Sometimes Love Just Ain’t Enough

Memang sukar melepaskan sensasi media sosial tanpa topik buat julid-julid an, yes? Hihihihi. Terutama tentang perceraian.

Persoalan ruang pribadi begini, apalagi ada pihak yang sangat tertutup, sangat menarik buat dibikin teori-teori konspirasinya .

Ini soal Pak BTP yang konon akan segera melangsungkan pernikahannya yang kedua setelah kemarin sudah membuat timeline terbakar dengan isu perceraiannya.

Masalahnya lagi, Ibu Veronica Tan ini sosok yang gimanaaaaa gitu, ya. Sangat tenang tidak banyak bicara. Walau beliau juga pernah mengguncang linimasa waktu menangis sesenggukan pas vonis Ahok jatuh. But didn’t we all? ?

Gambar : pixabay.com

Terus kembali ramai dengan isu perselingkuhan. Tapi ibu Ve -nya tetap diam. Tahukah kalian kemarin beliau juga ikut menonton film “A Man Called Ahok” rame-rame di bioskop?

Tentu saja saat diwawancarai, beliau ya seperti biasa, menjawab seadanya nyaris tanpa ekspresi.

It’s a huge thing when two persons with these great personalities (both BTP dan Ibu Ve) akhirnya harus cerai setelah menikah cukup lama. Tidak kuasa untuk tidak julid, walau mungkin sebenarnya kita itu SEDIH ya .

Mungkin karena tidak sadar di budaya kita, bahkan di negara-negara maju lho, PERCERAIAN masih dianggap BUKAN persoalan biasa. Tapi lebih berat beban sosialnya di negara-negara Asia. Terutama untuk perempuan.

Kalok udah cerai berasa aib gitu-gitu lah.

Budaya basa basi orang Asia
Gambar : pixabay

Walau kasus BTP ini agak unik. Banyak yang ikutan mencaci Ibu Ve loh. Duh kalian ini. Kenal juga tidak .

Sementara hater tepuk tangan atas ketidaksempurnaan tokoh yang sudah setengah mati mereka cari kekurangannya selain mata sipit dan perbedaan keyakinannya.

Kasus Bunda Maia beda lagi. Kalau biasanya perempuan yang sering dalam posisi tersudut, Bunda Maia mendadak dapat cheerleader yang sampai bertahun-tahun ngikutin kehidupan beliau. Makanya pas akhirnya beliau kembali menikah baru-baru ini, seolah penggemarnya ikut merit juga saking hebohnya hahahahaha.

Apa kabar dengan Bripda Puput dan Neng Mulan?

Pernikahan itu memang gimana, ya. Dibilang penjara karena mengekang kebebasan ya juga iya (hahahaha). For both lho ya, bukan cuma buat yang lakik ;).

Dianggap menyempurnakan hidup ya iya juga. Disangka membuat hidup lebih bergelombang ya so pasti banget .

Nobody can really tell apa sih rahasia langgengnya hubungan?

Apa iya karena memang saling melengkapi. Ya siapa yang tahu. Ada juga kok yang bertahan semata karena takut menghadapi tekanan lingkungan, posisi karier, mikirin anak dst dst.

Dari yang memilih “bertahan” karena hal-hal lain di luar dirinya ini, jangan dianggap pasti kelar hidupnya. Ada juga yang berhasil melewati . Yang gagal ya ada juga.

Selevel selebriti yang sering diisukan bakal pisah, bakal pisah, dan didera banyak gosip bla bla bla laaaaahhh…sampai sekarang masih rukun-rukun saja. Amit-amit dah, jangan cerai yak Kakak Victoria dan Aa’ David. Aamiin  :D.

Gambar : eonline.com

Sama dengan yang memilih berpisah. Ada yang baik-baik saja ada yang tidak. We never know. Ndak paham juga itu gimana-gimananya, faktor-faktornya, teori-teorinya dsb dsb.

Pusing kita dengan kasus-kasus perceraian pada pasangan yang dari luar tampak terlalu sempurna. Mau yang istrinya ikutan berkarier atau istrinya patuh di rumah, semua kasus pokoknya ada contohnya.

Ada yang kelihatannya limbung tapi kok ya lanjut terus sampai kakek nenek dan ya gitu … kayak gak ada apa-apa aja .

Silakan lah diramu rumusnya keluarga bahagia itu kek apa, harus gimana-gimana. Harus mengikat suami sekencang-kencangnya gak boleh berhubungan dengan perempuan mana pun?

Katanya kalau cinta itu seperti pasir, digenggam terlalu kuat pasti akan merembes ke sela jari-jari kita.

Tapi juga seperti air, kalau dibiarin aja di telapak tangan tanpa tertangkup ya lama-lama tumpah semua.

Gak usah pusing, karena pernikahan itu sudah lepas deh dari yang namanya cinta-cintaan, dada berdebar, bla bla bla .

Perkara KOMITMEN. Siapa bilang kita tidak mungkin jatuh cinta lagi pada orang lain selain pasangan setelah menikah asalkan kita setia asalkan kita rajin ibadah bla bla bla? Kata siapaaaaa .

Ya mungkin saja. Cinta suka datang tiba-tiba euy.

Tapi emang iya kalau suka sama orang lain berarti end of marriage. Ya tidak juga. Tergantung KOMITMEN masing-masing .

Tapi sama juga. Ketika harus bercerai ya tidak berarti END OF LIFE kaaaaaaaan.

Asumsi masyarakat tentang kesempurnaan hidup yang kudu berurusan dengan surat nikah ini juga yang harus diberantas . Jomblo dibully, orang cerai dikomentarin panjang lebar, giliran pernikahan tidak bahagia ribet sendiri mau cerai apa kagak lebih karena takut pada tekanan lingkungan.

Seperti kata lagu lirik lawas, “There’s a reason why people don’t stay where they are … Baby, sometimes LOVE just ain’t enough …”

Tapi karena akoh anaknya nasionalis, ku-share lagu dari negeri sendiri terkait topik pisah-pisahan ini hihihihihi . D’you know this song? 

https://www.youtube.com/watch?v=tijyXtxdrFI

Pernikahan beda negara

Love Sees No Color

Paling suka lihat anak-anak hasil percampuran ras . Misalnya dari hasil pernikahan beda negara.

Ada cerita unik waktu teman saya, Scandy (yang juga campuran Manado – Ambon hehehe) hamil anak pertama hasil pernikahannya dengan laki-laki Irlandia tulen 100%.

Waktu Scandy mengabari ke keluarga di Indonesia bahwa jenis kelaminnya ternyata perempuan, saudara-saudara Ambon-nya bilang, “Huaaaaa, entar anak lo cantik banget. Matanya biru, rambutnya kuning, kulitnya putih.”

Terus Scandy juga ngomong ke keluarga suaminya. Mertua dan ipar-iparnya juga heboh, “Ya ampun, anakmu entar matanya coklat, rambutnya item, kulitnya keren kayak mamanya, she’s going to be very beautiful.”

Yang di sono pengin bayi cantik ala anak bule, yang di sini pengin bayi kece dengan deskripsi ala Asia ???.

Betapa kecantikan itu memang bukan standar tunggal. Sekali ini, standar ganda bahkan lebih malah sesuatu yang menyenangkan, yes? 

Di Texas tuh apalagi. Bisa dibilang ketemu bule di Dallas dan sekitar tuh paling 50% doang. Sisanya Latinos, Afrika, berbagai perawakan Asia mulai dari India-Asia Timur Jauh-Indonesia dan sekitar-Arab dan yang paling seru … ketemu anak-anak lucu-lucu pernikahan campur antar berbagai ras ini.

Anak perempuan montok yang matanya biru tapi rambutnya coklat tua dan matanya sipit. Ada yang rambutnya keriting abis matanya hitam kulitnya coklat muda. Atau yang hidungnya mancung matanya kecoklatan tapi kulitnya legam.

Pernikahan beda negara

Atau ponakan-ponakanku di Montreal, rambut kuning, kulit kuning langsat, hidungnya gak mancung tapi cantiknya minta ampun. Heeeyyyy sepupuku tersayang, gila ini Na, kita udah 10 tahun lebih enggak ketemu! ???

Sepupu paling dekat, seumuran pula. Mama saya dan mamanya Nana saudara kembar hehehe.

Lucu ini, Nana punya 3 anak perempuan semua hasil persilangan Bugis vs Kanada hihihi vs saya yang lanang kabeh ketiganya juga perpaduan Bugis vs Minang hahahaha.

Dan hari ini salah seorang perempuan unyu-unyu hasil persilangan Jepang dan Haiti bernama NAOMI OSAKA mencatat prestasi gemilang dengan menjuarai Final Tunggal Putri Australia Terbuka 2019.

Setelah 4 bulan sebelumnya menjuarai Final Tunggal Putri Amerika Terbuka 2018. Dua gelar grandslam berurutan.

Di Amerika Terbuka 2018, kemenangannya agak “dicibir” terkait kontroversi di final karena lawannya, Serena Williams, mengamuk ke penjaga garis kalau gak salah, ya.

Naomi membuktikannya di grandslam berikutnya.

Naomi melesat cepat setelah mencuri perhatian atas kemenangan pertamanya di WTA-series Indian Wells.

Kiyut banget anaknya. Ini acceptance speech -nya yang pertama kali di Indian Wells yang bikin orang senyum-senyum saking unyu-unyu nya. Dese cekikikan dan bingung sendiri mau bilang apa hahahaha.

At the end of the speech she did say, “This is probably gonna be like a worst acceptance speech at all time” terus masih sambil ngikik-ngikik juga ????.

Kelihatannya pribadi yang sangat menyenangkan, ya .

Semesta ini indah sekali kalau berkenan saling kenal mengenal untuk kemudian saling jatuh hati dan menaklukkan dunia bersama, yak #eaaaaaMulaiDrama. Sulit kalau sudah ada yang merasa superior paling benar sendiri .

“Love is blind despite the world’s attempt to give it eyes.” ―Matshona Dhliwayo

Because LOVE sees NO COLOR ???.

Ini salah satu buah cinta antara JEPANG vs HAITI yang mencatatkan sejarah nan keren di dunia tenis. HAITI, walau perawakan ras Afrika tapi letaknya di benua AMERIKA ya teman-teman. Maaf, hanya sekadar mengingatkan  … eh ??.

O ya, kepiluannya saat dinyinyirin di momen Amerika Terbuka 2018 dibayar lunas dengan gelar Australia Terbuka ini sekaligus menjadikannya salah satu pemain tenis perempuan termuda dan tercepat meraih posisi PERINGKAT SATU DUNIA (WTA RANKING SINGLE WOMAN)!

Waktu pidato kemenangan di Amerika Terbuka 2018, Naomi malah minta maaf karena sudah menang. Penontonnya ngeselin banget terus-terusan “booooo” ing untuk meledek Naomi.

Congratulation, Naomi Osaka! SUCCESS is the best revenge. You go, Girl!

Maap gak ngerti tenis but insist to spread this happy news jadi ngelindur ke mana-mana ????.

cara memikat hati wanita

Cara Memikat Hati Wanita ;)

Cara memikat hati wanita tuh emang susah-susah enggak gampang hahaahha :p.

Sudah nonton serial Netflix, “Sex Education?”, udah saya review lho kemaren hehehe.

Saya mau share potongan klip dari salah satu serinya terkait salah satu tema julid yang ramai di timeline hari ini selain pertempuran cebbie vs golputer hahahaha. Season 1 episode 4.

OSTnya sukaaaaaakkk banget, “Love Hurts Without You”.

Kalian lihat cewek bertampang metal yang sibuk gigitin jarinya itu? Namanya Maeve. Cewek paling galak di sekolahan. Selain galak, Maeve ini juga pinter.

Tapi gayanya preman abis. Maeve tidak segan-segan meninju anak laki-laki yang mengganggunya.

Maeve hobi mengangkat jari tengahnya kalau lagi dijulid-in oleh sesama perempuan  Anaknya cuek abis lah.

Bacaannya buku-buku yang feminis, yang jelas bukan bacaan buku yang digemari seusianya.

Maeve akrab dengan Otis yang diam-diam naksir Maeve. Kepada Otis Maeve cerita bahwa dia sangat benci film-film romantis. Especially kalau ada adegan cowok yang menyatakan cinta kepada ceweknya dengan cara-cara kampungan. Intinya, she hated that kind of thing lah.

cara memikat hati wanita
Maeve Wiley (salah satu tokoh dalam serial SEX EDUCATION)

 

Misalnya, menyatakan cinta dengan bunga, dengan berteriak di depan publik dst dst dst. Maeve bilang jijik dengan hal-hal seperti itu.

Maeve ditaksir abis-abisan oleh Jackson. Tapi Maeve maunya HTS an aja gak mau pacaran. Jackson akhirnya meminta bantuan Otis untuk bisa jadian serius dengan Maeve. Minta tips-tips gitu lah. Tau sendiri Maeve tipe yang galak dan kasar begitu.

Karena Otis juga naksir Maeve, Otis malah menyarankan kepada Jackson untuk memperjuangkan Maeve lebih keras. Pokoknya dibikin seheboh mungkin. Dengan cara seromantis mungkin, kalok bisa di depan publik.

Otis sengaja biar Maeve kesal dan putus selamanya dari Jackson.

Jackson percaya kepada Otis. Jackson pun mengundang teman-teman sekelasnya buat ngumpul di kantin. Jackson bernyanyi buat Maeve diiringi band sekolahan segala.

Alih-alih mengamuk, Maeve justru tersipu dan dia menerima Jackson menjadi pacarnya! Hahaha  #pukPukOtis.

Soalnya banyak yang julid terkait video Kevin Aprilio yang berlutut melamar kekasihnya di Korea. Hayo ngaku hahahahaha.

Kevin Aprilio, anak sulung Addie MS yang sukses membangun kerajaan musiknya sendiri sedari usia belasan tahun . Emang alay banget sih anaknya hahahaha.

Tapi harus diakui, dese keren lah bisa lepas dari bayang-bayang orang tua dan merintis karier musiknya yang genrenya beda banget dengan ibu bapaknya .

Dulu di kosan juga kalau lagi galau musim ujian, mau tidur kok ya merasa bersalah, mau belajar kok ya males hihihi, jadi deh sesi curhat dimulai hahahaha.

Kami (all girls for sure ) sharing soal tingkah laku cowo yang ngeselin. Semua ngakunya benci dikasih bunga-bungaan segala macam hingga akhirnya Sita angkat suara. Maaf Sit sebut nama hahahahaha.

cara memikat hati wanita

Sita juga cerita kalau dia jijik lah sama bunga-bungaan dan segala romantis-romantisan alay begitu hingga akhirnya sang pacar beneran ngasih bunga + coklat. Depan pacar sih Sita ngakunya sok cool. Malah marah-marah dan ngatain pacarnya norak. Tapi begitu di kamar, dia mau nangis saking senengnya #eaaaaaaa.

Etapi nikahnya bukan ama yang itu ya. Sorry Sit, membuka luka lama hahahahahaha .

So boys, ignore what we (girls) say . Just do what you need to do . Cewe mah gituuuuuu, ngakunya A tapi maunya B, biasa lah itu .

Remember this simple fact : “The girl who smiles and talk non-stop, is the same one who cries herself to sleep at night.” — > comot dari Google .

Film Netflix yang Bagus : Serial Sex Education

Ada film netflix yang bagus nih. Serial baru, Netflix original. Baru tayang Januari ini. Season pertama, 8 episode doang. Judulnya cetar-cetar gimana gitu. Filmnya apalagiiiiiii hihihi.

Trailernya monggo dilihat di sini :

Aksen (hampir) semua pemainnya British abis tapi lifestyle yang digambarkan kok Amerika banget, ya ?. Tapi istilah Secondary School memang dikenal di UK dan Irlandia. USA kan pakainya junior high school atau Middle School. Penasaran jadinya.

Apa memang UK beda kultur ya dengan Ireland?

Ireland mah di desa-desa model begini, anak-anak umur 10 tahun juga nontonnya masih Peppa Pig cobak ???.

Sampai pernah ngobrol sama suami sambil ngikik-ngikik, anak-anak di Texas kelas 2 SD udah petantang petenteng bawa iPad segala macam, anak-anak di Athlone kelas 6 SD masih main kejar-kejaran di sekolahan, boro-boro bawa handphone mah ???.

Agak kaget dengan episode pertamanya karena super “nganu”. Risih banget karena ceritanya kan tentang remaja usia 16. Tapi sadar karena memang ini 18+ dan ada pesan “sex strong appearance”.

Tapi secara keseluruhan, ceritanya bagus banget sih .

Yang bikin agak ilfeel, pemerannya tua-tua banget. Dandanan juga gak nolong. Untung pemeran utamanya imut-imut, tokoh Otis Milburn yang diperankan oleh Asa Butterfield.

Pemeran utama yang siswi perempuan, Maeve, ampun deh. Jadi mahasiswi juga rasanya udah agak tua -_-.

Film netflix yang bagus seri baru sex education
Masa umur 16 segini sih -_-. Pemeran aslinya berusia 19 tahun padahal.

Si Maeve ini malah terlihat jauuuuh lebih tua daripada pemeran tokoh Eric yang di kehidupan nyata berusia 27 tahun! Woowww. As they said, “Black don’t crack”. Gak rasis lho ini. Malah pujian ;).

Soundtracknya bagus-baguuuusss. Jadi sibuk searching lagu-lagunya jugak hehehe.

Banyak pesan-pesan eksplisit dalam film ini kontroversinya tajam banget untuk ukuran budaya Indonesia. Jadi kalau perspektif agak kaku pasti kurang cucmey sama serial ini hehehe. Tapi fokus ceritanya macam-macam dan banyak masalah parentingnya.

Gaya hidup yang digambarkan sih cocok buat ukuran US. Tapi rasanya di Ireland secara umum masih jaaaauuuuhhhh dari yang model-model begituan. Di Dublin aja, pas main ke park ada yang ciuman kasual gitu-gitu doang, masih banyak bule yang ngomel-ngomel dan berani negur.

Sukaaaaaa sama skenarionya. Urusan skenario, film-film “barat” memang jauh di depan ya. Karena itu kali masih susah move on dari Hollywood, British dan sekitar hihihihi.

Percakapannya mengalir bangeeeetttt. Spontan tapi dalem dan enggak cheesy.

Ada gak ya caranya bikin film tentang “Sex Education” literally yang pop dan asyik  tapi ya jangan gini-gini amat hahahaha. Terlalu vulgar ini. Selain adegan-adegan “itu”nya, ada beberapa pesan-pesan “ya gitu deh” yang disajikan terlalu terbuka.

Me myself, I don’t bother, I’m not against them . Tapi buat diterima di Indonesia, selain adegan nganunya, soal-soal lainnya juga pasti masih ganggu banget ya.

Sudah lama enggak ngikutin serial-serial di televisi. Terakhir kan pas masih di Texas, re-run Grey’s Anatomy dan tergila-gila dengan serial Bones. Makanya, ini semacam haus darah nonton serial keren. Kelar 8 episode dalam 3 hari sajah hehehe.

Season 2 nya katanya mau keluar awal tahun depan atau akhir tahun ini. Jiaaaaahhh…masih lama, yak. Urusan konten, Netflix memang masih terdepan untuk ukuran-ukuran channel sejenis (y).

Kemarin ngobrol di WA bareng emak-emak di sini saling merekomendasikan film Netflix yang bagus, terutama yang serial deh ya biar panjang napasnya. Mau coba nonton serial “Perfume”.

Kalau film lepas, seminggu lalu udah nonton “Bird Box” yang box office versi Netflix. Kurang suka sih hehehe. Terlalu tegang dari awal sampai akhir. Pengin yang agak manja-manja gitu dah biar gak terlalu spaneng nontonnya hahahaha :p.

Oh ya,  cekidot juga ini ada serial Netflix yang gak manja tapi sangat wajib tonton ;).

Buat ditonton sekalian relax dikit dari acara nyapu-ngepel-masak-ngurus anak gituh :D.

Negara Maju dan Negara Berkembang (2) : SISTEM

Ramai lagi kontroversi beberes sendiri di restoran. Adaaaaaa saja tuduhan-tuduhan “Dasar manja, dasar pemalas!”

Mental Indonesia katanya. Mental minta dilayani.

Itu bukan mental Indonesia. Lebih tepat dikatakan sebagai “mental yang ada di negara berkembang pada umumnya” .

Ini sebenarnya sudah dibahas di bagian pertama. Soal kesenjangan penghasilan.

Di Yurop tenaga manusia mahaaaaaaallll . That’s why di banyak negara Eropa Barat, toko-toko umumnya tutup di hari Minggu. Irlandia sih tetap buka. Durasinya yang dipangkas.

Negara maju di asia
Gambar : lifehopeandtruth.com

Karena di hari libur, tenaga manusia itu lebih mahal, dihitung lembur.

Di Amerika Serikat juga hari minggu malah ruameeeee, tetap buka kayak biasa. Di Negeri Paman Sam, orang super tajir dan homeless mewarnai kehidupan di kota-kota besar. Negara maju rasa negara berkembang hihihi.

Di Ireland paling malas makan di restoran. Mahal. Sumpah, mending masak sendiri. Daging sekilo paling 8 euro saja itu kalau direndang bisa makan sekeluarga ye kan. Harga ayam mentah malah cuma 4 euro per satu ekor udah dipotong-potong.

Di resto, satu porsi yang tidak terlalu besar juga bisa dipatok minimal 10 euro. Ogaaaaahhhhhh . Syukur-syukur cocok di lidah. Kadang cuma daging bakar pakek sedikit garam sama merica zzzz .

Karena di restoran ya selain bayar tempat juga harus bayar pegawai. Restoran siap saji sih murah. Cuma susah yang versi halal dan itu anu….embaknya dimari rewel soal kesehatan hehehe. Ingat-ingat, semua penyakit berawal dari perut .

Kebalikan sama di Jeddah dan di Texas. Enakan jajan di luar hihihi. Makanan NON siap saji juga banyak yang cocok di kantong .

Bukan cuma soal beberes di restoran. Soal kebersihan juga mirip. Kdisiplinan di ruang publik juga sama.

Bukan karena kedisiplinan individu rendah. Lah buktinya orang-orang dari negara berkembang kalau dilempar ke Yurop pasti otomatis disiplin, kok. Cobak aja lu berani buang sampah di sungai sini kalau gak ditangkep + denda + penjara hahahaha.

Di Jakarta mah lempar kasur ke sungai juga bebaaaaaasssss . Dulu dapat gubernur galak dan mati-matian menegakkan disiplin malah masukin ke penjara .

Ada yang namanya efek “Jendela pecah”. Pernah dengar?

Jadi begini, kejahatan besar itu bisa dicegah justru dengan menghalangi terjadinya kejahatan-kejahatan kecil. Kaca jendela sebuah rumah yang dibiarkan retak akan “menggoda” orang lain (orang baik-baik sekali pun) untuk berbuat lebih jauh.

Sekitar tahun 90 an di New York, pemerintah terkait tiba-tiba rutin menangkapi orang-orang yang enggak bayar karcis pas naik kereta. Padahal kejahatan-kejahatan luar biasa seperti perampokan, perkosaan, dan pembunuhan juga tidak kalah ramainya, tapi mereka fokus utamanya di stasiun-stasiun kereta.

Ajaibnya, dari menangkapi orang-orang yang malas bayar karcis yang harganya tidak seberapa ini, kejahatan secara umum di New York di tahun 90 an bisa turun drastis. Baca buku Tipping Point for more detail .

Pasti lebih segan membuang sampah di tempat yang bersih ketimbang di tempat yang banyak sampah di mana-mana. Karena kita pikir ya udah sih udah terlanjur kotor. Buang satu juga gak akan kelihatan.

Kalau di Yurop udah grogi duluan. Jalanannnya bersih, sih, sih. Lempar tisu selembar saja pasti langsung mencuri perhatian.

Jangan diharap menegakkan kebersihan ngandelin warga doang. Semua juga pakai petugas/sistem khusus lah mau di negara mana juga .

Lu kira di Ireland ada kerja bakti warga sabtu-minggu bersihin jalan dan selokan? Pakek petugas khusus lah yaooowwww .

Plus penegakan hukum .

Di Bern, Swiss, orang mau naik bus enggak pernah diperiksa. Beli karcis manual pakai mesin. Mana mahal banget. Saya kira orang bisa curang seenaknya. Soalnya kok gak ada petugas pemeriksa?

Hamil 4 bulan anak ke-3. Lagi assignment ke Bern-Swiss 😀

Seolah mereka percaya nanti ada malaikat yang mencatat. Eh bentar, mereka kafir, deng! Hahahahaha .

Ternyataaaa, secara random, petugas mencegat bus di tengah jalan dan naik meriksain tiket satu-satu. Petugas sudah menenteng mesin pembayaran via kartu segala.

Dengan mata kepala sendiri saya melihat beneran ada yang enggak beli karcis. Orang lokal, bukan pendatang. Aksennya kelihatan .

Dese diturunin di stasiun berikutnya tanpa perlawanan dan membayar via kartu dengan wajah lemas. Dendanya 100 frank, Cuy! Pakai kurs 2015, sekitar 1.5 juta rupiah! Sedaaaaaapppp .

Pembangunan infrastruktur transportasi merata di negara maju. Tram di Bern, Swiss (gambar : bahnbilder.de)

Nah, dengan denda segitu besar dan penegakan hukum secara disiplin, SIAPA YANG BERANI MELANGGAR!

Kalau cuma UUnya doang gak ada pelaksanaan ya sama juga boong .

Di Dublin kalau ketahuan celahnya ya bandel juga. Dulu belum banyak penerapan mobil diderek jadi pada berani di hari minggu parkir sembarangan.

Saya pernah ke Dublin Zoo pas hari minggu. Orang parkir ngasal banget karena mereka sudah hafal, hari minggu petugas libur dan belum banyak pasukan derek waktu itu.

Gilak banget, segala rumput diterabas. Tapi coba di hari-hari lainnya, mereka mana beraniiiiiiii.

Jadi seringnya tidak terlalu bergantung pada kedisiplinan individu. Situ pikir orang bule kalau nyetir di Jakarta bakal menerapkan kedisiplinan yang sama. Gak nyampe-nyampe dong nanti hahaha.

Misalnya jaga jarak aman. Di sini sih suami rewel mengingatkan saya untuk menjaga jarak aman kalau lagi nyetir apalagi di jalan tol.

Tapi suami selalu bilang, “Ingat ini khusus Ireland yak. Kalok di Jakarta lu nyetir jaga jarak sejauh ini depan lo disosor motor sama angkot. Jangan! Kudu pepet pantat!” Hahaha. Siyap Bos!

Terus kan kalau di Ireland harus full SETOP di perempatan. Kalau di Jakarta kata suami harus berani motong. Kalau setop doang mah sampai tahun depan jangan harap dikasih jalan.

Orang Indonesia nyetir di Irlandia ya biasanya bisa menyesuaikan diri. Malah saya khawatir orang-orang Yurop ini yang keringat dingin disuruh nyetir di Jakarta hahaha.

Faktor lingkungan itu penting. SISTEM yang berjalan sangat menentukan pola hidup kita di suatu tempat.

Mental individu bisa menyesuaikan.

Suami saya nyetir di Arab Saudi ya ikut gaya sana, ngebut jangan kasih ampun hahahaha. Di Texas, kecepatan di atas 100 km / jam dengan jalanan padat harus siap disalip kiri kanan.

Kota Jeddah Arab Saudi
Jalan-jalan raya di Kota Jeddah Foto : Dani Rosyadi

Di Irlandia ya ngikut cara sini. Menyetir dengan santun apalagi kami di kota kecil. Ngambil SIM di Irlandia ini yang paling berat kata suami saya. Tesnya paling susah walau dia bisa tembus sekali nyoba.

Di Iran dan Swiss gak pernah nyetir . Nyetir di Jakarta ya ngikut cara Jakarta hihihi.

Makanya buang jauh-jauh prinsip, “Yang penting di rumah anak-anak kita didik dengan baik. Bodo amat sisanya!”

Dear(s), it took a village to raise our youngs, sering dengar kan pepatah terkenal ini.

Anak-anak kita tidak akan terbatas kehidupannya oleh dinding-dinding rumah kita saja. Tidak pula hanya sebatas pekarangan rumah. Bahkan pun tidak hanya dalam kompleks. Mereka kan makhluk sosial, sama seperti kita. Butuh berinteraksi dengan orang lain di berbagai tempat.

Bahkan di Tipping Point ditegaskan ada penelitian yang membuktikan, “Anak-anak broken home yang dibesarkan di lingkungan baik-baik AKAN JAUH LEBIH SELAMAT daripada anak-anak keluarga baik-baik yang dibesarkan di lingkungan yang rusak.”

Pilihan POLITIK -mu memberi warna yangn tidak sedikit kepada akan seperti apa lingkungan yang ingin kita persembahkan kepada generasi-generasi kita kelak .

Gak mau kampanye kok hahahaha.

Where ignorance is our master,
there is no possibility of real peace.
-Dalai Lama-

Hanya mau bilang, jangan tidak peduli ya .

-Simply a Mom-