selegram hijab mega iskanti

Selegram Hijab dan Cetarnya Bisnis Hijab Online di Instagram

Kegiatan super faedah sejam terakhir tadi. Eh, dua jam ding *tutupMuka*. Kembali mengudara di ForGos setelah beberapa bulan “insaf” hahahaha.

Aih, lagi ramai bahas selegram yak. Termasuk para selegram hijab. Capek kali tadi bolak balik searching nama-nama selegram yang dibahas. Ya ampyuuunnn, akyu benar-benar tertinggal ini dari dunia Instagram ck ck ck.

Ampe sepet mata dan sibuk cekikikan karena komentar-komentar setajam silet dari “punggawa-punggawa” Forgos .

Jadi ketemu istilah “selegram hijrah” segala cobak. Tidak sedikit selegram hijaber yang kegiatannya enggak jauh-jauh dari jualan segala-segala yang dilabelin SYAR’I *elusKitabSuci. Entah endorse entah bikin label sendiri.

Salah satu komentar di forum yang patut di-hilite ,

“Pokoknya gimana caranya itu captionnya jualan syari-syari an. Seolah kalau belum beli berarti belum sah hijrah elu, Sis!”

Hahahahaha.

Kirain di politik saja lagi ramai-ramai “dagang-dagang ayat” . Ternyatah ya Sis, di Instagram merajalela segala macam OOTD dari para hijab-hijrah er, whatever it means . Tapi pinter ih . Saya juga jadi seneng intip-intip. INTIPnya aja yang rajin, beli mah enggak pernah hahahaha.

Tapi tadi nyasar di salah satu akun embak-embak yang ternyata juga jualan gamis gitu tapi dengan pedenya dia posting foto-fotonya yang tidak pakai jilbab. Salut cara dia menjawab dengan tenang segala tuduhan “Nyaranin orang masuk surga lo sendiri masuk neraka” (benar! ada yang komen begini lho hahahahaa).

Dia sih menjawab enteng saja, kira-kira gini cara dia menangkis nyinyir-nyinyiran di akun OL Shopnya, “Saya jualan baju-baju gamis karena memang pasarnya lagi bagus. Kemarin-kemarin saya jualan baju kaos dan kemeja juga, kok.”

Dia enggak marah dan blokir-blokir. Banyak juga yang belain. Dia jualannya profesional aja sih. Cuma kasih caption nama bahan dan model. Enggak ada embel-embel lain.

selegram hijab dwi handayani syah putri
Salah satu produk Heaven Lights, model : Dwi Handayani (gambar : akun Instagram Heaven_Lights

 

Karena tidak sedikit lho ol-shop syari-syari an yang kadang tega pasang foto semacam “siksa api neraka buat perempuan yang enggak pakai hijab atau hijabnya tidak syari” beserta segabruk ayat-ayat dan hadis-hadis. Ini mau jualan apa mau nakut-nakutin hihihi.

Atau pasang-pasang testimoni betapa tenangnya hidup setelah pakai jilbab atau switch ke yang model syari sambil … jualan tentunya! .

Gilak deh lapak-lapak olshop gamis syari. Harganya ngeri-ngeri jugak ya. Ngeri tapi laku keras .

Sebenarnya tidak sedikit juga selegram hijaber yang awalnya memang bukan model bukan artis. Salut, deh. Ada beberapa. Mereka bisa menginspirasi walau datang dari kalangan orang biasa . Misalnya Dwi Handayani Syah Putri dan Mega Iskanti.

Banyak pula toko-toko online yang menjual kostum-kostum hijab yang juga dimiliki oleh orang-orainng biasa. Pebisnis yang benar-benar mulai dari 0 gitu, lho. Tapi begitu buka PO dahsyat itu yang beli.

Selegram hijab mega iskanti heaven lights
Salah satu produk Heaven Lights, model : Mega Iskanti (gambar : akun instagram Heaven_lights)

 

Nah, orang-orang ini yang saya kira sangat menginspirasi ya, dari segi bisnis ini bahasnya bukan dari segi lain-lain hehehe. 

Misalnya akun @Heaven_Lights yang ternyata yang punya juga namanya JIHAN hehehe. Jihan, seorang ibu rumah tangga biasa yang awalnya coba-coba jualan jilbab dan akhirnya bisa kayak sekarang ini.

Follow saja akunnya @Heaven_Lights tuh. Jilbab yang dijual ada 2 jenis yang “general” sama yang premium. Saya penasaran terus akhirnya pengin beli. Alamaaaaaakkk, ternyata buka PO nya hanya di jam-jam tertentu saja. Biasanya jam 9 pagi. Paling sekali atau 2x seminggu baru mereka jualan.

Rebutan gilak hahaha. Akhirnya saya juga belinya dari re-seller. Nah ini juga tidak kalah cerdasnya. Re-seller dari akun-akun sejenis Heaven Lights ini lincah membeli barang-barang pas mereka buka PO. Barang-barang ini dijual kembali dengan menerapkan sistem jastip (jasa titip).

Harganya dinaikkan minimal 10 ribu rupiah dari harga aslinya. Tetap lho banyak yang ngincer. Saya ini salah satunya hihihihi.

Ah ya, saya tahu Dwi Handayani dan Mega Iskanti gara-gara mereka berdua juga sering menjadi model di akun Heaven Lights tadi. Tapi kedua selegram hijab ini juga sering menjadi model di brand-brand lainnya.

selegram hijab mega iskanti
Salah satu produk Heaven Lights, model : Mega Iskanti (gambar : akun instagram Heaven_lights)

 

Mungkin tiap open PO, Heaven Lights bisa menjual belasan ribu helai kain jilbab. Harganya yang tipe non-premium relatif murah, lho. Berkisar 50-70 ribu rupiah untuk kain jilbabnya. Kainnya juga baguuuussss <3. Saya beli 2 kemarin. Warna-warnanya juga cantik.

Ini bukan endorse, yes? ;). Berasa selegram hijab dah hahaha.

Saya bahas karena saya pengiiiiiiinnn ikutan jual-jualan ginian. Tapi pengin jadi reseller atau stok barang yang udah ada saja dari Tanah Abang atau Thamcit. Iiiiihhh, lebih murah lagi kalau mau beli langsung ke pasar-pasar tradisional macam Tanah Abang dkk ini :D.

Akun lain yang tidak kalah fenomenal adalah @VanillaHijab. Yang punya ternyata mahasiswi muda belia, Atina Maulina, yang terhadang penyakit serius yang akhirnya coba-coba berbisnis jilbab dan laku keras juga seperti Heaven Lights tadi. Cara jualannya mirip-mirip. Atina sudah sukses dengan Vanilla Hijabnya sebelum usianya mencapai 25 tahun.

Selegram hijab
Atina Maulina (baju dusty pink) bersama rekan bisnisnya yang juga kakaknya sendiri Intan Fauzia (gambar : antaranews.com)

 

Makanya era digital ini tidak selalu negatif, ya. Tengok deh tuh Jihan Heaven Lights, dari rumah sembari mengurus anak bisa mempekerjakan banyak pegawai dan punya bisnis sebesar Heaven Lights.

Kalau yang artis beneran jualan jilbabnya mahal-mahal banget euy hehehe. Vanilla dan Heaven Lights ya sekitaran yang saya bilang tadi, 50 – 70 ribu rupiah per piece. Mereka juga jualan baju-baju dan celana. Harganya seratusan ribu kalau tidak salah.

Beneran nih jadi terinspirasi banget dan pengin ikutan jualan. Ikutan jualan yaaaa bukan ikutan jadi selegram hijab nya hahahaha :p.

 

martabak telur mini isi daging ayam

Martabak Telur Mini Isi Daging Ayam

Resep martabak telur mini sudah beberapa kali saya posting hihihi. Mulai dari isi jagung, isi kacang merah, isi tahu, isi daging ayam, sampai isi daging sapi. Di akun youtube saya lengkap tuh vlognya hehehe.

Kalau di versi blog kayaknya di blog Dapur Davincka juga sudah keposting semua. Yang di blog ini belum semuanya sempat ketulis.

 

Sekarang giliran martabak telur mini yang versi isian daging ayam. Yang jenis ini yang paling sering saya buat hehehe. Tapi memang yang paling enak itu yang isi daging sapi, duh yang daging sapi belum ada vlognya nih hehehehe.

Bikin martabak telur mini simpel banget karena menggunakan kulit lumpia/spring roll. Malas nih bikin sendiri kulit martabaknya hihihi. Lagian kulit lumpia juga mudah ditemukan di supermarket di mana-mana kan ya. Di luar negeri juga di toko Asia pasti nemu deh ^_^.

martabak telur mini isi daging ayam

Di Saudi, di Texas, di Ireland, yang namanya kulit lumpia /spring roll sama sekali bukan barang langka. Jadi bikin martabak telur enggak boleh malas pakai alasan “bahannya susah” :D.

Bahan enggak ribet, cara bikinnya juga asli deh, gampang bangeeeeeeetttt. Resep lengkapnya ada kok di bawah ya, tapi kalau ingin lihat versi videonya boleh langsung intip di sini. Biar bener-bener tahu kalau cara bikinnya memang super duper mudah (y).

Makanya segala jenis resep martabak telur mini ini mirip banget bahan-bahannya kecuali bahan utama. Tinggal digonta ganti. Mau jagung manis, kacang merah, kadang juga saya pakai jamur yang dicincang kasar, daging sapi, daging ayam, bahkan tahu juga oke banget.

Kalau udah bisa bikin satu ya tinggal ganti “pemeran utama” saja untuk variasi rasa dan bahan :). Tapi emang dah paling enak itu ya pakai daging cincangnya dari daging sapi hehehe. Tak terkalahkan :D.

Resep Martabak Telur Mini Isi Daging Ayam

2 sdm minyak goreng
1 siung bawang bombay cincang kasar
300-400 gr daging ayam cincang
1 sdt bumbu kari bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
Daun bawang cincang
3-4 butir telur
16-20 lembar spring roll (kulit lumpia) ukuran mini 125 mmx125 mm

Cara Membuat

Panaskan minyak goreng secukupnya.
Tumis Bawang Bombay sampai wangi.
Masukkan daging ayam cincang, aduk rata.
Masukkan semua bumbu bubuk, garam, gula, aduk rata. Matikan api.
Masukkan daun bawang saat adonan masih panas dan aduk rata. Sisihkan.
Telur dikocok lepas di mangkok terpisah.
Ambil selembar Spring Roll isi adonan ayam + telur, lipat dan masukkan ke dalam minyak panas.
Goreng sampai berwarna keemasan. Angkat dan tiriskan.
Lakukan sampai adonan habis.

martabak telur mini isi daging ayam

Kalau ada acara di rumah teman kan sering potluck an tuh. Martabak telur mini ini salah satu andalan saya banget buat dibawa-bawa ke segala macam acara. Baik kumpul-kumpul biasa, arisan atau pengajian, dan lain sebagainya.

Ngundang teman ke rumah juga paling sering bikin martabak telur mini. Isinya saja yang diganti-ganti. Tapi kalau buat acara memang seringnya pakai daging ayam atau daging sapi. Buat sehari-hari di rumah baru digonta ganti dengan jagung manis, kacang merah, tahu atau jamur.

Tengsin ah bawa yang isi tahu ke acara. Kesannya gimanaaaa gitu ya. Padahal harga tahu enggak murah lho di luar negeri hehehehe.

Ini kalau mau lihat vlog untuk martabak telur mini yang versi isian tahu :

Kalau yang ini vlog cara membuat edisi live untuk martabak telur isi jagung manis. Enak jugaaaaaa ^_^

Nah ini salah satu paketan menu *tsaaaahhh* :p pas ngundang teman-teman ke apartemen. Yah kalau di Athlone sini mah paling ngundang Neng Maya sama Scandy. Waktu itu masih di apartemen yang dekat Sungai Shannon, masih hamil pula kalau gak salah. Berarti dah lama banget nih hehe.

Kebetulan waktu itu  bikin martabak telur mini yang isinya daging ayam. Jadi pas buat postingan ini 😀

Martabak telur mini
Morning Tea bareng cewe-cewe Athlone hehehe
Bunga indah bunga bluebonnet di Texas amerika Serikat

Legenda Bluebonnet, Bunga Indah dari “Negeri Koboi”

Bunga indah dari The Lone Star State ini bisa tumbuh di liar di banyak kawasan di negara bagian Texas. Berwarna biru keunguan, Bluebonnet merupakan salah satu ciri khas negara bagian Texas.

 

Bunga Indah bluebonnet yang tumbuh liar di negara bagian Texas
The Blue Bonnet, State Flower of Texas, USA

 

Konon, dalam salah satu kisah penduduk asli Amerika, suku Indian, wilayah Texas di suatu masa pernah dilanda kekeringan panjang. Menyebabkan kelaparan dan kematian.

Penduduk setempat pun memohon petunjuk kepada sang dewa, The Great Spirit. The Great Spirit akhirnya memberi jawaban.

Selama ini penduduk dianggap abai terhadap alam dan lingkungan. Mereka terus menerus mengeksploitasi alam untuk kepentingan mereka sendiri. Tidak pernah memikirkan kepentingan selain untuk diri manusia sendiri.

Penduduk pun diminta untuk melepaskan harta terpenting mereka sebagai bentuk pengorbanan. Karena selama ini alam lah yang terus menerus berkorban. Manusia sangat serakah. Hanya mengambil tiada memberi.

Bunga indah bunga bluebonnet di Texas amerika Serikat
Foto bareng ibu-ibu piknik musim semi ke Ennis, Texas (April 2017)

 

Para penduduk sibuk memikirkan dan berdiskusi siapa yang harus mengorbankan apa. Tak ada titik temu. Masing-masing merasa enggan untuk memberikan kepunyaannya secara sukarela.

Seorang gadis kecil yatim piatu yang sebatang kara termenung sendiri memikirkan petuah tersebut. Orang tuanya sudah meninggal karena kelaparan. Dia tidak punya saudara lain, tidak ada siapa-siapa lagi. Sebuah boneka berbulu biru di kepalanya, satu-satunya harta terpenting buat si gadis kecil.

Di suatu malam, si gadis membakar boneka tersebut dan menebarkan abunya ke 4 penjuru mata angin, Timur-Barat-Selatan dan Utara. Sebagai tanda permohonan agar alam mau mengampuni kesalahan para penduduk dan berkenan mengakhiri penderitaan mereka.

Keesokannya, lembah-lembah dipenuhi bunga bunga indah berwarna biru sebagai tanda diterimanya persembahan boneka berbulu biru sang gadis kecil. Hujan pun turun menyudahi kemarau panjang.

Itulah legenda Bluebonnet, bunga-bunga liar berwarna biru keunguan, akan bermunculan di padang-padang rumput saat musim semi menghampiri wilayah Texas.

Sejak tahun 1901, Bluebonnet resmi dijadikan The State Flower of Texas .

Tentu saja, saat musim semi datang kembali di tahun ini, Bluebonnet bermekaran di mana-mana di seantero wilayah Texas. Pastinya, wajib banget dong ya foto-foto keluarga di tengah-tengah bunga-bunga biru ini sebagai tanda eksis pernah mampir di Texas hahahaha .

Ini kisah jalan-jalan tahun lalu saat kami setahun numpang lewat di negara bagian Texas, USA. Numpang lewatnya lama juga dan sangat-sangat berkesan <3. How are you Texas? 😀

bunga indah dari Texas amerika serikat bunga Bluebonnet
The boys, piknik Bluebonnet ke Ennis-Texas (April 2017)

 

Jadi deh, bulan April tahun lalu, kami pun rame-rame piknik ke Ennis, salah satu kota yang spot bunga indah Bluebonnetnya paling heboh di wilayah utara Texas .

And here’s the video to memorize the moment . Walau matahari bersinar cerah, anginnya masih lumayan kencang. Itu segala jilbab dan baju berkibar-kibar terus di video hihihi. Anak-anak sih enggak peduli ya. Tetap saja pecicilan sana sini. Adek-adek bayi juga pastinyaaaaa .

Kemarin 4 keluarga ini, sama-sama anak 3, dan bungsu kami semua usianya deketan gitu keempat-empatnya. Bisa kebetulan gitu ya hehehe.

Btw, jangan menunggu alam ngambek ya sebelum benar-benar memahami bahwa manusia sesungguhnya diutus ke bumi ini sebagai khalifah/pemimpin terhadap seluruh makhluk hidup yang ada di bumi.

Ingat, situ tidak tinggal sendiri di bumi ini. Sayangi hewan dan tumbuhan. Gak usah ribet-ribet, cukup jangan buang sampah sembarangan dulu, yes? .

Mari bernostalgia tentang Texas dan selamat datang kembali musim semi <3.

 

 

[Irish Weekender] Jalan-jalan + Makan Siang ke Kota Galway

Kota Galway ini termasuk salah satu kota turis utama di Republik Irlandia. Salah satu spot menarik untuk wisatawan adalah wilayah pantainya yang berbatasan langsung dengan Laut Atlantik.

Kami sekeluarga sudah pernah ke Galway, sudah beberapa kali malah. Tahun 2013 salah satunya, main-main ke pantai bareng anak-anak. Ini fotonya, anak masih 2 dan masih mungil-mungil mereka waktu itu hehehe. Harus diulang nih bareng si bontot ;).

Salt Hill – Galway

 

Galway ini terletak di bagian barat Pulau Irlandia. Dari ibukota Republik Irlandia, Dublin, Galway berjarak kira-kira 200 km dan bisa ditempuh dengan menyetir mobil selama 2,5 jam.

Minggu lalu kami sekeluarga jalan-jalan ke Galway untuk mencoba buffet makanan halal yang katanya murah dan enak di kawasan Eyre Square di City Center – Galway. Rekomendasi dari Neng Maya dan Bang Ijal, nih. Jadi deh kita jalan-jalan bareng mereka sekeluarga.

Kalau follow akun Instagram saya, pasti sudah kenyang yes lihat insta storynya tempo hari hahaha. Iya nih, jadi banci Insta Story. Mayan, buat riya’-riya’ temporer hahahaha.

Kemarin itu cuacanya kurang enak buat nongkrong ke pantai. Dingin dan berangin. Tidak ada sama sekali agenda ke pantai. Muter-muter City Center aja. Nih vlognya segala sudah ada :p.

 

Makan siangnya di buffet makanan halal, “Pomegranate Turkish” di sekitaran Eyre Square.  Tepatnya di 2 17 Eglinton Street, Galway. Sempat muter-muter nyari parkiran. Akhirnya jalan agak jauh karena kita tidak terlalu paham tempatnya di mana. Nyempil di tengah gitu. Jalanan di sekitaran City Center sempit-sempit, takutnya enggak ada parkiran.

Maya sudah duluan bersama keluarga. Judulnya  makan siang, tapi kami nongolnya sekitar setengah 3 siang. Itu jalan ke sana sudah sambil nahan-nahan lapar hihihi.

Berangkat agak telat karena ngotot pengin ngepel rumah dulu. Janji jam 12, molor jadi jam 1 berangkatnya. Itu juga mampir-mampir beli-beli di ALDI dulu. Terus si Papa mampir  kantornya mau nge-print sesuatu, makin lama aja dah zzzzz -_-.

Btw, makanan di halal buffet ala-ala makanan Turki tadi … enak bangeeeeettt (y). Cucok deh dengan selera kami. Enggak sia-sia nyetir sejam-an ke Galway hehehe.

Tetap saja baper kalau ingat resto-resto sejenis langganan kami sekeluarga tiap akhir pekan waktu masih di Texas huhuhu. Mana di Texas harganya kan lebih murah. Inget dulu nasi biryani seporsi cuma 2.99 dolar ^_^.

Tapi Pomegranate tadi juga endeus abis, kok (y). Harganya pas lah untuk ukuran resto Irlandia.

Setelah makan siang, mampir ke Toko Asia nyari-nyari bumbu-bumbu dan berburu tempe. Sayang, tempenya tidak ada, stoknya lagi kosong. Di kota tinggal kami enggak ada tempe jadi kalau ke kota-kota besar seperti Dublin atau Galway, so pasti nyari tempe menjadi agenda utama jalan-jalan.

Tadinya pengin langsung pulang tapi akhirnya ikutan jalan-jalan muter-muter di Latin Quarter. Dulu sih sudah pernah juga sekeluarga ke sana. Tapi lebih rame biasanya lebih seruuuuu ;).

Enggak belanja apa-apa, ngobrol-ngobrol ngalor ngidul ajah :D.

Bareng Neng Maya, the only 2 indonesia-girls in Athlone. Literally! Hahaha.

 

Sempetin juga ngeliatin lokasi apartemen barunya si Nurul. Nurul nih, anak-Athlone bayangan yang tinggal di Galway hahaha. Kapan neeeehhh ketemu lagi, Mbak’e? Sibuk bener ciiiiiihhh. Disamperin malah ke Dublin huhuhu. Akhirnya cuma ketemu sama pintu gerbang rumahnya doang :p.

Terus kita pun ngadem di dalam mal, Eyre Square Shopping Center. Lihat-lihat enggak jelas sampai akhirnya anak-anak bosan minta ke playground.

Yo weeesss, main-main ke playground di Eyre Square Park. Puas-puasin deh 5 bujang ini gedebrukan di sana. Bisa gitu ya, anak-anak kami laki-laki semua jadi emang cocok maen bareng :D.

Kayaknya bakal jadi agenda bulanan nih makan siang di buffet halal ini ;). Yang di Dublin kurang enak rasanya.

Gak banyak foto-foto, soalnya sibuk bikin video ajah. Dilihat di vlognya ajalah di link di atas tuh, yes? :p.

“Bahasa Dunia” vs “Bahasa Surga”?

Belajar bahasa Arab emang lagi heiiiitttzzzz :D.

Pernah sampai dulu teman ada yang nyolek saya,

“Jee, lo dulu pernah di Arab kan?”
“Iya di Saudi. Kota Jeddah.”
“Eh ini, bahasa Arabnya semoga cepat sembuh apa ya?”
“Kenapa emang?”

belajar bahasa Arab
Gambar : pixabay.com

“Udah sih buruan apaan. Ini soalnya di grup sekarang gitu-gituannya pakai bahasa Arab terus.”

Saya pasang icon ngakak banyak-banyak, “Ya udah, lo pakai bahasa Indonesia ajalah. Atau bahasa Inggris kan lo juga bisa. Ribet amat kudu ikut-ikutan ngarab. Mending ngerti.”

Lagipula, kata ganti orang dalam bahasa Arab itu memang dahsyat. Ada 14, Cyin!

Dese ngambek hahaha.

Dalam komunikasi juga harus mempertimbangkan tren dan pola kehidupan masyarakat sih, ya. Kita harus paham mengapa membahas persoalan bahasa Arab itu JELAS lebih sensitif ketimbang benerin grammar dalam bahasa Inggris misalnya.

Kalau pengalaman saya yang dulu-dulu, misalnya membahas soal Arab Saudi memang akan lebih mengundang kerumunan ketimbang bahas negara Irlandia misalnya hehehe.

Kalau kebetulan tulisannya berisi kritikan … byuh-byuh-byuh bisa diterkam kita dari segala penjuru! *lariTunggangLanggang* Hahahaha.

Heran dah, eike lebih sering menulis yang “manis-manis” tentang Saudi, begitu ada kritikan langsung dituduh Anti Islam, Liberal, bla bla bla.

Nah kasus yang sama juga untuk bahasa Arab . Di postingan seorang teman tentang penggunaan bahasa Arab sempat viral. Apalagi kondisi sekarang, if you know what I mean .

Di postingan itu, saya paham sih maksudnya si TS mau mengajarkan soal penggunaan bahasa Arab yang benar. Tapi mungkin terasa ada beberapa diksi yang seperti menyindir.

Sekali lagi ingat ya, ini BAHASA ARAB! Belum tentu respons yang sama akan datang kalau misalnya yang dibahas bahasa Inggris, mungkin responsnya biasa-biasa saja .

Dari komentar-komentar di postingan viral itulah jadi kita bisa sedikit meraba-raba mengapa hal ini jadi sensitif banget?

1. Ada istilah bahasa Surga. Malah ada yang ngotot nanti kalau di Hari Akhir kita ditanya-tanya malaikat pakai bahasa Arab. Wah, ini saya belum pernah dengar sebelumnya.

Saya tahunya nanti konon mulut kita terkunci rapat, yang berbicara adalah amalan dan perbuatan yang diwakili oleh anggota-anggota badan selain mulut. CMIIW, ya.

Lagipula apa benar Tuhan dan para malaikat tidak tahu bahasa lain selain Arab? Waduh, jangan meremehkan gitu lah hehehe. Sudah lihat video viral gadis mungil usia 4 tahun yang lancar berbicara dalam 7 bahasa? .

2. Menggunakan bahasa Arab pahalanya lebih besar. Apalagi dalam doa. Ada benarnya. Tapi apa berarti kalau pakai bahasa lain jadi terasa “kurang”? Harusnya enggak lah. Prinsip niat dan keikhlasan tetap berlaku. Dan yang bisa membaca gitu-gituan ya Tuhan saja. Jangan mendadak lebih Tuhan daripada Tuhan :p.

3. Ada yang membahas keutamaan menuntut ilmu bahasa surga ketimbang bahasa kafir. Emang ada bahasa yang kafir? Hahahaha . Jadi saya haluskan istilahnya di judul menjadi “Bahasa Dunia” .

Ya semua bahasa itu juga ilmu doooong ;). Semua bahasa-bahasa ini jika dipergunakan untuk kebaikan dan membawa manfaat positif buat banyak orang (juga diri sendiri) ya insya Allah bisa menjadi bekal kita menuju surga. Aamiin .

Untuk urusan muamalah di dunia ya bahasa Inggris juga keutamaannya tinggi lho itu . Disepakati sebagai bahasa internasional. Apa manfaatnya? Ya masa harus saya terangkan sih .

4. Bahasa Arab ada pahala lebih. Pahalanya tiap huruf. Ini apa benar begini? Setahu saya ini untuk bacaan alquran BUKAN bahasa Arab secara umum. Duh kemarin lupa nanya ke Pak Ustaz hehe.

***

Soal bahasa Arab ini teringat pengalaman tinggal di Jeddah dulu. Ada teman saya fasih sekali berbahasa Arab tapi tidak terlalu piawai berbahasa Inggris. Saat ada urusan di tempat publik, dia bungkam seribu bahasa.

Dia memilih memanggil teman yang jago berbahasa Inggris untuk menemaninya. Pasti kalian yang belum tinggal di Saudi bingung. Ribet amat, ya tinggal bahasa Arab saja pasti beres urusan.

Jadi begini … saya sempat getol mau belajar bahasa Arab waktu masih di Jeddah. Saya ajak teman. Jawaban dia, “Ngapain lu belajar bahasa Arab. Entar disangka TKW lho!”

Ooooo karena itu hahahahaha.

Ternyata memang benar. Stereotip TKW Indonesia, yang sayangnya sebagian besar mengisi ranah “informal-domestik”, fasih berbahasa Arab tapi tidak bisa berbahasa Inggris.

Malasnya gitu sih kalau dianggap TKW. Ngeri aja kalau sampai kena razia zzzz . Syukur-syukur kagak diculik disuruh kerja di rumah majikan hahahaha. Ditanya-tanya “Kerja di mana” saja kita ya pasti ada rasa gimana gitu kan?

Jenguk teman di rumah sakit mentereng, gue kagak dibukain pintu disangka TKW kali hahahaha. Sikat saja jelasin pakai bahasa Inggris panjang lebar dengan aksen se-Hollywood mungkin (hahaha), langsung terbirit-birit dese buka pintu! It was so hilarious! ????.

Saya tetap semangat pengin belajar bahasa Arab . Tapi belajar bahasa lain juga mau bangeeeeeetttttt . Sekarang jalannya masih lagi belajar bahasa Spanyol dulu .

Sekarang ini, kalau di grup-grup WA, walau dari atas sampai bawah komentar berisi, “Barakallahu fii umrik” dst, saya tetap berkomentar dengan riang gembira, “Happy birthday, Sayaaaanggg. Many happy returns.” Hihihihi.

Saya nyaman pakai bahasa Inggris. Kalau bahasa Indonesia juga nyaman cuma malas ngetik panjang-panjang hahahaha. Bahasa Inggris enak, biasanya lebih singkat .

Kalau bahasa Arab walau ada pernah nyangkut dikit, memang belum terlalu nyaman menggunakannya . Takut juga ada rasa ekslusif, ya. Apalagi kalau memang bukan bahasa sehari-hari kita.

Yah namanya di media sosial memang harus banyak-banyak pertimbangan. Saya sih setuju-setuju saya dari postingan teman-teman soal kehati-hatian berbahasa (secara umum) jadi sedikit ingat lagi dengan bahasa Arab dan kaidah-kaidahnya.

Tapi ya juga harus menerima konsekuensi yang menyertainya . Singgung yang “arab-arab” ya harus siap diberondong peluru “benci banget sih sama Islam Mbak?” dst .

Ngomong-ngomong, saya sih percaya segala perbedaan bahasa -etnis-budaya di dunia ini ya memang DICIPTAKAN oleh Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dari kecil juga, guru mengaji saya pun tidak pernah ya rasanya ngajarin bahasa-bahasa surga apalah-apalah.

Bahasa surga yang saya pahami ya bahasa kasih sayang, bahasa keadilan, bahasa pemahaman, bahasa pengertian, bahasa keikhlasan … apa pun kata-kata yang diucapkan untuk mengungkapkannya .

“Love has no language barriers. Whatever words you speak, the heart will surely understand.” -anonymous-

Selamat berakhir pekan, have a nice weekend, ten un buen fin de semana .