Lelah yaaaa, dengan tuduh-tuduhan keberpihakan dan teori konspirasi kala ada tragedi duka di mana saja. Tuduhan “selective empathy” misalnya.
Anehnya, sebagian mereka yang ngotot menuduh selective empathy remained silent di kasus Brussel dan tidak bersuara soal Pakistan. Tentunya bukan karena mereka tidak peduli. Mungkin saat beritanya ramai mereka tidak lagi online di FB :). Atau mereka terlalu sedih untuk ikut posting status.
See? Kita tidak harus membalas tuduhan yang sama kan? ^_^. Saya tidak suka jika dituduh bersikap “selective empathy” makanya, saya tidak akan menuduh orang lain dengan tuduhan yang sama ;).

Follow





