#DearSon, Fly Abandonedly into The Sun

Nabil & Narda (in their baby pose :D)
Nabil & Narda (in their baby pose :D)

***

Memiliki anak laki-laki memang berbeda dengan anak perempuan. Kata ibu mertua, anak perempuan itu sedari kecil sudah bisa dimintai tolong. Misalnya punya adik, kakak perempuan sudah punya inisiatif mengambilkan diaper pengganti saat acara ganti popok. Kalau dibiarkan bermain berdua dengan adik laki-lakinya, naluri si kakak perempuan akan otomatis menjaga adiknya.

As for me, tidak masalah :D. Laki-laki, perempuan, sama saja. Melahirkan anak pertama dan kedua, sejak dalam kandungan, saya tidak pernah berharap jenis kelamin tertentu. Di USG pada trimester ke-2, baik kehamilan pertama dan kedua, saat dokter memberitahu jenis kelamin si janin, rasa bahagianya tetap maksimal ^_^. read more

‘Drama’ Paspor Hijau Tua

paspor indoMinggu lalu kami mengurus visa Schengen ke Dublin. Prosesnya lumayan bikin bete dan hampir ngeluarin taring dan tanduk di Austrian Embassy :D. Supir taksi di Dublin pake salah jalan pula. Sudah bayar mahal-mahal, kami berempat harus berjalan kaki sejauh 1 km menuju gedung kedutaannya.

Hampir satu jam ditanyain macam-macam sama orang kedutaan. Sampai-sampai saya pun ditanyain, “Mau ngapain ke wilayah Schengen?” Ya, suami eike pan tugas ke sono, lah gue mau ngapain coba? Zzzzzz -_-. Bangku pun tak ada. Kami kudu berdiri depan loket. read more

Setinggi Langit, Diantara Bintang, Untuk Jakarta

Nama besar Presiden RI pertama, Soekarno, masih bergema di KTT GNB 2012. Dikutip oleh pemimpin Iran, Khameini :

“….tapi, seperti yang dikatakan Ahmad Sukarno, satu dari para pendiri gerakan ini di Konferensi Bandung 1955 yang legendaris, dasar dari pendirian Gerakan Non-Blok bukanlah kesamaan geografis, rasial, atau relijius, melainkan adanya kesamaan kebutuhan.”

Sebelum ikut memprakarsai ASEAN bersama Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand di Bangkok 1967, Indonesia telah lebih dahulu berperan aktif dalam pembentukan Gerakan Non Blok. Di Bandung, tahun 1955, bersama petinggi negara dari Mesir-Yugoslavia-India-Gana, Soekarno menggagas gerakan Non Blok dalam sebuah pertemuan yang berlabel Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika. read more

(Bukan) Bangsa Tempe!

After 6 months of emptiness, akhirnya bisa juga … makan tempe lagi. *Lebay* hahaha. Dari info teman di sini, ternyata tempe bisa didapatkan di Asia Market di kota-kota besar. Termasuk di ibukota Dublin.

Pas ke Dublin, saat akan menghadiri acara 17 agustus yang mempertemukan orang-orang Indonesia dari seluruh kota di Pulau Irlandia, langsung berburu tempe. Yayyy, stoknya lagi ada. Tapi sedikit banget. Borong 3 bungkus.

Besoknya, langsung digoreng. Biar kelihatan banyak, digoreng pakai tepung bumbu yang diracik sendiri . Berasa makan mewah, suami dan anak-anak sampai rebutan hahahaha. read more

ASEAN, “Strength lies in differences”

Siapa yang mengenal nama Onassis? Aristotle Onassis, raja kapal berlimpah harta asal Yunani. Onassis juga terkenal karena berhasil mempersunting janda Kennedy sebagai istri ke-2nya, Jacqueline Kennedy Onassis.

Di awal 70-an, Onassis meninggal dunia dan mewariskan harta kepada salah seorang anak perempuannya, Christina Onassis. Christina sendiri meninggal dunia di usia muda, belum genap 40 tahun. Kepergian Christina membuat satu-satunya anak perempuannya, Athina, yang kala itu belum genap 4 tahun mewarisi harta peninggalan kakek dan ibunya. Athina Onassis digelari bocah terkaya kala itu. Kecil-kecil cabe rawit :D. read more