“Darah itu merah, Jendral!”

– Darah itu merah Jendral -Masih ada yang ingat Gestapu? :D.

Sejak era reformasi, gaung peristiwa Gestapu 1965 makin melemah. Saya juga tak sadar kalau hari ini adalah 30 september. Dimana belasan tahun masa kecil saya, saya suka tersiksa di tanggal ini. Karena malamnya sudah pasti sebuah film dokumenter akan diputar di TVRI.

Saya takut menonton film ini. Intro musik di awal film saja sudah bikin saya pengin pipis. Tapi sumpah deh kepo bener pengin tahu filmnya secara lengkap. Ahahahaha. Makanya saya bilang saya tersiksa, antara takut sama kepo :P.Tapi rasa takut yang selalu menang. Hingga saat ini, saya tidak pernah berani menonton filmnya hingga tuntas. Paling bagian-bagian tertentu saja, itu pun pakai acara ngumpet di bantal. Atau kalau adik saya ikut menonton bersama saya, saya ngumpet dan terus-terusan merongrong dia, “eh, gimana? gimana? adegan apa sekarang? adegan apa sekarang?” ahahahahaha… colek si Buntel :P.Judul tulisan di atas adalah salah satu kalimat yang cukup tenar gara-gara film “Pengkhiatan G30S/PKI” itu. Ada yang masih ingat? :). read more

Berbicara Agama

Ini copas dari status di facebook tempo hari. Pantes lah saya gak bisa cocok sama Twitter. Biarpun dari dulu punya @davincka. Status facebook aja mesti deh minimal 5 paragraf, hehehehehe :P.

Status ini ditulis di tanggal 1 september kemarin. Pas lagi hangat-hangatnya isu Sampang sepertinya :D.
Lumayanlah buat nambah-nambah isi blog :D.

***

Bukan main. Luar biasa. Beberapa isu sensitif (agama, dkk) dalam rentetan peristiwa sekaligus.

Pilkada DKI yang awalnya saya pikir akan menggiring orang-orang untuk akhirnya menyadari bahwa musuh utama tanah air adalah PARA KORUPTOR, sekarang malah berputar-putar di urusan agama. read more

Cara menerbitkan buku indie

Kritik Terhadap Bunda of Arabia

***

Kritik pertama adalah soal keakuratan isinya.

Sebelum “Bunda of Arabia” terbit, sebenarnya telah terbit satu buku non fiksi bergenre komedi yang bertajuk “Kedai 1001 Mimpi” yang dikarang oleh Vabyo, yang juga menggunakan latar belakang negara Saudi.

Ketika gencar berpromosi di beberapa milis (thanks to Bapak Dani hehehehe, Baba of Arabia :P), beberapa orang bertanya tentang “Bunda of Arabia” dan “Kedai 1001 Mimpi.” Isinya dianggap bertentangan.”Kedai 1001 Mimpi” karangan Vabyo (yang konon laris manis ini) diterbitkan oleh penerbit formal, Gagasmedia. read more

Lebaran di Arab Saudi : Eid Mubarak 1433 H

Tahun ini, lebaran ke-3 di tanah Saudi, di kota Jeddah. Lebaran di Arab Saudi tentu beda dengan lebaran di kampung halaman.

Jadi ingat, libur lebaran tahun lalu, gue sekeluarga ke Yanbu-Badar. Perjalanan yang sangat-sangat menyenangkan sekaligus ‘menguntungkan’. Bulan lalu, kisah jalan-jalan itu berhasi di’duit’in karena dimuat di Femina hihihihihi.

Sayang sekali, tahun ini, suami malah terbang ke Dublin 5 hari huhuhu. Mungkin tertunda liburan ke luar kota, nunggu majikan balik dulu :D. read more

Tampil di Leisure – Republika

Republika edisi selasa 14 Agustus 2012 kemarin memuat tulisan gue tentang kota Jeddah. Judul artikelnya “Jeddah, Kota Bertabur Monumen.”
Kayaknya artikel jalan-jalan so far hokinya lebih bagus daripada naskah cerpen hehehe. Respons dari redakturnya cepat dan pemuatannya juga gak menunggu waktu lama. Padahal ini gue lebih rajin ngirim cerpen huhuhu.
Oiya, syarat untuk mengirim tulisan Jalan-jalan ke “Leisure Republika” dicek di https://enggar.net/2012/03/27/lowongan-penulisan-jalan-jalan/
Ayooo diserbu redaksinya hehehe. Tidak harus cerita dari luar negeri, lho. Hasil liputan jalan-jalan dalam negeri pun boleh bangeeeet ^_^. read more