Cara Mendapat Uang dari Website via Hobi? Bisa Bangeeeetttt ;)

Cara mendapat uang dari website tuh banyak banget caranya. Apalagi kondisi sekarang-sekarang ini.

Masa pandemi memaksa sebagian dari kita (mungkin sebagian besar malah) untuk lebih banyak tinggal di rumah. Terasa kan?

Berbulan-bulan ngalamin seharian di rumah-rumah saja pasti lama-lama bosan juga kalau waktu digunakan buat nonton tivi saja hehehe. Mau baca buku juga kadang banyakan bosannya, eh…itu mah saya :p.

Scrolling up and down di medsos juga lama-lama bosan sendiri. Tadinya mau buat fun, eh lihat foto si anu kok kece jadi kesel sendiri hahahaha, lihat si onoh makan mulu malah jadi pengin tapi takut ke luar rumah, lihat video si unuh sibuk tik tok an makin sebel karena pengin tapi gak bisa-bisa hahahaha.

Daripada-daripada dst-dst mending memanfaatkan waktu di rumah dengan membekali diri tentang cara menghasilkan uang dari internet. Rumit? Enggaaaaa, jangan mikir kejauhan hehehe.

Kalo via website berarti harus jago nulis dong?

kacang tanah untuk diet

Begini Dear, menulis itu sebenarnya masalah keterampilan. Bakat mah nomor kesekian. Prinsip dasarnya kek naik sepeda aja, makin dilatih makin terlatih ;). Gak susah, yes?

Salah satu TIPS UTAMAnya TULISLAH SESUATU yang kalian sukai ^_^. Kalau punya hobi spesifik? Wah, mantep tuh! Bisa banget dijadikan niche andalan dari situs/website yang akan kalian bangun nanti.

Soal-soal teknis gimana cara bikin website, hosting, segala macam, tinggal googling ajah. Buanyaaaakkkkk informasinya sampai sedetil-detilnya.

Cara mendapat uang dari websitenya terus gimana? Macam-macam nih lahannya :

  • Memanfaatkan Google Adsense misalnya. Googling aja yah teman-teman cara masang Google Adsense di blog kita.
  • Tawaran untuk pasang link via tulisan/post di blog kita. Biasanya ada klien yang sudah menyediakan tulisannya, kita tinggal publish di blog kita. Klien pada umumnya minta backlink.
  • Diminta kerja sama sama teman sendiri atau brand tertentu untuk promo produk via tulisan. Biasanya dikirimin barang (yang tentunya gratis) untuk kita review.
  • Dll

Kira-kira hobi apa saja ya? Semua hobi, asalkan tidak berlawanan dengan hukum/UU yang berlaku, tidak melakukan kejahatan dst dst, pastinya bisa dimanfaatkan sebagai lahan untuk mendatangkan uang dari internet :D.

Misalnya nih :

  • Hobi skincare-an kayak saya hehehe. Tinggal ngasih review dan tips-tips skincare yang kita lakukan selama ini kan?
  • Hobi traveling apalagiiiii. Saya juga memasukkan tema traveling dalam blog saya ini. Traveling ini topiknya beragam banget : bisa tentang tips cari tiket hotel tur murah segala macam, pengalaman pribadi kita saat traveling ke tempat tertentu, tips tentang tempat wisata, info lokasi tertentu dsb dsb.
  • Hobi memasak? Cuuuusss! Blog saya juga dulu seriiiiing banget posting resep dan segala rupa urusan dapur :p. Sekarang sudah balik ke INdonesia dah males masak hahahaha.
  • Hobi bertanam tuh yang lagi happening banget.
  • Hobi seputaran melihara ikan, kucing, dsb juga boleeeeh.

Tapi…tapi…tapi, “Saya kan cuma ibu-ibu biasa, gak suka masak, gak terlalu demen skincare an, traveling juga kadang-kadang aja…”

Tetep bisa bangeeeeet. Segala rupa pengalaman saat hamil, melahirkan, tips merawat anak, tips memilih printilan ini itu buat buah hati, semuaaaa bisa jadi duit, BUIBU! #kibasRupiah :p.

Pokoknya menulis di website tuh topiknya luas banget. Segala rupa opini kita akan berbagai hal pun bisa kita share secara online via internet. Asalkan jangan menyebarkan kebencian dong ya ;).

Adakah manfaat lain yang kita dapatkan selain menulis di website kita sendiri atau kerja sama dengan siapa gitulah? Selain duit, ada banyak loh sebenernya manfaat lain yang tidak kalah istimewanya :).

  • Sarana self-contemplation. Seorang teman saya di Ireland melahirkan anak kedua yang berkebutuhan khusus (Down Syndrome). Dia cerita kalau dia iseng-iseng bikin blog khusus tentang anaknya. Surprisingly, menulis di blog bikin dese lebih ‘tenang dan damai’.

Tentunya tidak mudah membesarkan seorang anak berkebutuhan khusus. Perlu banyak kebesaran jiwa dan ketahanan batin <3. Good for her. Menulis bikin dia lebih “mengalir” dan lebih percaya diri tentunya ;).

  • Sharing is caring. Yang tidak kalah bikin hepinya tuh kalau ada yang tahu-tahu mengirim pesan kepada saya, “Mbak Jihan, seneng deh baca tulisannya yang bla bla bla, bikin aku lebih mengerti …”

Terus ada juga yang merasa terbantu dengan informasi yang kita sampaikan. Duh, ini bahagianya kadang melebihi rasa hepi kalok ada klien yang minta slot postingan berbayar di blog kita hihihihi. Serius!

raffi ahmad vaksin

Nah, bisa se-seru itu loooohhh menulis di website. Apalagi ada kemungkinan berduit-nya :p. Gimana, gimana, gimanaaaaaa ;).

Okay deh, segitu dulu ya cara mendapatkan uang dari website ala jihandavincka.com hehehehe. Semoga infonya membantu ya teman-teman semua. Tetep semangat! ^_^

Coosan Point, Tempat Piknik Andalan di Kota Athlone – Irlandia

Memanglah benar kalok, “You don’t know what you’ve got until it’s gone.”

Sudah mulai kangen beruntun nih sama Ireland hehehe. Padahal sekarang di Ireland cuacanya paling enggak banget :p. Lagi dingin-dingin dan mendung-mendungnya nih pas winter. Sama cuaca memang gak kangen, kangen sama Athlone secara umum.

Sewaktu masih tinggal di Athlone, kalok lagi mati gaya mau ke mana pas weekend, seringnya kami cuuusss langsung ke Coosan Point. Coosan Point ini letaknya sekitar 15 menit nyetir dari gedung apartemen kami yang terletak di area City Center.

Langsung lihat vlognya ajah kalau mau tau tempatnya kek apa ;).

Videonya dibuat tahun 2019 silam, hampir dua tahun berlalu. Pas summer, bulan Juni waktu itu. Tapi summer-nya Ireland memang tetep gloomy-gloomy mendung manja gitu. Bisa dapat suhu di atas 20 derajat seharian saja sudah anugerah terindah banget :p.

Maklum ya, summer pun, Ireland-UK itu seriiiing banget hujan. Kalo pun enggak hujan ya bisa mendung seharian hihihihi.

Ah ya, mau share vlog tentang hiking di Ireland sekalian deh ya. Nama tempatnya Emo Court, bukan di Athlone neh :D.

Kami ke Coosan Point saat itu sekalian mau makan siang di sana. Piknik ala-ala gitu lah. Karena dadakan jadi bikin Indomie plus telor aja dan lauk sisa-sisa sarapan. Random banget emang sarapan kami pas tinggal di Irlandia. Pagi-pagi bisa mendadak makan ikan goreng pakek nasi hahahaha.

Nah, sisa ikan gorengnya kebawa sampai ke Coosan Point hari itu.

Cuaca lagi asyik banget. Langit cerah. Suhu di atas 20 derajat. Di video bilangnya 25, tapi kayaknya di bawah 25 dercel deh.

Coosan Point terletak di tepian Sungai Shannon, salah satu sungai terpanjang di Pulau Irlandia. Sungai Shannon memang melewati Kota Athlone, membelah kota antara wilayah Old Town dan pusat kota Athlone terkini.

Tempatnya memang nyaman banget. Ada dermaga tempat kapal-kapal kecil merapat. Di tepian danau ada banyak bebek dan angsa putih gede-gede seliweran. Anak-anak kecil mondar mandir ngelemparin remah-remah roti biar angsanya mendekat dan bisa maen bareng hehehe.

Selain itu ada padang rumput dan dilengkapi beberapa meja dan kursi kayu buat duduk-duduk makan bareng. Banyak yang barbeque-an juga kalo cucaca lagi bagus di sana. Gelar tiker dan tidur-tiduran di bawah sinar mentari kalo lagi terik.

Soal padang rumput, check this out, cerita tentang jalan-jalan ke Glendalough rajanya padang rumput di Ireland :D. Vlognya juga ada ;).

Balik ke cerita soal Coosan Point, di samping padang rumputnya, ada taman bermain dengan aneka rupa permainan buat anak-anak. Seluncuran ada, ayunan banyak, kotak pasir yang cukup gede juga disediakan yang bisa digunakan oleh 3-5 anak sekaligus.

Komplit sekali ye kaaaannn hehehe.

BIasanya para ortu berjemur sambil tiduran di tiker baca-baca buku. Ada yang main bola ama anak-anaknya atau sekadar lari-larian.

Ada juga yang kayak kami, datang bawa kotak makan, duduk di meja kayu yang ada di situ, lalu makan siang bareng sekeluarga. Heaven!

Padahal dulu rasanya boseeeen banget. Coosan lagi, Coosan lagi, hehehe. Sekarang kok ya kangennya alamaaaakkkk huhuhu.

Setelah makan siang saat itu, anak-anak tentu langsung berhamburan ke playground. Kami temenin sebentar. #Boy3 kalok liat ayunan udah deh, nginep di sono kalok perlu! Hahhaha. SEmentara #Boy1 itu dari dulu selalu panik kalo naik ayunan :p.

#Boy2 main apa aja mau. Ayunan oke, nemenin adeknya main pasir juga woles, paling easy going diajakin apa aja ;). Anak tengah memang pasrah-an apa gimana ya hihihihi.

Setelah mereka udah asyik main sendiri, saya dan suami jalan-jalan ke taman Lough Ree. Jadi di sana dibikin kayak tempat konservasi alam mini gitu. Ada beberapa sarang burung di sana.

Ada semacam lemari kecil buat naro-naro buku bekas dari sumbangan orang-orang sekitar. Buku-buku itu bisa dibaca oleh orang-orang yang lain main ke sana. Tapi kayaknya enggak boleh dibawa pulang, ya.

ENggak ada yang jagain sih. Kesadaran pribadi saja. Gak boleh nilep buku, yes? hehehe :p.

Liat di video aja yes? TErus kami balik ke playground dan ngajak anak-anak ke area dermaga. Foto-foto bareng tentu saja! :p.

Sempat ke pinggir danau, main-main ama angsa dan bebek-bebek yang merapat ke tepian. What a lovely day <3.

Pulangnya pas banget, cuaca mulai mendung. Belum juga tiba di rumah, hujan pun turun dengan manjaaaahhhh :p. Irlandia bangeeettttt hahahaha. Cuaca bisa labil seharian. Dalam tempo beberapa jam, sinar mentari terik bisa berganti mendung tebal plus hujan rintik. Kadang dalam hitungan menit loh :p.

Demikianlah salah satu kegiatan kami saat menghabiskan akhir pekan di Kota Athlone dulu. Untung waktu itu bikin video. Sekarang bisa jadi kenang-kenangan indah. Bikin vlog sendiri, nonton sendiri, baper sendiri! Hahahhaha.

Kalau yang ini video perayaan St Patrick di Ahtlone :

Jilbab di Sekolah, Now and Then


Pertengahan tahun 1984, sebuah sekolah swasta baru dibuka di Kota Makassar. Seorang kerabat sukses membujuk orang tua saya memasukkan saya ke sekolah tersebut walau biayanya tentu lebih mahal daripada TK negeri.

Wait, kalian udah lahir belom tahun 1984? 😂😂😭😜.

Kok almarhum bapak mau? Karena ada embel-embel sekolah Islaam 😝. Tapi kuncinya di nyokap.

Karena sebenernya almarhum Bapak pengin anak perempuan masuk sekolah agama. Tapi Mama enggak sreg dengan sekolah Islam yang umumnya berlabel Muhammadiyah di kala itu di kota kami.

Sekolah “berlabel Islam” di masa itu dianggap “kurang cihuy” dalam urusan akademis. Masuk pesantren di zaman itu juga kesannya gimanaaaaaa gitu. Enggak kayak sekarang. Malah berlomba-lomba masukin pesantren, dari TK kalok perlu! Hihihi.

Soal ini memang kedua orang tua saya agak bertolak belakang. But remember, “The man is the head of the family, but the woman is the neck!” Film apa hayoooo :p.

Yayasan Perguruan Islam Athirah muncul membawa gagasan baru soal pendidikan “ala Islam”. Bahwa sekolah “islami” pun bisa kok mencetak siswa siswi jagoan matematika dan Bahasa Inggris misalnya.

Mungkin, sekolah Athirah datang untuk memberikan perlawanan atas hegemoni sekolah-sekolah swasta Katolik yang saat itu terkenal dengan prestasi akademis yang gemilang.

Banyak loh anak-anak dari keluarga muslim cukup berada yang masuk swasta Katolik. Karena mupeng dengan pengin sistem pendidikan yang dianggap lebih modern nan keren gitu-gitulah.

Soal busana sekolah?

Athirah di masa itu tidak mewajibkan penggunaan jilbab sama sekali. Anjuran pun gak ada 😅🙈. Ada sih yang pakai jilbab. Tapi bisa dihitung jari. Anak SMPnya juga jarang pakai jilbab, tuh.

Seragam kami keren looohh di masanya 😎. Seragam kotak-kotak hijau tosca ada model skirt-jumpsuitnya segala.

Alhamdulillah memang kualitas Athirah cepat mencuat. Langsung meroket menjadi salah satu sekolah swasta dengan mutu terbaik di Sulsel. Anak bupati dari seantero provinsi banyak yang masuk Athirah jadinya. Enggak lagi kabur ke Jakarta masuk Al Azhar hahahaha.

Wajah Islam saat itu perlahan muncul sebagai jaminan mutu kualitas pendidikan modern di Makassar. Banyak teman saya yang berasal dari keluarga tajir yang kakak-kakaknya masuk sekolah Katolik, tapi sejak Athirah muncul, yang kalangan lebih mudanya masuk Athirah dong, dong, dong :p.

Tapi masa terus bergulir. Kini sudah berubah lagi trennya.

Kalau dulu sekolah Islam ‘berjuang’ untuk bisa menunjukkan kalau Islam itu modern kok, Islam itu ikut perkembangan zaman kok, sekarang nuansa IDENTITAS yang lebih terasa.

Dulu di Athirah, saya nangkepnya gini, “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang berguna bagi banyak orang. Dan ILMU adalah salah satu harta terpenting dan termudah yang bisa dimiliki oleh siapa saja.”

Diceritakan soal sumbangsih para ilmuwan dari berbagai penjuru benua terhadap kehidupan kita sekarang. Berapa banyak penemuan yang mempermudah kehidupan umat manusia.

Nah, definisi ILMU dulu tuh ya SEMUA ILMU. Ada kok hafalan surah pendek sejak TK. Belajar tahsin sampai aneka rupa hukum Mad yang panjang berendeng itu sudah saya cicipi sejak SD hehehe.

Tapi enggak fokus utama ke situ. Pokoknya kami dicekokin agar bisa memberikan sumbangsih kepada kemaslahatan hidup orang banyak. Jadi dokter biar bisa menyelamatkan nyawa banyak orang. Jadi insyinyur biar bisa membangun jalan, gedung, atau apa aja buat kepentingan banyak orang dst dst.

Ditekankan soal AKAL adalah anugerah terbesar untuk manusia. Jangan malas, jangan sia-siakan akal. Diasah terus, dipakek buat mikir. Kalau lagi drilling soal-soal matematika segabruk, disemangatinnya gitu, “Gunakan anugerah terbesar dari ALLAH.”

Berpikir adalah kewajiban utama seorang muslim. Kudu banyak mikir, jangan malas.

Urusan Islam di pendidikan sekolahan, merembet terus sampai ke urusan berpakaian. Ajaib juga ya perubahan zaman bisa jungkir balik begini hihihi.

Zaman saya mulai pakai jilbab tahun 1995 silam, mau foto buat ijazah, aih gilak, minta izinnya harus berlapis buat bisa berfoto dengan jilbab. Terpaksa, berfoto tanpa kerudung untuk ijazah daripada ribet.

Dulu ngemis-ngemis biar diizinkan boleh pakai jilbab, sekarang malah bablas … kalok perlu, semua kudu pakek jilbab! Jadi semacam twisted ending inih :p.

Dulu pakai jilbab disinis-in, sekarang enggak pakai jilbab didoain biar cepet dapat hidayah.

Bahkan beberapa sekolah negeri pun kudu pakai jilbab. Bukan cuma di Padang tauk. Ini sudah menjadi kegelisahan beberapa pihak sejak beberapa waktu lalu.

Biasanya sih kebijakan internal. Kalau semuanya ikhlas menuruti ya tidak masalah. Saya kenal salah satu orang tua murid non muslim yang tidak keberatan anaknya pakai rok panjang misalnya. SEneng malah biar lebih feminin katanya hehehe.

KUNCINYA, JANGAN DIPAKSA!

Masalahnya, kadang banyak ortu yang males cari masalah. Daripada anaknya dikeluarin dari sekolah, pusing lagi cari sekolah di masa sekarang tuh. Jadi sekolah negeri pun banyak yang makin “berani” bikin aturan sendiri soal berpakaian.

Akhirnya memendam rasa. Yang begini-begini kalok dibiarin takutnya akan berkembang lebih besar ke arah yang tidak diinginkan :(.

Lebih miris pakai alasan mayoritas minoritas. Anak saya dulu di Ireland sekolah di sekolah publik yang rata-rata memang Katolik. Dipaksa belajar agama aja kagak. Kalo yang Katolik ke gereja, anak-anak non Katolik malah leha-leha di rumah masing-masing hahahaha. Diliburkan cuuuuyyyy :p.

DI Indonesia malah sekolah publik harusnya tidak menjadi dominasi agama tertentu. Iya gak sih? Apa gue yang kelamaan merantau kah? Udah berubah jangan-jangan hahahaha.

Tapi ekslusivitas sekolah-sekolah negeri yang makin ke sini makin gimanaaaa gitu kok ya justru bertentangan dengan semangat global yang ingin agar pendidikan di sekolah-sekolah bersifat inklusif.

Apa masih kurang banyak nestapa yang harus dihadapi oleh kita yang tua-tua ini terkait olengnya kita menyikapi perbedaan?

Then let’s do better for our youngs.

As it’s said, “Inclusion is not tolerance, it is unquestioned acceptance”.

Isn’t it? You tell me 🙏.


Sekolah Bagus di Bintaro Kurikulum Internasional (part 2)

Yak, edisi lanjutan sekolah bagus di Bintaro yang menggunakan kurikulum internasional. But wait, definisi bagus mah masing-masing aja ya hehehe.

Bersyukurnya tinggal di sini ya salah satunya karena banyaaaaakkk sekolah bagus di Bintaro ini. Tapi memang saya mengkhususkan nyari yang kurikulum internasional. Sudah saya bahas ya kurikulum internasional yang banyak digunakan di Indonesia di part 1 nya. Cek di link yang atas tuh ya.

Untuk bagian 2 ini, sekolah internasional di Bintaro khusus yang punya kurikulum agama Islam juga. Jadi kombinasi antara internasional dan agama (Islam). Let’s take a look :

1- Mutiara Harapan Islamic School

Sekolah ini sudah punya sertifikasi kurikulum Cambridge sejak bulan Maret 2012. Mantep lah pokoknya. Kurikulum Cambridge resmi digunakan di pre-school (TK), primary school (SD), dan secondary school (SMP-SMA).

Mutiara Harapan ini bukan sekolah Islam Terpadu, ya. Malah kata IBu Wulan (yang nganterin kami keliling waktu itu), menerima siswa non muslim juga. Tapi udah 2 tahun ini, murid yang mendaftar 100% muslim.

Shalat Dhuha yang biasanya wajib di sekolah-sekolah yang pakai embel-embel “islami”, di Mutiara Harapan tidak wajib. Sisanya ya mirip2 lah.

Gedung sekolah kalok dari luar kelihatan kecil tapi begitu masuk ke dalam, luas bangeeeeeet. Yok, kalau mau lihat live dari lokasi sudah saya bikinin vlognya nih si Mutiara Harapan Bintaro ini :D.

Kelihatan kan di video, areanya luas, banyak lapangan, banyak ruang terbuka. UNtuk masa pandemi begini, banyak bersentuhan dengan udara bebas penting banget.

Hanya saja lokasinya hadeeehhhh …. jaoooooohhhh huhuhu. Ini tuh di jalan Pondok Kacang Raya kalok liat alamatnya. Tapi jauh ke dalem dan enggak dekat dari jalan raya.

Biayanya enggak murah. Kirain bisa beda jauh sama Mentari Bintaro hihihi. Ternyata gak terlalu beda jauh huhuhu. Kemarin kami survey SD jadi biaya untuk tahun ajaran 2021/2022 sbb :

Uang pangkal 40 juta rupiah. Bayar lunas sebelum masuk. Januari begini, sudah full! Warbyasak. Ternyata pandemi tidak menghalangi para ortu masukin anak-anak ke sekolah dengan biaya lumayan ya hehehehe.

Uang SPP bulanan 3 juta rupiah / bulan. Terus ada juga uang tahunan sebesar 5 juta rupiah/tahun.

Soal kurikulum yang penting buat saya sih Cambridge-nya. Mau dicampur agama Islam juga gak papa asal jangan yang ‘aneh-aneh’ aja hehehe. Tapi kalo biayanya ternyata mepet Mentari juga ya gimana dah :p.

Sulung sama nomor 2 sudah masuk Mentari. Harapannya yang bontot bisa nyobain sekolah lain. Sayang juga yah, bayar mahal-mahal di masa pandemi begini. Enggak bisa dinikmati fasilitas segabruk itu huhuhu. Belajar online tiap hari. Emaknya tipes nemenin tiap hari masih harus bayar SPP semahal itu. Gak relaaaaaa :p.

2- KHalifa IMS

Khalifa IMS Bintaro ini juga sudah tersertifikasi kurikulum Cambridge dari pre-school sampai secondary. Tapi jenjang SMU baru dimulai tahun ajaran 2021/2022.

Kalau Khalifa IMS ini kurikulumnya Islam-nya lebih kental lah ya. Karena shalat Dhuha wajib, dan beberapa ritual khas umat Islam lainnya juga wajib. Shalat dzuhur wajib jamaah misalnya. Jadi jelaaasss, yang non muslim gak bakal bisa masuk sini.

Langsung ke info biaya sekolah Khalifa IMS aja, ya.

Untuk tahun ajaran 2021/2022, masuk SD (start dari kelas 1) :

Harga normal uang pangkal totalnya 45,6 juta rupiah. Sudah termasuk SPP bulan pertama, dan biaya lain. Kalau early bird, ada diskon, macam-macam jumlahnya. Bisa 25% maksimal, minimal 3%.

SPP bulanan 2,2 juta rupiah / bulan.

Oiya, kami sempat survey langsung ke lokasi sekolah, ini buat yang mau lihat live video dari dalam sekolahnya ya :

Ada sibling discount juga. Khalifa IMS ini saingan beratnya Mutiara Harapan kayaknya. Lebih murah dikit lah uang SPPnya. Kalau uang pangkal mirip-mirip sih. Per Januari 2021, sudah FULL booked untuk tahun ajaran 2021 / 2022. Warbyasak! Hehe.

Tapi gedung dan fasilitas sekolah secara umum, Khalifa IMS kalah jauuuuhhh dibandingkan Mutiara Harapan. Gedung sekolah sempit dan bertingkat sampai 4. Bener-bener tertutup. Cuma ada celah udara di tengah.

Lapangan tidak ada buat SD. Cuma ruangan depan yang juga tertutup 80% yang dijadikan aula buat olahraga. Pengap jadinya. Sangat tidak cocok untuk situasi pandemi sekarang. Kurang banget ruang terbukanya.

Harganya juga enggak beda jauh dengan Mutiara Harapan. Kalau disuruh milih ya mending Mutiara Harapan :D.

3. Budi Mulia Dua

Kami baru tahu kalau kata DUA ternyata kepanjangan dari “Dunia Akhirat” hihihi. Kirain ada Budi Mulia Satu gitu ya hahahaha.

Budi Mulia Dua juga menggunakan kurikulum Cambridge. Tapi hanya dari kelas 1 sampai kelas 3 SD. UNtuk 3 pelajaran standar : Math, English, Science. Begitu kelas 4 balik ke kurikulum nasional 100%.

Pantes agak murah dibanding yang lain hihihihi.

Uang pangkal normal tanpa diskon sama sekali kira-kira 30 juta rupiah. Sudah termasuk SPP 1 bulan pertama.

SPP bulanan lebih murah daripada 2 di atas, hanya sekitar 1,6 juta rupiah / bulan.

Budi Mulia Dua ini juga gedungnya lumayan banget. Ada lapangan yang proper lah buat anak-anak. Gedungnya gede dan luas. Ruang kelas banyak jendela. Enggak tertutup kayak Khalifa IMS.

Monggo dilihat langsung isi gedung sekolahnya melalui vlog di bawah ini, kami rekam langsung saat survey ke sana kira-kira semingguan yang lalu :

Jadi kalau infrastruktur bangunan, Budi Mulia Dua lebih bagus daripada Khalifa IMS secara umum.

Cuma kurang sreg, Cambridge-nya nanggung. Dan belum tersertifikasi seperti Mutiara Harapan dan Khalifa IMS. Tapi saya sejujurnya enggak terlalu concern sama sertifikasi sih hehehe. Yang penting Cambridge aja udah hepi :p.

Baca Juga : “Sekolah Tunas Indonesia Bintaro : Sekolah Kurikulum Sejenis Cambridge dengan Harga Lebih Bersahabat”.

mall mewah di Jakarta

7 Mall Megah di Jakarta, Apa Saja?

Udah biasa banget jika Jakarta memiliki banyak sekali mall yang kerap dijadikan tujuan wisata belanja bagi wisatawan dari luar kota. Meski jumlahnya banyak, mall-mall di Jakarta biasanya selalu ramai pengunjung yang ingin refreshing, nongkrong, kulineran, belanja hingga mencari hiburan.

Pastinya sensasi belanja atau sekedar nongkrong di mall Jakarta berbeda dengan mall yang ada di Bandung. Namanya jugak ibukotahhh hehehehe.

Mulai dari desain eksterior bangunannya, kelengkapan vendor hingga interior yang terlihat mewah dan megah. Jadi jika kalian berkunjung ke aneka rupa mal dengan naik bus travel dari Bandung ke Jakarta, jangan sampai melewatkan berkunjung ke mall-mall yang ada di Jakarta ya.

Bingung mau ke mall mana saat sudah sampai Jakarta? Tenang, berikut ada rekomendasi 7 mall megah di Jakarta yang bisa kamu kunjungi.

1. Grand Indonesia

Berada di dekat Bundaran HI, Grand Indonesia merupakan salah satu tempat favorit kalangan menengah atas untuk nongkrong dan belanja. Mall yang punya desain eksterior dan interior yang mewah ini memiliki dua bagian, yaitu East Malll dan West Malll yang dihubungkan dengan Skybridge.

mall mewah di Jakarta
Grand INdonesia, gambar : Tirto.id

Mall dengan 7 lantai ini memiliki ratusan toko dengan brand Indonesia maupun produk-produk mewah dari brand eksklusif terkenal di dunia, seperti Calvin Klein, TAG Heuer dan masih banyak lainnya.

Jangan lupa mampir ke foodcourt di Skybridge yang berada di lantai 3 yang mengusung tema Food Louver.

2. Plaza Indonesia

Terletak juga di dekat Bundaran HI, Plaza Indonesia merupakan mall kelas menengah atas yang berisi toko-toko dari merek mewah, seperti Dior, Louis Vuitton, Coach, Gucci, Versace dan masih banyak lainnya.

Lokasi Plaza Indonesia sangat strategis. Persis di depan Halte TransJakarta Bundaran HI yang juga terhubung dengan Stasiun MRT Bundaran HI sehingga sangat mudah ditemukan.

Plaza Senayan, gambar : womantalk.com

Selain tenant-tenant mewah, Plaza Indonesia juga punya banyak pilihan tempat makan dan bioskop untuk hiburan.

3. Plaza Senayan

Memiliki desain bangunan yang unik dan elegan, Plaza Senayan juga diisi banyak brand-brand mewah eksklusif, seperti Gucci, dan Louis Vuitton. Di sini juga terdapat food court dan bioskop serta pilihan tempat makan yang beragam.

4. Senayan City

Berada di seberang Plaza Senayan, Senayan City memiliki bangunan yang terlihat lebih modern dengan pilihan toko-toko dari brand mewah hingga lokal.

Mall dengan 8 lantai ini juga memiliki foodcourt di lantai paling atas dengan pilihan makanan tradisional hingga menu western. Ada juga wahana hiburan untuk anak-anak dan bioskop.

mall mewah di Jakarta
Senayan City, gambar : cnbcindonesia.com

5. Central Park

Mall yang berada di Jakarta Barat ini memiliki konsep yang sangat menarik dan family friendly. Selain pilihan outlet belanja dan makan yang begitu banyak, mall ini memiliki jembatan Eco Skywalk yang menghubungkan Central Park dan Neo Soho yang berada di seberangnya.

Jembatan instagramable ini sering dijadikan spot bersantai sambil berfoto-foto. Oh ya di mall ini juga terdapat Tribeca Park yang memiliki kolam ikan dan taman yang cantik. Mall ini juga mengizinkan hewan peliharaan seperti anjing untuk bermain di kawasan taman.

6. Mall Taman Anggrek

Mall yang bersebelahan dengan Central Park ini memiliki outlet belanja yang lengkap dan pilihan kuliner yang beragam. Di sini sering diadakan banyak acara maupun pameran. Saat natal, mall ini biasanya dihiasi pohon natal raksasa yang super cantik.

Tentunya kalian harus ke Ice Skating Rink bagi yang ingin coba-coba main ice skating. Seru lho! Saya mah gak bisaaa hahahaha.

mall mewah di Jakarta
Taman Anggrek Mall, gambar : trenasia.com

7. FX Sudirman

Berada di pintu 10 Gelora Bung Karno, fX Sudirman juga patut dikunjungi. Ada banyak tenant di dalamnya; mulai dari fashion hingga pilihan kuliner yang beragam. Penggemar K-pop dari SM Entertainment, seperti EXO dan NCT bisa mengunjungi kantor SM Entertainment Indonesia di lantai 5.

Di sini kamu bisa melihat koleksi album, merchandise, baju yang dipakai member tertentu hingga wall berisi tanda tangan artis SM yang pernah berkunjung ke kantor perwakilan SM Entertainment di Indonesia ini.

Itulah tadi pilihan mall mewah dan menarik untuk dikunjungi jika kamu berlibur ke Jakarta. Perlu diketahui juga selama masa PPKM Jakarta, jam operasional mall hanya sampai pukul 7 malam saja dan kalian wajib pakai masker saat berkunjung ke mall-mall ini, yes?

Happy shopping! Liat-liat juga boleh koooookkkk :D.