu Malang Concrete cafe

Indoor kafe juga ada pemandangan unik. Banyak dipajang vespa-vespa mevvaaaahhhh, ada Vespa Dior segala, Gaeeeesss hehehehe.

Menu makanan lumayan variatif. Harganya kisaran 30-60 ribu rupiah untuk main course. Untuk ukuran Jakarta sih murah hehehe. Tapi untuk ukuran kota kecil Batu lumayan pricey.

Suami pesan nasi bakar, rasanya kurang enak menurut dia. Karena daku intermittent fasting (tetep disiplin yes walo liburan :p), jadi cuma nyobain teh tawar anget hahahaha. Anak-anak pesen ramen. Katanya enak ramennya.

Ambilin fotonya dari situs-situs lain aja yang lebih bagus-bagus ^_^

resto enak di Batu : Concrete Cafe
Sumber : TravelAndWord.com

 

2- Rempah, Warung Khas Batu

Judulnya warung, tapi sebenernya ini tuh kafe/restoran dari sebuah hotel. Situs resminya bisa dicek di sini. Alamat lengkapnya : Jalan Sultan Agung 29, Kota Batu 65314.

Deket banget dari hotel kami menginal (Hotel Zam Zam), cuma sekitar 5-8 menit menyetir mobil. Di tengah kota nih restonya, jadi lumayan accessible.

Dining area ada yang indoor ada yang outdoor. Karena waktu itu makan malam, hujan pulak (huhuhu), kami sekeluarga duduk di dalam (area indoor). Saya comotin fotonya ya dari situs resminya Rempah yang saya share linknya di paragraf atas, tuh.

resto enak di Batu : Rempah
Sumber : Rempah.Coffee

 

Untuk dining area outdoor seperti ini :

resto enak di Batu : Rempah outdoor area
Sumber : Rempah.coffee

 

Seneng deh pas wiskul di Batu soalnya dibanding di Jakarta, untuk ukuran kafe/resto sekeren ini, harga makanannya relatif murah hehehehe.

Nasi goreng aja dibandrol seharga 30-45 ribu aja sepiring dengan porsi lumayan dan rasa enak. Nasi gorengnya ada macam-macam banget. Suami saya pesan yang nasi goreng khas Rempah. Porsinya pooolll, rasa sedep ;).

Sumber : situs Rempah.coffee

 

Kalau soal rasa, Rempah ini lebih enak daripada Concrete. Menunya variatif dari menu lokal sampai menu internasional (pasta dll). Menu lokalnya yang juara banget itu Iga Bakar. Disajikan dengan sup dan nasi putih (additional). Harganya kalau gak salah cuma sekitar 55 ribu rupiah (tanpa tambahan nasi). Iganya buanyaaaakkk hehehe, bisa buat makan berdua :D.

Resto enak di Batu : Rempah Iga Bakar
Sumber : Rempah.Coffee

3- Jambu Bowl

Nah ini pas makan rame-rame dengan temen, Iyut sekeluarga. Iyut yang ngusulin makan di sini. Tempatnya nyaman, 2 lantai. Ada mushola di lantai bawah. Pas buat jam shalat. Ke sana kan makan siang gitu abis dari Jatim Park 1. Rehat dulu sebelum lanjut ke Museum Angkut :D.

Alamat restonya :  Jl. Oro-Oro Ombo No. 111, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Menunya juga lumayan variatif. Macam-macam banget. Nasi goreng ada, nasi uduknya unik warna biru gitu, pasta – pastaan, ada sandwich segala, steak juga bisa dipesan di sini. Kami sekeluarga bener-bener mesen macam-macam menu. Gak ada fotonya tapi eh nemu foto di review restonya. Nah kurang lebih kami juga pesannya menu-menu yang ini ^_^ :

Harga main course sekitaran 30-50 ribu rupiah. Untuk resto sekeren ini, rasa makanan tergolong enak walau bukan yang wow gitu, harganya gak mahal ;).

Kami makan di lantai 2, biar bisa foto-foto yes? :p

Tentunya harus foto narsis berdua sama suami hahahahaha, makasih ya Om Sur fotonya. Mantaaaappp :D.

resto enak di Batu : Jambu Bowl

Suasana dan interior resto saya ambilin dari situs lain yang kece-kece aja ya hehehehe. Gedungnya dari luar / dari parkiran seperti ini :

resto enak di Batu : Jambu Bowl
Sumber : wisatahits.blog

 

Ini juga comot dari review Google, pokoknya memang spot nya banyak buat foto-foto kalau di sini. Rata-rata tempat makan sekarang, interiornya pasti dibikin unik abis-abisan, ya. Untung di sini makanannya juga enak hehehehe. Jadi gak cuma sekadar tempatnya lucu aja.

Lantai atas, lantai dua dari resto Jambu Bowl, Batu

 

Ini lantai bawahnya, ada sofa merah satu set buat narsis-narsis an juga hahahahaha.

Nah itu dia 3 rekomendasi resto enak di Batu ala saya :D.

Kota Batu ini udah sering banget diserbu turis karena adanya Jatim Park yang sekarang sudah mengembang ampe 3 seri hehehehe.  Kalau ke sana dan ada waktu lebih, mampirin tiga-tiganya ya ;).

Kenapa Ya Kereta Api Masih Jadi Pilihan Orang yang Mau Liburan?

Naik kereta api, tut tut tut. Siapa hendak turut …Ke Bandung, Surabaya. Bolehlah naik dengan percuma …

 Lagu jadul, Gaeeessss hahhahaha.

Auto nyanyi, yes? Ya, gak salah sih. Karena lagu Naik Kereta Api kayaknya semua orang di Indonesia pasti udah tau. Meskipun kereta sekarang juga dijadikan sarana transportasi sehari-hari, khususnya di Jakarta, tapi yang identik tetaplah naik kereta api saat berwisata.

Liburan atau jalan-jalan menggunakan kereta api memang masih menjadi pilihan utama bagi beberapa orang. Apalagi, untuk masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa. Hampir semua provinsi memiliki stasiun yang bisa disinggahi kereta jarak jauh. Misalnya, Gambir di Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Tugu di Yogyakarta, Stasiun Gubeng di Surabaya, dan masih banyak lagi.

Ngomongin soal berwisata memakai kereta api, kira-kira apa aja sih alasannya alat transportasi yang satu ini masih jadi pilihan untuk orang-orang yang ingin liburan? Buanyaaaaakkkk :D.

Murah

Jaman sekarang, siapa sih yang gak mau sama hal-hal yang berbau murah. Entah itu makanan, pakaian, gadget, termasuk sarana transportasi. Liburan naik kereta api tentu saja jauh lebih murah ketimbang bepergian dengan pesawat terbang. Kalau dibandingkan dengan bis, bisa lebih mahal atau lebih murah, tergantung kelas bis dan keretanya. Tapi, sudah pasti perjalanan naik kereta jauh lebih cepat ketimbang naik bis.

Gambar : pixabay.com

Pesan Tiket Mudah

Udah gak jamannya lagi beli tiket kereta harus antre di loket, bahkan jauh sebelum loket tersebut buka. Sekarang, beli tiket kereta api bisa secara online, salah satunya melalui Traveloka. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah dan nyaman saat mau membeli tiket kereta. Gak perlu antre panjang, gak perlu berdesakan, cukup bermodalkan laptop atau smartphone, bisa beli tiket kereta api. Bahkan pembayarannya pun gak kalah mudah, bisa lewat ATM, minimarket, atau mobile banking.

Nyaman

Kereta api, khususnya kelas ekonomi, memang pernah menjadi momok tersendiri bagi para masyarakat. Kalau kamu penasaran, bisa cari tahu bagaimana potret naik kereta ekonomi pada zaman dulu. Penuh sesak, tak bisa duduk, bahkan tak jarang yang harus rela berada di sambungan gerbong selama perjalanan.

Nah, hal seperti itu sekarang ini sudah tidak ada lagi. Bahkan kalau kamu pergi berwisata naik kereta api kelas ekonomi, kenyamanan akan tetap kamu dapatkan. Tidak ada lagi saling berdesakan, semua pemilik tiket pasti mendapatkan duduk, dan kenyamanan-kenyamanan lainnya.

Lebih Bebas Ketimbang Naik Pesawat

Keunggulan bepergian dengan kereta api dibandingkan dengan pesawat terbang adalah soal kebebasan. Kita sama-sama tau, aturan yang ada ketika kita ingin naik pesawat terbilang sangat ketat. Sementara saat naik kereta, aturan tentu tetap ada, tapi tidak seketat saat berada di pesawat terbang.

Salah satu contohnya adalah soal penggunaan smartphone. Demi keselamatan, kamu tidak diperbolehkan untuk menyalakan pesawat saat berada di penerbangan. Sementara di kereta api, kamu bebas menyalakan smartphone sepanjang perjalanan. Kemudian, kamu bisa berjalan-jalan dengan cukup leluasa ketika naik kereta api, yang tidak bisa kamu lakukan saat melakukan penerbangan.

Sudah Berwisata Meski Belum Sampai Tempat Tujuan

Saat kamu naik kereta api dari Jakarta ke Jogja, sebetulnya kamu sudah berwisata bahkan sebelum sampai di tujuan. Maksudnya, selama di perjalanan menggunakan kereta api, kamu bisa melihat pemandangan yang cukup beragam. Mulai dari kawasan pertanian, perkebunan, hingga pegunungan. Jadi meskipun perjalanan  kamu saat naik kereta cukup lama, akan terasa sedikit terobati dengan pemandangan yang bisa kamu nikmati.

Cukup Leluasa Membawa Barang

Buat kamu yang sering membawa barang dalam jumlah banyak saat bepergian, kereta api adalah sarana transportasi yang paling cocok untuk kamu gunakan. Kenapa? Karena di kereta api kamu lebih leluasa saat membawa barang-barang.

Jika bepergian dengan pesawat terbang, barang bawaan kamu akan dibatasi, dan dikenakan biaya tambahan jika melebihi batas yang sudah ditentukan. Sementara di kereta api, selama barang bawaan kamu tidak mengganggu penumpang lain, masih diperbolehkan.

Itu tadi beberapa alasan kenapa kereta api masih menjadi pilihan banyak orang yang ingin liburan. Kereta api bisa memberikanmu harga murah sekaligus anti ribet. Kira-kira, kamu punya alasan tersendiri gak nih kenapa memilih bepergian menggunakan kereta api?

Nah, ngomong-ngomong soal liburan, kamu sudah punya rencana liburan belum nih dalam waktu dekat? Kalau belum, bisa mempersiapkan semuanya lewat Traveloka loh! Mulai dari tiket kereta api, akomodasi, atraksi wisata, sampai makanan-makanan unggulan di tempat liburan. So, jangan lama-lama berpikirnya, langsung deh pergi liburan!

Lembang Park Zoo di Lembang-Bandung

Lembang Park Zoo mulai beroperasi pada Oktober 2019. Too bad, belum lama dibuka pandemi datang. Makanya kok baru denger ternyata memang tempat ini memang tergolong baru.

Pas anak anak udah mulai libur midterm bulan September kemarin, jadi deh ke Bandung buat liburan. Sempet maju mundur cuma ya udah exhausted banget. Gegara sekolah online yang bener bener menguras emosi, literally! Huhuhu.

Vlognya udah ada nih ya. Cuuuussss yang mau lihat langsung versi vlog :

Sebelum pergi, si Ella dan Saoirse kami titipkan di penitipan kucing dulu. Jadi sejak bulan Mei kemarin suami dan anak-anak punya peliharaan baru. Kesel banget sih soalnya saya paling enggak suka binatang peliharaan. Cuma kalok dilarang pun ya tetep dipiara jadi what’s the point ngomel-ngomel. Gak bakal didengerin jugak.

Baca juga : “Tempat Penitipan Kucing untuk Area Bintaro dan Sekitar : Jongos Meong Rempoa’

Berangkat jam 9 an ke Bandung, nyampe sana di jam makan siang. Hari pertama kami berkunjung ke Dago Dream Park. Tapi di dream park ini wahana yang boleh dikunjungi tuh sedikit banget. Males banget dah. Tempatnya cupu. Cuma yah, bingung mau ke mana lagi hehehe.

Ini nyelipin satu foto pas di Dago Dream Park itu (semacam dibuang sayang ya hahahaha, soalnya agak males mau bikin tulisan tentang Dago Dream Park -nya) :

Barulah di hari kedua diniatin ke Lembang Park & Zoo ini. Rekomendasi dari temen juga sih taunya. Tadinya gak tau sama sekali. Anak-anak saya masih seneng ke kebun binatang. Jadi cap cus ajalah.

Lembang Park & Zoo ini tempatnya lumayan luas. Perlu 3 jam penuh keliling keliling, ini pun masih ada area yang “coming soon”.

Kami ke sana hari Senin, tiket masuk hanya 40 ribu rupiah per orang. Weekend 60 ribu rupiah per orang.

Lembang Park zoo

Hari senin menuju Lembang pun muaceeeettttt. Soalnya memang agak mepet jam makan siang. Mayan stres juga di jalan. Anak-anak bete, emaknya ikutan ngomel. Riweuh lah pokoknya hahahaha.

Untunglah setiba di sana, tempatnya kereeeen. Hewan hewannya buanyaaakkk, puas deh. Anak anak saya dari dulu ngefansnya sama reptil. Di Lembang Park Zoo juga ada istana reptil yang isinya binatang unik unik semua 😍.

Baca Juga : “Melva Balemong : Resort Cantik di Kaki Gunung Ungaran Jawa Tengah”

Salah satu highlight pas ke sana itu pas deket kandang singa. Singa harimaunya gede gede dan seger seger, gue takut beneran dong 🤣🤣😭. Padahal ada pintu kaca.

Anak-anak dan suami lagi demen demennya ama kucing, sayangnya “Rumah Kucing”nya lagi tutup.

Di tempat ini juga disediakan kafetaria yang lumayan gede. Nah di samping kafetaria itu ada kandang harimau. Entah gimana konsepnya dah kandang harimau sebelahan ama kantin. Lihat suasana kantin dan harga-harga makanan ada di vlog di link paling atas tuh ya, Gaeeesss :D.

Kalau enggak mau jalan kaki bisa menggunakan kursi listrik atau apa ya itu namanya hahahaha. Semacam kursi terus kita duduk nanti tinggal pencet pencet, kursinya bisa maju mundur sendiri. Saya lupa ngecek fasilitas ini bayar apa gratis. Kayaknya mah bayar ya, cmiiw.

Terus bisa naik kuda juga kalau mau. Sempet anak kedua minta naik kuda tapi abangnya gak mau, maunya jalan terus aja. Ya udah akhirnya terjadi drama ngambek ngambekan :p.

Tempatnya juga menyenangkan karena teduuuuhhh. Banyak pepohonan. Memang daerah Lembang masih lumayan lebih dingin daripada Jakarta dan sekitar. Siang pun gak terasa terlalu panas. Jadi nyaman keliling berjam jam.

Ah ya selain kafetaria gede yang terletak di area depan, di belakang-belakang juga banyak tempat makan. Ada yang menyediakan tempat duduk dan meja, ada juga yang berupa kios kios kecil jualan jajanan yang bisa dibawa-bawa. Sempet jajan kentang goreng gitu gitu sih.

Buat piknik juga menyenangkan. Tamannya bagus bagus. Buat usia lumayan dewasa kayaknya tetap menyenangkan deh ya jalan – jalan ke Lembang Zoo Park ini. Very recommended.

Pokoknya harus ke sana! 😁😁💯👌.

Jalan Jalan ke Historic Downtown McKinney, Texas (2017)

Texas memang bukan negara bagian yang ‘wow’ soal pemandangan alam, dibanding Colorado – Arizona (per gunung an dll) atau Florida California (per pantai an). Bukan juga kota-kota gemerlap macam NYC.

Baca Juga : “Jalan-jalan ke Rocky Mountain National Park, Colorado”

Kota Dallas malah relatif “old style”. Kalau ke Houston lumayan meriah lah :D. Ibukota Texas, Austin, lebih rapi. Tempat paling tepat buat liat banyak spot turis unik, pergilah ke San Antonio.

Masih sibuk ngobrak abrik hard-disk nyariin video video lama di San Antonio, banyak banget tempat bagus-bagus yang sempat saya video in pas ke sana.

Nah, kalau kota-kota lain sekitaran Dallas (misalnya McKinney), turis biasanya mengunjungi bagian Historic Downtown nya. Mirip lah dengan Grapevine (dulu dah pernah bikin vlognya).

Baca Juga : “Jejak Para Texas Rangers di Grapevine Historic Downtown, Texas”

https://www.youtube.com/watch?v=eW6u4H71R0E

Suasana ala kota-kota koboi jaman dulu yang sering kita liat di tipi-tipi era 70 dan 80 an hehehe. Segala rumah-rumah bahan dasarnya kayu, iklim yang nampakk panas. Koboi wara wiri naik kuda, pakai topi khas, nanti kudanya berderu mengibaskan debu *tsaaaahhh*.

Paling inget sama model bar yang pintunya gak full itu loh. Jadi masuk bisa langsung gebrak :D. Kayaknya dulu deg-degan banget kalo ada scene lagi ngumpul di bar, terus tahu-tahu ada sosok misterius muncul di pintu. Hadeeehh, tontonan jadul tahun 80 an hahaha.

Btw, ini vlog untuk McKinney Historic Downtown, cuuuusss :

McKinney Historic Downtown terletak di :

McKinney Performing Arts CenterAddress: 202 S Chestnut St, McKinney, TX 75069, United States

Jarak McKinney dari Dallas kira-kira setengah jam menyetir mobil. Emang gak terlalu jauh dari Dallas.

Buat muter-muter sekitaran Historic Downtown di McKinney ini paling sejam an cukup banget. Kami paling cuma keliling-keliling bentar, lihat-lihat toko-toko dari luar. Di sini banyak tempat makan juga. Selain toko-toko suvenir sana sini.

Enggak beli apa-apa hihihi. Masuk ke toko suvenir aja enggak. Memang cuma pengin strolling around santai-santai :D.

Memang garing banget compared to historic downtown di Eropa. Eropa itu banyak bangunan megah dengan arsitektur “rumit-rumit”. Terus iklim juga beda kan dengan Texas. Texas puanaaaassss :D.

Historic Downtown di Texas belahan utara ya gini-gini aja. Kebanyakan rumah-rumah kayu. Berbanding terbalik dengan oldtown Eropa yang rata-rata rumah batu yang gede-gede nan “tebel” hehehehe.

Baca Juga : “The Texas Weekender (Tinggal di Texas, 2017)

Perbedaan utama lainnya adalah soal iklim. Misalnya pas Januari nih di vlog ini, sudah bisa pake jaket tipis. Kalau di Ireland, jangan harap! Hahahhahaha.

Januari biasanya lagi dingin-dinginnya :D. Texas dingin pun, matahari masih nongol dan lebih sering kena salju. Ireland relatif stabil, artinya “hampir dingin dan mendung” sepanjang tahun hahahahaha.

Salju jarang turun di Irlandia tapi panas terik juga jaraaaang. Suhu di bawah NOL juga hampir gak pernah (kecuali tengah malam pas winter), tapi suhu maksimal seringnya di bawah 20 derajat. Adem sepanjang tahun.

Texas kalok winter ya dinginnya bisa minus juga tapi cuma bentaaaar. Begitu summer auto-mendidih :D.

Tapi inget Texas itu salah satu negara bagian paling tajir di US. Nomor 2 kalau gak salah. WIlayahnya juga paling gede nomor 2 dengan jumlah penduduk yang masih dikiiiiiit. Makanya gak sepadet California – NY – Florida.

Baca Juga : “The Place Where Summer Lasts 6 Months … Florida!”

Pasti kaget deh liat harga rumah di Texas, even di kota-kota industri semacam Plano dan Frisco di wilayah utara. Kalok kota industri biasanya mihil kan hehehe. Rumah segede bagong harganya jauuuuhhh di bawah harga properti di Jakarta dan sekitar.

Tapi materialnya kayu sih hihihihi.

Hukum alam normal, kalok peminat sedikit ya harga lebih murah ;). Jumlah penduduk di Texas compared to luas wilayah monggo di googling sendiri.

Begitu deh kisah jalan jalan ke McKinney Downtown Historic di Texas. Ngubek-ngubek memori lama. Duh, jadi kangen Texas lagih <3. Mudah-mudahan someday bisa balik ke sana lagi.

Museum Titanic Belfast : Kenangan atas Tragedi Titanic

Aish, ini sebenernya cerita jalan-jalan hampir 5 tahun yang lalu hahaha. Better late than never. Gini nih, kalok lagi kangen Ireland sibuk bongkar-bongkar foto dan video-video lama.

Barulah tergugah untuk bikin postingannya :p. Dulu sudah pernah saya tulis, sih, soal Titanic ini di tulisan yang ini.

Cuma gak papa diulang lagi untuk versi traveling yang fokus ke jalan-jalan dan seluk beluk tempatnya :D.

Yang mau lihat vlognya, monggo cuuussss :

Titanic Belfast Museum terletak di kota Belfast, ibukota Irlandia Utara. Sekali lagi mohon diingat kalau Irlandia Utara ini adalah bagian dari negara UK. Jadi kalau mau ke sana harus apply visa UK, BUKAN visa Irlandia yaaaaa :D.

Baca Juga : “Pengurusan Visa Irlandia”

Alamat Titanic Belfast :

1 Olympic Way, Queen’s Road, Belfast BT3 9EP, United Kingdom

Titanic Belfast Museum kira-kira berjarak 2.5 km dari Belfast City Center. Kalau jalan kaki, sekitar setengah jam. No worry, di Ireland cuacanya enak banget buat jalan kaki, kok. Gak bakal keringetan parah :D.

Bentuk gedungnya berupa bongkahan es batu gitu. Warnanya juga putih silver. Abu-abu muda dengan efek semacam kaca gitu. Unik ya hehe.

Baca Juga : “Biaya Hidup Tinggal di Irlandia”

Bangunan museum mulai dibangun tahun 2009 dan dibuka untuk umum sejak tahun 2012. Selain membahas soal tragedi Titanic, fokus utama dari Titanic Belfast Museum ini adalah tentang perusahaan (White Star Line), tempat di mana RM Titanic diproduksi.

Kalau sekadar lihat-lihat di lantai bawah, jajan-jajan di kafetaria, atau lihat-lihat ke dalam toko suvenir, gratis saja. Selain itu pekarangan gedung juga lumayan banyak sudut yang lumayan buat foto-foto :D.

Kalau mau masuk sampai ke dalam museum (di lantai 2), family ticket sekitar 43 pounds. Cek lagi ya, saya ke sana kan akhir 2016 hehehe. Tapi biasanya inflasi di yurop enggak gede-gede amat, sih.

Biaya 43 pound sudah termasuk biaya masuk ke SS Nomadic. Kapal ini adalah kapal peninggalan terakhir yang pernah dibuat oleh perusahaan White Star Line.

Di video yang saya share belum ada video tentang SS Nomadic ini. Nanti deh video terpisah :D.

Kami janjian dengan Emil & Maya sekeluarga. Seru, sih. Sebelum masuk ke museum, kami foto-foto dulu di luar, ngobrol sambil cekikikan membahas kegalauan apakah akan bayar tiket masuknya secara lumayan mihil, yes? :p.

Tapi akhirnya ya masuk laaaaah. Udah jauh-jauh dari selatan, masa iya, cuma numpang lewat ye kaaan :D.

Apa saja yang dilihat di dalam museum, here we go (monmaap Gaeess, ini folder fotonya belum nemu, nanti begitu ada langsung tempelin di sini deh ya 😀 #sungkemDulu) :

1- Boomtown Belfast. Sebuah ruangan yang menampilkan suasana di Kota Belfast kala menjadi salah satu pusat industri di Eropa. Di masa-masa inilah Kapal Titanic mulai dibangun oleh perusahaan White Star Line.

2- The Shipyard. Di ruangan ini, para pengunjung diangkut oleh semacam kereta kecil. Kita seolah dibawa berkeliling di tempat konstruksi pembangunan kapal Titanic saat itu.

Tempatnya gelap gitu, cek di video ya. Tapi sebenernya kelihatan beberapa potongan video gimana para pekerja memotong kayu, me-las besi (apa sih ini bahasanya, bener gak? hahaha), ada semacam perapian tiruan lengkap dengan percikan api ala-ala.

3- The Launch. Ditunjukkan gimana saat-saat Titanic diluncurkan pertama kali. Memulai pelayarannya di musim semi tahun 1912. Pas di sini malah terkenang sama pilem Titanic 1998 yang fenomenal itu, malah jadi agak sedih huhuhu.

4- Replika ruangan dalam kapal Titanic. Pas lihat bagian ini lebih sedih lagi. Ada replika kamar-kamar yang dibagi dalam 3 kelas dalam kapal. Bener-bener terkenang scene dalam film saat kapal mulai tenggelam.

Sayup-sayup terdengar suara Celine Dion bersenandung, “Every night in my dream … ”

Karena sibuk jagain anak-anak makanya enggak sampe drama beneran, sih, hahaha. Baru mau sedih, eeehhh udah harus pelototin anak-anak satu-satu yang maunya lari-larian sana sini zzzz -_-.



5- Suasana di pelabuhan saat kapal mulai berlayar ke laut lepas. Seru loh yang ini. Karena kita seolah ada dalam kapal. Tapi ya itu, sediiiiihhhh :'(.

6- Momen tenggelamnya kapal Titanic. Duh, gong banget deh pas di sini. Ada layar besar yang menampilkan lampiran percakapan antara Titanic dan penjaga menara di saat-saat terakhir. Aduuuhhh, kaaaannn, sedih beneran :(.



Dijelasin gimana proses rusaknya kapal dimulai, karena apa, dan proses penyelamatan penumpang.

Siapa saja nama-nama penumpang, Nama arsitek.dan kapten kapal lengkap dengan biografi masing-masing. Juga ada beberapa potongan berita di saat itu terkait tenggelamnya si kapal mewah ini. Info tentang siapa saja yang jadi korban dan siapa saja yang selamat juga ada.

7- Sisa-sisa peninggalan kapal yang ditemukan dan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim pencari dan seterusnya. Ada puing-puing kapal yang ditampilkan di layar.



NAH, kira-kira ada 7 bagian dalam museum itu yang bisa kita nikmati. Worth it lah bayar segitu. Menarik banget kok.

Kalau ada kesempatan ke Irlandia Utara, kunjungilah museum kece ini ;).