Indonesia, Bukan Bangsa 2.5 Sen!

Asara, asara …” Seorang penjual parfum tahu-tahu menjajari kami, saya-suami dan anak-anak, yang baru saja keluar dari lift hendak menuju ke Masjidil Haram selepas memarkir mobil di basement mal. Asara = sepuluh (dalam bahasa Arab), maksudnya 10 riyal.

Mafi, mafi … ” Saya menggeleng pelan sambil mengangkat tangan.( Mafi = tidak, bahasa Arab)

Dia masih sempat bertanya, “Indonezi?”

Aiwa.” Jawab saya sambil terus berlalu. (Aiwa = ya, bahasa Arab setempat). read more

Wanita … (Bukan Lagi) Perhiasan Sangkar Madu

Blusukan ke news feed di Facebook barusan menghasilkan kesimpulan : ada 2 topik ala emak-emak yang lagi ramai hihihi.

Politik istirahat dulu yaaaaa, lagi gak mood nih bahas politik hahaha :p.

Topik 1 : heboh soal melahirkan via SC. Ini gara-gara ada seorang bapak-bapak yang terekdungces banget komentarnya soal SC. Tapi pas ngecek di blog, waduh, belum pernah dibahas topik ini. Jadi lewati dulu :D.

Topik 2 : heboh Post Partum Depression. Menangkap kekhawatiran beberapa teman, saya cukup sejalan. Jangan-jangan nih pada enggak bisa bedain antara baby blues vs Post Partum Depression :D. read more

Blessing in Disguise

Plus minus gak bisa nyetir mobil, ya.

Minusnya, tergantung ke suami buat belanja yang jauh-jauh. Plusnya, jadi olahraga tiap hari hihihi.

Sekolah para buyuang kete’ ini bisa ditempuh dengan 2 rute. Shortest path nya ada, cuma berjarak 600 m dari apartemen. Tapi rutenya melewati rumah-rumah jalanan sepi yang anjingnya suka berkeliaran di jalanan. Eike kan takut bener ketemu anjing. Ya ngeliat lalat banyak aja saya takut kok hahahaha.

Rute kedua, ngelewatin jalanan besar dan masuk mal ‪#‎eaaaaaa‬. Tapi ini harus muter. Pernah iseng pakai endomondo, jaraknya sekitar 1 km. read more

When We Just Can’t Have It All :)

Bagian dari Wisata Swiss yang agak sayang dilewatkan :Rosengarten, salah satu tempat yang menempati daratan tertinggi di Kota Bern, Swiss.

rosengarten rimbun

Yang membuat pemandangan alam Swiss yang mempesona itu karena sebagian kotanya memiliki daratan yang tidak rata. Jalanannya bisa turun naik gitu hehehe.

Yang paling kontras adalah kontur daratan di Kota Lausanne.

Tapi di Bern pun juga tidak rata-rata amat. Makanya, ada banyak titik di mana kita bisa leyeh-leyeh dan memandangi kota Bern dari ketinggian. Di Rosengarten ini misalnya :D. read more

We Found Love in A Hopeless Place

 Baru-baru ini salah satu teman suami pindah kerja. Pindah negara juga. It’s a bit special karena saya jadinya ngikutin timeline (istri)nya dan serasa ikut bernostalgia melihat mereka sibuk ngepak barang buat dikirim kembali ke Jakarta :D.

Spesialnya lagi, mereka sekeluarga tinggal di apartemen yang sama dengan kami saat kami masih di Jeddah dulu hihihi.

Serba kebetulan. Sama-sama penghuni Mushrifah lantai 6 nomor sekian-sekian. Sama-sama hengkang ke Eropa dari sana.

Foto di apartemen Mushrifah - Jeddah, 2012.
Foto di apartemen Mushrifah – Jeddah, 2012

I believe what she (and perhaps her family) felt was quite the same with the one I had back then, more than 3 years ago.

Bedanya dia (dan mungkin mayoritas teman saya di sana yang juga pindah) dengan saya adalah saat packing-packing barang.

Kalau mereka rata-rata pusing dengan banyaknya barang. Saya malah cemas karena barang saya dikit banget! Hahaha. read more