nonton india film andhadhun pembahasan ending

Nonton India : Andhadhun, Open Ending yang Seru

Setelah lamaaaa banget nonton film Hollywood mulu, jadi nonton India lagi nih hehehe.

Gara-gara rekomendasi seorang teman di Facebook soal film Andhadhun. Lagi selo waktu itu, langsung nyari filmnya di Exodus via KODI. KODI ini windows application buat nonton streaming. Terus di Add-on pakai Exodus.

Filmnya ada! Yaaayyy. Dapat subtitle yang oke pulak. Mari kita nonton :D.

Nonton India film Andhadhun ending
Gambar : dailymotion.com

Ratingnya di IMDB 8.9, wow banget. Tapi mungkin yang ngasih rating orang India semua, yak. Secara penduduknya semilyar lebih sendiri hihihi.

Orang India ini memang spesial. Setia banget dengan budaya lokal mereka. Diaspora India di mana pun masih sangat terikat dengan kuliner lokal mereka.

Yang sudah hidup beberapa generasi di luar negeri, makannnya ya so pasti tetap seputaran Roti Naan-Kari-Biryani dll. Soal film juga sama. Teman-teman India saya di sini (Ireland) banyak yang pasang antena khusus demi bisa tetap nonton tayangan TV lokal sana. Salut, euy.

Film India juga selalu berjaya di negeri sendiri, tidak pernah loyo kena gempuran film-fim Hollywood dll.

Saya sempat alergi sama film India, abis ingetnya yang model-model gini lhooooo …. :p

nonton india

Stres gak sih hahahaha.

Tapi makin ke sini juga makin variatif kisah-kisah film India. Nonton India makin seruuuu. Plotnya makin unpredictable.

Termasuk film Andhadhun ini, nih. Aduh, plotnya agak anti mainstream. Alur cerita berliku-liku dan seru banget. Susah mau leyeh-leyeh pas nontonnya. Benar-benar dinamis.

SPOILER ALERT! Yang belum nonton dan ogah kena spoiler, SETOP sampai di sini!

Opening film harus disimak baik-baik. Ini tuh mirip kayak The Sixth Sense. Openingnya ngagetin terus tahu-tahu kita lupa dan enggak nyimak. Enggak nyadar hubungannya apa gitu.

Nah, Film Andhadhun juga modelnya semacam itu. Jadi pay attention di awal. Salah satu kunci cerita ada di situ.

Tokoh utama adalah Akash (Ayushmann Khurrana, guanteeeeeenggggg :p), seorang musisi buta yang jago main piano. Enggak sengaja kenalan dengan Sofie (Radikha Apte).

Ayah Sofie ternyata pemilik sebuah high-class restaurant. Si Ayah langsung kepincut dengan kemampuan Akash. Akash pun diajak kerjasama. Dikasih tugas main piano untuk menghibur tamu-tamu.

Kita lalu diperkenalkan dengan tokoh Pramod Sinha (Anil Dhawan), mantan aktor terkenal yang sekarang berprofesi sebagai kontraktor. Pramod punya istri bernama Simi (Tabu). Ternyata Simi ini istri belakangan. Dari istri sebelumnya, Pramod punya seorang putri.

Saat lagi ‘manggung’ di restoran Ayahnya Sofie, Pramod pun kenalan dengan Akash. Lalu Akash diundang untuk konser tunggal buat Simi di apartemen Pramod. Ceritanya buat hadiah anniversary Pramod-Simi.

Akash jatuh hati pada Sofie. Jadi sering pergi berdua. Nonton film bareng, naik motor boncengan dst.

Hingga suatu hari lagi hujan-hujan, Sofie mampir ke tempat Akash. Terus gituan deh hihihihi.

nonton india film andhadhun pembahasan ending

Terus ketahuan juga kalau Akash ternyata cuma pura-pura buta. Akash bereksperimen sebagai musisi gitu-gitulah. Biar lebih konsen.

Sampai di sini kirain cuma drama percintaan biasa. Pas nyuruh suami ikutan nonton besoknya, dese ogah-ogahan awalnya. Disangka cuma drama standar.

Adegan menukiknya adalah saat Akash akhirnya pergi ke apartemen Pramod sesuai permintaan Pramod sebelumnya. Kedatangan Akash  dalam rangka memeriahkan anniversary Pramod-Simi.

Eh, ternyata Pramod katanya tidak di rumah. Simi enggan menerima Akash. Tapi akhirnya diminta masuk juga dan Akash pun mulai beraksi dengan piano di ruang tamu.

Saat lagi asyik main itulah, tidak sengaja Akash melihat sepasang kaki tergeletak di ruang makan. Akash panik dan minta izin ke kamar mandi. Simi tidak curiga kan Akash masih pura-pura buta dan semua orang percaya.

Pria yang tergeletak dengan ceceran darah di area kepala adalah Pramod. Ternyata, di kamar mandi juga sudah ada laki-laki lain. Laki-laki tersebut kelihatan sebagai selingkuhan Simi.

Akash melihat semua adegan Simi dan si laki-laki misterius saat berusaha membuang jenazah Pramod. Setelah pamit, Akash buru-buru ke kantor polisi.

Eh, ternyata laki-laki misterius tersebut adalah seorang polisi. Akash pun cepat-cepat mengganti kisahnya dan mengaku kehilangan kucing.

Dari sinilah kejar-kejaran bermula. Karena polisi dan Simi curiga Akash itu tidak buta. Seru banget lah pokoknya. Banyak tokoh-tokoh lain yang terlibat dan ceritanya jungkir balik naik turun. Super tegang euy *ngelapKeringat*.

Simi akhirnya berhasil membuktikan Akash cuma pura-pura buta. Dia berusaha membunuhnya. Tapi enggak jadi. Terus Sofie muncul juga di rumah Akash dan melihat Simi di sana. Simi mengesankan sudah tidur bareng Akash. Sofie bete dan pergi. Di sini Sofie juga tahu kalau Akash ternyata tidak buta.

Simi membutakan mata Akash alih-alih membunuhnya. Dari sini kejar-kejarannya makin seru. Akash pun sekarang buta beneran jadi makin panik.

Hingga akhirnya muncul berita di TV, Sofie juga terlihat nonton. Berita mengumumkan kalau Simi ditemukan tewas dekat tempat jenazah Pramod ditemukan.

Tapi adegan selanjutnya menunjukkan kalau Simi ternyata masih hidup. Cerita kejar-kejarannya lanjut terus.

Ada tokoh dokter dan 2 orang laki-laki dan perempuan yang terlibat. Dokter inilah yang berjanji ingin mengobati mata Akash dan ternyata cuma tipu-tipu. Seru abis lah pokoknya. Mereka pun mencoba memeras si Pak Polisi dengan mengadukannya kepada istrinya soal perselingkuhannya dengan Simi.

Hingga akhirnya ada adegan Akash dan Pak Dokter naik mobil dengan Simi yang disekap dalam bagasi mobil. Pak Dokter menjanjikan kepada Akash untuk membuatnya melihat kembali dengan kornea mata Simi. Akash ragu.

Singkat cerita, scene berlanjut ke adegan 2 tahun kemudian, somewhere in Europe. Semua kejadian tadi berlangsung di India.

Sofie terlihat lagi berjalan dan tidak sengaja melihat kafe yang memasang poster Akash. Dia pun masuk dan reuni deh mereka berdua.

Nah, dari sini kita link ke adegan awal film. Ada seekor kelinci yang sedang diincar oleh seorang laki-laki bersenapan.

Ternyata, kisah tadi adalah flashback versi Akash kepada Sofie.  Mereka lagi duduk berdua di kafe.

Jadi, Sofie penasaran kok Akash tiba-tiba menghilang. Jadi, semua adegan tadi adalah cerita VERSI AKASH.

Akash melanjutkan soal adegan semobil dengan Pak Dokter dan Simi di bagasi tadi. Ternyata, kata Akash, Simi berhasil ngerjain Pak Dokter dan membunuhnya. Simi juga hendak membunuh Akash tapi Akash diselamatkan oleh kelinci yang meloncat karena ditembak oleh laki-laki bersenapan tadi.

Serunya, saat pelayan kafe menyodorkan tongkat Akash, kita bisa melihat ujung tongkatnya ada lambang kelinci. Kok bisa? Kan Akash buta?

Lalu, Sofie pun pamit mereka berpisah kembali.

Endingnya, Akash lagi jalan menggunakan tongkat dan tahu-tahu melempar sebuah kaleng dengan tongkatnya sebelum menginjaknya. Nah lho, jadi Akash sebenarnya masih buta apa enggak?

Jelas di ending film sih Akash SUDAH BISA MELIHAT KEMBALI.

Tapi teori endingnya ini macam-macam. Nah setelah ribut berdiskusi berdua bareng suami (hahahaha), kami pun sepakat bahwa sebenarnya Akash itu mengarang cerita saja. Akash TIDAK PERNAH BUTA.

Patokannya gini, semua cerita yang terkonfirmasi kebenarannya tentu adalah adegan di mana Sofie terlibat atau ada Sofie.

  1. Sofie jelas kenal Pramod dan Simi. Karena Pramod-Simi kelihatannya pengunjung tetap di restoran Ayah Sofie.
  2. Pramod bener meninggal. Kan masuk tipi dan heboh.
  3. Sofie beneran ketemu Simi di rumah Akash. Tapi waktu itu Akash masih tidur dan Sofie sudah keburu kesal dan pergi sebelum Akash bangun.
  4. Kecelakaan dan berita bahwa Simi juga meninggal karena ada di tipi dan Sofie juga nonton.

SISANYA ya bisa jadi cuma karangan Akash doang  ;).

Kayaknya sih Akash ini terlibat dalam pembunuhan Pramod. Kehadirann si kelinci di awal film saya duga menunjukkan lambang Playboy ye kan hahahahaha :p. Akash si playboy.

Mungkin ketahuan lagi indehoy dengan Simi. Simi juga saya rasa memang sudah meninggal saat muncul di berita itu. Sisa cerita setelahnya hanya akal-akalan si Akash. Entah Simi memang kecelakaan atau sengaja dibunuh Akash biar tidak melapor.

Bisa jadi juga Simi ngamuk setelah ketemu Sofie kan dan menuduh Akash mendua padahal Simi sudah berkorban sampai Pramod meninggal segala.

Tokoh-tokoh lain : 1. tetangga Pramod yang juga katanya dibunuh oleh Simi karena dia juga saksi kunci, 2. Si Polisi, 3. Pak Dokter, dan 4. sepasang laki-laki dan perempuan teman Pak Dokter,  hanya Akash yang tahu. Semacam wallahualam gitu lah :D.

Ini kan ceritanya si Akash lagi flashback ke Sofie. Ya Sofie iya-iya aja. Kecuali bagian yang Sofie juga ada di dalamnya masa iya Akash berani bohong.

Makanya, kepikiran juga kok emang ceritanya rada-rada gak masuk akal nih si Akash hihihihi. Huuuu, udah tegang-tegang nontonnya, ternyata kita semua diBOKIS in sama si Akash :p.

Kira-kira setelah menonton, kalian punya ending versi lain?

Selamat menonton dulu deh kalau gitu hehehehe.

Baca juga review saya tentang film Thailand yang enggak kalah kerennya walau temanya beda banget : Bad Genius. Tenang, no spoiler there :D.

Inside Out : How a Child Deals With The Emotion(s)

Ini anak bungsu saya, he turned 3 this year.

review film inside out

Itu kenapa ngambek? Karena kami memintanya untuk berfoto tanpa nyengir untuk keperluan pasfoto.

He was my-selfie-buddy since he was born . Kalau difoto, oleh emaknya dia sudah terbiasa diajarin ekspresif dengan cengiran super gantengnya itu lhoooooo hihihihi.

Makanya dia sangat kesal mengapa dia tidak boleh tersenyum sedikit saja.

Sebagai balasannya, dia pasang tampang manyun begitu hahaha.

Ya tapi anak-anak sih gitu, dipeluk sedikit, dibecandai sebentar, dia sudah lupa dan langsung ceria lagi.

Sudah terpikir mau menulis soal ini waktu seorang teman posting soal buku cerita anak-anak yang menurutnya enggak apa-apa ada cerita sedihnya. Anak-anak juga perlu merasa sedih.

Yang langsung saya ingat adalah film INSIDE OUT, salah satu film animasi terbaik menurut saya.

Film Inside Out tidak asal bikin. Film ini berdasarkan teori dan pengamatan oleh pakar psikologi yang menjadi bagian dari tim produksi.

[Spoiler alert !!!]

review film inside out
Gambar : imdb.com

 

Sebenarnya, ada 6 emosi yang dikenali secara universal pada tiap manusia : Happiness, Sadness, Anger, Fear, Disgust, dan Surprise. Tapi Suprise tidak muncul di film INSIDE OUT.

Film ini bercerita tentang Riley, anak perempuan usia 11 tahun yang “struggle” saat harus berpindah tempat tinggal. Meninggalkan teman-teman dan segala macam di tempat yang lama, buat yang gede-gede kayak kita saja bisa baper yes? Apalagi anak-anak.

Yang suaminya suka gatel pindah kerja sana sini mana suaranyaaaaaaa .

Tapi fokus film justru bukan pada Riley. Fokusnya ke Joy (Happiness), Sadness, Anger, Fear, dan Disgust. Kelima tokoh emosi yang ada pada diri Riley.

Joy yang menjadi narator di sepanjang film. Hanya ada Joy yang menemani di hari kelahiran Riley. Sebagai penggambaran bahwa Happiness (Joy), emosi pertama yang dimiliki manusia dan satu-satunya emosi yang ada hingga usia tertentu.

Lalu mulailah Joy memperkenalkan kita kepada Anger, Fear, Disgust, dan tugas mereka masing-masing. Joy cukup lincah menjelaskan peranan ketiga emosi ini, tapi gagal mengenali peran Sadness.

Mereka berlima selalu berkumpul dalam semacam ruang kontrol untuk mengawasi Riley. Sebuah meja yang berisi banyak tombol ada di tengah ruangan yang DIKENDALIKAN SEPENUHNYA oleh Joy.

Secara khusus terlihat Joy ekstra hati-hati terhadap Sadness. Sadness nyenggol bola-bola memori sedikiiiiittt saja, Joy langsung panik.

Kita bisa lihat SADNESS ini memang spesial. Hanya Sadness yang bisa mengubah warna dari bola-bola memori tadi.

Yang unik, bola-bola memori Riley selama ini memiliki satu warna saja yang mewakili satu emosi yang dirasakannya.

Di usia-usia peralihan seperti Riley, digambarkan bagaimana Joy mati-matian berusaha mengendalikan Sadness yang makin hari makin kelihatan pengin tampil.

Anak-anak memang lebih banyak dikuasai kebahagiaan. Itulah mungkin mengapa ada jargon, “Ingin rasanya kembali ke masa kecil.”

Seolah hanya ada kebahagiaan demi kebahagiaan di masa kanak-kanak dulu no matter where we are . Padahal secara emosi ya memang begitulah adanya hehehe.

Makanya, saya termasuk tim yang menolak cerita sedih-sedih buat anak-anak di bawah 10 tahun. Bukan waktunya .

Kenyataan bahwa ada banyak kesedihan yang terjadi di sekitar mereka itu MEMANG BENAR. But emotionally, mereka belum bisa benar-benar terhubung secara “baik dan benar” dengan si SADNESS ini.

Santai saja. Pada masanya nanti, pertarungan emosi PASTI akan terjadi. Di kasus Riley mungkin karena pindah tempat tinggal. Tapi secara umum, masa-masa pra abege ini adalah periode perkembangan emosi yang lumayan pesat yang akan terjadi pada tiap anak.

Klimaks filmnya ya di sini. Hebohnya emosi-emosi dalam diri Riley saat banyak guncangan terjadi pada kenangan masa kecil yang digambarkan dengan core memory bola-bola emas yang terhubung ke pulau-pulau memori utama.

Bagaimana Joy memimpin perjuangan jatuh bangun mempertahankannya.

Akhirnya, satu persatu pulau-pulau kenangan itu MEMANG HARUS RUNTUH. Berganti dengan core memory lain yang lebih berwarna.

Sejak Joy akhirnya bisa melihat dan menerima bahwa SADNESS punya peranan penting agar Riley bisa melewati saat-saat terberatnya, Riley mulai memproduksi bola-bola memori yang multiwarna .

Joy, dalam situasi bagaimana pun, pada waktunya, harus berbagi tombol kendali dengan emosi-emosi yang lainnya.

Kelihatan kan bedanya ruang kontrol emosi antara orang dewasa dan anak-anak via INSIDE OUT. Tombol papan di Riley dikuasai oleh JOY. Sementara di orang dewasa, TIAP EMOSI PUNYA PAPAN PANEL MASING-MASING.

Kalian harus nonton deh film ini .

Katanya sih ada sekuelnya di tahun 2019 nanti. Can’t wait, can’t wait .

Tapi Dear Aimar, kalau bikin pasfoto memang mukanya sebisa mungkin lempeng enggak boleh ada happy-happynya sama sekali ya, Sayaaaaanggggg hihihihi.

Naaaahhh ini baru beneeeerrrrr :D.

review film hidden figure

Wonder Woman Inside Us

Harusnya sebelum jalan-jalan ke NASA Space Center, nonton film ini duluuuuuu.

Awas, spoiler alert .

Nontonnya pas mudik kemarin. Manfaatin film-film gratisan di entertainment-set pas di pesawat hihihi *ngikikNgirit*.

Katherine Johnson, Mary Jackson, Dorothy Vaughan … tiga tokoh perempuan yang diceritakan dalam Hidden Figures. Ketiganya memiliki 2 identitas yang bisa dianggap “sial” di masanya. Sudahlah PEREMPUAN, mereka juga BERKULIT HITAM. Double strike! .

Review film Hidden Figures
Gambar : foxmovies.com

 

Setting filmnya abad ke berapa neeeeehhh masih bahas diskriminasi, apakah di negeri antah berantah???

Boro-boroooo, settingnya di tahun 1960 an di negara adidaya, AMERIKA SERIKAT. Jaraknya dari kita belum juga 100 tahun. Diangkat dari kisah nyata.

Makanya, jangan suka nyinyir sama “kaum feminis” . Apa yang kalian (perempuan) nikmati sekarang itu tidak lepas dari buah perjuangan mereka juga .

Katherine (jagoan matematika), Mary (aerospace engineer), dan Dorothy (ahli komputer), merupakan perempuan kulit hitam yang menonjol secara akademis dan saat itu bekerja di NASA Langley Research Center sekitar tahun 1961.

Waktu itu perang dingin antara USA vs Uni Sovyet lagi seru-serunya termasuk pertarungan mereka “menguasai” antariksa. Sibuk banget kasak kusuk di NASA ngejar-ngejar target.

Apalagi Uni Sovyet nyuri start duluan dengan proyek “Vostok 1” yang menjadikan salah satu warga negara mereka, Yuri Gagarin, menjadi manusia pertama yang terbang ke luar angkasa …. dan kembali dengan selamat ke bumi .

Dalam tekanan dan stres itulah, ketiga perempuan ini berusaha memberikan performa terbaik mereka sebagai bagian dari tim NASA di masa itu.

Sembari berjuang juga sebagai orang tua tunggal (Katherine), menghadapi tekanan lingkungan terhadap perempuan bekerja yang punya waktu sangat terbatas buat keluarga (Mary dan Dorothy), dan tentunya melawan DISKRIMINASI terhadap KULIT HITAM (ketiga-tiganya) di lingkungan kerja.

Salah satu scene berkesan saat Katherine pindah ke salah satu tim “penting” di mana jumlah perempuan dalam tim cuma berdua, satunya kulit putih. Sisanya lanang kabeh!

Udah gitu, ceret buat minum pun dipisah antara “coloured” (istilah buat kulit hitam waktu itu) vs “white”. Itu sampai dikasih label literally dengan tulisan itu di wadahnya.

Review film hidden figures
Gambar : time.com

 

Kalau kebelet pipis, Katherine harus lari-larian ke gedung sebelah yang harus melintasi parkiran gede karena di gedungnya ENGGAK ADA kamar mandi khusus buat perempuan kulit hitam. Waktu itu emang umum saja kalau fasum dipisah antara “white” vs “coloured” .

Apalagi pas hujan deras. Bayangin harus basah kuyup bolak balik lari-larian pakai high heels pulak buat pipis doang. Sempat kena semprot dari bos karena dianggap suka mangkir dari tugas padahal terlihat absen karena mau pipis pun udah kayak pergi melancong ke kota lain saking jauhnya huhuhuhu.

Qu sunggu bangga pada emak-emak hebat ini .

Salut juga buat para suami-suami mereka yang punya pengertian setinggi langit. Bayangkan saja, di masa-masa segitu, para suami ini mau pasang badan buat istri-istri mereka di tengah drama nyinyir-nyinyirin dari kerabat/tetangga/lingkungan.

Buat teman-teman sesama buibu yang lagi drama-dramanya kuliah S3 (terima kasih sudah mempercayakan saya sebagai teman curhat, kalau kalian dah lulus boleh dong kutulis someday yak hahahaha –> “Kumpulan Curhat Buibu S3 Beserta 10 Tips ‘n Trik, Nomor 8 Bikin Nangis!”). .

Tetap semangat, Cantik-cantikkuuuu .

Someday we’ll know, it will worth all the fighting .

review film hidden figure
Para pemeran di film Hidden Figures vs tokoh aslinya (Gambar : blackdoctor.org)

 

Tokoh Mary juga seru. Dese kepengin sekolah lagi untuk mendapat posisi impian di tim NASA. Secara akademis, Mary sangat brilian tapi aturan resmi yang menghadang perempuan kulit hitam untuk mengambil sekolah lebih tinggi. Sampai harus bolak balik ke pengadilan segala untuk mengajukan gugatan. But she made it finally!

Akyu tentu mewek-mewek penuh drama di bagian dese melempar toga saat diwisuda sebagai NASA’s first black female engineer  . Mata sembabnya pas embak-embak pramugari lagi beredar nawarin makanan. Ini nih malesnya nonton di pesawat hahahaha.

Abis itu lanjut nonton film “Wonder” terus mewek lagi. Entah apa di pikiran embak-embak pramugari tadi ya, “Nangis mulu Neng? Gak ada duit apa disiksa majikan apa gimana?” –> maklum naik maskapai Tim Teng dengan segala stereotip ajaibnya hahahaha .

Jadi, Hidden Figures menggambarkan perjuangan banyak pihak di belakang layar waktu NASA lagi seru-serunya berantem sama Roscosmos (Nasa-nya Sovyet). Sekaligus menunjukkan kelamnya masa lalu era diskriminasi di Amerika Serikat yang sayangnya, kadang masih nyangkut sampai era modern ini walau tidak separah dulu .

Review film Hidden Figures
Tokoh-tokoh asli yang diangkat ke dalam novel dan film “Hidden Figures” (Gambar : essence.com)

 

Dan kalian kok, di era super duper modern ini, masih bisa-bisanya kepancing sama isu-isu seputar ras, ya? . Masih kurang banyak kepahitan-kepahitan di masa lalu yang harus masih kita tanggung sampai sekarang hanya karena gagal memahami hal-hal sesederhana ini? .

Anyway, saya mengunjungi NASA Space Center di Houston-Texas, di bulan Desember 2017.

Bekerja sama dengan 15 negara sejak tahun 1970 an penelitian terkait antariksa sudah gencar dan serius dirintis oleh NASA.

Melihat semesta alam sebesar itu, jadi nyadar kita secara individu bahkan jauuuuuuuh lebih kecil daripada galaksi-galaksi dan seisinya.

Berbagai ras dari berbagai negara ikut meramaikan perjuangan NASA untuk eksplorasi luar angkasa sebagai bagian dari upaya meningkatkan taraf hidup manusia di BUMI.

Untuk kepentingan seluruh manusia di BUMI yaaaaa, bukan untuk menghancurkan orang Islam for God’s sake *pijetKening*.

Dari daftar 15 negara, saya cari-cari nama Indonesia. Bolak balik kagak ada lambang Garuda yang nyangkut hehehehe. Di Indonesia lagi sibuk mendoakan teman-temannya yang beda pandangan politik biar dapat hidayah #eh.

Tentang ada apa saja di NASA Space Center Houston + foto-fotonya sudah pernah saya tulis. Linknya itu di paragraf paling pertama di atas ;).

Kalau ada kuota lebih nah ini yang saya share versi vognya .

Kalau berkenan, mohon subscribe ke channel youtube saya :).

“What everyone in the astronaut corps shares in common IS NOT ETHNIC OR GENDER BACKGROUND, but MOTIVATION, PERSEVERANCE, and DESIRE to participate in the voyage of discovery.” -Dr Ellen Ochoa- (first Hispanic woman to go into space).

Seharusnya, kita tidak perlu jauh-jauh terbang ke angkasa untuk mewujudkan mimpi indah ini. Mari berbagi motivasi, ketekunan, dan gairah berkerja bersama-sama untuk dunia yang lebih baik di mana pun kini kita berada, yes? 

Dear girls, as they said, we all have a Wonder Woman inside us <3.

Film crazy rich asian

(Not So) FUN (Not Really) FACT about #CRAZYRICHASIAN

(Not So) FUN (Not Really) FACT about #CRAZYRICHASIAN THE MOVIE :

1. Saya terbayang orang-orang di Eropa Barat nonton film ini kira-kira tanggapannya apa ya hihihihi. Secara di Uni Eropa ya hampir semuanya berat sama dijinjing ringan sama dipikul. Apa kira-kira definisi RICH vs POOR di Yurop? Hehehe.

Kite nih ya hemat-hemat beli baju buat anak-anak nunggu diskon terus kecewa pas di toko enggak ada diskon terus mau pulang aja.

Eeeeeeh lewat emak-emak tetangga yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih di mal nenteng beberapa baju + rok/celana plus sepatu dan tas menuju kasir #bantingHanger.

film crazy rich asian
Gambar : vox.com

 

2. Di Amerika Serikat wajar kalau heboh. Karena di sana memang mengenal level super tajir mampus pus pus vs sobat-sobat misqueenku para homeless yang bisa berhari-hari gak makan saking enggak adanya duit.

Homeless pemandangan ‘standar’ di kota-kota besar di Amerika Serikat .

3. Di video-video youtube terkait film ini, pas blusukan ada beberapa komentar orang Afrika yang cukup berkesan. Mereka senang ada film ini biar dunia tahu bahwa ada BANGSA LAIN di dunia ini selain bangsa kulit putih (kaukasian) vs bangsa kulit hitam (negroid). Oh well .

As an baper-asian yang as well as anak Jaksel tentunya rasanya pengin ngasih tahu, “Sis-bro, so that you know kalok pusat peradaban dunia itu ada much more di Asia lhoooooo…” #tiupKuku

4. Orang-orang Malaysia yang ngamuk-ngamuk karena, “Cuyyy, jelas-jelas syuting dan settingnya di Malaysia, napeeeee pakai nama SINGAPURAAAAA…” Tuuuuhhh, ini baru bener. Singapura cucmey lah lawannya Malaysia. Orang Indonesia belom kelasnya mau baper-baper sama Malaysia, yes?  #iyahAkuInferiorRealistis

Tapi itu tolong dicatat kalau Pak Mahathir sukak muji-muji Pak Jokowi lhoooo, sobat cebbie mana suaranyaaaaaaa ✌️✌️.

5. Orang-orang Singapura yang sinis kalau katanya gak mungkin ada orang setajir itu di Singapura. Berat kali hidup kelian di Singapo ya, sampai gak ada waktu kepo-kepo in tetangga hahahahaha .

6. Orang-orang non Asian yang komentar, “Waaah, ada juga ya film-film Asia yang temanya bukan kung fu Panda dan teman-teman.” ????

Film crazy rich asian
Gambar : psychologytoday.com

 

7. Another non Asians yang melongo, “Lho orang Asia kirain kismin-kismin? Lah itu banyak yang tinggal di kolong jembatan dan hidup di jalanan kalok kata National Geographic dll.” Oh qu sungguh sedih, karena begitulah memang fakta kita di Asia. Yang tajir melintir ada, yang mesti merangkak setengah mati hanya untuk sekadar makan juga banyaaaaaaaakkkkk .

8. Orang-orang Asia non Tionghoa yang ikutan sensi, “Tolong dah, orang Asia itu macem-macem tauk! Banyak rasnya!” Kecuali orang-orang India yang gak baperan karena film mereka sudah lumayan dikenal di Hollywood hehehe.

Tapi memang nih orang-orang “bule” itu taunya kita orang Asia sama semua. Ada seorang Ibu dari teman anak saya. Bukan orang ASEAN, yang tidak bisa bahasa Inggris. Itu yang anter jemput anak pakai bus nyuruh saya nerjemahin kata-kata dia ke ibu-ibu itu. Lah dikate semua orang Asia ngomongnya cuma satu bahasa.

Sama kayak cerita Mbak Katerina barusan, ada guru yang minta anaknya bantuin terjemahin bahasa Inggris ke teman sekelasnya yang berasal dari Thailand. Ya gimana dah ?????.

 

 

 

 

 

 

 

Film Crazy Rich Asian

 

9. Penolakan judul “Crazy Rich Asian”. Katanya harus lebih spesific, “Crazy Rich Chinese”, terus nanti ada “Crazy Rich Indian” belum lagi “Crazy Rich Arabian” terus ada Japanese, dan Indonesia.

Tapi terus Indonesia rame lagi. Karena mestinya dibagi lagi “Crazy Rich Javanese” … “Crazy Rich Buginese” dst dst.

Dimana Crazy Rich Javanese harus dibagi lagi Crazy Rich Surabayan, Crazy Rich Semarangan dst dst. Capek, yes? Hahahahaha.

10. Munculnya pepatah bahwa, “Banyak uang belum tentu bahagia. Apalagi kalau tidak ada uang!” ????

11. Anu… saya belum nonton filmnya hahahahaha. Sibuk baca komen-komen di trailer dan nontonin linimasa aja . I’m too old buat kisah-kisah cinta si miskin dan si kaya model begini. Tapi disuruh nonton The Nun juga gak bakal mau sih. Oh Tuhan mohon perbanyak film-film semacam La La Land yang lebih masuk akal walo bikin baper itu. Aamiin.

12. Oiya, kalian mending nonton SEARCHING. Pemain-pemain utamanya juga Asia dengan setting dan gaya penceritaan yang sungguh keren .

#crazyRichAsian
#crazyNoRichNoKepoYesYesYes ????

Film Wonder Woman 2017 : Wonder Beauty, Wonder Message

Duuuuh, abis nonton film Wonder Woman tuh bawaannya pengin sit up mulu, yes? Hahaha. Salim dulu sama Kakak Gal Gadot yang kecenya kebangetan.

Saya bukan penggemar film-film superhero begini. Yah, daku kan senengnya nonton pilem-pilem “kacang” macam Serendipity, The Notebook, Love Rosie, pokoknya yang nontonnya buat santai-santai gitu lah hihihi.

Tapi suami saya suka banget nonton gini-ginian. Segala superhero keluaran Marvel sama DC Comics diikutin sama suami saya.  Ini saya ikutan nonton semata-mata karena ngefans sama Kakak Gal Gadot idolakuh tersayang *benerinKorset*. Eiya sempet ngikutin X-Men juga karena kecentilan pengin lihat Cyclop doang cobak hahaha.

Film wonder woman 2017
Gambar : weliveentertainment.com

 

Back to film Wonder Woman, tadinya pesimis ya, ini ya paling film gitu-gituan doang. Orang baik ketemu orang jahat yadda yadda yadda. Enggak berharap cerita yang gimana-gimana. Yang penting bisa puas ngeliatin Kakak Gal Gadot –> ya diulang-ulang aja terus, ya kaliiii jadi sodara beneran hahahaha :p.

Film dibuka dengan setting tempat di era modern di mana Wonder Woman/Diana (yang pakai outfit kasual merah marun, ya ampun warna favorit kita sama, Kak! Cih, padahal bajunya item semua!) sedang memandangi sebuah foto. Foto hitam putih, setting perang.

Dalam foto ini, Diana (dalam kostum kemben Wonder Woman andalannya itu) berpose bersama 4 orang laki-laki. Yang mana dari kostum mas-mas dalam foto ini keliatan kalau situasinya sedang dalam suasana perang. Nah, dari sini flashback ke masa lalu. Nampak Diana mengenang kembali kejadian terkait foto tersebut.

Ceritanya seru juga buat saya yang jarang ngikutin film genre beginian. Walau memang agak-agak wakwaw karena  kelewatan fiksinya :p. Pas scene-scene awal setelah flashback dimulai, suami nonton serius, saya nanyaaaaaaaa mulu. Ini kok ada ya Island of Themyscira  apalah-apalah isinya perempuan semua.

Enggak kebayang itu rebutan lipen sama pensil alis tiap hari kaaaaaan hahaha. Eh suami eike booo serius nerangin versi buku komiknya zzzzzz -_-. Like I care! Hahaha.

Wah, ternyata embak-embak di pulau tersebut kegiatannya jauh lebih mulia selain mikirin skin care dan merek foundation yang murah tapi bisa bikin wajah tetap sehat dan flawless paripurna segala macam (ya Allah kalau beneran ada tolong infonya, Sis!).

Nah, di pulau inilah Diana diceritakan masa kecilnya dan seterusnya hingga bisa nyasar ke bumi dan menjadi superhero dan seterusnya. Yah, gitu doang? Iiiihhh, nonton sendiri sanaaaaaaaaaa *melet*.

Saat berada di dunia manusia, Diana, berbekal kisah-kisah dewa-dewa dari Ratu Hippolita, hendak menjalankan misinya, “to save the World”. Sang Ratu bercerita tentang Ares, Dewa Perang, yang jahat banget dan senang mengobarkan kebencian. Yah, semacam jaringan Saracen versi solo ala mitologi Yunani kali ya hahahaha.

Nah, si Diana yang hengkang ke dunia manusia bersama salah satu mas-mas yang ada di foto tadi (Steve), teruuus saja mengoceh tentang Dewa Ares.  Tentu saja, Steve yang “hanya” manusia biasa ini bengong-bengong saja dengerinnya. Siapa Steve kok bisa bareng Diana? Nonton dong, nontoooooon, jangan kek orang susah hahaha :p.

Singkat cerita, Steve ingin melanjutkan misinya untuk membantu menghentikan Perang Dunia I. Diana ngotot kalau dia biasa menemukan Ares dan membunuhnya maka kelar deh semua urusan.

Film Wonder Woman 2017
Gambar : ibtimes.com

 

Akhirnya Steve bersama 3 orang temannya akhirnya tahu soal kekuatan super Diana dan bekerja sama menghentikan sebuah misi yang ditengarai berniat jahat oleh pihak Jerman.

Endingnya lumayan sedih sih huhuhu. Didn’t see that part coming :(.

Tapi yang bikin males kenapa mesti ada dewa-nya beneran siiiiihhhh. Diana akhirnya bertempur dengan Ares dan berhasil menang. Sambil bertempur pun mereka mengobrol lah (asyik ya jadi superhero sambil ngerumpi tetep jagoan hahaha). Dari sini terkuak siapa sebenarnya Diana.

Diana yang selalu mengira bahwa segala perselisihan dan kebencian antar manusia disebabkan oleh Ares akhirnya sadar betapa cupunya pemikiran itu. Manusia adalah makhluk yang jauh lebih kompleks.

Perjalanan awalnya di dunia bersama Steve and the gank membuat Diana melihat banyak hal tentang manusia. Dari Steve, membuat Diana yakin bahwa Ares salah sudah menganggap manusia itu hanya sanggup melakukan hal-hal yang jahat-jahat saja.

Gambar : imdb.com

 

Pengalaman ini membuat Diana menyadari sesuatu yang menurut saya pesan yang sangat bagus dalam film ini yang dirangkum dalam monolog Diana di akhir film,

 

“I used to want to save the world. To end war and bring peace to mankind. But then, I glimpsed the darkness that lives within their light. I learned that inside every one of them, there will always be both. The choice each must make for themselves – something no hero will ever defeat. …

Seringkali, kita pun sebagai manusia suka berpikir ala-ala Diana, kan? Masalahnya ada di luar sana. Pokoknya ada satu solusi di luar sana yang kalau dikerjakan, beres semua urusan. All we have to do is … menghancurkan si ini, membuat anu, dst dst. Bunuh saja Aresnya! Kelar urusan!

Tapi mungkin justru dari jalinan pribadi-pribadi orang per orang yang mungkin terjebak dari pilihan-pilihan yang ternyata kurang tepat inilah dimulai peristiwa-peristiwa besar macam perang dunia, kesengsaraan dll :(. Jadi bukan konspirasi ini itu dan kaum anu yang ingin menghancurkan dunia yaaaaaa hehehe.

Sebenarnya pertarungan paling besar itu ya dalam diri kita sendiri. Setiap manusia setiap hari, dari bangun tidur sampai tidur lagi ya itu sebenarnya yang kita hadapi sampai ajal nanti. Kadang pilihan-pilihannya sesimpel apakah harus menuangkan rasa kesal dengan ikut membully/menebarkan kebencian atau diam saja membiarkan sampai reda sendiri. Kelihatannya sepele tapi enggak kaaaaaaaannnn ;).

Dengan ketidaksempurnaan kita sebagai manusia, pertarungan-pertarungan ini seringnya tidak mudah. Something no hero will ever defeat :).

Gambar : pixabay.com