
Peganglah sebilah pisau. Raba ujungnya yang tajam. Bayangkan bila darah mengucur dari jari bila teriris oleh permukaan tajamnya. Berarti, pisau itu benda yang berbahaya?
Tapi … bayangkan bila tidak ada pisau. Bagaimana caranya ibu-ibu rumah tangga seperti saya ini menyelesaikan urusan masak memasak? Memotong-motong sayur dan buah pakai apa, dong? Masa daging segar sekilo yang bentuknya masih utuh harus saya gigitin menjadi potongan keci-kecil? Hehehe.

Pisau, bisa berbahaya, bisa berguna. Demikian pula dengan kebebasan pers dalam setiap negara. Meroketnya internet sebagai buah dari kemajuan era digital memicu kemunculan media-media sosial online, misalnya blog. Lengkap dengan penulisnya yang berhak menyandang predikat blogger.
Follow

