EQUALLY FABULOUS ;)

Jee, gue juga pengin brenti kerja, ah, kayak elo” … entah sudah berapa kali adik perempuan saya ngomong begitu ke saya.

Respons saya selalu sama, “Ngapain lu berenti kerja??? Mau ngapain di rumaaaaaaa…”

Bahkan jika kita dibesarkan dalam asuhan orang tua yang itu-itu juga, lingkungan yang tidak berbeda, gender yang sama, tidak menjamin akan memiliki karakter atau sifat yang SERAGAM.

Makanya, jangan suka bikin standar-standar enggak guna macam “Ibu yang baik tuh harus gini-gini-gini” … “Istri berbakti harus nganiu-nganu-nganu…”

Saya kenal adik saya yda dari lahir lah. Walau kami ini sama-sama terlihat suka mengobrol, bawel tiada tara, kalau ngobrol bisa ngakak kek orang gila (hahaha), tapi banyaaaaaaakkk bedanya.

resign kerja
Foto lama : 2006 –> Bertiga bersama adik dan kakak nomor 4 😀

 

Kalau pulang sekolah jam 1 siang, saya itu maksimal jam 1.15 sudah ada di rumah. Adik saya bisa jelang magrib baru nyampe rumah yang bikin Mama bete setengah mati dan ngomel panjang lebar, “Aja je’ mappasiterru-terru…” Hayooo apa artinya hahaha.

Adik itu sering punya geng perempuan yang jalan-jalan ke mana bareng, ngeceng bareng dst dst. Kalau saya hampir tidak pernah punya pertemanan model begini.

Mana ada yang tahan dengan saya si mulut silet . Saya juga terlalu frontal. Kalau ada masalah, main labrak langsung ke yang bersangkutan. Rentan berantem, waktu kuliah berapa kali tuh perang mulut sampai rame hahaha.

Waktu saya masih kuliah, adik tinggal di rumah Tante di Jakarta. Kalau libur panjang, kami kebetulan lagi jagain rumah tante yang lagi berlibur sekeluarga ke luar negeri.

Adik saya tuuuuhhh, gateeeeel banget pengin keluar rumah tiap hari. Sementara saya lebih suka duduk-duduk depan TV atau baca-baca apa pun yang bisa saya temukan … entah majalah entah buku-buku atau lihat-lihat album foto kenangan hehehe.

Karena anaknya supel banget dan suka kasihan kalau ada yang nembak gak tega mau nolak, adik saya selalu punya pacar sejak SMP. Putus-ada lagi-putus-ada lagi.

Sementara saya, pas wisuda kuliahan, ibu saya nampak panik karena tidak ada tanda-tanda ada laki-laki yang ngasih bunga hahaha. Aduh monmaap ya Mama, sebenarnya pernah punya pacar, tapi dese keburu minta putus jauuuuh sebelum wisuda .

Mau ketawa ingat dulu pas masih SMA, mama bilang gini, “Eh, gak papa, sekali-sekali tidak rengking satu. Belajar terus. Pergi nonton sama laki-laki juga gak papa.” –> Mama macam apaaaaahhh hahaha .

Disangkanya gak punya pacar karena sibuk belajar, ya kaleeeeee .

Waktu masih bekerja dan jomblo, sabtu-minggu ya duduk-duduk cantik saja di kamar kos. Ya paling ke mal kalau mau belanja-belanja sabun dll. Janjian sama teman belum tentu sebulan sekali hihihi.

Manalah pernah saya nongkrong di kafe pulang kantor. Pasti langsung pulang ke rumah. Makan malam mampir di mana gitu, makan sendirian gak masalah, masuk kamar, mandi, cuci kaki, nulis diari kalau lagi pengin, lalu bermanja-manja di kasur sampai bobok.

Foto berdua (2018)

 

Kecuali memang ada acara kantor atau sudah berkali-kali diajakin dan teman-teman udah pakai ngancem, “Lo kalau gak mao ikut, dimusuhin satu divisi lu!” Hahahaha..

Kalau adik saya sampai setelah bekerja pun masih suka nge-geng dan karaoke-an bareng teman-teman atau dinner bareng di luar.

Setelah menikah, kami sama-sama beranak 3 dan adik saya terus berkarier di kantor. It seems fine. Kalau jalan bareng sekeluarga, adik saya tetap lincah mengurus ketiga anak-anaknya walau enggak bawa embak .

Saya merasa adik saya tuh tipe yang bisa gila kalau dikurung di rumah seharian hahahaha. Ya daripada nongkrong enggak jelas ngerumpi-ngerumpi di kafe ya mending bekerja di kantor dah. Dapat duit minimal .

Beda sekali dengan saya yang tahan di rumah dari dulu sejak internet belum menjajah hidup kita semua . Apalagi sekarang ada internet. Hobi menulis saya tersalurkan banget walau nangkring di seputaran dapur doang tiap hari .

Oiya, sekalian dong subscribe ke channel youtube saya di sini, yes? ^_^

Tapi jangan mengira saya pendiam atau salehah gimana-gimana, ya.

Aduuuuh, akutu “nakal” hehehe .

Foto berdua lagi (2018)

 

Yah, semoga Allah berkenan menjaga aib-aib kita selalu, ya. Makanya hati-hati ih kalau mau nyinyirin aib orang hanya karena kebetulan “giliran” kita belum datang . Jangan kebablasan ya teman-teman kalau membully orang lain terkait aib yang tersingkap .

Anw, adik saya tuh, di FB nongolnya sekali setahun (hahahaha), Instagram update-nya sekali sebulan belum tentu, diajak wasap-an juga replynya lelet hehehe. Anaknya offline abesssss .

Kalau seandainya di dalam kitab suci agama yang saya anut tidak ada kewajiban untuk menjalin tali silaturahmi, kayaknya saya lebih memilih mendem di rumah sepanjang tahun hahahaha.

Apalagi pas tinggal di luar negeri, ya kita punya siapa kalau bukan teman-teman sesama perantau dari Indonesia, kan? . Jadi, tetap harus ada pertemuan regular ngopi-ngopi cantik bareng geng SIMPEDES (SI Mamak-mamak PEDESaan) kesayangan.

Weekdays, saya suka jalan kaki keliling kota (sendirian aja ) semata buat olahraga biar tetep seksi ampe tua #benerinKorset. Rutin, minimal setengah jam sehari.

Kalau weekend, suami harus menyeret saya biar mau ke luar rumah hihihhi. Buat anak-anak juga biar ada aktivitas outdoor. Padahal tiap akhir pekan saya tuh penginnya mengurung diri di kamar membabat habis draft tulisan yang enggak kelar-kelar ditinggal masak-ngurus anak-beresin rumah dari senin sampai jumat.

Adik saya, kecuali sakit, kalau akhir pekan ya kudu ke mana gitu dah pokoknya keluar rumah hihihihihi.

Santai saja, Dek. Tidak ada yang harus diubah if along the way you feel that it fits you perfectly .

I surely believe both Working-Moms vs Stay-at-Home-Moms share the same exhaustion. We are different but equally take the same level of scramble. And for sure … we are equally fabulous .

Jangan berhenti bekerjaaaaa, nanti aku minta traktir sama siapaaaaaaa ???.

Btw, ini foto kami berdua pas masih sekolah dulu. Lagi era photobox hihihihi. Gayanya gak nahaaaaannn ???. Ketebak gak, saya yang mana? 😀

 

review film hidden figure

Wonder Woman Inside Us

Harusnya sebelum jalan-jalan ke NASA Space Center, nonton film ini duluuuuuu.

Awas, spoiler alert .

Nontonnya pas mudik kemarin. Manfaatin film-film gratisan di entertainment-set pas di pesawat hihihi *ngikikNgirit*.

Katherine Johnson, Mary Jackson, Dorothy Vaughan … tiga tokoh perempuan yang diceritakan dalam Hidden Figures. Ketiganya memiliki 2 identitas yang bisa dianggap “sial” di masanya. Sudahlah PEREMPUAN, mereka juga BERKULIT HITAM. Double strike! .

Review film Hidden Figures
Gambar : foxmovies.com

 

Setting filmnya abad ke berapa neeeeehhh masih bahas diskriminasi, apakah di negeri antah berantah???

Boro-boroooo, settingnya di tahun 1960 an di negara adidaya, AMERIKA SERIKAT. Jaraknya dari kita belum juga 100 tahun. Diangkat dari kisah nyata.

Makanya, jangan suka nyinyir sama “kaum feminis” . Apa yang kalian (perempuan) nikmati sekarang itu tidak lepas dari buah perjuangan mereka juga .

Katherine (jagoan matematika), Mary (aerospace engineer), dan Dorothy (ahli komputer), merupakan perempuan kulit hitam yang menonjol secara akademis dan saat itu bekerja di NASA Langley Research Center sekitar tahun 1961.

Waktu itu perang dingin antara USA vs Uni Sovyet lagi seru-serunya termasuk pertarungan mereka “menguasai” antariksa. Sibuk banget kasak kusuk di NASA ngejar-ngejar target.

Apalagi Uni Sovyet nyuri start duluan dengan proyek “Vostok 1” yang menjadikan salah satu warga negara mereka, Yuri Gagarin, menjadi manusia pertama yang terbang ke luar angkasa …. dan kembali dengan selamat ke bumi .

Dalam tekanan dan stres itulah, ketiga perempuan ini berusaha memberikan performa terbaik mereka sebagai bagian dari tim NASA di masa itu.

Sembari berjuang juga sebagai orang tua tunggal (Katherine), menghadapi tekanan lingkungan terhadap perempuan bekerja yang punya waktu sangat terbatas buat keluarga (Mary dan Dorothy), dan tentunya melawan DISKRIMINASI terhadap KULIT HITAM (ketiga-tiganya) di lingkungan kerja.

Salah satu scene berkesan saat Katherine pindah ke salah satu tim “penting” di mana jumlah perempuan dalam tim cuma berdua, satunya kulit putih. Sisanya lanang kabeh!

Udah gitu, ceret buat minum pun dipisah antara “coloured” (istilah buat kulit hitam waktu itu) vs “white”. Itu sampai dikasih label literally dengan tulisan itu di wadahnya.

Review film hidden figures
Gambar : time.com

 

Kalau kebelet pipis, Katherine harus lari-larian ke gedung sebelah yang harus melintasi parkiran gede karena di gedungnya ENGGAK ADA kamar mandi khusus buat perempuan kulit hitam. Waktu itu emang umum saja kalau fasum dipisah antara “white” vs “coloured” .

Apalagi pas hujan deras. Bayangin harus basah kuyup bolak balik lari-larian pakai high heels pulak buat pipis doang. Sempat kena semprot dari bos karena dianggap suka mangkir dari tugas padahal terlihat absen karena mau pipis pun udah kayak pergi melancong ke kota lain saking jauhnya huhuhuhu.

Qu sunggu bangga pada emak-emak hebat ini .

Salut juga buat para suami-suami mereka yang punya pengertian setinggi langit. Bayangkan saja, di masa-masa segitu, para suami ini mau pasang badan buat istri-istri mereka di tengah drama nyinyir-nyinyirin dari kerabat/tetangga/lingkungan.

Buat teman-teman sesama buibu yang lagi drama-dramanya kuliah S3 (terima kasih sudah mempercayakan saya sebagai teman curhat, kalau kalian dah lulus boleh dong kutulis someday yak hahahaha –> “Kumpulan Curhat Buibu S3 Beserta 10 Tips ‘n Trik, Nomor 8 Bikin Nangis!”). .

Tetap semangat, Cantik-cantikkuuuu .

Someday we’ll know, it will worth all the fighting .

review film hidden figure
Para pemeran di film Hidden Figures vs tokoh aslinya (Gambar : blackdoctor.org)

 

Tokoh Mary juga seru. Dese kepengin sekolah lagi untuk mendapat posisi impian di tim NASA. Secara akademis, Mary sangat brilian tapi aturan resmi yang menghadang perempuan kulit hitam untuk mengambil sekolah lebih tinggi. Sampai harus bolak balik ke pengadilan segala untuk mengajukan gugatan. But she made it finally!

Akyu tentu mewek-mewek penuh drama di bagian dese melempar toga saat diwisuda sebagai NASA’s first black female engineer  . Mata sembabnya pas embak-embak pramugari lagi beredar nawarin makanan. Ini nih malesnya nonton di pesawat hahahaha.

Abis itu lanjut nonton film “Wonder” terus mewek lagi. Entah apa di pikiran embak-embak pramugari tadi ya, “Nangis mulu Neng? Gak ada duit apa disiksa majikan apa gimana?” –> maklum naik maskapai Tim Teng dengan segala stereotip ajaibnya hahahaha .

Jadi, Hidden Figures menggambarkan perjuangan banyak pihak di belakang layar waktu NASA lagi seru-serunya berantem sama Roscosmos (Nasa-nya Sovyet). Sekaligus menunjukkan kelamnya masa lalu era diskriminasi di Amerika Serikat yang sayangnya, kadang masih nyangkut sampai era modern ini walau tidak separah dulu .

Review film Hidden Figures
Tokoh-tokoh asli yang diangkat ke dalam novel dan film “Hidden Figures” (Gambar : essence.com)

 

Dan kalian kok, di era super duper modern ini, masih bisa-bisanya kepancing sama isu-isu seputar ras, ya? . Masih kurang banyak kepahitan-kepahitan di masa lalu yang harus masih kita tanggung sampai sekarang hanya karena gagal memahami hal-hal sesederhana ini? .

Anyway, saya mengunjungi NASA Space Center di Houston-Texas, di bulan Desember 2017.

Bekerja sama dengan 15 negara sejak tahun 1970 an penelitian terkait antariksa sudah gencar dan serius dirintis oleh NASA.

Melihat semesta alam sebesar itu, jadi nyadar kita secara individu bahkan jauuuuuuuh lebih kecil daripada galaksi-galaksi dan seisinya.

Berbagai ras dari berbagai negara ikut meramaikan perjuangan NASA untuk eksplorasi luar angkasa sebagai bagian dari upaya meningkatkan taraf hidup manusia di BUMI.

Untuk kepentingan seluruh manusia di BUMI yaaaaa, bukan untuk menghancurkan orang Islam for God’s sake *pijetKening*.

Dari daftar 15 negara, saya cari-cari nama Indonesia. Bolak balik kagak ada lambang Garuda yang nyangkut hehehehe. Di Indonesia lagi sibuk mendoakan teman-temannya yang beda pandangan politik biar dapat hidayah #eh.

Tentang ada apa saja di NASA Space Center Houston + foto-fotonya sudah pernah saya tulis. Linknya itu di paragraf paling pertama di atas ;).

Kalau ada kuota lebih nah ini yang saya share versi vognya .

Kalau berkenan, mohon subscribe ke channel youtube saya :).

“What everyone in the astronaut corps shares in common IS NOT ETHNIC OR GENDER BACKGROUND, but MOTIVATION, PERSEVERANCE, and DESIRE to participate in the voyage of discovery.” -Dr Ellen Ochoa- (first Hispanic woman to go into space).

Seharusnya, kita tidak perlu jauh-jauh terbang ke angkasa untuk mewujudkan mimpi indah ini. Mari berbagi motivasi, ketekunan, dan gairah berkerja bersama-sama untuk dunia yang lebih baik di mana pun kini kita berada, yes? 

Dear girls, as they said, we all have a Wonder Woman inside us <3.

Cinderella, Feminisme, dan Royal Wedding

“In my dreams, I could be a Princess, and that’s what I was. Like most little girls, I believed nothing less than a Prince could make my dreams come true.” -Loretta Young-

Like (well, perhaps) most girls, we fantasized about being a princess, or some sort of that. I did .

Makanya, sebal juga pas tempo hari beredar buku-buku cerita anak-anak perempuan yang pas diiklankan kok ya mesti banget lho nyenggol-nyenggol Kakak Cinderella dan incess-incess kesayangan lainnya #gosokSepatuKaca.

Ya you know lah, macam Kue Salju eh…Putri Salju (duh, lebaran masih lama Neng! Hahaha), Putri Tidur, Ariel, Princess Jasmine, dkk.

Mereka-mereka ini dianggap sebagai perempuan-perempuan lemah yang menggantungkan pengharapannya kepada sang pangeran tampan pewaris tahta. One day, he will come and “save” the girl’s future.

Pokoknya kalau gak ada pangeran, gelap dah hidup si Eneng #pukPukMahkota.

Sebenarnya tidak perlu feminis-feminis amat, toh Disney dkk juga sudah mulai menyuarakan perkembangan zaman dengan menghadirkan Mulan, Pocahontas, Tiana, Elsa dan … MOANA .

Jadi kritikan iklan buku-buku cerita anak perempuan kekinian tadi ditujukan kepada “lemah”nya figur-figur Cinderella dkk. Gitu amat deh . Padahal Cinderella dkk kan memang dibuatnya di masa-masa lalu.

Memang kalian kira perempuan di tahun-tahun segitu hidupnya seperti apa? . So that you know, memasuki abad ke-20 pun, di belahan Eropa, perempuan dianggap TABU mengenakan celana panjang di Eropa. Perlu beberapa perlawanan serius dari beberapa tokoh perempuan sehingga akhirnya diperbolehkan.

Negara seLIBERAL Amerika Serikat baru memberikan hak pilih secara politik kepada perempuan di tahun 1920.

Di tahun 1950 an, perempuan yang belum menikah saat menginjak usia 17 tahun atau selepas SMA dianggap “tidak laku” dan menerima tekanan sosial yang tidak ringan di berbagai belahan dunia.

Pelegalan alat kontrasepsi modern kepada kaum perempuan juga tidak lepas dari perjuangan kaum feminis.

Gambar : en.wikipedia.org

 

Makanyahhhh, suka pengin sodorin wikipedia kepada kaum laki-laki yang suka sotoy soal FEMINISME . Dikiranya perjuangan kaum feminis hanya sebatas meminta hak memakai bikini dan semacamnya.

Ngakunya kaum literalis, rajin membaca bla bla bla, tapi kalau ngomongin feminis masih picik tiada tara. Kenapa? Takut yaaaaaaaa, privilege kalian di dunia PATRIARKI makin menipis .

Back to topik awal tadi.

There’s nothing wrong with Kakak Cinderella dll kok ya . Tidak salah memimpikan hal-hal seperti itu. Toh pada akhirnya sebagian besar kita “terbangun” dari mimpi dan bekerja keras menjalani hidup.

Kita sadar kalau masa depan ya kita rebut sendiri dengan belajar keras, merantau ke tempat lain berpisah dari keluarga demi pendidikan yang lebih baik, bertarung di kerasnya ibukota untuk mendapat penghasilan dari hasil keringat sendiri, yes? Jangan curhat sih, Mbaknya hahahaha.

Kelamaan kalau nunggu pangeran datang, keburu jadi gelandangan kitahhh #bantingGaun.

We are so lucky to live in this era . Mama saya saja menjalani kawin paksa kok hehehe. Beliau mencoba lari dan bersembunyi tapi katanya pas sore-sore pulang lagi ke rumah karena … LAPAR! Hahahaha.

Youtube princess
Gambar : disneyprincess.wikia.com

 

Keberuntungan para perempuan di masa sekarang ya tidak lepas dari perjuangan kakak-kakak feminis kita di masa lalu . Walau sebagian memang kebablasan dan belakangan kaum perempuan saling menghina dan terjebak dalam peer pressure sesama perempuan ck ck ck.

When are we gonna learn? 

Tapi kemudian beberapa bulan terakhir ini kita terlempar kembali ke mimpi-mimpi kecil kita dengan berita-berita soal Kakak Meghan yang mau jadi Princess . Kan jadi kabita lagiiiiiiiiiiiiiii .

Walau Meghan tidak harus disiksa oleh ibu tiri atau kena kutuk tante sihir yang baper. Meghan bahkan berstatus BUKAN GADIS lagi. Sebelumnya sudah pernah menikah dan bercerai.

Pangeran Harry dan Meghan Markle (gambar : irishcentral.com)

 

Meghan lahir dari perpaduan 2 etnis berbeda. Di masa-masa lalu, anak-anak model begini juga punya tantangan sendiri dalam kehidupan sosialnya.

Sebelum resmi dipinang oleh Sang Pangeran kemarin, Meghan hidup mandiri di apartemennya sendiri di wilayah Kanada dan berprofesi sebagai artis.

Yang enggak sempat menghadiri Royal Wedding, abis kita puasa sih ya, kan enggak enak nanti kalau ditawari makan kita nolak nanti dianggap kurang ajar #eaaaaaaa, ini ada video singkat yang merangkum jalannya acara.

Congratulation, Kakaaaaa . Happily ever after for you, semoga bahagia selalu . Thank you for bringing back those childhood memories to us .

Gambar : bbc.com

 

Cara Mengecilkan Paha dengan Gerakan Sederhana di Rumah

Masih lanjutan “clean eating + weight training” dalam rangka balik ke 48 kg lagi :p. Sekarang mau bahas cara mengecilkan paha. Kite kan anak jins banget yak. Kalau paha gombyor ya males aja gitu kudu beli jins baru lagi.

Ini sudah 2 minggu berarti. Minggu pertama kemarin turunnya sekitar 1.8 kg karena lumayan ketat clean eating-nya. Di minggu ke-2 ini agak-agak bandel makannya. Turunnya cuma 200 gram ajah hahaha. Tetap harus disyukuri :p.

Okelah berat badan agak stuck. Tapi bisa jadi karena ada weight training jadi massa otot lebih berat, kan? *menghiburDiri* hahahaha. Karena berat badan sekarang juga cenderung sudah sedang, sekitar 53 kg.

Walau clean eating agak tersendat, weight training makin mantap. Banyak gerakan yang tadinya saya pakai “versi ringan”nya, masuk minggu ke-2 eh tahu-tahu pas nyobain versi original kok ya udah kuat, ya. Repetisi juga ditambah.

Sekarang juga sudah tidak terlalu bergantung ke video-video youtube. Yuk, kita buat Exercise-Routine versi kita sendiri.

Saya hafalkan saja beberapa, kombinasi dari beberapa video, lalu saya cobain sendiri tanpa panduan video. Total waktu untuk sekali latihan sekitar 20-25 menit. Saya lakukan 2x sehari.

Weight-training routine, di mana sekarang saya fokus ke perut dan cara mengecilkan paha, sudah ada gerakan-gerakan standarnya. Ada juga saya selipkan beberapa gerakan yang juga berhubungan dengan bokong, sih. Walau tetap fokusnya ke paha juga.

Berikut detailnya ya :

Gerakan 1

Saya ambil dari gerakan pertama di video Blogilates yang ini. Kelihatannya simpel tapi hari-hari pertama saya ngerjainnya lambat karena pegel hihihi. Sekitar 3-4 hari sih lancar juga ^_^. Di kaki kanan dan kiri masing-masing saya lakukan 4×8. Itu ada 2 gerakan sih sebenarnya (lihat posisi telapak kakinya si Cassey, masing-masing gerakan itu saya lakukan 4×8).

Gerakan ini termasuk cara mengecilkan paha yang paling ampuh ;). Monggo dicoba.

Gerakan 2

Gerakan 2 dari weight training routine harian saya juga saya ambil dari video di atas. Gerakan ke-2 dari video. Saya lakukan sebanyak 2 x 8. Masih fokus ke cara mengecilkan paha.

Gerakan 3

Yang ini saya ambil dari video Blogilates yang lain. Sama-sama gerakan ke-3 di video ini. Repetisi 2 x 8. Ini  videonya ya, cek yang gerakan ke-3, ini juga masih fokus ke paha  :

Gerakan 4 

Gerakan ke-4 mulai masuk ke exercise buat perut. Lihat gambar di bawah. Gerakan ke-4 saya adalah : HIP RAISE. Saya lakukan sebanyak 20 KALI. Pernah coba 4 x 8 kok ya gimana gitu, belum kuat hehehe. Jadi 20 KALI saja, pakai angka 20 biar tetap genap.

Gambar : mikaelsyding.com

 

Gerakan 5

Gerakan ke-5, lihat gambar di atas juga, ya. Saya pilih Bycycle Crunch. Tadinya saya agak kesulitan di gerakan ini di minggu pertama. Jadi saat melakukan di awal-awal, kaki saya menyentuh lantai hehehe. Tapi karena dilakukan tiap hari, eh lama-lama bisa melakukan gerakan aslinya seperti di gambar. Repetisi 4 x 8.

Gerakan ini fokus ke area perut.

Gerakan 6

Yang ini masih fokus di perut. Gerakannya kembali mencontoh dari video Blogilates. Lihat video di bawah, gerakan ke-2 : ANKLE REACHES. Repetisi 2 x 8. Ini termasuk susah nih. Penginnya 4 x 8 tapi belum bisa-bisa.

Gerakan 7

Gerakan ke-7 tetap fokus perut. Lihat GAMBAR di atas tadi (yang judulnya ABS EXERCISE), saya pilih gerakan LEG RAISE. Jadi tungkai bawah turun naik dengan mengandalkan kekuatan otot perut. Minimal 1 x 8 lah. Terus terang belum pernah bisa 2 x 8 hahaha.

Gerakan 8

Gerakan yang ini selain untuk paha juga untuk bokong. Namanya LEG SWING. Kira-kira kayak gini gerakannya, lihat di gambar bawah ini. Boleh cari videonya kalau mau ketik saja “LEG SWING” di youtube banyak tuh entar keluar contohnya. Itu kakinya diangkat naik turun berulang-ulang.

Untuk masing-masing kaki kiri dan kanan saya lakukan 2 x 8.

Gambar : fitnessblender.com

 

Gerakan 9 sampai 11 ngambil dari pilates. Gerakan  9 dan 12 fokusnya untuk mengatasi bahu bungkuk, iya nih saya bungkuk huhuhu. Gerakan 10 dan 11 untuk lengan. Nanti ya kita bahas di postingan terpisah. Ini mau ngasih tahu cara mengecilkan paha dan exercise buat perut dulu, yes? ;).

Anyway :

  1. Jangan gentar kalau awal-awal kok ya susah dan cuma bisa ngikutin sebentar udah gak sanggup. Keep it coming. Lakukan rutin tiap hari. Lama-lama jadi terbiasa.
  2. Soal repetisi juga jangan khawatir. Mungkin awal-awal 1 x 8 aja udah tepar. Ulang terus tiap hari (y). Nanti repetisinya lama-lama bisa naik.
  3. Konsistensi itu penting banget. Jadi jangan angin-anginan. Sejak awal tetap lakukan tiap hari walau durasinya mungkin cuma pendek.
  4. Biar enggak bosen, bikin playlist di ponsel jadi bisa kita putar sambil melakukan exercise. Saya punya playlist untuk latihan siang dan latihan malam yang berbeda. Kalau pagi atau siang pakai musik yang beatnya kenceng. Untuk malam hari pakai playlist lagu-lagu slow hehehe.

 

Hasilnya oke banget lho ;). Dua minggu saja sudah lumayan terasa asalkan rutin dan pantang menyerah. Gak percaya? Monggo dicoba!

Gerakan Mengecilkan Perut : Hasil “Clean Eating” Seminggu + Olahraga di Rumah

Seminggu terakhir ini memang gencar dengan kampanye gerakan mengecilkan perut hahaha. Yup, datang rajinnya diposting juga hasil selama seminggu terakhir. Enggak usah pakai foto-foto yak, maluuuuuu hihihi.

Masih ingat ya saya posting minggu lalu tentang niat untuk menurunkan berat badan kembali, tapi kali ini disertai dengan target-target pembentukan. Utamanya paha dan perut :D.

Dimulai per hari senin 16 April kemarin. Hasilnya dalam : tidak mencapai turun 2 kg huhu. Tapi lumayan mendekati, turun 1.8 kg. Not that bad lah ya.

Gerakan Mengecilkan Perut

Yang paling terasa tentu area paha dan perut. Lumayan banget hasilnya dalam 1 minggu, mungkin karena memang ini pahanya gembor-gembor dikit aja. Berat badan awal juga tergolong stabil tapi ya begitulah, pengin balik ke 48 kg lagiiiiii 😀 *aamiin*.

Dua proses penting dalam penurunan berat badan + pembentukan bagian tubuh :

  1. Menjaga pola makan

Kalau saya ya tinggal ngikutin Food Combining saja. Diperketat. Kalau lagi “santai” kan paginya saja makan buah. Siang dan malam kadang suka bablas. Makan karbo bisa siang dan malam, banyak pula hahahaha.

Untuk panduan makan food combining bisa dicek di sini, ya.

Tanpa menjaga pola makan dan serius menjalani “clean eating”, mau melakukan 1000 gerakan mengecilkan perut juga jadi sia-sia, deh.

Kalau misalnya harus memilih jaga pola makan SAJA vs Olahraga SAJA, pilihlah opsi pertama. Karena menjaga pola makan itu pengaruhnya 70-80%. Olahraga doang tanpa menjaga pola makan ya sama juga bohong.

Yang PALING BAGUS ya dikerjain DUA-DUANYA. Sambil menjaga pola makan, olahraga dengan rutin dan disiplin (y).

3 hari pertama benar-benar disiplin “clean eating”nya. Sampai-sampai enggak nyentuh nasi putih sama sekali *ecieeee*. Tapi ingat, clean eating bukan berarti NO CARBS at all, ya. Untuk karbo saya konsumsi oatmeal.

Cemilan juga selektif. Pilih biji-bijian/kacang-kacangan. Surprisingly, enak dan kenyaaaaaannggg ^_^. Ini ada yang jual cemilan sehat di supermarket. Tinggal beli. Sekotak gini, udah kenyang banget sekali makan cuma 89 sen lho *penting* hahaha.

Cemilan sehat, biji-bijian/kacang-kacangan

Harusnya pagi hari, dari bangun tidur sampai jam 12 siang makan buah-buahan saja. Tapi saya sudah niat tidak mengkonsumsi karbohidrat untuk makan siang dan malam. Jadi, jam 9 pagi, saya makan oatmeal.

Oatmeal pakai madu + susu almond + kacang dan kismis. Pas di foto ini kacangnya lagi gak ada. Enak dan kenyang jugak :D.

Oatmeal + susu almond + kismis

Makan siang protein hewani + sayuran (ingat prinsip kombinasi makanan dalam Food Combining/FC, ya). Kalian tidak perlu FC kalau kurang sreg. Silakan diikuti panduan makan sehat yang lain yang dirasa lebih cocok ^_^.

Nah, kebetulan pas lagi bikin somay. Somay gak ideal-ideal amat sih karena masih ada tepungnya. Tapi saya kalau bikin somay, tepungnya dikit. Yang banyak ikan + ayamnya, somay belagu sok tajir hahahaha. Eh ada cheating karbo dikit juga dari kulitnya sih -_-.

Makan pakai sayur-sayuran segar. Gak pakai kuah kacang. Gak terlalu doyan.

Somay + sayuran segar

Makan malam juga protein hewani + sayuran segar. Gak kefoto. Kalau gak salah ikan kukus + sayuran segar.

Nah, 3 hari kayak gitu deh. Pas hari ke-4 jebooollll hahaha. Tapi pas ngemilnya aja yang nakal. Makanan utama tetap sama. Pagi buah + oatmeal. Makan siang dan malam juga protein hewani + sayuran segar. Cuma ngemilnya itu makan biskuit gandum + coklat hahahaha. Gak tahan deh sama yang manis-manis apalagi coklat-coklatan :p.

Kira-kira jadwalnya begini :

Sarapan buah pukul 7 pagi –> pukul 9 makan oatmeal –> pukul 12.30  makan siang –> pukul 15.30 ngemil –> pukul 17.30  makan malam

Beberapa tips penting dalam urusan pola makan selain “clean eating” dari segi jenis dan porsi makanan :

  • Usahakan makan di waktu tertentu SETIAP HARI. Jadi misalnya sarapan jam 7, besoknya tetap jam 7 dan besoknya lagi juga begitu. Sampai jam ngemil pun usahakan di waktu yang sama. Ngemil yang sehat, yes? :D.
  • Kosongkan perut 3-4 jam sebelum tidur! Ini juga pengaruhnya gede banget, lho. Kalau tidur pukul 10 malam, usahakan terakhir makan itu benar-benar pukul 6-7 malam. Setelah itu jangan MAKAN APA-APA lagi, kecuali minum air putih.
  • Jam tidur minimal 6 jam. Optimalnya 8 jam.

Ah ya, kalau makannya model begini, suami dan anak-anak gimana? Ya mereka sih makan tetap  kayak biasaaaaa hehehe. Saya masak Soto Daging tuh tempo hari tapi gak nyentuh sama sekali. Kalau  makan soto pasti pengin pakai nasi segentong soalnya hahaha. Kemarin tuh posting Resep Sop Saudara :p.

Jangan khawatir, kalau niat kuat, enggak akan ngaruh kok ;).

2. Olahraga

Olahraga sebanyak 3x sehari. Pagi-pagi jam 6, latihan lengan + squat. Latihan lengannya ngikutin salah satu video dari Blogilates. Kan macem-macem tuh. Tingal digonta-ganti aja biar gak bosen. Durasinya sekitar 20 menit an.

Pukul 12 siang, olahraga sesi 2. Fokus ke perut dan paha. Durasi sekitar 20-30 menit.

Gerakan paha juga banyak ngikutin video-video dari Blogilates untuk pembentukan paha. Gerakan mengecilkan perut kombinasi dari Blogilates dan FitnessBlender yang sudah dibahas minggu lalu.

Sebelum tidur, sekitar pukul 9 malam, olahraga lagi sesi terakhir di hari yang sama. Pas kan 3x olahraga ^_^. Durasinya sama kayak olga sesi ke-2 di siang hari, 20-30 menit.

Gerakan mengecilkan perut kadang nyoba yang standing position kayak gini nih, salah satu video dari FitnessBlender :

Kalau yang posisi bobok-bobok an biasanya ngikutin video dari Blogilates :

Buat pemula atau yang sudah lama enggak terlalu rutin olahraga, walau durasinya pendek, video-video ini lumayan susah lho hehehe. Padahal rata-rata 10 menit aja. Ada yang kurang malah.

Don’t worry, yang penting ikutin seoptimal yang kita bisa. Kalau pun perlu jeda, jangan benar-benar berhenti. Jeda sebentar, tapi terus lanjutin lagi. Kalau pun tidak bisa benar-benar ngikutin gerakannya, coba ubah gerakannya untuk yang pemula. Kayla Itsines mencontohkan beberapa gerakan advanced yang bisa diubah untuk para pemula, cari deh videonya cobak.

Gerakan-gerakannya mirip-mirip kok, antara Blogilates-FitnessBlender maupun Kayla Itsines. Sayang, Kayla enggak gratisan sih hihihi *ngikikPelit*.

Makin hari atau makin sering ngikutin lama-lama makin mantep bahkan bisa ngikutin full mudah-mudahan (y).

Tetap semangat, yes? ^_^.

Minggu depan saya update lagi, yak. Saya tetap ON nih. Tetap lanjooooodddd. Sekalian persiapan bulan Ramadan, biar fit dan segar menyambut bulan suci ^_^. Aamiin.

Semangat !!!!

Updated : ini yah saya bikinin vlog secara garis besar soal menurunkan berat badan via olahraga + menjaga pola makan :

https://www.youtube.com/watch?v=b_X0xW8MRpg

Jangan lupa subscribe ke channel youtube saya di sini, yak ^_^. Itu tinggal login pakai Google Account (gmail account) terus pencet tombol merah “subscribe”. Thanks in advance ;).