fotografer Dani Rosyadi Masjid Apung

All That Comes Before

Tahun 2010, di bulan Juli melangkahkah kaki keluar dengan penuh keraguan dari bandara. Pertama kalinya menghirup udara kota Jeddah.

Baru saja menjejakkan kaki di Negeri Petro Dolar ini, saya sudah diberi rezeki. Hamil anak ke-2 di bulan ke-2 bermukim di kota (yang ternyata) cantik ini :).

Di tahun pertama itu, tetangga saya berangkat haji. One of my best friends  here who has left Jeddah at the beginning of this year.

Biarpun saya menggodanya sepanjang waktu, “Sepertiko mau pergi kemping, Rani. Coba kalau di Makassar, adami itu gandrang bulo antarko pergi Mekkah.” (Kayak mau kemping aja lu, ,Rani. Coba kalau di Makassar, sudah ada Gandrang Bulo yang mengiringi keberangkatan). read more

Mejeng di Republika (lagi)

Ini tulisan jalan-jalan ke-2 di Leisure – Jalan-jalan Religi. Muncul di edisi hari ini (selasa, 2 oktober 2012).

Kaget juga. Tak ada kabar apa pun dari redakturnya. Tiba-tiba saja tadi pagi, teman saya men-tag saya di sebuah foto. Pas dilihat itu foto artikel “Padang Pasir Badar” yang dimuat di Leisure selasa Republika. Hehehehe. Langsung seneng bertubi-tubi.

Agak kendor semangat menggempur media. Udah mengirim banyak tulisan, tapi tak ada satu pun yang tembus di bulan september kemarin :(. Makanya begitu di awal Oktober, ternyata keberuntungan belum pergi selamanya, langsung menggebu-gebu lagi pengin kirim tulisan ke media. Hehehehe. read more

Penggemar Sepatu Crocs

Bosen ah ber-saya-saya. Mari ber-gue-gue hehehe. Secara ini pun postingan iseng hehehe.

Waktu masih kerja di ULI, tiap tahun pasti ada acara gathering ke luar kota (selama 3 tahun berturut-turut gue di sana, acaranya ke Bali terus). Namanya annual conference. Yang paling ditunggu-tunggu selain menutup laptop rapat-rapat dan memanfaatkan jalan-jalan gratis dari kantor (hehehe), adalah ‘goodie bag‘ nya :D.

Nah, di tahun 2009 itu, tersebarlah rumor beberapa minggu sebelum hari H kalau salah satu starter kit yang bakal dibagikan sebelum berangkat adalah…sepatu Crocs! read more

Cara menerbitkan buku indie

Kritik Terhadap Bunda of Arabia

***

Kritik pertama adalah soal keakuratan isinya.

Sebelum “Bunda of Arabia” terbit, sebenarnya telah terbit satu buku non fiksi bergenre komedi yang bertajuk “Kedai 1001 Mimpi” yang dikarang oleh Vabyo, yang juga menggunakan latar belakang negara Saudi.

Ketika gencar berpromosi di beberapa milis (thanks to Bapak Dani hehehehe, Baba of Arabia :P), beberapa orang bertanya tentang “Bunda of Arabia” dan “Kedai 1001 Mimpi.” Isinya dianggap bertentangan.”Kedai 1001 Mimpi” karangan Vabyo (yang konon laris manis ini) diterbitkan oleh penerbit formal, Gagasmedia. read more

Lebaran di Arab Saudi : Eid Mubarak 1433 H

Tahun ini, lebaran ke-3 di tanah Saudi, di kota Jeddah. Lebaran di Arab Saudi tentu beda dengan lebaran di kampung halaman.

Jadi ingat, libur lebaran tahun lalu, gue sekeluarga ke Yanbu-Badar. Perjalanan yang sangat-sangat menyenangkan sekaligus ‘menguntungkan’. Bulan lalu, kisah jalan-jalan itu berhasi di’duit’in karena dimuat di Femina hihihihihi.

Sayang sekali, tahun ini, suami malah terbang ke Dublin 5 hari huhuhu. Mungkin tertunda liburan ke luar kota, nunggu majikan balik dulu :D. read more