Revolusi Mental Adalah ….

Revolusi Mental Adalah  …

Revolusi Mental adalah

Mungkin petikan ucapan  itulah salah satu beban terberat dalam rangkaian panjang revolusi mental ala pemerintahan baru. Membalikkan cara berpikir masyarakat yang sudah sekian puluhan tahun memiliki persepsi sendiri soal kesejahteraan sosial : harga barang murah, pajak kecil dsb :p.

Isn’t it terrifying, knowing that most developed countries are the ones who have the highest living cost as well as the highest taxes? Diperkuat oleh fakta bahwa bahwa umumnya negara berkembang justru memiliki biaya hidup cenderung rendah.

Uniknya, tak berarti di negara berkembang tak ada orang kaya. Tapi yang terjadi adalah jurang menganga antara mereka yang berpunya vs mereka yang tidak.

Biaya hidup rendah hanya akan membuat si kaya akan semakin kaya dan ternyata tidak membuat mereka yang kurang beruntung bisa bernasib lebih baik, bukan? :). Sementara sebaliknya, di negara-negara maju, situ makin tajir siap-siap dihajar pajak gede hahaha. Yang kurang mampu malah kadang tidak perlu bayar pajak tapi tetap menikmati fasilitas umum yang ada :).

So what do you want? Kalian kira badai ekonomi hanya sedang menerpa negeri kita saja? Atau jangan-jangan apa yang terjadi di Yunani itu buah konspirasi orang paling kalian benci itu juga? Hahahaha :p.

Yunani sekarat. Negara sekelas Jerman pun meradang. Jerman punya kepentingan besar untuk menjaga stabilitas negara-negara yang sudah terlanjur mengikat janji bersama dalam Uni Eropa :p. Ada yang paham kenapa? ;).

Revolusi Mental Adalah
Gambar : mytripolog.com

Saban nonton BBC news edisi ekonomi, kalau lagi bosan mantengin gosip artis hahahaha, Ibu Angela Merkel bolak balik meeting sama pemerintah Yunani hihihihi. Yang lain sudah gemas, tapi Jerman, yang justru bertengger sebagai posisi ekonomi Uni Eropa terkuat juga punya kepentingan lain ;).

China, yang laju ekonominya sempat dua dijit sekarang harus menekan pertumbuhannya demi menjaga laju inflasi. US yang serba salah. Dolar menguat, ekspor terancam. Dolar melemah, ya enggak untung-untung amat juga :p.

Dan lihatlah Swiss, dengan kurs mata uang yang terus menguat pun, setengah mati bertahan agar tidak tergerus oleh tetangga-tetangga Euro-nya :p. Dan situ kira di UK sekarang lagi tenang-tenang saja? Jangan kebanyakan baca situs aneh-aneh makanya hahahahaha. Seolah-olah di seluruh dunia, hanya kita yang sedang terpuruk.

Revolusi Mental adalah
One of the best View of Lausanne (Switzerland), taken from Hermitage

Itu Malaysia juga tengah bermuram dengan merosotnya nilai tukar ringgit ke salah satu titik terendahnya dalam 10 tahun terakhir ini.

Justru bintang yang sekarang terang benderang adalah…India! Kuartal pertama ini laju pertumbuhannya cukup emejing kalau kata alay sekarang :p. Dan diramalkan India akan menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia di akhir tahun 2015.

Indonesia hancurkah? Hahahaha. Itu mah situ saja yang berharap begitu :p. Indonesia, termasuk 20 besar kekuatan ekonomi dunia (secara GDP). Memang, sepertinya akan turun tapi harapan ekonomi dunia itu masih ada di tangan para raksasa Asia :D. Uniknya, bukan lagi dominasi Jepang. Tapi ada India dan China dan diharapkan Indonesia bisa ngekor di belakang. Aamiin.

Long way to go, ya, teman-teman. Selalu ada harga yang harus KITA bayar. Iya, KITA. Tapi tak mengapa dalam perjalanannya harus penuh kontroversi dan penyesuaian. Harapan saya mah asal jangan ada kata-kata tidak senonoh saja sih tapi itu pun kayaknya mustahil ya hahaha.

Ekspor tambang mengalami pukulan berat. Konon karena salah satu eksportir terbesar, China, lagi “kurang enak badan”. “Makan”nya tidak sebanyak dulu hehehe. Jadi, kita yang sudah biasa nyediain bahan mentah dalam jumlah luar biasa buat “makanan” mereka harus kehilangan orderan. Hukum ekonomi sederhana, demand jatuh, harga pun runtuh.

Revolusi Mental adalah
Great Wall-China (gambar : en.wikipedia.org)

Bisa bayangkan saat posisi dolar seperti ini dan pemerintah masih harus mensubsidi konsumsi BBM? Kejauhan gak saya pertanyaannya? Mengerti tidak apa hubungannya? :D.

Pemerintah harus bekerja keras. Untuk terus membayar utang luar negeri, situ kira utangnya ke IMF doang, dikata ke IMF lunas, habis urusan gitu? Hahahaha. Utang banyak dan pemasukan sedang tergoncang.

Tidak hanya sibuk bayar utang, rakyat sejumlah 250 juta ini pun apa bisa dianggurin begitu saja? No! Pembangunan harus terus berjalan. Dengan kondisi geografis yang segini menantang, di mana dari dulu isu infrastruktur tidak pernah beranjak dari kesenjangan antar wilayah dan pulau satu dengan yang lain, bisa bayangkan seberapa besar dana yang dibutuhkan?

pesona-indonesia4.jpg

Pemerintah berusaha keras meningkatkan pelayanan kesehatan via BPJS yang diharapkan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Entah gimana enaknya. Iuran kecil, kalangan medis yang ngambek merasa diperbudak. Iuran digedein, ya terus gimana dengan rakyat kecil yang mungkin adalah mayoritas pengguna BPJS ini?

Itu urusan pemerintah, dong, ah. Ya terus dananya dari mana, Kakaaaaa?

Dana itu bentuknya harus DUIT. Sekali lagi, DUIT. Bukan upil, bukan bulu ketek, apalagi bulu kaki :D. DUIT, teman-teman. DUIT.

Oh wait, Indonesia tambangnya banyak, sumber daya alamnya banyak. Tambang atau migas itu memang luar biasa pesona keuntungannya tapi investasinya juga gede, teman-teman. Kalian kira bisnis seperti ini tinggal lihat peta terus nemu sumbernya terus loncat-loncat kegirangan, “HOreee kita kaya, kita kaya.”

Nope! Untuk observasi awal saja ada investasi milyaran bahkan ada yang bisa mencapai trilyunan rupiah. Siapa yang akan membiayai ini semua? Kalau ngumpulin bulu ketek kalian insya Allah cukup, tapi kita kan butuhnya duit, Euy! :p. Ini tulisan bagus yang dibuat suami teman saya yang mudah-mudahan bisa buat masukan.

Karena itu ada yang namanya investasi asing. Yang sering kalian kaburkan dengan istilah utang!

Pemerintah bisa menekan pengeluaran. Misalnya dengan memotong gaji PNS yang porsinya juga lumayan banget itu di APBN tiap tahun. Boro-boro. Disuruh hidup sederhana saja sudah hampir runtuh timeline dibuatnya! Hahahaha. Mau perang saudara kalau berani utak utik gaji dasar PNS? :D.

Pemerintah bisa meningkatkan pendapatan. Naikin pajak penghasilan saja biar cepat. Bunuh diri gak tuh? Makanya, subsidi yang ditarikin satu-satu. Anyway, apa pun opsinya mana ada yang enak lah.

Lah, kan sumber daya alam lain banyak. Yoih banget. Tapi apakah mungkin beras-beras di Jawa Timur atau di Sulawesi Selatan bisa terbang begitu saja ke mana-mana tanpa ada pembangunan infrastruktur? Andaikan Aladin itu nyata yaaaa, tinggal pinjem karpet terbang deh kiteeee hahahaha.

maritim-indonesia.jpg

Ikan-ikan di perairan timur bisa berenang sendiri ke Pulau Jawa dan sekitarnya gitu atau ke luar negeri sekalian. Tinggal kita kasih pesan, “Yuhuuu udang-udang segar, tolong berenang ke Jepang ya, ke alamat ini-ini-ini. Nanti jangan lupa bilangin tagihannya suruh transfer ke Indonesia.” Kebanyakan nonton Finding Nemo kauuuuuu! Hahahaha.

Tangkepin saja koruptor satu-satu. Eh, kalian kira China yang segitu hebatnya bisa melakukan giant step dalam kemajuan ekonominya sudah bebas dari korupsi? Kan mereka sudah pakai hukuman mati segala! Salah besar. Cek saja indeks korupsi di China. Masih memprihatinkan tuh.

Seiring sejalanlah semuanya. Enggak bisa kita hentikan pembangunan dan segala macam hanya untuk nangkepin koruptor satu-satu.

Bukankah pemerintahan sekarang juga sudah berupaya keras menutup jalan-jalan untuk korupsi? Penyerapan anggaran sangat rendah karena sepertinya pemerintahan sekarang juga mati-matian melakukan reformasi birokrasi. Itu bukan pekerjaan mudah.

Be the part of a solution. Karena kalau semua sanggupnya menuntut doang, terus macam mana kita mau maju?

Ya, ya, ya, saya tahu kita semua penginnya bobo cantik malam ini, dan berharap bangun-bangun besok ada pesta kembang api plus sebuah poster di udara, “Congrats, Beb! Indonesia sekarang sudah jadi negara maju, lho!” Awwwww, mercon mana mercon! :v :v :v.

Rupa-rupa wajah Indonesia (gambar : 123rf.com)
Rupa-rupa wajah Indonesia (gambar : 123rf.com)

Siapa yang tidak mau, muda senang-senang, tua bahagia, mati masuk surga! Aamiin :p. Enggak mau yang susah-susah deh pokoknya. Kalau bisa itu harga di-rewind semua ke zaman Orde Baru. Sekalian sama kurs dolarnya. Gitu ya? :p

But we all know, it won’t happen that easy :).

Kalian, yang pengusaha, jangan malah menurunkan semangat dengan mengadu ini itu. Buktikan dong, pengusaha lebih tangguh daripada karyawan. Ingatlah masa-masa kalian jumawa-jumawanya merasa keren karena katanya tangannya di atas bukan di bawah :p. Keep it that way! Itu yang dibutuhkan sekarang ^_^.

Kalian, yang karyawan, jangan malah makin cengeng minta ini itu. Buktikan dong, etos kerja kita tetap cerah dalam keadaan apa pun.

Kalian, yang ibu rumah tangga, teruskan berkiprah di rumah, sepositif yang kalian bisa. Teruslah mendidik anak-anak penerus bangsa kita untuk menjadi secemerlang yang mereka bisa. Karena mereka yang kelak harus berlari di lintasan yang sekarang kita jalani.

Kalian, yang suka menulis *uhuk*, jangan malah nyari keuntungan sendiri dengan sibuk menebarkan hal-hal yang malah membuat semangat letoy. Ya, ya, ya, saya tahu kalian juga butuh duit. Tapi ayolah, live with honour :), setidaknya di masa-masa yang katanya lagi limbung ini ;). Tebarkan kebaikan, pacu semangat melalui tulisan-tulisan kalian.

Buktikan pena itu kadang lebih tajam daripada pedang. Pengaruhnya dalam kebaikan lho ya bukan untuk macam-macam lainnya :p.

Kalian, yang di luar negeri. Udah dulu atuh culture shock-nya. Sekalinya mudik kok ya yang negatif-negatif saja sih yang dilihat dan disebarkan :(. Kalau segitu sulitnya mencari hal-hal menarik di tanah air setelah sekian lama kalian tinggalkan, fokus saja kepada wajah-wajah yang kita rindukan yang sekian lama tak pernah bertemu :). Fokus ketemu teman, ketemu saudara kerabat handai taulan.

Jangan suka kagetan lah. Macet kaget. Ketemu pengemis kaget. Ngeliat orang naik motor enggak pakai helm kaget. Yaela, sebelum kalian ke luar negeri pan emang udah gitu. Santai sajalah ;).

Jangan lupa, walau disindir kiri kanan, devisanya ya Kakaaaaa ke tanah air tetap harus lancar ^_^ *pukPukSuami* :v :v. Semangat Bang, mari semangat menabung untuk ngirim duit ke Pak Jokowi hihihihi :p.

Ya pokoknya, apa pun yang kalian lakukan, do the best on your own way.

Buat yang muslim, sebelum bobo atau nanti bacanya pas makan sahur, persembahkan doa terbaik kalian untuk perbaikan ke arah yang lebih baik untuk negara kita tercinta :).

And that’s how this thing called Revolusi Mental should work ^_^.

Allah Merahasiakan Masa Depan
Untuk Menguji Kita
Agar Berprasangka Baik,
Merencana Dengan Terbaik
Berusaha Yang Terbaik,
Serta Bersyukur Dan Bersabar

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Satu lagi nih, bagi penggemar Harry Potter. Ingat Professor Trelawney gak? Professor satu ini mengajarkan kita, bahwa kita tak bisa menyesali masa lalu tapi kita bisa MENGUBAH masa depan.

Tetap semangat puasanya, teman-teman. Eman-eman ah puasanya, jangan dipakai buat maki-maki ;).

Revolusi Mental adalah  ……….   Tanggung jawab kita semua !

***

10 Fakta Unik Terkait Pangeran Alwaleed Bin Talal

Baru-baru ini Pangeran Alwaleed Bin Talal membuat pengumuman penting terkait masalah warisan atas hartanya yang berlimpah. Sang pangeran memutuskan kelak akan mewariskan seluruh harta kekayaannya untuk jalan kemanusiaan. Termasuk peningkatan pelayanan kesehatan, pemahaman lintas budaya dan agama, modernisasi kemanusiaan atas nama kebaikan serta memperkuat peranan kaum perempuan di berbagai bidang.

Apa yang membuat Pangeran Alwaleed Bin Talal menjadi pribadi yang unik di mata dunia? Berikut 10 diantaranya :

1. Pangeran Al Waleed Al Talal berdarah Saudi. Di mana pemerintahan Arab Saudi dikenal secara umum memiliki banyak aturan yang dianggap mengekang kebebasan perempuan. Misalnya, perempuan tidak boleh menyetir mobil sendiri dengan atau tanpa dampingan siapa pun.

2. Tidak hanya itu. Predikat pangeran didapatkannya karena Al Waleed merupakan cucu dari King Saud sekaligus keponakan dari King Abdullah. Ayahnya sendiri pernah menjabat dalam kementrian di Pemerintahan Saudi sebelum diasingkan karena kasus tertentu.

Pangeran Alwaleed Bin Talal
Pangeran Waleed Al Talal (gambar : www.forbes.com)

3. Pangeran Al Waleed memberikan beasiswa bagi Hanadi Zakaria Al-Hindi untuk menuntaskan pendidikan penerbangannya. Hanadi adalah seorang perempuan asli Saudi. Lulus dari sekolah penerbangan, Hanadi bekerja menjadi supir pribadi pesawat jet kepunyaan Al Waleed. Sekaligus menjadi perempuan Saudi pertama yang memiliki lisensi pilot pesawat jet komersial.

Cukup ironis mengingat Hanadi tetap tidak boleh menyetir mobilnya sendiri. Walau sanggup menerbangkan pesawat jet, Hanadi tetap menggunakan supir pribadi dalam berkendara di darat dalam wilayah Saudi.

Hanadi Zakaria asuhan Pangeran Alwaleed Bin Talal
Hanadi Zakaria (gambar : www.saudigazette.com.sa)

4. Pangeran Al Waleed   dijuluki “Arabian Warren Buffet” karena ketajamannya dalam berinvestasi yang sering menuai kesuksesan besar di bidang finansial. Kekayaannya sebagian besar diperoleh dari kemampuan bisnisnya yang cemerlang, tidak semata-mata mengandalkan posisinya sebagai anggota kerajaan dari negeri yang berlimpah minyak.

5. Majalah Forbes pernah menobatkannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Peringkat 34 di tahun 2015.

6. Di saat yang sama, Majalah Forbes juga mendapuk sang pangeran sebagai orang kaya no.1 di Arab Saudi. Juga menduduki posisi puncak sebagai orang paling kaya di seantero Timur Tengah.

 

7. Pangeran Al Waleed al Talal pernah menikahi Princess Ameera al-Taweel. Dalam kehidupan sehari-harinya, Princess Ameera tidak mengenakan pakaian khas abaya yang merupakan kewajiban bagi perempuan Saudi saat berada di tempat umum. Al Waleed sama sekali tidak mempermasalahkan hal ini.

Pernikahan ini hanya berlangsung sekitar 2 tahun. Mereka bercerai di penghujung tahun 2013. Walau begitu, Al Waleed tetap menganggap Princess Ameera sebagai perempuan yang akan dihormatinya seumur hidupnya.

Princess AMeera mantan istri dari Pangeran Alwaleed Bin Talal
Princess Ameera Al-Taweel (gambar : www.listal.com)

8. Pangeran Al Waleed al Talal membiayai sebuah proyek sosial bertajuk “Moslem-Christian Understanding” di Georgetown University. Hal ini termasuk unik mengingat beliau berasal dari Arab Saudi yang terkenal cukup ‘konservatif’ dalam urusan beragama.

9. Sebelum menghebohkan dunia dengan keinginannya mewariskan seluruh hartanya untuk jalan kemanusiaan, Pangeran Al Waleed al Talal sudah banyak menyumbangkan hartanya untuk beramal.

Di tahun 2002, membantu proses pembangunan kembali Palestina pasca serangan Israel ke Tepi Barat dan Jenin. Menyumbangkan sekitar 17 juta dolar kepada korban tsunami di kawasan perairan Hindia di akhir 2014 silam. Serta berbagai bantuan kemanusiaan lainnya termasuk mendirikan pusat studi Islam di berbagai negara-negara Eropa dan Amerika.

10. Pangeran Alwaleed Bin Talal sangat mengagumi Raja Abdullah yang dianggapnya sebagai reformis bagi Arab Saudi. Salah satu gebrakan Raja Abdullah adalah pendirian KAUST, King Abdullah University of Science and Technology.

KAUST mengundang pelajar-pelajar dari seluruh wilayah di dunia untuk datang dan belajar di KAUST dengan jumlah beasiswa yang cukup besar dan fasilitas yang cukup mewah. Hal menarik dari KAUST, dalam lingkungan kompleks kampus, aturan khas Saudi tidak berlaku.

Pangeran Alwaleed Bin Talal
Kampus KAUST yang modern dan megah (gambar : web.stanford.edu)

Ini dilakukan agar siswa siswi dari negara mana pun bisa nyaman belajar di sana. Walau mengundang tidak sedikit kontroversi dari beberapa pihak di Arab Saudi, keputusan ini sangat didukung oleh Pangeran Alwaleed Bin Talal.

***

Demikianlah hal-hal unik tentang sang pangeran dari Negeri Penjaga 2 Kota Suci ini.  Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pribadi Pangeran Alwaleed Bin Talal yang bagaikan 2 sisi mata uang. Mari mengambil hikmah positif.

https://www.youtube.com/watch?v=wBK3CU3IyBs

Sumber :

1. Profil Al Waleed Al Talal

2. Majalah Forbes edisi orang terkaya di Timur Tengah

3. Profil Al Waleed Al Talal di Majalah Forbes

***

 

Kurikulum Sekolah Anak di Irlandia

Masa sekolah untuk tahun ajaran ini akhirnya selesai sudah. Kemarin hari terakhir anak sulung saya masuk sekolah :D. Liburan musim panas ketok palu juga. Kalau yang kecil, jumat minggu lalu hari terakhir masuk pre-school.

Sekolahnya masih lama sudah merengek minta dibeliin seragam yang sama kayak abangnya :D. Finally, “big boy” juga ya Nak hihihihi :p. Pengin teriak “Yes, freedoooommmmm!” Tapi pan ini perut buncit isinya juga bentar lagi keluar. “Freedom”nya ditunda dulu hahaha.

Anak sulung saya bersekolah di sekolah Katolik. Umumnya sekolah negeri di Irlandia memang sekolah Katolik. Di sini, umur 4 tahun sudah boleh masuk TK. Aturannya mirip UK. Agak beda dengan mayoritas negara-negara di Eropa daratan. Misalnya di Swiss kemarin katanya 5 tahun baru boleh masuk TK. SD-nya 7 tahun.

Gambar : athlonetidytowns.ie
Gambar : athlonetidytowns.ie

Beda lainnya, di Eropa daratan, anak TK belum diajarkan membaca dan menulis. Di Irlandia, sejak 4 tahun itu sudah diajarkan membaca menulis dan berhitung ^_^. Tapi ingat, ketiga kemampuan ini dianggap sebagai keterampilan dasar biasa bukan ajang pamer-pamer nilai rapor hahahaha. Dimari enggak ada award-award an atau rengking-rengking an :D.

Umumnya, begitu masuk SD, ya sudah lancar membaca, menulis dan berhitung sederhana ^_^. Seneng deh. Bisa semua-muanya enggak pakai stres dan dipaksa-paksa :p. Saya pribadi lebih suka dengan kurikulum model begini. Tak terlalu suka kalau anak-anak dibesarkan “terlalu santai” ;).

Dunia dan masa depan yang akan mereka hadapi kan tidak seindah di buku-buku cerita atau di buku-buku parenting hahahaha. Kalian boleh beda ^_^. Monggo saja. Cerita selengkapnya di sini ya.

Bagaimana dengan pelajaran agama? Terus terang dari awal saya tidak risau. Saya sudah kenyang bertemu teman-teman sekolah dulu yang alumni sekolah Katolik ^_^. Saya sudah tahu, umumnya sekolah Katolik itu pelajaran agamanya lebih universal :). Pendidikan moral diutamakan.

Mereka punya ritual misa. Tak ada paksaan sama sekali ^_^. Setiap ada misa, sekolah akan mengirimkan surat ke orang tua mengabarkan bahwa anak-anak non Katolik tidak perlu ke sekolah lebih awal. Mereka misa biasanya pagi-pagi. Jadi yang non Katolik ke sekolahnya ya pasca acara Misa ke katedral usai.

Saya enggak beliin buku agamanya sih :p. Itu pun kalau pelajaran agama anak-anak non Katolik tidak wajib mengikuti. Mereka diberi kegiatan lain. Tapi biasanya karena tetap dalam kelas, anak saya jadi ikutan mendengar kadang-kadang. Jangan khawatir sama nilai rapor. Sudah saya bilang, di sini enggak ada rengking-rengkingan! :D.

Di sini juga ada masjid, sih. Di rumah saya ajarkan mengaji. Saya enggak pakai guru mengaji, saya ajarkan sendiri *benerinKerudung* :p. Sekalian emaknya juga belajar mengulang-ulang pelajaran tajwid dan lain-lain hehe. Kalau lagi enggak sekolah, dia ikut bapaknya Salat Jumat di masjid ^_^.

athlone bridge

Kalau kisah-kisah Nabi juga no issue. Di sekolah juga diajarkan. Tempo hari liburan ke London saya masuk ke National Gallery di Travalgar Square. Di sana mayoritas lukisan menggambarkan kisah nabi dalam alkitab. Makin tahu juga, mayoritas kisah nabi-nabi antara Nasrani dan Muslim itu mirip. Hanya beda di nabi pertaman dan 2 Nabi terakhir saja :p.

Suami saya mengantuk dalam museum itu hahaha. Dia memang lebih sering baca buku-buku tentang Prophet dalam bahasa Inggris ketimbang saya :p. Saya lebih senang melihat dalam bentuk lukisan dan sedikit deskripsi. Saya kadang masih bingung soal penamaan Nabi dalam bahasa Inggris. Suami saya hafal semua :D. Hayooo…Nabi Idris itu apa “nama bule”nya? :p.

National Gallery - London (foto : scotsman.com)
National Gallery – London (foto : scotsman.com)

Soal Nabi Isa atau Yesus sudah kami terangkan kepada si sulung ini :). Soal perbedaan status antara Yesus dalam agama Nasrani vs Islam. Tapi saya selalu tekankan untuk tidak membesar-besarkan masalah ini di depan teman-teman Nasraninya ;). Menyakiti orang lain dan menyerang kepercayaan mereka juga dosa, begitu kata saya kepadanya.

Soal Nabi Muhammad sering diajarkan di rumah. Enaknya sekarang sudah ada youtube. Pakai media video kan lebih enak ya ngajarin gini-ginian. Jadi, untuk apa sih internet cepat itu? #eaaaaaa :p.

Soal salat ya enggak perlu pusing. Saban hari dia melihat saya dan bapaknya salat depan dia :D.

Saya lebih sering menerangkan arti surah dan menghubungkan dengan sifat-sifat yang harusnya dimiliki oleh seorang manusia. Yang mudah dipahami anak kecil lah ya. Misalnya kenapa sih kita perlu hidup sederhana di setiap kesempatan. Penting nih kalau dia rewel minta mainan atau ini itu hahahaha :p. Kenapa harus rajin makan sayur juga hihihi, gak boleh terlalu banyak makan permen, ya karena harus menjaga kesehatan, tanda bersyukur kepada Tuhan. Gitu-gitu aja lah dulu.

Guru di sekolah mengajarkan, “Only persons who believe in God and do the good things in most of his-lifetime is going to paradise.”

Surga adalah tempat bagi mereka yang beriman dan beramal saleh. Cucok bukan? ;).

Anak saya cerita kata gurunya, kita tidak boleh mengolok-ngolok teman atau perbuatan buruk lainnya karena kita juga enggak suka digituin. Makanya, jangan lakukan hal yang sama kepada orang lain. Bukan main! Itu prinsip dasar COMPASSION, yang konon merupakan napas dakwah utama dari Rasulullah SAW. Iki piye, malah diajarkan sejak kecil di sekolah Katolik hehehe.

Sekolah Katolik umumnya memang tidak mengajarkan soal “yang masuk surga cuma orang Katolik doang, sisanya masuk neraka” hahahaha. Macam masa kecil kita dulu di sekolah hihihi. Hal-hal gituan tidak diajarkan secara formal di sekolah ;).

Pelajaran agama di sekolah mereka sifatnya lebih universal dan selalu menempatkan berbuat baik kepada SESAMA MANUSIA di posisi teratas. Syaratnya ya manusia saja, tidak pakai embel-embel, agama-warna kulit-ras dan semacamnya.

Melengkapi pelajaran moral di sekolah, tinggal kami sebagai orang tua muslim menambahkannya dengan mengajarkan masalah ritual Islam (yang sifatnya lebih individu) di rumah ^_^. Termasuk makanan halal.

halal sign

Sempat saya bingung karena sekolah anak saya memang salah satu sekolah terbesar di sini. Muridnya banyak jadi subsidi pemerintahnya gede hehe. Jadi, sekolah menyalurkan sebagian dana untuk memberikan makanan kepada anak-anak hampir setiap hari. Entah sarapan entah makan siang. Pening, dah. Sekolah lainnya soalnya enggak gini.

Seringnya mereka ngasih roti isi macam-macam atau buah-buahan. Alhamdulillah, kepala sekolah sangat membuka diri terhadap hal-hal sensitif seperti ini. Meski agak sulit juga karena ada juga keluarga muslim yang memberi syarat, “Yang penting bukan daging babi.”

Ini yang tadinya bikin kepsek bingung hehehe. Umumnya kan mereka tahunya juga gitu, asal bukan babi. Mau menerangkan juga ribet, ya, kalau definisi makanan halal sebenarnya bukan “yang penting bukan daging babi” saja huhuhu.

Solusinya, tiap awal tahun ajaran, tiap orang tua diperkenankan membuat surat pernyataan kepada guru masing-masing makanan apa saja yang boleh diberikan kepada si anak. Lega, deh, hehehe.

Saya ngambil ngampangnya saja, pilih opsi Vegetarian. Jangan salah, orang India pun banyak yang tidak makan daging dan vegetarian sejati lho hehehehe. Untunglah sekolah tidak egois dan memperhatikan betul hal-hal prinsipil seperti ini. Kami kan minoritas banget di sini. Apalagi muslim. Tapi kepseknya tuh ya, serius banget lho menanggapi keluhan kami ^_^.

Sekolah anak saya juga memanfaatkan sebagian dana untuk kegiatan para orang tua murid ^_^. Merangkai bunga, kursus bahasa Inggris, kursus bahasa Irlandia, pengetahuan makanan bergizi, acara masak-masak (ini semua gratis, tis, tis), bahkan pelajaran berenang buat para ibu-ibu yang mematok tarif sangat murah ^_^. Enggak sekalian kursus menyetir nih, Bu Kepsek? hahaha.

Seminar-seminar parenting juga sering. Mengundang para pakar segala, lho, untuk berbicara atau sharing depan para emak-emak ^_^. Pemerintah sini memang punya dana lumayan untuk urusan perkembangan anak ;). Tapi tidak semua sekolah di sini punya kegiatan model begini. Seperti saya bilang tadi, sekolah anak saya karena tergolong besar jadi dapat limpahan subsidinya juga besar :D.

Serba dimudahkan alhamdulillah ^_^. OIya, boleh lho pakai jilbab ke sekolah. Ada anak perempuan kelas 6 di sini yang pakai jilbab. Orang Afrika. Saya pernah minta izin ingin mengambil fotonya tapi dese keberatan hehehe. Dia bingung kali, ni kenapa ada mamak-mamak enggak dikenal mau motret-motret gue hahaha.

Athlone Ireland
Where we live!

Soal GRATISnya ya standar lah ya. Di banyak negara di belahan Eropa juga gitu. Sekolah ya gratis ;). Buat siapa saja. Tidak ada istilah “sekolah anak orang kaya” atau “sekolah orang miskin” hahaha. Lah ya di sini juga enggak jelas mana orang kaya mana orang miskin toh ya ;).

Anyway, congrats ya Abang, September nanti insya Allah masuk grade 2. Si nomor 2 juga bakal masuk Junior Infant (TK A atau TK nol kecil). Sementara Mama, insya Allah harus kembali berkutat dengan stroller hahaha :p. Semoga lancar semuanya. Aamiin.

Terima kasih para guru yang sudah membimbing para bujang kecil saya di sekolah ^_^.

Buat guru-guru di preschool, as they said “It takes a big heart to help shape little minds”, thanks for everything ^_^.

Buat ibu-ibu guru di 1st grade si sulung, “A teacher affects eternity: she can never know where her influence stops.” -Henry Brooks Adams-

Thank you, Ibu-ibu Guru ^_^ …so very much ;).

Welcome, Summer Holiday! See U again in September, School!

Gambar : coolimages4free.com
Gambar : coolimages4free.com

***

Peace Comes from Within :)

Ada berita seru sebenarnya beberapa hari terakhir ini :D. Walikota Kota Hujan melarang pelaksanaan sahur on the road, dan yang teranyar … walikota Kota Buaya membekukan Badan Amal Zakat. Nyaris tidak ada benturan! :p.

Gambar : yarismalang.org
Gambar : yarismalang.org

Bisa dibayangkan kalau yang melakukannya adalah pemimpin daerah yang entuh? :v :v. Beuh! Hancurlah Indonesia! Agama Islam lebur sudah! Hahahaha. Boro-boro mau baca alasan, mentok di judul pun sudah langsung ramai yang share :p.

Media ‘anu-anu’ juga tidak terlalu menyorot masalah ini :D. Sempurna sekali bukan?

Makanya, media ‘anu-anu’ pun tidak sembarangan bikin berita ;). Mereka punya satu pemantik penting –> perkiraan tentang respons orang-orang. Khusus untuk pemimpin daerah entuh sama partnernya dulu yang sekarang sudah jadi orang nomor satu di tanah air, rasa benci memang terus dipelihara oleh pihak-pihak tertentu ;).

Penyakit hati satu ini dioptimalkan betul oleh berbagai media untuk kepentingan mereka sendiri hehehe. Kadang, beritanya memang bukan hoax. Tapi mereka bisa mengubah redaksi berita atau menyampaikan sepotong-sepotong :p. Itu sudah lebih dari cukup untuk memantik rasa benci yang memang sudah terlanjur tertanam di benak beberapa pihak.

Lebih seru lagi kalau yang diberitakan memang hoax! Ampun dije lah hahaha.

Buat kalian yang langsung emosi jiwa baca apa pun tentang pihak-pihak yang kalian sebut “wahabi” misalnya. Contoh : pemindahan makam rasulullah. Isu basi yang selalu dipoles ulang tiap tahun. Saban mau musim haji, adaaaaa saja yang mendaur ulang berita ini :p.

Buat yang anti Timur Tengah, mudah tersulut membaca berita-berita soal hukum syariat yang katanya terlalu arabisasi. Di tanah air, paling sering soal Aceh. Beberapa berita sempat saya lihat-lihat, misalnya soal orang yang diperkosa yang malah dirajam tempo hari, kenyataannya ternyata beda. Padahal orang sudah ramai share soal piciknya pemerintahan daerah di Aceh :D. Kasusnya ternyata bukan begitu ;).

Masjid Baiturrahman, Aceh (gambar : id.wikipedia.org)
Masjid Baiturrahman, Aceh (gambar : id.wikipedia.org)

Saya sekarang selalu skip berita yang mendiskreditkan penerapan Syariah di Aceh. Dari yang dulu-dulu, mayoritasnya hoax. Susah juga soalnya mau cari tahu :(.

Buat yang sensi sama Syiah juga. Asli selalu pengin ngakak kalau ada yang pasang berita-berita soal Iran apalagi Teheran. Lah ya gimana, saya pernah di sana hehehe.

Ini lebih ngeri, kita meluruskan, pasti ujung-ujungnya dituduh taqiyyah hahaha. Memang, hidup sebagai Sunni agak terbatas di sana. Tapi ya enggak segitunya kaleeeeeee hehehe. Memang benar di sana agak sulit mau salat Jumat. Secara umum, masjid-masjid umum enggak ngadain salat Jumat. Suami saya dulu salatnya di KBRI :D.

And then tanya sama diri sendirilah, umat Syiah di tanah air apa hidupnya senang-senang juga? Hehehe. Mau balas dendam gitu ya? :p.

Buat yang sensi sama Arab Saudi. Nuduh macam-macam misalnya perempuan mana pun tinggal di sana bisa stres. Ya enggak juga tuh! :p. Tapi memang kurang tepat kalau kalian berharap mentang-mentang ini daerah kelahiran nabi, tabiat mayoritas penduduknya beda-beda tipis sama rasulullah. Waduh! Hehehe.

Yang anti komunis, kadang ditanya asal muasal munculnya komunis juga gagap :p. Yang anti agama, boro-boro mau baca kitab suci, hanya menilai berdasar satu dua sampel. Yang anti atheis, terlalu pongah mau ‘membaca’ mengapa orang-orang ini menjauhi agama.

Yang anti negara sekuler, lihat berita Perancis melarang orang pakai jilbab, langsung pukul rata, “Eropa anti Islam!” :v :v.

Muslim di Eropa (gambar : wykop.pl)
Muslim di Eropa (gambar : wykop.pl)

Hadeeehhh, kalian kira tidak banyak imigran muslim yang mati-matian mendapatkan status kewarganegaraan di negara-negara Eropa barat? :p. Lari dari negaranya yang mungkin malah dihuni mayoritas muslim, sering mengorbankan harta dan tenaga, hanya demi bisa memboyong diri dan keluarga tinggal di negara-negara sekuler :). Apa itu artinya mereka sudah jadi orang-orang sekuler dan tidak lagi peduli agama? :p.

Ketidaktahuan menjadi dasar ilmu. Rasa benci mengalahkan akal.

Manusia biasa pun ya :). Saya juga begitu. Kalau baca berita tentang orang/pihak yang tidak suka, tanpa sadar berharap, “Please, yang jelek-jelek dong, yang jelek-jelek dong” Hahahaha. But then I realized it consumed me. Amit-amit jabang bayi dah hehe. Mayoritas waktu habis untuk mencari yang negatif setidaknya untuk mencari pembenaran, “Rasa benci saya berdasar kok! Saya sudah benar karena sudah benci sama ini-itu.” :D.

At least, sadar tidak sadar, it made us relieved kalau ada berita jelek tentang yang bersangkutan. Padahal lupa satu poin penting, selama kita ngomongin manusia biasa, yang namanya kesalahan itu PASTI akan ada. PASTI ;). Jadi, kenapa mesti tepuk tangan kalau mereka salah? :p.

Manusia tempat salah dan lupa. Ngomong-ngomong kalian masih menganggap diri kalian manusia biasa kan? :p.

Jangan biarkan orang-orang gila ini mengambil keuntungan dari kita. Mereka dapat duitnya, kita dapat dosanya. Satu hal penting lagi, bebaskan diri dari penyakit hati satu ini :). Ibaratnya, media itu hanya sekadar mengobarkan api dengan melempar korek di tengah linangan bensin. Kalau bensinnya tidak ada, tak akan semudah itu api menjalar ;).

Ada banyak sekali sebenarnya kebaikan yang bisa kita tuai dan kita sebarkan via kecanggihan internet ini. Stay away dari macam-macam hasut dengki. Percayalah, kebencian itu seperti api. Yang sanggup membakar habis segalanya. SEGALANYA.

Rumours are created by haters, spread by fools, and accepted by idiots.
Don’t be ANY of them ;). Jangan meresahkan berita yang kita belum pasti kebenarannya. Belum pasti kok sudah resah? Hehehe. Pakai otaknya! ;). Kalau pun tak sanggup menelusuri lebih jauh, berprasangka baik selalu pilihan terbaik. Ingat dong, kita disuruhnya menjauhi prasangka buruk. Sebagian prasangka sudah pasti dosa.

TIDAK ADA perintah untuk utamakan prasangka buruk. Mau pakai alasan menyelamatkan agama kok ya lebih absurd lagi. Apa yang mau diselamatkan kalau dalam prosesnya sudah berapa larangan agama tuh yang dilanggar? Tabayyun enggak, prasangka buruk iya, menyebarkan kebencian apalagi :p.

gambar : mariaelita.com
gambar : mariaelita.com

Saya pernah membaca kalimat begini, lupa di mana hehehe. Benci sama sesuatu itu manusiawi. Tapi menebarkan kebencian itu sesuatu yang beda lagi ;).

“I’m interested in the fact that the less secure a man is, the more likely he is to have extreme prejudice.” -Clint Eastwood-

Peace comes from within. Do not Support E-HATE. Say no to hoax! Stay positive!

Selamat melanjutkan ibadah puasa, teman-teman ^_^.

Bergaya dengan Abaya Arab, Siapa Takut? ;)

Sebelum berangkat ke Jeddah, tidak pernah terbayang jika harus mengenakan sehelai kain hitam kemana-mana. Saya pernah melihat pakaian seperti ini kala sesaat sempat bermukim di kota Tehran. Ternyata itu bukan abaya arab yang umum dikenakan di Saudi. Pakaian hitam-hitam khas ala perempuan Persia tersebut namanya chador.

Biarpun ‘buta fashion’, dalam hal berpakaian saya cukup picky. Lebih suka mengenakan celana panjang, tidak suka rok sama sekali. Nah, bagaimana ceritanya harus tinggal di tempat yang kemana-mana harus mengenakan baju hitam panjang?

Abaya arab
Abaya arab yang modelnya fancy 😀 (gambar : fashstylez.com)

***

Abaya Arab  ada dimana ?

Berburu abaya di Indonesia ternyata tidak sulit. Tapi saya sarankan jangan membeli abaya arab di tanah air. Mahal, booo *penting :P*. Dengan kualitas yang sama, Anda bisa mendapatkan abaya arab dengan harga yang lebih murah di Jeddah.

Catat dulu hal yang pertama , abaya arab itu bukan cuma sehelai kain hitam tanpa bentuk. Abaya juga punya berbagai macam model dan bentuknya tidak melulu hitam 100%.

Rasa nyaman berabaya tidak pernah terpikir sampai akhirnya mudik pertama di tahun 2011. Diajak ke mal sama suami. Langsung kagok. Milih-milih baju, milih-milih celana, cocokin sama jilbab. Suami suka menggerutu, “Lama amat, sih!”

Tak sadar kalau setahun terakhir sebelumnya, tinggal di Jeddah, tidak pernah dipusingkan soal gini-ginian. Lagi ndusel-ndusel sama anak-anak di tempat tidur saja kalau diajak keluar tidak masalah. Tinggal nyamber satu abaya yang selalu tergantung di lemari. Ceplosin, ambil jilbab (warna apa saja, bajunya hitam kan, matching dengan warna apa pun), uwel-uwel di kepala, beres. Lima menit sudah cukup ;).

Satu lagi, saya merasa adem kalau kemana-mana. Tidak pusing dengan, “Idih, celananya lucu amat. Beli dimana, ya?” atau “Wow, blusnya keren. Mauuuuuuu.” Sejauh mata memandang, setiap perempuan berselubung abaya semua. Mau majikan kek, mau baby sitter kek, mau yang non muslim kek, siapin abaya masing-masing. Ini sih pendapat pribadi saya saja, ya. Kalau ada yang malah merasa kebebasannya terenggut dengan kewajiban berabaya ini ya sah-sah saja :).

Masalah abaya juga membuat saya, yang memang dasarnya malas beli-beli baju, jadi kalang kabut sendiri setiap harus liburan ke tanah air. Atau sekarang…saat harus pindah ke tempat lain dimana penggunaan abaya malah akan menjadi hal yang langka.

Abaya arab
Berabaya ramai-ramai dengan teman di Jeddah

Berbulan-bulan hidup damai dengan abaya arab, sekarang harus sibuk mengisi lemari lagi hehehe. Damai di kantong, damai pula saat harus berhadapan dengan kaca, “langsingnya akuuuu” hahaha. Perempuan oh perempuan :P.

Untung Saudi tengah dilanda musim diskon. Mari kembali bergerilya di mal-mal yang tiap dinding kacanya berhiaskan tulisan 50% atau 70% gede-gede. Duh, yang 100% gak ada, nih? Hahaha.

***

Ibu saya kemarin bilang, “Ah, kayak abaya-abayamu itu banyak yang jual di Tanah Abang.”

Saya keluarkan koleksi abaya terbaru yang saya belikan khusus untuk oleh-oleh buat sahabat terdekat. Ibu saya langsung berseru, “Waaahhh, bagusnya yang ini. Ini sih gak ada yang jual di Tanah Abang.”

Saya langsung pongah dong, “Makanya, Ma. Kalau mau lihat tren abaya ya jangan ke Tanah Abang, kali. Lihatnya ke negeri asalnya. ”

Saya pikir dengan adanya aturan kudu berhitam-hitam ria ini membuat hidup akan lebih praktis. Ngapain punya abaya banyak-banyak. Tapi pikiran ini langsung kandas ketika di suatu acara pertemuan para Madam, seorang teman mengobrol basa basi dengan saya :

Madam X : “Mbak Jihan suka sekali ya dengan abaya ini.”
Saya : “Ih, kok tahu?” (menjawab geer berasa artis).
Madam X : “Soalnya Mbak Jihan kemana-mana pakai abaya ini terus.”

Hahaha. Well, I believe she had no intention to be rude :). Tapi begitulah, saya memang tak pernah memperhatikan abaya orang lain. Well, sama-sama abaya hitam gitu, lho. Bedanya apa? Kecuali memang menggunakan motif-mofit berani misalnya loreng-loreng ala macan, atau kembang-kembang segede gambreng, barulah saya bisa ngeh. Hehehe.

Saya langsung kepo mengintip isi lemari teman-teman. Ternyata memang rata-rata memiliki koleksi abaya arab yang cukup banyak. Langsung gembok lemari sendiri yang isinya paling banter 4 abaya doang. Hihihi. Itu pun sudah termasuk abaya favorit pemberian sahabat tercinta di sini. Pakai abaya itu serasa dipeluk Bunda Rani terus :).

Teman saya di Jakarta juga terperangah soal ‘abaya cuma 4 biji’ ini.

“Lu jadi pindah? Abaya-abaya lo buat gue separuh, dong.”

“Adek gue mau 1. Yang satunya udah agak kumel. Lo 2 aja, ya.”

“Ha? Cuma 4?”

“He-eh.”

“2 tahun lebih di Arab, kemana-mana harus pakai abaya, lu cuma punya 4?” Matanya mulai melotot.

“Hehehehhe.”

“Sinting lu. Kikir gak ilang-ilang.”

Hahaha.

Abaya Arab
Cover bunda of Arabia

Btw, bahan abaya arab hitam itu juga adem dan nyaman. Dulunya kan tidak habis pikir, masa negara yang dihujani terik matahari hampir sepanjang tahun tega betul menyuruh kaum perempuan pakai baju hitam-hitam. Gosong gak, nih? :P.

***

Ternyata, pakai abaya hitam itu suatu hal yang positif (buat saya). Dulunya saya suka melepas abaya di acara-acara rumahan. Sekali-sekali ingin dong pamer-pamer jeans atau baju baru hehehe. Belakangan sudah jarang. Membuka abaya hanya dilakukan kalau memang kegiatannya kurang nyaman dilakukan bila harus berabaya.

Walau begitu, menurut saya pakaian lebih lekat ke masalah budaya :). Sekarang sudah bermukim di belahan lain dunia tidak akan memaksa pakai abaya hitam ke mana-mana hehe. Cuaca sini juga kurang cocok dengan abaya hitam yang cenderung adem :D.

 

Saya, sih, prinsipnya tidak menyolok dan tidak mencari perhatian dan jangan yang mahal-mahal lah ya hehehe :p. Soal batasan aurat juga masih banyak pendapat. Panjang pendek jilbab dan model baju juga masih menjadi ruang diskusi yang panjang di berbagai forum diskusi ;).

Kalau di Saudi ya memang wajibnya pakai hitam-hitam. Pakai motif kembang-kembang jelas akan menjadi pusat perhatian. Sebaliknya di INdonesia, siang bolong nunggu angkot di tengah jalan pakai baju hitam-hitam apa tidak menjadi perhatian orang banyak? Hehehe. Di Kuala Lumpur pun, perempuannya masih banyak berbaju kurung dengan motif ramai. Di sana tidak jadi pusat perhatian tuh ^_^. Jadi, definisi ‘menarik perhatian’ ini juga sangat tergantung budaya setempat ;).

Tapi saya tetap menyimpan satu abaya arab sebagai kenang-kenangan sebagai mantan mukimin Jeddah :D.

Abaya Arab
Cover Bunda of Arabia