Racism, Riot, Covid 19 in USA

Sejak menyaksikan dengan mata kepala sendiri tindakan-tindakan rasis terhadap ras Afrika di US, suami saya rajin banget nonton-nonton video youtube soal rasisme di US ini.

Padahal pas kami tinggal di sana, tahun 2017, yang heboh itu soal pernyataan Trump terkait negara-negara muslim.

Foto : theguardian.com (fotografer, Yuri Gripas/Reuters)

Tapi tidak ada setetes pun, ini udah level tetes loh ya hehehehe, tindakan rasis yang pernah saya dapatkan terkait kerudung yang nempel di kepala waktu tinggal di Texas.

Biasa banget mereka sama minoritas muslim. Kalo pun ada yang heboh-heboh, biasanya bukan ke personal. Tapi dalam bentuk demo terbuka (enggak nyerang individu) gitu-gitu lah. read more

Ireland – Lockdown Relaxation – Phase 1 : Akhirnya Ngumpul Lagi ^_^

Sejak 18 Mei 2020, proses relaksasi (dari masa lockdown) tahap 1 sudah dimulai di Republik Irlandia.

Apa saja perubahannya?

Gambarannya kira-kira bisa dilihat via gambar di sini :

1. Sudah boleh berkumpul (outdoor) maksimal 4 orang di lokasi berjarak max. 5 km dari kediaman masing-masing.

2. Sekolah dan universitas sudah dibuka untuk staf, pengajar (guru/dosen) , dan petugas kebersihan saja. Mereka boleh masuk untuk mengkoordinasikan kegiatan belajar mengajar tetapi murid dan mahasiswa tetap libur.

3. Pekerja yang aktivitasnya outdoor sudah boleh bekerja kembali. Misalnya pekerja konstruksi dll. Toko-toko yang berhubungan dengan farming/gardening sudah boleh beroperasi kembali. read more

“BABAK BARU” Episode Covid 19 di EROPA BARAT


Sejak April kemarin, beberapa negara Eropa mulai merevisi “kebijakan lockdown” di negara masing-masing. At least, sudah mulai sounding kalau lockdown akan dilepas secara bertahap.

Langkah yang sama juga diambil oleh Italia dan Perancis yang dikenal cukup “parah” imbasnya (dari segi jumlah korban positif) akibat penyebaran virus Covid 19 ini.

Jujur sih, saya tidak 100% yakin virus ini sudah “tertangani”. Betul kalau kurva mulai melandai. Tapi detail penanganan virus sebenarnya tidak pernah dibuka benar-benar oleh pemerintah. read more

8 MEI

Tepat 28 tahun berlalu sejak beliau meninggalkan rumah dengan motor Vespa hijaunya. Hendak bermain bulutangkis bersama rekan-rekan di hari Jumat malam seperti biasa.

Dua jam kemudian telepon berdering, Bapak mendadak tumbang di lapangan. Dilarikan ke UGD. Setengah jam kemudian telepon kembali memanggil. Hanya 5 menit di UGD, serangan jantung membawa beliau pergi untuk selamanya.

Gambar : paradise4women.com

8 Mei 1992.

Harinya sama kebetulan sama tahun ini. Sama-sama hari Jumat. 2 hari setelah saya selesai EBTANAS SD. Tidak berapa lama setelah itu ada acara perpisahan sekolah yang mana tadinya Mama bilang enggak usah dateng. Tapi guru mengharapkan saya datang karena katanya NEM nya paling tinggi di sekolah. Saya dikasih tahu duluan biar mau dateng. read more

Nadiem Makarim & Visi Misi Pendidikan di Indonesia

Baca berita topik “Nadiem kaget masih ada wilayah Indonesia yang mengeluh soal sinyal dan listrik”, udah batin dalam hati, “Duh, kenapa Nadiem ngomentarin soal itu dah” #pijetKening.

Salah satu problem utama urusan politik di era digital dimana penyebaran informasi ngandelin medsos adalah KOMUNIKASI ke PUBLIK.

Sebenarnya Nadiem sudah “di jalur yang benar” soal dengan upayanya menggalakkan PENDIDIKAN BERBASIS ONLINE. Bukan hanya karena pandemi. Seharusnya topik ini sudah menjadi perhatian serius sejak dulu. This is the world future, bukan cuma Indonesia saja. read more