Luar biasa memang kampanye hitamnya ya *sampaiMerinding* . Sampai-sampai daerah se’kaliber’ Sumatera Barat yang bisa dibilang propinsi perpaduan antara kaum religius muslim dan “kaum intelektual modern” (saking dijunjung tingginya pendidikan di daerah ini sejak dulu kala) juga menjadi ‘korban’ 🙁.

Bapak ibu mertua saya asli Minangkabau. Tepatnya, dari Bukittinggi. Lucu juga, saya yang sering sekali disangka orang Minang akhirnya benar-benar menjadi bagian dari keluarga Minang beneran hihihi. Tampang saya sumatera banget apa, ya? . Selain suka ‘dituduh’ orang Minang, tebakan kedua biasanya orang Aceh hahahaha.
Follow
