Blogger yang Baik dan Benar ???

Wah, hari ini hari Blogger ternyata. Harus eksis dong yaaaaa, poni mana poni hahahahaha 😀.

Btw, beberapa waktu lalu ramai-ramai orang posting tentang tipe-tipe blogger dan semacam ‘kode etik’ yang harus dilakukan oleh para blogger. Berasa ketampar bolak balik pas bagian “blogger yang baik harus rajin blogwalking” ‪#‎ups‬ . Dan makin keselek di bagian “blogger yang baik harus rajin balas komentar pengunjung blognya” huhuhu.

Saya mulai ngeblog kalau enggak salah dari tahun 2004 apa 2005 ya. Dulunya sih, hanya sekadar memindahkan kebiasaan menulis diary. Dari lembaran kertas ke dalam blog elektronik . Isinya waduh…curhat terooossss . Dari blogspot, friendster blog, sampai akhirnya tahun 2009 punya Multiply.

Gambar : padasuatuketika.blogspot.com

Gambar : padasuatuketika.blogspot.com

Tahun 2011, lahir juga Mama Sejagat dan Cerita Jeddah. Pokoknya menulis terosssss hehehe. Kedua blog ini yang saya kembangkan lebih serius. Blog pribadi malah enggak pernah di-share.

Lalu Multipy ‘wafat’, sekitar september 2012 lahirlah jihandavincka.wordpress.com. Yang beberapa bulan terakhir ini akhirnya jadi jihandavincka.com :D. Saat pindah ke wordpress ini, banyak postingan yang dihapus karena ya gitu deh hihihihi.

Blog pribadi dulu jarang saya publikasikan. Barulah setelah awal 2013 mulai ikut lomba blog, trafficnya mulai berubah. Apalagi kalau hoki lagi bagus dan kebetulan menang. Traffic langsung cling tuh hahaha. Baru deh mulai was-was dan ogah curhat gak penting lagi.

Tahun 2005-2011 saya suka blogwalking, kok. Suka komentar juga di mana-mana. Tapi saya memang enggak membaca semua blog. Sesuai minat saja . Dan kalau sampai berkomentar, sejujurnya saya enggak pernah berharap akan dibalas, ya saya komentar kalau ada yang ingin disampaikan tidak mengharap KUNBAL.

Istilah KUNBAL ini juga saya baru tahu ketika tidak sengaja ada blogger yang ngomel-ngomel di blog orang lain (di kolom komentar), mengeluhkan soal blogger inisial JD yang katanya, “belagu luar biasa. Gue setengah mati komentar di blognya, dia enggak pernah satu kali pun KUNBAL ke gue. Terus, gue link blognya, eh dia enggak ngelink balik blog gue. Gue unfollow aja tu orang!”

Panjang lebar dia menceritakan si JD karena banyak temannya yang nanya-nanya : Si JD ini perempuan. Tinggal di luar negeri, pernah tinggal di Arab Saudi, suka menulis cerpen, dan yang paling bikin yakin dia juga menulis … mentang-mentang orangnya cakep! ‪#‎eaaaaa‬ . And again…poni mana poni hahahhaahha.

Gambar : wowkeren.com

Gambar : wowkeren.com

Iya sih, saya rasa memang kurang sopan kalau kita tidak membalas komentar. Padahal blog saya sedikit lho komentarnya hahahaha. Memang dasar pemalas saja . Mungkin ini menjadi peer biar enggak dicap belagu. Karena kalau kolom komentar saya tutup pernah ada yang protes, “Ngapain nulis kalau enggak mau dikomentarin?” Huhuhuhu. Kudu piye iniiiiiiii…

Soal KUNBAL ya gimana ya… Jujur saja, saya menulis itu lebih karena hobi dan memang senang menulis. Kalau blogger lain suka pusing mengatur waktu biar bisa menulis, saya malah repot mengurangi waktu menulis kalau suami mulai komplen hihihihi .

Saya punya target menulis tersendiri dalam jangka waktu tertentu. Dan tidak pernah memasukkan komponen “jumlah komentar” ke dalam target itu . Tapi nanti dibilang sombong lagi ya *alamak* 😀.

Simpel saja. I write to express not to impress 😉. Pasti senang dong kalau ada yang baca dan sampai meninggalkan komentar segala, saya senaaaanggg banget . Tapi balik lagi, saya tidak ingin memaksa dan saya anu…tak cukup pandai berbassa basi untuk hal semacam ini. Saya merasa enggak sanggup kalau harus blogwalking ke mana-mana tiap ada komentar . Padahal kalau kata suami, ya basa basi saja, tulis komentar apa kek. Maafkan kelemahan ini ya 🙁.

Tapi saya sadar ini bukan hal yang benar. Untuk komentator yang rajin komen di blog saya, saya sering bagi-bagikan buku gratis hihihihi. Memang, there are things that money can’t buy. Tapi mau gimana lagi, daripada benar-benar cuek, saya upayakan memberi perhatian lebih.

Sejak membaca tulisan tipe-tipe blogger itu, saya jarang share link blog saya di grup-grup komunitas yang saya ikuti. Tapi takutnya disangka enggak aktif, saya usahakan share link sebulan sekali sajalah . Saya hanya share di Twitter dan akun FB pribadi yang versi rutinnya .

Biar ‘fair’ saja sih . Agar orang-orang yang main ke blog saya ya karena memang ingin membaca tulisan saya (karena mereka kan ngekliknya dari akun pribadi saya) dan sebisa mungkin menghindari pengunjung yang mungkin memang blogwalking untuk KUNBAL tadi.

Mengharapkan KUNBAL ini BUKAN perilaku yang buruk kok. Saya paham dan menganggap itu wajar . Hey, berbeda boleh dong, tidak salah juga kan untuk memperpanjang talisilaturahmi dan networking. Cuma mungkin, I’m not that type . Sungkem dulu sama blogger-blogger pro KUNBAL .

Ya mungkin memang ada tipe blogger macam saya yang tangannya gatal saja untuk menulis ini itu. Menulisnya ya karena gatal hihihhi. Bikin blog ya karena ingin bikin kenang-kenangan saja, biar tulisan-tulisan terarsip rapi dan bisa dibaca-baca untuk diri sendiri buat lucu-lucuan. Narsis kauuuuuu . Selain karena mungkin saya ekstra sotoy dan kepo juga sih ya .

Kalau membaca buku saya takut lupa makanya saya suka menulis tentang hal-hal yang sudah saya baca. Kemudian sok-sok nambah-nambahin ini itu biar kesannya cerdas gitu deh hahahahahaha.

Kalau pun ada orang lain yang ikut menikmati, wah, sekali lagi….saya sebenarnya senaaaaangggg . Tapi tidak mau menjadikan itu sebagai beban. Karena bukan itu tujuan utama saya nge-blog . Saya tekankan sekali lagi, to express not to impress. Kalau ada yang nyangkut dan jadi follower wah alhamdulilah banget tuh ^_^.

Gimana ya menjelaskannya biar enggak dibilang belagu *garukGarukPoni* hihihihi. Tenar kagak, songong iya :p.

Pokoknya begitulah. Semoga tidak menyinggung siapa pun. Saya enggak mau cari pembenaran apa pun. Ya memang beginilah adanya blogger pemalas satu ini hihihihi. Mungkin memang model kayak saya bukan tipe blogger yang terpuji *tertundukMalu*.

Bukannya tak ingin menyambung tali silaturahmi, tapi ya, kalau untuk pergaulan lebih suka di media sosial saja. Walau sering juga di FB malas balas komentar hahahahahaha. Udah sih, ngaku aja kau pemalassss!!!! . Masih ngeyel aje.

Mohon maaf jika selama ini banyak kekurangannya ya. Tidak masuk kategori blogger yang baik. Tetap semangat ngeblog ya teman-teman. Jangan sedih kalau pengunjung sedikit, komentar sedikit, menang lomba blog jarang, dapat job review enggak pernah …

Kebetulan saya seorang muslim. Di mana sebagai muslim, kita dituntut untuk percaya kepada Hari Akhir .

Jika keringat kita tak berbayar di dunia, masih ada akhirat kan? Therefore, menulislah selalu untuk kebaikan ^_^.

Selamat hari Blogger! 😉

Gambar : koran-indonesia

Gambar : koran-indonesia

 

10 thoughts on “Blogger yang Baik dan Benar ???

  1. Nah ini komentar seriusnya, berarti aku juniormu ya? Sedih kalau sudah mulai pada ngatur ttg yg benar & salah. Kalau nggak sesuai dg standar & tipsnya dianggap tidak benar, diberi julukan2 yg merendahkan. Patokan kita kan cuma nggak boleh fitnah & nyuri konten. Selebihnya ngeblog adalah kemerdekaan. Happy blogging mak :))

  2. Write to express, not to impress. Sepakat nih Mak. karena kalo pengin bikin org banyak teriak “WOW” waduuuh, itu kerja keras banget. Karena kita tdk akan pernah bisa menyenangkan SEMUA orang kan? Hihi.

  3. Setelah baca postingan ini saya jadi gatel untuk komentar.

    Saya juga sama seperti mbak. Saya ga berharap sama kunbal. Lagipula saya jarang kunjungan atau komeng di blog orang. Tapi emang sih sesekali saya berkunjung ke siapa saja Blog yang saya temukan dari komentar Blog Blog yang saya baca.

    Tapi pada dasarnya saya jarang sekali untuk membaca Blog secara tatap muka pada browser. Saya lebih menikmati membaca Blog melalui rss feed, jadinya saya ga ikut ikutan follow Blog.

    Buat saya jika ada Blog yang menarik untuk saya baca, saya akan tambahkan di list rss feed saya. Dan kebetulan Blog mbak juga saya nemu dari share di fb terus saya coba telusuri postingan yang jadul, menurut saya sih menarik. Makanya saya tambahkan di list. Tapi tidak saya follow.

    Mungkin tipikal Blogger macam saya akan mengecewakan para Blogger yang 11 12 seperti pengguna Twitter. Semakin banyak follower semakin bagus. Tapi gimana ya.. Bingung juga.

  4. Mba aku tuh orangnya juga gatel untuk ‘niat’ nulis. Tapi yah gitu jadinya cuma sampe tahap niat. Hehehe. Mau review film yang ditonton sabtu lalu ajah, udah berminggu-minggu gak ditulis hanya sebatas niat. NGeblog emang harus ikhlas yah mba. Gak mesti pake pamrih. Hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *