Sungai Aare Bern Swiss

Liburan ke Swiss Where The Nature is Insanely Beautiful!

Yaaaaayyy, kesampaian juga niat liburan ke Swiss *sujudSyukur*. Sejak beberapa bulan kemarin, suami sudah dapat jadwal assignment dari kantor. Pekerjaan sekarang kan memang mengharuskannya sering-sering ke luar negeri untuk support proyek. Pilihannya kali ini : Korea Selatan atau Swiss!

Suami saya sudah sering banget ke mainland. Dari sejak bekerja di Jakarta, hokinya sudah bagus. Terhitung sudah 3x training ke Eropa. Terus pernah sekali liburan bareng keluarganya. Sudah sempat juga ke Swiss karena saat itu, kakak ipar (kakak suami dan keluarganya) masih bermukim di Zurich. Tentu saja dia lebih memilih Korea Selatan.

Tapi gimana ya, bininya dari dulu sudah terkencing-kencing pengin melihat yang namanya Eropa daratan! Siapa suruh kawin sama rakyat jelata yang seumur hidupnya baru ke luar negeri karena ngikut suami doang hahaha *benerinSepatuKaca* :p. Pokoknya, liburan ke Swiss, liburan ke Swiss, liburan ke Swiss !! Eh kerja deng! Hahahahaha :p.

Rencana awal cuma ikut sekitar 2 minggu saat anak-anak full liburan Paskah, eh tahu-tahu rencana lain kami dikabulkan Tuhan. Alhamdulillah :).

Begitulah. Karena kondisi “spesial” tadi, akhirnya sekitar 2 minggu lalu, kami beramai-ramai terbang dari Dublin menuju Zurich. Dari Zurich naik kereta ke Bern. Penempatannya di Bern Swiss.

Oiya ibukota Swiss bukan Zurich, bukan Jenewa, yaoowww. Tapi Bern, yang di sini lebih sering dilafalkan dengan BERNE oleh orang lokalnya :D.

Holiday, nih, Bibi Gober? Ish, manalah kepikiran jalan-jalan pake duit sendiri ke negeri semahal ini hahahaha. Apartemen selama nanti stay sampai Mei di sini itu fasilitas dari kantor. Haratisssss! hahaha. Suami kerja yaaaaa ke sini :p

Lumayanlah, dapat allowance juga. Jadi tinggal mikirin cara ngakalin biaya hidup di sindang :p. Tahu sendiri ya Keluarga Gober, penginnya allowancenya tetap ada yang bisa ditabung hihihi *ngikikNgirit*.

Inginnya sih, karena memang sulit ya mau ke negara-negara lain, secara suami off-nya sabtu minggu doang (itu pun sabtu bisa kerja juga), maunya ngiterin Swiss doang. Tapi alamak, lumayan syok melihat ongkos transportasi di sini. Ke Jenewa saja, seorang bisa 100 chf (swiss-frank)! 1.5 juta rupiah buat naik kereta doang. Itu kotanya jaraknya cuma sekitar 1 jam an dari Bern :'(. 

Mari berburu tiket murah meriah hihihi. Ada juga penawaran khusus soal harga tiket kereta. Tapi ya nyarinya mesti teliti dan waktunya harus dicocok-cocokkan. Apa pun demi berhemat lah hahahaha.

Waktu baru tiba di apartemen, tahu-tahu sudah banyak brosur-brosur tentang tempat-tempat menarik di kota yang kami datangi ini šŸ˜€

Salah satu pesan dalam brosurnya : “Welcome to Switzerland, where the nature is insanely beautiful!”

Oh well, indeed! It’s truly beautiful! ^_^

Dengan kontur berbukit-bukit dan curah hujan yang tidak setinggi di Irlandia, bentang alamnya beda lagi dengan Irlandia. Rasanya juga jauh lebih dingin dengan rentang suhu yang sama dengan di Irlandia saat ini. Anginnya lebih maknyussss. Mungkin pengaruh banyaknya perbukitan tadi, ya.

Sekarang-sekarang ini sedang berjuang untuk bujuk-bujuk suami biar diajak jalan-jalan ke Paris! –> mimpi standar anak kampung lah, pengin selfie depan Eiffel! Bayanginnya aja udah nangis cobak! Hahaha.

Btw, fotonya belum banyak. Kalau sudah keliling ke mana-mana nanti diupload semua ke sini. Termasuk rencana ke Lucerne pas liburan Paskah untuk bertemu salah satu sahabat di Jeddah dulu.

Yang satu ini … one of the best from Berne ;).

Karena di sini bahasa sehari-harinya adalah Jerman dan Perancis,

Ich wünsche Ihnen wie Bern
Je vous souhaite, comme Berne

Berne blog resize liburan ke Swiss

(Fotografer : Dani Rosyadi)

Ada Apa dengan BBM?

BBM oh BBM :p. Ada apa dengan BBM?

Gambar : tribunnews.com
Gambar : tribunnews.com

Kok masih banyak yang bingung, ya, soal harga BBM yang berubah terus hehehe. Jadi begini teman-teman, sesuai keputusan pemerintah beberapa bulan lalu yang menetapkan pencabutan subsidi BBM, maka harganya akan selalu mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia :D.

Ini praktik umum sih di negara-negara yang tidak mensubsidi BBM untuk rakyatnya. Kalau di Irlandia sendiri, harga BBM nya berubahnya level harian :D. Hari ini segitu besok bisa naik bisa turun. Harga BBM di Eropa umumnya juga tidak mengikuti harga pasar.

Harganya lebih “kejam” :D. BBM, alih-alih disubsidi, malah dikenakan pajak di sini! Jadi, pemerintah MALAH mendapatkan pemasukan dari pemakaian BBM. Termasuk di negara-negara “raja minyak” seperti Norwegia :D. Lucunya, di sana harga BBM termasuk salah satu yang paling mahal di dunia. Kanada pun menjual BBM nya malah lebih mahal daripada US. Padahal cadangan minyak Kanada juga termasuk yang “top”. CMIIW, ya :). Harganya masih segitu apa enggak.

Di pompa bensin di Irlandia, harganya dituliskan di semacam layar elektronik gitu. Jadi otomatis bisa diubah tiap hari. Kalau pakai plang manual kayak di Indonesia pada umumnya kan capek juga kali ya, edit tiap hari hihihi.

Gambar : thepress.net
Gambar : thepress.net

Di Indonesia sendiri kalau tidak salah harganya akan berubah tiap bulan. Kalau tiap hari berubahnya, capek kali bersih-bersih timeline karena tiap hari pasti banyak yang ngamuk hahahahaha.

Buat yang PRO pencabutan subsidi BBM, mingkem aja yeeeeee :p. Changing is never easy lah ;). Beri waktu untuk penyesuaian, jangan malah disolotin balik. Ya kagak selesai-selesai nanti hahahaha.

Kita sudah puluhan tahun menikmati subsidi BBM. Tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan menghadapi perubahan sekarang. Buat kalian yang PRO pencabutan subsidi BBM karena tahu betul manfaat dan sisi positifnya, ya sudah … good for you ^_^. Ingat, jangan nyolot balik! ;).

Di beberapa negara dengan cadangan minyak melimpah, bensin memang diobral abis! Di Saudi misalnya, harga bensin seliter lebih murah boooo daripada harga 1 liter air minum! Hahaha. Tapi ingat, selalu ada “harga” yang harus dibayar. Di mana pun itu, hukum alam selalu berlaku. Selalu! ;).

Cadangan minyak melimpah tidak berarti menghasilkan minyak terbanyak, ya. Karena cadangan minyak biasanya diasosiasikan dengan jumlah penduduk. Cina-Rusia-US itu termasuk negara penghasil minyak yang lumayan. Tapi dari segi cadangan, mereka keok oleh negara-negara Timur Tengah yang penduduknya minim.

Indonesia is not that bad tapi begitu memperhitungkan jumlah penduduk, ya gubrak deh! Hahahaha. Soal itu sudah pernah saya tuliskan di sini –> https://jihandavincka.com/2014/11/18/harga-bbm-naik-yay-or-nay/

Jadi, silakan dilanjut uneg-unegnya ^_^. Saya hanya bantu meluruskan karena banyak yang kayaknya menuduh pemerintah plin plan terkait harga BBM :D. Yang memang harganya dinamis itu ya harga minyak mentah dunia hehehe.

SELAMA pemerintah memutuskan untuk melepaskan APBN dari subsidi bahan bakar energi habis pakai satu ini, mau tak mau, tiap bulan kita harus tabah menghadapi perubahan harga BBM :D.

Mau ngamuk tiap bulan atau mulai berdamai dengan kebijakan pemerintah yang ini? That’s your choice! Pick wisely, please ;).

***

Cara Menjadi Blogger : Warna Warni Dunia Blogger :D

Cara Menjadi Blogger : Ada isu copas yang lagi ramai di komunitas blogger emak-emak hehehe. Isu copas bukan masalah baru, sih. Masalahnya konon si tertuduh berhasil mendapatkan keuntungan materi dari hasil copas-copasnya tadi. Nah looooo :D.

Industri kreatif di dunia digital memang lagi ranum-ranumnya. Kalau kemarin heboh lomba blog, makin ke sini, makin banyak brand-brand ternama atau unit usaha komersil yang memanfaatkan kalangan blogger untuk review produk mereka. Dengan imbalan materi pastinyaaaaaaa :p. Makanya pada berbondong-bondong nyari cara menjadi blogger kali ya :D.

Lalu, para blogger juga berlomba menggaet perhatian situs-situs ‘ternama’ agar mau menerima jasa kontributor. Banyak juga blogger yang menjadi web contributor di mana-mana. Walau tak sedikit blogger yang mentok di wall FBnya doang *tunjukDiriSendiri* hahahaha.

Juga ada lomba-lomba live tweet yang kelihatannya sepele tapi hadiahnya bisa iPhone aja gitu Maaaakkk *telenLudah*. Nah, si tertuduh copas ini telah berkali-kali memenangkan lomba live tweet dengan modal copas tadi. Yang menuduh sudah menyiapkan berbagai macam barang bukti. Secara yang menuduh juga bukan blogger sembarangan.

Jadi, copas-copas ini dilakukan tidak lagi sekadar mengejar eksistensi semata. Ada sejumlah materi yang tidak sedikit yang dipertaruhkan di sini :p. Kalau sudah urusan duit ya Kakaaaaaa, berat dah urusannye :D.

cara menjadi blogger Gambar : renggostarr.com
Gambar : renggostarr.com

Btw, hobi menulis ya tidak harus dipaksakan selalu jadi duit lahhhh :D. Kenapa memangnya kalau senangnya berbagi tulisan di media sosial doang? ;). Namun, kalau memang ingin berburu hepeng juga boleh bangeeettt :D.

Yang penting caranya itu lho. Iya sih, persaingan sekarang sangat ketat. Saya saja yang sudah ngeblog sekitar 10 tahun suka terkaget-kaget dengan keren-kerennya blogger-blogger pendatang baru ^_^.

Di kalangan mamak-mamak, blog-blog terkini banyak yang mengusung niche tertentu. Blog masakan yang paling banyak. Terus ada the beauty bloggers atau fashion bloggers. Konon, kedua jenis terakhir yang saya sebutkan tadi itu yang paling sering menuai segenggam berlian di bisnis digital per-blogging-an ini :D. Oiya, blog jalan-jalan/traveling juga sangat kuat pesonanya dalam urusan materi hihihi.

Tapi yang paling juara dalam urusan SEO itu adalah penulis artikel-artikel tips anu-anu trik ini-ini atau tutorial itu-itu. Nah, dunia tips/trik/tutorial inilah yang rentan copas-copasan. Apalagi pada pasang adsense di blog masing-masing. Harus berjuang sekuat tenaga memunculkan blog pada hasil pencarian di kolom Google :D. Persaingan di dunia maya itu keras, Bung! :v :v.

Gambar bali-holidays.info
Gambar bali-holidays.info

Mamak-mamak yang hobi nulis random apa kabar? Hahahahahahahha. Segala ditulis ya, Kakaaaaaa. Kadang-kadang nulis sok-sok parenting, sok-sok traveling, sok-sok food combining, ealah, ranah politik juga dihajar! Enggak malu sama daster? :v :v :v.

Menulis di media cetak pun sekarang saingannya ampun-ampunan hahaha.

Nah, saya ingin mengutip kembali beberapa paragraf dari tulisan saya yang dulu, judulnya “what really matters”

Pada akhirnya, dengan memahami kenyataan yang tidak begitu manis ini, apa yang membuat orang bisa bertahan untuk terus merangkai kata dari balik jari-jarinya? Ya itulah gunanya passion hehe. Sesuatu yang membuat kita bisa terus berkarya tanpa mesti membenturkan antara harapan dan kenyataan.

The answer to all writing, to any career for that matter, is love -Ray Bradbury-

Idealis boleh tapi realistis saja biar tidak terjebak dan putus asa. Iya gak? Santai sajaaaa. Begitu banyak pilihan untuk eksis di dunia menulis, kan? ;). Eksistensi jangan selalu dinilai pakai uang. Bisa gila nanti hahahaha.

Tapi memang penting untuk tetap menyematkan idealisme dalam mimpi. Agar selamanya, angan-angan tidak kehilangan arah :).

Tetap semangat teman-teman yang hobi menulis ^_^. Hindari deh yang namanya copas-copas-an ;). Kalau kami orang Bugis itu ada yang namanya Siri’ na Pesse. Siri’ itu artinya malu. Pesse artinya pedas/pedih yang bisa diartikan teguh pendirian.

Gambar : wardi261.wordpress.com
Gambar : wardi261.wordpress.com

Kalau kata orang Bugis, sebaiknya hidup diisi dengan prinsip : “Sipakatau – Sipakalebbi – Sipakainge'” …
Muslim sejati selalu percaya, kalau pun tak di dunia ā€˜keringat’ kita berbayar, masih ada akhirat, kan?

Therefore, menulislah selalu untuk kebaikan :).

 

Kata Motivasi Pemuda : Tuliskan dengan Aksara Api !!

Kemarin, 17 Maret, ada perayaan khas yang dirayakan oleh masyarakat Irlandia tiap tahunnya. Saint Patrick’s Day! ^_^

Penduduk Irlandia yang bermukim benar-benar di negerinya, jumlahnya kurang dari 5 juta jiwa. Namun, konon ada lebih dari 10 juta jiwa bangsa Irlandia yang merantau ke belahan dunia yang lain.

Umumnya orang-orang Irlandia merantau ke Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Naturally, nyarinya negara-negara yang sama-sama berbahasa Inggris. Nyadar enggak sih, walau dijadikan bahasa internasional, negara-negara menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional itu bisa dihitung jari. Di Eropa saja, setahu saya cuma ada 2 : UK dan Republik Irlandia.

Ke UK entah kenapa orang Irlandia agak kurang tertarik :p. Mungkin karena ‘taraf hidup’ agak-agak mirip sih ya. Nanggung kalau ke sana hehehe.

Juga, (mungkin lagi nih ya :D) ada sedikit tersisa ‘sentimen’ masa lalu. Mengingat tanah Irlandia di bawah ‘penjajahan’ kerajaan Inggris selama kurang lebih 8 abad.

Salah satu sejarah kelam bangsa Irlandia adalah kelaparan terbesar akibat kegagalan panen kentang yang melanda negeri di pertengahan abad ke-19. Kelaparan skala nasional ini membuat penyakit merajalela berimbas ke tingginya angka kematian.

Saat inilah, banyak orang Irlandia nekat melarikan diri dari negerinya. Saat itu, tanah Amerika dianggap sebagai tanah harapan. Jaraknya juga terhitung “dekat”. Dengan menjadi penumpang gelap di kapal-kapal pengangkut, para pengungsi Irlandia ini berlayar pergi mencari peruntungan lain di Sang Benua Baru. Sebagian besar mendarat di wilayah utara Amerika Serikat.

Soal kelaparan dan penyakit berat, Eropa sudah kenyanglah :p. Mulai dari pertumpahan darah karena pertikaian merebut kekuasaan, sudah baca sejarah “perang 100 tahun” antara Inggris vs Perancis? Sampai ada generasi di kala itu yang seumur hidupnya, lahir dan besar di suasana perang.

Dilanda wabah penyakit dan kelaparan yang konon menghabisi sekitar 2/3 jiwa penduduk Eropa saat itu. Hingga serunya perselisihan Katolik vs Protestan. Di abad modern, abad ke-20 pun, dua perang besar dunia, terjadinya di mana? :p. Di Eropa, Kakaaaaaaa :D.

Coba tebak, yang suka bikin onar di PD 1 dan PD 2. Jerman! :p. Sehancur-hancurnya mereka pasca PD 1 dan takluk pada sekutu di penghujung PD 2, sekarang, Jerman adalah negara “terkuat” di Eropa. Ekonominya paling kokoh, penduduknya juga paling banyak (seEropa), not mention SDM nya yang keren-keren (katanya) :D.

Siapa bilang benua yang mungkin kini bisa dibilang benua paling makmur di bumi ini senang-senang terus hidupnya? Selalu ada harga yang harus dibayar ;).

Back to tempat ngibritnya pengungsi Irlandia tadi, tanah Amerika.

Kalau melihat sejarahnya, istilah “American Dream” memang tidak asal comot. Di abad-abad kegelapan Eropa, saat anti semit demikian marak di Benua Putih, banyak orang Yahudi yang dipaksa meninggalkan Eropa. Sebagian besar dirujuk ke tanah Amerika.

Salah satu kelebihan orang Yahudi … selain konspirasi tentunya (hahahahahahaha), adalah daya juang mereka yang terkenal tinggi. Di tanah baru itulah, mereka kembali menebar bibit harapan, berjuang menyesuaikan diri dan mungkin akhirnya berhasil menjadi pemenang

Perselisihan Katolik vs Protestan juga memaksa sebagian kalangan Protestan, sebagai penantang baru di Eropa saat itu, harus angkat kaki dari Eropa. Ditambah dengan pengungsi Irlandia yang kelaparan dan hendak menyemai benih hidup yang lebih baik, komplit sudah tanah Amerika dipenuhi oleh orang-orang buangan hahahaha.

Layar sudah terkembang, sudah tidak ada jalan kembali. Apa mereka mengeluh dan mewek-mewek di tanah baru? Nangis-nangis enggak tahu mau ngapain? :p. Meratapi nasib di Facebook? Eh, dulu belum ada deng hahahahaha. Ya tidak ada pilihan lain selain “melawan” dan menentukan nasib hidup sendiri. Mungkin … berkat “perlawanan” orang-orang buangan inilah, negeri super power ini akhirnya tercipta!

Di sisi lain, kebangkitan sang Benua Baru harus diiringi kepedihan suku asli yang tersisih oleh para pendatang :(. Oh well … selalu ada 2 sisi mata uang :).

Situ kira, sim salabim! Amerika Serikat ujug-ujug jadi negara super power. Ya kalau seperti kalian sekarang, yang dikit-dikit mengeluh, dikit-dikit curhat, ya mungkin enggak akan mereka seperti sekarang hahahaha.

Untuk menantang perbudakan yang marak di belahan selatan, ada perang sipil yang harus dihadapi Lincoln. Ada banyak nyawa yang harus dikorbankan saat Konfederasi mengobarkan genderang perang melawan The Union selama 4 tahun.

ā€œTahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau kepada orang miskin yang sangat fakir.ā€ [QS. Al-Balad :12-16]

Apa selesai perjuangan kaum kulit hitam pasca The Union berhasil memaksa Konfederasi menyudahi perlawanan di tahun 1865? Belum. Masih butuh banyak korban jiwa dan perjuangan heroik seorang Marthen Luther King, seorang pendeta yang akhirnya mengabdikan akhir-akhir tahun kehidupannya untuk memperjuangkan persamaan hak bagi kaumnya. Seperti Lincoln yang mati terbunuh, King juga mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama.

Jalan panjang nan tidak selalu mulus harus dilewati negara-negara di Eropa dan Amerika bagian utara untuk merebut predikatnya sekarang sebagai negara-negara maju dunia :). Termasuk Irlandia. Yang harus melewati ratusan tahun penjajahan, sampai kudu kabur melarikan diri ke Amerika saat kegagalan panen menghabisi nyawa banyak penduduk.

That’s why, banyak kota-kota besar di belahan utara Paman Sam ikut merayakan gegap gempitanya Saint Patrick’s Day tiap tahun. Dijadikan hari libur juga, lho. Misalnya di Kota Boston :D.

Di Australia juga begitu. Banyak kota-kota di sana yang ikut berselimutkan warna hijau dan oranye, setiap tanggal 17 Maret tiap tahunnya :).

Gimana? Seru tidak petualangan masyarakat Eropa dan US melewati berabad-abad kegelapan sebelum bisa menjadi seperti sekarang ini :D.

Hidup itu tidak bisa dihadapi dengan keluhan. Mana ada orang yang sukses model begitu? Yang mudah tunjuk sana tunjuk sini atas segala kemalangan yang menimpa mereka? ;).

Suka tidak suka, harapan untuk hidup lebih baik, kesejahteraan seluruh negeri juga mau tak mau bergantung kepada kesuksesan pemerintahan kita :). Dan apakah ada gunanya kalau mereka sibuk berjuang, situ sibuk maki-maki? Begitu cara kalian menunjukkan kecerdasan dan kekritisan kalian? Segitu doang? :p.

Mengeluh memang mudah. Nyuruh ini itu, minta ini itu, menuntut anu anu, salahkan sana sini, tidak perlu mengerti masalahnya apa, tidak perlu mencari tahu solusinya gimana. Pokoknya mengeluh saja. Gampang ^_^.

Tapi sebenarnya ada pilihan lain kok ;).

Mari menjadi bagian dari solusi. Kalau tak bisa, doakan saja yang terbaik untuk negeri kita tercinta :). Tak hanya di saat langit tengah cerah – surya bersinar gagah, tapi juga saat awan gelap serasa memenuhi seluruh jarak pandang kita.

“TULISKAN DENGAN AKSARA-AKSARA API DI ATAS BENDERA YANG TELAH DIKIBARKANNYA. SEHINGGA TERANG BISA TERBACA DI SAAT TERANG, DAN LEBIH TERANG LAGI DI SAAT RINTANG-RINTANGAN YANG GELAP GULITA!”

(Bung Karno, Perebutan Irian Barat 1960)

Di saat benderang, pun saat gulita yang datang … tetaplah berharap yang baik-baik ;).

Kata motivasi pemuda
Gambar : pixabay.com

Saint Patrick’s Day, KarnavalĀ  Khas Bangsa Irlandia

Oleh : Jihan Davincka

(dimuat di Tabloid Prioritas, April 2013)

***

Tanggal 17 Maret diperingati sebagai Saint Patrick’s day oleh orang-orang Irlandia. Dirayakan dengan gegap gempita di seluruh wilayah negeri tetangga kerajaan Inggris ini. Bahkan menjadi hari libur resmi.

Tahun ini, Hari Saint Patrick jatuh hari minggu. Liburnya berlanjut hingga ke hari senin. Kami berkesempatan ikut menyaksikan kemeriahan karnaval di tengah kota Athlone. Sebuah kota kecil yang berjarak sekitar 120 km dari ibukota Irlandia, Dublin.

Hari nasional ini juga dirayakan dengan meriah oleh bangsa Irlandia di belahan dunia yang lain. Tidak sedikit imigran asal Irlandia di beberapa wilayah di belahan utara benua Amerika. Di beberapa tempat, misalnya kota Boston, Hari Saint Patrick pun ramai dirayakan.

Keriaan St Patrick's Day @Athlone
Keriaan St Patrick’s Day @Athlone

Legenda Saint Patrick

Saint Patrick sendiri sebenarnya bukan pria asal Irlandia. Melainkan seseorang yang berkebangsaan Inggris yang di usia ke-16 diculik dan dibawa ke Irlandia untuk dijadikan budak.

Saat itu, dia belum memiliki ketertarikan apa pun terhadap agama Katolik. Setelah 6 tahun mengalami perbudakan, Saint Patrick berhasiil melarikan diri kembali ke tanah kelahirannya. Saat inilah Saint Patrick mengalami perubahan besar secara relijius. Beliau menjelma menjadi penganut Katolik yang taat.

Sebagai bentuk pengabdian terhadap keyakinan barunya, Saint Patrick kembali ke Irlandia dan menyebarkan Katolik di sana. Konon, dia berhasil mengubah masyarakat Irlandia yang tadinya menganut paganisme menuju era gereja katolik.

Saint Patrick meninggal di tahun 461 M, tepat di tanggal 17 Maret. Hari kematiannya inilah yang dikenang oleh masyarakat Irlandia sebagai penghormatan baginya. Sebagai Santo Pelindung sekaligus Penyelamat bagi umat katolik di Irlandia.

Menunggu parade dimulai @Athlone
Menunggu parade dimulai @Athlone

Hijau Dimana-mana!

Suhu udara yang menaungi kota masih tak beranjak dari angka 1 – 3 derajat celcius. Dinginnya udara membuat sudut-sudut kota kecil Athlone tetap lengang dan sepi. Padahal musim semi seharusnya sudah menyapa negeri ini di pertengahan maret. Suasana berubah drastis saat jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Setengah jam lagi, parade akan segera dimulai.

Orang-orang mulai tumpah ruah di jalan. Sebagian besar warga menyerbu jalanan protokol dengan berjalan kaki. Datang dari berbagai penjuru kota.

Anak-anak kecil mengenakan kostum hijau-hijau. Tidak sedikit mengenakan topi hijau besar ala Leprechaun, peri jantan yang dalam mitologi Irlandia diyakini pernah mendiami daratan Irlandia.

Warna hijau tidak hanya identik dengan Saint Patrick. Saat menyebarkan asas “tri-tunggal” dalam kepercayaan katolik, sang santo menggunakan daun Shamrock,Ā mirip dengan daun Semanggi. Terutama dengan perumpamaan sehelai daunnya yang persis memiliki 3 cabang. Shamrock hijau ini pula yang dijadikan lambang negara Irlandia.

Beberapa hari sebelum perayaan, beberapa bangunan di tengah-tengah kota juga dihias dengan warna hijau. Tak sedikit toko, hotel maupun restoran ikut memasang tirai atau pernak-pernik lain berwarna hijau sebagai pemanis di dalam etalase toko.

Tak ketinggalan pula suvenir khas ala Irlandia membanjiri rak-rak toko. Misalnya : patung karakter Leprechaun yang berbalut busana serba hijau, berbagai cindera mata berwarna hijau, dsb. Beberapa warga pun tak segan memasang miniatur bendera-bendera Irlandia sebagai penghias kendaraan pribadinya.

Kostum khas St Patrick
Kostum khas St Patrick

Parade Seni dan Komunitas Kota

Awalnya saya sedikit segan untuk ikut serta berdiri di jalan menyaksikan iring-iringan karnaval. Soalnya kami bukan penganut Katolik.

Saya pikir perayaannya akan bersifat relijius. Ternyata tidak juga. Sebagian besar peserta karnaval adalah berbagai komunitas masyarakat kota. Malah diantara iring-iringan tersebut, ada juga toko atau penjual makanan dan furniture yang memanfaatkanĀ  momen karnaval untuk berpromosi.

Parade dibuka dengan peragaan Marching Band. Sekumpulan laki-laki berseragam hitam berbaris rapi, berjalan sambil meniup terompet dan menabuh drum. Diikuti dengan dengan dua mobil panser besar yang dihias dengan bendera-bendera kecil yang menunjukkan warna kebangsaan Irlandia, hijau-putih-oranye.

Kelompok berikutnya menampilkan berbagai klub lokal anak-anak yang ada di kota Athlone. Sekitar 30 orang anak laki-laki berseragam merah hitam muncul sambil meneriakkan yel-yel khas ala pertandingan sepak bola. Beberapa orang di barisan terdepan memamerkan kemampuan mereka mengolah bola dengan kaki. Perkumpulan pramuka juga tidak ketinggalan ikut berpawai.

Barisan Marching Band anak-anak
Barisan Marching Band anak-anak

Ada pula barisan marching band yang menampilkan sekitar belasan anak kecil yang memainkan lagu-lagu mars. Diikuti oleh beberapa anak-anak lain yang berjalan sambil berakrobat layaknya anggota sebuah klub gymnastic. Tim hoki cilik dengan seragam oranye mengikuti dari belakang.

Anak-anak saya sudah mulai kegirangan. Orang-orang mulai bertepuk tangan dan berteriak. Apalagi beberapa peserta karnaval melemparkan permen dan kue-kue ke arah penonton anak-anak.

Klub Hoki anak-anak :D
Klub Hoki anak-anak šŸ˜€

Setelah rombongan anak-anak berlalu, iring-iringan didominasi oleh klub-klub setempat yang diikuti oleh orang dewasa. “Athlone Sub Aqua Club” muncul dengan sebuah kapal karet yang ditumpangi oleh beberapa orang dewasa yang berkostum ala penyelam. Organisasi Palang Merah kota pun meramaikan suasana dengan raungan sirine ambulans. Sebuah mobil truk di belakangnya diisi oleh orang-orang yang berpura-pura menjadi pasien dan perawat.

Parade terus berjalan. Kali ini ada rombongan pemusik yang memainkan alat musik khas yang setahu saya menjadi ciri khas daerah Skotlandia, bagpipe. Ini yang paling menarik perhatian saya. PertamaĀ  kalinya melihat pertunjukan musik tradisional ini secara langsung. Biasanya hanya melihat di majalah, surat kabar atau televisi saja. Pesertanya juga mengenakan kostum khas yaitu rok motif tartan (kotak-kota merah hitam) dan dilapisi dengan jubah hitam memanjang hingga menyentuh lutut.

BagpipeĀ sekilas berbentuk mirip seruling. Terbuat dari kayu dan juga termasuk alat musik tiup. Tapi suara yang dihasilkan sangat berbeda. Suara dari alat musik satu ini lebih nyaring dan tidak sehalus seruling. Lebih tajam dan sedikit cempreng menurut saya. Namun tetap terdengar indah di telinga.

Pemusik Tradisional : Bagpipe
Pemusik Tradisional : Bagpipe

Ternyata, bagpipe tidak hanya digunakan oleh bangsa Skotlandia saja. Tapi sebagian besar bangsa Kelt, serumpun dengan bangsa Celtic, juga menggunakan alat musik tradisional ini. Bangsa Kelt dan Celtic ini mendiami sebagian besar wilayah kepulauan Britania dan sekitarnya.

***

Karnaval berlangsung meriah di tengah cuaca yang mewajibkan kami semua mengenakan mantel tebal untuk menghalau udara dingin. Usai parade, sebagian besar orang mulai berpencar. Kami sendiri memilih langsung beranjak pulang.

Dinginnya suhu sedikit menghangat dengan melihat begitu ramainya penduduk kota yang berdiri bergerombol di sudut-sudut jalan. Saling menyapa dan mengobrol agakĀ  lama. Mereka tidak langsung pulang.

Konon, bila malam hari tiba, perayaan akan dilanjutkan dengan acara minum bersama. Irlandia memang terkenal dengan tradisi minum bir. Katanya, di kota-kota besar seperti ibukota Dublin, acara minum-minumnya sudah dimulai sejak siang hari. Tapi kami melewatkan tradisi ini. Sepanjang malam dihabiskan dengan dalam rumah dengan menonton televisi bersama anak-anak. Cara yang kami anggap lebih tepat untukĀ  menghangatkan diri di tengah dinginnya suhu yang masih menerpa sebagian besar wilayah Eropa hingga penghujung maret ini.

Athlone Boy League
Athlone Boy League