Film Dua Garis Biru & How Being a Man is a Privilege!

Padahal film Dua Garis Biru ini rasanya sudah cukup adil menyoroti posisi laki-laki dan perempuan dalam kasus “Kehamilan di Usia Sekolah & di Luar Nikah”.

Mengapa masih saja ada laki-laki yang merasa “tersudut” :p.

Gak papa, kan kujadi punya alasan nge-gas lagi hihihi.

Mari kita singkirkan dulu hegemoni patriarki dan misoginis bla bla bla dari kasus-kasus seperti ini. Saya TETAP bisa MENUNJUKKAN bahwa PEREMPUAN akan menanggung BEBAN yang jauh lebih “PEDIH” dalam urusan ini :(. read more

Pengaruh media sosial

Pengaruh Media Sosial : Dulu vs Sekarang?

Another keluhan era terkini, pengaruh media sosial yang katanya sudah sedemikian merusak hidup kita. Kemarin gadget dianggap merusak masa depan anak. Sekarang medsos dirasa menghancurkan kedamaian para ibu-ibu ???.

Kerennya ibu-ibu zaman dulu, masak pakai tungku, enggak ada kulkas, enggak ada rice cooker, ngurus anak sampai 10, kok hepi-hepi aje.

Ho-oh.

DULU : Tidak sedikit ibu-ibu muda habis melahirkan tahu-tahu membunuh bayinya atau tahu-tahu terlihat seperti orang gila. Kata sekitar, “Ooooo dia kerasukan. Mungkin kurang ibadah.” read more

GENDER SEGREGATION, YAY OR NAY ??

Tantangan untuk memperlakukan kasus perkosaan selayaknya tindakan kriminal yang lain memang sangat berat. Gimana gak berat, yang kontra seringnya justru bagian dari kaum perempuan itu sendiri :(.

Di videonya ini Nandini sarkas ya di awal-awal. Nonton sampai habis. Harusnya sih sarkasnya kelihatan banget. Tapi ada aja komen orang yang salah paham.

Ada kasus perkosaan kakek usia 83 tahun kepada cucu perempuannya yang berusia 12 tahun. Seorang ibu-ibu asal Malaysia berkomentar bahwa kita tidak bisa 100% menyalahkan si Kakek. read more

La La Land : A Man We Love VS A Man We Need?

Tadinya gak tertarik mau nonton “La La Land”, salah satu nominator The Best Picture Oscar 2017 ini.

First of all, gak doyan film MUSIKAL. Yup, dari dulu kutidak pernah tahu mengapa orang-orang tergila-gila pada film “Sound of Music” :p.

akun gosip

Alasan kedua, kok ya temanya nampak receh. Sepasang kekasih bertemu dan saling beradu mimpi di kota semacam Hollywood bla bla bla yadda yadda yadda. What’s new?

Waktu itu akhirnya nonton karena pengin banget nonton film tapi dari semua judul yang ada dalam list gak ketemu streaming yang oke. Jadi yah, daripada nonton ngasal-ngasal iseng lihat-lihat nominator Best Picture Oscar. Dan pilihan jatuh pada … La La Land ;). read more

yoga di jakarta selatan

Tempat Yoga di Jakarta Selatan : Active Barn Kemang

Sudah dua  tahun terakhir sudah ada wacana mau balik ke Jakarta … for good! Walau baru  sekadar wacana, persiapan sudah sangat dini dilakukan, termasuk nyari-nyari tempat yoga di Jakarta Selatan. Amat sangat dini kami kira hahaha.

Belajar nyetir kan juga biar nanti balik ke Jakarta bisa lincah gerak sana sini. Saya takut naik Grab, Gojek, gitu-gitu huhuhu.

Kalau dari posisi tempat tinggal ya paling pas memang wilayah Kemang. Dan dari ubek-ubek Instagram setahun terakhir ini tertarik banget sama Active Barn Kemang. Catat, ini bukan endorsement yaaaaaaa hehehe.

yoga di jakarta selatan active barn kemang

Salah satu resolusi tahun 2019, dan sebenarnya sudah menjadi resolusi rutin sejak 3-4 tahun terakhir (hahahaha) … YOGA!

Gak mudeng-mudeng mau belajar via YOutube. Kok kayaknya ragu aja gitu pemula cuma ngandelin video-video Youtube. Lagian kalau sendirian gak semangat gitu. Ngantuk dan males :p.

Lihat tren emak-emak di Jakarta, yoga rame-rame, kok ya seruuuuuuu ^_^.

Di Active Barn ini juga yang menarik pop up class nya yang macem-macem gitu. Gini ya, kalau nge-gym kan udah puas pas masih gadis dulu #benerinAnduk :p.

Terus LARI bareng juga lagi nge-tren tapi saya gak terlalu suka lari. Enggak kuat dan gak terlalu tertarik. Makanya di Ireland tuh banyakan jalan kaki aja ke mana-mana. Suami yang lebih suka lari.

Pop Up class itu misalnya Hot Yoga, Pound Fit, TRX, Mat Pilates, dan Yin & Yang Yoga. Sebenernya sudah pernah iseng-iseng Pilates via video-video Youtube juga. Ada mirip-miripnya ya sama Yoga.

Active Barn memang menawarkan macam-macam kelas. Tapi tetap saja kelas Yoga-nya lumayan variatif.

yoga di jakarta selatan

Hot Yoga ini yang bikin penasaran. Soalnya bisa bikin keringetan abis. Duh, seru, ya. Di sini juga ada studio-studio Yoga. Tapi mungkin karena kota kecil peminat tidak terlalu  banyak jadi kelas terbatas. Lagian males Yoga bareng emak-emak bule. Pasti ngobrolnya cuacaaaaaa melulu. Gak bisa rumpi-rumpi syantiek -_-.

Selain area Kemang itu dekat dari rumah, di sana kan juga banyak tempat nongki-nongki, ya. Saya perhatikan juga di IG abis yoga bareng-bareng terus cemil-cemil rame-rame jugak. Ecieeee dah mau jadi anak kafe-kafe ini hahaha.

Udah suntuk ini tinggal di dusun, pengin banget punya komunitas emak-emak kalau seandainya pindah ke Jakarta. Harapannya sih bisa pindah ke kota-kota besar lain di luar Indonesia #eh :p.

Gak papah, pokoknya rencana aja dulu. Realisasi bisa kapan-kapan :p.

Bukan berarti sekarang-sekarang udah give up belajar Yoga, ya. Tetap sih rajin pantengin beberapa tutorial yoga via Youtube. Salah satu yang populer itu channelnya Adrienne. Tapi saya kurang suka kalau dese suka ngobrol gitu kalau lagi ngajarin. Tapi ya emang harus diterangin sih ya gerakan-gerakannya.

Kalau ada rekomendasi youtube channel yoga yang ciamik punya, boleh ditulis di komentar ya, Sista-sista sekalian ^_^.