Untuk suku Bugis di Kerajaan Bone, Arung Palakka dianggap sebagai pembebas. Apalagi di Bone, tak jarang ditemui patung-patung besar yang menggambarkan beliau sedang berdiri gagah bertelanjang dada. Memegang tombak panjang dan pandangan sangat menentang.
Arung Palakka, anak bangsawan Bugis yang harus menyaksikan bangsanya diperbudak oleh pemerintah kerajaan yang dipimpin oleh Makassar. Walau Arung Palakka dibesarkan oleh bangsawan Makassar secara terhormat bahkan dibekali pendidikan yang mumpuni, tidak mungkin darah Bugisnya tidak membara melihat perbudakan yang menimpa mayoritas keluarga dan rakyat kerajaannya.
Follow

