Budaya basa basi orang Asia

Chitty-chitty Chat

Salah satu kehidupan sosial yang cukup bikin galau buat saya semasa tinggal di Eropa sini adalah sifat mereka yang kurang asyik diajak basa basi . Maklumlah, si mulut lokomitif ini yaaaaa, kalau kenalan tuh adaaaaa aja yang pengin dikepoin hahaha.

Konon katanya masyarakat sindang memang sifatnya lebih individualis. Tapi tidak melulu negatif sih. Ini dalam kaitannya dengan hobi-hobi emak-emak yang doyan chit-chat iniiiiih :D. Sementara orang Asia kan katanya lebih “kolektif”. Semacam senang ngumpul dimana bergosip adalah imbas lanjutannya hahaha.

Budaya basa basi orang Asia
Gambar : pixabay

Parahnya lagi, topik standar untuk bercakap-cakap ala chitty-chitty chat sama orang sini tuh adalah…cuaca!

Kalau beli sayur atau buah di toko depan misalnya. Toko ini persis di depan gedung apartemen, toko yang dikelola oleh bisnis rumahan yang dikelola turun temurun oleh keluarga tertentu. Saya perhatikan yang belanja itu biasanya memang kenal dengan yang jaga toko.

Ya dusun mungil begini yaaaa. Ngesot sana sini ya ketemunya dia lagi-dia lagi hahaha.

Nah, sudah akrab, kenal lama pun, ngobrolnya tuh yang, “Duh, ribet banget ya. Masa tahu-tahu hujan padahal tadi cerah banget.”

Atau, “Wah, enak banget lho katanya cuaca weekend ini. Enak nih buat ngajak anak-anak jalan-jalan.”

Enggak jauh-jauh dari, “Musim dingin tahun ini kok ya dingin ya. Tahun lalu kan enggak dingin-dingin amat.” Kadang gatal pengin nimbrung, “Ya namanya juga musim dingin, Om. Kalau panas ya bukan musim dingin kali yak.” –> lalu ditimpuk sekarung kentang!!! Hahaha.

Pernah di sekolahan saya sudah beberapa kali mengobrol dengan seorang ibu-ibu yang asli Irlandia. Ya, pengin dong melanjutkan ke-kepo-an ke taraf lebih dari sekadar ngomongin mendung kah minggu ini atau tidak-beli jas hujan di mana yang murah dan kece-apakah saya betah di Irlandia karena saya asalnya dari negara tropis bla bla bla.

Saya pun berimprovisasi, “Wah, lihat deh, anak pertama kamu rambutnya agak keriwil ya. Agak beda dengan yang nomor 2.”

Ibunya merespons dengan semangat, “Iyah memang agak beda. Tahu enggak, mereka bukan itu saja lho bedanya?”

“Oh ya? Apaan tuh?”

“Nah, yang gede tuh paling malas kalau disuruh pakai celana panjang. Kalau yang kecil malah susah disuruh pakai celana pendek. Makanya yang besar itu paling senang kalau musim panas. Tahu enggak pas summer dua tahun lalu, itu tuh pas cuacanya lagi…”

Ya Rabbi, cuaca maning, cuaca maniiiiiiing. Hahahaha.

Kalau di Jakarta tuh ya, lagi nunggu antrian dokter misalnya lagi hamil saja saja, baru setengah jam, minimal saya sudah tahu ibu-ibu sebelah saya umurnya berapa, hamil anak ke berapa, rumahnya di mana, dan kenapa dia memilih dokter anu sebagai dokter kandungan #benerinCocot.

Weits, menanyakan umur itu juga ada seninya, enggak ujug-ujug, “Situ umurnya berapa, sih?” Ada tips dan triknyaaaaaa #eaaaa.

Ya kalau sesama emak-emak Asia kayaknya seru-seru saja, ya. Makanya, lebih enak mengobrol dengan teman-teman dari India hihihi. Apalagi mereka ini rada-rada narsis, puji-puji dikit negaranya, bisa lancar deh semua pertanyaan kita terjawab dengan komplit #tukangJilatAmat hahaha.

Budaya basa basi orang Asia
Gambar : pixabay.com

Mirip-mirip juga dengan orang Bangladesh atau Pakistan. Mungkin “the same feeling” karena sama-sama pendatang selain kesamaan wilayah.

Sebenarnya soal basa basi ini bisa jadi bumerang juga. Apalagi yang lincah dalam urusan chitty-chitty chat begini ya so pasti perempuan dong ya. Tapi ya gitu, yang lebih  baper juga kaum perempuan. Ya gimana dong hahaha.

Sadar tidak sih sebenarnya seringnya kita bertanya itu bukan karena kepo-kepo amat. Kadang hanya sekadar ingin berbasa basi. Tidak lebih :). Terus pertanyaannya ya kadang terlontar begitu saja, refleks ;).

Seperti misalnya ketemu teman yang habis menikah kira-kira beberapa bulan yang lalu, ketemu lagi ya refleks nanyain, “Eh, sudah hamil belum?”

Sumpah demi Tuhan, serius, itu tuh refleks *tutupMuka*. Apalagi kalau orangnya kebetulan bodinya agak berubah atau agak gemukan ya sok tahunya suka lebih refleks lagi hihihi. Sungkem ya teman-teman.

Saya pernah mendapat pelajaran penting soalnya terkait soal ini.

Waktu masih bekerja papasan di lift dengan teman dari divisi lain yang kebetulan baru saja menikah. Enggak dekat-dekat amat sih. Tapi ya gitu, gatal kali mulut ini mau ngobrol hahaha. Jadilah terlontar pertanyaan terkutuk itu, “Eh gimana, sudah hamil belum?”

Dia sih rasanya biasa saja jawabnya, “Belum nih.”

Gambar : best-pregnancy-advice.com
Gambar : best-pregnancy-advice.com

Tapiiiiiiii, beberapa hari kemudian saya mendapat feedback kurang menyenangkan. Dese curcol ke teman-teman satu divisinya yang kebetulan saya kurang kenal. Tapi dari sini curcol-an nya akhirnya nyampe ke saya juga. Horor juga kesimpulannya, “Idih, pakai jilbab tapi enggak bisa nahan mulut.”

Jadi kaget sih. Dari situ belajar buat enggak asal bacot hahaha.

Nah, ketemu lagi dengan teman lama. Dari kantor lama tepatnya. Kira-kira kami sudah tidak bertemu sekitar 2-3 tahun. Dia ini menikah sudah agak lama tapi belum hamil-hamil. Kami dulu lumayan dekat dan akrab lho semasa masih ngantor bareng :D. Anggap saja namanya Jennifer –> mumpung lagi naik daun kasusnya :p.

Ketemu lagi, eh dia lagi agak gemuk badannya. Walau gatelnya naudzubillah (hahaha), saya pantang bertanya apakah dia sudah hamil apa belum. Ya pasti sedih, ya, buat dianya kalau ternyata belum hamil. Soalnya dia dan suaminya memang pengin banget punya anak dari dulu tapi belum berhasil berdasarkan info terakhir yang saya terima.

Jadilah kita mengobrol soal yang lain-lain.

Tet toooottt, minggu depannya, saya disemprot teman lain yang juga dari kantor lama yang kenal dengan kami berdua, “Lo tuh yeeeeee, kata Jennifer tempo hari kalian ketemu dan makan siang bareng di mal anu. Ngobrol sampai sejam lebih tega-teganya elo gak ngasih dia selamat.”

“Selamat apaan?” Ya tentu dong saya bingung.

“Ish, ish, ish, Jen tuh lagi hamil tauuuuukkk. Lo kan tau dia itu udah lama pengin hamil! Gimana sih? Sensitif dikit napa jadi teman. Dia ampe kesel tuh!”

Hastagaaaaaaa, ini piye toooohhhh hahaha.

Budaya Basa Basi orang Asia
Gambar : pixabay.com

Mbok ya kenapa enggak cerita dari awal aja sih? Malah jadi saya yang disuruh ngasih selamat duluan -_-. Ya begitulah, keribetan di dunia mamah-mamah hihihi.

Tapi saya suka sebal dengan orang-orang Indonesia yang sudah merantau dan mengkritik hobi kepo ini deh -_-. Nyinyiran mereka daripada orang-orang sana-nya :p.

Maksud saya ini kan bagian dari kebudayaan Timur vs Barat yang memang akar perbedaannya cukup tajam. Dalam porsi berlebihan ya memang kurang patut. Tapi hobi nanya ini itu kan tidak melulu berarti negatif ya ^_^.

Perbedaan kan memperkaya. Anggap saja jadi semacam pengetahuan tambahan. Bukan selalu disorot “iniiiii yang benar” atau “ituuuu yang norak, salah, pokoknya ancur dah!”

Merantau kan biar kenal-kenalan bukannya malah membuat seluruh dunia harus ngikut cara hidup standar begini-begitu.

Pada intinya ya orang-orang Asia kehidupan sosialnya lebih bersifat kolektif. Macam slogan, “Asyiknya tuh rame-rame.” Hehehe. And I’m very proud as an Asian regarding this <3.

Ya tentu saja saya sadar diri dan menyeimbangkan mulut lokomotif ini biar bisa balance dengan situasi dan kondisi yang ada hihihi. Toh saya, walau bosan luar biasa, tetap berusaha berbasa basi sesuai standar sini. Saya tabah kok ngomongin cuaca mau sampai sejam jugak huhuhu :p.

Rupa-rupa wajah Asia
Rupa-rupa wajah Asia

Menyesuaikan diri tidak berarti menjadi kacang yang lupa pada kulitnya dong ya :). Hadeeehh, masa hanya gara-gara sudah bertahun-tahun tinggal di negara yang menurut kalian super-duper-keren-pokoknya-mau-sampai-mati-tinggal-di sana kalian mendadak hanya bisa melihat yang negatif-negatif saja dari negeri asal :).

Ngefans sama negara tinggal sekarang tidak berarti harus sok-sok galau dengan negara asal sendiri kan ya ^_^.

Mari menyerap berbagai budaya murni sebagai pengalaman dan pengetahuan. Tentu ada pembelajaran di mana-mana tapi tidak semata-mata jadi perbandingan 2 sisi plek-plek : bagus vs jelek.

Iya enggak, sih? Apa enggak, ya? Yawdah. Kangen nulis ringan-ringan (tapi panjang) aja sih hahaha. Efek karena susah kepo sama orang sini mungkin? Sepertinya -_-.

 

Keuntungan Menggunakan Online Booking

5 Keuntungan Menggunakan Online Booking

Keuntungan menggunakan online booking ya hampir sama dengan keuntungan yang kita rasakan di era serba online sekarang ini :D. Apa sih yang sekarang enggak bisa online. Belanja saja, demen bener deh tinggal duduk manis, ceklak ceklik hahaha :p.

Saat liburan tentu kita akan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Terkadang kita pun butuh tiket pesawat untuk bepergian ke tempat yang jauh. Nah, inilah kegunaan OTA. Dalam hal ini, OTA bukan orang tua asuh -_-.

Adanya OTA atau Online Travel Agency akan memudahkan kita untuk membooking tiket maupun kamar hotel saat liburan tiba. Bahkan, kita bisa membooking di jauh-jauh hari, sehingga rawan untuk kehabisan tiket maupun kamar hotel yang kita inginkan.

traveloka hotel Keuntungan Menggunakan Online Booking

(Sumber Gambar : blog.itravelsoftware.com)

Tentu kita menginginkan liburan yang nyaman dan efektif, dong, ya ;).

Booking via OTA cukup menguntungkan dalam berbagai hal.

5 Keuntungan Menggunakan Online Booking :

1-  Kita bisa membooking dimanapun dan kapanpun kita inginkan.

Di zaman Android sekarang juga banyak aplikasi OTA yang dapat kita unduh langsung melalui Playstore, sehingga lebih cepat dan praktis. Hare geneeeee, hape hanya buat update status nyinyir? Yassalam :p.

Kita tidak perlu menghabiskan waktu perjalanan pergi pulang hanya untuk membeli sebuah tiket pesawat. Atau kita tidak perlu khawatir kehabisan kamar hotel karena mengetahui ketersediaan kamar hotel hanya melalui situs agen yang kita pilih.

Kita bisa booking di mana saja kita berada, entah dalam keadaan sibuk maupun longgar, tinggal mengunjungi situs OTA maupun membuka apikasi OTA, seperti Traveloka, Agoda, Pegipegi, dan lain sebagainya. Pilihannya ada banyak.

2- Kedua, beberapa agen juga memberikan informasi yang cukup lengkap mengenai fasilitas, testimoni pengunjung sebelumnya, dan juga penjelasan mengenai harga per malamnya.

Begitu juga dengan pembookingan tiket pesawat, Anda juga dapat mengetahui harga yang ditawarkan pada tanggal yang Anda inginkan. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir mengenai budget, karena dapat menyesuaikan.

traveloka hotel Keuntungan Menggunakan Online Booking

(Sumber Gambar : plesiryuk.com)

3- Tak jarang OTA menawarkan diskon maupun promo yang cukup menarik perhatian konsumen.

Memang benar, pada dasarnya ini adalah salah satu cara marketing untuk mengambil perhatian para konsumen. Hal ini membuat para konsumen lebih memilih booking online dibandingkan dengan direct booking. Apalagi, kalau promo di high season.

Biasanya, hanya member newsletter OTA yang seringkali mendapatkan info mengenai promo atau voucher discount.

Keuntungan Menggunakan Online Booking

(Sumber Gambar : loyaltylobby.com)

4- Seperti yang sudah disebutkan di atas, kita bisa melihat gambaran kondisi kamar hotel yang ada.

Dengan begitu, kita dengan mudah memilih kamar yang sesuai dengan selera.

Memang benar, terkadang gambar tak sesuai dengan kenyataannya. Maklumlah banyak yang “palsu” juga :(.

Akan tetapi, kita juga dapat membandingkan dengan testimoni para pengunjung sebelumnya. Kita juga bisa mengetahui bagaimana fasilitas kamar tiap kelas, sehingga kita bisa memilih kelas kamar yang sesuai dengan kebutuhan.

5- Metode pembayaran juga cukup mudah

Kita bisa memilih berbagai cara transaksi, mulai dari transfer melalui i-banking, Paypal, atau melakukan transaksi pembayaran di Indomaret. Hal itu akan menghemat waktu kita dalam melakukan pembookingan, bukan?

Masih banyak hal lagi yang kita dapatkan dengan membooking melalui OTA. Bandingkan saja dengan booking secara langsung atau direct booking. Misalnya saja, kita tidak mengetahui kepastian ketersediaan tiket maupun kamar hotel. Padahal kita sudah berada di lokasi dan mempersiapkan segala hal.

Masa liburan kudu bubar #bantingKoper.

Jika kita direct booking, terkadang budget yang kita bawa juga tak sesuai dengan kamar hotel yang tersedia. Awalnya kita sudah membayangkan akan membooking kamar hotel kelas deluxe, sesuai kebutuhan.

Namun yang ada ternyata kelas superior yang harganya lebih mahal, belum lagi tidak adanya kamar kosong, padahal tidak ada kemungkinan kita untuk mencari penginapan lain.

Apalagi emak-emak kayak kita nih. Duile, selisih ribu-ribu aja (rupiah yaaaaaa hahahaha), kayaknya gemes-gemes gimana gitu :p.

Masih banyak keuntungan yang akan kita dapatkan jika menggunakan layanan OTA dari pada direct booking. Liburan kita akan lebih nyaman tentunya dengan layanan yang cukup cepat dan efektif, menghemat waktu dan juga biaya.

Istanbul Asian Side. The port, Kadikoy, pic by Dani Rosyadi

Sejarah Turki yang Bangkit dari Puing-puing Ottoman

Sejarah Turki mungkin dimulai dari Kesultanan Ottoman yang berabad-abad menjadi salah satu kesultanan yang cukup disegani dunia. Wilayahnya membentang dari Afrika Utara hingga Asia Barat.

Ya sesuai motto standar aja ya, hidup seperti roda pedati, kadang perkasa kadang ciut hehe.

Konon, keterlambatan modernisasi di berbagai sektor termasuk angkatan perangnya membuat posisi mereka jadi oleng. Hingga sempat mendapat julukan Sick Man of Europe.

Sejarah Turki Istanbul Asian Side. The Moda, pic by Dani Rosyadi
Moda, Istanbul Asian Side

Pecahnya perang Dunia 1 memperburuk kondisi Ottoman. Nah ini ada teori konspirasinya juga sih.

Kelihaian Churchill melihat potensi melemahkan “Poros Sentral Eropa” (Jerman dkk) membuatnya menerapkan strategi adu-domba.

Salah satu tokoh yang terkenal sukses membuat orang-orang Arab melepaskan diri dari Ottoman adalah Lawrence of Arabia. Tapi ada yang bilang dia ini tokoh fiktif saja.

Pada dasarnya perpecahan dalam Kesultanan Ottoman sudah tidak terelakkan lagi pasca kekalahan geng mereka dalam Perang Dunia 1.

Yoih, Ottoman yang punya perjanjian khusus dengan Jerman akhirnya ikut digempur oleh pihak sekutu. Walau sebenarnya Ottoman sudah bilang emoh ikutan perang.

Hagia Sophia, Aula (pic by Dani Rosyadi)
Hagia Sophia, Aula (pic by Dani Rosyadi)

Ottoman sempat mampu membentengi diri dari pihak sekutu tapi pemberontakan golongan-golongan Arab yang ingin membebaskan diri membuat Ottoman akhirnya menyerah pada sekutu.

Rontoknya poros Jerman dalam PD 1 membuat pemerintahan Ottoman makin terpukul hingga terpaksa manut saat pihak Sekutu ingin menguasai wilayah-wilayahnya.

Jadi dibagi-bagilah wilayah Ottoman untuk negara-negara Sekutu yang menang perang.

Sejarah Turki Hagia Sophia (pic by Dani Rosyadi)
Hagia Sophia (pic by Dani Rosyadi)

Perjanjian Sevres-Swiss tahun 1922 Sebagian besar wilayah Afrika Utara jatuh ke tangan Inggris beserta wilayah Jordan dan jazirah Arab di pesisir selatan. Perancis kebagian wilayah Syam. Yunani juga kecipratan.

Nah, dari sini cukup penting kalian pelajari lanjutannya. Karena dari sinilah akhirnya negara-negara Arab memerdekakan diri dari “tuan baru”nya masing-masing.

Proses inilah yang punya peran penting dalam masalah Palestina – Israel serta terlunta-luntanya suku Kurdi hingga kini yang pada saat itu tidak kebagian negara khusus.

Perjanjian Swiss tadi juga mengizinkan sekutu untuk membawa pasukannya di wilayah Turki.

Sejarah Turki Istanbul Asian Side. LRT, pic by Dani Rosyadi
LRT di Istanbul

Di sinilah kaum nasionalis Turki jadi bete berat dan merasa harga diri mereka terhempas (kok kayak Incess ya hahaha). Tapi mereka terhempasnya enggak pakai manja-manja kayak Incess. Sebel beneran boooo.

Sudahlah sebagian besar wilayah Ottoman digadaikan. Bangsa Turki pun harus dikuasai oleh pihak asing.

Jadilah kaum nasionalis menggalang persatuan untuk membebaskan Turki dari kekuasaan Sekutu (Inggris dkk).

Cara damai dianggap enggak mempan karena Kesultanan Ottoman seperti tidak punya daya dan upaya lagi, maka kaum nasionalis memilih untuk angkat senjata.

Dipimpin oleh Mustafa Kemal, perlawanan kaum nasionalis terhadap tentara Sekutu berakhir dengan terjadinya perjanjian damai “Traktat Lausanne” di bulan Juli 1923.

Sekitar 3 bulan setelahnya, akhir Oktober 1923, Republik Turki resmi dideklarasikan. Bahasa nasional ditetapkan Bahasa Turki.

Setahun sebelumnya Kesultanan Ottoman dibubarkan dan membuat Sultan Mehmed VI meninggalkan tanah Turki dan tidak kembali lagi hingga akhir hayatnya.

Mustafa Kemal mendapat gelar “Ataturk” yang kira-kira artinya “Bapak Bangsa”.

Tidak semua kalangan dari bangsa Turki menyetujui sepak terjang Mustafa Kemal. Perlawanan terberat datang dari kaum konservatif.

Istanbul foto bagus
Foto : Dani Rosyadi

Entah mengapa Mustafa Kemal mengubah haluan Turki menjadi negara sekuler. Mungkin trauma dengan perpecahan dalam tubuh Ottoman kali ya.

Salah satu kebijakannya yang juga mengundang kontroversi karena dese kayak sebel bener sama yang berbau kearab-araban. Sampai azan pun diubah ke Bahasa Turki.

Kalau menilik sejarah ya mungkin karena sebel itu tadi. Rongrongan bangsa Arab yang ingin memerdekakann diri di masa Ottoman-Turki lagi ribet melawan sekutu membuat Ottoman makin kewalahan hingga akhirnya kalah.

Mungkin lho yaaaaa. Lah gimana orangnya udah enggak ada hehehe.

Jadi, membicarakan Mustafa Kemal memang seperti 2 sisi mata uang. Di mata kaum sekuler/nasionalis Turki, beliau tentu pahlawan besar karena memerdekakan Turki dari cengkraman Sekutu juga bukan perjuangan kecil.

Tapi di mata kaum konservatif muslim ya beliau dianggap pembangkang dan berendeng julukan ngeri-ngeri lainnya yang enggak elok mau ditulis di sini hehehe.

Sejarah Turki Istanbul baklava kue enak manis
Foto : Dani Rosyadi

Mirip seperti Arung Palakka dari tanah Bugis, Sulawesi Selatan. Buat orang-orang Bugis terutama Kerajaan Bone, beliau jelas adalah pahlawan yang memperjuangkan pembebasan bagi suku Bugis atas perbudakan oleh suku Makassar.

Tapi di buku-buku sejarah dulu-dulu dibilangnya pengkhianat bangsa hehehe.

Anw, antara Bugis-Makassar kini everything is over lah 🙂. Kami sudah hidup damai dan tidak sampai terbentuk kelompok lover-hater untuk tokoh Arung Palakka sih hahahaha.

Adapun Turki kini, setidaknya yang sempat saya lihat langsung di Istanbul tempo hari, makin memantapkan diri sebagai negara mapan baik di wilayah Eropa maupun Asia 🙂.

Perdana Menteri Erdogan bisa dianggap sukses meletakkan dasar-dasar perbaikan ekonomi yang signifikan bagi kemajuan negara Turki.

Kehidupan sehari-hari dan fasiitas publik di sana sudah cukup layak bersanding dengan negara-negara Eropa lho 😉.

Saya berharap Negara Turki bisa menjadi salah satu pelopor negara mayoritas muslim yang sukses mempersandingkan modernitas dan nilai agama yang katanya sudah mulai tidak cocok disandingkan dengan kehidupan di era terkini :). Mudah-mudahan ya. Aamiin.

Indonesia juga dong, dong, dong <3.

Sejarah Turki Foto Istanbul bagus
Foto : Dani Rosyadi

Doanya ya teman-teman.

Tuh, enggak disuruh mikir-mikir susah-suah kok ya cuma disuruh berdoa aja hehehe.

Lagian weekend kok mikir, mending piknik ke mana kek. Nah, kalau yang weekend ini kebagian piknik di dunia maya saja (hahaha), lihat-lihat foto-foto Istanbul aja yuk hihihihi :p.

All pics here taken by my husband, NOT ME! –> Dani Rosyadi.

Saya kebagian nambahin deskripsinya aja biar kelihatan pinter gituuuu hahahahaha :p.

Enjoy the pics and have a nice weekend ^_^.

5 Kegiatan Seru di KLCC Malaysia taman

5 Kegiatan Seru di KLCC Kuala Lumpur Malaysia

Kuala Lumpur, Negeri Jiran punya ibukota, paling sering menjadi sarana wisata turis Indonesia. Termasuk saya dan keluarga :D. Sudah pernah ke KLCC Kuala Lumpur ? ;).

Selain lokasinya selemparan batu doang, di Kuala Lumpur juga ada macam-macam tempat jalan-jalan yang seru.

Ini udah lama sih. Sekitar 3 tahun lalu cobak hahaha :D.

Kami menginap di Kuala Lumpur beberapa hari saja. Hotelnya di sekitaran KLCC. Mepet banget dari lokasi Suria KLCC, pusat perbelanjaan besar di salah satu wilayah jantung ibukota.

Enggak mati-mati gaya amat lho di sekitaran KLCC ini. Ini dia 5 kegiatan menarik yang bisa dijadikan pilihan :

KLCC Kuala Lumpur Malaysia

5 Kegiatan Seru di KLCC Kuala Lumpur Malaysia :

1. Melihat atraksi air mancur

Tadinya enggak banget deh waktu diajak suami tinggal agak lamaan waktu kami keluar dari Suria KLCC Kuala Lumpur agak sorean. Katanya, bentar lagi ada pertunjukan air mancur. Ish, ish, air mancur doang, apa serunya pikir saya.

Terus lihat orang-orang sudah ramai merubung di sana jadi kepo juga. Kalau pun dirasa norak, noraknya kan ramai-ramai, yaaaaa hahaha :p.

5 kegiatan seru di KLCC Kuala Lumpur Malaysia air mancur KLCC

Pic : Dani Rosyadi (koleksi pribadi)

Wiiiiiih, ternyata kereeeeeen ^_^.

Ada semacam tarian air mancur pakai iringan musik gitu. Sekitar beberapa menit. Terdengar pula lagu pop kebangsaan Malaysia, “Satu Malaysia”. Duh, dada rasanya ikut berdentum-dentum  dengerin lirik lagunya :’).

Ah, kapan iniiiiiii ada beginian di bundaran HI. Koh Ahok mana Koh Ahok :D. Penyanyi kita enggak kalah banget lah ya kualitasnya ;). Masalah niat ajalah ini.

2. Menikmati Taman

Kalau ke Suria KLCC dari hotel, kami harus melewati sebuah taman. Tamannya tuh bukan yang hanya rumput-rumputan hijau endebre-endebre yang ada pohon dan bunga-bunga semacamnya.

Saat melintas di taman, sering banget papasan dengan orang-orang yang sedang  jogging bolak balik. Ada fasilitas jogging track segala soalnya. Sepertinya yang ikut menggunakan jogging track di sana bukan hanya penduduk lokal. Pendatang atau turis kayak kami yang mungkin kebetulan menginapnya sekitaran KLCC juga bisa memanfaatkan fasilitas di taman.

5 Kegiatan Seru di KLCC Kuala Lumpur Malaysia taman

Beberapa kali bolak balik taman, tetap menyenangkan, nyaman dan asri. Yang hijau-hijau memang selalu bikin, ya. Sederhana tapi bikin hepi. Enggak bakal bosan saban jalan kaki commuter-an hotel – area mal seperti Suria KLCC Kuala Lumpur tadi ;).

5 Kegiatan Seru di KLCC Malaysia

3. Jalan-jalan ke Petroscience

Tempat ini bisa dibilang “museum ilmu pengetahuan” gitu lah ya.

Awalnya kirain hanya seru untuk anak-anak doang. Rata-rata atraksi dan pameran di tempat ini sifatnya interaktif gitu. Wah, wah, yang udah bukan anak-anak juga bisa banget enjoy di tempat ini ;).

5 Kegiatan Seru di KLCC Malaysia

Petroscience adanya di lantai 4 dari Tower Petronas (KLCC), baik di Tower 1 maupun Tower 2. Pintu masuknya bisa melalui Suria KLCC mall lantai 4.

Harga tiket masuk untuk dewasa dikenakan 26.5 ringgit, untuk anak-anak hanya 15.9 ringgit (usia 2 tahun ke bawah … gratis! Ayooo gendong dah tuh bayi-bayi ke sini hahaha).

Informasi penting lainnya, Petroscience ini TUTUP kalau hari SENIN. Hari lainnya dibuka dari jam setengah 10 pagi hingga jam 6 sore (waktu lokal setempat) untuk umum.

Anak-anak paling doyan peralatan-peralatan yang bisa dipakai langsung sama mereka. Misalnya ada tuh semacam box telepon umum yang bisa dimasukin. Di dalamnya nanti ada kayak angin puting buatan. Jadi saat di dalam box, kita seolah ada di dalam pusaran badai beneran.

5 Kegiatan Seru di KLCC Malaysia

Ada juga semacam demo sederhana yang diperagakan oleh petugas. Misalnya embak di foto atas ini nih :D. Lagi diperagakan cara pembuatan awan serta hujan-nya menggunakan alat-alat sederhana seperti kapas dan botol.

Anak-anak lumayan serius ngeliatnya ^-^. Tapi di foto nampak emaknya yang kepo maksimal yak hahaha :p.

Sebuah sudut ruangan ada yang dibikin untuk menggambarkan tempat pengeboran minyak. Dilengkapi dengan miniatur peralatan ini itu yan bisa digunakan langsung oleh pengunjung macam kita insyinyur perminyakan gitu lah hihihihi :p.

5 Kegiatan Seru di KLCC Malaysia

Naaaah, yang satu ini nih tentu favorit anak-anak … dinosaurus!!! Tetep ya boooo hehe.

Kisi-kisi kehidupan rupa-rupa hewan purba dan peninggalan alam di masa lalu dibuka dengan sebuah patung dinosaurus gede di belakang pintu masuk ruangan.

Halamaaak, emaknya aja sempat keder hahaha. Gak nyangka soalnya :p.

5 Kegiatan Seru di KLCC Kuala Lumpur Malaysia

Tempatnya cucok kan untuk seru-seruan bareng seluruh anggota keluarga ^_^.  Makanya jangan sampai kelewat ;).

4. Mengunjungi Menara Kembar Petronas

Menara kembar Petronas nan hits ini pernah menjadi salah satu bangunan tertinggi di dunia. Hingga akhirnya di tahun 2004 sebuah bangunan di Taipei merebut gelar ini.

Tiketnya dibatasi tiap hari. Harga tiket untuk orang dewasa sekitar 85 ringgit, sementara anak-anak 32 ringgit.

Ingat juga ya, seperti Petroscience, Menara Kembar DITUTUP pada HARI SENIN.

Tempat pertama yang bisa disambangi di Menara Kembar Petronas adalah Skybridge. Letaknya di lantai 41/42. Terdapat sebuah jembatan yang menghubungkan kedua menara di gedung ini.

Teruuuuus naik aja sampai ke lantai 86. Di puncak tertinggi ini, ada sebuah teleskop untuk memantau ke luar gedung. Kita bisa menyaksikan sebagian kota Kuala Lumpur dari ketinggian kira-kira 360 meter.

Jangan lupa main-main ke toko suvenir untuk intip-intip oleh-oleh yang berkaitan dengan kunjungan ke Menara Kembar Petronas ini. Ada berbagai jenis cenderamata yang bisa dibungkus (asal dibayar yaaaaa hahaha :p) : buku-buku, miniatur bangunan, kaos, tas dsb.

Kunjungi situs “Petronas Twin Tower” ini untuk informasi lebih lengkap.

5. Shopping dan Wisata Kuliner di Suria KLCC

Mal yang terdiri dari 5 lantai ini adanya di bagian bawah Menara Kembar Petronas.

Banyak juga gerai fashion di salah satu mal paling gede di Negeri Jiran ini. Misalnya gerai iSetan yang berasal dari Jepang. iSetan-nya sendiri menempati lantai 1 hingga lantai 5.

5 Kegiatan Seru di KLCC Malaysia

Baru tahu kalau enggak sedikit outlet level dunia yang berasal dari Malaysia. Misalnya brand Jimmy Choo, yang ternyata dipunyai oleh desainer asal Penang, Jimmy Choo. Penggemar Sex and The City hafal bener deh sama brand ini apalagi sepatunya ya hehe.

Ada juga brand Vincci yang dimiliki oleh grup Padini yang juga berasal dari Malaysia.

Wisata kulinernya silakan dikepo-kepoin menu-menu yang ada di 2 food court yang berbeda. Ada Signature Food Court di lantai 2 dan Rasa Food Court di lantai 4.

Menunya variatif banget dan mewakili berbagai ras yang menjadi bagian dari budaya Malaysia yang dibangun oleh 3 ras mayoritas : Melayu, China, dan India.

Soal harga cukup murah rasanya. Di food court Suria KLCC Kuala Lumpur, dengan porsi lumayan bangeeeet, harga menu-menunya relatif lebih murah daripada makanan sejenis di tempat yang “selevel” di Jakarta.

Nah, komplit deh 5 Kegiatan Seru di KLCC Kuala Lumpur Malaysia kelar dibahas. Disebut berkali-kali sok-sok SEO ya Neng hahahaha :p.

Semoga membantu ya ;).

 

Hari raya Idul Adha : Part of Loving People

Hari raya Idul Adha : Qurban, secara literal berasal dari kata qarib, qaroba, yaqrabu yang artinya DEKAT.

Perhatikan kata “qarib”. Famliar dengan istilah karib kan ya dalam bahasa Indonesia. Nah itu, tidak sedikit kata-kata dalam bahasa Indonesia diserap dari bahasa Arab 🙂. Teman karib, teman dekat.

Gambar : pixabay.com
Gambar : pixabay.com

ata lain juga banyak yang diserap “mentah-mentah” hanya ganti satu huruf juga misalnya atau nyaris terdengar sama. Seperti : kalbu (qalbu, kalau kalbun beda arti lho ya hehehe), mahkamah, madrasah dsb.

Kata lain dari Qurban adalah Udhiyyah atau dhahiyyah yang artinya hewan sembelihan.

Tapi kata “korban” pun konon diturunkan dari kata Qurban ini. Mungkin karena Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban mengenalkan kita pada prosesi ber-qurban yang secara makna bisa berarti –> memotong hewan sembelihan yang kita korbankan dari sebagian harta kita untuk menDEKATkan diri pada Tuhan.

Dalam ajaran Yudaisme, qurban dikenal dengan istilah Karov yang juga berarti “mendekat”. Jadi, maknanya kira-kira sama lah ya.

Tidak heran ada persamaan dalam hal ini karena asal muasal dari Hari Raya Idul Adha / Qurban adalah kisah Nabi Ibrahim yang dianggap sebagai “Bapak/Nabi” dari 3 agama Samawi di dunia. Kisahnya sendiri sudah banyak di internet dong ya jadi gak perlulah ditulis ulang di sindang 😀.

hari raya idul adha
Gambar : pixabay.com

Pendekatan diri kepada Tuhan dalam prosesi qurban tidak hanya terkait dimensi individu. Karena hasil sembelihan tadi hendaknya jangan di-sate sendiri di rumah yaaaaaaa :p, tapi sebagian untuk dibagi-bagikan kepada kaum fakir dan untuk kerabat/tetangga sebagai penyambung tali silaturahmi atau untuk sedekah. Ada dimensi sosial di dalamnya.

CMIIW ya, setahu saya ya ada pendapat yang membolehkan jika daging qurban disate eh dimakan sendiri secara pribadi. Ibadah ini sendiri sifatnya sunnah bukan wajib.

Jadi hewan qurban itu ya bukan untuk Tuhan. Kita berqurban atau tidak ya tidak ada pengaruhnya sama sekali untuk Yang Maha Pengasih.

Manfaatnya akan selalu kembali ke kita sendiri. Begitu pula sebaiknya. Mudharat dari perbuatan buruk pada akhirnya akan berbalik kepada diri sendiri. Pasti itu 😉. Hanya prosesnya saja yang mungkin tidak terlalu kasat mata.

Saya jadi ingat nih ceramah Surah Al Fatihah dari Bapak Quraish Shihab. Tentang perbedaan antara rahmat dari Tuhan vs rahmat dari sesama manusia.

Tuhan tidak punya kepentingan apa-apa terhadap kita. Mau situ potong satu juta ekor sapi pun, Tuhan tidak akan loncat kegirangan. Bahkan jika seluruh dunia pada akhirnya pada mogok qurban berjamaah ya juga tidak ada pengaruh.

Sebaliknya, kita sebagai manusia, contohnya begini. Saat kita melihat pengemis yang kehidupannya sangat memprihatinkan, ada rasa perih tidak dalam hati kita? Kalau normal harusnya ada :p.

Dari rasa perih itu mungkin kita akhirnya memberikan sedikit pertolongan atau bersedekah buat pengemis atau orang sakit atau siapa pun yang membutuhkan bantuan.

Adakah terselip sedikit saja kepentingan kita dalam hal ini? Ada! Minimal sedikit menurut Imam Gazali. Sedikitnya kita ingin sekadar membebaskan diri dari perasaan bersalah akibat rasa perih tadi.

Rasa perih itu yang mendorong kita memberi bantuan.

Itulah mengapa kasih sayang Tuhan jauuuuuuh di atas kemampuan makhluk lainnya. Yang saya yakini, sifat Pengasih dan Penyayang itulah yang memberi ruh sosial yang sangat kuat kepada agama Islam 🙂.

Itulah mungkin mengapa “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang” menjadi ayat pembuka di hampir semua surah dalam alquran. Untuk mengingatkan kita akan kemuliaan Tuhan dan betapa kita ingin melakukan semua hal hanya untuk Tuhan yang Maha Pemurah.

Betapa kita harus selalu mengingat semua kasih sayangnya yang tanpa batas tanpa pamrih yang kemudian berusaha kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari meski mustahil untuk sempurna.

Termasuk kepada lingkungan dan makhluk lain. Jangan dikira proses qurban terhadap hewan sembelihan itu ngasal-ngasal aja lho 😉. Ada ilmunya itu 🙂.

Gambar : pixabay.com
Gambar : pixabay.com

Kesimpulan dari ceramah beliau yang tadi itu, “Tinggi tidaknya tingkat keberAGAMAan seseorang bisa dilihat dari sejauh mana manusia mampu memberikan nilai kesejukan bagi sesama ciptaan Allah.”

Semoga semakin hari, kita bisa terus berproses mewujudkan umat muslim sebagai “rahmatan lil aalamiin”, rahmat bagi seluruh umat manusia.

Termasuk kedewasaan kita menghadapi berbagai perbedaan 😉. Di dunia nyata, apalagi di dunia maya hahahaha 😀.

“I guess that’s just part of loving people: You have to give things up. Sometimes you even have to give them up.”
― Lauren Oliver, Delirium

Jangan dikekepin sendiri dagingnya yaowww, bagi-bagilah kepada teman/saudara/kerabat/orang lain yang membutuhkan 🙂.

Saya mah enggak akan lah minta sate atau sambal goreng pun rendang, cuma anu… minta like-nya aja dong teman-teman kalau berkenan di fanpage Facebook saya di –> The Davincka Code #eaaa.

Hadeeeh, hari raya Idul Adha ya jualan jalan terus dong ya hahahaha :p.

Semoga daging qurban yang didapatkan bisa memberi berkah seluas-luasnya baik kepada si empunya qurban maupun kepada pihak yang menerima. Aamiin ya rabbal aalamiin.

Selamat hari raya Idul Adha buat teman-teman yang merayakan <3.