“TURUN MESIN”???

Wah, gue jadi merasa berdosa karena sering menggunakan istilah Turun Mesin ini juga 🙈🙈🙈. Buat ke diri sendiri tapi yaaaaa 😬🙏.

Setelah melahirkan anak pertama, abis cuti 3 bulan, saya ngantor lagi. Terus gabung dengan geng mamak ASI di kantor.

Image by Free-Photos from Pixabay

Sekali itu ngobrol soal perubahan bentuk tubuh saat menyusui. Dan ternyata saya baru tahu soal kondisi payudara itu dipengaruhi oleh PROSES KEHAMILAN. Bukan karena menyusui.

Penasaran, yes? Terus nanya-nanya ke obgyn. Eh, ternyata bener 😅.
Kirain tuh kendor dan perubahan fisik lainnya lebih karena menyusui. Ternyata karena hamil. Perubahan fisik juga terjadi si beberapa bagian.
Obgynnya becanda, “Ya kalo mau bodynya gak berubah jangan hamil aja, Buk.”

Hehehe.

Dan memang makin sering hamil ya makin besar pengaruhnya. Bisakah dikoreksi? Pakai operasi katanya sih bisa.

Gaya hidup dan pola makan tentu ada efeknya tapi yah enggak seefektif operasi dll. Saya sendiri termasuk cardio-freak dan sekarang rajin angkat beban, pola makan ya dijaga sebisanya walo lebih sering loss hahahaha.

Pokoknya memang ekstra kerja keras. Yah gimana, udah jadi hobi dan kebiasaan hehe 🙏.

Yang udah 3x “turun mesin”, Gaeeesss hahhahaha. Not bad lah :p.

Berat badan bisa banget balik ke jaman gadis. Tapi memang ada kondisi-kondisi yang gak bisa balik lagi. And it’s okay 😘💕🙏.

Baca Juga : “In Her Shoes”

Jadi udah paham aja kalo ada yang tetep bisa ‘bertahan’ ya ada faktor bantuan medis ternyata hehehe. Bisa dikoreksi pakai operasi atau “perawatan” lainnya. Completely OK, your life your value your choice 👍.

Saya nanya itu ke dokter karena penasaran banyak juga yang tidak mau menyusui karena takut kendor hehehe. Padahal mau menyusui atau tidak, proses hamilnya sendiri memang sudah menyumbang banyak perubahan fisik.

Mual dan muntah saat hamil muda
Gambar : pixabay.com

Buat saya sih itu privilege, kok. Lakik mana bisa hamil 😎😎😎.
Cuma memang enggak pas lah kalau orang lain yang ngomong. Apalagi suami celetuk soal istilah turun mesin kepada istri sendiri, di depan umum pulak 🙄🤔.

Analoginya kalok sesama African-American menyapa dengan kata “Nigger” ya oke-oke aja. Tapi cobak yang ngomong “Nigger” adalah ras lain, bisa panjang ceritanya 😅😁.

Gara-gara kasus ini saya juga jadi gak enak sering pakai istilah turun mesin walo ke diri sendiri 😩🤭. Apa deh ya istilah penggantinya yang lebih “enak” 😜😅.

Misalnya kalo ditanya umur segala macam, saya suka becanda jawab, “Pokoknya dah pre lansia. Tiga kali turun mesin.” 😂😂😂.

Baca Juga : “3 Kehamilan di 3 Negara”

Gak lagi-lagi dah. Saya kira ‘turun mesin’ itu artinya kalau mesin kendaraan bermotor udah mengalami perubahan jadi gak “baru” lagi. Ternyata konotasinya negatif yak 😅. Duh, dodol gue mah 😂😂😂.

Yang penting tetep semangat jaga kesehatan. Olahraga bikin hepi stamina tetep kuat buat nanjak segala macam, yes? If you know what I mean 😜😂🙏.

Baca Juga : “Artikel jihandavincka.com dengan kategori : Olahraga di Rumah”

Jaga makan biar sehat-sehat terus, aamiin.

Keep it coming, Girls.

Soal si oknum ituh ya udahlah, hempaskan! Jangan bahas dese lagi, dah deket-deket 2024 neh. Everyone is trying to get the moment. As we’ve been too familiar, “Bad news is a good news”.

Baca Juga : “The Social Dilemma : How Social Media Really Works”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *