roadtrip amerika

The American Road Trip

Edisi roadtrip Amerika :D. Awal bulan Juli kemarin, road trip lagi nih untuk ketiga kalinya. Setelah ke arah timur (Florida), ke utara (Arkansas), sekarang kita ke barat, menuju Nevada.

Rute road trip teranyar itu jadinya … Dallas (Texas) – Albuquerque (New Mexico) – Flagstaff (Arizona), Grand Canyon National Park (Arizona) dan berakhir di Las Vegas (Nevada).

 

Berangkat dari apartemen hari minggu pukul 8 pagi dari rencana jam 6 pagi! Zzzz -_-. Yah beginilah road trip bareng bocah-bocah. Banyak dramanya, yes? Hahahaha.

Sebelah barat Texas menuju New Mexico juga sudah lebih tandus ketimbang area utara Texas. Mulai memasuki wilayah padang rumput tanpa pepohonan tinggi.

Rencana awal, langsung bablas ke Arizona, karena tujuan utama memang Grand Canyon dan Las Vegas. Tapi saya pikir, assignment bentar lagi selesai, sebisa mungkin mampir di banyak negara bagian, jangan lewat-lewat doang hehehe. Kapan lagi ya booooo :p.

roadtrip amerika
Gambar : pixabay.com

 

Well, New Mexico ini bukan destinasi turis utama baik dari luar negeri bahkan dari dalam negeri sendiri. Dalam salah satu survey, New Mexico hanya berada di urutan 37. 3 besarnya siapa lagi kalau bukan : California, Florida dan Nevada!

Duh, ke California nih yang belum ketemu cara ke sananya via road trip dengan waktu cuti terbatas. Belajar nyetir, belajar nyetir, belajar nyetir wooooiiiiii :p.

Enggak naik pesawat saja? Ajegile harga tiket pesawat antar negara bagian di sindang. Apalagi anak 3 iniiiiii :p. Tempo hari suami sempat naik pesawat dari Texas ke Florida, harga tiketnya sama dengan harga tiket Texas – Irlandia! Hahahaha *ngakakStres*.

Makanya, alternatif utama buat melancong bagi turis lokal itu ya … road trip! Road trip menjadi pilihan bagi sebagian besar orang untuk halan-halan ke negara bagian lain ^_^. Dari sinilah ekonomi menggeliat di banyak tempat termasuk negara yang sepi ‘pengunjung’ macam New Mexico 😉

roadtrip amerika
Mejeng di Kota Tua, Albuquerque – New Mexico

.

Dari beberapa kali road trip inilah jadi pengin sharing soal kebijakan US yang katanya anti transportasi umum ini.
Arizona, karena punya Grand Canyon, masuk dalam 10 besar negara bagian yang dirubung turis (kita sekeluarga ini salah satunya hahaha). Arizona sebelahan sama New Mexico. Umumnya dari arah tenggara, kalau mau ke Arizona ya biasanya melintasi New Mexico dan kadang menginap juga barang semalam di New Mexico.

Road trip pakai mobil kadang memakan waktu sampai belasan jam, pasti dong bakal mampir-mampir buat menginap atau isi bensin atau makan. Kalau kami makannya bawa sih. Kadang agak sulit nyari makanan halal. Tapi di kota-kota besar insya Allah pasti ada (y).

Tempat isi bensin minimal ada satu mini market. Ya kalau pakai kantin kecil segala macam, sudah bisa menyerap beberapa tenaga kerja, kan? Inget ya ini Amerika, bukan Eropa di mana kita selalu dipaksa melayani diri sendiri :p.

Belum lagi hotel-hotel. Itu serapan tenaga kerjanya berapa banyak. Jadi banyak tempat-tempat yang menggantungkan penghasilannya dari para turis lokal yang sedang melakukan road trip. Ingat yaowww, jumlah penduduk US ini ratusan juta, Cyin hihihi. Potensi turis lokal sangat tinggi. Penduduk US ini cukup terkenal hobi jalan-jalan antar negara bagian lho.

Jumlah penduduk tinggi juga berarti banyak potensi tenaga kerja dan banyak mulut yang harus diberi makan toh yaaaa hehehe. Jadilah, kebijakan federal mau tak mau harus mengakomodasi hal-hal seperti ini.

Baru ngerti sekarang hehehe. Dulu-dulu kan lihatnya dari jauh saja. Mencibir melulu betapa tidak kerennya Amerika Serikat dibanding Uni Eropa :p. Again ya, lihat segalanya lebih dekat ^_^.

Ngggg… tetep condong Eropa, ya. Apah iniiiihhh, 4 tahun mutihin kulit di Ireland, baru setengah tahun di Texas sekeluarga udah gosong semua hahahaha. Alasannya karena pengin putih zzzz -_-, sungguh alibi yang sangat mulia hahahaha *benerinPoni*.

 

Tapi efek negatif dari kebijakan yang cenderung mengajak orang ke mana-mana naik mobil pribadi ini membuat Amerika Serikat menjadi penyumbang terbesar emisi CO2 yang ke-2 di dunia. Besarnya emisi CO2 akan berdampak makin buruk bagi Global Warming secara internasional.

Cina nomor satu. Persentase emisi CO2 US lebih dari setengah negara Cina padahal penduduk US hanya seperempat penduduk Cina. India bahkan hanya nomor 3, padahal penduduknya hampir sebanyak Cina.

10 besar memang ditempati oleh negara-negara penduduk segambreng termasuk Indonesia di urutan ke-7. Tapi ada Jerman di urutan ke-8 yang penduduknya “cuma” 80 juta orang. Mungkin karena negara padat industri. Jepang urutan ke-6 soalnya (sumbernya dari artikel ini, ya).

Padahal kebijakan-kebijakan di US (termasuk kebijakan masalah transportasi dan industri) yang ada sekarang itulah yang mungkin menjadi solusi paling feasible untuk mempertahankan posisi sebagai negara adidaya, menggenjot ekonomi yang dimotori dan harus menghidupi lebih dari 320 juta penduduknya.

Makanyaaaa, mumetlah jadi pemimpin mah. Apalagi di negara-negara yang penduduknya tumpah ruah. Sumpah deh, enakan jadi pengamat atau semacam itulah-itulah. Riset-riset sat set sat set terus cuap-cuap, “Wah ini salah, itu salah. Harusnya begini harusnya begitu.”

roadtrip amerika
Salah satu foto waktu road trip ke Arkansas

 

Macam pemain bola saja. Kadang lebih seru komentatornya ya hahaha. Pemain sudah ngos-ngosan di lapangan. Pelatih sudah keringetan menyusun strategi kok ya enggak gol-gol juga. Supporter deg-degan dan terus bersorak sambil berdoa. Komentator semangat 45 maki sana sini hahahahaha.
Tidak apa-apa. Memang dunia ini harus seimbang ;).

Salam hormat untuk semua pemimpin-pemimpin dunia dan mantan pemimpin-pemimpin dunia dari negara mana pun (y). Termasuk dari negara sendiri, yes? ^_^

Tetap hormat selalu buat Bung Karno, Jendral Soeharto, Eyang Habibie, Mendiang Gus Dur, Ibu Megawati, Bapak SBY, hingga kini yang masih dalam proses berjuang … Pak Jokowi :). Tetap semangat Pakde <3.

Kalian sendiri senangnya jadi yang mana, nih? The Observer, the Supporter OR the Do-er? ;).

The world needs dreamers and the world needs doers. But above all, the world needs dreamers who do.  -Sarah Ban Breathnach

Diaspora Indonesia seniman perempuan indonesia ratu adil

Diaspora Indonesia : Tak Akan Lupa Kacang Pada Kulitnya ;)

Diaspora Indonesia : “Home is more than just a building. For me, home is more about the sense of comfort and the memories built together with the people we love,” begitu kira-kira kata sambutan dari pelukis perempuan asal Indonesia, Ratu Adil, saat membuka pameran tunggalnya di Mansfield, Texas.

Ratu Adil, asal Yogyakarta, sejak tahun 2009 tinggal di Amerika Serikat. Dari 4 anaknya, 2 lahir di Indonesia, 2 lainnya lahir di Amerika Serikat. Like I’ve said before, anaknya 4 tapi itu badan duh Gustiiiii, sumpah kalau lihat kita jadi takut makan nasi dah! Hahahahaha .

Diaspora Indonesia seniman perempuan Ratu Adil di Texas Amerika Serikat
Ratu Adil (paling kanan) bersama para model lukisannya.

 

Pameran ini terselenggara atas sponsor penuh dari Mansfield Commission for The Arts. Komisi ini adalah bagian dari program pemerintah Kota Mansfield untuk memajukan seni dan budaya di daerahnya.

Tidak sembarang seniman yang bisa mendapatkan kepercayaan untuk pameran tunggal seperti ini lho ;). Tentulah Ratu Adil dianggap punya prestasi dan kerja keras hingga layak diundang sebagai penampil tunggal *jempol*.

Karena terkenang pengalaman tinggal di Indonesia dan Amerika Serikat inilah yang membuat Ratu Adil terinspirasi untuk membuat tema pameran tunggal lukisannya, “Places I Call Home”.

Tuuuuuuh, sebagai sesama diaspora Indonesia di luar negeri, kita pun tidak boleh lupa kacang pada kulitnya, yes? .

Boleh banget lho merasa betah di luar negeri dan tak ingin kembali lagi #ehGimana (hahaha), tapi tidak berarti kudu jelek-jelekin negeri asal kan? .

Saya suka pening kalau ada teman-teman yang lagi mudik, duh ya, itu segala keluhan dan bermacam omelan tentang Indonesia bertebaran dalam media sosial mereka :(. Sayang atuh bayar tiket mudik mahal-mahal buat jelek-jelekin negeri asal doang hehehe.

Kalau mudik sih mending kangen-kangenan sama keluarga yang sudah lama ditinggalkan. Wisata kuliner sana sini karena yang namanya lidah tuh sukar menahan rasa rindu. Mumpung lagi di tanah air. Daripada mengeluh mending jajan-jajan dan kumpul-kumpul :D.

Semua tempat kita tinggal pasti ada kenangannya masing-masing. Apalagi tempat kita lahir dan besar selama belasan tahun. Masa hanya karena betah di tempat baru, tetiba merasa harus maki-maki negeri sendiri .

Hidup merantau seharusnya bikin kita lebih mampu melihat segalanya lebih dekat . Untuk hal simpel saja macam perbedaan-perbedaan mendasar antara negeri 4 musim vs negara 2 musim .

Baik Indonesia maupun Amerika Serikat, keduanya merupakan tempat berkesan buat Ratu Adil.

Jadi, hari sabtu 22 Juli kemarin, kami menghadiri Opening Reception dari pameran lukisan Ratu Adil di Mansfield ISD Center for the Performing Arts.

 

Acara pembukaannya seru juga. Selain kata-kata sambutan juga ada tari-tarian tradisional nusantara dan band lokal Indonesia di area Dallas Fort Worth sini . Mbak Tama, panggilannya Ratu Adil di sini, juga cerita kalau menurut penyelenggara ini nih acara pembukaan paling rame sejak mereka menggelar pameran-pameran sini.

Orang Indonesia gitu lhooooo hihihihi. Mangan ora mangan sing penting ngumpulllll :D. Hidup Diasporas Indonesia. Semoga kompak terus di mana pun berada :D.

Sebenarnya saya tidak ngerti-ngerti amat soal lukisan. Apalagi lukisan abstrak gitu ya. Tapi lukisan-lukisannya Ratu Adil punya obyek yang gampang banget dimengerti oleh awam kayak kita. Warna-warnanya cantiiiiik. Tadinya sempat khawatir duh entar kalau lukisannya ternyata aneh-aneh gitu harus gimana ya. Mau pura-pura ngerti kok ya malu hahahahaha.

Instead, bagus-bagus banget lukisannya. Banyak obyek-obyek perempuan :D. Topik-topik tentang perempuan juga banyak sekali menghiasi topik dalam tulisan-tulisan saya. Hidup perempuan! #eaaa :p. Pengamat seni di Mansfield juga memuji konsistensi Ratu Adil dalam menyelipkan simbol-simbol yang menunjukkan daerah asal sang pelukis, Indonesia.

Diaspora Indonesia seniman perempuan indonesia ratu adil
Salah satu lukisan Ratu Adil

 

Btw ini pameran tunggal pertama Ratu Adil di Amerika Serikat. More to come ya Mbak . Aamiin.

Congratulation ya Mbak Tama (Ratu Adil) .

Ini ada vlog dari rekapan acara pembukaan pameran kemarin. MOnggo diintip seru dan kompaknya komunitas Diaspora Indonesia ngumpul-ngumpul dan nari-nari dan tentunya … foto-fotooooooo hihihihi :D.

https://www.youtube.com/watch?v=7jPMkfOOb-s

Sekolah di Amerika

Sekolah di Amerika Serikat (Texas) Juga Mengenal Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta

Tahun ajaran baru sudah dimulai ya di tanah air. Terus gimana dengan tahun ajaran baru  sekolah di Amerika? Belum sih. Ini masih pada libur hehehe. Sekolah anak saya masuknya setelah minggu ke-3 di bulan Agustus.

Libur musim panasnya hampir 3 bulan.  Irlandia cuma 2 bulan. Tapi di Ireland ada liburan paskah ada libur jelang Halloween, banyak liburan printilan lah. Sementara di Texas liburannya ngirit bener. Cuti orang kantoran juga dikit banget di Texas. Pokoknya kerja, kerja, kerja :p. Lah ini mau bahas sekolah di Amerika apa Jokowi neh? Hahahaha #dasarCebong :p.

Sekolah umum “gratis” di Texas dimulai dari usia 5 tahun (kindergarten/TK). Tapi TK nya cuma setahun. Habis itu langsung lanjut ke 1st-Grade. Sama seperti di Ireland, SD kelas 1 dimulai dari umur 6 tahun. Tapi Ireland sekolah gratisnya dimulai dari usia 3 tahun :D.

Tempat-tempat les macam Kumon dkk itu menjamur di banyak tempat, kirain di Asia doang les beginian hits hihihihi. Sekolah-sekolah swasta juga jadi incaran walau sebenarnya public school enggak jelek-jelek amat. Kenapa begitu?

Ya balik ke rumus awal lah. Amerika Serikat sama kayak Indonesia, negara yang penduduknya segabruk-gabruk. Tingkat kompetisi yang tinggi sungguh sukar dihindari :). Tunggu penjelasannya di bawah yaaaa :D.

Sekolah di Amerika
Gambar : pixabay.com

Yang di Eropa jangan nyengir dulu, nanti di tulisan lain saya ceritakan sisi positif dari kehidupan ala kompetisi tinggi “model begini” ;). Rumus kehidupan di berbagai tempat sama kok teman-teman, plus minus, baik buruk, positif negatif, selalu bergandengan satu sama lain :).

Beban hidup orang tua ya enggak jauh-jauh dari urusan uang sekolah anak, cicilan rumah dan cicilan mobil. Karena di Texas angkutan umum tiris banget, punya 2 mobil salah satu solusi untuk kegiatan sehari-hari dalam tiap rumah tangga. Mahal yaow naik taksi mulu. Makanya masuk dalam komponen penting cicilan standar di tiap keluarga :).

Sekolah umum di Texas mengenal sistem rayonisasi yang ketat. Sekolah-sekolah publik hanya menerima anak-anak yang tinggal di sekitaran situ. Sementara sekolah publik di Texas juga ada rengking-rengkingnya. Dan rengking-rengking ini ditentukan oleh kualitas sekolah. Nilainya 1-10, berbanding lurus, makin tinggi makin bagus reputasinya.

Kualitas sekolah bergantung pada pembiayaannya. Di mana pembiayaan ini berdasarkan pajak lokal masing-masing wilayah. Lokasi yang “mahal” pajaknya juga tinggi, semacam Pajak Bumi dan Bangunan gitu. Jadi sekolah yang modalnya besar ya bisa mempekerjakan guru-guru kualitas bagus dan menyediakan fasilitas dan gedung yang kece :D.

Makanya, sekolah publik yang kualitas bagus biasanya ada di lokasi-lokasi pemukiman yang keren. Jadi, orang tua kudu kuat beli rumah atau menyewa apartemen di lokasi keren yang tentu harga beli dan harga sewanya lebih tinggi. Intinya tetap harus kuat nyicil demi dapat sekolah umum berkualitas.

Soal mobil karena di Texas memang transportasi umum tidak begitu dikembangkan. Tapi ini tidak selalu menjadi hal negatif. Duh harus 1 tulisan lain juga untuk menerangkan mengapa pembangunan sarana transportasi model begini ada hal positifnya juga ;). Kapan kelarnya ini gue nulis soal Amerika? Hahaha.

Sebenarnya ada bus sekolah gratis pulang pergi. Ide bus sekolah ini memang untuk mengurangi kemacetan tapi kayaknya tidak terlalu berhasil. Antrian panjang mobil-mobil ortu antar jemput anak di sekolah masih panjang bukan kepalang.

Belum macet-macet amat sih jadi masih belum beralih ke bus sekolah. Ada isu bullying juga katanya. Alhamdulillah so far anak-anak saya masih nyaman naik bus sekolah. Ya gimana jugak emaknya kagak bisa nyetir, yes? Hahaha.

Cara belajar anak-anak sini hi-tech banget menurut saya. Soalnya dibandingin sama sekolah di Irlandia, di mana saya dulu tinggalnya memang di kota mungil banget. Penduduk cuma 20 rebu hahaha. Sekolah anak saya di Athlone tergolong sederhana kalau dibandingkan dengan sekolah mereka di Texas sini. Gedungnya keren gilak, fasilitas komplit, padahal ini sekolah rengking 9, gimana yang rengking 10 cobak?

Komunikasi dengan Bu Guru serba pakai gadget hehe. Jarang komunikasi langsung. Sebenarnya saya lebih suka yang ngomong langsung tapi ya sudahlah jadi enggak pake acara baper-baper. Ada beragam aplikasi yang kudu kita instal di hape untuk memantau perkembangan anak-anak di sekolah.

Ide bagus. Teknologi harusnya memang dimanfaatkan sebaik mungkin sisi positifnya :).

Tapi anak-anak di sini masih SD saja sudah bebas bawa gadget ke sekolah. Itu teman anak saya sesama kelas 3 SD bawa ipad ke sekolah. Ternyata banyak yang kayak gitu di sekolahan. Waduh! :(.

Pendidikannya so far sangat condong ke kemampuan kognitif. Kalau di Ireland harus diakui, pendidikan sopan santun itu juga tergolong penting, maklum sekolah katolik  ya hehehe. Baca tulisannya di sini.

Peer hanya sekali seminggu itu juga buat latihan di rumah. Tapi jam sekolahnya sangat panjang, dari pukul 7.50 hingga 15.00. Termasuk yang KINDERGARTEN. Ah ya, elementary school itu dari Kindergarten sampai kelas 5. Kelas 6-8 itu masuk Junior High School / Middle School. elas 9-11 masuk High School.

Tapi ini tergantung kebijakan tiap ISD ya (Independent School District) yang umumnya mengacu ke kota bersangkutan masing-masing.

Sejak kelas 3 SD, ada semacam final test level negara bagian. Kalau di Texas namanya  STAAR Test (State of Texas Assessments of Academic Readiness). Sama kayak EBTANAS gitu kali ya tapi ini ujiannya tiap tahun. Ujiannya 3 jam booo, ngalah-ngalahin UMPTN dah hahahaha.

Sekolah di Amerika

Don’t worry mata pelajarannya paling cuma Math, Reading dan Writing. Kelas 3 cuma ada Math dan Reading. Gak susah-susah amat sih. Kalau anak Indonesia mah pasti pada bisa deh ;).

Mata pelajaran yang muncul di rapor juga dikiiiit hanya ada 5 yang tercetak di rapor : Art-Science-Math-Reading-Writing. Nilainya pakai angka gitu 0-100.  Beda dengan Ireland yang rapornya pakai range angka dan tulisan panjang lebar instead of nilai kasat mata model begini. Texas lebih mirip sama Indonesia, yes? ;).

Btw, sekolah dengan kurikulum agama juga bertaburan lho di Texas, termasuk buat agama Islam. Ada sekolah-sekolah dasar semacam Madrasah Ibitidayyah-Tsanawiyah-Aliyah gitu-gitu lah. Biasanya diadakan oleh Islamic Center yang jumlahnya tidak sedikit di seantero Texas ;). Tapi tentunya tidak gratis ;). Buat orang tua yang ingin anaknya mendapatkan pendidikan formal Islam yang lebih intensif, silakan masuk ke sekolah-sekolah ini.

Sekolah sore untuk belajar mengaji juga ada. Summer Camp, sekolah khusus liburan musim panas juga diadakan oleh Islamic Center di banyak tempat ^_^. Anak-anak saya juga saya ikutkan di Summer Camp di Islamic Center dekat sini :D. Sekolah beginian yang tentunya tidak gratis. Misalnya summer camp buat sebulan, 4x seminggu, 2 jam per kedatangan, dibandrol 150 dolar per anak.

Kalau les-les yang lain saya tidak ikutkan. Padahal jelang libur musim panas, itu brosur-brosur tempat les ini itu berjejalan dalam folder anak-anak saban pulang sekolah. Les inilah les itulah …. :D.

Pendidikan memang salah satu lini bisnis yang cukup tokcer di US ;).  Demandnya tinggi makanya supplier juga lincah membaca kesempatan :D.

Kurikulumnya jauh lebih modern dan sifatnya sangat interaktif kalau di Texas sini. Anak-anak dilatih banget biar jadi banci tampil. Sebagai persiapan awal untuk menghadapi ketatnya perguruan tinggi dan dunia kerja mungkin? (y).

Pendidikan dasar gratis tapi jangan ditanya mahalnya biaya kuliah di US. Konon, yang paling mihil di dunia *ngelapKeringat*. Kalau dari artikel sini, rata-rata biaya kuliah per tahun di US sekitar 33 RIBU DOLAR. Ingat ya, PER TAHUN! Mari kita ngelap keringat bersama-sama hahaha. Itu belum mikirin uang kos segala macam.

Sudahlah mahal, persaingan masuk uni-uni top di US juga ketat banget.

Sekolah di amerika

Bagaimana dengan jalur beasiswa untuk anak kuliahan? Ya ada juga. Tapi kalian tidak lupa kan kalau jumlah penduduk Amerika Serikat itu ada 320 juta (data tahun 2015). Terbayang persaingannya kayak apa? Belum lagi daya juang pendatang asal India dan Cina ini benar-benar luar biasa urusan sekolah anak.  Mereka juga jumlahnya tidak sedikit.

Enggak di Eropa, enggak di Amerika, mamak-mamak Cina dan India bener-bener deh ya kalau urusan pendidikan anak :p.

Makanya mungkin jarang yang lanjut S2 karena sudah tepar duluan bayar cicilan untuk S1. Itu student loan termasuk cicilan favorit di US. Jangan heran iklan di tivi isinya gak jauh-jauh dari iklan asuransi dan iklan terkait urusan cicil mencicil hihihi. Plus iklan makanan kaleng, obat-obatan mulai dari obat diet sampai obat tidur, iklan mainan, dan iklan lain yang bikin dompet selalu bergetar hahaha.

Tidak sedikit pendatang yang mencoba peruntungan dengan sekolah S2 di US untuk cari kerja. Lumayan saingan tidak terlalu banyak. Kita juga sudah lulus S1 di negara asal yang ongkosnya lebih masuk akal. Orang India teman kerja suami saya banyak yang menempuh cara ini :D.

Karena itulaaaaaah, sekolah-sekolah berbayar / private schools / sekolah swasta menjadi salah satu upaya para orang tua untuk meningkatkan daya saing anak-anak mereka agar kelak bisa menembus persaingan di level universitas. Juga dengan bantuan tempat-tempat les ini itu seperti Kumon dkk, anak-anak banyak yang ikut les ini itu sama kayak di Indonesia pada umumnya.

Private school ini bayarannya tidak murah. Rata-rata biaya sekolah swasta di Texas untuk elementary school itu 7 ribu dolar per tahun. Belum lagi biaya printilannya, ya. Banyak ekskul soalnya.

Jalur ke universitas kan juga bisa menggunakan jalur non-akademis seperti olahraga dan kemampuan bermusik. Makanya anak-anak yang punya potensi juga digembleng kemampuan non akademisnya melalui ekskul-ekskul di sekolahan, umumnya yang private school yang punya kegiatan ekskul yang mumpuni.

Kok enggak kuliahin anak ke luar negeri saja? Ke Eropa gitu? Pan udah gue bilangin, kalau sudah tinggal di Amerika mah, kagak ada cerita lagi mau pindah-pindah ke negara lain hahaha.

Ini baru gue ngeliat ada negara yang penduduknya semangat bener pasang bendera segede-gede gaban hampir di mana-mana. Depan rumah, depan toko (toko imut-imut sekali pun), di pinggir jalan …. Iya deh, iyaaaaa, kita tahu kok situ orang Amerika! Bungkus, bungkuuuuss hahahaha :p.

Saya dan suami memang agak-agak gimana gitu dengan sistem pendidikan di Ireland yang menurut kita terlalu santai hehehe. Tapi ya enggak pengin se-sadis di Jakarta jugak. Jadi maunya appaaaahhhh? Hahaha. Di Texas ini ya lumayanlah agak di tengah-tengah ini juga karena masih SD ya. Kayaknya makin naik tingkatannya makin mirip kondisi di Jakarta. Ya sama-sama negara raksasa sih ya :D.

Btw, saya lagi ngumpulin referensi soal kurikulum terbaik di dunia. Wah hasilnya ternyata aneka rupa ya. Dari sekolahan yang selow nan santai macam di Skandinavia sampai yang berat-berat macam di Cina dan Korsel, semuanya masuk 20 besar kurikulum terbaik :D. Nanti yah di tulisan yang lain. Kalian pasti sudah kesel banget, “Najis tulisannya panjang banget!” Hahahaha.

Semangat ya Buibu mengantar para ananda belari di lintasan pendidikan masing-masing. Santai sajaaaa, syukuri kondisi yang ada dan pahamilah tidak selamanya rumput tetangga selalu hijau. Tiap wilayah, tiap negara, tiap keluarga, tiap jalan kehidupan, bahkan tiap individu punya rahasianya masing-masing ;).

Tetap semangat! ^_^

The American Pride

Oleh-oleh sekelumit pengalaman kerja ke Amerika :D. Summer holiday telah tiba! . Ceu Jihan ke mana ajaaaaa enggak posting-posting? Jalan-jalan dooooooong . Jarang bersentuhan dengan medsos kalau lagi di jalan. This is another road trip. Dimana road trip itu salah satu hal penting dari pengalaman tinggal di Amerika Serikat ;).

Pengalaman tinggal di Amerika Serikat
Gambar : pixabay.com

Liburan kali ini saya sempat memborbardir insta-story di akun Instagram saya. Siyal dah, itu ternyata cuma 24 jam benar-benar hilang ya . Kirain masih ke-save dan bisa kita download lagi buat dikumpulin. Ternyata benar-benar hilang ya *nangis*.

Tadinya bela-belain rajin bikin Insta-Story buat ngumpulin video pendek-pendek. Baru tahu kalau ternyata videonya cuma numpang lewat . Harus download manual untuk di-save di ponsel. Justru itu yang dihindari karena ponsel sudah penuh dengan vlog resep hahahahha .

Kali ini nyobain road trip yang lebih panjang. Dari Texas (area Dallas), menuju 2 tempat utama : Grand Canyon dan Las Vegas. Tadinya ambisius mau sekalian lanjut ke Los Angeles. Tapi berhubung Pak Supir cuma ada satu ya sudahlah ya, mustahil itu hahahaha .

Total jarak tempuh sekitar 1200 miles, hampir 2 ribu kilometer. Padahal dulu pas masih tinggal di Jeddah, kayaknya udah heboh banget road trip dari Madinah ke Madain Saleh sekitar 400 kilo hihihi. Ternyata di US lebih sangar .

No worry, pakai mobil matic kok. Bisa pakai cruise control segala. Sudah punya pengalaman ke Miami-Florida 3 bulan yang lalu. Ke Florida lebih jauh lagi sekitar 1300 miles. Sempat juga road trip ke Arkansas. Tapi Arkansas sih dekat banget, hanya 3 jam an dari Dallas.

Tapi road trip kali ini mampir-mampirnya lumayan sering. Memang tujuannya mau halan-halan, yang ke Miami pan kerja yak . Suami kerja, kiteee yang halan-halan, yes? Hahahahaha.

Foto waktu road trip ke Arkansas tempo hari

Kalau ke Florida kita menuju ke arah timur, arah road trip kali ini ke arah sebaliknya, menuju negara-negara bagian sebelah barat. Makanya, waktu setempat mundur 1-2 jam, jadi terasa menghemat waktu karena matahari tenggelamnya terasa lebih lama . Mana musim panas pulak. Jadi jam 9 malam masih cukup terang.

Perbedaannya cukup kontras. Negara bagian di sebelah barat Texas jelas lebih hot-hot-hot . Ke arah Louisiana, Missisippi sampai Florida kan banyak pohon gede-gede. Negara bagian New Mexico, yang pertama kami hampiri lebih gersang dan dinominasi bukit batu .

Awal-awal melihat bentang alam New Mexico benar-benar membuat saya dan suami bernostalgia tentang Arab Saudi. Mirip bangeeeettt dengan pemandangan di Kota Al Ula, tempat Al Hijr/Madain Saleh berada . Jadi gosip-gosip tentang Jeddah lagi deh kita berdua sepanjang jalan saat melihat barisan bukit batu saat memasuki wilayah New Mexico.

Btw, New Mexico ini masih bagian dari Amerika Serikat. Negara bagian ke-47 kalau dihitung dari awal bergabungnya. Bersama Colorado-Utah dan Arizona, New Mexico juga bagian dari The Four Corners yang berada di wilayah barat laut Amerika Serikat.

Foto-foto road Trip Canyon-Vegas ini masih nyangkut di kamera. Jadi sementara saya comotin foto dari situs gratisan dulu ya hehehe.

kerja ke amerika
The Grand Canyon (Gambar : pixabay.com)

The Four Corners (Colorado-Utah-Arizona-New Mexico) merupakan tempat yang hingga kini masih merupakan kampung halaman bagi orang-orang Indian, penduduk asli benua Amerika.

Walau New Mexico, secara persentase, masih paling tinggi diantara negara bagian lain, tapi Arizona yang lebih jor-joran promosi soal budaya Indian.

New Mexico, julukan resmi : The Land of Enchantment secara wilayah termasuk 5 negara bagian paling luas, tapi jumlah penduduknya hanya menempati urutan ke-36. Masih jauh lebih kecil ketimbang Texas, tapi penduduknya tiris bener hehehe.

Ya iyalah, kondisi alamnya masih didominasi oleh padang rumput yang gersang dan bukit batu. Tidak memiliki perbatasan dengan laut sama sekali kalau tidak salah, jadi secara ekonomi memang tidak begitu cemerlang, ya.

Beda dengan Texas yang dekat laut jadi lebih dinamis. Banyak industri juga lho di Texas. Florida terkenal dengan pantai-pantai cantik untuk liburan dan buah-buahan tropisnya. California lebih ‘sempurna’ lagi. New York sangat dinamis dengan pergerakan bisnisnya. Las Vegas melengkapi dosa besar Amerika Serikat sebagai negara adidaya hahahaha .

kerja ke amerika
Gambar : pixabay.com

Gilak deh emang Amerika Serikat ini. Sagala aya! Self sufficientnya termasuk tinggi, makanya sombong yak hahahaha . Jangan heran lho, banyak orang US yang sudah tidak merasa perlu ke mana-mana saking bangganya sama negaranya . Berasa tinggal di 50 negara berbeda yang diiket jadi satu .

Serba rumit dan sangat dinamis . Bersama segala kekurangan dan “kejahatan”nya, sekarang saya sudah mulai mengerti mengapa orang-orang Indonesia yang sudah mapan di sini sepertinya sudah tidak ada kemungkinan mau balik ke tanah air hahahaha. Lebih parah dari diaspora yang menyebar di Eropa . Di Eropa masih banyak keluhan soal pajak yang gila-gilaan hihihi.

Happy (belated) Independence Day, United States of America!

Walau saya tidak tahu apakah harus ikut bangga dan terharu atau harus menangis saat membaca sejarah panjang suku Indian yang ada di tanah ini. Ini kan lagi berada di tempat-tempat kebangsaan suku Indian . Masa lalu pahit menjelang orang-orang Eropa menghambur ke sini dan menegaskan kiprah mereka sebagai pemilik tanah di belahan utara benua superpower ini.

Ah ya, kita memang harus mengakui, kita hidup di dunia yang tidak sempurna . Like I always said, kita masing-masing pun adalah bagian dari ketidaksempurnaan tersebut.

(Baca : Negeri di Awan)

So once again, selamat hari “kemerdekaan” buat Amerika Serikat. Tetep pake tanda kutip hahahaha .

Nanti aja ya per negara bagiannya lengkap sama vlog dan foto-foto. Ya kira-kira beberapa bulan lagi lah hihihihi *ngikikPemalas*.

-Las Vegas, 5 Juli 2017-

Welcome to The Lone Star … Texas!

Yiiiihaaaa *benerinTopiKoboi*

“Howdy”, sapaan khas ala wilayah selatan Amerika Serikat ini sudah mulai kedengeran sejak turun dari pesawat via Bandara di Fort Worth.

Ya nasib, bela-belain gak jajan di Bandara JKF-NY karena yakin banget dapat makanan di pesawat. Ternyata di pesawat dikasih kacang doang *nangis*. Sampai susah tidur menahan lapar hahaha.

Dari bandara, masih harus geret koper ke luar, naik bus menuju Rental Car Center. Di Texas enggak bisa hidup lo kalau gak punya mobil sendiri . Amerika Serikat, secara umum, memang sangat bertolak belakang dalam urusan angkutan umum dengan Eropa.

Gambar : herb.co
Gambar : herb.co

Keluar dari parkiran, disapa dengan ramah oleh petugas di sana dengan aksen Texas yang khas. Suka nonton SpongeBob? Aksen Texas iu persis seperti karakter Sandy Cheeks :D. Beda banget sama New York yang dingin dan cuek . Pendatang kok baper hahaha.

Welcome to Texas!

Langsung menganga melihat fasilitas infrastruktur jalanan yang jalan layangnya bisa 10 layer kali ya. Di Ireland mah banyak jalan-jalan mungil yang kiri kanannya padang rumput hijau royo-royo. And it makes me love Europe even more .

#teamEuropeGarisKeras .

Fore Abbey - Ireland <3
Fore Abbey – Ireland <3

Karena terbiasa dengan etika menyetir yang super sopan ala Yurop, mau copot jantung saya pas di highway, dengan kecepatan tinggi, mobil-mobil salip menyalip baik dari kini dan kanan jalan. Berasa balik Arab Saudi lagi gak sih? Hahahha.

Mas dan embak, itu jalanannya lebar-lebar sudah sebanyak itu mau buru-buru ke mana ciiiiiihhhhh? Jangan salah, segini banyak jalanan melayang-layang, macet masih menjadi ciri khas Dallas dan sekitarnya di jam-jam sibuk saat weekdays *sayWhat*.

Texas, negara bagian di Amerika Serikat yang serba nomor 2 😀. Ekonomi terbesar ke-2, penduduk paling banyak peringkat 2, dan luas wilayahnya juga nomor 2. California adalah negara bagian yang paling makmur secara ekonomi dan terbanyak penduduknya. Negara bagian terluas adalah Alaska.

Iklimnya cukup unik. Februari begini kan biasana masih menggigil tuh kalau di Irlandia, di sini sudah mencapai rata-rata 20 dercel. Bedanya kalau pagi-pagi tuh dingiiiiiiinnn, di bawah 10 dercel. Jelang siang berangsur naik suhunya. Kebayang gak musim panasnya kayak apa.

Konon, bisa mencapai 40 dercel. Wow 40? Bakal tahan gak tuh? Ho ho ho, kite pan alumni gurun jugak . Di Arab Saudi pernah mencapai lebih dari 50 dercel, lho .

texas map

Sebelum bergabung dengan The Union, Texas lebih dahulu melepaskan diri dari Mexico dan resmi menjadi Republik Texas di tahun 1836. Hampir berbarengan dengan kemerdekaan Mexico dari Kerajaan Spanyol. Mexico terinspirasi oleh United States yang sukses melepaskan diri dari Kerajaan Inggris.

Resmi join Union, Union pun berantem dengan Mexico terkait wilayah perbatasan di Texas. Perang pun pecah. Hasil akhirnya, Union malah sukses merebut wilayah California dan New Mexico dengan membayar sejumlah uang kepada Mexico.

Texas, salah satu negara bagian US yang berbatasan darat secara langsung dengan Mexico di sebelah selatan. Di sebelah utaranya ada Oklahoma. Sebelah timur ada Arkansas dan Louisiana. Sebelah barat ada New Mexico.

Etnis Hispanik yang juga mayoritas di Mexico berjumlah sekitar 37% dari total penduduk Texas. Orang bulenya mah hanya 45% saja. Hampir 12% adalah ras Afrika/berkulit hitam. Sisanya etnis Asia dan lain sebagainya.

Texas memperoleh banyak kemajuan secara ekonomi sejak booming perminyakan dan industri-industri lainnya. Amerika Serikat memang punya cadangan minyak lumayan lho makanya di sini bensin jauh lebih murah ketimbang di Ireland .

Masalahnya, penduduknya segabruk-gabruk makanya ekspor tidak terlalu banyak. Bedakan dengan Saudi, yang penduduknya hanya sekitar sepersepuluh daripada US. Saudi banyak mengekspor karena supply jauh melampaui jumlah penduduk. Jadi bukan karena konspirasi kok yaaaaaaa .

Saat krisis melanda US di tahun 2007-2009 pun, Texas termasuk yang mampu bertahan .

Ada banyaaaaaakkk sekali kota-kota di Texas. Lima yang terbanyak penduduknya adalah : Houston, San Antonio, Dallas, Austin dan Forth Worth. Tebak yang mana ibukota Texas? . Bukan Houston bukan Dallas tapi … Austin .

Yup, setiap negara bagian di US memiliki ibukota masing-masing lengkap dengan benderanya bahkan aturan pajaknya pun beda-beda . Sementara Amerika Serikat -nya sendiri beribukota di Washington DC.

Jangan salah, Washington juga menjadi salah satu negara bagian di sebelah utara pantai barat US. Bedakan antara negara bagian Washington vs si ibukota Washington DC di belahan timur.

Bendera memiliki tiga warna : biru merah, dan putih. Dengan gambar bintang tunggal berwarna putih di sebelah kiri bendera yang backgroundnya berwarna biru. Karena inilah, bendera Texas juga dikenal dengan istilah “The Lone Star”. Ini ada hubungannya dengan The Lone Ranger gak sih? Hihihi.

texas lone star

Walau ekonominya termasuk “dahsyat”, biaya hidup di Texas relatif lebih murah ketimbang negara bagian lain. Pajak lokalnya juga lebih kecil. Tapi tetap sih harga-harga barang tidak seasoy di ALDI hahaha.

Eh, ada ALDI lhooooo di Texas *sujudSyukur*.

Tapi ALDI nya sepi banget hehehe. Ya iyalah, toko Eropa walau harga tergolong paling murah, barangnya dikit dan kantong plastiknya harus beli hahaha. Masukin barang saja sendiri. Kalau Walmart tuh, sudahlah bukanya 24 jam, plastik segabruk-gabruk gratis pula 😛, masukin barangnya pun oleh petugas.

Tinggal berdiri cantik nungguin barang dihitung dan terima beres dalam kantong plastik . Sama kayak di Jakarta dan di Jeddah .

Pendapatan perkapita Ireland dan US tidak terlalu jauh beda. Tapi Ireland penduduk cuma 5 jeti, sementara US di atas 300 juta orang hahaha . Perbedaan utamanya lagi adalah di kesenjangan penghasilan .

Yes, US menganut sistem ekonomi super liberal hahaha. Man-hour pekerjaan kerah biru jaraknya sangat jauh dengan pekerjaan formal gitu-gitulah. Karena itulah, jajan di rumah makan di US tuh enggak mahal . Kalau di Eropa, duuuuhh, jajan seminggu sekali aja udah syukur ya *curhatKak?* .

Makanya toko-toko tertentu bisa buka sampai 24 jam. Di Eropa barat, kebanyakan toko malah tutup full kalau hari Minggu hihihi. Kenapa? Enggak kuat bayar gaji karyawannya hahaha.

Kemarin main ke Dallas to see the other side of this “American Dream”. Banyak homeless . Sesuatu yang cukup jarang di banyak negara-negara maju di wilayah Eropa. Ada juga sih yang rawan homeless macam di Paris. Tapi di Swiss kayaknya jarang banget lihat pengemis gitu-gituan.

Kerja di Amerika
Gambar ; cnn.com

Orang berada dan orang pas-pasan hidupnya enggak nyampur di US . Makanya di wilayah tertentu kesannya orang kaya semua. Di wilayah lain sampai-sampai fasilitas umumnya bau pesing luar biasa .

Pas jalan-jalan di City Center Dallas, takjub melihat banyaknya gedung-gedung tinggi (minimal 50 lantai kali ya) khas kota-kota besar di US yang sering lihat di pilem-pilem hehehe. Tapi kemudian melewati wilayah yang banyak pengemis nongkrong bareng. It really breaks my heart .

Tapi kemudian diceramahi suami bahwa sebenarnya sistem “super liberal” ala Amerika Serikat ini juga ada sisi positifnya. Di mana tulisan ini sudah terlalu panjang kalau harus bahas itu ya hahahaha. Nanti di tulisan terpisah .

Seleb-seleb dunia dari berbagai bidang juga banyak yang berasal dari Texas. Sebut saja 4 presiden US yang base-nya dari Texas, George Bush senior dan junior, Eissenhower, dan Lyndon B Johnson.

Penyanyi terkenal Beyonce yang sudah menerima belasan penghargaan dari Grammy Awards juga kelahiran Houston .

Tapi kelebihan Texas itu adalah urusan sekolahan anak. Sekolahnya keren Cyin dibanding sekolah-sekolah di Eropa pada umumnya, ya. Bangunannya gede-gede dengan fasilitas jempolan. Bus antar jemput gratis pulang pergi. Uang sekolah gratis sampai ke buku-bukunya dan segala macam.

Sistem pendidikannya sudah hi-tech banget. Beda lah sama Irlandia hahahaha. Walau sama-sama gratis .

Belajarnya santai tapi najis deh ujiannya susah benerrrrr hahaha . Kok bisa gitu ya *garukIdung*.

Perpustakaan umumnya juga luar biasa banget dah . Ini padahal kota tinggal saya kan kota imut-imut gitu bukan kota besar bukan kota menengah . Maksimal buku yang bisa dipinjam konon 100 buah. Itu becanda apa gimana ya embak petugasnya di sana hehehe.

Pelayanan di perpustakaan umum tadi juga sudah mengandalkan teknologi banget. Petugas hanya untuk bantuin rapi-rapiin buku. Proses peminjaman dan pengembalian buku hanya mengandalkan sebuah mesin khusus oleh masing-masing peminjam.

Norak deh gue hahhahaha. Bahkan depan perpus pun kemarin ribut mau foto-fotoooo  .

Segitu dulu ya, hasil kepo-kepo tinggal di sini selama 24 hari terakhir ini. Detail menyusul. Juga nantikan selanjutnya vlog-vlog dari Texas . Jangan lupa subsribe dong di youtube channel saya dan like fanpage Facebook saya di The Davincka Code#pepetTerooooos hahaha.

Ini vlog terbaru saya di Youtube ;).

***