Silence is Deafening (2)

I remembered more than 6 years ago, came here (in Ireland) for the first time. Bengong. Sekolah publiknya kok sekolah Katolik semua.

But soon, belum juga keluar sepatah kata untuk meminta kelonggaran terkait pelajaran agama, melihat kerudung di kepala saya, Ibu Kepsek langsung menegaskan di pertemuan pertama, “He doesn’t need to do Religion.”

Tapi terus ada ‘kehebohan’ soal makanan halal.

Sekolah di sini tidak punya kantin. Makanan bawa sendiri. Tapi karena subsidi dari pemerintah berlebih, sekolah memutuskan untuk menyediakan makan siang gratis. Duh Buk, mbok ya kalau ada kelebihan dana dikorupsi aja gitu biar kami yang muslim gak pusing #eh ???.

Alhamdulillah Bu Kepsek sangat-sangat akomodatif. Semua orang tua murid dibagikan surat untuk memilih sendiri makanan apa saja yang boleh diberikan kepada anak. Guru di kelas bersedia membantu mengawasi.

Merepotkan sekali minoritas ini ???. Sungkem dulu sama Bu Kepsek di sekolah *ciyumTangan*.

Btw, sudah lihat vlog saya tentang “Sekolah Anak di Irlandia”, sorry gak nyambung dikit hihihihi

Anak-anak kan susah, yaow. Lihat sosis ginuk-ginuk dikit langsung ngelap iler hahahaha.

Beberapa tahun terakhir ini, kantin di kantor suami juga sudah menyediakan makanan daging halal. Di acara-acara kantor apalagi. Memang tidak sedikit engineer muslim di kantor suami, tapi yaela, 10% pun belom nyampe lah ???.

Padahal kata suami enggak ada yang protes atau kritik gimana-gimana. Minoritas ya tahu diri saja. Ambil makanan vegetarian. Kalau bule-bule Eropa selalu otomatis prepare vegetarian food. Untuk menghormati orang-orang bule yang memilih jadi vegetarian karena alasan gaya hidup/kesehatan, bukan agama.

Salah seorang sahabat anak saya di sekolah berasal dari Lithuania, Eropa Timur. Setiap akhir pekan dia bersekolah khusus untuk mempertahankan bahasa asli mereka + belajar budaya Lithuania.

Ternyata, pemerintah Irlandia juga membantu subsidi untuk hal-hal seperti ini. Nah, kelompok belajar mengaji anak-anak muslim di sini juga sedang di-encourage untuk mengajukan proposal untuk dana subsidi penyewaan gedung dari pemerintah. Doakan biar lancar dan mendapat approval, ya, hehehe.

Acara buka puasa dan lebaran Di Ireland tidak ada masalah, kami bebas menyewa gedung-gedung/aula-aula yang ada.

Monggo nih ditengok vlog lebaran Idul Fitri tahun ini di kota saya tinggal 😉

Di Texas pun, saya teringat pas hari lebaran, di Islamic Center Kota Plano, beberapa petugas polisi berjaga. Ada yang stand by ada yang membantu mengatur lalu lintas karena lumayan banyak kan mobil lalu lalang masuk keluar area masjid karena jam Shalat Ied dibuat 3 kloter.

Nih, bukti langsung, vlog lebaran Idul Fitri di Texas tahun 2017 silam 😉

Isn’t it beautiful? 

I know, kita tidak boleh menutup mata terhadap kasus di Xianjiang, di Myanmar, dan segala macam.

Tapi ada banyak tempat di dunia ini yang terus menerus mencoba dan berusaha keras untuk menciptakan tempat yang ‘nyaman’ BUAT SEMUA PIHAK (etnis, agama, warga negara dsb).

Hampir tidak ada lagi semacam, “Hadeeeehhhh, tau diri dong lu yang minoritas, udah tau bakal jadi minoritas mau minta dispensasi macam-macam. Hargai mayoritas! Adaptasi, dong! Jangan banyak cing cong!”

Istilah ADAPTASI mulai memudar, berganti dengan INKLUSI ?. INKLUSI? Go googling it yourself ;). Sudah pernah saya bahas juga di sini.

Makanya lumayan tertusuk dengan kasus penutupan restoran yang menyediakan daging babi di Mal Pipo (Phinisi Point Mall), Agustus 2019 ini. Alasannya, menjual makanan berbahan daging babi melanggar ‘kelaziman’.

Jadi datanglah ‘Aliansi Jaga Moral’ apalah-apalah meminta agar restoran ditutup. And it did happen :(.

Saya bingung juga. Aturan buat muslim kan DILARANG MEMAKAN DAGING BABI. Apa memang ada aturan DILARANG MELIHAT MASAKAN DAGING BABI? Atau DILARANG MELIHAT ORANG YANG MAKAN DAGING BABI?

Aturan dari mana ???.

Katanya lagi, “‘’Semestinya pengelola Mal Pipo menghormati ummat Islam sebagai kaum mayoritas di Kota Makassar. Apalagi, mayoritas pegunjung ke mall umumnya ummat Islam,” ujar Ketua BMI (Brigade Muslim Indonesia) Sulsel, Muhammad Zulkifli.

KOK YA SEGITUNYA ????.

Salah satu komentar, “”Saya setuju makanan haram bagi daerah yang isinya mayoritas tidak berjualan di muka publik secara terang-terangan. Bukan masalah bakal beli, keciprat ata kecium asapnya. Tapi ini lebih ke masalah mencederai perasaan kaum mayoritas,” tulis @nenkpurba.

((MENCEDERAI PERASAAN KAUM MAYORITAS)) …. hoooo, yang punya perasaan yang mayoritas doang? BHAIQUE.

Yang bikin sedih, kok tidak ada pernyataan ulama mana gitu ya. Pemerintah terkait juga tidak ada suaranya? Atau sudah ada kah? Apa karena berakhir ‘damai’? Ya siapa juga yang mau cari ribut kalau didatengin rame-rame gitu -_-.

Serba salah memang sekarang ini. ‘Birokrasi’ kita sedang terperangkap dalam POLITIK IDENTITAS yang makin menjadi :(. Shame on them.

Kita seharusnya bekerja lebih keras untuk menyiarkan kedamaian. Memperlihatkan bahwa kita itu bisa lho hidup damai dalam perbedaan.

Menunjukkan kalau ada tempat-tempat di dunia ini di mana kalian bisa berjalan bebas tanpa mesti menyembunyikan identitas agama kalian dan kalian tetap mendapat kedamaian dan penghormatan dari orang lain.

Setidaknya itu yang saya rasakan sebagai muslimah berjilbab di negara mayoritas Katolik di sini.

Lah ‘situ’, sama asap daging babi aja takut. Lihat daging babi, perasaan tercabik.

Itu saudara-saudara muslim-mu berjibaku dengan bom dan peluru di Suriah tempo hari.

Kalian tahu, terkait melubernya pengungsi, Angela Markel sempat dikritik keras dan diolok-olok bersikap sok-sok seperti Bunda Theresa dengan julukan “Mutter Angela”.

Angela berseru lantang saat banyak pemimpin Eropa memilih diam atas kasus pengungsi Suriah,

“Apakah kita ingin hidup di benua di mana martabat seluruh manusia bahkan mereka yang minoritas tetap ditegakkan? Ataukah kita ingin berada dalam dunia di mana nasionalisme digunakan untuk intoleransi dan membiarkan kegelapan sekali lagi mengalahkan kita?”

Bahkan media-media arus utama tidak mau (atau belum? telat amatt -_-) memberitakan soal ini.

Your silence is deafening ???.

Cara Mendapatkan Uang di Youtube vs Berbagai Upaya Viral

Betul, saya memang sering menulis, enak banget sekarang cara mendapatkan uang di youtube. Intinya, mau cari uang tuh lebih gampang dan banyak kesempatan.

TAPI JANGAN LUPA, yang gampang-gampang itu BIASANYA BANYAK YANG BISA. Otomatis jadi buanyaaaaaakkkkkk banget saingan.

Apa susahnya jadi youtuber?

Kalau kalian punya akun Google, voila, bikin akun youtube cuma tinggal menjentikkan jari. Pasang adsense juga gampang banget. Sebelum Februari 2018, tidak ada batasan jumlah subscribe dan waktu penayangan minimal. Bebaaaasssss.

Sekarang juga syaratnya tetap mudah ditembus.

Bayangin, SEMUA ORANG bisa jadi YOUTUBER.

Makanyaaaaaaa, jangan sok gampang-gampangin hidup gak perlu sekolah bla bla bla kalok kepepet tinggal jadi youtuber, endorser, jualan onlen, ngana ngunu ngano. Lu kira gampang cari uang online model begitu hahahaha.

cara mendapatkan uang di youtube

Jualan onlen asyik, bisa tanpa modal, tapi saingannya MELIMPAH RUAH!

Bikin vlog modal hape juga udah bisa. Banyak aplikasi edit video gratisan yang keren-keren dst dst dst. Bayangin seberapa banyak orang yang punya kesempatan jadi youtuber kalau mau. Kompetitor MEMBLUDAK!

Kira-kira minggu lalu saya dan suami iseng nyari guitar-cover nya “More Than Words”, lagu jadul favorit kami dulu.

Banyak bener sekarang cover gini-ginian. Dan mereka itu NIAT banget loh. Walau cuma syuting di ruang tertutup tapi sound systemnya kece. Bagus-baguuuuussss ???. Wow!

Ketemu sebuah cover embak-embak yang saya pikir video bokep yang nyaru jadi cover lagu hahahaha. Padahal itu embak-embaknya nenteng gitar di thumbnailnya.

Saya klik. Eh, beneran si embak nyanyi sambil main gitar walau buah dadanya seperti mau tumpah gitu ??????. Suami gue cengengesan liatnya.

Pas di-klik channelnya, thumbnailnya ya begitu semua hahahaahha. Model bajunya sama semua cuma warna aja yang beda-beda ???.

Ngikik-ngikik baca komen-komennya, “Wow, this is the ‘breast’ cover I’ve ever seen” ???.

Saya tidak paham soal skill main gitar. Di telinga saya sih oke-oke saja si embak ini. Tapi kata suami saya, mainnya agak goyang pas nyanyi, dan katanya sih selevel itu belum yang bener-bener pro. But overall, tetap enak didenger (y).

Eh, ternyata yang bikin cover piano juga ada yang begini, “The Breast Pianist!” ???.

And now we had KIMI HIME di Indonesia :p. Kemarin lagi, ramai, tuh.

Kita mundur dikit ke belakang. Abege 90 an pasti tahu Mariah Carey kan, ya? Diva luar biasa ini tadinya selalu berpenampilan relatif sporty. Kemudian tahu-tahu membranding dirinya dengan penampilan super seksi.

Di Indonesia, ada Krisdayanti ;).

WHYYYYYYY ???

Dua-duanya punya suara cetar membahana terpampang nyata di hadapan mata bukan fatamorgana ye kan. Kenapa harus memakai baju dengan belahan dada super rendah bla bla bla gitu?

Selevel DIVA 24 karat macam Carey dan KD saja harus “nganu-nganu” untuk mempertahankan tahta di dunia hiburan di mana sebenarnya bakat mereka sudah jauh di atas rata-rata.

Masih inget video klip KD yang ini? Lagunya keren, suaranya bagus, tapi ya outfitnya lumayan terbuka. Ini belum apa-apa. Makin ke sini, KD makin berani. Jadi kalau lihat video klip “Terserah” ini terlihat sopan-sopan saja ya untuk ukuran seorang KD :p.

Ya bayangin aja PERSAINGAN di era digital yang semua orang dari (hampir) seluruh penjuru dunia rebutan nyari TRAFFIC di YOutube ???.

Apalagi yang skillnya sebenarnya biasa-biasa saja. Harus setengah mati mencari cara untuk viral. Hingga akhirnya banyak yang kebablasan, seperti pepatah lawas, “Kalau mau terkenal kencingi sumur zam-zam.”

Makanya tidak sedikit yang berlomba-lomba “melakukan segala cara” untuk menarik perhatian VIEWER / penonton :).

Segala baju hampir telanjang sambil main instrumen musik lah, dandan ala Barbie dengan baju menerawang sambil masak di dapur lah, ada yang pakai bikini sambil nerangin hewan-hewan laut dengan suara mendesah-desah (sarjana beneran loh dese) dst dst.

Yang alay-alay, pakai video-video prank-prank an. Ya abis gimana, relatif mudah dan ternyata dianggap lucu dan mudah viral ??? .

Ada juga yang bikin thumbnail dengan judul agak-agak “mengundang” –> “ADEGAN PANAS DI DAPUR, SUPER HOT!” Padahal lagi masak hahahahahaha. Lucu, sih, ya #eh :p.

Segitu gilanya kah dunia sekarang? Jangan pesimis begitu.

In the end, kita masih punya CELINE DION dan ADELE ???. Tahu jawaban Adele waktu diwawancara dan ditanyain, “Kok gak diet sih, Kak?” –> “Saya menciptakan nada dan lagu biar enak didenger, yes? They’re for your EARS.”

Tapi yang bisa SELEVEL Celine Dion dan ADELE emang ada berapaaaaaaaaaaaaaaa ???. ONE in a MILLION.

Kebanyakan ya memang harus gila-gila dulu baru bisa tenar ???. Apalagi yang ingin cara ‘instan’.

Yang gamer di Youtube, Top 10 nya masih dipegang oleh Dan TDM dkk kok ;). Yang memang gamer super canggih yang jam terbang tinggi dan mainnya emang enak, ya. Ngobrolnya asyik. Si Kimi itu kalok maen game diem aja, anak-anak mana demen yang kek gitu ;).

Model-model Kimi HIme itu kalau main game-nya ngebosenin gitu ya lama-lama mentok juga.

Hidup ini memang tidak akan pernah adil 100%, kok. Mitos bahwa kerja keras, ketulusan, keikhlasan, akan selalu berbuah kesuksesan itu TIDAK SELALU BENAR.

Kita iri pada legenda semacam Michael Jackson, tapi tengok jalan hidupnya yang “tragis” di masa lalu dan kasus pedofilnya :(.

Celine Dion keren dan hidupnya gak aneh-aneh, tapi kita semua tahu karya-karyanya Mariah Carey yang bertengger di puncak tangga lagu jauuuuuuuhhhhhh lebih banyak daripada Celion Dion ;).

cara mendapatkan uang di youtube

Mariah Carey itu pernah benar-benar di “PUNCAK” tak tertandingi. Sebaris dengan Michael Jackson lah. Celine Dion kan tidak pernah bener-bener ada di level itu tapi lebih stabil sampai sekarang :).

Selalu ada harga yang harus dibayar lah intinya.

Dan di era digital ini, HARGA yang harus dibayar itu LEBIH MAHAL lagi karena PERSAINGANnya jauh lebih ketat.

Saya tidak mau membahas apakah pamer-pamer tetek dan sebangsanya di video-video youtube itu BENAR atau SALAH?

Simpel aja, your life your value your choice ???.

Makanya sebenernya lebih mudah menggantungkan penghasilan lewat jalur “tradisional” yang lebih “fair” :).

Kalau ambisi tinggi MENTAL gampang remuk, jangan coba-coba menggantungkan nasib dari dunia begini-beginian.

Lilly Singh. David Marcu. “Happiness is one of the hardest things to fight for; but it’s the only thing worth fighting for.”

Inget, jangan sampe menyandarkan tangga kebahagiaan pada dinding yang salah. Dinding yang gampang remuk hanya akan mengubur kita bareng puing-puingnya, kan?

Subscriber mungkin isinya mayoritas hater, menginspirasi hidup orang lain buat bekal amal juga kagak, walau banyak view banyak duit apa nyenyak tidur kalau diomongin semata karena perkara tetek? ??.

Ya nyenyak aja sih ya apa lo apa lo apa lo, dasar tetek kecil sirik aje ????.

Film Dua Garis Biru & How Being a Man is a Privilege!

Padahal film Dua Garis Biru ini rasanya sudah cukup adil menyoroti posisi laki-laki dan perempuan dalam kasus “Kehamilan di Usia Sekolah & di Luar Nikah”.

Mengapa masih saja ada laki-laki yang merasa “tersudut” :p.

Gak papa, kan kujadi punya alasan nge-gas lagi hihihi.

Mari kita singkirkan dulu hegemoni patriarki dan misoginis bla bla bla dari kasus-kasus seperti ini. Saya TETAP bisa MENUNJUKKAN bahwa PEREMPUAN akan menanggung BEBAN yang jauh lebih “PEDIH” dalam urusan ini :(.

Anggap saja kita sudah hidup dalam tatanan masyarakat yang sudah lepas dari isu-isu kesetaraan yadda-yadda-yadda … kemudian kita dihadapkan pada Bima dan Dara (film DUA GARIS BIRU).

film dua garis biru

1. Masalah keperawanan dan ke-PERJAKA-an (saya bahkan tidak yakin apakah istilah PERJAKA ini beneran eksis terkait masalah hubungan intim).

How did you measure it? It’s easier to judge the girls, rite? 🙁

Dulu sempat di lingkungan kerabat ada obrolan iseng menanggapi pasangan pengantin baru terkait hubungan intim (anggap saja dua-duanya perjaka-perawan) …

“Kalau mau lihat malam pertamanya sudah kejadian, lihat saja yang perempuan. Kelihatan kok itu. Dari cara jalannya %$$%#$#@$#…. ” dst dst (gak enak mau nulis lengkap -_-)

Karena kalau yang laki-laki bisa dibilang nyaris tidak akan ada perubahan apa-apa.

Uniknya, kalau memang standar ke-PERJAKA-an itu parameternya apa sudah pernah crot apa belum, jelang abege laki-laki akan mengalami fase MIMPI BASAH (yang seharusnya dialaminya sendiri gak perlu bantuan perempuan mana pun).

MIMPI BASAH akan membuat laki-laki KEHILANGAN KEHORMATAN? Nope. Sebaliknya, semata pertanda bahwa mereka sudah memasuki tahap “dewasa” secara fisik.

Something positive, nothing’s bad about that.

See the point? We can’t see (even feel or measure?) any difference apakah seorang laki-laki masih perjaka atau tidak.

Kalau perempuan? 

Some stupid boys, pernah melecehkan seorang teman perempuan saya yang kebetulan anak dokter yang punya pengetahuan ilmiah tentang hubungan intim dan organ pribadi laki-laki dan di-sharenya di group mailing list.

Anak-anak laki-laki tolol itu merespons dengan japrian kepadanya, “Widih, lu udah pengalaman ni kayaknya. Enak gak? Ajarin dong!”

See? TOLOL, yes? Banget!

2. Tokoh Dara di film Dua Garis Biru … hamil.

“Iya dia yang hamil, tapi bayangin beban mental laki-laki dan keluarganya juga dong!!!!”

APAAAAA???? LU PIKIR PEREMPUAN HAMIL (belum usia matang pula, di luar nikah pula) TIDAK PUNYA BEBAN MENTAL?#zoomInZoomOutMacamLeiliSagitaDiSinetronSinetronJADUL

Cuuuuuy, jangankan anak SMU yang masih lugu begitu, kami saja yang sudah bolak balik tekdung dan brojolan lu kira tidak mengalami perubahan mental saat hamil?

Dan dengan beban mental itu, PEREMPUAN masih harus menanggung BEBAN FISIK.

Oh c’mon, yang hamil siapa, Dear? Yang mual muntah yang bisa terjadi sampai 9 bulan itu siapa? Yang menahan kontraksi saat melahirkan itu yang lakik? Yang dibelek perutnya itu siapaaaaaa? Robot, HAAAA? #garukPakekPisau

Yang punya beban harus NGUMPET dalam rumah menahan MALU karena perubahan fisik yang sungguh sulit disembunyikan itu SIAPAAAAAA.

Situ kan tinggal crot. Mau kabur juga boleh, monggo. SIAPAAAA yang tahuuuuuuuu kalau bukan bacot-bacot orang terdekatmu yang bercerita?

Memangnya ada ya, tanda-tanda perubahan fisik pada laki-laki yang membuat orang yang belum pernah ketemu sama sekali bisa berbisik-bisik, “Ih, liat si FULAN, cara jalannya kek gitu. Pasti dia abis menghamili cewek, deh.”

But at look at the girl :(. No matter how hard she tried, semua bekas-bekas itu akan tampak nyata padanya. Siapa pun bisa bergunjing tentangnya hanya dengan MELIHATnya, “Ih liat deh, kayaknya masih muda, anak SMU tuh, kok buncit hamil gitu? Jangan-jangan ….”

Budaya basa basi orang Asia

Bahkan setelah melahirkan pun. Beberapa kalangan perempuan punya genetik yang membuat perubahan besar pada tubuhnya setelah melahirkan. Some are not. Genetik itu. Buat etnis tertentu ciri ini terlihat jelas.

Tidak percaya? Tanyakan pada Meghan Markle yang masih saja dibully pasca melahirkan karena ukuran pinggul yang berubah drastis. Dibully orang-orang yang sama yang dulu mencibirnya pura-pura hamil.

Dan sekarang tetap disindir jugak, dibanding-bandingkan dengan Kate Middleton yang anak 3 tapi bodi tetap lurus bahkan kurang dari 24 jam setelah melahirkan pun tetap lurus –> ampuni hambaMu ya Allah yang kebanyakan baca berita gosip ini hahahaha.

3. Dan mari kita menapak kembali di dunia nyata. Karena di kehidupan serba liberal macam di Negeri Jantung Dunia, Amerika Serikat pun, patriarki dan semacamnya itu belum hilang sepenuhnya. Percayalah! 

APALAGI DI INDONESIA

Istilah-istilah menyakitkan hati seperti DIGAGAHI (kata GAGAH kan sesuatu yang berkonotasi positif, kok bisa memperkosa dianggap MENGGAGAHI). Itu tindakan pengecut malah -_-.

Buat perempuan ada istilah “KEHILANGAN KEHORMATAN”.

Sebuah kisah nyata tentang anak perempuan usia SMA yang ketahuan hamil di luar nikah dan nyawanya berakhir di tangan kerabatnya sendiri :'(. Karena dia dianggap sudah merusak kehormatan dan nama baik keluarga, maka nyawanya “dihilangkan”.

Kisah nyata ya Allah *nangis*.

Gambar : thegrindstone.com

Keluarga perempuan lebih “emosional” ya karena nomor 1 dan 2 tadi.

Jadi mengertilah, jika kasus seperti Bima dan Dara, ada yang berani bilang kepada Bima, “Kamu sudah merusak masa depan Dara!”

So dear my girls, pahami betul perkara-perkara beginian. Saya tidak kaget soal Bima dan Dara. Orang yang saya kenal langsung yang mengalami hal ini bukan 2-3 orang. Lebih :'(.

DAN …. berhentilah menganggap ini azab yang akan menimpa anak-anak muda yang nakal dan berandalan saja :'(. “ITU SALAH BESAR!”

Pelakunya, kedua belah pihak, bisa datang dari kelompok anak baik-baik (even yang lebih banyak berkeliaran di mushala).

Tell our girls, didik lebih detail karena IN THE END, mau diputer-puter kayak apa, you girls will “suffer” more. Macam pepatah, “Enaknya semenit, susahnya selangit.”

film dua garis biru

Ya syukur kalo enak, kalo kebagian sakitnya doang.

Anak-anakku sayang (perempuan), take care of yourself, sekuat-kuatnya yang kalian bisa. Kesannya dunia tidak adil, ya. What can I say? Ya mungkin ini “jalan Ninja” kita, sayang <3.

Laki-laki bisa MEMILIH “pergi”. Mereka bisa menghilangkan jejak tanpa kesulitan berarti. Mereka bisa move on dan menemukan pengganti semudah membalikkan telapak tangan tanpa ada yang nyinyirin bahkan.

But there’s no place to hide for you, girls. You are going to bring this for your whole life, sorry to say :'(.

And MOMS, teach our boys, “NO MEANS NO.” LITERALLY!

Saya ingat dulu membaca tulisan Ayu Utami, kira-kira begini, “Pahami kalau kalian (laki-laki) tidak lagi bisa bilang -Loh kan itu sama-sama, gak ada yang maksa dia kok! Suka sama suka-“

Soal tidak paksaan anggap saja bisa iya. Tapi fakta bahwa yang beneran “dirusak” adalah masa depan si perempuan, it’s not something you can deny, Boys.

Mengerti kan sekarang mengapa ada istilah “Being a MAN is a privilege.”

Gunakan PRIVILEGE itu sebaik mungkin. Jangan sampai sebaliknya, ya anak-anakku sayang –> ampe nangis nulisnya inget punya 3 pentungan kecil di rumah.

gaji di Indonesia

Life Goes On … :)

Ngomongin gaji di Indonesia termasuk hal yang cukup “sensitif”. Makanya banyak yang enggan terbuka soal ini.

Kisaran gaji secara umum, bukan cuma gaji di Indonesia loh ya, memang tergantung field masing-masing dan PERKEMBANGAN ZAMAN.

Jurusan kuliah saya dan suami kan memang di tahun segitu-segitu masih dianggap BARU. Jaman saya SMA mah, kayaknya semuaaaaaaaa kerabat yang kenal sibuk membujuk sama masuk Kedokteran Umum.

Kakak-kakak saya yang anak Teknik Elektro sibuk membanggakan jurusannya dan menyarankan saya pilih Elektro jugak. Makanya pas daftar mau pilih ILMU KOMPUTER diem-diem aja, takut dinyinyirin duluan jadi gak konsen entar ujiannya :p.

Waktu masih bekerja dan belum punya anak, saya pernah janjian makan malam bersama teman lama saya yang kebetulan lagi melanjutkan sekolah di Jakarta. Dia, bersama suaminya, sama-sama lulusan kedokteran umum dari perguruan tinggi negeri tempat kami berasal. Dokter, cyin.

Sepasang suami istri yang sama-sama lagi ambil spesialis.

Karena saya sebagai pihak pengundang jadi kudu memuliakan tamu dong, ya. Setahu saya, teman ini suka sekali masakan Jepang. Jadi kami ajak ke Sushi Tei.

Bertemulah kami berempat di sana. Dia bersama suaminya, saya bersama suami saya.

Obrolan pembuka yang standar antar suami, suami teman yang bertanya duluan, “Kerja di mana, Mas?”

“Oh, saya kerja di telco.”

“Perusahaan apa, ya?”

“Eri*****.”

Suami teman langsung mengangguk-angguk, “Wah, asyik, dong. Jago benerin hp berarti, ya.”

Hahahaha. Waktu itu saya setengah mati menahan ketawa sementara saya tahu pasti, suami pasti gondok bukan kepalang.

Setelah puas tertawa, sebagai istri yang salehah, saya tentu menghibur suami , “Jangan gitu lah. Sekolah kedokteran itu sibuknya gak tanggung-tanggung, Bang. Manalah mereka bisa se-update kita yang kerjanya banyakan browsing internetnya hahahahaha.”

Waktu lagi mengobrol dengan teman-teman sesama ibu-ibu telco di Jeddah lebih banyak lagi cerita lucu. Paling juara cerita teman satu ini. Kita anggap saja namanya Ibu Telco yang sedang berbincang-bincang dengan temannya, Ibu Kepo .

Ibu Kepo : “Suami kerjanya apa sih, Bu?”
Ibu Telco : “Telco engineer.”
Ibu Kepo : “Apa itu?”

Ibu Telco : “Telekomunikasi, Bu. Kerja di perusahaan telekomunikasi gitu.”

Ibu Kepo langsung merasa paham, “Oiyaaaaa, capek juga itu, ya kerjanya. Saya sering lihat lho, kalau di jalan-jalan ada orang manjat-manjat di tiang-tiang sambungan telepon. Aduh, bahaya juga itu kerjanya, ya.”

((MANJAT-MANJAT TIANG))

????

Tapi dunia terus berputar ya. Jika dulunya anak-anak MIGAS atau tambang dan anak-anak Telco jumawa gampang dapat kerja dengan gaji maksimal, sekarang dunia IT yang kembali berjaya ;).

Sektor Telco sudah banyak yang kena optimasi saking canggihnya teknologi KECERDASAN BUATAN sekarang.

Vendor telco sudah mulai surut. Banyak layoff di mana-mana. Sedih :'(. Mau pulang ke tanah air, kantor cabang sana malah sibuk pecat-pecatin karyawan ??.

Temen-temen di MIGAS juga banyak yang dirumahkan. Anjloknya harga tambang juga menghajar sektor kerjanya.

Makanya adaik-adik yang enggak lulus di PTN impian jangan sedih atau berputus asa ;).

SEKARANG, era START-UP dan YOUTUBER (dan ENDORSER) ???.

Dunia terus berputar. Banyak yang sedih kehilangan kesempatan kerja yang dulu berlimpah tapi banyak yang juga hepi dengan kesempatan-kesempatan baru yang menanti.

Makanya anak-anak harus bener-bener kudu diajarin biar KUAT dan ULET, terus belajar, gak boleh KUDET ^_^. ATTITUDE adalah segalanya no matter what ;).

Sekarang serem, banyak yang INSTAN. Kalau mental enggak kuat, nanti bisa layu sebelum berkembang.

Sudah banyak kisah seleb-seleb instan yang akhirnya tumbang satu per satu karena belum sempat mengasah keuletan sudah keburu tenar dan akhirnya bingung sendiri, stres sendiri dihajar gaya hidup yang ketinggian yang belum seharusnya mereka jalani :(.

Akhirnya banyak sekuter (selebritis kurang terkenal) yang terjerumus ke dunia prostitusi, rame-rame pakai narkoba (kadang juga dipakai buat dopping).

Saya berempati pada para korban narkoba dalam beberapa hal :(. Apalagi kalangan selebriti. Mumpung lagi banyak job, banyak yang kerja mati-matian sampai harus bergantung pada obat-obatan terlarang :'(. Selagi banjir tawaran, HAJAAARRRRR. Karena mereka sadar, bintang-bintang baru akan segera muncul membenamkan mereka :(.

Kalo abis sembahyang, selalu sempatkan berdoa buat anak-anak, seperti lirik lagunya Chrisye “Hanya padaMu Tuhan, tempat kami berlindung dari semua kepalsuan dunia. Gusti Allah, titip anak-anak.”

Era digital, banyak kesempatan tapi makin banyak pula cobaannya *ngelapKeringat*.

Jadi pengin nyanyi,

“Life asks no question, it goes on without you.
Leaving you behind if you can’t stand the pace.”

gaji di Indonesia
cari tiket kereta ekonomi yang murah

Nostalgia Naik Kereta : Sempet Halu Berharap Ketemu Jodoh di Kereta Ha-ha-ha

Selain jadi pelanggan setia KRL Ekonomi Bogor-Jayakarta bertahun-tahun pas masih kerja dulu, saya juga pernah naik kereta antar kota, Jakarta – Bandung. Naik Kereta Parahyangan dulu. Beda lah yaooowwww sama pengalaman naik KRL Ekonomi :p.

Dulu sempet rajin ke Bandung karena sepupu kuliah di sana. Jadi pas bolak balik itu, ongkos tiket kereta dibayarin Om dan Tante ongkosnya hehehe, Al Fatihah buat almarhum Om :). No worry, cek tiket kereta ekonomi untuk liburan hemat kamu di Traveloka ;).

cari tiket kereta ekonomi yang murah

Kalau tidak salah, ada 2x liburan panjang, saya ke Bandung ke tempat sepupu. Dia biasanya tetap di Bandung pas liburan karena ngambil semester pendek.

Salah satu yang memorable itu pas ketemu kecengan pas sekolahan. Dese emang ngelanjutin sekolah ke Bandung. Ini apa ya istilahnya. Dibilang mantan mah bukan, enggak pernah jadian. Tapi naksir-naksirannya lamaaaaaa. Dari SD sampai SMP :p.

Sekalian reuni dengan teman SD yang lain, sih. Yah, momennya rada wakwaw juga. Karena abis putus sama yang di kampus, ke Bandung kok ya ketemu dese.

Yang mana dese udah punya pacar yang langgeng dari SMA. Sumpah, awkward! Hahahaha. Mungkin lebih tepatnya : paiiiiiitttt ….

Gambar : pixabay.com

Makanya, pas balik ke Jakarta, di dalam kereta jadi drama. Saking desperatenya, sampai kepikiran, “Seru kali nemu jodoh di kereta.”

Ya, kali-kali duduk sebelahan siapa gitu.

Eeeeehhh…beneran loh, pas waktu itu pula, sebelahan ama cowok. Ganteng-ganteng banget sih enggak. Cuma namanya si embak nampak haus kasih sayang (belum move on dari mantan + ketemu kecengan lama yang udah punya pacar), jadi mengkhayal-khayal gitu dah hahaha.

Pas diajak ngobrol kok ya rada-rada nganu jadilah khayalan indah langsung remuk di tempat saat itu juga :p.

Tapi kalo naik kereta mah, enggak bakal mati gaya. Apalagi kalau duduk di sebelah jendela ya. Banyak kesempatan lihat-lihat pemandangan.

Yang terkenang pemandangan via kereta dari Bandung ke Jakarta waktu itu lumayan juga. Enggak kalah dengan pemandangan di luar negeri :).

Bijak sekali ya, dari cerita patah hati bisa tahu-tahu menukik tajam ngomongin pemandangan pas naik kereta hahahaha #benerinKudung. Yang lalu biarlah berlalu :p.

cari tiket kereta ekonomi

Sempat loh pas mudik tahun lalu mau naik kereta dari Jakarta ke Malang ^_^. Tapi suami lagi kecantol pengin nyobain jalan tol hingga akhirnya diputuskan untuk Road Trip Jakarta – Cirebon – Semarang – Yogyakarta – Purwokerto – Cirebon – Jakarta.

Borobudur (road trip Jakarta-Yogyakarta, 2018)

Kalau bawa anak, enak juga tuh kalau naik kereta dari Jakarta ke mana. Lebih praktis. Memang sih rencananya pas jalan-jalan ke Malang nanti (mudah-mudahan mudik berikutnya terkabul, aamiin), mau naik kereta aja.

Road trip kan udah ngerasain. Tapi masih mupeng juga ya karena jalan tol makin panjang aja makin ke sini :D.

Tapi karena pas ke Malang itu memang gak ada niat mampir-mampir, mendingan naik kereta. Why?

  1. Kalau tujuan cuma ke satu kota jadinya gak repot. Apalagi bawa anak-anak.
  2. Apalagi kalau di kota tujuan tidak ada niat buat mobile/keliling-keliling. Memang mau fokus di Jatim Park dan sekitar saja. Enaknya di Malang nih, tempat wisata, sudah kami googling, lokasinya deket-deketan.
  3. Naik transportasi publik kan juga ramah lingkungan loh #mendadakSayangLingkungan :p.
  4. Ongkos dan biaya perjalanan lebih mudah diestimasi. Kalau road trip suka tidak terduga mau mampir di mana dan ngapain hahahaha.
  5. Thanks to banyaknya aplikasi online (Traveloka dll), jadi ngitung-ngitung bujet transportasi bisa tinggal googling-googling jauh-jauh hari sebelumnya ;).
cari tiket kereta ekonomi