2017 : The American-Year and The Resolutions

Yaaayyy, first day of 2018 :D.

2017 … The American Year. Ya iyalah, pan ceritanya lagi dikirim ke Amerika Serikat setahun hihihi. Mendarat di Bandara JFK New York di bulan Januari tahun lalu. Lanjut ke Bandara Dallas Fort Worth dan memulai cerita setahun di Texas.

Tidak terasa, ya. Beberapa minggu lagi harus angkat koper dan kembali ke Irlandia :D. Sudah sering ya bahas-bahas tentang Texas dan lain-lain di blog ini. Cobalah itu ditengok-tengok lagi hihihi.

One of the best memories while in Texas ya mungkin yang satu ini ^_^

Selain merasakan hari raya di negara penuh konspirasi bla bla bla ini (hahaha), cerita jalan-jalan juga banyak mewarnai perjalanan setahun ini. Masa-masa assignment memang nampak bagai hura-hura senantiasa, ya. Suami yang kerja, kite yang jalan-jalan hahahaha.

Nambah-nambah teman baru pun. Tahun yang membahagiakan ^_^.

Road trip ke mana-mana. Tapi belum sempat menyentuh 2 negara bagian yang paling pengin didatengin : California dan New York! Huhuhu. Ya mungkin di lain kesempatan ya. Aamiin :D.

Suami sendiri sih sudah ke California beberapa bulan lalu. Pas kakak ipar datang liburan ke sana. Ketemuan deh di sana. Enggak tega minta dese ke Texas, buat turis mancanegara kayaknya masih lebih penting ke California-New York-Florida ya ketimbang nyasar ke Lone Star State hihihihi. Etapi secara internal, negara bagian Texas ini negara bagian tempat berlibur nomor 4 lhooooo, tetep gak mu kalah hahaha.

Anyway, kita sudah pernah ke Florida segala. Karena ada assignment juga sih hahaha. Walau di sana tinggal sampai 2 minggu tapi banyakan nongkrong di hotel ya karena e karena suami kerjaaaaaa :p. 2x weekend sempat deh jalan-jalan ke Bayside Market di Miami :

Juga sempat pecicilan di Destin, masih wilayah Florida juga nih. Pantainya kece warbyasak. Mampir ke sana sebelum balik ke Texas. Florida ini memang dikepung dengan barisan pantai-pantai dari ujung-ujung 😀

Selain ke bagian selatan, kita juga sempat road trip ke arah sebaliknya. Menuju area West-Coast. Tapi masih jauh deng hahaha. Mentok di Las Vegas sahajaaaa. Apa kabar ini video Las Vegas kok belum diedit jugak? :p.

Sebelum ke Las Vegas ya kita mampir ke Grand Canyon duyuuuuuuu :D.

Pas bulan September juga road trip ke Colorado. But again, ini vlognya belum dibikin jugaaaaaa :D.

Oiya, jauh sebelumnya, kan pernah ke Arkansas juga. Arkansas sih dekat ya dari Texas :D. Ini dia salah satu kegiatan kami pas ke Arkansas tempo hari :

Apa iniiiiii dari tadi riya-riya melulu pasang video halan-halan :p. Ya sesuai tema dunk yak, The American Year … for us :D.

Sekalian mau bahas-bahas hasil resolusi 2017. Salah satu resolusi yang sayang banget ternyata gagal adalah … target level 20 di Bahasa Spanyol via Duolingo :(.

Resolusi 2017 yang terbilang berhasil? Belajar bikin vlog! . Makanya jangan muntah lihat postingan ini bertabur vlog semuaaaaaa.

Target 50 video dalam setahun itu. Realisasi 62 video, yaayyy!!!

Target 100 ribu views (persaingan di dunia vlogging sungguh kejaaaammm jadi gak berani pasang target aneh-aneh huhuhu), realisasi : 101.284 views, another yayyyy!!! 

Video-video resep menyumbang view terbesar hahaha.

Banyak yang membayangkan kalau jadi vlog itu ya mukanya kudu muncul, kudu pede pamer-pamer diri. Enggak juga kok . Tergantung visi misi ajah .

Kalau daku mah emang misinya enggak jauh-jauh dari mencari bersuap-suap dolar, yes? Hahaha. Jadi memang pilih topik-topik yang banyak dicari orang dan memungkinkan untuk dibuat sendiri .

Kalau di blog, tiap tahun target saya minimal 100 tulisan/postingan PER TAHUN. Pastinya, SELALU LEBIH! Hahahaha .

Menulis itu passion pribadi. Untuk blog, saya jarang terpengaruh dengan jumlah view atau semacamnya. Kalau gak nulis saya yang gila soalnya hahahaha. Kebutuhan, Cyin! #kretekinJari

Back to vlogging-world.

Pernah baca komentar seorang teman yang saya lihat akhirnya menyerah untuk vlogging karena ada seorang seleb-anak-anak-entah-siapa yang punya banyak follower di IG. Si anak pasang video lagi naik mobil. Udah, gitu doang.

Terekdungces, dalam beberapa jam viewnya mencapai 400 ribu! Anaknya benar-benar cuma bengong dalam mobil hihihihi. Media sosial itu memang absurd abissss, terimalah kenyataan itu . Nikmati saja .

Kalau kata meme qasidahan, “Kalau enggak edan, enggak bisa punya banyak teman.” Kalau enggak edan, enggak bisa punya banyak viewer hahahaha.

Ini gegara si Teppy bikin review AAC2 yang super kocak, jadinya meme-meme qasidahan ikutan tenar dah :p.

Masalahnya, kita setuju atau tidak? Gerah dengan konten-konten geje di media sosial, ini pesan dari Gandhi, “Be the change you want to see in the world” .

Make that change …. YOU! 

Untuk resolusi tahun ini yah pastinya 2 resolusi yang terus berulang : BISA NYETIR MOBIL dan BISA BERENANG. Aamiin for this year, yes? *kencenginIketKepala*. Resolusi tambahan : belajar YOGA. Di bulan kemaren dah sibuk browsing segala macam info dan youtube-an tentang Yoga for Beginner :p. Mudah-mudahan enggak mentok di pelototin video dan artikel doang hahaha.

Selamat tahun baru . Bring it on, 2018! ??

The American’s Diet : Welcome to The Fast Food Nation!

Iklan-iklan kesehatan terkait menurunkan berat badan di televisi lokal Amerika Serikat ini isinya kalau enggak obat-obatan diet, diskon-diskon di gym dan peralatan olahraga ya operasi plastik! Hihihihi.

Soal MAKANAN SEHAT hampir tidak pernah disebut-sebut secara publik. Ada sih di sekolahan tempo hari kampanye makan sayur. Tapi di Amerika Serikat, sekolahan kan punya kantin. Boro-boro jualan sayur, kantin ya kebanyakan menjual sosis-sosis an, sandwich isi daging-daging olahan misalnya hot dog, susu juga ada, dll.

Gamnar : pixabay.com

 

Anak-anak juga bekalnya bebas kalau di Texas / USA secara umum. Di Ireland kan memang tidak ada kantin :D. Jadi orang tua di-encourage untuk menyediakan makan siang yang sehat buat anak-anak. Permen jelas tidak boleh.

Di Irlandia, waktu ada kampanye makan buah dan sayur, sekolahan benar-benar menyediakan sayur dan buah gratis buat anak-anak di sekolah ^_^.

Amerika Serikat cukup terkenal dengan istilah “Fast Food Nation”. Banyak sekali brand-brand makanan cepat saji yang tersohor di pelosok dunia yang lahir dan berkembang dari Amerika Serikat. McDonalds dan KFC, dua diantaranya yang sudah sangat mendunia.

Yang lainnya? Masih banyaaaaaaaaakkkk …

Gambar : nationofchange.org

 

Kondisi di supermarket-supermarket umumnya juga sama. Terutama di Walmart tuh, ya. Paling cuma 1-2 lorong yang menyediakan makanan segar baik berupa sayur atau buah-buahan. Sisanya … ya makanan kaleng dan teman-temannya.

Konsumsi makanan jadi makin marak karena ternyata “bahan makanan yang lebih sehat” harga dan effortnya cukup mahal. Literally. Bayangkan, dengan 5 dolar saja kita bisa membeli satu porsi makanan jadi lho. Coba kalau beli dan masak sendiri, pasti pada malas kaaaaaan hehehe.

Beban pengeluaran di Negeri Jantung Dunia ini memang warbyasak. Cicilan mobil saja tiap keluarga bisa punya 2! Texas sendiri transportasi umumnya sangat minim. Enggak bisa nyetir, ribet deh hehehe. Mau tak mau harus memiliki lebih dari 1 mobil. Buat yang punya remaja, siap-siap nambah cicilan mobil.

Belum cicilan rumah, persiapan sekolah anak. Walau di public school tetap harus kerja keras dengan les ini itu karena persaingan masuk perguruan tinggi sadis, Cyiiiiinnn hehehe. Sadis dan mahal hahahaha. Plus cicilan gadget-gadget an karena pesatnya perkembangan teknologi juga ada di Negeri Paman Sam iniiiiiiii ^_^.

Anak kelas 3 SD saja boleh boooo nenteng-nenteng iPad ke sekolahan. Anaknya pakai iPad, ya masa iya ortunya pakai Oppo, yes? Hahahaha. Melihat teman-temannya pada bawa gadget ke sekolah sempat bikin anak-anak baper :p. Saya bilang saja, “Bentar lagi  balik Ireland. Di Ireland jelas gak boleh bawa-bawa gituan ke sekolah buat anak SD!”

Dengan banyaknya fasilitas makanan siap saji dengan harga sangat bersaing dan rasa menggoda, tak sedikit keluarga yang takluk pada sosis-sosis an dan nugget-nugget an dkk buat menu sehari-hari di rumah :). Lama-lama menjadi gaya hidup  yang umum di Amerika Serikat.

Murah, praktis dan enggak perlu maksa anak-anak makan kali ya hehehe. It’s so true :D. Pernah saya ikutan nitip beli makanan model begini ke seorang teman. Ya kebetulan dia menawari sih. Kalau tidak ditawari juga enggak tahu mau beli beginian di mana :D.

 

Sekantong besar chicken fritter atau chicken wing seharga 16-17 dolar sajah.  Isinya bisa sampai 20 potong. Gede-gede lho. Makan satu saja anak-anak sudah kenyang. Bayangin itu sebijinya kagak nyampe 1 dolar. Sungguh butuh semangat luar biasa untuk tetap tekun memasak tiap hari di rumah hehehe ;).

Nah buibu jangan terlena sama makanan beginian yaaaaaa. Bolehlah buat sekali-sekali saja, jangan sampai menjadi kebiasaan harian ;).

Negara Amerika Serikat sendiri memang termasuk dalam 20 negara dengan masalah obesitas tertinggi. Texas termasuk yang cukup rawan nih kalau lihat ilustrasi gambar ini :

American Obesity Rate (gambar : The Health eZine)

 

Padahal kunci utama untuk mencapai berat badan ideal ya POLA MAKAN . Pengaruh pola makan itu sekitar 70-80%. Sementara olahraga dan lain-lain hanya menyumbang sisanya.

Tapi ingat lho, gerak tubuh atau olahraga itu penting untuk menjaga stamina dan meningkatkan fungsi-fungsi organ tubuh seperti jantung dll. Apalagi kalau rewel pengin punya bentuk bodi yang tetap oke ya wajib atuhlah olahraga hehe.

Kalau ingin menurunkan berat badan tapi tidak mau repot-repot mengubah pola makan yang kurang tepat kayaknya sih sia-sia deh ya, walau olahraga 10 jam per hari sekali pun .

Kalian jangan mau ditipu sama obat-obatan diet. Coba lihat saja, pasti deh, segala obat-obatan itu (hampir) SELALU mensyaratkan perubahan pola makan. Minum obatnya thok ya tidak cukup. Jadi intinya memang di pola makan, yes? 

Nah, soal pola makan ini panjang ceritanya. Apalagi sekarang banyak diet-diet yang mengabaikan pentingnya keseimbangan zat gizi dalam tubuh.

Sebenarnya, kalau mau menurunkan berat badan dengan cepat memang diet tinggi protein (Mayo dll) dan diet tinggi lemat (keto dll) itu sangat unggul, lho . Berat badan bisa dipangkas dengan cepat kalau kita sanggup mengurangi karbohidrat dengan gila-gilaan. Bahkan ada yang menyarankan karbohidrat 0%.

Untuk jangka singkat, terus terang saya beberapa kali mencoba hehehe. Tapi hati-hati, dalam jangka waktu lama, itu bukan hal yang tepat.

Begitu mencapai berat badan ideal, segera kembalikan pola makan ke “prinsip gizi seimbang”. Karena tubuh kita perlu 3 zat gizi makro setiap harinya : Protein, karbohidrat, dan lemak.

Tapiiiii kalau ngomongin karbohidrat ya jangan mentok di nasi putih dan roti sajaaaaaaa . Nasi merah itu karbohidrat yang jauh lebih sehat .

Industri makanan jadi memang cukup menjanjikan secara ekonomi. Menyerap banyak tenaga kerja dan pemicu kreativitas juga. Kalau semua orang masak di rumah, entar resto dan rumah makan sepi, dunk. Padahal itu serapan karyawannya tidak sedikit, kan?

Gambar : bariatricfreedom.com

 

Makanan kalengan juga keluaran pabrik. Nah lho, itu sayur-sayuran kalau tinggal metik gimana cara muter duitnyaaaaaa :D. Tapi kalau diangkut ke pabrik, dikalengin, pasti butuh tenaga kerja mulai dari produksi-packaging-orang gudang-transportasi dan segala macam. Ekonomi akan terus berputar ^_^.

Mengerti kan sekarang mengapa iklan-iklan di televisi dijejali dengan obat diet, gym, personal trainer dll? Ya yang begitu-begitu yang membuat uang bisa terus beredar. Kalau disuruh banyak makan sayur dan jalan kaki, waduh, enggak ada duitnya kali ya hehehe.

Asuransi kesehatan juga enggak murah lho di Amerika Serikat. Bayangkan perjuangan kalangan menengah ke bawah menyesuaikan berbagai fenomena hidup begini. Tapi jangan salah, justru drama-drama perjuangan model begini juga salah satu  letak kelebihan tinggal di Amerika Serikat.

Ha? Gimana-gimana? Ah sudah kepanjangan hahaha. Next article, yak.

Mengurus negara super dengan penduduk segabruk-gabruk memang dikira gampang? :p.

Entahlah apa semua itu sebanding dengan efek samping dari pola-makan-instan seperti ini? Hmm, welcome to The United States of America, yang hingga kini masih bercokol di posisi teratas sebagai penguasa ekonomi dunia. Well, selalu ada harga yang harus dibayar ;).

Tentu saja tinggal di Amerika Serikat itu juga asyik, kok. Banyak juga yang tetap langsing dan sehat pastinya (y). Ujung-ujungnya ya hidup ini memang pilihan. Tapi kadang, lingkungan itu punya pengaruh yang besar terhadap pilihan yang akan atau malah HARUS kita ambil :).

black friday adalah

The American Holiday(s)

Black Friday itu apa sih? Kalau dari kata Friday nya ya jelas perayaan something di hari Jumat ya hehehe. Tapi sebelum itu, kita bahas dulu apa yang terjadi di hari kamis sehari sebelumnya. Jadi begini …

Hari kamis ke-4 di bulan November akan diperingati sebagai Hari Thanksgiving di Amerika Serikat. Kalau ditelusuri asal mula perayaannya, sama seperti Halloween, Thanksgiving pun bisa saja dikait-kaitkan dengan kepercayaan/agama tertentu.

black friday adalah
Musim panen telah tiba (gambar : pixabay.com)

 

Kedua perayaan sebenarnya lebih lekat ke adat istiadat sekelompok orang di daerah tertentu di suatu masa terlepas dari agama yang dianut. Misalnya Halloween adalah perayaan dari suku Gaelic di tanah Irlandia.

Sekarang sih orang-orang Irlandia hanya menganggap Halloween sebagai perayaan sekuler biasa. Sama seperti Thanksgiving di US ;). Sebagai informasi, Amerika Serikat TIDAK MENGENAL hari libur yang berbau-bau agama lho. Jadi libur Paskah itu tidak ada di US. Natal pun diliburkan cuma sehari (kantor ya), itu juga mungkin karena ngikutin hari libur internasional.

Selain Timur Tengah, negara-negara lain pasti libur kan pas Natal. CMIIW, ya. Sekolah-sekolah di US libur akhir tahun bukan untuk merayakan Natal secara khusus tapi bertepatan dengan “term-break”, semacam liburan semesteran.

Sekolah-sekolah tidak mengadakan ritual penyambutan Natal segala. Tidak boleeeeeehhh :D. Thanksgiving dijadikan hari libur karena dianggap sebagai perayaan sekuler, tidak mewakili agama mana pun.

Gambar : pixabay.com

 

Tapiiiiiii, agama-agama bebas berkembang dalam masyarakat. Kepercayaan apa pun! Asalkan negara tidak ikut campur dalam pembiayaan segala macam. Semua harus diurus oleh “swasta”. Next time ya kita bahas khusus deh ini soal agama di Amerika Serikat.

Jangan terbakar dulu yaaaaaa, negara tanpa agama ini sungguh beda dengan yang kalian prasangkakan kok ;).

Anyway, tidak semua negara merayakan Thanksgiving dan Halloween. Di Eropa, Halloween hanya dikenal di tanah asalnya UK dan Irlandia. Eropa daratan jarang sih ya membesar-besarkan perayaan Halloween.

Di Amerika Serikat sendiri, pengaruh Halloween dibawa oleh ramainya pendatang asal Irlandia yang membanjiri sang benua baru,  Amerika. Khususnya ke wilayah Amerika Serikat di belahan utara.

Sudah pernah saya ceritakan ya hijrah massal orang Irlandia saat tragedi gagal panen melanda Irlandia yang menyebabkan kelaparan dan keputusasaan di mana-mana.

Sedangkan Thanksgiving lebih lekat dengan budaya orang-orang di Kerajaan Inggris. Nah, konon waktu pergolakan besar-besaran antara Katolik vs Protestan di Eropa, tidak sedikit penganut Protestan yang juga memilih hengkang ke benua baru.

Asimilasi budaya oleh pendatang dari Kerajaan Inggris ini dengan penduduk setempat yang mereka datangi bisa jadi merupakan salah satu asal muasal dikenalnya Hari Thanksgiving di wilayah Kanada dan Amerika Serikat. Tapi di Kerajaan Inggris sendiri, akar perayaannya berasal dari kaum Pagan juga. Sama seperti Halloween ^_^.

Thanksgiving, ritual untuk merayakan musim panen sekaligus persiapan untuk menyambut musim tanam berikutnya. Tujuan perayaan sejenis di negara lain juga mirip dengan Thanksgiving ini. Tapi namanya beda-beda. Untuk Thanksgiving Day, selain Kanada dan US, beberapa wilayah Karibia dan Afrika (Liberia) juga merayakan hari yang namanya sama.

Di Kanada, Thanksgiving jatuh pada hari senin kedua di bulan Oktober.

Di UK masih dirayakan kegiatan sejenis Thanksgiving ini, walau namanya beda dan tidak ada tanggal tertentu. Tujuannya tapi sama. Jerman juga punya namanya Erntedankfest. India, Jepang dan beberapa negara lain juga ada.

Tahun ini, Thanksgiving di Amerika jatuh pada hari Kamis 23 November, which is hari iniiiiiiiiii *tepukTangan*. Thanksgiving jadi mirip momen lebaranan sama Natal sih ya, dimana para keluarga dan kerabat serta teman-teman dekat berkumpul dan makan malam bersama.

Black friday adalah
Gambar : pixabay.com

 

Kalau kita di Indonesia mengenal ketupat dan lauk utama yang menyesuaikan budaya suku/wilayah lokal masing-masing, maka Thanksgiving di US identik dengan menu Ayam Kalkun :D.

Yang ditunggu-tunggu sebenarnya bukan Thanksgivingnya tapi Black-Friday nya, yes? Hahahaha #tepokDompet. Sesuai namanya, Black Friday adalah hari Jumat yang jatuh persis sehari setelah Thanksgiving.  Ini definisi di Amerika Serikat, ya. Sering juga dikenal sebagai Black Friday – Shopping. Makanya sebut-sebut dompet tuh tadi hahaha.

Jadi hari libur Thanksgiving di US ya kamis-jumat. Buat mereka mungkin kamisnya makan-makan, jumatnya shopping-shopping, aseeeeekkkk :D. Hampir semua pusat perbelanjaan dan toko-toko memberikan diskon besar-besaran saat Black Friday tiba.

Gilak deh itu bisa rebutan dan berantem. Tapi makin ke sini emang enakan belanja online sih ya hehehe.

Black Friday adalah
Black Friday (Gambar : chicagonow.com)

 

Tidak sedikit juga toko/brand yang sudah tebar-tebar pesona diskon beberapa hari sebelumnya. Nah ini kemarin sudah berburu di toko idola yang sudah mulai diskon-diskon sejak seminggu sebelumnya.

Tujuan belanja massal kali ini adalah … nyetok kostum-kostum musim dingin untuk menyambut kembalinya kami sekeluarga ke daratan benua yang mayoritas wilayahnya hampir tidak mengenal musim panas hahahaha. Iya nih bentar lagi harus say goodbye dari Texas :).

Santai sih belanjanya. Gak terlalu ramai, gak desak-desakan juga. Antri agak lama aja pas di kasir. Mungkin ya itu tadi, pada sibuk belanja online hehehe.

Black Friday adalah
Black Friday in Fort Worth-Texas (Gambar : detroit.cbslocal.com)

 

Hampir setahun di Texas jarang banget pakai jaket. Gila emang deh, masa bulan November saja suhu pernah mencapai 27 derajat lho. Cuaca memang labil di Texas, hari ini suhu bisa 10 derajat, besoknya balik lagi 20 derajat.

Untuk urusan cuaca, orang tropis kayak saya seneng banget deh tinggal di Texas hihihi. Other than urusan cuaca nanti kita bicarakan lebih lanjut kalau saya sudah di Ireland lagi yaaaaaa hahahaha :p.

Brand favorit saya itu … Old Navy :D. Sebenarnya saya suka GAP sih. Tapi mahal ah, sayang duitnya hahaha *ngakakKikir*. Nah, Old Navy ini rada mirip dengan GAP di mayoritas outfit-style nya. Versi lebih murahnya gitu lah :p.

Kebanyakan beli outerwear dan jeans saja. Kalau tas-tas branded saya pernah rajin beli buat jualan aja hahaha. Tapi udah takut dijewer sama Bu Sri Mulyani. Sungkem ya, Bu, gak lagi-lagi :p. Kalau buat dipakai sendiri mah sayang yak. Memang lah kadar kekikiran saya jauh di atas rata-rata hahaha.

black friday adalah
Gambar : pixabay.com

 

Mungkin jumat besok mau hunting di brand-brand menengah ke bawah aja macam Guess dkk. Kalau yang LV, Chanel, MK, Coach dll itu kalau ada yang jual di bawah 50 dolar, saya beli dah! Hahaha –> minta digampar sama penjaga toko! Dompet aja kayaknya susah ya dapat harga segitu kalau brand-brand kelas kakap begini :D.

Beklah, demikian reportase Ameriki ala-ala ini mengenai Amerika Serikat. More to come ^_^. Doakan saja biar enggak kebanyakan fesbukan dll hahaha. Ini saja, segabruk video-video sudah membanjiri folder minta diedit jadi vlog :p. Cemungud eaaaaaaaa. Jangan berantem muluk di medsos, Neng :p.

Walau sebagian kita tentu tidak familiar dan tidak merayakan Thanksgiving tapi quote bagus ini cocok sebagai pengingat buat kita semua :

“Not what we say about our blessings, but how we use them, is the true measure of Thanksgiving.” -WT Purkiser

Happy thanksgiving for those who celebrate <3. It’s Turkey time! ^_^

 

Wisata Grand Canyon

Road Trip To Vegas From Dallas (Part 2) : The Grand Canyon

Wisata Grand Canyon versi USA nya nih. Abisnya kalau searching di Google, yang sering muncul The Green Canyon Pangandaran ya :D. Dua-duanya patut banget didatangi ;).

The best times to visit the Grand Canyon are not Summer, hahahaha . Perhaps they are March through May and September through November. At those times, daytime temperatures begin to cool and the crowds was pretty great.

Tapi ya dapat cuti agak lebihannya pas musim panas ya sudahlah kita ke Grand Canyon pas awal Juli, puncak musim panas #kipasinKetek.

Ini lanjutan dari bagian 1 yang memang postingannya sudah lamaaaaa banget hahaha. Flashback dikit, berangkat dari Dallas hari minggu, terus malamnya nginep di Albuquerque, New Mexico.

 

Senin siang cabut ke Grand Canyon. Kami memutuskan menginap di Flagstaff, kota yang letaknya sekitar sejam dari The Grand Canyon National Park.

Flagstaff ini termasuk kota wisata banget juga. Rata-rata pada mampir ke sini, entah memang niatnya ke sini doang atau mau lanjut ke Grand Canyon. Udaranya sejuk jadi ingat sama wilayah Puncak.

Kota wisata, rate hotel di atas rata-rata.

Besok paginya muter-muter flagstaff dulu. Keluarnya agak telat … susah dapat parkiran di mana-mana . Jadi kita langsung cusss ke Grand Canyon.

Wisata Grand Canyon
Puanaaaaasssssss 😀

 

Tiba di Grand Canyon sekitar jam 11 siang. Panasnya puoooollllll. Tapi rame banget lho turis-turis yang datang. Mungkin karena bertepatan sama libur panjang musim panas juga, ya.

Biaya masuk 35 dolar (USD) per kendaraan. Nanti di dalam ada fasilitas bus gratis buat muter-muter. Disediakan pula tempat penyewaan sepeda. Mau jalan kaki juga boleh. Banyak lho yang jalan kaki.

Kite mah yang bawa gembolan 3 balita tentu memilih duduk manis dalam bus hihihihi.

Karena saya penakutnya luar biasa (hahaha), banyak spot-spot bagus yang enggak sempat kerekam. Suami saya sibuk foto-foto. Ngeri euy ngeliat turis-turis nekat yang berfoto di tempat-tempat “terlarang”.

Wisata Grand Canyon Amerika Serikat

Tempat-tempat yang keren justru yang serem-serem gitu. Pagar pembatasnya juga bukan yang beton gitu. Kadang cuma pagar kayu. Duh, udah lemes duluan deh akyu. Bagusnya pakai drone kali ya, baru mantep tuh pemandangannya dalam video.

Ribetnya lagi, tempat ini sangat tidak balita-able. Si #boy3 yang lagi seneng-senengnya jalan dan lari-larian bikin emaknya senewen secara ini dekat-dekat jurang yang curamnya enggak kira-kira.

Sedikit banget yang sempat kerekam. Karena perasaan kemarin tuh sibuk bener sama anak-anak. Suami udah entah ngibrit ke mana ngejar foto-foto.

Selailn sibuk jejeritan biar #boy1 dan #boy2 jangan terlalu liar mainnya. Sudah tahu tempatnya kayak gitu mereka malah kejar-kejaran, tanduk dan taring mamaknya keluar semua! Hahahaha. Terus adeknya juga enggak mau mingkem di stroller.

Untung akhirnya pada ketiduran saking capek dan panasnya kali, ya. Begitu mereka tidur, saya juga sudah kecapean, jadi deh di bus terakhir semua pada tidur kecuali suami dan si sulung. Sibuk aja ngoceh berdua.

Wisata Grand Canyon

Turisnya rame beneeeerrr. Mulai dari yang pakai cadar sampai yang wajah oriental. Dari yang kulitnya gelap sampai yang matanya sipit. Sempat nyengir melihat embak-embak berduaan (entah dari Jepang-Cina-Korea) itu sampai pakai ponco lho hihihi. Plus payung! Hahaha.

Terus dalam bus sibuk oles-oles segala macam ke kulit wajah dan tangan.

Suami saya bingung panas-panas kok serba tertutup. Duh suami belom paham jugalah. Biasalah yaoowww, perempuan Asia ya takut gosong hihihi *tossDuluCeu*.

Bagi yang suka pemandangan alam, The Grand Canyon National Park tentu akan terasa bagai surga dunia hehehe.

Ini ada vlognya kalau punya kuota lebih :

Grand Canyon, Ngarai/Lembah Besar, merupakan fenomena alam sebagai pengaruh pengikisan Sungai Colorado. Mungkin butuh waktu seharian untuk berjalan-jalan mengelilingi national park ini.

Untuk detail lengkapnya bisa langsung ke situs Grand-Canyon di sini.

Overall ya senenglah ke sini. Kapan lagiiiiiiiiiii . Tempat ini juga merupakan 7 Keajaiban Dunia versi modern. No wonder, tempatnya dikelola dengan sangat profesional.

Infrastrukturnya juara . Hampir semua rute disediakan bus gratis. Mau sepedaan juga jalurnya ada. Jalan kaki juga dibuat senyaman mungkin. Ini jangan-jangan dulu Pak Jokowi magang di sini, ingat infrastruktur, ingat Pakde, yes? #cebongMulaiKumat hahhaha.

Mau tempatnya sekeren apa pun, kalau infrastrukturnya bapuk ya gimana orang mau ke sana cobak . Bentar lagi kampanye dah gue hahaha. Dah ah, have a nice sundayyyyyy .

Di Pangandaran juga ada lho tempat wisata yang mengandalkan fenomena ngarai seperti ini. Namanya The Green Canyon ya kalau gak salah.

Kami meninggalkan Grand Canyon sekitar pukul 7 sore. Masih terang. Kalau musim panas mah, gelapnya jam 9 atau 10. Sempat mampir makan malam di jalan sebelum lanjut terus menuju final destination : Las Vegas!

(to be continued )

Albuquerque old town 2017

Road Trip To Vegas From Dallas (Part 1) : Albuquerque Old Town

Jadi ceritanya road trip bulan kemarin ituh (BULAN KEMARIN! kurang telat ceritainnya yak hahahaha), rutenya adalah :

Dallas (Texas) – Albuquerque (New Mexico) – Flagstaff (Arizona) – Grand Canyon (Arizona) – Las Vegas (Nevada).

Tadinya mau bablas ke Los Angeles, tapi yah, kayaknya tidak memungkinkan dan males kan kalau dapat capeknya doang.

Penginnya sih kalau ke California itu hura-huranya minimal 3-4 hari lah yaaaa. Kan harus mampir di Hollywood segala silaturahmi sama teman-teman arteissss *kibasPoni*.

Belum lagi kalau kebetulan ditawarin casting, harus agak lamaan toh yaaaaa –> lalu muncul telunjuk Bu Susi : Tenggelamkan!!! Hahaha .

Albuquerque old town plaza
Albuquerque Old Town Plaza

 

Suami kebetulan sukses membujuk Pak Bos di Ireland biar dapat cuti satu minggu, sungkem dulu sama Pak Bos . Hari sabtu ( 1 Juli) ada acara Halal bi Halal Idul Fitri untuk komunitas muslim Indonesia Malaysia di Dallas-Fort Worth. Tentu kudu eksis dulu, yes? .

Jadilah kami berangkat minggu pagi besoknya. Dari rencana awal berangkat jam 5 pagi, dianggap terlalu ambisius alias mustahil. Lalu sepakat jam 6.

Yang mana kenyataannya adalah … jam 8 pagi baru geret-geret anak-anak masuk mobil plus barang-barang bawaan segala macam hihihi.

Anak-anak rese bener ya kalau dibawa road trip. Pas ngisi bensin pertama, udah ditawarin, “Ayo pipis sana, pipis sana.” Pada ngotot enggak mau. Yo wis, lanjuuuuut.

 

Eeeeeh, baru jalan sejam, sudah menggeliat-geliat kayak ulat keket tetiba kebelet pengin pipis. Masalahnya ya, jalur road trip ke arah barat Texas (New Mexico dst) itu beda banget sama road trip ke arah timur (Florida).

Waktu road trip ke Florida sih jalurnya enak banget. Per 2-4 mile pasti ada aja Food-Gas Stop. Di US sini bensin istilahnya “gas”. Kalau di Ireland kan istilahnya “Petrol”. Di negara lain ada istilah lain lagi gak ya?

Kalau ke arah New Mexico itu lebih sepi dan gersang. Jadi nyari tempat pipis itu sumpah ribet. Belum tentu dalam jarak 10 mile ada tempat yang enak buat mampir. Kesel banget, kan. Bukannya pipis tadi, zzzzz . Lagian kalau sering mampir itu bisa bikin itinerary berantakan, euy.

Terus pas di mobil biar suami enggak bosan atau ngantuk (karena kita tidak begitu doyan dengerin radio), saya jadi banyak ngoceh gitu. Soalnya jalanannya agak beda dan lebih sepi. Manalagi pemandangan lebih tandus ketimbang arah Louisiana yang banyak pohon-pohon gede ijo royo-royo.

Akyu kan jagoan banget lah kalau urusan ngobrol mengobrol. Kecepatan saya berbicara sama mengetik itu 11-12 lah. Bawel mulutnya, bawel jarinya *maininAlis*.

Eh, tahu-tahu suami saya ngomel, “Gilak ya, lo itu cerewet banget. Pusing gue dengernya.”

Laaaaah, udah 10 tahun nikah, anak udah 3, baru komplen sekarang??? Ke mana ajeeeeeeeee hahahaha .

Albuquerque Old Town Plaza 2017

Kota yang agak gede yang pertama kami lintasi itu Armarillo, masih wilayah Texas. Dalam Bahasa Spanyol, Armarillo ini artinya warna kuning . Pengaruh Spanyol memang sangat lekat terhadap negara-negara bagian di belahan selatan Amerika Serikat. Mana-mana saja? Yak, coba dimainkan Google Mapsnya masing-masing yaaaaaa .

Tapi kali ini Amarillo cuma numpang lewat saja. Langsung bablas menuju New Mexico. Sesuai kebiasaan, begitu memasuki perbatasan, ributlah kami mencari Visitor Center. Buat ngumpulin koleksi foto depan bendera/plang atau apalah-apalah yang menjadi ciri khas negara bagian tersebut.

Jadi, tiap negara bagian, dekat-dekat perbatasannya pasti ada saja Visitor Center yang juga nyediain minuman-minuman gratis, brosur-brosur kopi-kopi gratis, dan tentu saja … spot-spot foto-foto kece yang gratis pulak hahaha. Keluarga Gober mah yang haratis-haratis begini tak mungkin dilewatkan *ciyumDompet*.

Pelayanannya juga super duper ramah gak kira-kira. Maklum deh, turis kudu disambut biar gampang nanti tebar-tebar duit di wilayah mereka, yes? Hihihi .

Albuquerque old town 2017

Saya juga banci banget ngisi-ngisi buku tamu. Dengan bangga selalu menulis nama INDONESIA (iyes, pakai huruf gede semua) di kolom “where you come from”. Kalau ada crayon merah, kulukis pulalah itu bendera merah putih di situ! Tak perlu lebay kali pun kakaknyaaaaaa .

Tiap negara bagian juga punya bendera sendiri-sendiri dan julukan khas masing-masing. Untuk New Mexico julukannya … The Land of Enchantment. Untuk menggambarkan pemandangan alamnya yang eksotis itu. Eksotis-eksotis tropis gitu, ya. Soalnya didominasi perbukitan batu tapi masih ada hijau-hijaunya sikiiiiiiiit.

Buat teman-teman di Jeddah yang pernah ke Al Ula (Madain Saleh), naaaaah, mirip-mirip gitu pemandangannya. Tapi New Mexico nuansa hijaunya lebih terasa .

Bendera New Mexico merupakan simbol matahari merah di luar lingkaran kuning dengan background yang juga berwarna kuning. Pengaruh Spanyol kembali terasa. Konon, merah dan kuning itu semacam royal-color buat bangsa Spanyol.

 

Setelah foto-foto depan plang tulisan New Mexico, ngobrol-ngobrol cantik dengan petugas di Visitor Center, dan tak lupa kepoin dikit soal Billy The Kid.

Billy The Kid, salah satu “anak bandel” pemegang pistol yang terkenal dengan kemampuan menembak cepatnya dan track recordnya masuk penjara berkali-kali, berpetualang sampai ke Arizona tapi balik lagi ke New Mexico dan sempat pula menjadi pahlawan perang. Sisanya cek di wikipedia aja yak, capek ngetiknya .

Setelah bolak balik ngambil teh + kopi (hahahaha), kami melanjutkan perjalanan menuju Albuquerque, kota terbesar di New Mexico ini. Tapi bukan ibukota. Ibukota New Mexico adalah Santa Fe.

Albuquerque Old Town Tourism New Mexico

Walau luas negara bagian ini menempat peringkat ke-5 di seantero Amerika Serikat, tapi peringkat jumlah penduduknya sedikit banget. Hanya menempati urutan ke-36 dari total 50 negara bagian di US. Sepiiiiiii .

Bahkan di kota terbesar Albuquerque pun terasa banget sepinya ketimbang kota Dallas di Texas.

Tiba di Albuquerque langsung nyari makan malam. Upeti dari Texas sudah ludes hehehe. Dari petunjuk Google, ketemu rumah makan halal ala-ala Yordania gitu.

Harganya lumayan mahal. Begitu ke negara bagian lain langsung terasa nikmatnya tinggal di Texas, yes? . Texas kan memang terkenal negara bagian paling murmer .

Makannya dibungkus saja terus kita ke hotel dan check in. Mandi dulu sebelum makan rame-rame sambil nonton tipi . Rasanya enak deh, cocok di lidah kami yang emang penggemar kuliner khas Timur Tengah hehehe.

Kelebihan lain dari resto Tim Teng ini, porsinya gede, Cuuuyyyy. Jadi mesen 2 porsi saja bisa buat berlima. Halah, bilang aja mau ngirit hahaha.

Albuquerque Old Town

Besok paginya baru jalan-jalan ke kawasan wisata Albuquerque, The Old Town and The Museum.

Seperti biasa, anak-anak kalau lihat patung dinosaurus suka meronta-ronta minta masuk museum. Seperti biasa pula bapaknya langsung cemberut karena museumnya gak gratis hahahaha. Sayang anak, sayang anak .

Karena ternyata kita kepagian, toko-toko di Old Town baru buka jam 10, kami sudahh di sana sejak jam 9. Jadi deh masuk museum dulu yang memang sudah buka dari jam 9 pagi. Ramai lho museumnya.

Anak-anak hepi banget lihat macam-macam patung hewan enggak cuma dinosaurus, ada bagian antariksa dan tata surya di lantai bawah, nyoba-nyobain alat musik (ada museum seninya juga).

Butuh waktu sekitar 2 jam an untuk menuntaskan 3 lantai ruangan di museum. Sudah bayar iniiiii, harus dijajal semuanyaaaa *ogahRugi* .

Sayangnya, pas di museum ada kesalahan teknis dimana semalam lupa nge-charge GoPro hihihi *jitakKepalaSendiri*. Jadi suami balik ke mobil dan GoPro di-charge dulu.

Akhirnya hampir jam 12 siang, kita sudah siap muter-muter di kawasan Kota Tua Albuquerque. GoPro pun sudah siap menjalankan tugasnya .

Kota Tua Albuquerque, dulunya merupakan wilayah pusat kota yang didirikan oleh Gubernur Francisco Valdes di awal abad ke-18. Kini, tempat ini dijadikan salah satu pusat wisata di Kota Albuquerque. Mencakup 10 blok bangunan bersejarah yang sekarang sudah berubah fungsi menjadi pertokoan, rumah makan, galeri seni, dll.

Walau telah berubah fungsi, arsitektur bangunan tetap dipertahankan. Mau ikut lihat-lihat? Boleh diintip vlognya :

Nuansa Indian-nya sangat terasa. Karena New Mexico memang salah satu negara bagian yang hingga kini masih didiami oleh komunitas Indian, suku asli benua Amerika, dalam jumlah yang cukup signifikan.

Secara persentase, jumlah penduduk Indian di wilayah New Mexico adalah yang terbesar. Tapi negara bagian Arizona yang paling “frontal” mempromosikan wisata ala-ala Indian hehehe. Weits, sudah bahas Arizona saja. Nanti yaaa, di part 2 nya .