The Ranch Lembang Bandung

De Ranch Bandung : Wisata Keluarga Murah-Meriah-Seru di Lembang Bandung :D

De Ranch Bandung : “Ikut ke De Ranch, gak?” Tanya adik saya.

“Tempat apaan?”

“Belum tahu, ini baru pertama mau ke sana besok. Katanya sih uang masuknya 5 rebu doang.”

Hapaaahhh? 5 ribu? Goceng???? Berangkaaaattttt! Hahahaha.

de ranch bandung
Foto rame-rame di De Ranch Bandung

Eh, tapi kurang tahu sekarang masih goceng apa enggak hahaha. Ini jalan-jalan ke The Ranch Bandung -nya tahun 2014. Cuma baru ditulis sekarang aja :p.

Komplit storynya begini, 2 tahun lalu lebaran pasca lebaran enggak ada rencana ke Bandung sih. Cuma tahu-tahu pas ngumpul lebaran di rumah Tante diajakin ke Bandung sama si Mama Buntel (adik perempuan saya). Eh, ternyata kakak no.2 juga mau ikut sama keluarganya. read more

When We Just Can’t Have It All :)

Bagian dari Wisata Swiss yang agak sayang dilewatkan :Rosengarten, salah satu tempat yang menempati daratan tertinggi di Kota Bern, Swiss.

rosengarten rimbun

Yang membuat pemandangan alam Swiss yang mempesona itu karena sebagian kotanya memiliki daratan yang tidak rata. Jalanannya bisa turun naik gitu hehehe.

Yang paling kontras adalah kontur daratan di Kota Lausanne.

Tapi di Bern pun juga tidak rata-rata amat. Makanya, ada banyak titik di mana kita bisa leyeh-leyeh dan memandangi kota Bern dari ketinggian. Di Rosengarten ini misalnya :D. read more

We Found Love in A Hopeless Place

 Baru-baru ini salah satu teman suami pindah kerja. Pindah negara juga. It’s a bit special karena saya jadinya ngikutin timeline (istri)nya dan serasa ikut bernostalgia melihat mereka sibuk ngepak barang buat dikirim kembali ke Jakarta :D.

Spesialnya lagi, mereka sekeluarga tinggal di apartemen yang sama dengan kami saat kami masih di Jeddah dulu hihihi.

Serba kebetulan. Sama-sama penghuni Mushrifah lantai 6 nomor sekian-sekian. Sama-sama hengkang ke Eropa dari sana.

Foto di apartemen Mushrifah - Jeddah, 2012.
Foto di apartemen Mushrifah – Jeddah, 2012

I believe what she (and perhaps her family) felt was quite the same with the one I had back then, more than 3 years ago.

Bedanya dia (dan mungkin mayoritas teman saya di sana yang juga pindah) dengan saya adalah saat packing-packing barang.

Kalau mereka rata-rata pusing dengan banyaknya barang. Saya malah cemas karena barang saya dikit banget! Hahaha. read more

Understood Backwards, Live Forwards

“Aneh ya kalau dipikir orang dulu bikin bentengnya kok di bukit yang tinggi?”

“Ha? Kenapa emang?” Saya enggak ngeh maksudnya suami.

“Ya soalnya sekarang kan ada pesawat. Kalau bikin benteng di tempat tinggi ya sekali dibom, habis sudah!”

“Oooooo…ya dulu pan kagak ada pesawat!”

Hahahaha :p.

Ini oleh-oleh jalan-jalan ke Rock of Dunamase 2 minggu kemarin. Yah, tinggal di Irlandia mah, hiburan gratisnya ya enggak jauh-jauh dari reruntuhan kastil ini itu hahahaha :p read more

Perempuan Indonesia di Arab Saudi … Jangan Sensi! ;)

Kisah tentang perempuan Indonesia di Arab Saudi ini berdasarkan pengalaman pribadi tentu saja 😉. Macam kisah antara Arab Indonesia :D.

Indonesia di mata Saudi (mungkin juga di kebanyakan negara Timur Tengah yang membuka pintu gerbangnya buat TKI informal) = negara pembantu! Hehehe. Suka enggak suka ya kenyataannya begitu terus gimana dong? ;).

Sebenarnya sektor informal yang tersedia di Arab Saudi bukan cuma ranah domestik rumah tangga seperti pembantu rumah tangga dan supir pribadi (yang sedihnya memang didominasi oleh bangsa kita 🙁 huhu). Tapi ada juga penjaga/pelayan toko, pelayan restoran cepat saji, cleaning service di perkantoran, cleaning service di rumah sakit, supir ambulans, supir buat delivery services… hmm, apalagi ya? Pokonya banyak lah. read more