Museum Titanic Belfast : Kenangan atas Tragedi Titanic

Aish, ini sebenernya cerita jalan-jalan hampir 5 tahun yang lalu hahaha. Better late than never. Gini nih, kalok lagi kangen Ireland sibuk bongkar-bongkar foto dan video-video lama.

Barulah tergugah untuk bikin postingannya :p. Dulu sudah pernah saya tulis, sih, soal Titanic ini di tulisan yang ini.

Cuma gak papa diulang lagi untuk versi traveling yang fokus ke jalan-jalan dan seluk beluk tempatnya :D.

Yang mau lihat vlognya, monggo cuuussss :

Titanic Belfast Museum terletak di kota Belfast, ibukota Irlandia Utara. Sekali lagi mohon diingat kalau Irlandia Utara ini adalah bagian dari negara UK. Jadi kalau mau ke sana harus apply visa UK, BUKAN visa Irlandia yaaaaa :D.

Baca Juga : “Pengurusan Visa Irlandia”

Alamat Titanic Belfast :

1 Olympic Way, Queen’s Road, Belfast BT3 9EP, United Kingdom

Titanic Belfast Museum kira-kira berjarak 2.5 km dari Belfast City Center. Kalau jalan kaki, sekitar setengah jam. No worry, di Ireland cuacanya enak banget buat jalan kaki, kok. Gak bakal keringetan parah :D.

Bentuk gedungnya berupa bongkahan es batu gitu. Warnanya juga putih silver. Abu-abu muda dengan efek semacam kaca gitu. Unik ya hehe.

Baca Juga : “Biaya Hidup Tinggal di Irlandia”

Bangunan museum mulai dibangun tahun 2009 dan dibuka untuk umum sejak tahun 2012. Selain membahas soal tragedi Titanic, fokus utama dari Titanic Belfast Museum ini adalah tentang perusahaan (White Star Line), tempat di mana RM Titanic diproduksi.

Kalau sekadar lihat-lihat di lantai bawah, jajan-jajan di kafetaria, atau lihat-lihat ke dalam toko suvenir, gratis saja. Selain itu pekarangan gedung juga lumayan banyak sudut yang lumayan buat foto-foto :D.

Kalau mau masuk sampai ke dalam museum (di lantai 2), family ticket sekitar 43 pounds. Cek lagi ya, saya ke sana kan akhir 2016 hehehe. Tapi biasanya inflasi di yurop enggak gede-gede amat, sih.

Biaya 43 pound sudah termasuk biaya masuk ke SS Nomadic. Kapal ini adalah kapal peninggalan terakhir yang pernah dibuat oleh perusahaan White Star Line.

Di video yang saya share belum ada video tentang SS Nomadic ini. Nanti deh video terpisah :D.

Kami janjian dengan Emil & Maya sekeluarga. Seru, sih. Sebelum masuk ke museum, kami foto-foto dulu di luar, ngobrol sambil cekikikan membahas kegalauan apakah akan bayar tiket masuknya secara lumayan mihil, yes? :p.

Tapi akhirnya ya masuk laaaaah. Udah jauh-jauh dari selatan, masa iya, cuma numpang lewat ye kaaan :D.

Apa saja yang dilihat di dalam museum, here we go (monmaap Gaeess, ini folder fotonya belum nemu, nanti begitu ada langsung tempelin di sini deh ya 😀 #sungkemDulu) :

1- Boomtown Belfast. Sebuah ruangan yang menampilkan suasana di Kota Belfast kala menjadi salah satu pusat industri di Eropa. Di masa-masa inilah Kapal Titanic mulai dibangun oleh perusahaan White Star Line.

2- The Shipyard. Di ruangan ini, para pengunjung diangkut oleh semacam kereta kecil. Kita seolah dibawa berkeliling di tempat konstruksi pembangunan kapal Titanic saat itu.

Tempatnya gelap gitu, cek di video ya. Tapi sebenernya kelihatan beberapa potongan video gimana para pekerja memotong kayu, me-las besi (apa sih ini bahasanya, bener gak? hahaha), ada semacam perapian tiruan lengkap dengan percikan api ala-ala.

3- The Launch. Ditunjukkan gimana saat-saat Titanic diluncurkan pertama kali. Memulai pelayarannya di musim semi tahun 1912. Pas di sini malah terkenang sama pilem Titanic 1998 yang fenomenal itu, malah jadi agak sedih huhuhu.

4- Replika ruangan dalam kapal Titanic. Pas lihat bagian ini lebih sedih lagi. Ada replika kamar-kamar yang dibagi dalam 3 kelas dalam kapal. Bener-bener terkenang scene dalam film saat kapal mulai tenggelam.

Sayup-sayup terdengar suara Celine Dion bersenandung, “Every night in my dream … ”

Karena sibuk jagain anak-anak makanya enggak sampe drama beneran, sih, hahaha. Baru mau sedih, eeehhh udah harus pelototin anak-anak satu-satu yang maunya lari-larian sana sini zzzz -_-.



5- Suasana di pelabuhan saat kapal mulai berlayar ke laut lepas. Seru loh yang ini. Karena kita seolah ada dalam kapal. Tapi ya itu, sediiiiihhhh :'(.

6- Momen tenggelamnya kapal Titanic. Duh, gong banget deh pas di sini. Ada layar besar yang menampilkan lampiran percakapan antara Titanic dan penjaga menara di saat-saat terakhir. Aduuuhhh, kaaaannn, sedih beneran :(.



Dijelasin gimana proses rusaknya kapal dimulai, karena apa, dan proses penyelamatan penumpang.

Siapa saja nama-nama penumpang, Nama arsitek.dan kapten kapal lengkap dengan biografi masing-masing. Juga ada beberapa potongan berita di saat itu terkait tenggelamnya si kapal mewah ini. Info tentang siapa saja yang jadi korban dan siapa saja yang selamat juga ada.

7- Sisa-sisa peninggalan kapal yang ditemukan dan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim pencari dan seterusnya. Ada puing-puing kapal yang ditampilkan di layar.



NAH, kira-kira ada 7 bagian dalam museum itu yang bisa kita nikmati. Worth it lah bayar segitu. Menarik banget kok.

Kalau ada kesempatan ke Irlandia Utara, kunjungilah museum kece ini ;).

Biaya Hidup Tinggal di Republik Irlandia (Kota Athlone, Westmeath)

Kalau ngomongin biaya hidup, perbedaannya bukan cuma terkait tinggal di negara mana. Karena dalam negara yang sama pun, kalau tinggalnya di kota berbeda, biaya hidupnya bisa beda banget loh :D.

Misalnya saya semasa tinggal di Republik Irlandia tinggalnya di Kota Athlone yang jumlah penduduk cuma 25 ribu compared to tinggal di ibukota Republik Irlandia (Dublin) yang penduduknya sejutaan. Tentu jauuuuhhhh bedanya hehehe.

Komponen lain yang tidak kalah pentingnya : GAYA HIDUP personal, yes? Nah, rasanya saya nih termasuk yang gaya hidupnya agak-agak pelit hahahaha. Nanti saya jelaskan secara detail di bawah :D.

Baca Juga : “Pengurusan Visa Irlandia”

Jadi, yang akan saya rinci adalah perkiraan biaya hidup untuk kota kecil di Republik Irlandia, Kota Athlone. Sebenernya Athlone untuk ukuran Irlandia bisa dibilang kota menengah. Tapi dibandingkan sama kota-kota di Indonesia so pasti tergolong kota imut-imut ye kan hahahaha.

Ini untuk biaya sekeluarga ya, kira-kira untuk keluarga dengan suami dan serta serta 2-3 anak. Kalau single ya silakan dikurang-kurangi sendiri aja hehehehe.

Yuk, kita bahas satu satu :

1- Biaya Sewa Rumah/Apartemen

Ini adalah komponen yang pengeluarannya paling gede. Di Dublin sewa apartemen 2 kamar tidur aja itu jatuhnya bisa 2000 euro per bulan (untuk fully furnished). Sebagian besar rumah/apartemen di Republik Irlandia memang biasanya sudah sepaket dengan isi-isinya. Mayan lengkap loh ^_^.

Di Athlone, sewa rumah atau apartemen harganya gak beda-beda jauh. Kisaran harga tahun 2020, rata-rata 1000 euro per bulan untuk fasilitas 2 kamar tidur.

Malah kadang harga rumah lebih murah. Tapi harus diingat kalau tinggal di rumah, misalnya biaya pengurusan sampah itu TERPISAH, jadi harus bayar lagi. Kalau tinggal di kompleks apartemen, biayanya sudah include.

Saya selalu tinggal di apartemen selama 7 tahun di Athlone.

Intermezzo dikit nih, ada yang mau tau Athlone kayak apa kotanya? Yuk, ikut jalan-jalan ama saya ;).

Apartemen pertama saya di Northgate Street, persis sebelah Hotel Radisson Hotel. Namanya SIlverquay. Waktu itu tahun 2013, murah banget, cuma 625 euro per bulan.

Tahun 2018 (setelah kembali dari Texas), kami pindah ke Ard Ri, ini letaknya lebih strategis. Ard Ri ini juga favoritnya Athlone makanya lebih mahal. Kami beruntung dapat harga 800 euro per bulan. Gak pernah naik sampai kami pergi di tahun 2020.

Tapi pasarannya itu 1000 an euro per bulan (fasilitas 2 kamar tidur).

Keuntungannya apartemen itu karena letaknya biasanya di City Center dan sekitar. Kalau kota sekecil Athlone enak banget jalan kaki ke mana-mana. Ard Ri tuh cuma 5 menit jalan kaki ke supermarket ALDI :D. Ke sekolah juga jalan kaki hihihihi.

Ke mal, ke klinik, janjian ama geng Simpedes ngopi di kafe, semuanya bisa jalan kaki :p. Gak percaya? Nih Gaeeesss, vlognya ada loh 😀

Kalau rumah biasanya agak ke suburb jadi perlu punya kendaraan pribadi. Ke mana-mana harus naik mobil. Jalan kaki ya bisa tapi kan lama dan pegel, hahahahaha.

Enaknya sewa rumah, biasanya dapat backyard yang gedeeee, asyik buat main-main dengan anak-anak. Tapi di Ard Ri juga enak, karena ada lapangan rumput segede gaban bisa buat maen 100 an anak pokoknya hahaha.

Jadi kira-kira kita kunci harga sewa rumah/apartemen di harga 1000 EURO (rumah/apartemen 2 kamar), yak ^_^.

2. Bayar Listrik

Komponen listrik termasuk yang lumayan menguras kantong kalau kita tinggal di negara-negara 4 musim. Apalagi Ireland nih yang nyaris jarang banget disamperin summer beneran. Kalok summer palsu mah tentu tiap tahun ada :p.

Jumlah yang harus dibayar itu tergantung musim, sih. Kalau bulan-bulan September sampai Maret di mana cuaca mayan dingin dan kayaknya mustahil gak nyalain heater, bayar listrik rata-rata 150 euro per bulan.

Keluarga saya biasanya nyalain heater pas mau tidur malam sampai pagi. Agak siangan sampai sore, biar hemat kami pakai sweater + kaos kaki dalam rumah. Tenaaaaannggg, orang lokal juga begini kok. Bukan karena kikir semata hahahaha.

Bayar listrik juga tergantung pakai apa heaternya. Kalau heater pakai gas rata-rata lebih murah. Apartemen saya tuh, baik Silverquay maupun di Ard Ri semuanya pakai heater listrik huhuhu. Relatif lebih mahal.

Masuk summer, biasanya april sampai agustus, cuaca lebih bersahabat. Bayar listrik rata-rata bisa 80 euro per bulan atau kurang. Bisa tanpa heater all day. Kalau pas lagi dingin ya paling nyalain 2-3 jam di malam hari. Karena cuaca labil banget. Kadang summer pun bisa mendadak di bawah 10 derajat berhari hari.

AC enggak ada yaaaaaaa :D. Makanya kalau pas suhu mencapai 30 dercel atau lebih, kagok euy :p. PUanaaassss. Tapi santai ajalah, jarang banget Ireland suhunya segini dalam waktu yang lama. Paling beberapa hari aja. Atau beberapa jam doang malah hahahaha.

Itu udah listrik total ya. Saya sebut2 heater soalnya heater ini yang konsumsinya pualing gede sendiri.

Kita kunci harga bayar listrik bulanan di harga 125 euro.

3. Biaya Sekolah?

Santaaaaiiii, sekolah gratiiiissss hihihi. Paling harnya beli buku-buku saja. Tapi buku-buku pun sebagian besar bisa disewa dari sekolah. Hanya beli beberapa saja yang modelnya macam LKS gitu beserta peralatan tulis menulisnya.

Untuk sewa buku tahunan biayanya sekitar 40 euro per tahun. Inget loh ya pertahun. UNtuk printilan lain-lain sekitar 30 euro (pensil dsb). Ini juga buat setahunan lah ya.

Selain buku, seragam juga harus beli. Di Ireland, sekolahnya pakai seragam :). Tapi belinya tuh bebasssss, boleh di toko mana saja. Ada yang murah ada yang mahal. Biasanya sekolah cuma nentuin warna saja. Contoh seragam, boleh ceki-ceki 2 vlog saya tentang sekolahan anak-anak di Ireland, ya ;).

Biaya seragam, ambil harga tengah saja, ya. Karena jumper/sweater tuh ada yang 5 euro sampai yang 30 euro (bahannya tebel, kualitas lebih yahud pastinya). Kira-kira perlu 2 pasang, atasan-bawahan-jumper-baju olahraga dll, 120 euro. Ini udah untuk setahun.

Ada juga pengeluaran macam field trip dan iuran renang dll, saya perkirakan sekitaran 50 euro pertahun.

Total biaya sekolah untuk SATU TAHUN kira-kira 340 euro. Satu bulannya kira-kira 30 euro (dibuletin yak biar gampang aja nanti ngitung totalannya :p).

4. Biaya Transportasi (Kepemilikan mobil, Naik Bus, dll)

Hmmm, kalau tinggalnya di City Center ongkos bus bisa dibilang ENGGAK ADA :p. Walau begitu, suami saya kan tiap hari ngantor bolak balik. Jadi sekalian aja dese yang nganterin anak-anak ke sekolah.

Nanti saya yang jemput. Jemput mah jalan kaki ajaaaa. Tuh cek vlognya di atas :p.

Mobil juga penting buat jalan-jalan. Transportasi publik di Republik Irlandia ini masih lumayan tertinggal dibanding negara maju lainnya di benua Eropa. Apalagi kalok tinggal di kota-kota kecil huhuhu. Busnya miniiiiiim.

Tiap weekend kami biasanya pergi hiking ke mana lah gitu. Langsung diceki-ceki aja beberapa vlog hiking kami sekeluarga selama di Ireland. Busyet ini iklan channel aja dari tadi hahahaha :p. Sekalian, yes? 😀

Kira-kira sebulan untuk bensin pengeluaran kami sekitar 100 euro.

Selain bensin, ada lagi yang namanya NCT (National Car Test). TIAP TAHUN, setiap kendaraan harus melewati proses NCT untuk mendapatkan surat izin penggunaan. Wajib pakai banget.

Buat safety emang penting banget sih proses semacam NCT ini. Jadi kendaraan yang lalu lalang tuh bener-bener yang sudah “lolos sensor” dan gak ada yang namanya ‘jalan belakang’ hehehe.

Biayanya 55 euro per tahun. Kira-kira sebulan dibuletin jadi 5 euro aja ya.

Adalagi yang namanya Road Tax yang kira-kira sekitar 300 per tahun. Apaan sih ini? Googling aja yak, masih panjang nih yang harus ditulis. Pokoknya biaya ini juga mandatory. Dijadiin bulanan, berarti sekitar 25 euro per bulan.

Next, ada asuransi kendaraan. Wajib jib jib asuransi kalau di negara-negara maju. Besaran pajak kendaraan tiap tahun tergantung banyak hal. Misalnya kalau baru datang dan mengemudi di Irlandia, preminya lebih besar.

Kalau baru punya SIM L (baru belajar mengemudi) preminya juga guedeeee. Jika sudah bermukim agak lama dan mengajukan asuransi untuk kesekian kalinya baru ada pengurangan.

Nah, suami saya setelah mengemudi 2 tahunan dan punya SIM ‘beneran’ (apa sih istilahnya ya, lupak, hahahaha), bayarnya sekitar 600 euro per tahun. Kira-kira 50 euro per bulan.

Ditotalin biaya transportasi bisa 180 euro per bulan.

Nah kalau tinggal agak ke suburb dan gak punya kendaraan pribadi, ada sih bus. Tapi waktunya agak terbatas, sekali naik sekitar 1-2 euro. Mayan mahal jugak. Silakan diitung sendiri yak bulanannya :D.

5. Biaya Belanja Bahan Makanan dan Kebutuhan RT lainnya

Astagah, ini kok baru keingetan hihihi. Okay, ini juga tergantung banget gaya hidup dan kebiasaan tiap keluarga. Kami berlima (2 dewasa, 2 anak usia di atas 7 tahun dan 1 balita) menghabiskan kira-kira 125 euro per minggu. Ini relatif murah sih emang hehehe.

Ini biaya belanja ke supermarket. Saya tuh juga belanjanya ke ALDI, supermarket yang memang terkenal harganya miring :p. Sudah termasuk belanja beras, lauk, cemilan, peralatan pembersih rumah dst dst.

Selain ALDI, bisa juga ke LIDL yang harganya mayan bersaing. Tapi apartemen saya deketnya ke ALDI jadi ngapain dah jauh-jauh hehehe.

Iklan lagi aaaah, ada looooh vlog pas belanja belanja ke ALDI, hahahaha. Hajar teroooosss :p.

Berarti sebulan kira-kira 500 euro, ya.

Kami gak suka jajan. Saya seringnya masak. Tapi dalam sebulan ya ada aja acara makan di resto. Makan di resto di Ireland tuh bikin bokek banget dah huhuhu. Karena resto pajaknya gede, bayar karyawan segala macam, bla bla bla. Jadi satu menu tuh rata-rata dibandrol 10 euro.

Makan berlima abis udah 50 euro :p. Kecuali jajan-jajan kebab ala-ala hehehe. Banyak looohhh kebab halal di Irlandia, bahkan di kota-kota kecil pun, rumah makan halal bertebaran.

Anggaplah makan di luar ini sekitar 100 euro per bulan. Totalnya 600 euro.

6. Uang Les Anak-anak

Tergantung ikut les apa aja. Anak-anak kami ikutan renang. Yang bungsu waktu itu belom sih. Renang bayarnya per term 12 x pertemuan 1 minggu 1x, 90 euro per anak. Kira-kira 30 euro per bulan 1 anak. 2 anak jadi 60 euro.

Anak-anak juga ikut les ngaji, sekitar 75 euro per bulan 2 anak.

Udah sih itu doang. Totalnya kira-kira 135 euro per bulan.

7. Beli Kebutuhan Sandang

Hmmm, ini tricky juga ya. Soalnya beli baju relatif jarang. Negara 4 musim yang cenderung dingin kayak Irlandia, jarang keringet, jadi gak perlu sering-sering ganti baju. Mandi saja bisa 2 hari sekali hahaha.

Jaket aja tuh saya bisa 2 tahun sekali baru beli. Anak-anak yang agak sering. Lagian enaknya di Ireland bisa beli-beli baju preloved. Preloved sandang di Ireland banyak yang bermerek dengan kondisi masih muluuuusss :D.

Jaket sama sepatu yang sering beli preloved. Apalagi buat anak-anak. Cepet kekecilan jadi ngapain beli baru terus :D. Pilihan masing-masing saja ya ^_^.

Sandang juga termasuk beli cover selimut, seprei dll. Ini gak perlu tiap tahun banget sih belinya. Kalok saya yaaaaa hihihi. Emang ngirit anaknya :p.

Let say kebutuhan sandang kami mungkin sekitar 600 euro per tahun. Ini udah berlima ya. Suami yang paling gak rewel hahaha. Sebulan berarti kira-kira 50 euro. Kan gak tiap bulan belanja juga sih.

8. Miscellanous

Biaya misc ini kira-kira berapa ya, hmmm, repot juga ini ngitungnya hehehe. Kita kira-kira sekitar 100 euro sebulan.

YAK, it’s a wrap. Udah ke-cover semua, yak. Nanti kalo keingetan lagi baru diedit lagi hihihihi.

Jadi total sebulan kira-kira berapaaaaa? Jeng, jeeeeng. Yok, totalin…totalin…

1000 + 125 + 30 + 180 + 600 + 135 + 50 + 100 = 2220 euro PER BULAN. Kondisi hidup berlima, anak 3. Kurang lebihnya segitu.

Jangan lupa ini untuk BIAYA HIDUP DI KOTA SELEVEL ATHLONE hehehehe. Inget yak, di Dublin sewa rumah/apartemennya aja bisa DUA REBU sendiri :D.

Makanya salah satu solusi buat keluarga yang bekerja di kota-kota besar adalah melipir ke suburb hehehe. Sekitaran Dublin kan ada beberapa kota-kota satelit yang mudah-mudahan harganya lebih bersahabat. Aamiin, hahhaha.

Semoga infonya membantu ya teman-teman ^_^.

PRIMARK, Waralaba Murah Meriah, Ramayana-nya Eropa? Hehehe

Primark ini berdiri dengan nama “Penneys” sebenernya. Asalnya dari KOta Dublin, Republik Irlandia. Jadi bukan dari UK yaaaaa, tersinggung nih mantan mukimin Ireland hahaha :p.

Penneys berdiri pertama kali tahun 1969. Saat akan melebarkan sayap ke UK di tahun 1973, Penneys kepentok dengan hak cipta nama “Penney” yang sudah dipegang oleh waralaba asal Amerika Serikat, “J.C Penney”.

Karena itulah di luar Ireland, namanya menjadi PRIMARK. Kalau di Irlandia tetap pakai nama dagang Penneys.

Jadi dulu tuh sempet wakwaw waktu temen nitip barang barang Primark, saya bilang gak ada toko Primark di Ireland. Temen saya ngotot masa gak ada, di hampir semua Eropa pasti ada, kok.

Ternyata PENNEYS itu ya PRIMARK 😅😅😝.

Primark melegenda karena harga produknya yang murah-murah. Tapi sebenernya sesuai kualitas juga lah ya. Cuma saja misalnya baju anak, motifnya itu sumpah lucu-lucu banget dan sangat kekinian.

Kalo dari segi kualitas bukan yang ‘wah’ banget. Tapi sebenernya ada juga barang kualitas bagus di Primark/Penneys, harganya ya mahal jugak hihihii.

Cuusss versi vlognya dah ada Gaeeesss :

Paling bener tuh ke Primark pas lagi diskon. Ya Allah itu baju-baju kaos anak dari 1-2 euro bisa terjun bebas jadi 50 sen! Iyah, 50 sen! Gila gak tuh hahahahaha.

Baju-baju anak bayi pernah dipangkas sampai 25 sen, cuuuss lihat di video. Bahannya lumayan banget untuk ukuran 25 sen. Karena harga aslinya sekitar 2-3 euro.

DI masanya, saya pernah terima jastipan Penneys juga kalo pas mau mudik ke Jakarta. SOalnya di Asia kan masih jarang ni Primark. ALasan temen saya biar baju-baju anaknya gak ada yang nyamain hahahahaha. Moms ruled mah pokoknya :p.

Misteri murahnya harga barang di Primark/Penneys pernah bikin heboh gegara konon ditemukan selembar kertas di salah satu busana yang dijual di gerai tersebut. Tulisannya, “Help”.

Jadilah merebak rumor kalau waralaba ini memeras pekerja-pekerjanya di Cina dengan gaji sangat murah makanya bisa jualan yang murmer-murmer. Padahal mah waralaba lain yang buka pabrik di Cina ya sama aja kan #eh hehehehe.

Secara hitungan bisnis ada penjelasannya sih. Warabala besar ini “bermain” dengan VOLUME. Mereka berani pasang marjin kecil karena belinya bulky. Saya tau soal ini gara-gara dulu kerja di consumer goods dan di area Distribusi.

Kira-kira prinsipnya mirip gak, ya. Karena saya tahu perusahaan menjual barang jauh lebih murah kepada distributor yang berani mengambil dalam jumlah raksasa. Ya kan sama aja. Harga murah tapi lakunya banyak. Bisa memangkas durasi barang ketahan di gudang sebagai stok.

Adapun soal pekerja di Cina yang dibayar murah ya memang konon katanya Cina ngejar jadi negara industri dengan cara begini. Menawarkan harga murah agar para investor berbondong-bondong buka pabrik di Cina.

Cina punya surplus penduduk. Jadi klop lah. Sisanya monggo disimak penjelasan dari rekan-rekan SJW. Apalah aku yang pernah nyari uang jajan dari bisnis-bisnis jastip dari waralaba murah meriah ini hahahahaha.

Kerjaan gue tuh, ngumpulin barang pas lagi diskon. Bisa ampe 2 koper sendiri hahahaha. Nanti jelang mudik, langsung foto-fotoin kirim ke calon-calon customer :p.

Belinya ya pas lagi iseng pulang sekolah nganter anak, mampir, beli satu kantong. Besoknya beli lagi satu kantong. Emang gilak sih kalo lagi diskon. Liat di video, headset Mickey Mouse dijual 1 euro. Jangan tanya gue jual berapa pas di Indonesia hahahaha, cuan, cuan, cuan :p.

Ada satu pembahasan terkait industri di Cina yang saya baca di sebuah novel. Tahu novel Love Story dong, ternyata ada lanjutannya. Di lanjutannya itu ada sedikit dibahas soal orang Eropa yang mengalihkan proses produksi ke Cina.

Katanya sih gini, versi novel ya, bisa jadi fiksi saja.

Cina penduduk sangat banyak, pemerintah kewalahan. Jadilah penduduk inisiatip sendiri cari kerja. Jadi misalnya ada satu orang yang bekerja jadi tukang jahit dengan gaji X per jam. Nah, si tukang jahit ini punya paman yang juga harus menghidupi keluarganya tapi jobless.

Si tukang tadi bilang ke bosnya, “Ayo dong rekrut pamanku juga.”

Kata bos, “Piye dong, gak ada lagi duitnya. Costnya mentok.”

Tukang jahit, “Ya udah gajinya ambil dari gajiku aja. Jadi bagi dua.”

Bos, “Loh gimana. Nanti kalian rugi dong.”

Tukang Jahit, “Gak papa yang penting pamanku kerja juga.”

Jadi gaji X dibagi 2. Masalahnya, karena ada 2 orang proses produksi cuan dong, ya. Nah, dari sini awalnya makanya bisa gampang dapat tenaga murah.

Curangnya perusahaan, harusnya setelah itu mereka kan sanggup meningkatkan produksi ya naikin dong gajinya. Idealnya gitu ya kalau memang kisah ini benar.

Tapi begitulah dunia yang fana ini. Pokoknya gimana biar cuan, cuan, cuan. Sementara ada orang-orang yang enggak punya pilihan lain. Hanya sanggup berlari di lintasan yang itu-itu saja no matter what they did.

Solusinya ya subsidi pemerintah. Dan katanya di Cina pemerintah memang memberikan subsidi seperti ini. Entah besarannya berapa. Biar investor tetep cuan dan karyawan tetep bisa hidup layak.

Tapi tentu beda cerita kalo investor mikirin cuan (ya namanya pengusaha sih ya hahahaha, masa mau rugi hadeeehhh), karyawan kerja rodi tapi pemerintahnya … sibuk korupsi!

Masi ga paham juga kenapa kita harus mati-matian melawan korupsi?

Karena sebenernya pemerintah itu punya kuasa yang besar sekali menjembatani hal-hal seperti ini. KALAU dan hanya KALAU mereka memang mengabdi untuk masyarakat. Bukan malah ikutan ngejar cuan, hadeeeehhhh 🧐🧐😓.

Nulis gak fokus hahahaha, maap :p.

You Only Miss The Sun When It Starts to Snow


Tidak semua negara 4 musim mengenal salju. Dan gak semua negara seputaran Timur Tengah mengenal musim panas doang.

Waktu tinggal di Iran pertama kali saya tahu kalau salju pun ada di kawasan sana. Walau nyangkut di Teheran saat musim panas sudah menjelang, sisa salju masih kelihatan di puncak pegunungan yang mengepung ibukota Negeri Para Mullah.

Taman Sai di Teheran, Iran (gambar : panoramio.com, by Behrooz Rezvani)

Di beberapa wilayah Saudi juga turun salju di saat tertentu. Tapi kota tinggal saya di Jeddah dulu suhunya enggak ekstrim. Musim panas mencapai 40 an dercel, musim dingin paling 15 dercel.

Tapi di ibukota Negeri Penjaga 2 Kota Suci, Riyadh, musim dingin bisa minus walau tetep gak kebagian salju hehehe.

Justru di Irlandia, jaraaaaaannngg kebagian limpahan salju. Kalo pun ada ya paling hujan es tipis-tipis atau ada tumpukan salju yang dalam hitungan jam bisa hilang begitu saja.

Irlandia mau musim panas pun suhu rata-rata sekitar 20 an dercel saja. Mendung hampir sepanjang tahun. Yup, ((sepanjang tahun)).

Pernah ada badai salju hebat di penghujung Februari tahun 2018. UK dan Irlandia diserang oleh “Beast from The East” dari pesisir timur.

Hampir seminggu Irlandia tertutup salju tebal dan “LUMPUH”. Kantor libur, sekolah libur, toko-toko hanya buka sebagian.

Banyak kecelakaan di jalan karena infrastruktur Irlandia tidak disiapkan untuk menyambut kedatangan salju sebanyak itu.

Orang-orang tapi hepi cobak, maklum jarang liat salju sebanyak itu termasuk bule-bulenya hahaha. Pemerintah pening mikirin aktivitas yang terhenti di hampir semua lini, rakyatnya sibuk bikin boneka salju sambil foto-foto 😂😂😂😂.

Pipa-pipa mampet, tapi untungnya suplai listrik dan air tetap lancar. Peringatan akan badai sudah ada seminggu sebelumnya, jadi kulkas penuh dan amaaaannn suplai makanan.

Mirip saat banjir melanda Jeddah dan sekitar di awal tahun 2011. Lagi hamil pula eike.

Kenangan hamil anak ke-2 di Jedah, tahun 2010-2011

Apartemen kebanjiran, mati lampu gelap-gelapan gak pernah nyiapin senter dan takut nyalain lilin (takut ketiduran), suami gak pulang-pulang terjebak macet, tetangga udah berangkat ke Madinah, daya gerak terbatas karena perut melendung, sedap pokoknya mah 😅😅.

Kota lumpuh sepanjang malam. Udah kek mo perang, helikopter silih berganti muter ke mana-mana. Gak bisa tidur nyenyak, pagi-pagi langsung kabur ke Madinah 😅🙏.

Sistem pengairan tidak disiapkan untuk bencana banjir.

Tahun ini anomali alam melanda wilayah Texas. Sama seperti Irlandia, Texas jarang bersentuhan dengan tumpukan salju berhari-hari.

Waktu tinggal di Texas, ketemu salju di Colorado doang, Texas kering waktu itu. Paling beberapa danau membeku. Gitu doang.

Semingguan ini Texas berselimut salju, listrik mati nyala mati nyala di banyak wilayah. Beberapa teman diaspora malah harus mengungsi, listrik mati total hingga 2×24 jam lebih.

Diperkirakan, kelangkaan bahan bakar bensin juga akan terjadi karena jalur transportasi banyak yang tergangggu.

Stay safe ya teman-teman.

Tiada daya dan upaya kalau alam yang berkehendak. Mau di mana jugak. Di negara sultan minyak, di negara maju di Eropa, sampai wilayah Paman Sam, Negeri Jantung Dunia, tak kuasa melawan.

https://www.youtube.com/watch?v=eW6u4H71R0E

Ngomel kepanasan mulu dari kecil tinggal di negara tropis, coba aja ngerasain badai salju. Dijamin banyakan ngomelnya 😂😂😂.

“Well, you only miss the light when it’s burning low

Only miss the sun when it starts to snow

Only hate the road when you’re missing home”

Tau ini lirik dari lagu apa? Hehehe.

Jadi paham mengapa bersabar dan bersyukur itu beraaaat banget. Mbok ya jihadnya diarahin ke sono ya, gak usah kejauhan semangatnya hehehe 🙏.

Semoga bisa terlewati apa pun situasi di mana pun berada teman-teman semua 😘🙏. Kalau pun gak kebagian badai salju, pandemi belum terlihat ujungnya. Hang in there 🙏.

Gambar : pixabay.com

Coosan Point, Tempat Piknik Andalan di Kota Athlone – Irlandia

Memanglah benar kalok, “You don’t know what you’ve got until it’s gone.”

Sudah mulai kangen beruntun nih sama Ireland hehehe. Padahal sekarang di Ireland cuacanya paling enggak banget :p. Lagi dingin-dingin dan mendung-mendungnya nih pas winter. Sama cuaca memang gak kangen, kangen sama Athlone secara umum.

Sewaktu masih tinggal di Athlone, kalok lagi mati gaya mau ke mana pas weekend, seringnya kami cuuusss langsung ke Coosan Point. Coosan Point ini letaknya sekitar 15 menit nyetir dari gedung apartemen kami yang terletak di area City Center.

Langsung lihat vlognya ajah kalau mau tau tempatnya kek apa ;).

Videonya dibuat tahun 2019 silam, hampir dua tahun berlalu. Pas summer, bulan Juni waktu itu. Tapi summer-nya Ireland memang tetep gloomy-gloomy mendung manja gitu. Bisa dapat suhu di atas 20 derajat seharian saja sudah anugerah terindah banget :p.

Maklum ya, summer pun, Ireland-UK itu seriiiing banget hujan. Kalo pun enggak hujan ya bisa mendung seharian hihihihi.

Ah ya, mau share vlog tentang hiking di Ireland sekalian deh ya. Nama tempatnya Emo Court, bukan di Athlone neh :D.

Kami ke Coosan Point saat itu sekalian mau makan siang di sana. Piknik ala-ala gitu lah. Karena dadakan jadi bikin Indomie plus telor aja dan lauk sisa-sisa sarapan. Random banget emang sarapan kami pas tinggal di Irlandia. Pagi-pagi bisa mendadak makan ikan goreng pakek nasi hahahaha.

Nah, sisa ikan gorengnya kebawa sampai ke Coosan Point hari itu.

Cuaca lagi asyik banget. Langit cerah. Suhu di atas 20 derajat. Di video bilangnya 25, tapi kayaknya di bawah 25 dercel deh.

Coosan Point terletak di tepian Sungai Shannon, salah satu sungai terpanjang di Pulau Irlandia. Sungai Shannon memang melewati Kota Athlone, membelah kota antara wilayah Old Town dan pusat kota Athlone terkini.

Tempatnya memang nyaman banget. Ada dermaga tempat kapal-kapal kecil merapat. Di tepian danau ada banyak bebek dan angsa putih gede-gede seliweran. Anak-anak kecil mondar mandir ngelemparin remah-remah roti biar angsanya mendekat dan bisa maen bareng hehehe.

Selain itu ada padang rumput dan dilengkapi beberapa meja dan kursi kayu buat duduk-duduk makan bareng. Banyak yang barbeque-an juga kalo cucaca lagi bagus di sana. Gelar tiker dan tidur-tiduran di bawah sinar mentari kalo lagi terik.

Soal padang rumput, check this out, cerita tentang jalan-jalan ke Glendalough rajanya padang rumput di Ireland :D. Vlognya juga ada ;).

Balik ke cerita soal Coosan Point, di samping padang rumputnya, ada taman bermain dengan aneka rupa permainan buat anak-anak. Seluncuran ada, ayunan banyak, kotak pasir yang cukup gede juga disediakan yang bisa digunakan oleh 3-5 anak sekaligus.

Komplit sekali ye kaaaannn hehehe.

BIasanya para ortu berjemur sambil tiduran di tiker baca-baca buku. Ada yang main bola ama anak-anaknya atau sekadar lari-larian.

Ada juga yang kayak kami, datang bawa kotak makan, duduk di meja kayu yang ada di situ, lalu makan siang bareng sekeluarga. Heaven!

Padahal dulu rasanya boseeeen banget. Coosan lagi, Coosan lagi, hehehe. Sekarang kok ya kangennya alamaaaakkkk huhuhu.

Setelah makan siang saat itu, anak-anak tentu langsung berhamburan ke playground. Kami temenin sebentar. #Boy3 kalok liat ayunan udah deh, nginep di sono kalok perlu! Hahhaha. SEmentara #Boy1 itu dari dulu selalu panik kalo naik ayunan :p.

#Boy2 main apa aja mau. Ayunan oke, nemenin adeknya main pasir juga woles, paling easy going diajakin apa aja ;). Anak tengah memang pasrah-an apa gimana ya hihihihi.

Setelah mereka udah asyik main sendiri, saya dan suami jalan-jalan ke taman Lough Ree. Jadi di sana dibikin kayak tempat konservasi alam mini gitu. Ada beberapa sarang burung di sana.

Ada semacam lemari kecil buat naro-naro buku bekas dari sumbangan orang-orang sekitar. Buku-buku itu bisa dibaca oleh orang-orang yang lain main ke sana. Tapi kayaknya enggak boleh dibawa pulang, ya.

ENggak ada yang jagain sih. Kesadaran pribadi saja. Gak boleh nilep buku, yes? hehehe :p.

Liat di video aja yes? TErus kami balik ke playground dan ngajak anak-anak ke area dermaga. Foto-foto bareng tentu saja! :p.

Sempat ke pinggir danau, main-main ama angsa dan bebek-bebek yang merapat ke tepian. What a lovely day <3.

Pulangnya pas banget, cuaca mulai mendung. Belum juga tiba di rumah, hujan pun turun dengan manjaaaahhhh :p. Irlandia bangeeettttt hahahaha. Cuaca bisa labil seharian. Dalam tempo beberapa jam, sinar mentari terik bisa berganti mendung tebal plus hujan rintik. Kadang dalam hitungan menit loh :p.

Demikianlah salah satu kegiatan kami saat menghabiskan akhir pekan di Kota Athlone dulu. Untung waktu itu bikin video. Sekarang bisa jadi kenang-kenangan indah. Bikin vlog sendiri, nonton sendiri, baper sendiri! Hahahhaha.

Kalau yang ini video perayaan St Patrick di Ahtlone :