Yang Megah Nan Gratis :D … Natural History Museum London

Bete, bosan, monoton. Begitu biasanya ya pikiran kita kalau dengar kata “museum” :D. Tapi coba, deh, main-main ke Natural History Museum yang London punya. Beuh, tempatnya gede banget dan sangat atraktif. Bukan hanya untuk anak-anak, seluruh anggota keluarga juga bisa puas.

Gerbang masuk Natural Museum History
Gerbang masuk Natural History Museum

Sebenarnya di negara-negara Eropa umum nih yang namanya Natural History Museum. Di Bern (Swiss) kemaren juga sempat ke sana. Di Dublin juga ada :D. Tapi belum ketemu yang semegah dan sekeren yang di London :p. Hebatnya lagi, di London museumnya … gratis! *pakeToa* hahahaha.

Tidak 100% gratis. Untuk atraksi dan pameran tertentu yang sifatnya temporer tetap harus bayar. Kurang begitu ingat bayarnya berapa. Misalnya saat musim semi 2014 saya ke sana, ada pameran khusus Ice Age gitu. Aura-aura Mammoth dari pintu masuk sudah banyak brosurnya :D.

Alasan utama ke Natural History Museum London apalagi kalau bukan … dinosaurus! Hahaha. Anak-anak sudah kepalang cinta mati sama dinosaurus. Center Hall-nya yang legendaris yang memajang fosil dino yang segede gaban itu kan sering banget muncul di tipi atau di manalah.

Natural History Museum Center Hall
Center Hall – Natural History museum London

Tapi sebenarnya NHM-London isinya jauh lebih komplit. Namanya juga Natural History yak :D, tidak hanya meliputi hewan dan tumbuhan tapi juga segala sesuatu yang hidup di bumi sejak zaman baheula.

Masa Lalu Bumi dan Isinya 

Di pintu masuk yang berhadapan dengan Victoria-Albert Museum, begitu melewati pintu ada eskalator tinggi untuk ke atas yang akan melewati sebuah bola raksasa semacam bola dunia gitu. Di atasnya nanti ada ruang untuk menerangkan struktur bumi dan isinya dari dulu hingga sekarang. Lengkap dengan proses perubahannya. Duh, enggak banget ya dengernya hahahaha.

Natural History Museum London The Escalator
Penampakan si eskalator

Don’t worry, tata ruangnya cakep banget <3. Langit-langit yang tinggi, pencahayaan yang dibuat remang-remang, display barang-barang yang mengandalkan miniatur kecil yang bergerak dan simulatif, rak-rak kaca di mana-mana, bikin kita enggak bosan ngeliatnya ^_^. Coba dulu di sekolahan belajarnya pakai ala-ala kayak gini ya hahaha.

mama di NHM

Anak-anak tadinya bosan, dari luar mereka udah ribut, “Where’s the dino, where’s the dino…”

Tapi karena banyak alat peraga yang model simulasi dan bisa mereka utak atik sendiri akhirnya pada asyik sendiri :). Tayangan video juga banyak dan seru-seru. Film-film yang diputar pendek-pendek jadi gak perlu bete lihat lama-lama.

Pembentukan bumi segala macam gak lepas dari batu-batuan. Nah, ruangan ini cucok deh buat emak-emak yang doyan perhiasan! Hihihi. Jangan bayangin lahar-lahar panas dan batu-batuan sedimen kayak di buku-buku sekolah dulu ya :p. Soalnya di ruangan ini juga lengkap dengan batu-batu permata-permata yang sudah dibentuk cantik-cantik gitu.

Sayang nih gak punya foto lebih close up. Padahal ada juga rak-rak yang memajang perhiasan-perhiasan batu berharga yang pernah dikenakan oleh anggota-anggota Kerajaan Inggris. Seperti bros, anting-anting dan anak kalung :).

ruang permata

Dinosaurs-Stuff

Tapi anak-anak terus saja yeeeeee, “We want dino! Dino, dino, dino!” Jadi gak lama-lama di ruangan bumi dan tetek bengeknya tadi.  Lagian tempatnya gede bingits. Ada beberapa lantai pula. Banyak yang ke-skip.

Langsung deh kita nyari jalan menuju center hall, biar terpuaskan ini dahaga bocah-bocah hahaha.

central hall 1
Center Hall again, from another point of view ^_^

Nah, pintu masuk menuju ruang peraga fosil-fosil dinosaurus tuh dekat-dekat area Center Hall ini. Lumayan, ya, pengunjungnya. Padahal bukan hari libur, lho. London memang termasuk kota wisata dunia peringkat-peringkat teratas. Apalagi musim semi pula saat itu.

Pantas saja banyak tempat wisata gratisan di London. Dapat banyak support kali ya dari jumlah turis yang membludak di hampir sepanjang tahun.

Nih, suasana antrian sekitar jam 10 pagi mau masuk museum 😀

antrian masuk

Back to dino-dino-an hihihi.

Ruang peraga fosil dinosaurus ada 2 lantai. Awalnya dimulai dari lantai atas dulu. Fosilnya kan gede-gede. Jadi menjulang hampir menyentuh langit-langit. Ada semacam jembatan panjang untuk melintasi ruang peraga dari ujung ke ujung sebelum menuju lantai bawah.

Kalau dari atas kan cuma bisa lihat-lihat plus foto-foto saja. Jangan khawatir entar kalau sudah di lantai bawah bisa pegang-pegang dan lihat dari dekat, kok ;).

fosil dari atas

 

Di atas juga anak-anak sudah teriak-teriak kesenangan. Kiri kanan kan penuh fosil, tuh. Nampak udah gak tahan liat langsung dari bawah hahaha. Tapi jalannya gak bisa cepet-cepet, penuh, euy *ngelapKeringat*. Antriannya panjang.

lihat dino dari atas

Pas sudah di bawah, baru agak lowong. Karena yang lantai atas kan memang cuma jembatan satu arah gitu aja. Di bawah baru leluasa mau ke sisi yang mana. Karena ruang peraganya memang luas.

Paling lama lah menghabiskan waktu di ruangan ini. Padahal ruangan ini  mungkin cuma 10% nya dari Natural History Museum London secara keseluruhan. Masih buanyaaakkk ruang-ruang peraga hewan-hewan lainnya.

Ruang Peraga Hewan non-Dino(s)

Setelah sukses menggeret bocah-bocah untuk move on dari Dino-dino-an, kita menuju ruangan yang lebih edan lagi gedenya hahahaha. Ini nih tempat untuk melihat hewan-hewan lainnya.

Komplit. Hewan kecil yang tidak bertulang belakang macam segala kerang sampai jenis-jenis serangga yang ajegile banyaknya, sampai hewan bertulang belakang mulai dari burung, ikan, mamalia, amfibi dan reptil.

Ruangan-ruangannya disekat-sekat dibedakan jadi beberapa warna. Seperti binatang laut kayaknya ada “Blue Room”. Yang oranye dan hijau lupa buat yang mana hihihi. Gini nih, jalan-jalannya kapaaaannn, ditulisnya kapan-kapan hahaha.

abil fosil

Capek juga muterin ruangan-ruangannya. Banyak juga yang tidak sempat kami masuki. Ada juga yang hanya sekilas-sekilas lewat saja. Enggak akan keburu. Niatnya memang maksimal 4-5 jam saja di sana. Liburan ke London tempo hari kan cuma 4 hari saja. Ya mana cukup emang sih huhuhu.

Belum lagi anak-anak kan excited banget ya melihat yang seru-seru. Apalagi ada fosil segede ini nih misalnya. Ini jenis hewannya memang lengkap. Dari yang purba sampai yang modern. Ya suds, mari kita foto-foto ^_^.

fosil gede foto sama abil

 

Dari sini  memang kayaknya energi sudah loyo. Sudah telat juga untuk makan siang. Tadi kan nyampe sekitar jam 10. Keliling-keliling di bagian hewan-hewan-an segala macam ini sudah menjelang jam 2 siang.

Anak-anak juga sudah enggak konsen. Tapi tetap kita paksakan pengin ke ruangan yang memamerkan mamalia gede-gede itu. Ini kita udah survey di situs Natural History Museum London sebelum berangkat :D.  Kita sudah tahu tempatnya memang dahsyat luasnya jadi sudah dipilih-pilihin kira-kira sempatnya dan enaknya itu ke mana saja.

Apalagi anak saya yang nomor 2, umurnya waktu itu masih 3 tahun, belum begitu paham aneka macam hewan. Demen dinosaurus juga ikut-ikutan abangnya. Abangnya sih memang senang segala jenis. Lihat ini teriak “Wow, superrrr…”, lihat itu bisa menganga, “Isn’t it great?”

Si nomor 2 tahunya yang standar-standar saja. Macam gajah, ikan yang besar-besar, jerapah, pokoknya yang gitu-gitulah. Lihat macam-macam serangga juga lempeng aja mukanya hahahaha. Saya juga enggak demen, sih, sama serangga-serangga-an hihihi.

Nah, di ruangan ini dipajangin hewan-hewan ‘standar’ tadi dalam ukuran aslinya. Anak-anak ya pasti ber-wow-wow ria lagi :D.

other animals

And…that’s a wrap! ^_^

Memang, banyak yang belum sempat dijamah *halahhh*. Kayaknya seharian di sana juga enggak bakal bisa menjelajahi keseluruhan areal :D. Belum lagi kita sama sekali enggak ngintipin pameran-pameran temporernya. Abis bayar sih … hahahaha.

Enaknya  kalau tinggal di London. Mentok dikit ajak saja anak-anak muter di sini ;).

How to get to Natural History Museum London?

Lokasinya di Cromwell Road, London.

Umumnya, jalan-jalan di London enak juga kalau menggunakan fasilitas kereta bawah tanah yang namanya London Tube :D. Enak. Cepet enggak pakai macet.

Kalau sudah pernah ke Singapura ya model-modelnya mirip MRT gitu. Tapi di London LINE-nya jauh lebih banyak. Jelas, bakal lebih pusing. Perhatikan benar-benar ya LINE-nya. Walau banyak LINE yang juga berhenti di stasiun yang sama.

Untuk ke Natural History Museum London sendiri, silakan turun di stasiun South Kensington. LINE-nya bisa pilih dari 3 LINE berikut : Districts, Piccadilly, dan Circle.

Dari stasiun tinggal jalan kaki saja kok. Banyak banget itu petunjuknya, Ikutin saja. Rata-rata yang turun di sini memang banyakan turis dan tujuan utamanya ya ke museum :D. Museum di seputaran South Kensington ada beberapa.

Seperti yang saya sebut di awal, ada Victoria dan Albert Museum juga. Sebelah-sebelahan dengan Science Museum. Dua-duanya berhadapan dengan bangunan Natural History Museum London tadi.

Naik bus juga bisa. Silakan melalui bus dengan rute nomor 14, 49, 70, 74, 345, 360, 414, 430, dan C1. Setopnya dekat-dekat Museum semua.

Naik mobil kurang cucok karena parkiran terbatas banget di sana. Lagian kalau ada kendaraan umum selengkap itu ngapain lagi sih maksa naik mobil pribadi ;).

Informasi lebih lengkap soal how to get to the museum boleh di lihat di sini, ya.

Penampakan museum dari luar, dari arah belakang
Penampakan museum dari luar, dari arah belakang

***

Seru kan museumnya? :D.

Agak capek muter-muter yang penting semua hepi dan terhibur. Nih si muka-muka tengil yang habis keliling-keliling museum tadi hihihi.

abil sama narda

Biaya masuk  museumnya memang gratis. Masalahnya, ongkos dari tanah air ke London mang berape tiket dan akomodasinya? Hahhahahaha :p.

Saya sendiri juga bisa melipir ke London karena kebetulan lagi bermukim di Irlandia, tetangga dekat UK, si Negeri Kerajaan ini :D. Tiketnya murmer. Don’t worry, rezeki mah siapa yang tahu ;).

Kapan-kapan diceritain strategi akomodasi kita selama di sana :D. Juga  berbagai tempat lain yang dikunjungi yang mayoritasnya gratis (hahahaha) yang belum sempat ketulis padahal sudah setahun yang lalu ke sananya :p. Kejar-kejaran sama cerita jalan-jalan di Swiss :D.

Oke ya, yang terakhir dari Natural History Museum London, the one and only … the magnificent T-REX! 😀 😀 😀

Natural History Museum London T-Rex

Ini bukti lain bahwa bocah-bocah ini tergila-gila dengan hewan purba yang namanya ribet-ribet ini hihihihi. Enjoy their video :p

A Tribute to Our Leaders

Katanya, kita kan harus selalu belajar dari sejarah, ya.

Setiap bagian kehidupan kita yang terkini, sedikit banyak adalah kombinasi dari apa yang terjadi di masa lalu. Termasuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk juga kebijakan-kebijakan yang pernah diambil oleh pemimpin negeri kita.

Luar biasa kalau melihat dukungan kepada Bung Karno udah kayak apa sekarang ini. Pokoknya kayaknya kalau beliau hidup sampai sekarang, sudah jadi negara maju kali kita :p. Padahal kalau mau menengok sejarah panjang di masa lalu, beliau juga manusia biasa, kok :). Seolah beliau jatuh itu semata-mata karena konspirasi doang hehehe.

Kalau ditelisik lebih mendalam, ada juga ketidaktepatan keputusan yang pernah beliau ambil. Sebagian yang tejadi dan runtuhnya kekuasaannya juga tidak lepas dari keputusan-keputusan yang pernah beliau buat. Ya ada juga kali konspirasinya. Tapi tidak 100%.

Masa-masa kejatuhannya juga banyak dikritik tajam lho oleh banyak kalangan. Situ kira, demo mahasiswa tahun 1998 doang. Sama aja kali, Cuy. Tahun 1965 pun, mahasiswa jadi “bahan bakar” untuk menjatuhkan pemerintah. Terulang lagi di tahun 1998. Saya kasih senyum imut saja deh kalau banyak yang menganggap pemerintahan Soekarno dan Soeharto, keduanya jatuh karena demo mahasiswa. Nggg …. iya-in aja deh hahahahahaha.

Setelah era keduanya, Habibie pun mengakhiri masa kekuasaannya dengan kepahitan. Pahitnya beda. Lepasnya Timor Timur dari NKRI membuat Habibie ikut terbenam. Pidato pertanggungjawabannya “dihajar” habis-habisan.

Awal 2014, beliau muncul dalam wawancara khusus di Mata Najwa. Ealah, langsung dipuji-puji bak pahlawan. Labil kali, Kakaaaaaaa :D. Malah sekarang ada juga yang bilang Habibie itu deh yang paling cocok jadi presiden hihihi.

Almarhum Gusdur ya sami mawon nasibnya. Beliau memang salah satu presiden Indonesia yang cukup unik. Katanya keren berani melawan DPR. Ya itulah yang terjadi dengan Bung Karno. Dengan kharisma yang segitu gemilang yang dimiliki Bung Karno, tetap saja Bung Hatta memberi “peringatan keras” kepadanya terkait Dekrit Presiden 1959 waktu itu. Bung Hatta tidak setuju perubahan demokrasi parlemen ke demokrasi terpimpin.

Menilik sedikit sejarah tentang Bung Hatta yang tidak suka komunis. Salah satu ketidaksukaan Bung Hatta karena komunisme itu identik dengan diktator. Itulah juga mengapa Bung Hatta tidak pernah sreg dengan ide demokrasi terpimpin-nya Bung Karno. Beliau kurang cucok sama yang berbau-bau “diktator”. Penginnya bareng-bareng ^_^. Berpikir bersama, maju bersama, sejahtera bersama ^_^.

Demi menumbangkan PKI, Angkatan Darat mendukung penuh Dekrit Bung Karno. Semua partai protes keras. Ironisnya, “Angkatan Darat” pula-lah yang “menyudahi” kepemimpinan Bung Karno. Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah ;).

Megawati jangan ditanyalah. Ini lagi naik daun meme-nya di mana-mana. Santai saja orang share meme penghinaan terhadap sosoknya ditimpali dengan komentar tak kalah “sadis”nya hehehe. Jadi perlu dibahas agak banyak, nih :D.

Uniknya, sosoknya paling “misterius”. Padahal sebagai perempuan, memang agak sulit berakting melawan perasaan seperti kebanyakan laki-laki. Itu sudah dari sananya. Ditambah lagi, Megawati tidak begitu suka pecicilan di hadapan publik. Semua dihadapi dengan diam. Tak suka konferensi pers, tak suka klarifikasi.

Menjadi presiden di tahun 2001 memang cukup apes. Bagai harus merangkai puing-puing ambruknya negara pasca krisis besar tahun 1998 yang tak kunjung beres di tangan Habibie dan Gusdur. Lucunya, sekarang dituduh-tuduh menjual aset negara seenak jidat hihihihi :p. Dikata aset negara punya presiden pribadi apa gimana ya? Hahahaha.

Kasus BLBI yang juga merupakan limpahan krisis 1998 paling banyak dibebankan kepada Megawati :p. Padahal saya yakin banget yang teriak-teriak BLBI ngerti 50% masalahnya aja belum tentu. Pokoknya Megawati sudah mencuri ratusan trilyun dari negara. Titik! Hahaha.

Tapi ya begitulah Ibu Banteng satu ini :D. Dari dulu, tak terlalu suka menanggapi omongan miring publik. Bolehlah Bu sekali-sekali curhat ke publik ;). Dalam diamnya itulah muncul berbagai rumor yang lagi-lagi selalu enggan ditanggapi oleh yang bersangkutan. Tak banyak yang kenal dan benar-benar tahu sepak terjangnya. Terpilihnya Jokowi jadi presiden diawali prakarsanya dan PDIP membuat namanya kembali terusik.

Sikapnya yang tak banyak bicara bikin kita-kita jadi banyak dosa aja dah hahahaha. Tenggelam dalam prasangka atas ketidaktahuan kita sendiri.

Memang ajaib, dalam banyak ketidakmengertian kita tentang sosoknya, justru Megawati yang kayaknya paling banyak menuai makian. Manusia, membenci apa yang tidak diketahuinya. So true :).

Habis ini eike juga dihajar dan diklaim jadi antek-antek Ibu Banteng hahahaha. Enggaklah, saya mah apa atuhlah. Jujur, enggak “kenal” juga :p. Makanya, bingung kenapa harus ikut membenci? :).

Pun SBY, walau sekarang sudah tampak bagai pahlawan di mata sebagian hater Jokowi, sering juga dulu dimaki-maki. Terutama di masa-masa akhir jabatannya.

Persis saat Soeharto melepaskan tahta dalam banjirnya kritikan dan sorotan, ealah, sekarang meme bergambar beliau dengan tulisan “Piye kabare? Sing penak jamanku toh?” banyak dipuja-puja orang hahahahaha. Itu anak bungsunya booo, punya akun Twitter pula. Tweet-tweetnya Tommy diretweet beramai-ramai bak pahlawan dan analis politik ekonomi yang andal. Ibarat kata, Buto Ijo mendadak jadi malaikat. Pusing pala Timun Mas :p.

Dulu pun SBY diledekin cengeng. Orang-orang yang milih SBY dianggap termakan pencitraan karena gayanya yang dandy, ganteng, dan “bungkus” lainnya. Iyah, saya milih SBY lho ;). Saya sih menentang hestek untuk meledek beliau yang tidak kuasa mengatur partainya terkait masalah Pilkada langsung. Walau saya kecewa, ya amit-amit lah sampai mau ikut-ikutan kayak gitu. Mending tanda tangan petisi daripada maki-maki orang gak jelas, yes? ^_^.

Eh, sekarang pada sebel sama Jokowi, SBY pun dipuja-puja. Mendadak banyak bener jasanya Pak SBY padahal masih ingat banget dulu suka dituduh lelet dan lamban dan tukang curhat!

Jadi, maunya apaaaahhhh? Maunya presiden kayak gimana? :p

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pernah ditanya oleh seseorang :

“Mengapa saat Abu Bakar dan Umar menjabat sebagai khalifah kondisinya tertib, namun saat Utsman dan engkau yang menjadi khalifah kondisinya kacau?

Jawab Ali: “Karena saat Abu Bakar dan Umar menjadi khalifah, mereka didukung oleh orang-orang seperti aku dan Utsman, namun saat Utsman dan aku yang menjadi khalifah, pendukungnya adalah kamu dan orang-orang sepertimu”

[Syadzaraat Adz Dzhahab 1/51.]

Dalam ajaran Islam sendiri, menghadapi/mengkritisi pemimpin itu memang ada adabnya :). Pasti semua pada tahu lah mana yang benar.

Ditambah lagi dengan pesan Gandhi, “Hate the sin love the sinner.” Dibahaslah apa kesalahannya dan bagaimana solusinya. Jangan malah kebalik. Ngerti salahnya enggak, mengerti masalahnya pun samar-samar, tapi paling kenceng maki-maki orangnya hehehehe.

Siapa pun mereka, diantara sekian banyak pro dan kontra, pasti pernah terselip dalam hati masing-masing untuk memperjuangkan cita-cita yang sama, mimpi yang sama untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Mari berprasangka baik :D.

Tentu tak mudah mengurus rakyat sebanyak ini. Sudahlah banyak, bacotnya juga aduhaiiiii :p. Makin tak terkendali dengan banyaknya media sosial. Boro-boro menawarkan solusi, minimal paham masalahnya benar-benar deh, ini malah caci makinya yang bergema paling kenceng :D. Bikin meme paling pintar, nyinyirin paling pakar, tapi solusi nol besar ;).

“Respect was invented to cover the empty place where love should be.”
― Leo Tolstoy

If it’s almost impossible to love them, at least … show some respect ;).

Ini saya share tulisan lama saya, September 2014. Masih cukup relevan untuk pembelajaran kita semua. Iya, kita. Saya termasuk ;).

 

Secret of The Future?

 

Untuk suku Bugis di Kerajaan Bone, Arung Palakka dianggap sebagai pembebas. Apalagi di Bone, tak jarang ditemui patung-patung besar yang menggambarkan beliau sedang berdiri gagah bertelanjang dada. Memegang tombak panjang dan pandangan sangat menentang.

Arung Palakka, anak bangsawan Bugis yang harus menyaksikan bangsanya diperbudak oleh pemerintah kerajaan yang dipimpin oleh Makassar. Walau Arung Palakka dibesarkan oleh bangsawan Makassar secara terhormat bahkan dibekali pendidikan yang mumpuni, tidak mungkin darah Bugisnya tidak membara melihat perbudakan yang menimpa mayoritas keluarga dan rakyat kerajaannya.

Gambar : bonekab.go.id
Gambar : bonekab.go.id

Kalian jangan hanya memulai saat Arung Palakka berdiri di barisan yang sama dengan VOC untuk menghancurkan benteng pertahanan terbesar Nusantara yang terakhir di Timur Indonesia. Ingatlah, sebelum Arung Palakka melarikan diri dari Sulawesi, hatinya terluka melihat kerabatnya yang dulunya adalah bangsawan terhormat di tanah Bone dipaksa melakukan pekerjaan kasar oleh sang penjajah.

Saat itu rakyat Bugis banyak yang lari dan meninggal karena kerja paksa. Sehingga pihak Kerajaan Gowa mengharuskan kalangan bangsawan untuk menggantikan tugas tersebut.

Arung Palakka mengobarkan perlawanan pemuda Bugis. Kalah telak. Arung Palakka malu dan melarikan diri. Malu kenapa? Kami orang Bugis punya budaya yang namanya SIRI’. Pantang sekali melihat kaum kami dipermalukan tapi tak ada yang bisa dilakukan. Lebih baik mati. Begitu lebih terhormat.

Tapi Arung Palakka tidak memilih bunuh diri. Dia tidak mau mati begitu saja. Dia lari membawa sisa-sisa pasukan dan merantau ke Jawa dengan sebuah sumpah dalam hatinya, bahwa suatu hari akan dibebaskannya bangsanya yang tengah diperbudak. Whatever it takes!

Memang benar, Arung Palakka sudah membabi buta. Bersama gengnya, dia menjadi preman di pelabuhan-pelabuhan Batavia dan menarik perhatian petinggi VOC. Memang itu yang dia cari. Dia bahkan pernah membantu VOC mematahkan perlawanan orang-orang Minang di salah satu wilayah Sumatera Barat.

Arung Palakka mencari muka kepada pihak yang dianggap kuat untuk menjadi sekutunya nanti. Untuk menemaninya mengembangkan layar kembali ke tanah Sulawesi dan sekali lagi … bertempur untuk harga diri kaumnya! Menuntaskan rasa malu kala dulu gagal melepaskan mereka dari perbudakan.

Jangan dikira hepi-hepi saja perantauannya. Sempat Arung Palakka dan teman-temannya kena fitnah. Apalagi saat terjadi chaos di kepemimpinan VOC di Batavia. Kalau tidak salah, kedua sahabatnya terbunuh, sedangkan Arung Palakka berhasil merebut hati pemimpin VOC yang baru.

Singkat cerita, hari yang ditunggu-tunggunya datang juga. Sekian lama berusaha menunjukkan kesetiaannya pada VOC, pucuk dicinta ulam tiba. Akhirnya VOC meminta Arung Palakka dan pasukannnya bergabung dalam penyerbuan ke Pelabuhan Makassar yang dikuasai oleh Gowa-Tallo.

Begitulah hingga akhirnya perdagangan di perairan Timur Indonesia bisa jatuh ke tangan VOC. Salah Arung Palakka? Bisa jadi.

Gambar : indonesianhistorical.blogspot.com
Gambar : indonesianhistorical.blogspot.com

Tapi mengganggu juga itu predikat pengkhianat. Karena siapa yang dikhianati? Saat itu wilayah Nusantara belum dipersatukan dalam wadah NKRI lho :P. Inga’, inga’ hehehehe.

Masing-masing kerajaan berdiri sendiri-sendiri. Jadi ini seharusnya bukan cerita pengkhianatan terhadap Republik Indonesia. Belum ada lho, Kakaaaaa :p. Republiknya berdiri setelah lebih dari 200 tahun kemudian.

Meraba-raba kejadian di masa lampau itu sepertinya bakal repot kalau hanya terus-terusan memandang dari satu sisi. Apalagi hanya sepotong yang sengaja kita tekankan demi tercapainya maksud/tujuan pribadi.

Heran saya, di wall teman ada yang berkomentar soal sejarah pengkhianatan di Kerajaan Makassar yang konon dikomandai oleh orang Bugis. Itu tidak salah. Tapi tolong, kalau melihat asap, diperhatikan juga apinya dari mana ;). Kalau hanya asapnya yang kalian kibas-kibasan kita akan luput melihat kenapa ada asap? Pemantik apinya juga harus diwaspadai.

Lagipula ini perseteruan antara 2 kerajaan besar yang kebetulan masing-masing berasal dari suku yang berbeda. Jangan lagi kalian berusaha percikkan api kebencian yang tidak penting. Karena puluhan tahun lalu, Bugis-Makassar hidup damai berdampingan di tanah Sulsel. Kita sudah MOVE ON, Cuy! ^_^.

Enggak tahu ya dengan kalian. tapi antara Bugis dan Makassar sekarang tuh sudah seperti saudara saja. Kalau pun ada friksi tidak pernah sampai mesti perang atau bunuh-bunuhan. We’re so over it ;).

Jangan melulu hanya melihat kelihaian Arung Palakka membabi buta dalam mencari sekutu. Itu karena dia seorang petarung. Hidupnya tidak hanya untuk memikirkan dirinya sendiri yang seharusnya sudah hidup enak dengan masa depan cerah karena kecerdasannya yang menonjol. Dia bahkan sudah diterima dengan baik oleh orang tua asuhnya yang keturunan bangsawan Makassar.

Tapi dia tidak pernah lupa, dalam darahnya itu mengalir darah Bugis. Darah yang sama yang ada di jantung orang-orang yang tengah terhina hidupnya akibat perbudakan semena-mena.

Pelajaran yang diambil kan banyak. Perbudakan itu hal yang terlarang. Sudah seharusnya kita menentangnya.

Buat yang muslim tentu tahu, sebagian besar dosa yang kita lakukan mungkin bisa terampuni jika kita melakukan 3 hal berdasarkan prioritas. Anda tahu redemption nomor 1 itu apa? Memerdekakan satu orang hamba sahaya. Kemudian jika tak sanggup memberi makan 60 orang anak yatim, dan terakhir berpuasa 2 bulan berturut-turut.

Memerdekakan hamba sahaya dan menyantuni anak yatim lebih dianjurkan daripada berpuasa 2 bulan berturut-turut. Rahmatan lil aalamiin ;).

Dari sisi Arung Palakka juga ya banyak korsletnya :p. Jangan menghalalkan segala cara. Karena pada akhirnya ada yang namanya karma. Konon, saat sudah memimpin di Sulawesi, banyak petinggi-petinggi kerajaan yang bete dan menentang keras karena Arung Palakka loyal banget sama VOC. Selalu ikut bertempur dan membantu. Itu karena “utang” yang harus dibayarnya atas “jalan pintas” yang dipilihnya.

See? Kalau kalian lihat lebih tuntas dan lebih komplit, kalian akan tahu karakter orang itu tidak statis. Orang yang mungkin by default luhur budinya suatu hari bisa kena ujian dengan situasi dan kondisi yang sulit. Tidak itu namanya orang yang jahat sejak lahir kecuali kelainan genetik tertentu (which is very rare) yang pernah saya pelajari dulu saat SMA. Tidak karena dia lapar lalu dia mencuri maka dia adalah orang yang hina luar biasa. Tengok dulu, kenapa dia lapar, siapa yang membuat dia lapar bla bla bla.

Gambar : trashware.eu
Gambar : trashware.eu

Kita tidak sedang melakukan pembenaran tapi kita lebih baik memilih untuk tidak menghakimi. Tidak menghakimi itu sulit kalau kita tidak tahu persoalannya secara utuh. Untuk mengetahui secara utuh butuh waktu dan baca, baca, dan “baca” ;). Maka dari itu, tempo hari di status saya menuliskan kalimat dari seorang teman bahwa “Untuk mengkritik kita perlu ilmu…maka belajarlah” :).

Saya tidak suka, untuk menyerang orang-orang yang mereka benci, mereka membawa-bawa masa lalu dan bertindak seperti Hakim dengan seenak jidat melabeli siapa yang jahat siapa yang berkhianat. Al Hakim, Yang Mahabijaksana, itu sifat Sang Maha Esa, bukan ranah manusia biasa seperti kita ;).

Sejarah bukan untuk mengungkit-ngungkit kebencian untuk menakut-nakuti orang lain untuk mengkhawatirkan masa depan. Sejarah penting untuk penentuan masa depan. Jangan membaca sejarah dengan penuh kebencian apalagi memang sengaja untuk nyari-nyari salah. Satu, itu sia-sia. There’s nothing you can do about it now ;). Dua, untungnya apa coba?

Sejarah itu penentu masa depan. Hanya dan hanya kalau kita bisa petik pelajarannya tanpa perlu pusing memikirkan, “Ya Allah si anu jahat bener ya. Aduh ada ya orang sekejam itu.”

Sudah kau baca masa kecilnya Hitler, what he had gone thru. What he had seen. Napoleon Bonaparte? Lenin? Mengapa komunisme ada? Siapa Stalin? Dengan cara apa yang dibesarkan? Apa yang dialaminya? Di masa apa dia hidup? Bagaimana perputaran dunia saat itu?

Hati hanya akan rusuh dan rusuh kalau niatnya tidak untuk mencari kebaikan.

Dirahasiakannya masa depan itu bukan untuk petantang petenteng tebar-tebar ayat untuk mengancam orang-orang yang enggak sejalan, mengancam-ancam akan makin dekatnya hari akhir? Karena apa yang kalian mau tidak terwujud kalian ancam orang lain yang tidak sejalan? Bahwa hidup akan suram karena yang kalian inginkan tidak tercapai?

Setahu saya, di alquran tertulis jelas, bahkan Rasulullah pun berkali-kali menerangkan kepada kaum yang menentang bahwa Rasulullah sekali pun tidak tahu masalah gaib yang satu ini. 100% rahasia Allah. KetentuanNya semata. Bukan ranah manusia :).

Tugas kita ya terus mengingatkan untuk hal-hal yang baik, bukan mengancam-ngancam, sok-sok meramal masa depan. Bagus kalau ramalannya enak dibaca, lah ini, diramalnya kita bakal hancur -_-. Anu, anu, anu.

Kok senangnya mengutuk-ngutuk orang sih?

Sebuah kalimat teduh yang saya unduh via Google ini mungkin bisa menjadi penyejuk bagi kita semua. Bagaimana sebenarnya rahasia masa depan itu ^_^.

Gambar : notegraphy.com
Gambar : notegraphy.com

Apakah kalau kita sudah melakukan semua itu maka dunia akan berputar sesuai niat baik kita? Ya belum tentu. Penentunya kan Yang Mahakuasa, Maha Menguasai masa depan. Situ Mahakuasa bukan? :p

“God never requires us to succeed. He only requires that we try.” -Bunda Theresa-

Just try! Cobalah lebih banyak berprasangka baik. Tidak takut ya kau ramal buruk bangsamu sendiri. You’re part of us, aren’t you? ;).

Saat galau saat cemas, jika begitu sulit untuk “membaca” maka berdoalah. Berdoa yang baik-baik.

So what’s the secret of the future? Choose happiness over suffering. Always :).

***

Akidah atau Akhlak?

Saat Rasulullah pertama kali menyiarkan Islam di masa awal dulu, tentangan terbesar adalah dalam masalah akidah. Orang-orang lebih banyak mengkhawatirkan zona nyaman mereka yang terganggu dengan ajaran Nabi Muhammad.

Nabi-nabi lain sebelum Nabi Muhammad juga begitu. Umat yang diberi tahu masalah tauhid umumnya menolak dari segi akidah.

Lebih dari 1500 tahun setelah Nabi Muhammad wafat, keutamaan akhlaknya terus dipuja-puja oleh ilmuwan barat sekali pun.

Beberapa tahun lalu saya membaca biografi “Sang Nabi” karangan Karen Armstrong yang jelas-jelas bukan seorang muslim. Armstrong menekankan sekali kesuksesan Rasulullah tidak lepas dari akhlaknya yang tak pernah meresahkan “siapa pun”, termasuk “pihak musuh”.

Salah satu yang dibahas yang sangat berkesan bagi saya adalah Perjanjian Hudaibiyah. Armstrong memuji ‘taktik’ Nabi Muhammad yang menurutnya tak akan lahir dari orang sembarangan.

Perjanjian Hudaibiyah (gambar: www.islam.ru)
Perjanjian Hudaibiyah (gambar: www.islam.ru)

Perjanjian Hudaibiyah yang sekilas terlihat sangat berat sebelah dan merugikan kaum muslim mendapat kecaman keras dari kalangan para sahabat. Nabi Muhammad bergeming. Tekanan para sahabat, kebimbangan banyak umat tidak membuatnya mengubah keputusan yang sudah diambil.

Perjanjian dalam tempo waktu 10 tahun tetap dilaksanakan. Salah satu intinya, orang Madinah yang berkunjung ke Mekkah tak boleh kembali ke Madinah. Sementara orang Mekkah yang datang ke Madinah boleh bolak balik sesuka hati Mekkah-Madinah.

Wah, wah, pantas saja para sahabat banyak yang resah. Rasanya kok merugikan umat muslim di Madinah?

Hasilnya? Sebelum 10 tahun, Islam telah berhasil mengubah peta kehidupan sosial masyarakat Mekkah . Begitulah awalnya peristiwa futuh Mekkah terjadi. Direbutnya Sang Kota Suci tanpa pertumpahan darah berarti. Istilah, dikuasai dengan damai. Damai, literally!

Apa sebab?

Masyarakat Madinah, walau pun heterogen hidup dalam naungan Islam dan berjalan dalam perangkat Syariah Islam yang memang terkenal dengan jargon “rahmatan lil aalamiin” nya . Jangan dikira di Madinah semua orang dipaksa untuk memeluk akidah Islam. No, no. Sistemnya Islam, tapi suka-suka situ mau ke sinagog atau ke gereja 😉.

Akhlak para penduduk Madinah berhasil mencuri hati mereka yang di Mekkah. Kalau sudah ke Mekkah, orang Madinah kan enggak boleh pulang lagi, harus bermukim dan berbaur di sana. Di Mekkah inilah, orang-orang Madinah hasil binaan Rasulullah menunjukkan cara bermasyarakat yang mereka anut di Madinah sana.

Gambar : www.albabuldiin.com
Gambar : www.albabuldiin.com

Perlahan dan pasti, penduduk Mekkah mulai melupakan kebencian pada kaum muslim yang dulu mereka anggap tengah berusaha menghancurkan kepercayaan nenek moyang. Mereka melihat saudara-saudara mereka yang dulu hijrah bersama Rasulullah tumbuh menjadi insan-insan saleh dan sama sekali tidak menakutkan seperti yang mereka sangkakan. Tak ada dengki tak ada paksaan. Kesejukan malah yang didapatkan.

Demikian pula orang-orang Mekkah yang datang ke Madinah, terpukau dengan sistem kemasyarakatan yang “islami” ini . Mereka pun kembali ke Mekkah dan menceritakan betapa asoynya kehidupan di Madinah.
Sungguh taktik yang luar biasa. Salawat dan puji-pujian bagi Allah dan rasulNya 🙂.

CMIIW, ya. Mohon dibetulin kalau ada yang salah. Siapa tahu referensi saya kurang tepat hehe.

Antara Madinah dan Mekkah di masa lampau sungguh kontras dengan kehidupan umat muslim di masa terkini.

muhammad karen armstrong

Yang pernah ramai adalah wawancara Bill Maher dan Sam Harris yang juga mengorbitkan nama Ben Affleck sebagai pembela muslim. But sorry to say, setelah lihat interviewnya…anu…Ben Affleck agak-agak gak nyambung sih emang hehehe. Raise your knowledge Ben, not your voice :p.

Fokus ke pendapat Sam Harris dulu, yuk. Keresahan Bill Maher dan Sam Harris justru pada kelakuan umat Islam ekstremis yang mereka klaim sebagai ‘kelakuan mayoritas’ umat muslim. Hm, saya enggak punya datanya. Jangan-jangan benar itu, tak sedikit dari kaum muslim yang diam-diam bersorak memberi semangat kepada kaum ekstrimis itu? 🙁.

Beberapa situs “islami” di Indonesia menobatkan beberapa pelaku pengeboman bunuh diri di tempat sipil sebagai “pahlawan”. Zzzzzzz -_-.

Tapi seorang narasumber satu lagi mementahkan anggapan itu dengan menuduh media-media internasional yang terlalu gencar memberitakan sisi negatif kaum muslim. Tapi kemudian ada sebuah komentar di videonya yang bikin dada sesak “…kalau mereka mengklaim itu hanya orang-orang tertentu yang ekstrimis lalu mengapa tak ada yang lantang menentangnya? Sisanya kok diam saja? Their silence is deafening.”

Ya gimana dong, kalau kita tentang kebrutalan mereka, kita pula yang dibilang liberal-sekular-anu-anu-anu :p.

Apakah kita tidak terganggu jika dulu Rasulullah memperjuangkan akidah sekarang malah siapa yang ngomongin akidah Islam? Karena aksi terorisme-nya bergema lebih kuat? Belum masuk ranah akidah, orang lain sudah dibikin takut dengan akhlak orang-orang yang (katanya) memperjuangkan akidah ini.

Katanya, Islam itu membunuhi siapa pun yang dianggap kafir. Memang benar lho. Ada yang menganggap kita harus berperang (literally, berperang) melawan fitnah. Fitnah terbesar = kemusyrikan, musyrik = bukan agama Islam. Pingsan gak lo? -_-.

Sebuah situs dengan lincah mengumpulkan ayat-ayat dalam alquran yang ditengarai sebagai perintah Tuhan bagi kaum muslim untuk bunuh-bunuh-bunuh. Sekitar 209 ayat. Padahal alquran terdiri dari 6 ribuan ayat.

Fokus pada ayat-ayat yang turun saat peperangan fisik terjadi lantas bagaimana dengan Al Mumtahanah (surah ke-60, juz 28)? Ayat 8 dan 9-nya sungguh sejuk dan sangat mudah dipahami.

Komentar-komentar di video juga bagus sebagai bahan kita berkaca, “Islam itu memang agama yang paling beda. Kita harus ikut mereka. Untuk masuk surga, kita harus membunuhi banyak-banyak orang kafir. Orang kafir ya orang yang enggak percaya sama ajaran agama mereka. Bayangkan, mereka hidup di dunia, mengejar surga dengan cara kekerasan. Dan mereka mengklaim agama mereka sebagai agama perdamaian. It’s really hard to understand that thing. Or is it just me?”

Ben Affleck, Bill Maher, Sam Harris (gambar : theguardian.com)
Ben Affleck, Bill Maher, Sam Harris (gambar : theguardian.com)

Susah mau membela diri kalau tahu ayat-ayat alquran saja kita tidak. Jika diberondong dengan ayat-ayat kekerasan, jangan-jangan sebagian dari kita juga bingung hihihihi. Iya ya, alquran nyuruhnya bunuh-bunuhin orang euy. Hehehe.

Insya Allah, alquran itu menyimpan banyak sejarah masa lampau untuk kita belajar dan berkaca bukan untuk menghakimi siapa pun. Mengurai keutamaan tauhid dan iman sekaligus menjabarkan keutamaan akhlak dan tingkah laku.

Perhatikan saja, banyak sekali ayat yang diterjemahkan sebagai… “Beriman dan berbuat kebaikan”, “beriman dan beramal baik”, “beriman dan menganjurkan untuk memberi makan kaum miskin” pokoknya iman selalu disertai dengan perbuatan baik.

Tak berarti iman dan tauhid nomor 2 atau tidak penting. Enggak gitu ya. Semuanya penting. Justru kita ini yang sering mengesampingkan urusan muamalah. Ah, ndak penting-penting amat lah itu. Sing penting syahadat-salat-zakat-puasa. Beres. Surga di tangan.

Apa kita tidak terusik jika makin ke sini umat muslim ditakuti justru karena tingkah lakunya? . Boro-boro mau menerangkan tauhid, makna zakat, qurban, berpuasa, kalau belum-belum mereka sudah merinding duluan melihat penampakan dan aksi-aksi kita?

Sama-sama kita buktikan bahwa kehadiran umat muslim seharusnya selalu membawa kesejukan, kedamaian, keadilan, kesejahteraan pada sekitarnya. Sesuai pakemnya, Islam … rahmatan lil aalamiin, rahmat bagi seluruh umat manusia. SELURUH. Bukan buat umat muslim doang toh ya ;).

 

Turn Our Back On The Crowd

Waktu membaca salah satu buku biografi tentang “Theodore Roosevelt”, tulisan pengantar buku menekankan soal leadership.

Nah, saya lupa-lupa ingat. Novel apa yang disebut oleh penulis pengantar di paragraf-paragraf awal. Duh, harusnya habis baca buku harus langsung bikin resensi ya huhuhu .

Kalau tak salah novel yang disebut adalah War and Peace (Leo Tolstoy). Konon, di novel ini (kalau memang benar ini yang dimaksud hihihi) dikatakan bahwa rangkaian kejadian penting dalam sejarah peradaban manusia tak ada hubungannya dengan manusia yang berperan di dalamnya. Disebut-sebut soal Napoleon salah satunya. Penulis novel menolak anggapan bahwa pelaku utama dalam kejadian tertentu memiliki pengaruh penting.

Napoleon, gambar : en.wikipedia.org
Napoleon, gambar : en.wikipedia.org

Menurut si penulis novel semuanya murni takdir Tuhan, tak penting siapa yang berbuat hasilnya akan sama. Sementara menurut penulis pengantar buku biografi yang saya baca ini, itu adalah anggapan yang kurang tepat .

Tak semua orang dianugerahi keberanian untuk mengubah . Tak semua orang punya nyali untuk memperjuangkan apa yang diketahuinya dengan pasti adalah sebuah kebenaran. Itulah kapasitas dari seorang leader. Seorang manusia ini pastilah seseorang yang spesial. Dari tangan-tangan merekalah sejarah akan tercipta.

Saya juga percayanya begitu hehehe. Bukannya hendak menghalau takdir Tuhan, tapi manusia diciptakan dengan pilihan-pilihan dan kehendak bebas . Tak semua dari kita dibuat sanggup mengalahkan ketakutan dan berdiri gagah menyatukan kata hati dan perbuatan di garis paling depan.

Sebagai contoh dalam pengantar buku itu disebut-sebut soal Winston Churchill. Siapa yang tahu apa yang terjadi pada Perang Dunia II ketika beberapa tahun sebelum kejadian itu, Churchill yang tengah menyeberang jalan menghembuskan napas terakhir saat ditabrak sebuah mobil?

Winston Churchill, gambar : amac.us
Winston Churchill, gambar : amac.us

Seberapa banyak orang Amerika Serikat yang tahu bahwa perbudakan adalah hal yang tidak benar tapi adalah seorang Abraham Lincoln yang benar-benar memperjuangkan amandemen walau jalan pahit menghadang di hadapan … Perang Sipil bertahun-tahun! Pertarungan antara Union vs Konfederasi menuliskan sejarah penting di akhir abad ke-19 untuk Sang Negeri Jantung Dunia ini.

Leadership, adalah salah satu dari sekian banyak hal terpuji nan terhormat yang tidak begitu saja terprogram otomatis dalam sanubari setiap kita .

It’s a big thing to kill your fear, shut off your worries, and turn your back on the crowd
– a saying-

Demikian pula sejarah Indonesia yang pernah mencatatkan satu nama sebagai salah satu pencetak sejarah kemerdekaan bangsa besar ini . Bung Karno.

Dalam perjalanan sejarah, tak mungkin menemukan sosok sempurna. Termasuk Bung Karno. Sedari muda menantang hal-hal besar, masa-masa awal perjuangannya nyaris tanpa cela. Hingga akhirnya memerintah dengan berbagai macam kontroversi dan mengakhiri hidupnya dengan kisah ‘mengenaskan’. Menghembuskan nafas terakhir dalam sunyi, penderitaan terbesarnya adalah dijauhkan dari mereka yang selalu diperjuangkannya sepenuh hati.

Kenyataannya, mana ada manusia yang sempurna . Bahkan untuk nama-nama besar yang sudah menjadi inspirasi bagi hampir seluruh umat manusia.

Apakah Truman telah melakukan kejahatan sosial saat memutuskan menjatuhkan 2 bom mematikan di Nagasaki dan Hiroshima? Tapi apakah jika tak dilakukan, Jepang akan menyerah dengan mudah begitu saja dan mengakhiri Perang Dunia ke-2 di tahun 1945 itu?

Apakah Lincoln adalah pejuang kemanusiaan saat mencoba meletakkan persamaan hak bagi warga kulit hitam di Amerika Serikat? Dengan pengorbanan ratusan ribu jiwa saat menghadapi perlawanan Konfederasi yang pro perbudakan di wilayah selatan?

Abraham Lincoln, gambar : en.wikipedia.org
Abraham Lincoln, gambar : en.wikipedia.org

Apakah Saddam Hussein adalah diktator keji yang menginvasi Kuwait sementara di negerinya Saddam adalah kebanggaan dan kecintaan warganya?

Termasuk Bung Karno. Keinginannya untuk membujuk pendudukan Jepang untuk menghadiahkan kemerdekaan membuatnya berorasi dengan menyala-nyala di hadapan para pemuda Indonesia. Membuat dada kaum muda berdentum-dentum dan serentak mengikuti permintaannya untuk bergabung bersama Romusha. Sebagian besar mereka tak pernah kembali lagi.

Perdebatan moral yang tak akan ada habisnya 🙂.

Makanya, mengapa kita tak pernah dianjurkan untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Dan mengapa alquran menegaskan bahwa sebagian prasangka adalah dosa.

Kenang yang baik, jadikan pelajaran hal-hal yang dianggap buruk. Pelajaran yee, bukan dijadikan berita hoax untuk menyerang orang lain dan malah membuat kita terjebak dalam pembunuhan karakter kepada pribadi-pribadi hebat yang seharusnya bisa kita jadikan panutan dalam hal-hal yang lain 🙂. Termasuk 2 anak bangsa terbaik yang pernah dipersembahkan tanah air kepada perjalanan bangsa kita di abad terkini, Prabowo dan Jokowi .

Dua anak negeri yang tengah mempertaruhkan apa pun yang mereka bisa untuk berbuat lebih setelah sekian lama menabur mimpi-mimpi besar dan harapan untuk kita semua.

“Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang.”

6 Juni 2014, selamat ulang tahun, Bung Karno!

Bung Karno, gambar : en.wikipedia.org
Bung Karno, gambar : en.wikipedia.org