Reflect Your HOPE, NOT Your FEAR (3)

Yak, kondisi terkini di dunia maya mengulang keseruan 5 tahun lalu jelang Pilpres 2014. Keseruan? Ketegangan jangan-jangan kata yang lebih tepat huhuhu.

Unfortunately, pasca isu Cambridge Analytica, kita tak bisa lagi meremehkan hal-hal yang terjadi di dunia maya. Dunia nyata pun bisa terseret secara signifikan.

Acara CFD di DKI Jakarta yang terkini misalnya. Acara yang setahu saya memang ajang kumpul-kumpul sekeluarga, jalan-jalan santai, sambil jajan-jajan, sudah lazim bawa anak-anak. Mengapa menjadi ajang bully-bully an? read more

Gerakan Mengecilkan Perut : Hasil “Clean Eating” Seminggu + Olahraga di Rumah

Seminggu terakhir ini memang gencar dengan kampanye gerakan mengecilkan perut hahaha. Yup, datang rajinnya diposting juga hasil selama seminggu terakhir. Enggak usah pakai foto-foto yak, maluuuuuu hihihi.

Masih ingat ya saya posting minggu lalu tentang niat untuk menurunkan berat badan kembali, tapi kali ini disertai dengan target-target pembentukan. Utamanya paha dan perut :D.

Dimulai per hari senin 16 April kemarin. Hasilnya dalam : tidak mencapai turun 2 kg huhu. Tapi lumayan mendekati, turun 1.8 kg. Not that bad lah ya.

Gerakan Mengecilkan Perut

Yang paling terasa tentu area paha dan perut. Lumayan banget hasilnya dalam 1 minggu, mungkin karena memang ini pahanya gembor-gembor dikit aja. Berat badan awal juga tergolong stabil tapi ya begitulah, pengin balik ke 48 kg lagiiiiii 😀 *aamiin*.

Dua proses penting dalam penurunan berat badan + pembentukan bagian tubuh :

  1. Menjaga pola makan

Kalau saya ya tinggal ngikutin Food Combining saja. Diperketat. Kalau lagi “santai” kan paginya saja makan buah. Siang dan malam kadang suka bablas. Makan karbo bisa siang dan malam, banyak pula hahahaha.

Untuk panduan makan food combining bisa dicek di sini, ya.

Tanpa menjaga pola makan dan serius menjalani “clean eating”, mau melakukan 1000 gerakan mengecilkan perut juga jadi sia-sia, deh.

Kalau misalnya harus memilih jaga pola makan SAJA vs Olahraga SAJA, pilihlah opsi pertama. Karena menjaga pola makan itu pengaruhnya 70-80%. Olahraga doang tanpa menjaga pola makan ya sama juga bohong.

Yang PALING BAGUS ya dikerjain DUA-DUANYA. Sambil menjaga pola makan, olahraga dengan rutin dan disiplin (y).

3 hari pertama benar-benar disiplin “clean eating”nya. Sampai-sampai enggak nyentuh nasi putih sama sekali *ecieeee*. Tapi ingat, clean eating bukan berarti NO CARBS at all, ya. Untuk karbo saya konsumsi oatmeal.

Cemilan juga selektif. Pilih biji-bijian/kacang-kacangan. Surprisingly, enak dan kenyaaaaaannggg ^_^. Ini ada yang jual cemilan sehat di supermarket. Tinggal beli. Sekotak gini, udah kenyang banget sekali makan cuma 89 sen lho *penting* hahaha.

Cemilan sehat, biji-bijian/kacang-kacangan

Harusnya pagi hari, dari bangun tidur sampai jam 12 siang makan buah-buahan saja. Tapi saya sudah niat tidak mengkonsumsi karbohidrat untuk makan siang dan malam. Jadi, jam 9 pagi, saya makan oatmeal.

Oatmeal pakai madu + susu almond + kacang dan kismis. Pas di foto ini kacangnya lagi gak ada. Enak dan kenyang jugak :D.

Oatmeal + susu almond + kismis

Makan siang protein hewani + sayuran (ingat prinsip kombinasi makanan dalam Food Combining/FC, ya). Kalian tidak perlu FC kalau kurang sreg. Silakan diikuti panduan makan sehat yang lain yang dirasa lebih cocok ^_^.

Nah, kebetulan pas lagi bikin somay. Somay gak ideal-ideal amat sih karena masih ada tepungnya. Tapi saya kalau bikin somay, tepungnya dikit. Yang banyak ikan + ayamnya, somay belagu sok tajir hahahaha. Eh ada cheating karbo dikit juga dari kulitnya sih -_-.

Makan pakai sayur-sayuran segar. Gak pakai kuah kacang. Gak terlalu doyan.

Somay + sayuran segar

Makan malam juga protein hewani + sayuran segar. Gak kefoto. Kalau gak salah ikan kukus + sayuran segar.

Nah, 3 hari kayak gitu deh. Pas hari ke-4 jebooollll hahaha. Tapi pas ngemilnya aja yang nakal. Makanan utama tetap sama. Pagi buah + oatmeal. Makan siang dan malam juga protein hewani + sayuran segar. Cuma ngemilnya itu makan biskuit gandum + coklat hahahaha. Gak tahan deh sama yang manis-manis apalagi coklat-coklatan :p.

Kira-kira jadwalnya begini :

Sarapan buah pukul 7 pagi –> pukul 9 makan oatmeal –> pukul 12.30  makan siang –> pukul 15.30 ngemil –> pukul 17.30  makan malam

Beberapa tips penting dalam urusan pola makan selain “clean eating” dari segi jenis dan porsi makanan :

  • Usahakan makan di waktu tertentu SETIAP HARI. Jadi misalnya sarapan jam 7, besoknya tetap jam 7 dan besoknya lagi juga begitu. Sampai jam ngemil pun usahakan di waktu yang sama. Ngemil yang sehat, yes? :D.
  • Kosongkan perut 3-4 jam sebelum tidur! Ini juga pengaruhnya gede banget, lho. Kalau tidur pukul 10 malam, usahakan terakhir makan itu benar-benar pukul 6-7 malam. Setelah itu jangan MAKAN APA-APA lagi, kecuali minum air putih.
  • Jam tidur minimal 6 jam. Optimalnya 8 jam.
  • read more

    resep sop saudara khas makassar

    Resep Sop Saudara Khas Makassar Sulawesi Selatan

    Sudah lama nyari Resep Sop Saudara tapi beberapa kali nemu kok ya hasilnya kurang pas. Saya sudah lama banget enggak makan Sop Saudara. Di Jakarta saja jarang yang jual. Umumnya rumah makan khas Makassar hanya menjual Coto Makassar, Sup Konro atau Ikan Bakar.

    Padahal Sop Saudara ini juga enak bangeeeeeet. Dulu pas masih tinggal di Jalan Pajennekang, sering beli Ikan Bakar di Warung Pangkep Jalan Andalas. Deket rumah banget. Nah ikan bakar ini disantap dengan nasi putih dan Sup Saudara.

    Seringnya Sup Saudara memang bareng-bareng dengan ikan bakar. Tapi tanpa ikan bakar juga tetap enak banget. GIliran merantau, ya ampppuuuunnn, apa aja pengin dimasak sendiri dah kalu bisa mah hihihihi.

    Lalu ketemu dengan blognya Mbak Hesti. Sekalian intipin Resep Sop Saudara ala Mbak Hesti ini. Waaaahhh, enaaaaakkkk. Walah, ngintip doang udah ketahuan enaknya? Ya dicoba dulu atuuuuuhhh resepnya hahaha :p.
    Baca juga :
    Resep Empal Daging Sapi
    Resep Soto Daging Sapi yang Enak dan Segar
    Resep Sambal Goreng Daging Sapi Khas Makassar
     

    Hanya saja resep dari Mbak Hesti kurang kacang tanah. Jadi saya tambahkan kacang tanah  dan beberapa modifikasi (minor aja sih) yang saya lakukan serta takarannya. Tapi resep Mbak Hesti juga udah enak enak tuh ;).

    Sudah beberapa kali bikin Resep Sop Saudara ini, hasilnya lumayan stabil enaknya *ecieeeee*. Setidaknya buat lidah suami dan anak-anak.

    Waktu di Texas pernah juga ngundang teman-teman main ke tempat saya dan saya hidangkan Sop Saudara ini. Kayaknya pada seneng tuh ada juga yang sampai minta resep. Tapi ya entah basa-basi aja apa gimana ya hahahaha.

    Resep lengkapnya ada di bawah kok, tinggal sekrol dikit lagiiiii :D. Tapi yang punya kuota lebih boleh intip proses pembuatannya secara LIVE dari Dapur Davincka :D. Duh jadi kangen dapur di apartemen Texas yang nyaman ituuuu huhuhu.

    Cara bikinnya juga relatif mudah lah ya. Cuma cemplung-cemplung aja lho. Kalau malas ngulek (kayak saya hahahaha), bawangnya cincang tumis dan lain-lainnya pakai bubuk. Cari bumbu bubuk rempah-rempah tapi yang kualitasnya bagus lho ya. Kalau di toko India mantap tuh bumbu bubuknya.

    Tetap saja sih, lebih mantap kalau pakai bumbu segar ^_^. Yah sesuaikan dengan sikon saja. Kalau punya waktu lebih, pakai bumbu segar jauh lebih disarankan :D.

    Oke, ini resep lengkapnya ya :`

    Resep Sop Saudara khas Makassar Sulawesi Selatan

    Bahan :

    – 500 gr daging sapi (daging sengkel), potong kotak-kotak. Cuci bersih.
    – 8 siung bawang merah atau 1 buah bawang bombay (di beberapa wilayah di luar negeri, agak sulit menemukan bawang merah), cincang
    – 4 siung bawang putih, cincang
    – 2 batang sereh, geprek
    – 2 cm jahe, geprek
    – 2 cm lengkuas, geprek
    – 4 lembar daun salam
    – 3 lembar daun jeruk
    – 4 butir cengkeh
    – 2 cm kayu manis atau 1-2 sdt kayu manis bubuk
    – 1 sdt asam jawa diencerkan dengan air matang.
    – 100 ml santan encer
    – Segenggam kacang tanah tanpa kulit (disangrai dan dihaluskan, giling kasar juga boleh).
    – 1 atau 2 butir telur kocok lepas
    – 1 sdm gula merah
    – Garam dan gula secukupnya

    Bumbu dihaluskan :

    resep sop saudara khas makassar

    – 3 butir kemiri sangrai
    – 1 buah cabe merah besar
    – 1 sdm ketumbar sangrai
    – 1 sdt jintan sangrai atau yang bubuk juga bisa
    – 1 sdt lada/merica bubuk
    – 1/2 sdt pala bubuk

    Cara Membuat :

    – Didihkan daging dalam 1.5 liter air matang sampai setengah empuk.
    – Tumis bawang merah/bombay + bawang putih sampai wangi. Tambahkan bumbu halus, semua rempah (sereh, daun salam, daun jeruk, jahe, lengkuas, kayu manis, cengkeh). Aduk rata.
    – Tambahkan santan. Aduk lagi sebentar.
    – Jika kuah daging sudah mendidih dan daging sudah setengah empuk/matang, tuangkan tumisan bumbu ke dalam panci yang berisi daging tersebut. Aduk sebentar.
    – Masukkan air asam jawa beserta garam dan gula secukupnya.
    – Masukkan gula merah dan kacang yang sudah dihaluskan.
    – Aduk sebentar.
    – Masukkan telur yang sudah dikocok lepas lalu langsung aduk cepat sehingga telur melebur ke dalam kuah dan TIDAK menjadi keras.
    – Didihkan sampai daging benar-benar matang dan bumbu meresap lebih sempurna.

    Sop Saudara siap dihidangkan bersama pelengkap :

    – Perkedel kentang polos tanpa isian.
    – Soun/bihun rebus.
    – Paru goreng.
    – Bawang goreng, daun bawang.
    – Sambal

    Selamat mencobaaaaa ^_^. Seger lho ini rasanya ;). Tanpa pelengkap juga oke-oke sajalah dimakan dengan nasi putih :D.

    Olahraga di rumah bersama fitnessblender

    Olahraga di Rumah Bersama Blogilates dan FitnessBlender

    Disiplin lagi olahraga di rumah yang super ketat mulai besok nih. Ceritanya mau serius ngurusin body-shape lagi.

    Sisa-sisa lemak Texas masih bertaburan di mana-mana hahahaha. Well, mendingan dikit lah. Tapi belum balik ke berat badan dan bentuk badan tahun 2016 kemarin.

    Tahun 2016, 6 bulan setelah melahirkan, berhubung si dedek sudah lepas ASI ekslusi

    f jadi kepikiran untuk nurunin berat badan. Tidak optimis-optimis amat. Karena saya pikir, helooooo udah 36 tahun memang sudah saatnya gendita nan montika, yes? Hahaha :p.

    Nih foto hamil tua pas anak ke-3. Si koneng melendung -_-. Masih hamil 7 bulan nih hahaha.

    olahraga di rumah
    Super gendita (Agustus 2015)

    Waktu hamil tua anak ketiga itu saya takut nimbang pas hamil tua begitu terakhir nimbang sudah menyentuh 68 kg. Belum pernah berat badan separah itu. Jadi kemungkinan itu tembus 70 kg kali cuma gak ditimbang saja.

    Sampai adek bayi umur 5 bulan itu stuck di 59 kg. Yah, pasrah sih. Toh kayaknya dengan tinggi badan 158 cm, berat segitu itungannya masih “acceptable”. Tapi tetap pengin turun ke 52 kg aja udah happy banget.

    Turunnya pelan-pelan. Sebelum masuk bulan puasa nyampe 52 kg *sujudSyukur*. Eh 3 minggu puasa, turun ke 48 kg. Takjub sendiri, “Eh ternyata bukan hal yang mustahil, ya.” Makanya pas mudik ke Jakarta, Juni-Agustus 2016 itu lagi langsing-langsingnya hihihi.

    Ini sudah langsing ecieeeeee :p (Juli 2016)

     

    Balik ke Ireland, sampai Desember yah naik dikit ke 50-51 kg. Dan begitu ke Texas setahun sejak Januari 2017, tidak terkendalikan lagi hahahaha. We love Texas too much :D. Sampai gak mikirin gini-ginian lagi. Balik ke Irlandia, berat badan udah 57-58 kg lagi *nangis*.

    Makanya ini mau serius lagi balikin ke 48 kg. Kali ini mau pakai olahraga super rutin. Kemarin-kemarin ya olahraga juga. Cuma terlalu santai, ah. Kalau gak bisa, banyakan tiduran di lantainya aja hahaha.

    Olahraga di rumah jadi pilihan tepat buat beberapa kalangan ibu-ibu kayak saya ini nih. Kombinasi dari malas keluar rumah dari sononya :p, masih punya anak yang belum sekolah pula dan tidak ada tangan ketiga/ART/dll. Jadi masih harus full bareng anak.

    Sebenarnya ikut kelas di tempat fitness atau di tempat olahraga yang sekarang lagi menjamur di Jakarta pasti seneng juga. Karena memang “asyiknya tuh rame-rame”, yes? Lebih semangat dan termotivasi.

    Tapi masih banyak yang pakai alasan macet dan tidak punya waktu. Padahal dengan makin majunya teknologi alasan beginian bisa ditepis dengan mudah asal memang MOTIVASI dari dalam sudah kuat ;). Koneksi internet yang lancar tidak hanya untuk nonton streaming drakor kan yak hehehe.

    Bolehlah dipakai buat mantengin Youtube juga.

    Target saya kali ini memang ke PEMBENTUKAN, bukan hanya penurunan berat badan. Makanya, harus super duper serius olahraga di rumah *pijetPaha*. Target utama area perut dan sekitar serta paha.

    Lengan aman. Karena memang rutin dilatih TIAP HARI selama setahun terakhir ini! Iyah, tiap hari hehehe. Walo makan suka ngasal, latihan lengan tidak pernah absen :D.
    Baca juga :
    Cara Mengecilkan Lengan Tanpa Barbel
    Olahraga Mengecilkan Paha dengan “30 days Squat Challenge”
    That Change Can Be Beautiful
     

    Buat yang mau olahraga di rumah dan kesulitan menemukan motivasi well, I couldn’t help you more. Karena motivasi itu memang harusnya datang dari dalam diri sendiri sih :). Kalau yang sudah termotivasi tapi bingung detailnya gimana, nah mungkin info ini bisa membantu.

    Pastilah sekarang koneksi internet sudah canggih-canggih ya jadi bisa streaming di Youtube hehehe.

    Sekarang sudah banyak banget workout channel di Youtube. Mulai dari latihan-latihan fitnes sederhana, yoga, pilates, yang ala-ala dance, pokoknya banyak banget, deh.

    Favorit saya so far ada 2 :

    1. Blogilates

    Channel Blogilates ini punyanya si Cassey Ho yang sudah bertahun-tahun upload video-video mengenai gerakan-gerakan olahraga di rumah. Modal karpet kecil doang. Hampir enggak pakai alat lain. Praktis. Tapi ngikutinnya bener-bener gempor hahahaha.

    Cara mengecilkan lengan olahraga di rumah
    Cassey Ho (gambar : plungedindebt.com)

     

    Senengnya si Cassey ini dia punya macam-macam video buat fokus ke pembentukan area tubuh tertentu. Misalnya khusus paha, khusus perut, khusus lengan, khusus betis, banyaaaaaakkk ^_^. Udah ada ratusan video kayaknya. Untuk pembentukan paha saja misalnya bisa ada belasan video. Jadi, jangan takut bosan :D.

    Gerakannya memang ada yang diulang-ulang di video berbeda. Tapi mayan lah, tetap terasa beda karena urutannya tidak sama.

    Durasi video juga pendek-pendek. Rata-rata untuk latihan 5-10 menit lho untuk pembentukan ini. Tapi gilak, intens banget. Awal-awal susah banget ngikutinnya banyakan leyeh-leyeh di lantai aja hahahaha. Kalau dibiasakan insya Allah meningkat terus kok kemampuan kita (y).

    Ini contoh videonya, untuk pembentukan paha nih, bener-bener mantap bikin paha kerja keras :D.

    Idealnya jangan ngikutin satu video saja apalagi kalau durasinya di bawah 10 menit hehehe. Cassey sendiri menyarankan tiap hari, kalau lagi serius mau pembentukan + penurunan berat badan, selain jaga makan / semacam “clean eating”, pilih 4 video buat olahraga di rumah.

    4 video kira-kira sama dengan 28 menit. Gak papa pilih video-video yang 5 menit sebanyak 4. Soalnya kalau 5 menit biasanya lebih gila emang gerakan-gerakannya hahahaha.

    Contoh lain kombinasi untuk gerakan pembentukan paha dari video Blogilates :

    read more