The World of Marriage, drama korea yang bikin gempar dunia emak-emak (hahahaha) itu ternyata adaptasi dari serial BBC : Doctor Foster.
Kabar gembiranya, Doctor Foster ternyata ada di Netflix, Gaeeeessss. Langsung nonton ampe abis kemarin :p.
NETFLIX : Doctor Foster (series, available season 1 & 2)
“The World of Marriage” mencoba membuat remake dari series Doctor Foster ini. Apa jalan ceritanya diganti, ya?
Karena yang nonton versi drakor kenapa ngamuk sana sini ya hahahha. Nampak bagai sinetron dah kalau liat-liat sekilas obrolan terkait versi drakornya.
Di kisah aslinya, Gemma (ibu dokter satu anak) yang merupakan karakter utama, yah ngeselin jugak hehehe. Suaminya yang selingkuh apalagiiiiii, bikin sebel.
Si orang ketiga, Kate Parks, justru tidak termasuk inti ceritanya. Yup, fokus cerita “Doctor Foster” bukan soal perselingkuhannya. Tapi soal siapa korban utama dari alotnya proses perceraian orang tua. Siapa hayo siapa
Karakter yang terlibat juga bukan yang suci tanpa dosa. Adegan pas Gemma melaporkan kehamilan si selingkuhan suaminya di depan orang tua selingkuhannya juga di versi drakor dipuji-puji gitu sebagai ‘tindakan cerdas’.
Nope, adegan ini justru membuat Gemma terlihat sangat menjengkelkan dan menunjukkan salah satu sifatnya yang sangat intimidating. Tindakan yang cukup “tolol” dan merusak nama baik Gemma sendiri.
Gemma, pinter dan mandiri tapi belagunya enggak ketulungan. Katanya sih season 3 nya sudah tayang di BBC. Tapi kok digoogling gak ada tuh season 3.
Versi Netflix baru 2 season, total 10 episode. It’s a very good one. Seneng lihat drama model begini, biar kita tahu hidup ini memang tidak hitam putih. Apalagi masalah rumah tangga. Duh, jangan sok tahu dah kalo bener-bener gak paham luar dalamnya.
Bahwa kehidupan pernikahan bukan hanya soal hubungan suami dan istri doang. Gimana sebenarnya masalah bisa kelar dengan solusi sederhana “let it go” jangan malah sibuk saling balas dendam
Dan akhirnya malah …. ah, liat sendiri ajaaaaaa
Mudah-mudahan gak ada spoiler yak ini saya nulisnya hehehehe. Kehidupan pernikahan ini emang bagai drama kok. Dari awal sampai entah kapan, adaaaaa aja bla bla dan blu blu nya. Puanjaaaang ceritanya :D.
Kemarin ngobrol sama suami, kemungkinan karena borderless dan sistem transportasi yang bagus makanya pergerakan sangat mudah di Eropa daratan.
Sempat kagum dengan Jerman yang kasus sebanyak itu tapi tingkat kematian sangat rendah. Tapi kemudian dapat berita di sana pun sudah kepayahan tenaga medisnya. Yang pensiun pun dipanggil kembali π°.
Ireland juga sama, sih. Ada seruan untuk menunda pensiun dan memanggil kembali tenaga medis yang sudah “gantung jas”.
Saya nyesel tidak membiasakan diri belanja bulanan. Karena sebelahan ama supermarket, selama ini belanja tuh kayak ke tukang sayur. Harian! Ke supermarket bisa 2 hari sekali.
Salah perhitungan terus π. Shopping day yang biasanya fun sekarang udah kayak mau ke medan perang saking enggak maunya ke luar rumah ππ .
Apalagi semalam sebelum shopping day, kasus baru Covid19 di Ireland ada 191 kasus. ((191)) in one day! *mauPingsan* π.
Sebelum belanja kemarin, hampir sejam melakukan kalkulasi belanja buat stok 10 hari. Kulkas kecil, segitu kayaknya mentok.
Toko daging halal udah dicoret. Pokoknya belanja di satu tempat aja. Borong ikan beku.
Ah, remember that day, waktu shopping selalu jadi kegiatan yang menyenangkan. Malah dipakek buat bikin vlog, remember this?
Kemarin banyak manula belanja sendiri. Karena lihat mereka yang nampak strong, saya jadi berkurang paniknya. Masa kalah sama nenek-nenek yang belanja dengan tenang dan lincah dorongin trolinya sendiri.
Pas video call ama suami sok ketawa-ketawa centil biar suami tenang di sono padahal aslinya kemarin pas nyetir mau ke toko sempat nangis drama hahahahahaha π.
Emang perlu mengeluarkan emosi. Yang penting abis itu pegang kontrol kembali.
Gambar : paradise4women.com
Jalanan sepi gilak. Persis kota mati. Tapi pas di parkiran supermarket banyak mobil parkir.
Tetap semangat semua. Stay at home, stay at home! #diRumahAja
Ingat, ada orang-orang seperti para tenaga medis yang tetap harus bertugas mati-matian di garda paling depan.
Gak papah kok panik dan cemas. We really should! Tapi tetap ingat, hampir semua orang di berbagai penjuru negeri berada di kondisi serupa. Bukan kita doang! Jangan egois … please!
Dalam kecemasan atau kebosanan, tetap kontrol diri jangan sampai merugikan orang lain.
Pikirin tenaga medis yang juga punya keluarga tapi tetap harus berdiri tegak, no time for drama, dan mengabdi di luar rumah π.
Please, jangan ke luar rumah kalok gak penting!
Ini sudah era digital. Manfaatkan video call dengan teman atau kerabat untuk membunuh rasa bosan/suntuk. Membantu banget kok insya Allah ππ.
Cek youtube! Ada jutaan video resep-resep, keterampilan baru yang bisa dipelajari di rumah, olahraga yang bisa dilakukan fully at home, dengerin lagu-lagu, nonton film dst dst dst.
Netflix juga banyak tontonan menarik non fiksi loh. Cobain salah satunya Horrible History. Seruuuu dan super fun buat belajar sejarah ππ.
Kursus online gratisan bertebaran di Internet. Yuk, jangan mati gaya πππ.
We can be a part to control the madness. Mari #diRumahAja dan tetap semangat! πͺβ€οΈ.
Iya sih, ngerti banget kalau banyak yang geregetan terhadap pemerintah yang terkesan ‘terlalu woles’ di Indonesia.
Tapi sesungguhnya di situasi pandemi seperti sekarang, SAYA YAKIN GAK ADA YANG BISA ‘WOLES’.
Cuma harus diperhitungkan juga EFEK KEPANIKAN kalau pemerintah terlalu proaktif sharing berita. Kalau gegabah, malah bisa memperburuk situasi karena bisa memancing KEPANIKAN BERLEBIHAN.
Hari ini, perdana menteri mengumumkan seluruh sekolah dan universitas harus DILIBURKAN SAMPAI 29 Maret 2020.
Jeng, jeeeeeennnggg, habis supermarket diserbu orang-orang ππ°. Ini di kota kecil kayak tempat saya aja, luar biasa efeknya. Entah di kota-kota besar. Udah gak mood baca berita.
Memang kayak buah simalakama bagi pemerintah. Berusaha menenangkan dengan ‘pura-pura adem’ dituduh macem-macem. Ireland pun tadinya pada resah dan menuduh perdana menteri dan jajaran terlalu santai.
Tadinya karnaval besar-besaran St Patrick’s Day enggan dibatalkan. Soalnya rugi bandar pemerintah. Dan karnaval ini salah satu atraksi turis terbesar di Irlandia. Duit, duit, duitΒ π€π€π€.
Tapi akhirnya dibatalkan juga. CANCEL di seluruh penjuru Irlandia.
Bisa bayangin kalau situasi panik ini terjadi 260 juta penduduk Indonesia? Ini liat yang negeri penduduk 5 juta aja lumayan senewen π π .
Tadi sempet lihat ada yang eyel-eyelan di rak terigu. Saya mah udah pasrah saja, geleng-geleng lihat isi troli udah kek mo tumpah π . Pulang aja tangan kosong.
Semaput lihat antrian di kasir. Inget anak 3 ditinggal di rumah. Situasi kayak gini kok pas suami lagi jauh. Udah hampir 2 bulan ditinggal.
Its okay Papa, tetap semangat ya. Siapa deh yang minta situasi kayak begini. Saling mendoakan saja πππ.
Mencoba peruntungan di Toko Asia. Stok Indomie alhamdulillah aman di toko itu π.
Sebagian besar kota-kota di Eropa sudah mulai dalam masa “lock down”. Amerika Serikat MENOLAK semua penerbangan dari Eropa.
Sebaiknya teman-teman yang hendak traveling ke Eropa dipertimbangkan lagi ya π. Takutnya terjebak enggak bisa ke luar.
Jaga kesehatan, jaga makanan. Virus ini hanya bisa dilawan dengan daya tahan tubuh yang sangat tergantung pada gaya hidup secara keseluruhan. Makanan bergizi, tidur yang cukup, dan jangan stres serta jaga kebersihan seoptimal mungkin.
We’re all scared. I do understand. Saya juga kalo gak inget ada bujang-bujang kecil and I’m the only adult at home pengin panik juga rasanya π .
Semoga ini salah satu upaya terbaik. Denger-denger di Italia, pasca full lock down sampai semua perbatasan dikonci rapet-rapet, alhamdulillah pertambahan kasusnya bisa lumayan direm.
Hindari keramaian kecuali kepepet banget.
Yuk, tetap semangat dan saling mendoakan, aamiin ππππ.
“I do believe we’re all connected. I do believe in positive energy. I do believe in the power of prayer. I do believe in putting good out into the world. And I believe in taking care of each other.” Harvey Fierstein
Mulan dirilis kembali di edisi terbaru Film Mulan 2020 ini.
Mulan, seolah “antitesis” dari embak-embak Disney yang dianggap ‘cengeng’ macam Cinderella, Snow White, Putri Tidur (yang keknya bobok doang bangun-bangun eeehhh udah ada yang ganteng di sebelah hahahaha), dan kawan-kawan :p.
Padahal memang Cinderella dan “Putri yang kesannya gak ngapa-ngapain tinggal tunggu dicipok” ini memang dibuat di tahun berapa duluuuuuu.
Sukak tersinggung nih kalo ada yang nyinggung-nyinggung Cinderella nyapu ngepel doang di rumah nangis-nangis gak berjuang untuk dirinya sendiri. You really took this wrong #kibarinKainPel ππ π π .
Di perkembangan zaman sekarang, Disney kan juga menawarkan Mulan, Moana, dan si Elsa ;).
Gambar : disneyprincess.wikia.com
Why can’t we happy for them all? Mesti banget dibikin tim-tim. Sudah ribet hidup gara-gara urusan BUBUR doang nih hahahaha #timBuburTIDAKDiaduk.
Aaaahhh, kenapa film keren ini harus tayang di situasi macam sekarang? Huhuhu.
Beraaaaattt kehidupan perempuan di masa lalu. Bahkan jika terlahir sebagai seorang Mulan, anak dari keluarga yang bisa dibilang sangat berada. Bahkan jika punya ayah sekeren Fa Zhou (ayah Mulan), sistem kemasyarakatan di masa itu tetap punya “dinding tinggi” hampir tak tertembus bagi kaum perempuan.
Salah satu budaya beberapa etnis di dunia yang “mendewa-dewakan” anak laki-laki :(. Bukan hanya di “era Mulan”, saya pernah nonton salah satu episode Oprah Winfrey soal nasib anak-anak perempuan yang dibuang (tanpa tanda kutip!) oleh orang tuanya.
Dulu pemerintah Cina punya kebijakan “satu anak saja” untuk menekan laju penduduk. Itu masih gak ya? CMIIW. Nah, kalau anak pertama perempuan, banyak yang dibuang oleh keluarganya karena mereka cuma punya jatah satu anak dan maunya LAKI-LAKI.
Seorang teman saya yang orang Batak pernah bilang gini, “Wih, lo menantu idaman orang Batak, Cuy. Anak lakik semua.”
Ish, akoh menantu orang Minang yang memegang kuat adat Matrilineal, Sis! Hihihihihi :p. Matrilineal, garis keturunan Ibu.
Untuk adat Bugis sendiri, suku asal saya, kayaknya biasa-biasa saja. Memang kami menganut patrilineal tapi seimbang saja kayaknya.
Kalian tahu kenapa Mama saya melahirkan sampai 8x? Karena lima kehamilan pertama semuanya menghasilkan anak laki-laki (ada yang kembar dan meninggal saat lahir). Ortu pantang menyerah, hingga akhirnya saya lahir dan adik perempuan saya lahir :D.
Perjuangan yang tidak sanggup saya teruskan! Hahahaha. Tiga saja, biarin lakik semua, aku angkat tangan ππππ.
Beruntungnya kita lahir di era sekarang. Gak perlu sampai mati-matian menyamar jadi lakik seperti Kak Mulan, bertarung di arena pertempuran.
Dunia militer bukan hal asing lagi bagi kaum perempuan. Di beberapa negara, wajib militer malah diterapkan ke seluruh warga negara termasuk perempuan.Haiiii Kakak Gal Gadot πππ. Dese pernah ikut wajib militer.
Boro-boro kena pancung malah dipuja-puja ama banyak pria di seluruh dunia πππ.
Daku sedih, sebegitu berat dan panjang perjalanan perjuangan hak dan kewajiban perempuan agar setara dengan laki-laki, kenapa sekarang ada tren “mundur ke belakang” yang justru didukung oleh sebagian kalangan perempuan sendiri :(.
Setuju banget dengan βThe sense of independence and security is very sweet.β
Tapi kemerdekaan sesungguhnya itu termasuk kebebasan MEMILIH ^_^.
Bersyukur hidup di masa di mana kaum perempuan sudah boleh MEMILIH (walau masih banyak kasus tertatih-tatih di sana sini). Sending all prayer buat kaum pejuang keseteraan perempuan dan laki-laki <3.
Rayakan dengen BERHENTI adu urat soal siapa yang paling keren.
Inget dulu ada yang nyinyir, “ya ampun Mbak, skincarenya banyak bener. Uang suami dibuang-buang. Padahal gak kerja kan ya?”
Iya sih gak kerja akutu. Dari pagi ampe tengah malam, makan tidur aja sama oles-oles skincare sambil fesbukan ato bikin IG story. Anak-anak saya diasuh sama ROBOT di sini. Saya tinggal pencet tombol pakek remote πππ.
Kapan kelarnya ini? DULU, lingkungan memaksa perempuan “ngumpet di belakang layar.” KINI, tidak sedikit yang menyindir perempuan yang “sukarela memilih di belakang layar.”
Kapan bahagianyaaaaaaaaaa kita semua, Girls πππ .
Penyanyi Dua Lipa dan Billie Eilish, familiar dengan nama-nama itu?
Well, mungkin dibandingkan dengan Taylor Swift dan Ariana Grande, dua nama di judul masih kurang hits hehehe.
Belum lama, Grammy Award yang melejitkan nama Billie Eilish yang meraih 5 Grammy termasuk Pendatang Baru Terbaik, Lagu Terbaik dan Album Terbaik di usianya yang ke … 18 tahun!
Dua Lipa at the Grammy Museum
Tahun lalu Pendatang Baru Terbaik diraih oleh DUA LIPA. Dua Lipa ini nama asli loh. Masa dulu saya kira ini penyanyi Bugis. Gusti Allah ππππ. Lipa dalam bahasa Bugis artinya sarung. Saya pikir band asal Bugis gitu.
Tau-tau bahas penyanyi Dua Lipa gara-gara abis nyobain dance challenge ala Dua Lipa di Tik Tok. Duh, lagi kecanduan Tik Tok ini hahahaha.
Lipa ini umurnya udah 23 tahun waktu tahun lalu memenangkan Grammy. Kelahiran Kosovo yang besar di UK. Sudah warga negara UK. Nama DUA itu dari bahasa Albania artinya “Love”.
Eilish masih lebih cetar dari segi usia saat pencapaian Grammy. 18 tahun, 5 grammy di nominasi-nominasi bergengsi!
Dulu kita 18 tahun ngapain aja ya Gaeeessss hahaha.
Saya jadi dengerin musik-musik sekarang ya gara-gara mainan Tik Tok hahahaha. Ya memang genre yang populer agak beda dengan era kita dulu. Tapi masih tetap bisa didengerin lah kalok lagi iseng.
Kalok buat di mobil atau lagi masak, tetep sih, kuping saya belum move on dari musik 90 an hihihi.
Baik LIPA maupun EILISH, bukan hanya sekadar penyanyi tapi mereka juga menulis sendiri lirik dan melodi dari lagu-lagu yang mereka nyanyikan. Woww π.
Kalau Billie Eilish video klipnya rada-rada anti mainstream. Kemarin pas Grammy ada yang nyolot, “Biarin Eilish menang, yang penting Ariana Grande lebih tenar.”
Para fans nih suka ngajak ribut. Padahal Eilish pas menang mengucapkan kalimat penghormatan buat Ariana Grande yang menurutnya lebih pantas menang.
Ariana sendiri menyambut dengan manis, melontarkan ciuman, dengan ucapan, “Take your time, this is your moment.”
Mencuatnya banyak talenta-talenta luar biasa di usia muda seperti Eilish dan Lipa salah satu sisi positif dari ERA DIGITAL, loh.
Zaman sekarang sedari kecil lebih enak untuk fokus karena banyaknya fasilitas dan informasi serta sumber daya bertebaran di dunia maya. Aksesnya gratis pula. Belajar teknik vokal juga bertaburan tuh video-videonya di Youtube.
Bisa belajar alat musik lewat Youtube aja loh. Ada segabruk-gabruk tutorialnya. Kita dulu mah, yang sanggup kursus alat musik rang orang berduit aje. Saya bisa memainkan alat musik tiup ya karena ikutan marching band yang lumayan menyita waktu itu hihihi.
Dulu kita harus beli-beli kaset untuk memperkaya pengetahuan lagu/lirik/musik. Atau dengerin dari radio yang musiknya kan gak bisa kita atur-atur sesuka hati.
Sekarang waaaahhh tinggal bikin playlist sendiri di YOUTUBE. Gratis! πππ
Betapa internet ini bener-bener bisa luar biasa hasilnya ya di tangan yang tepat. Tapi bersama semua keuntungan yang berendeng itu, manfaat negatifnya tidak kalah serunya.
Arus informasi mengalir terlalu deras dengan kecepatan sangat tinggi. Ngeri kalau kita tidak hati-hati :(. Sama ngerinya kalau Tik Tok ada di tangan tante-tante yang menolak tua hahahaha.
Jangan terlalu takut pada perubahan. Cuusss kita manfaatkan kemajuan zaman untuk mengoptimalkan potensi anak-anak. Tapi tetap dikontrol penggunaannya agar tetap di jalur yang tepat.
βThe only way to make sense out of change is to plunge into it, move with it, and join the dance.β -Alan Watts
As for mamah-mamahnya, teknologi Tik Tok dll ini mayan FUN lah bisa tetap menjaga pengeluaran kalori walau di rumah-rumah aja hahahahaha.
Age is just a number ;).
Anyway, kalau mainan Tik Tok gak harus di-upload kok. You can save it for yourself ;). So far cuma 2 video ini yang saya upload ke medsos (FB, Youtube dan IG). Gak tau kan lo di hape nih udah lebih dari 100 video kali πππ.
Era baru terus berlari di depan mata kita. Move with it, join the dance ;).