makanan penurun kolesterol

10 Makanan Penurun Kolesterol yang Ampuh

Makanan penurun kolesterol mungkin bisa sangat membantu untuk menurunkan kadar kolesterol. Terutama buat yang ingin menghindari penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang.

Suami saya termasuk yang enggak mengkonsumsi obat penurun kolesterol terus-terusan. Padahal kadar kolesterolnya lumayan tinggi.  Tentunya keputusan untuk tidak mengkonsumsi obat penurun kolesterol dilakukan setelah konsultasi ke dokter.

Awalnya dokter menyarankan untuk minum obat saja. Apalagi suami punya riwayat keturunan kolesterol tinggi. Bapak mertua saya sudah bertahun-tahun minum obat penurun kolesterol dan sudah operasi by pass dan di ring sampai 2x kalau enggak salah. Kakak ipar (kakak laki-laki dari suami) juga sudah pernah kena serangan jantung. Walau kategori ringan.

Tapi suami bilang ke dokter mau nyoba cara lain dulu. Dokter memberikan approval dengan catatan setelah 3 bulan harus kontrol lagi. Kalau tidak ada perubahan HARUS minum obat.

Sebenarnya pernah dapat insight juga dari seorang teman spesialis penyakit dalam yang lagi S3 di Leicester UK, hai dokter cantiiiiikkkk <3. Katanya sih kalau usia masih muda, lebih baik olahraga rutin dan banyak minum air putih untuk menurunkan kolesterol.

Tentunya yang tidak kalah pentingnya … menjaga pola makan!

Janet Brill, seorang ahli nutrisi dan praktisi kesehatan punya panduan tentang 10 makanan untuk  menurunkan kolesterol. Ibu kece ini sudah banyak menulis buku tentang kesehatan dan olah tubuh *sungkemKeBuDoktor*.
Makanan penurun kolesterol dari ahli gizi
Janet Brill (gambar : fitnesstogether.com)

 

Nah ini dia rangkuman singkat mengenai makanan penurun kolesterol ala Janet Brill tadi.

10 Makanan Penurun Kolesterol :

  1. Havermut/oats, dikonsumsi kira-kira 100 gram per hari. Oat yang dimaksud bukan yang instan. Umumnya oat instan teksturnya sudah sangat halus. Yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah tipe rolled oats atau quick cooking oats.
  2. Kacang almond. Tapi jangan berlebihan. Karena kacang biasanya kaya lemak. Cukup segenggam sehari.
  3. Flaxseed, sekitar 2 sendok makan per hari. Flaxseed mengandunglemak sehat Omega 3.
  4. Psyllum husk, sebanyak 3-10 gram per hari. Bahan makanan serat tinggi ini umumnya tumbuh di daerah India. Tapi di Indonesia juga ada yang jual, kok.
Makanan penurun kolesterol psyllium husk
Psyllium Husk (gambar : livestrong.com)

 

5. Polong-polongan sekitar 100 gram per hari. Contohnya : kacang merah, kacang hijau, kacang tolo, lentil, dsb.

6.  Margarin tanpa lemak trans yang mengandung fitosterol. Di Indonesia agak sulit ditemukan sepertinya. Boleh diganti dengan DUA sendok makan minya zaitun extra virgin.

7. 1 buah aper tiap hari.

8. Olahan kedelai. Misalnya tempe/tahu/susu. Konsumsi tiap hari misalnya segelas susu kedelai per hari.

9. Satu siung bawang putih per hari.

10. Jalan kaki minimal 30 menit per hari –> lah ini sih bukan makanan, ya hehehe. Tapi tips ini memang termasuk dalam daftar  makanan penurun kolesterol ala Janet Brill.

Memang sih sebagian makanan penurun kolesterol yang ada di daftar di atas relatif jarang kita denger ya. Apa cuma saya doang? Hahahaha. Kalau di Ireland sih, nemu oat-oat non instan gampang banget. Banyak dijual di mana-mana.

Terus ada toko khusus yang menjual semacam makanan-makanan sehat gitulah. Nah yang disebut di daftar makanan penurun kolesterol di atas rata-rata ada di toko-toko khusus ini. Harusnya di Indonesia juga ada, ya?

Kalau sulit mendapatkan semua jenisnya, fokus saja untuk mengedepankan pola makan sehat yang dikombinasikan dengan olahraga teratur (y). Lakukan setiap hari dengan kedisiplinan yang tinggi –> apalagi kalau kadar kolesterol sudah sukar dikendalikan.

Usaha maksimal dulu sebelum menyerah dan menggantungkan diri pada obat-obatan penurun kolesterol SEUMUR HIDUP :(. Tentunya tak lupa untuk berkonsultasi ke dokter / pakar kesehatan. Jalankan kedua cara jangan sampai dikontradiksikan antara pengobatan medis vs gaya hidup sehat alami ^_^. Enggak bertentangan kok keduanya ;).

Terakhir nih, quote bagus dari Janet Brill :

“There is no medicine more powerful or supplement more effective in promoting health and longevity than the combination of good nutrition with daily exercise.”

Tetap semangat! ^_^

Makanan penurun kolesterol
Gambar : pixabay.com

 

mencari jodoh orang asing

People We Haven’t Met Yet (11)

Walau sering mengambil kesempatan untuk kepo-kepoin orang-orang dari negara lain saat merantau, rempong-rempongin orang-orang dari negeri sendiri juga saya doyan, lhooooo .

Hidup merantau di luar negara kelahiran inilah yang membuat saya berkesempatan untuk kenalan langsung dengan beberapa perempuan Indonesia yang menikah dengan orang asing . Sekaligus juga mengamati respons dari sesama diaspora perempuan Indonesia yang statusnya beda terhadap mereka.

Ya bisa ditebaklah sebagian stereotip orang-orang terhadap mereka, yak.

mencari jodoh orang bule
Gambar : familyshare.com

 

Tapi beberapa sih agak misleading. Seperti misalnya tuduhan OKB. Duh, percaya deh sama saya, yang OKB itu kayaknya bukan yang cuma suaminya bule saja. Saya lebih sensitif soalnya saya kan memang tampilannya “kumuh” jadi sering jadi “sasaran” huhuhu .

Tahu sendiri kan kalau kita di Indonesia ini, kumuh = miskin . Aish, dinikmati sajalah. Kalau ada yang lagi ngomong tinggi-tinggi ya kasih senyum manis saja. Lagian waktu di Jeddah sudah sering disangka asisten rumah tangga, bahkan sesama orang Indonesia yang baru kenal! Sudah kebal hahaha *ngakakPasrah*.

Soal barang bermerek sebenarnya begini, ya. Mungkin karena kita datang dari negara berkembang yang tingkat kesenjangan sosial tinggi. Jadi kalau pakai barang bermerek ya singkatnya = orang kaya gitu-gitulah.

Sementara di luar negeri, apalagi yang model sosialis seperti sebagian besar negara-negara di Eropa Barat, pakai barang bermerek sih sudah bukan hal yang luar biasa . Nah, mungkin karena terbawa dengan gaya hidup suami dan keluarganya, jadi para “istri bule” ini ya terlihat sombong dan norak hehehe.

Padahal mungkin tidak ada niat untuk belagu. Kalau soal pamer-pamer, ah, di mana-mana juga perempuan kan sudah biasa lah saling pamer ini itu . Sama sekali tidak ada hubungan dengan status “istri bule” nya.

Misalnya juga suka ke pub, bar, kafe untuk ngumpul dan minum. Gaya hidup beginian mungkin masih dianggap “high class” buat kita di Indonesia. Tapi yah orang bule ajang ngumpulnya emang gituuuuuu .

Teman saya di sini ke bar minum-minum ya bareng suami dan ipar-iparnya malah. Bukan karena sok-sok gaul. Itu memang aktivitas biasa buat keluarga baru mereka. Bagian dari proses adaptasi standar.

Apalagi yang menikah dengan suami yang masih muda-an. Kalau suami yang sudah berumur biasanya sudah jarang main ke pub.

Tapi emang di Jakarta dulu gitu ya, kayaknya yang suka ke pub yang gaul-gaul doang.

Kayak saya gini, dulu pulang kerja ya umpel-umpelan di angkot atau di KRL Ekonomi pengin cepat-cepat pulang, mandi, cuci kaki terus bobok hahahaha #anakKampung .

Jadi, jangan salah paham, yes?

mencari jodoh orang asing
Gambar : wolipop.detik.com

Ada pun memang diantara “istri bule” ini ada yang korslet juga. Misalnya menganggap diri lebih keren karena hal-hal seperti itu. But again, ya kita bisa apa sih? Hempaskan sajah yang model begini. Toh tidak semuanya .

Nah, soal wajah juga banyak yang sering menyindir mereka dengan istilah “muka pembantu”. Waduh, urusan kecantikan memang BUKAN kesepakatan universal, ya. Terlebih di kalangan perempuan.

Misalnya kita yang di Asia ini tergila-gila pengin punya kulit cerah, yang di Eropa malah mati-matian ngejar sinar matahari biar kulit mereka kecoklatan. Malah ada salon khusus bagi eneng-eneng bule yang kepengin punya kulit lebih gelap secara instan.

Nah di Indonesia juga ada salon-salon yang menyediakan fasiltas mandi susu gitu, kan? Katanya buat mutihin kulit. Begitulah hidup, ketidakpuasannya tiada akhir .

Makanya konon selain KESABARAN, karakter pandai bersyukur itu juga termasuk super sulit dalam praktiknya –> memandang nanar ke arah tumpukan skin care di atas meja rias sendiri zzzzzz   .

Jadi saya rasa tidak ada alasan untuk merendahkan mereka secara fisik hanya gara-gara para pria bule kecantol dengan eksotisnya wajah dan kulit mereka . Lagian itu itungannya sudah menghina. Enggak boleh dong ya, teman-teman .

mencari jodoh orang asing
Kulit sawo matang, salah satu ciri khas kecantikan perempuan Indonesia 😉 (Gambar : kapanlagi.com)

 

Banyak juga yang menganggap perempuan Indonesia yang menikah dengan bule PASTI ngincer harta, pengin hidup enak, bla bla bla. Yaelaaaaa, banyak juga kaliiiiii mereka yang sehari-harinya setelah menikah dan punya anak ya kayak kita-kita jugaaaaaa .

Dari pagi sampai malam ya ngurus anak, ngurus suami, memasak di dapur, apalagi di luar negeri susah punya “tangan ketiga”. Kadang mereka saling curhat juga capeknya ngurus anak dan terlibat drama-drama pergaulan ya macam-macam kita inilah.

Yang tetap bekerja setelah menikah juga tidak sedikit. Tetap bekerja keras mencari penghasilan sendiri dan mandiri dalam hal keuangan .

Kalau dibilang para istri bule suka nyinyir-nyinyiran, lagi-lagi percayalah padaku, saya sudah kenyaaaaaangggg melihat perselisihan khas emak-emak (apa pun kewarganegaraan suaminya!) di Jeddah, di Irlandia sampai di Texas hahahaha.

Orang bule juga tidak semuanya tajir melintir, kok. On the other hand, buat teman-temanku tersayang yang nikah dengan bule jangan menganggap enteng suami-suami kami yang bukan bule ini, lhoooo . Saling menghargai itu kan enak ya  #maapCurcolSikit .

mencari jodoh orang asing
Adek bayi hasil kawin silang Ambon – Irlandia hihihihi

 

Saya “kumal” begini bukan karena suami tiada punya uang kok #pukPukSuami. Emang daku orangnya kikir parah . Mau berapa banyak uang, sifat saya dari dulu ya gitu, phobia sama barang-barang mahal hahahaha. Tapi kalau dikasih mah doyan, zzzzzzz   hihihihi *ngikikLicik*.

O ya, tidak semua istri bule ini punya tingkat pendidikan rendah.Ini juga stereotip yang sangat disayangkan . Sampai ada yang suka nuduh, bahasa Inggris aja enggak bisa tapi gatel pengin punya suami bule.

Yang saya temui banyak banget lho yang bahasa Inggrisnya sangat-sangat jauh di atas rata-rata. Mereka ini juga tidak jarang ketemu suaminya karena sebelumnya menjadi ekspat di luar negeri.

Sebaliknya juga suka dituduh sok-sok lupa bahasa Indonesia dan suka kecampur ngomongnya. Ya ini manusiawi banget lah. Ingat lho, mereka sehari-hari di rumah hidup bersama suaminya yang bule, beda sama kita-kita yang walau di luar negeri ya tetap berbahasa Indonesia di rumah .

Juga salah banget kalau menuduh istri bule ini suka sok kebarat-baratan makanannya. Saya sudah sering banget mendengar cerita teman yang suaminya non Indonesia malah tergila-gila sama kuliner nusantara termasuk terasi hihihihi.

Sudah kenal sama Mbak Lia kan? Mantan pejudo nasional asli Wong Kito Galo (bener gak nih Mbak nulisnya hahaha) yang menikah dengan suami Arab asli Palestina yang sekarang bermukim di Israel?

Walah, suka stres kalau Mbak Lia pamer empek-empek dan aneka sajian nusantara di wallnya huhuhuhu –> jadi pengin terbang ke Israel saat itu juga . Beliau sukses membungkam perut suami dan anak-anak dengan rupa-rupa santapan khas Indonesia .

Itu si Mira, sesama perantau asal Makassar yang sama-sama lagi terdampar di Ireland, kalau masak juga enggak jauh-jauh dari coto, bakso sama burasa’  Manami ini cotonya gang? Ndak pernah sampe sini .

Banyak yang sinis mengira mereka ini rata-rata cuma pelayan hotel rendahan yang hokinya bagus bisa menggaet tamu hotel. Atau bahkan disangka (maaf) perempuan penghibur yang sukses mencuri hati pelanggannya. Saya sedih kalau ada yang bilang begini .

Memang saya ada teman yang dulunya pegawai hotel yang ternyata berjodoh dengan salah satu tamu hotel di tempat dia bekerja. Tapi ingat ya, si embak ini pekerjaanya resepsionis di salah satu hotel berbintang yang berlokasi di luar Indonesia. Sama sekali bukan profesi murahan .

Saya pribadi salut dengan keberanian mereka. Tidak mudah meninggalkan keluarga besar di tanah air untuk hidup bersama orang asing di negeri asalnya. Pasti beda rasanya dengan kita-kita yang merantau bareng suami yang se-negara. Lah ya kita aja berat suka banyak dramanya. Apalagi mereka.

Kalian boleh baper kalau lihat foto-foto mereka lagi jalan-jalan. Padahal jalan menuju ke sana tidak selalu seindah gambar-gambar pemandangan di luar negeri.

Kan sudah pernah saya tulis, tiap jalan hidup punya rahasianya masing-masing .

mencari jodoh orang asing
Baby Kirana another version 😀

 

Ring of Kerry Ireland by Dani Rosyadi

Kembali ke Irlandia

Sejak 2 minggu kemarin, kami sekeluarga sudah kembali ke Irlandia. Setelah setahun liburan di Texas, saatnya pulaaaaaang ^_^. ((LIBURAN)) hahahaha.

Iya dooooonggg, kite mah liburan yang kerja si Papah :p. Ini kayaknya banyak yang belum ngeh, ya. Bosen bolak balik ditanyain di FB dan Instagram, apa masih di Ireland? Kok tahu-tahu ada di Texas? Pindah ke Texas?

Btw, video di atas ini kenang-kenangan terakhir pas transit di Philadelphia di penerbangan menuju Dublin dari Dallas Fort Worth.

Beklah, beklah. Jadi beginiiiiiii, suami saya kan pekerjaannya mengharuskan beliau mondar-mandir ke beberapa kota di luar Republik Irlandia. Sering ada assignment ke luar negeri. Seringnya sih 1 – 3 bulan. Walau yang durasinya 2 minggu juga pernah.

Seringnya saya enggak pernah ikut. Kecuali ke Swiss ya, waktu itu suami harus ke Swiss selama 3 bulan. Pas daku lagi hamil si #boy3. Lagi hamil muda dan sarat drama bla bla bla hihihi.

Jadi deh boyongan ikut ke sana. Tapi suami tetap 3 bulan, saya dan anak-anak hanya 2 bulan saja. Anak-anak terpaksa “bolos” enggak masuk sekolah selama 6 minggu. Terselamatkan oleh 2 minggu liburan Paskah :D.

Naaaaaah, di akhir tahun 2016 kemarin, suami dapat tawaran assignment 1 tahun ke Texas, USA.  Satu tahun kan lama juga, ya. Akhirnya kita boyongan ikut ke Texas. Toh, sekolah di sana juga basisnya bahasa Inggris dan gratis pulak *penting* hahaha.

Dan begitulah, satu tahun di Texas itu ternyata amat sangat menyenangkan sekali, ya. Terus terang deh, enggak gampang mau move on, walau jujur saya senang sekali akhirnya balik ke Irlandia sekarang ini. Senang-senang-sedih gitu deh.

Lokasi apartemen kita pindah. Ternyata landlord di apartemen lama ingin menjual propertinya. Yaela, mbok ya bilang saja enggak perlu pakai drama-drama kayak tempo hari huhuhu. Kita itu lagi di Texas pas landlord ribut-ribut nyari gara-gara biar kita keluar dari apartemennya, zzzzz -_-.

Untung ada Bang Ijal + Neng Maya + Pak Rahmat + Kak Lina yang membantu kami pindahan. Yah kami lagi di Texas dan susah mau bolak balik untuk ngeluarin barang doang. Jadi barang-barang kami dititip sementara di tempat Pak Rahmat dan Bang Ijal. Terima kasih banyak atas bantuannya <3.

Apartemen lama tentu memorable banget. Empat tahun boooo tinggal di situ huhuhu. Pemandangannya itu speechless bangeeeet. Di belakang apartemen ada dermaga dan kapal-kapal yang merapat di sana serta background sungai + bangunan gereja tua nan megah.

Pemandangan dari teras belakang di apartemen yang lama. Hiks :'(. Kangen.

 

Tapi lokasi apartemen baru oke banget. Dekat dari salah satu mal tempat belanja favorit saya dan paling penting … sebelahan sama ALDI! Yes, yes, yes, hihihihi. Itu benar-benar cuma 5 menit an jalan ke ALDI lho :D. Tinggal ngesot lah istilahnya.

Persis depan gedung apartemen juga ada Toko Asia. Yayyy, kalau dari lokasi apartemen lama mah jauh bangeeeet itungannya. Jalan kaki ya maksudnya. Kalau pakai mobil sih semua serba terjangkau namanya kota imut-imut begini hehe.

Toko daging halal juga jauh lebih dekat dari lokasi tempat baru ini. Tapiiiiiii … lokasi sekolah lebih jauh huhuhu.

Tadinya sekolahan itu jaraknya sekitar 600 m dari apartemen lama. Sekarang jadi 1 km. Gak apa-apa juga sih, berarti nih minimal dari senin sampai jumat pasti jalan kaki 2 km tiap hari, jemput anak-anak dari sekolahan *pijetBetis*. Blessing in disguise, yes? 😉

Kembali pakai seragam ke sekolah setelah tadinya tiap hari pakai baju random hihihi. Emaknya mah seneng, ngurang-ngurangin cucian hahaha.

Awalnya stres juga soalnya cuaca benar-benar mendung seharian tuh sekitar 2 mingguan pas kami balik. Duh, biasanya bermandikan sinar mentari Texas *tsaaaaah*. Memang sih Texas dingin banget pas Januari itu, tapi di Ireland … dingin + mendung. Duuuuhhh, makin berat saja mau move on dari Texas waktu itu.

Tapi karena sibuk rapi-rapihin rumah baru, menata-nata barang segala macam, jadi memang seminggu pertama sibuk di rumah. Anak-anak hari rabu sudah sekolah, sih. Sekolahnya di tempat yang lama. Jadi nongol saja pas hari pertama dan cuusss langsung terdaftar ulang dan masuk belajar seperti biasa.

Ini foto Februari 2017, tahun lalu di Texas. Tuuuhh, angeeetttt. Anak-anak pakai celana pendek hihihihi

 

Yah  namanya juga kota mungil jadi proses registrasi segala macam enggak pakai ribet :D. Anak-anak sempat gimanaaa gitu ya 2 hari pertama masuk sekolah. Agak-agak loyo. Tapi sebenarnya pulang sekolah hari pertama mereka berseri-seri lagi. Ketemu teman-teman lamanya lagi.

Minggu kedua pas cuaca di beberapa kesempatan jadi mendingan, saya lumayan pecicilan ke sana ke sini. Abisnya pas di Texas kebanyakan terkurung di apartemen yak hihihi. Begitu nyampe Ireland, macam burung lepas dari sangkar hahaha.

Beberapa hari pertama kalau ke mana-mana sering banget diliatin sama sesama ibuk-ibuk. Kayaknya mereka nyadar ya kalau saya udah lama enggak nongol, jadi begitu lihat lagi agak kaget gitu. Kelihatan banget lho dari muka-mukanya hehe. Apalagi yang memang kenal. Langsung negor heboh, padahal dulu mah cuma senyum tipis basa basi kalau papasan.

Yeah di kota kecil ini, dari ujung ke ujung ya ketemunya dia lagi dia lagi, jadi kita rata-rata hafal wajah-wajah yang sering berkeliaran di kota ini :D.

So far kehidupan sudah mulai berjalan normal, sih. Cuaca juga sudah mulai tidak terlalu mendung. Dingin, sih. Tapi tidak terlalu sering hujan kayak pas hari-hari pertama tiba di Ireland. Matahari mulai nongol agak lamaan. Walau sempat pas weekend kemarin salju turun cukup deras tapi cuma sebentaran. Senin selasanya juga tetap saljuan dikit-dikit.

Kayaknya kita semua sudah move on dari Texas, kecuali si Papa hahahaha. Berdoa aja Bang mana tahu dapat assignment ke US lagi. Aamiin ;).

Here we go again, Ireland ^_^.

Fore Abbey, Ireland (2014)

 

Bumbu soto daging sapi tanpa jeroan

Bumbu Soto Daging yang Segar (Soto Daging Sapi Tanpa Jeroan)

Ini kemarin seru juga pas posting video resepnya si bumbu soto daging ini di grup.-grup resep di Facebook. Jadi kan resepnya ngintip resep-resep soto di Mbak Diah Didi, ketemu deh resep Soto Madura gitu.

Tapi kan di resep Soto Madura pakainya banyak jeroan ya, saya cuma mau pakai daging sapi saja. Terus tetap saya beri judul Soto Madura yang versi vlog resep di youtubenya, ada yang protes hehehe. Iya sih, saya juga tidak terlalu paham soal Soto Madura. Ikut-ikut ajah :D. Padahal kakak ipar saya yang paling tua itu asli Madura, lho.

Btw ini nih resep bumbu soto daging versi video dari Dapur Davincka :D.

Sungkem dulu sama Mbak Asih. Memorable banget itu Soto Maduranya, Mbak ^_^.

Ya sudah, biar adem tenteram, di versi blog gak usah bawa-bawa Soto Madura. Pakai judul Bumbu Soto Daging ajalah gitu yak biar lebih pas ;).

Kalau dilihat-lihat lagi, mirip banget dengan bumbu soto ayam hihihi. Katanya sih Soto Madura itu enggak pakai daun salam. Mungkin enak juga kalau enggak pakai daun salam. Tapi kemarin pas bikin bumbu soto daging ini, sudah kepalang pakai daun salam dan hasilnya enaaaakkk. At least kami sekeluarga makannya lahap, yes? :D.

Dingin-dingin begini asyik banget bikin-bikin soto daging anget-anget. Secara di Ireland mungkin winter bisa sampai Maret hahahahaha :p, hussss, jangan dong aaaahhh :D.

 

Bumbu Soto Daging (Soto dengan Daging Sapi Tanpa Jeroan)

500 gr daging sengkel, potong dadu, cuci bersih.
1 buah bawang bombay iris-iris ( ATAU 6-7 siung bawang merah iris-iris)
3 siung bawang putih
1 lembar sereh dikeprek
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 cm lengkuas dikeprek
1 batang seledri besar, potong 2 kalau mau.
Garam + gula pasir secukupnya
Kaldu penyedap rasa secukupnya

Bumbu dihaluskan :

5 butir kemiri sangrai
2 cm jahe
2 cm kunyit
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdt merica

Pelengkap :

Kentang goreng
Bawang goreng
Daun bawang
Perkedel kentang

Cara Membuat :

Rebus daging sapi dengan 1 liter air matang (nanti bisa ditambahi kalau kurang).
Tumis bawang merah + bawang putih sampai wangi.
Masukkan bumbu halus. Aduk rata.
Masukkkan sereh + daun salam + daun jeruk + lengkuas ke dalam tumisan. Aduk rata.
Kalau daging sudah setengah empuk, masukkan bumbu tumisan ke dalam kuah daging. Aduk rata. Tambahkan garam + gula pasir + kaldu. Didihkan lagi.
Masukkan potongan batang seledri.
Masak sampai daging benar-benar empuk dan bumbu sudah meresap.
Hidangkan dengan pelengkap.

Pokoknya kalau masak soto ringkes deh. Tinggal rebus daging, tumis bumbu terus cemplung-cemplung. Lebih ribet bikin-bikin ayam bakar bumbu rujak itu kayaknya karena mesti dibakar lagi, kan? :D.

Bumbu soto daging sapi tanpa jeroan

Saya sih senang-senang saja kalau disuruh bakar-bakar kek, cemplung-cemplung kek, tumis-tumis kek, atau variasinya. Soalnya ya gimana lagiiiiiii, enggak ada pilihan lain :D.

Namanya tinggal di rantau, mau enggak mau harus mau masak macem-macem :p. Jadi ingat dulu pas nyokap datang nemenin lahiran. BIsa bermanja-manja minta dibikinin ini itu :D.

Hasta Manana, Texas!

As a song said, “Saying goodbye is never an easy thing…”

Tidak terasa, setahun berlalu ya, masa assignment suami di Texas selesai juga. It’s time to go home . Eh, bukan go home deng, balik ke Irlandia maksudnya hehehe.

Tepat tanggal 21 Januari tahun kemarin, kami sekeluarga mendarat di Bandara JFK New York. Keasyikan foto-foto dengan apa pun sudut bandara yang ada tulisan “NEW YORK”nya (hahahaha), saya lupa jajan padahal laper banget.

Tahu-tahu sudah harus melanjutkan penerbangan ke Bandara DFW di Texas. Kelaperan dah di pesawat. Kejamnya dunia. Hanya dapat kacang doang di pesawat huhuhu .

Terus ya gitu deeeeh. Dimulailah petualangan baru di Lone Star State of The USA, Texas .

Atraksi koboi di Stockyards, Fort Worth, Texas

 

I knew I was going to love Texas sejak pertama meluncur dari bandara setelah kelar urusan sewa mobil. Jalanannya benar-benar mengingatkan pada Kota Jeddah, euy. Jalanan + cara mengemudinya hahahahaha .

The hardest part when we were leaving Jeddah itu ya bagian berpisah sama teman-temannya. Ramai banget kan komunitas Indonesia di Jeddah. Tidak berasa merantau deh .

Terus kita pindah ke Irlandia yang sepiiiii … literally! .

Empat tahun berlalu ya senang-senang saja sih di Irlandia. Tetap senang memilih pindah ke Ireland ketimbang bertahan di Jeddah. Walau tahun pertama sibuk berdoa semoga ada teman-teman dari Jeddah yang ikut pindah ke Ireland.

Ternyata bukan hanya perkara lalu lintas Texas dan gaya hidup yang bikin kami berdua suka nyengir bayangin Jeddah, soal pertemanan dan komunitas Indonesianya juga seruuuuu.

Ih, pokoknya sibuk deh akyu selama di sini hahahaha.

Seminggu sekali ikut pengaijan. Dipandu oleh Ibu Rina yang selalu paling semangat dibanding yang diajarin hihihi. Terima kasih banyak Uni atas ilmu + pelajaran tahsinnya . Special thanks buat Mbak Vonny sudah bersedia ngajarin khusus juga dan sekalian berhasil daftar kelas Tahsin online  .

Terima kasih banyak, Uni Rina <3

 

Ada juga pengajian bulanan tiap sabtu.

Dapat banyak teman dari sini juga. Terima kasih ya atas kebersamaan dan kebaikan hatinya selama ini ya ibu-ibu salehah semua. Sambil belajar sambil makan gratis tiap hari rahu .

Jadi punya banyak teman-teman baru lainnya.

Pengajian mingguan, “Halaqah Darat”, DFW – Texas

 

Neng Virgie tentu harus disebut pertama. Supir antar jemput saban ngaji dan entah berapa kali kita sering melancong berduaan (tanpa suami + anak2 hahahaha). Sampai malam-malam saja kita sering pergi berduaan, yak.

Ini nih yang dibilang suami sebagai pacar saya hahahaha.

Sama-sama orang Sulawesi, enggak heran kalau dia cakep. Bayangin kita temenan dari dia montok sampai sekarang dia kurus begituh cobak ??. Good job on your achievement, Dear .

Kamuh kurus bukan karena temenan sama gue, kaaaaannnn hahahaha.

Thanks for everything, Sayaaaaannggg 

Ada juga teman lama yang ketemu lagi. Misalnya Neng Vera + Abu. Vera, yang temen kampus plus temen kantor et dah .. ketemu lagi di Texas! . Plus alumni Fasilkom yang lain yang berdomisili di sini. Terima kasih undangan-undangannya ya Banyu-Ani, Martin-Dian.

Ngumpul di rumah Martin-Dian, Plano – Texas

 

Alumni Fasilkom UI, rumah Banyu-Ani, Fort Worth-Texas

 

Ceu Rita yang multi-talented. Such a great Mom, bertahun-tahun LDR dengan suami padahal sama-sama di luar negeri dan punya anak berkebutuhan khusus! You go, girl .

Ceu Ritaaaaaa 😀

Atau Mbak Sisi yang katanya baru kenal dapur setelah hengkang ke Texas 6 tahun lalu tapi gila banget kalau lihat hasil-hasil karyanya di https://www.facebook.com/michellesccakes

My bday surprise, Mbak Sisi-Virgie-Mbak Tiffany-Mbak Risa

 

Atau Ummi Nurul, make up artist andalan kita semuaaaaaa . Yang selalu merespons dengan cepat segala problema recehan macam berapa lama spons bedak kering setelah dicuci (hahahaha). Selalu terdepan memberikan review dan diskon produk .

Terima kasih make up classnya ya Ummiiiii ?.

Atau Mbak Tata (Sang Ratu Adil) yang ternyata seorang pelukis/seniwati. Baru pertama kali ini kenalan langsung dengan seniman beneran hehehe.

Uni Dedet yang saya pikir mantan peragawati jadi agak segan aja gitu mau negur pertama kali. Mana orangnya tinggi langsing begitu. Apalah kita yang bantet begini di hadapannya? Huhuhu.

Tapi ternyata orangnya baek abis dah #mulaiMenjilat hahahaha.

Uni ini ya, sama suaminya, Om Winald, is really a great couple. Sama-sama ngocol kalau diajak ngobrol . Gak ada jaim-jaimnya.

Tapi Teh Devi sama suaminya juga senang mengajak ngobrol sih, ya. Ini nih, pasangan Sunda Batak sebagai wujud NKRI Bhinneka Tunggal Ika, apa siiiiiihhhh hihihihi .

Sebagai sesama mantan mukimin Saudi, banyak lah yang bisa digosipin sama Teh Devi. Bedanya dia mantan Riyadh, kite kan dari Jeddah. Kayaknya kalau alumni Riyadh mah lebih stress ya bawaannya hahaha.

Uni Dedet, Mbak Riza, Teh Devi, Ummi Nurul, Virgie, Neng Ani

 

Selain merusuh di rumah Om Oke-Neng Virgie, kita juga terhitung paling sering datang ke rumahnya Sis Ani dan Banyu . Pengin tetanggaan banget iniiiiiiiii hahaha. Nah deh lupa kemaren bikin-bikin pidio di rumah lo, Ni.

Mbak Risa yang walau orang Jawa tapi very outspoken . Mematahkan stereotip kalau orang Jawa itu mudah diatur-atur ya Mbak hihihihi. Good luck buat kuliahnya ya Mbak. Cemungud eaaaaaa .

Mbak Tiffany yang cantik jelita dan ternyata mantan atlet jet ski di Indonesia. Terima kasih rendangnya tempo hari, Mbak.

Teh Rosaaaaaaa, yang ternyata saudara iparnya Sandiaga Uno. Duh, grogi dah gue hahahahaha. Salam damai, ya, Teh. Pilihan politik boleh beda, tapi kita sudah membuktikan kekompakan saat gundulin pohon cabe + pohon kemanginyanya Virgie hahaha.

Neng Vini yang tomboi-tomboi syar’i hihihihi . Semoga lancar terus sampai lahiran ya, Sayaaaang .

Sistah Annie, si Bu Dokter jangkung nan kece, yang ternyata mantan None Jakarta –> iyaaaa, gue kalau stalking enggak pernah tanggung-tanggung dong ya hahaha.

Satu lagi …. Raniiiiiiiiii . Ni anak duluan jadi “alumni” hehe. Nanti ketemu di Jakarta ya Ran. Insya Allah mudik lebaran, yes? 

Mbak Angelina yang sering komen-komenan di FB tapi gak pernah kopdaran. Giliran bazaar April dia datang daku berhalangan. Bazaar Oktober saya nongol, beliaunya kayaknya yang gak datang. Hiks .

And so many names that I can’t mention. Mohon maaf ya, ini udah kepanjangan abis gimana dong hihihihi.

Can’t believe our time has finally come to say good bye.

Ultah Neng Alana (Virgie’s daughter)

 

It’s never easy to move on from the place when you have so many good friends. Sedih lho iniiiiiiii . But I guess that’s what life is all about. It’s about fulfilling your dreams – knowing new persons – living new places.

Ultimately, we are going to miss many things.

Our sincere apology for any mistakes (which we have never intended to do) that we might have done.

Thank you all for a lovely friendship and everything.

It’s not a goodbye but until we meet again .

“Do you still remember, how we used to be
Feeling together, believing whatever
My love has said to me
Hasta manana, always be mine…”
(Spice Girls – Viva Forever)

Kompilasi foto-foto + video halan-halan (sebagian aja sih hehehe) selama di Texas setahun boleh diceki-ceki di vlog ini 😉

https://www.youtube.com/watch?v=N5cxmkfIbT8