Perselisihan kaum feminis di era 50 an juga memperuncing hubungan kaum kapitalis vs komunis. Salah satu daya tarik paham komunisme adalah dukungannya kepada persamaan derajat antara pria dan wanita.
Komunisme memesona bagi sebagian kaum feminis tentang ide “dunia baru” bagi kaum perempuan.

Sekarang ini kayaknya kita cenderung menilai pemikiran berdasarkan apa yang kita alami kini. Kita mencocokkan pola pikir dengan lingkungan/kondisi yang kita jalani sekarang.
Muncul anggapan, ide-ide kaum feminis bertentangan dengan agama. Padahal enggak juga. Misalnya, salah satu perjuangan kaum feminis ini adalah penolakan terhadap obyektifisasi terhadap perempuan. Apa ya padanan KBBI untuk obyektifisasi ini hihihi.






