Sekularisme, Kasus Citizenship di Jerman, dan Tragedi Pemenggalan di Perancis

Ada 2 kasus yang sedang saya ikuti di daratan Eropa.

Peristiwa gagalnya seorang imigran muslim mendapatkan kewarganegaraan Jerman gara-gara menolak berjabat tangan dengan ibu-ibu petugas imigrasi.

Ybs sudah lulus ujian dan tinggal belasan tahun di Jerman serta berprofesi sebagai seorang dokter. Hanya gara-gara menolak bersentuhan dengan ibu tadi, sertifikatnya ditahan. Sampai ke level pengadilan pun, si imigran ini ‘kalah’.

Alasannya, si imigran dianggap gagal berintegrasi dalam kehidupan sosial di Jerman. Lah, memangnya berjabat tangan adalah salah satu syarat wajib untuk mendapatkan status warga negara? read more

Film Dokumenter Netflix : MINIMALISM, Living a Meaningful Life

Tadinya nonton film dokumenter Netflix yang ‘Tiny House Nation’ terus dilanjutin sama MINIMALISM ini. Mungkin di masa pandemi ini dimana ruang gerak cukup terbatas, lebih mudah menghayati tayangan dokumenter model begini?

Give them a try ;).

Joshua dan Ryan, yang tinggal di US, menulis buku “Minimalism : Live a Meaningful Life”. Menceritakan pengalaman mereka melepaskan diri dari godaan dunia dan mengejar kebahagiaan sejati.

Mereka merasa sukses melepaskan diri dan jebakan ‘The American Dream’. read more

MEMORIES


Sudah mulai final packing.

Ini nih salah satu perbedaan utama saya vs suami urusan beginian. Dese tipe yang sebisa mungkin menyimpan semua benda-benda yang mengandung unsur-unsur “kenangan” hehehe.

Ya kalok gitu sih, semua juga ada kenangannya.

Sementara saya tipe “udah gak kepake ya dibuang”. Termasuk segala coretan-coretan, gambar-gambar, prakarya anak-anak di sekolah atau di rumah.

Dulu, sebelum era Roblox (hahahaha), sering juga bikin prakarya sama anak-anak di rumah, nyontek dari Youtube. Kalau sudah selesai, saya potret, then I let them played with it for a while. Kalo sudah pada lupa ya saya buang :p. read more

negara maju dan negara berkembang

Heal The World

Andai ada cara lain untuk “menyembuhkan” bumi, tentu tidak mau kita terjebak dalam karantina-universal seperti sekarang?

Dengan tidak bermaksud menyepelekan lebih dari 22 ribu nyawa dari berbagai penjuru dunia yang sudah melayang karena wabah ini, tapi memang ada efek lain dari Coronavirus yang tampak nyata depan mata.

Negeri Tirai Bambu secara impresif melaju menjadi ekonomi terbesar nomor 2 di dunia dalam tempo yang seperti berlari. Namun, sekaligus menjadi penyumbang emisi karbon terbesar di dunia. read more

Stay at Home, You Must! #diRumahAja

Melihat update terbaru di situs Coronavirus Update (LIVE), negara-negara Eropa terus menguasai “papan atas” 😰.

Kemarin ngobrol sama suami, kemungkinan karena borderless dan sistem transportasi yang bagus makanya pergerakan sangat mudah di Eropa daratan.

Sempat kagum dengan Jerman yang kasus sebanyak itu tapi tingkat kematian sangat rendah. Tapi kemudian dapat berita di sana pun sudah kepayahan tenaga medisnya. Yang pensiun pun dipanggil kembali 😰.

Ireland juga sama, sih. Ada seruan untuk menunda pensiun dan memanggil kembali tenaga medis yang sudah “gantung jas”. read more