Dampak Konflik di Myanmar Terhadap Visa ASEAN

123rf.com
123rf.com

Saya pernah punya tamu yang perangainya kurang menyenangkan. Bikin bete lah pokoknya. Saat dia berkunjung, bau semerbak dari pewangi kain pel yang baru saja selesai saya gunakan untuk mengepel seluruh lantai rumah masih tercium. Dia juga ikut  berbasa-basi, “Wah, baru dipel, ya?”

Saya senyum-senyum simpul. Tapi langsung bengong ketika dia tetap masuk ke dalam rumah. Bukannya saya mengharapkan dia untuk mengobrol di depan pintu saja, tapiiiiii…dia masuk tanpa melepaskan alas kakinya! Yang  jelas-jelas telah dipakainya berjalan di atas tanah. Dia itu tetangga saya dan letak rumahnya hanya beberapa puluh meter. Saya pastikan dia berjalan kaki dari rumahnya ke tempat saya. read more

Motivasi Indonesia : “Indonesia, In The Name of Asia.”

Motivasi Indonesia : Pernah melihat penampakan orang-orang Aborigin, suku asli yang mendiami daratan Australia sebelum diramaikan dan dikuasai oleh para pendatang? Berkulit gelap, berambut keriting, dengan cara berpakaian adatnya yang khas yang langsung mengingatkan kita pada … suku-suku asli yang mendiami Papua, wilayah paling timur nusantara.

Motivasi Indonesia
viuzza.net

Tak cuma itu, familiar tidak dengan kata “walabi“? Walabi itu mirip sekali dengan hewan khas Australia, kangguru. Nah, walabi ini bisa ditemukan di beberapa wilayah Papua, lho. Bergerak dengan cara melompat-lompat, walabi juga memiliki kantung di bagian perutnya. Hanya saja, walabi berukuran lebih kecil daripada kangguru. read more

Orang Bilang Tanah Kita Tanah Surga?

Rendang, Sate, Ketan, Durian, Baju Kurung, Candi-candi … Punya Siapa?

Bergaul dengan orang-orang Malaysia dan beberapa orang Filipina semasa bermukim di Jeddah dan Athlone (Irlandia) membuat saya tak sedikit pun meragukan bahwa dalam beberapa hal, BENAR bahwa kita adalah bangsa yang serumpun. Apalagi kalau menilik soal makanan *elusElusPerut*.

Saat memenuhi ‘jemputan’ (dalam bahasa Malaysia, jemputan =  undangan) dari rekan Malaysia, saya dan suami selalu bersemangat. Karena kami tahu, makanan Malaysia mirip sekali dengan makanan Indonesia. Berbeda saat menerima undangan makan dari rekan Pakistan, Mesir atau India. Selalu terbersit keraguan, “Duh, enak gak nih, makanannya?” Hehehe. read more

Bisnis Salon, Little Things for Big Differences

gambar : gograph.com
gambar : gograph.com

“Rumahnya dekat rumah makan padang yang baru buka itu, Bu?”

“Bukan, bukan.”

“Wah, enak lho itu. Murah lagi.”

“Oh ya?”

“Iya. Saya juga tahunya dari pelanggan sini. Tapi kalau sukanya makan  bakso, rumah makan yang di pojokan itu rasanya beda, lho, Bu. Enak banget.”

Tujuan utamanya ingin merapikan rambut, malah mendapat informasi mengenai rumah makan padang yang baru buka yang katanya enak dan murah. Sekaligus jadi tahu kalau rumah makan di pojok jalan ternyata menjual bakso yang enak banget. Ternyata, menurut info dari kapster yang sama, tempatnya sepi karena orang-orang lebih suka membungkus untuk dibawa pulang. Wah, padahal sudah sejak dulu ingin mencoba menu di sana. Tapi ragu karena tempatnya tergolong kurang pengunjung. read more

One Moment in Time :)

Sejak hamil di awal kedatangan ke Jeddah tahun 2011, telah terpikir ide untuk mamasejagat. Idenya sempat terkubur sebentar karena aprilnya eike melahirkan.

Hanya 2 minggu setelah melahirkan, langsung saya wujudkan ide mamasejagat dengan mengajak beberapa nama yang sudah saya niatkan sejak awal. Teman-teman dari Sydney (Australia), Bergen (Norway), Bangalore (India), Maastricht (Belanda) dan Doha (Qatar), Saitama(Jepang) beserta saya sendiri di Jeddah (Arab Saudi) adalah mamapelopor di blog MamaSejagat. read more