Yaaayyy, Umrah Ramadan!!

Akhirnya tahun ini, di bulan ramadan terkini, jadi juga umrah ke Mekkah.

Awalnya ragu, sih. Bawa-bawa 2 bocah apa bisa, ya? Jadilah yang sulung dititipin temen hehehe.Thanks ya Ibu Peri Mira ;). Yang bontot aja yang dibawa.

Sengaja memilih waktu abis dzuhur biar gak padet-padet banget. Iya sih gak padet. Tapiiiiii…puanassnya pollllll :P. Aduh, ampe keliyengan gitu. Pas Sa’i jadinya naik kursi roda hihihihi. Dan pas si Narda malah bobok didorong-dorong gitu :D.

Pas tawaf gak konsen mau baca doa. Berkali-kali copotin kacamata hitam buat ngelap keringat yang ngumpul di daerah mata dan bikin burem :(. Tapi enaknya, ada Ibu-ibu yang lalu lalang nyiram-nyiram kita pake air es hehehe. Khusus buat anak-anak, ditawarin minum segala. Narda kesenangan diciprat-ciprat air dingin :P. read more

Until It’s Gone


by : Jihan Davincka

***

Terlahir sebagai anak ke-5 dari 7 bersaudara, membuat saya banyak mengeluh waktu kecil dulu. Hampir tak ada privasi dalam rumah biarpun bangunannya terdiri dari 3 lantai.

Hanya ada 2 kamar tidur di rumah. Kamar tidur orang tua dan satu lagi entah kamar buat siapa. Bila malam tiba, kami tidur di lantai paling atas. Menggelar kasur-kasur, lengkap dengan kelambunya. Serasa berkemah :P.

Saat pagi menjelang, kasur-kasur akan digulung kembali. Kelambu-kelambu dicopot dan dilipat rapi-rapi. Ditaruh di pinggir-pinggir. Ruangan pun menjelma menjadi tempat santai dan ngumpul sambil menonton televisi. read more

Honor Kedua!

Ihiiiyyy… akhirnya, honor kedua juga :P. Terima kasih (lagi), Femina.

Kemarin iseng-iseng kirim artikel jalan-jalan ke Femina. Soalnya mumpung mau bulan puasa. Mana tahu, ya, mereka kepincut sama artikel tentang Saudi.

Tepat perkiraan gue. Gak nyampe seminggu, redakturnya dah email balik, katanya mau dimuat untuk edisi menjelang ramadan. Tapi gak bilang nomor berapa. Nah, minggu lalu, tahu-tahu gue di tag temen. Yayyy, artikelnya dimuat di Femina edisi no.28/2012.

Honornya sejutaan lho. Hehehe. Mungkin kalau lebih banyak foto bagus, bisa lebih gede lagi honornya. Sayang, kemarin itu, si Papa belum pake lensa keren, jadi foto-fotonya cupu-cupu kali, ya. Diambil cuma beberapa saja. read more

V.V.I.P

“Kalo gue, lulus kuliah, langsung kawin! Terus punya anak.”

“Nikah.”

“Sialan lu! Ya kawin, ya nikah.”

“Kalo gue, mau kerja dulu. Mau puas-puasin dulu berkarir. Ke luar negeri kalau perlu.”

“Kalau sudah tua, susah cari suami.”

“Ah, bisa operasi plastik kalau punya banyak uang. Makanya kerja. Punya uang banyak.”

“Nikah cepat. Cepat punya anak. Umur 40, anak gue sudah 17 tahun. Gue jadi tante-tante yang masih cantik.” read more

Cerpen Majalah Femina, Judul : Namanya Aryana


Cerpen Majalah Femina Cerpen Femina
Cerpen Majalah Femina, edisi no.24/2012

Namanya Aryana. Tetangga baru, persis depan rumahku. Seorang perempuan muda yang di suatu sore datang mengendarai sedan mewah seorang diri. Turun dengan anggun dari dalam mobil. Memasuki pintu rumahnya pertama kali dengan membawa beberapa buah koper besar seorang diri.

“Saya Aryana, Mbak. Penyewa baru di rumah depan.” Sapanya dengan manis saat mengantarkan sebuah kotak kardus berisi kue tar yang bersematkan nama sebuah toko kue yang mahal.
read more