Gimbal Handheld GoPro Untuk Rekaman Video yang Lebih ‘Stabil’

Sebenarnya kurang tepat lho asumsi orang-orang yang mengatakan bahwa dengan menggunakan GoPro, dipastikan hasil video lebih stabil tanpa goyangan. Kalau alasan pakai GoPro adalah kepraktisan ya kayaknya lebih bener (y).

GoPro  bentuknya imut-imut. Mudah dibawa ke mana-mana apalagi buat yang sering traveling. Enggak makan tempat ya boooo hehehe.

Kalau misalnya kita ngerekamnya pakai kamera biasa pun kalau pakai tripod dan kita yang ngambil videonya enggak bergerak ya gambar pasti stabil :p. Masalahnya kalau kita ngerekam sambil jalan-jalan gitu gimana?

Ini nih contoh video yang diambil via kamera DSLR yang dipegang pakai tangan doang :p. Mana berat pulak hahaha. Ini video jalan-jalan pas ke Swiss tahun 2015 kemarin.

https://www.youtube.com/watch?v=qHw-M90t5Ok

Setelah pakai GoPro pun, yang menentukan kualitas gambar video (apakah stabil atau malah bikin pening) adalah penggunaan alat tambahan yang disebut Handheld Gimbal.

Ada yang namanya Handheld Gimbal for GoPro, misalnya yang kayak gini nih :

handheld gimbal gopro

Nah, si Gimbal inilah yang bikin video yang kita hasilkan tetap “stabil” gak goyang-goyang walau kita pakainya sambil jalan-jalan sekali pun. Malah katanya sambil lari pun bakal tetep kece hasilnya.

Awalnya saya juga tidak terlalu ngeh sih, ya. Tapi setelah membandingkan hasil setelah pakai GoPro + Gimbal vs video-video “jahiliyah” pra-GoPro (hahaha), hasilnya memang bedaaaaa :D.

Coba lihat bedanya di video yang ini (pakai GoPro + handheld Gimbal) :

Gimbal ini semacam alat untuk terus-menerus menyeimbangkan suatu benda tanpa terpengaruh dengan pergerakan sekitarnya, bahkan pergerakan tempat benda tersebut bertumpu. “Keseimbangan” ini maksudnya membuat bendanya tetap dalam posisi yang sama / sumbu tunggal.

Duh, beribet neranginnya hahaha. Bener gak ya itu maksudnya begitu :p.

Jadi gini, gini, kalau punya GoPro pun tapi kita hanya mengandalkan stik biasa untuk dudukan GoPro dan merekamnya sambil bergerak (misalnya sambil jalan), posisi GoPro nya kan goyang-goyang terus, ya. Jadi hasilnya kayak berguncang-guncang gitu. Walau pun konon katanya kalau yang kualitasnya di bawah GoPro, guncangannya lebih terasa di hasil video.

Nah, kalau pakai handheld Gimbal tadi, GoPronya tetap di sumbu yang sama walaupun kita berjalan ke sana kemari. Posisi GoPro memang dinamis gitu. Misalnya tangan kita dari vertikal ke horisontal, Gimbal akan otomatis menyeimbangkan posisi si GoPro nya.

Jadi gak usah pusing-pusing mikirin posisi kamera/GoPro. Kita bisa leluasa mengarahkan si handheld GoPro ini, kiri kanan, atas bawah dan sebagainya. Tapi ada batas tertentu guncangan maksimal yang bisa distabilkan oleh handheld Gimbal ini.

Ya kalau kita cuma vlogger hura-hura yang kegiatannya tidak ekstrim ya okelah ya hihihi. Paling kan cuma jalan-jalan syantik sambil shoot kiri kanan dan seterusnya :p.

Satu lagi nih contoh video pasca pakai GoPro + handheld Gimbal nan hits itu :D.

Harga handheld Gimbal model di atas itu memang tidak murah, sih. Harganya melebihi setengah harga GoPronya sendiri hehehe. Saya pakai GoPro Hero4. Harganya sekitar 360 USD, Gimbal-nya 250 USD eh apa 200 ya, lupa :D.

Belinya nitip suami pas assignment ke Texas tempo hari. Konon, barang-barang elektronik di sana lebih murah daripada di Eropa sini. Beli sekitar bulan Juni 216 kemarin.

Kalau memang serius mau bikin video-video dengan kualitas yang lebih bagus anggap saja investasi ya :). Makanya kalau sudah beli, jangan malaaasss ngedit videonya –> pecut diri sendiri! #cambukDulu :p.

Kurang tahu juga sih ada perkembangan apa setelah GoPro Hero5 keluar. Jangan-jangan sudah dilengkapi dengan gimbal ya. Bentuknya sudah lebih canggih lagi hehehe.

Semoga informasinya bermanfaat ya ^_^.

Alasan aja sih nulis ini, sebenarnya memang mau nyari trepik buat vlog-vlog akyuh yang viewnya masih memprihatinkan itu hahahahaha :p.

Yaelaaaaa, belum juga sebulan berikrar menjadi vlogger, sudah haus view begini hahahaha. Videonya saja belum ada 10 yang baru :p.

Beklah, beklah, tetap cemunguuuuddd eaaaaaaa ^_^.

 

I Did It My Way

Huaaaaaaa…ternyata Billy Gilman kalah ya di The Voice huhuhu. But wait, yang menang Sundance Head. Dia memang keren juga kok (y).

Di Finale, Billy menyanyikan lagu “My Way”, megahit yang dipopulerkan oleh Frank Sinatra. Dengan gayanya sendiri, lagunya jadi lebih kekinian oleh Billy. Mungkin juga karena “kisah hidup”nya Billy sendiri juga ada drama-drama “My Way”nya, ya.

Lihat kan closingnya, kirain bakal teriak habis-habisan, Billy malah berbisik doang, “Yes it was … my way.”. Tapi bisikannya bikin kita makin merinding.

Gambar : justjared.com
Gambar : justjared.com

Anyway, apa sih iniiiii malah gosipin The Voice. Bukaaaaan. Sesuai judul di atas dan profesi (tsaelah profesi hahhahaha) sebagai blogger, tiap awal tahun kan suka ikut-ikutan gitu melihat-lihat ke belakang what I’ve done so far.

Sudah lebih dari 10 tahun tapi kok kayaknya gini-gini aja hihihi. Dulu sempat semangat karena ada adsense, tapi setelah belajar SEO dan menemukan fakta betapa cara saya memilih judul artikel – topik yang saya senangi – bla bla bla, ternyata bertolak belakang banget dengan tips-tips SEO hahaha.

Dulu sempat diskusi dengan suami dan kita jadinya tahu soal keyword-analytics endebre-endebre itu. Memang hopeless sih hahaha.

Tapi kan suami jadi menegur karena saya kok jadi jalan di tempat. Bikin apaan kek hehehe. Bukan memaksa atau gimana-gimana ya. Ya benar kan, hidup mah harusnya dibikin maju. Dikit-dikit juga yang penting maju.

Sekarang ini juga media sosial digempur sama berita-berita hoax. Sungguh menyakitkan ya, melihat fanpage yang isinya kombinasi dari postingan-postingan “terekdungces” + hoax + provokasi, likernya bisa puluhan ribu. Kadang cuma satu meme gak jelas isi satu atau 2 kalimat provokatif luar biasa dishare sampai ratusan ribu.

Gambar : forum.kompas.com
Gambar : forum.kompas.com

Apa kabar kita yang capek-capek, kadang gegayaan ngumpulin sumber sana sini, bisa semingguan baru satu tulisan kelar. Tulisan ringan begini pun, kadang ribet juga nyeleseinnya hihihi.

Tentu saja, walau kita tahu berita hoax provokatif jaminan traffic tinggi, tapi pantang dong ya ikut-ikutan gila hehehe ;). Pasti ada cara lain yang lebih barokah *benerinKudung*.

Jadilah sekitar sebulan lalu saya iseng nge-track masalah traffic dari blog teman-teman yang saya kenal. Mencoba melakukan penelitian mentah asal-asalan (hahaha) soal top posts mereka itu biasanya tentang apa, sih.

Ya hasilnya kembali menggampar saya. Ternyata, yang lagi hits dan sepertinya akan makin cerah di tahun 2017 ini adalah…topik-topik seputar kecantikan. Hidup Beauty Blogger! :D.

Warbyasak ya. Dari beberapa teman saya yang jelas-jelas genre blognya BUKAN tentang dunia make up dkk begini, top postsnya kalau enggak review bedak ya review lipstik gitu-gitu lah hihihi.

Halamakjang…lipstik sepotong pun tidak punya. Eh wait, dulu pernah beli deng waktu lagi diskon barengan mau beli bedak. Itu juga karena kasihan sama penjaga tokonya. Maklum ya, kota kecil begini, pembeli sulit bahkan counter make up sekali pun :D. Sudah pasang diskon heboh, ealah, yang datang cuma gue. Itu juga beneran cuma mau beli bedak tok :p.

Gambar : pixabay.com
Gambar : pixabay.com

Jadi katanya, kalau beli apaan gitu, nanti bisa beli item ke-2 setengah harga. Duh, salting abis harus beli apa. Tadinya ditawarin bulu mata palsu soalnya ada yang murah gitu. Walah, kapan dipakainya -_-. Jadilah pilih lipstik saja soalnya harga relatif murah jugak hahaha.

Kini, lipstik itu pun entah ada di mana :p. Kalau ketemu pasti lumayan buat satu postingan ya hahaha. Makanya teman-teman blogger, punya satu biji lipen pun, buruan bikin reviewnya di blog :D. Punya 3 biji lipen, berarti 3 blog post tuh! :D.

Saya tipe pemalas yang kalau sudah pakai satu produk itu bisa belasan tahun. Kalau sudah merasa cocok, ya kayak sekarang ini pakai produk TBS sudah lebih dari 10 tahun. Bukan karena setia, lebih karena malas saja ganti/bandingin/coba-coba merek lain :D.

Dari TBS, produk skin care vitamin C nya, saya pakai 2 item dari total 6 item. Bukan endorse ya iniiiiiiiii :D.

Saya kepikiran bikin review tapi terus saya bingung kalau bikin review gini-ginian itu harusnya gimana hahaha. Masa mau nulis, “Eh, saya jadi cantik lho pakai produk ini.” Gimana gitu ya, sebenarnya tanpa gitu-gituan pun saya selalu merasa cantik –> dilempar granat! Hahaha.

Sudah terbayanglah kegagalan besar-besaran kalau nekat sok-sok an meretas jalan menjadi biuti bloher :p. I believe that beauty has nothing to do with the “mask” –> sok bijak lu! Padahal dirinya sendiri lebih baik bunuh diri daripada keluar rumah tanpa bedak! >_<

Wah, apa review bedak saja? Muhahahahahaha.

Kemarin-kemarin juga ada banyak sekali tips soal meningkatkan kualitas tulisan untuk memancing traffic yang pakai angka-angka itu lho. Misalnya “10 cewek paling imut di dunia ini pasti bikin kamu panas dingin”, deh. Ada sih beberapa artikel saya yang dibuat gitu-gituan. But again, kurang cucok buat karakter blog saya –> jadi maunya appaaaaaaahhh hahaha.

Tapi balik lagi yaaaaa. Dunia ini memang tidak seragam. Tantangan buat kita ya itu bagaimana caranya menciptakan tren bukan malah terbawa arus sampai jauh. Eh, maksud saya, kalau memang doyan make up ya tidak apa-apa banget lho menuangkan hobi ke dalam tulisan di blog. Malah bagus.

Maksudnya jangan sampai yang kayak saya yang jelas-jelas bedain blush on sama eye shadow saja tergagap-gagap mendadak pengin ikut merusuh jadi beauty blogger demi trepik hahahaha :p.

Yang terbaik itu mungkin bersaing dengan diri sendiri dulu. Coba yaaaaa, itu tahun lalu jangan-jangan banyakan fesbukannya *jeweeeeerrrr*. Duh gimana nih, jelang Pilkada bouw. Membahas politik itu penting buat saya :D. Bukan sekadar buat nyari beranteman doang huhuhu.

Gambar : koran-indonesia
Gambar : koran-indonesia

Dari sekian banyak tips ngeblog, saya pun rajin bacanya. Semuanya saya baca kalau sempat :D. Tapi tidak semua saya ikutin. Dilihat-lihat saja yang mana kira-kira cocok.

Yang penting mungkin tahun ini jadi nambah satu topik regular di blog pribadi ini. Sembari tetap semangat ngurusin blog dapur, dan meretas jalan menjadi vlogger hihihi. Terus melakukan hal-hal yang memang kita senangi dan beneran bikin kita hepi.

Tentu, saya tetap semangat meningkatkan traffic segala macam, tapi seperti kata Om Sinatra tadi, “I did it my way” <3.

Kita enggak boleh keras kepala dan ngotot melakukan hal-hal sia-sia yang tidak menunjukkan kemajuan. Tapi enggak boleh juga melepaskan prinsip-prinsip utama hanya demi tujuan yang seharusnya tidak menjadi tujuan primer *mbuletYaaaaa* :p.

Boleh dong bercita-cita mendapat keduanya ;). Tetap dengan cara yang kita merasa nyaman dengannya tapi hasilnya juga cetaaaarrrr :D. Gimana caranya? Nah itu, gimana ya caranyaaaaaa hahahaha.

Perhaps, let’s just try our best, tetap menjadi diri sendiri, sambil menyesuaikan diri dengan tantangan era digital yang super dinamis ini :

“You have to take the tradition and decorate it your way.” -Carrie Bradshaw, Sex and The City-

You did it … your way ;).

Btw, ya Allah, itu lipstik gue tarok mana yaaaaaaaaaaa >_<.

***

The Unknown

Kita akan menjadi alien pada waktunya hihihi. Mungkin begitu pesan dari film Planet 51, film kartun keluaran Non-Disney tahun 2009 silam.

Chuck, seorang astronot, tak sengaja mendarat di Planet 51 yang ternyata dihuni oleh makhluk hijau yang di Bumi dikenal dengan sebutan Alien.

Tapi justru, di Planet 51, Chuck dimusuhi oleh para makhluk hijau dan dimaki-maki dengan sebutan “Alien” hehehe. Chuck sampai ditangkap dan hendak dihancurkan karena dicurigai dengan macam-macam tuduhan.

Sebenarnya Chuck punya teman di sana, namanya Lem. Lem juga syok banget pertama kali bertemu Chuck. Tapi akhirnya temenan.

Gambar : pixabay.com
Gambar : pixabay.com

 

Bahkan Chuck banyak mengajarkan tentang alam semesta kepada Lem yang sudah dicekoki oleh doktrin di planetnya, bahwa ukuran semesta ini hanya sekian-sekian saja. Tidak mungkin lebih.

Akhirnya Chuck ketahuan juga walau Lem berusaha keras menyembunyikannya.

Ya pada dasarnya kita juga begitu, ya. Sesuatu yang aneh, hal-hal yang baru, lebih sering mengganggu kenyamanan kita. Tidak nyaman sering menghadirkan rasa takut.

Standarlah, dari takut menjadi marah, ujung-ujungnya benci. Padahal mengerti juga enggak . Seperti kata Ali bin Abi Thalib, “Manusia, membenci apa yang tidak diketahuinya.”

Tidak usahlah contoh aneh-aneh.

Misalnya … karena menikah beda suku, saya sempat wakwawww banget deh di bulan-bulan pertama pernikahan saya. Setelah resepsi berlangsung, saya langsung tinggal bersama suami dan orang tuanya.

Ya ampyuuuun, Urang Awak dari barat Sumatera bentrok sama Tau Ogi dari selatan Sulawesi hahaha.

Gambar : pixabay.com
Gambar : pixabay.com

 

Baik Bugis maupun Minang, sama-sama suku dari luar Jawa yang terkenal tidak begitu pandai berbasa basi dan sudah terbiasa menyampaikan isi hati langsung apa adanya.

Terbayang kan bagaimana hingar bingarnya masa-masa adaptasi awal pernikahan? Hahaha.

Itu skala ringannya.

Ya mungkin seperti sekarang-sekarang ini yang lagi ramai adalah topik … Cina-cina an hihihi. Satu paket dengan isu komunisnya.

Dikit-dikit, “Awas Cina!” Bentar-bentar “Bahaya laten komunis.”

Tidak sedikit orang-orang yang masih mengandalkan imajinasi ala masa lalu tentang Negeri Seribu Lampion ini. Masih ada saja orang yang menyebut Cina sebagai negara miskin makanya rakyatnya banyak yang jadi buruh ke Indonesia.

Cina, kini, adalah ekonomi terbesar ke-2 di dunia. Jepang sudah tergeser ke nomor 3.

Tahun 1993, pendapatan perkapitanya cuma 490 USD per tahun. Di mana saat itu US sudah nyaris 25 ribu USD dan Jepang hampir 32 ribu USD. Indonesia, 1993, sekitar 740 USD. Masih gedean Indonesia dong yaaaaa. Mepet 2x lipat dari China.

Pendapatan perkapita ini kira-kira (sederhananya) bisa diartikan sebagai gaji/penghasilan rata-rata tiap penduduk di suatu negara dalam satu tahun.

Tahun 2005, China melesat ke 1760 USD. Sementara Indonesia hanya naik ke 1170 USD. Dalam tempo 4 tahun, di 2009, China melesat ke 3650 USD, sementara Indonesia berada di 2050 USD.

Melompat ke tahun 2014, China sudah hampir mencapai 7 ribu USD sementara Indonesia 4 ribu saja belum nyampe .

Great Wall-China (gambar : en.wikipedia.org)
Great Wall-China (gambar : en.wikipedia.org)

 

Jangan lupa jumlah penduduknya sekitar 1.4 milyar. Indonesia hanya sekitar 260 juta orang. Bisa bayangin tajirnya China . Walau pendapatan perkapita Jepang sudah di kisaran 40 ribu-an, penduduknya cuma 120 juta. Kurang dari sepersepuluh jumlah penduduk China, makanya kesalip sudah .

Soal tenaga kerja asing. Apa kalian itu pernah tahu soal TKI ilegal di Arab Saudi sana? Pernah dengar soal kasus pemutihan TKI ilegal di Saudi tahun 2013 silam? Sudah mencari tahu ada berapa jumlah TKI yang mengadu nasib di luar negeri dengan kondisi ilegal?

Saya pernah menuliskan soal ini di tulisan saya per tahun 2013 yang lalu.

Jumlah remitansi TKI yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan BNP2TKI per Juli 2012 merinci untuk kawasan Saudi Arabia remitansi yang dikirim TKI sebesar US$ 1,1 miliar dan Malaysia US$ 1,3 miliar. Selebihnya disumbang oleh TKI di Amerika, Australia dan negara-negara lain di Kawasan Asia Pasifik.

Secara keseluruhan perolehan devisa dari remitansi TKI pada pada 2012 sampai dengan Juli mencapai Rp 37 triliun (1 US$ = Rp 9.500).

Remitansi adalah dana yang dibawa masuk oleh pekerja migrant ke negaranya asalnya. Remitansi merupakan salah satu sumber daya ekonomi yang paling besar bagi negara, terutama negara berkembang atau negara dunia ketiga.

Bahkan menurut World Bank, remitansi merupakan penghasilan terbesar kedua negara-negara berkembang. Karena itu, tingkat kemiskinan di sebuah negara dapat menurun.

Saya tidak membenarkan pekerja asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal. Tapi coba diraba-raba dari sudut pandang yang lebih luas, yuk .

Apalagi kalau cuma modal berita-berita tidak jelas juntrungannya dan ketidaktahuan kalian atas kondisi Tanah Tiongkok yang terkini, The Rising Dragon (y).

Soal komunis dan komunisme sepertinya lebih tersesat lagi hehehe. Cobalah dari dasar dulu, apa itu pengertian komunisme dan apa yang diperjuangkan mereka sebenarnya?

Buang dululah doktrin palsu via film yang tidak kalah palsunya yang mungkin bertahun-tahun jadi tontonan masa kecil kita .

Balik ke film Planet 51 tadi, Lem bilang begini kepada Kapten Graw yang kayaknya senep banget sama Chuck,

“I know what you are afraid of… and it is not Chuck. It’s not monsters or, or aliens. it’s THE UNKNOWN. I spent my whole life running from it. And I think, maybe, you have, too. But, I’m telling you. The unknown isn’t something to be afraid of. It can be your best friend. And just when you think that it means the end of everything you know, it’s really… just the beginning.”

Cobalah belajar sejarah dari sumber yang lebih paten daripada meme-meme yang kadang isinya cuma 2-3 kalimat beserta gambar yang minim info tapi gampang bikin hati meledak-ledak macam mercon tahun baru . Berhentilah membatasi diri sendiri.

Kadang, ragu-ragu atas ketidakyakinan kita sendiri dalam mengelola informasi yang jadi kendala, ya. Banyak yang takut “terpengaruh” atau gimana-gimana. Sebelum belajar ya harus percaya diri dulu dong .

Kayaknya hal inilah yang membuat banyak orang menghindari “menuntut ilmu” dan semacamnya .

Tahun baru, semangat baru, cita-cita baru, dan tentu saja … ilmu dan pengetahuan baru.

Ignorance is a bliss but KNOWLEDGE is a power .

Selamat tahun baru 2017

 

 

10 Tulisan Terpopuler Tahun 2016

Karena tahun lalu bikin gini-ginian ya tahun ini bikin lagi, deh, hehehe.

Ada beberapa tulisan yang tetap masuk 10 besar. Alhamdulillah, kayaknya tidak ada “tulisan aneh-aneh” yang menyedot traffic. Semuanya tulisan yang berisi informasi dan mudah-mudahan tidak mengundang kontroversi.

Eh, emangnya pernah menulis yang “aneh-aneh” gitu? :p.

Hm, kayaknya tulisan tentang Farkhunda bisa dibilang sedikit kontroversi, ya. Karena pas dishare di FB ada yang menuduh saya menyerang Islam dan itu berita abal-abal. Padahal kasusnya nyata senyata-nyatanya, euy *ngelapKeringat*.

pixabay-wink

Bukan berarti saya menghindari menulis kontroversi lho ya because I won’t hahaha. Sebenarnya niatnya bukan ngajak berantem. Tapi memang beberapa topik sudah sensitif dari sananya :).

Enggak peduli seberapa damai kita berusaha menuliskannya, ya tetap saja orang-orang “tertentu” sukar menangkap kedamaiannya hehehe. Ya sudahlah. Kita bisa apa ;).

We’re only responsible for what we write not for what they understand, kalau kata pepatah bijak. Tentu bukan kata saya hahaha :p.

Beklah, beklah. Kelamaan ceramah (yang biasanya juga begitu hahaha), ini dia 10 tulisan terpopuler tahun 2016 :

10. Tragedi Farkhunda : Antara Agama, Misogini dan Politik 

Tulisan ini memang dibuat di tahun 2016. Pertama kali saya share di FB, responsnya cukup ramai. Tapi komentar rata-rata “seragam”. Enggak ketemu komen aneh-aneh.

Pas dishare untuk kedua kali baru deh keluar semua tuduhan-tuduhan anti Islam segala macam. Padahal dalam tulisan jelas-jelas saya katakan sangat tidak adil menghakimi Islam dalam kasus Farkhunda di Afghanistan ini :).

Gambar : farrukhsaif.com
Gambar : farrukhsaif.com

Faktor penyebabnya banyaaaaak dan saling mengikat satu sama lainnya :).

9. [Tokyo Love Story] Ku Tak Tahu Harus Memulai Dari Mana  

Tulisan ini padahal dibuat tahun 2014 :D. Kok tahu-tahu nyodok, ya.

Mungkin karena serial ini diputar kembali di beberapa stasiun televisi di tahun 2016. Jadi pada googling dan nyangkut di tulisan saya tentang serial ini hehe.

Ya tulisan semi-semi review gitu lah tentang Tokyo Love Story. Yang memang sejak nonton pertama kali langsung jadi salah satu serial favorit saya. Sampai sekarang pun ;).

8. Perempuan Indonesia di Arab Saudi … Jangan Sensi! 😉

Tulisannya dibuat di awal tahun 2016. Rasanya sih jarang saya share ya tapi mungkin trafficnya via SEO :D. Asyiiiiiik hihihi.

Topik tentang Arab Saudi tahun lalu memang bagus-bagus trafficnya. Tahun ini pun kayaknya sama :D.

Perpisahan dengan madam-madam di Jeddah (Corniche, 2013)
Perpisahan dengan madam-madam di Jeddah (Corniche, 2013)

7. Resep Sambal Goreng Daging Sapi 

Yaaayyyy, hahahaha. Resep ini memang spesial dong, ya. Cukup unik karena Resep Sambal Goreng Daging Sapi kayaknya tidak umum di semua daerah. Khas Sulawesi banget ini ^_^.

Sambal Goreng Daging Sapi juga bikinnya enggak pakai santan lho. Sudah pernah nyobain belum? ;).

6. Kota Thaif Arab Saudi, Musim Bersemi di Padang Pasir

Tulisan traveling. Lagi-lagi tentang Arab Saudi, nih, hehehe.

Letak Kota  Thaif Arab Saudi ini di arah tenggara Kota Mekkah. Tapi, biar cepet, untuk ke kota Thaif sudah ada jalan tol-nya langsung tidak perlu mengitar kota Mekkah lebih dulu.

Yang membuat Kota Thaif istimewa itu karena cuacanya yang agak berbeda dengan kondisi alam khas sebagian besar wilayah Saudi. Thaif dingin dan hijau di hampir sepanjang tahun ^_^.

Taman di Thaif, foto : Tommy Kurniawan
Taman di Thaif, foto : Tommy Kurniawan

5. 10 Fakta Unik Terkat Pangeran Waleed Al Talal

Si Pangeran idola ini juga nyumbang traffic yang cukup penting di tahun 2016 kemarin :D.

4. Contoh Menu Food Combining

Postingan yang ini pasti trafficnya dari SEO jugak hihihi. Karena sudah jarang banget saya share. Rasanya tahun 2016 juga jarang share-share tentang Food Combining.

Gimana dengan tahun 2017 ini teman-teman. Semoga pola makan sehat tetap masuk dalam resolusi kita semua ya ;). Semoga jangan berhenti sampai resolusi saja :p.

3. Resep Kue Sanggara Balanda

Lagi-lagi kuliner khas Sulawesi Selatan nih hehehe.

Foto : Dani Rosyadi
Foto : Dani Rosyadi

2. Pengalaman Melahirkan Normal Anak Ketiga

Postingan tema emak-emak banget, ya hehehe. Ini kenapa bisa trafficnya bagus. Apa lagi ngetren punya anak sampai 3 hahaha.

Kehamilan ke-3 sempat melewati beberapa minggu di Swiss
Kehamilan ke-3 sempat melewati beberapa minggu di Swiss

1. 10 Keuntungan Tinggal di Arab Saudi

Saya ingat pernah share tulisan ini di fanpage saya dan saya boost menjadi “sponsored post”.

Terus tahu-tahu dapat komentar, “Bagus deh. Bawa aja tuh temen-temen onta lo pindah ke sana.” Busyet, busyet, hahaha.

Ya begitulah posting tentang Iran, “Anda Syiah?” Begitu posting postitif tentang Arab Saudi langsung kena label “Onta”.

Again, kita mah bisa apa ya hehehe.

Tetap semangat. Keep writing ^_^. Saya sendiri menjadikan tulisan-tulisan saya untuk mengekpresikan pemikiran atau opini saya sendiri. I write to express not to impress.

Terus terang, kalau ada yang ingin ditulis terus enggak jadi-jadi itu bisa jadi “beban” tersendiri hehehe. So I write mostly for my self. Untuk  kebutuhan diri sendiri.

Terima kasih ya teman-teman yang sudah berkenan membaca tulisan saya dan memberikan feedback positif. Yang negatif pun tetap tidak masalah. At least you read them first ;).

Yang bikin pusing itu, baca kagak, tapi komentarnya setajam silet, enggak nyambung pula hahahaha :p.

Selamat tahun baru untuk kesekian kalinya. Semoga makin produktif ya di tahun 2017 untuk teman-teman blogger semua ^_^.

2017, bring it on! *lemesinJari*.

 

 

Wisdom Knows When ;)

Tahu film Ben and Holly Little Kingdom, gak? Di salah satu episode, mereka berdua plus Nanny Plum playdate ke rumah Mrs.Witch. Duh, playdate kok ke tempat nenek sihir hihihi.

Nah, si Witch ini orangnya amburadul gitu lah. Barang-barang di rumahnya aneh-aneh, serem-serem dan menurut Ben-Holly-Nanny Plum… jorok! . Baunya kurang sedap.

Ben and Holly Little Kingdom review bahasa Indonesia
Mrs Witch

The Witch bertanya kepada mereka, “Apakah rumahku bagus?”

Ya Nanny Plum langsung nyolot, “Apaan nih! Rumah kotor dan bau begini.”

The Witch mulai sensi. Tapi dia terus bertanya tentang rak lemarinya, masakannya, dan lain-lain. Terakhir dese nanya, “Am I pretty?”

Nanny Plum menjawab tajam, “OF course you’re not!!!”

Ouch! Setajam silet .

The Witch emosinya sudah klimaks. Dia menyihir Nanny Plum menjadi batu. Entah terinspirasi dari kisah lokal Malin Kundang atau gimana hihihihi.

Ben dan Holly panik dan memanggil King Tistle (bokapnya Holly nih). King Tistle datang untuk menyelamatkan si Nanny Plum.

The Witch pun curhat ke King Tistle. Terakhir The Witch pun nanya-nanya, “Apakah rumah saya jelek, apakah wajah saya buruk?”

King Tistle menjawab sambil tersenyum, “Of course your house is great. And you are beautiful. Very kind too. Maafkan Nanny Plum, ya. Boleh gak dia dibebaskan sekarang?”

Kartun Ben and Holly Little Kingdom
King Tistle

Akhirnya Nanny Plum dikembalikan ke rupa semula. Mereka berempat pulang ke istana.

Soal demo kemarin. Soal jumlah peserta nih, ya. Apakah 200 ribu, 1 juta, 2 juga, 3 juta, atau 7.7 juta?

Sebenarnya pendekatan perhitungan mah gampang. Kan tinggal lihat luas lahan dan dikira-kira jumlah tampung. Tidak susah sebenarnya hehehe. Nah bener kan, ternyata memang sudah ada teori hitung-hitungan beginian.

Walau mungkin tetap tidak bisa pas dengan hitungan nyata. Kurang lebih lah ya dan teori ini sudah sering digunakan dan dibuktikan paling mendekati angka sebenarnya.

Masalahnya begini, tidak semua hal bisa digempur pakai logika matematika hehehe. Ecieee yang alumni IT .

Kita kan tahu ya mengapa angka ini perlu dideklarasikan. Mengapa mereka “sensitif” jika jumlahnya diutak utik bahkan dianggap dikecilkan. It’s how they show how “big and excellent” they are.

Saya setuju lho, they are wonderful . Saya kagum dengan aksi demo kemarin. Jumlah besar dan tetap tertib (y).

Itu sebenarnya yang mereka inginkan kan. Pengakuan .

Gambar : pixabay.com
Gambar : pixabay.com

Balik ke episode Ben and Holly tadi.

Di perjalanan Ben and Holly nanya ke King Tistle, “Why did you say that she is pretty? And her house is disgusting. You know that she’s ugly and smelly. You’re telling lie.”

King Tistle tersenyum, “There are times to say that someone is ugly and smelly. There are times to be just…nice. Saying nice things about people always goes a long way.”

Nah itu!

Ada saatnya kita harus menunjukkan fakta tapi ada saatnya juga kita … mengalah . Simply being nice ^_^.

Iya-in aja napa sih? Hihihihi. Enggak peduli seberapa gatal logika kalian tergaruk dengan jumlah 7 juta itu :p, Remember … knowledge knows what to say but WISDOM knows WHEN to say it .

Sudahlah, hari sabtu kita piknik aja, yuk .

Foto : Dani Rosyadi
Foto : Dani Rosyadi

Sayangnya, Westmeath-Ireland dilanda hari berkabut 2 hari penuh, nih. Dari pagi sampai malam. Suami pas pula ribet di kantor. Eike yang ketiban nganter jemput anak-anak. Enggak bisa nyetir terpaksa jalan kaki menembus kabut. Ceile udah kayak ngapain aja hahahaha .

Yang bikin deg-degan adalah mengawasi 2 anak tengil ini nih. Kalau adek bayi kan anteng dalam stroller. Anak 2 ini lari-larian di tengah kabut kan ngeri, Cuy. Kabutnya tebal. Takut ada mobil. Soalnya rute kami melewati perumahan kecil yang trotoarnya sempit dan lebar jalanan pas-pasan .

Kok Mbak Jihan tetap kurus anak 3? Ya situ kenalan dulu sama anak-anak gue! Hahahaha.

Sepertinya suhu sangat drop di musim dingin tahun ini. Biasanya Ireland mah paling banter 2-3 derajat. Tapi 2 hari terakhir suhu -3 derajat. Itu dingin banget buat ukuran Ireland.

Udara membeku jadi banyak remah-remah es di pagar-pagar, di atas rumput, di mobil-mobil yang terparkir. Tinggal dilelehin sirup merah tuh jadi es serut hihihi.

Sepertinya weekend ini bakal stay di rumah saja sambil packing-packing for our next “big plan”. Jangan kepo dulu . Nanti kalau JADI pasti gue ceritain deh asal kalian tahan saja baca tulisan gue yang ular naga panjangnya bukan kepalang itu hahahaha. Tumben sih yang ini kok pendek aja ya :p.

Anak-anak kalian suka Ben and Holly Little Kingdom juga gak, sih?

Have a nice weekend, Peeps!