People We Haven’t Met Yet (6)

Tulisan ini merupakan salah satu bab dalam buku “Memoar of Jeddah : How Can I not Love Jeddah?” :D.

***

Saya ingat betul ucapan salah satu teman saya, “Waktu baru nyampe di Jeddah, pertama kali ke mal, ke Serafi Mall. Terus gue takut banget. Pegangan terus sama suami gue. Gue takut diculik!”

Kalimat tersebut tidak berlebihan. Saya juga begitu. Sewaktu masih di tanah air, cerita-cerita yang mendominasi tentang Saudi ya tentang penculikan perempuan, perkosaan TKW dan sejenisnya. Sebagian besar teman-teman saya di Jeddah punya kesan pertama yang tidak jauh berbeda. read more

Jeddah, Tak Kenal Maka Tak Sayang

(dimuat di Majalah Pesona edisi Oktober/November 2014)

Oleh : Jihan Davincka

            Apa yang terlintas pertama kali di benak saat mendengar kata Jeddah?

Kota terbesar ke-2 di Arab Saudi ini menjadi salah satu tempat saya bermukim saat mengikuti suami yang berpindah tugas ke salah satu Negeri Petro Dolar ini.

fotografer Dani Rosyadi Masjid Apung
Masjid Apung, Jeddah-Arab Saudi, fotografer : Dani Rosyadi

Saya, sih, jujur saja. Saya takut. Sudah sering saya mendengar tentang keterbatasan yang harus dihadapi oleh kaum perempuan di wilayah ini. Yang paling mengganggu adalah aturan bahwa perempuan tidak boleh ke mana-mana tanpa suami. Duh, suami saya akan berada di kantor dari pagi sampai sore? read more

Pengurusan Visa Irlandia

Tertarik mengunjungi negara Republik Irlandia buat jalan-jalan tapi sudah tahu belum cara pengurusan visa Irlandia? :D. Ya kali-kali ya lagi mencari banyak tempat hiking dengan pemandangan alam bebas yang nyaris belum tersentuh tangan manusia ;).

Baca juga :Petualangan Alam Bebas di Killarney National ParkGlendalough, Perbukitan diantara Dua Danau Kota Dermaga di Pesisir Timur Irlandia

 

Killarney tepi danau

1. Visa Irlandia (Republik Irlandia) BEDA dengan visa UK (Kerajaan Inggris Raya) :D.

2. Bedakan antara Irlandia Utara vs Republik Irlandia. Irlandia Utara memang bagian dari UK dan ke sananya pakai visa UK. Irlandia Utara ibukotanya Belfast. Kalau Rep Irlandia ibukotanya Dublin ;). read more

Keluar darah saat hamil muda

5 Tips Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Muda

Kenyang, deh, sama yang namanya mual dan muntah saat hamil muda. Kehamilan trimester pertama memang ‘kenangan’nya beda lagi hihihi :p. Enggak apa-apa deh, jadi belajar cara mengatasi mual saat hamil biar bisa share ke teman-teman lain, yes? ;).

Di tiga kehamilan, kondisinya mirip-mirip. Apa karena hamil anak laki-laki semua kah? Ternyata tidak juga. Ada teman saya yang pas hamil anak-anak dengan jenis kelamin yang sama, tapi kondisi kehamilannya beda-beda, kok.

Baca : 3 Kehamilan di 3 Negara

Gambar : informasitips.com
Gambar : informasitips.com

Paling parah memang pas hamil pertama. Duh, sampai benar-benar sempat hilang kendali dan hopeless huhuhu :'(. Kehamilan kedua agak lumayan mungkin karena sudah pengalaman. Tapi mual muntahnya, sih, rasanya sama saja. Cuma menghadapinya sudah lebih mendingan.

Updated : sudah ada versi vlognya, nih, teman-teman hehehe. Yang mau  nonton boleh langsung klik. Tapi yang mau lanjut baca tinggal sekrol-down aja ;).


Baca juga :
Keluar Darah Saat Hamil Muda, Normalkah?
Mitos Buah Anggur Untuk Ibu Hamil Muda
Persalinan Normal Tanpa Rasa Sakit dengan Hypnobirthing
Kehamilan ketiga, walau mual muntah pun kembali melanda, tetap ada progress dibanding 2 kehamilan sebelumnya ^_^. Practice makes perfect, no? hihihi :p.

Di hamil ketiga, ada drama “keluar darah” + mules-mules  segala, kita ngobrolin ini via vlog aja, yes? Hehehe :

First of all, jangan khawatir ya dengan yang namanya mual dan muntah ini. Walau saat mengalaminya seringnya memang penuh drama dan kesabaran terkuras habis, mual dan muntah ini bukanlah pertanda buruk ;). Konon, ciri-ciri ini merupakan pertanda bahwa hormon kehamilan bekerja dengan baik. Meskipun begitu, respons tubuh tiap ibu hamil beda-beda. Tidak mual dan muntah tidak berarti kehamilannya bermasalah.

Setelah tiga kali mengalami masa-masa mual dan muntah saat hamil muda, bolehlah sikit-sikit sotoy bagi-bagi tips yak :p. Ini tipsnya sudah pernah saya tuliskan di tulisan lain. Tapi coba saya tulis khusus di satu postingan ini :D.

Berikut tips-tips menghadapi mual dan muntah saat hamil muda berdasarkan pengalaman pribadi saya :

1. Jangan membanding-bandingkan kondisi sendiri dengan orang lain.

Di awal kehamilan, tubuh kita mengalami perubahan besar. Peningkatan hormon tertentu secara signifikan merupakan salah satu mekanisme untuk mengkondisikan tubuh agar siap sebagai “rumah” bagi janin. Sama kayak PMS yang mampu mempengaruhi mood si Ibu, perubahan hormon di masa hamil muda juga begitu.

Mengumpulkan pengalaman dan tanya sana sini kepada teman/kerabat yang pernah hamil memang tidak salah. Tapi  jika ternyata pengalaman mereka beda banget dengan yang kita alami, jangan merasa ciut. It’s oke ^_^.
Baca juga :
Proses Melahirkan Normal Anak Pertama
Tanda Kontraksi Palsu di Kehamilan Trimester Ketiga
5 Tips Mengatasi Baby Blues Pasca Melahirkan
Seperti saya bilang di awal, respons fisik tiap perempuan bisa berbeda-beda menghadapi perubahan ini. Ada yang tetap normal, ada yang nafsu makannya malah makin menjadi. Namun, tak sedikit juga yang seperti  yang saya alami. Malah susah banget makan plus rasa mual yang menyiksa di hampir sepanjang pagi sampai pagi lagi :D.

Nausea on 1st trimester (gambar : mumslittleone.com)
Nausea on 1st trimester (gambar : mumslittleone.com)

2. Tetap menjaga asupan makanan dan aktivitas tubuh seoptimal mungkin.

Berkurangnya nafsu makan dan mood yang berantakan sering bikin kita enggak konsen kepada kondisi kehamilan sendiri. Pengalaman saya, kalau lagi eneg tapi perut harus diisi, mengkonsumsi buah-buahan segar dan berair sangat membantu. Juga menjaga tubuh agar tidak kurang cairan.

Tetap beraktivitas seperti biasa. Alihkan perhatian! Pikiran adalah kuncinya. As hard as it could be, tetap berpikir positif, yuk ^_^.

3. Yakinlah selalu, perlahan tapi pasti, tahu-tahu semua akan terlewati :). read more

Masakan Sulawesi : Resep Kue Sanggara Balanda

Ini salah satu kuliner khas atau masakan Sulawesi –> Sanggara Balanda (bahasa Bugis) artinya Pisang Goreng Belanda :D. Kok bisa kayak gitu ya namanya? Hihihi.

Konon, menurut mama saya nih ya, pisang goreng ini kan menggunakan mentega dan keju. Di masa lalu, kedua jenis makanan ini identik dengan makanan orang Belanda. Zaman dulu pan, banyak lho orang Belanda di berbagai wilayah Indonesia. Katanya sih  mereka yang memperkenalkan keju, mentega dkk ini ke orang pribumi di Indonesia.

Jadi, resep ini sudah resep turun temurun untuk orang Bugis. Bukan resep bikinan orang Belanda! :p.

Btw untuk yang Food Combiner, ini hanya untuk “menu cheating” saja yaaaa :D. Buat cemilan sore-sore. Sanggara Balanda sendiri tidak diperjualbelikan secara umum seperti umumnya penganan khas Bugis yang lain. Kue basah model begini mungkin tidak tahan lama, ya. Begitu dibikin harus langsung disantap ^_^.

Baca Juga : Resep Sambal Goreng Daging Sapi Khas Makassar

Cara bikin dan bahan-bahannya? Gampang lah pokoknya. Makanya, yang agak-agak kuper di dapur kayak saya semangat bikinnya :D. Ya cemilan favorit juga sih ya makanya dibela-belain sharing resepnya ;).

Masakan Sulawesi : Resep Kue Sanggara Balanda

Bahan-bahan :

  • Pisang raja atau pisang tanduk yang sudah  masak betul (saya menggunakan pisang tanduk sekitar 4 buah). Jangan yang mengkal.
  • Satu butir telur kocok lepas.
  • Dua genggam kacang tanah kulit, digoreng, lalu dikuliti sampai bersih. Lalu dicincang kecil-kecil. Kalau ajaran dari mama saya nih, digiling saja pakai rolling pin, yang biasanya dipakai menggilas adonan itu. Atau bisa pakai botol (kaca) bekas yang model panjang.
  • 3 sendok makan mentega
  • Keju diserut, jumlahnya terserah saja sih ya :D. Saya pakainya tidak banyak karena tidak terlalu suka keju.
  • Gula pasir sekitar 6-8 sendok makan
  • read more