Artikel Tentang Ibu : The Strengths You Did Not Know That You Had

Salah satu artikel tentang ibu saya : Mundur sejenak ke 14 tahun lalu. Tahun 1998. Bulan Juli yang cerah, saya sedang berada di atas kapal laut bersama Mama. Hendak memulai takdir baru menjadi anak sekolahan di rantau :D.

Suatu siang di kamar kami :

“Wah, mau ke Jakarta juga? Ini anak sulungnya ya, Bu?” seorang Ibu yang juga menghuni kamar yang sama menyapa Mama saya.

“Oh, bukan, bukan. Ini anak gadis pertama. Tapi kakaknya ada 4. Laki-laki semua.”

Ibu yang bertanya nampak bengong sebentar. “Ke-5? Ya ampun, beda usianya setahun-setahun ya, Bu? Rapet jaraknya?” read more

Salahuddin Al Ayyubi

Salahuddin Al Ayyubi (Saladin), Dicinta Kawan Dipuja Lawan

Salahuddin Al Ayyubi (Saladin), salah satu tokoh besar yang dipersembahkan oleh peradaban Islam di abad 6 – 7 Hijriah. Lahir tahun 1138 M di daerah Tikrit, Irak. Seorang keturunan Kurdi yang di usia belasan ikut hijrah bersama keluarganya ke Damaskus, Suriah. Namun menaiki panggung kebesarannya melalui daratan Mesir.

Namanya adalah Yusuf bin Najmuddin. Dijuluki sebagai Salahuddin. Dunia barat memanggilnya sebagai Saladin. Al Ayyubi merupakan nama keluarganya. Salahuddin Al Ayyubi.

Salah satu keistimewaannya adalah namanya tidak cuma bergema di kalangan muslim saja. Tapi disebut-sebut di berbagai literatur barat. read more

Don’t We All?

athlone, ireland

***

“There is nothing permanent except CHANGE.”

Sepanjang hidup kita tak pernah bisa lepas dari perubahan. Dari TK ke SD saja, padahal sekolahnya sama dan hampir 100% teman-temannya itu-itu juga, tapi gara-gara ganti baju seragam, saya sempat keder.

Agak canggung juga rasanya membawa tas yang lebih besar dengan buku-buku lebih banyak. Di TK kan sebagian besar waktu dihabiskan untuk menyanyi dan main-main saja, hehehehe. Kasihan ya anak-anak TK (di Indonesia) zaman sekarang :P. Padahal waktu masih berseragam rompi, selalu mencuri-curi waktu untuk mengintip anak-anak SD di gedung depan. Berharap agar waktu berlari dan akhirnya bisa melepas rompi, berganti kemeja dan rok payung :D.Tapi saat waktunya tiba, tetap saja ada rasa tidak nyaman. Malah ingin waktu berputar mundur, belum rela meninggalkan akses khusus kapan saja untuk menyerbu playground sekolah di belakang kelas.

Dari SD ke SMP lebih dinanti-nanti. Buat saya alasannya sepele banget. Model roknya beda, Cyiiinnnn. HIhihihihi. Anak SMP kan roknya model apa itu ya namanya, pokoknya rasanya lebih dewasa gitu, deh.

Tapi tetap saja begitu gongnya sudah berbunyi, mendadak muncul rasa ragu dan was-was. Akankah semua berjalan seperti yang diharapkan? read more

Challenge What The Future Holds!

by : Jihan Davincka

***

Saya termasuk beruntung. Dalam hitungan hari setelah sidang terakhir penentuan kelulusan, saya diterima bekerja. Bulan April 2002, saya sudah mendapat kepastian diterima bekerja. Jadi, ketika menghadiri wisuda di bulan September di tahun yang sama, saya sudah berstatus sebagai pegawai.

Tempat kerja pertama ini yang meninggalkan kesan paling dalam. As they said, “First love never ends.”

Kantornya di Cikini, tepat di depan stasiun kereta. Hanya membayar abonemen 45 ribu sebulan (bisa naik kereta sepuasnya), saya tinggal menyeberang jalan dari stasiun menuju lobi kantor. read more

fotografer Dani Rosyadi Masjid Apung

All That Comes Before

Tahun 2010, di bulan Juli melangkahkah kaki keluar dengan penuh keraguan dari bandara. Pertama kalinya menghirup udara kota Jeddah.

Baru saja menjejakkan kaki di Negeri Petro Dolar ini, saya sudah diberi rezeki. Hamil anak ke-2 di bulan ke-2 bermukim di kota (yang ternyata) cantik ini :).

Di tahun pertama itu, tetangga saya berangkat haji. One of my best friends  here who has left Jeddah at the beginning of this year.

Biarpun saya menggodanya sepanjang waktu, “Sepertiko mau pergi kemping, Rani. Coba kalau di Makassar, adami itu gandrang bulo antarko pergi Mekkah.” (Kayak mau kemping aja lu, ,Rani. Coba kalau di Makassar, sudah ada Gandrang Bulo yang mengiringi keberangkatan). read more