Abege 90 an biasanya familiar dengan acara Asia Bagus :D. Paling memorable kalau mendengar kontestan dari Jepang menyanyi. Kalau lirik dari bahasa lokal mereka ya tidak istimewa.
Tapi kalau menyanyikan lirik lagu bahasa Inggris? Saya sampai bengong. Itu beneran bahasa Inggris atau diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang sih? Hihhi.
Mereka punya aksen dengan logat patah-patah. Kalau berbicara mereka punya napas yang pendek. Saat berbahasa Inggris, apalagi kalau menyanyi, ngomong patah-patah tadi terus terbawa.read more
Bermukim dua tahun di kota Jeddah, memperkenalkan saya kepada tempat-tempat menarik di Saudi. Ternyata ada pesona lain dari kota-kota di sekitar Jeddah. Selain magnet dari dua kota suci umat muslim, Mekkah dan Madinah.
Harga bensin yang sangat murah seolah ikut memberi dukungan untuk melancong ke luar kota setiap akhir pekan atau liburan menghampiri.
Suasana lebaran di kota Jeddah jauh berbeda dengan perayaan di tanah air. Sepi sekali suasana kota menjelang dan saat hari raya tiba. Jadilah, liburan hari raya idul fitri tahun lalu, kami sekeluarga liburan ke kota Yanbu dan Badar.read more
Dulu bingung kalau menonton video klip lagu “Anything” dari 3T. Yuhuuu, abege 90an masa iya enggak tahu 3T? 3T itu lhooooo, ponakan-ponakannya Om Jacko yang kece-kece itu. Kece di masanya tentu saja :D.
Saya pikir mungkin mereka berhemat jadinya hanya menggunakan satu model perempuan.
Di video klipnya, model ceweknya hanya satu. Sementara kan lagunya macam lagu cowo-cowo patah hati gitu. Tapi tiga-tiganya patah hatinya sama SATU perempuan gitu? Sudah semacam curiga ini simbol apa kali ya hanya make satu model doang? read more
Kisah tentang negara beribukota dublin … Republik Irlandia!
(dimuat di Leisure Jalan-jalan Republika, Desember 2013)
Oleh : Jihan Davincka
***
Kota Dublin terletak di Republik Irlandia yang bersebelahan dengan salah satu negara di Eropa yang cukup popular, Kerajaan Inggris Raya. Republik Irlandia juga berbagi daratan yang sama dengan salah satu wilayah Kerajaan Inggris, Irlandia Utara.
Republik Irlandia tidak setenar Inggris. Menguasai sekitar 80% daratan di pulau Irlandia bagian selatan, Irlandia memang tidak sebesar dan sepadat Inggris. Wilayahnya didominasi oleh padang rumput yang digunakan sebagai wilayah pertanian dan daerah peternakan.
Tapi jangan salah, kota Dublin Irlandia, memiliki wajah yang jauh lebih gemerlap daripada wilayah lain di seantero Irlandia. Dublin, tidak hanya berfungsi sebagai ibukota. Dublin juga merupakan kota terpadat dan terbesar di Republik Irlandia.
Bank of Ireland di Jantung Kota Dublin
City Center, Jantung Kota Dublin
Tempat pertama yang harus disambangi kala melancong ke kota asal Westlife, grup vokal yang pernah merajai dunia musik di akhir tahun 90 an, adalah City Center. Sesuai namanya, lokasi City Center berada di tengah-tengah kota, di sisi kiri dan kanan Sungai Liffey yang melintasi dan membelah wilayah kota Dublin Irlandia menjadi 2.
Lokasinya sangat strategis. Makanya, City Center bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari stasiun kereta “Heuston” maupun dari terminal bis “Busaras”.
Sungai Liffey
Untuk mengitari wilayah-wilayah di seputaran City Center sendiri tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor. Jalan kaki adalah pilihan yang paling tepat. Jalanan di wilayah ini dibuat senyaman mungkin untuk para pejalan kaki. Dari pagi hingga petang, tempatnya selalu ramai baik oleh penduduk kota maupun oleh turis asing.
Tapi jika tak kuat berjalan kaki, sewa saja sebuah sepeda yang bisa digunakan untuk berkeliling di City Center. Biayanya sekitar 10 euro untuk dipakai seharian. Ada tempat penyewaan sepeda di beberapa tempat. Serba otomatis dan praktis. Tinggal bayar, ambil dan pakai.
Tempat Penyewaan Sepeda
O’Connell Street, City Center
Ruas jalan utama di City Centar adalah O’Connell Street. Trotoar untuk pejalan kaki lebih lebar daripada jalanan untuk kendaraan bermotor. Tak akan lelah, deh, menyusuri O’Connell saking ramainya dikunjungi orang-orang dari pagi hingga malam.
Sebuah bangunan yang terasnya memiliki pilar-pilar tinggi seperti bangunan Yunani zaman kuno langsung menarik perhatian. Saya pikir museum atau semacamnya. Ternyata, bangunan tersebut sekarang digunakan sebagai kantor pos pusat (General Post Office). Walau di masa lalu, bangunan tersebut memang menyimpan sejarah kemerdekaan Irlandia dari penjajahan Inggris.
O’Connell Street
Sepanjang jalan O’Connell, di tengah-tengahnya, bertabur patung-patung dan monumen bersejarah dari tokoh-tokoh penting Irlandia. O’Connell sendiri diambil dari nama salah seorang tokoh nasional Irlandia, Daniel O’Connell. Monumen O’Connell berdiri paling megah dan besar sebelum memasuki O’Connell Street di dekat tepian Sungai Liffey.
Tak cuma patung /monumen dari tokoh-tokoh nasional dari republik yang pernah dijajah Kerajaan Inggris selama 8 abad ini, ada juga sebuah monumen seni yang cukup terkenal. Namanya The Spire of Dublin. Sebuah tiang besi tunggal yang menjulang ke atas setinggi 120 m. Kalau memandang ke atas, seolah tiang tersebut menembus hingga ke awan.
Henry Street – dengan latar belakang The Spire
Nah, di sisi kiri dan kanan bangunan The Spire ini, kita bisa berbelok ke jalanan kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Berbelok ke arah Henry Street tepat di sebelah kiri The Spire (dari arah Sungai Liffey), jalanannya akan menyajikan deretan toko-toko yang menjual brand-brand kenamaan seperti Zara, Mango, Coach dsb.
Sedangkan jalanan berbelok di sisi kiri The Spire, kita akan masuk ke Earl Street North. Jalanan ini didominasi oleh restoran dan kafe-kafe kecil. Juga ada waralaba khas eropa seperti Tesco dan Dunnes Store yang menjual rupa-rupa barang, dari baju hingga makanan dan minuman. Buat yang muslim, jangan khawatir. Kedai-kedai makan Timur Tengah yang halal mudah ditemukan di ruas jalan yang sama.
Rumah Makan Halal (Turkish Food)
Setahu saya, ada 2 gerai halal di Earl Street North. Keduanya ala-ala Turki. Bisa ditebak, makanannya mirip dengan masakan khas Timur Tengah. Aneka kebabnya secara umum cocok dengan lidah Asia kita. Nasi-nasi berbumbu juga sudah umum dikenal di tanah air, misalnya Nasi Kebuli. Ada macam-macam pizza juga. Harganya berkisar dari 4-12 euro per porsi.
Temple Bar
Tempat lain yang terkenal di City Center adalah Temple Bar. Awalnya, Temple Bar ini adalah nama sebuah bar yang sangat popular di Dublin. Irlandia memang tersohor sebagai negeri asal Guinness, salah satu merek bir paling terkenal di dunia. Jangan heran, yang namanya bangunan bar, mudah ditemukan di berbagai wilayah Irlandia. Di kota kecil sekali pun.
Kini, nama Temple Bar tidak hanya untuk bangunan bar berwarna merah menyala itu, tapi digunakan untuk keseluruhan daerah di sekitar bar tersebut. Sambil menyusuri wilayah Temple Bar, sesekali mampir menonton pertunjukan-pertunjukan seni jalanan. Misalnya pengamen dalam formasi band komplit, ada vokalis-gitaris-drummer segala, lho.
Temple Bar
Temple Bar lokasinya berseberangan dengan O’Connell. Kedua areal ini dipisahkan oleh Sungai Liffey.
Market Arcade di George Street
Tempat seru lain untuk berbelanja adalah Market Arcade di George Street. Masih masuk dalam areal City Centre. Lokasinya sejajar dengan Temple Bar, berarti berseberangan dengan O’Connell Street.
Di Market Arcade ini, menjual banyak barang-barang vintage. Semacam barang-barang bekas pakai yang masih bagus. Harganya tentu tidak mahal. Selain itu, ada toko-toko kecil yang menjual suvenir-suvenir. Toko-toko buku yang menjajakan buku-buku bekas, walau toko yang sama juga menyediakan koleksi buku baru.
Tempatnya tidak terlalu lebar tapi panjang. Ada salon dan rumah makan segala di dalamnya. Beberapa kios juga menjual baju-baju khas karnaval. Ada kostum-kostum tema binatang, badut dan baju-baju klasik ala-ala raja dan ratu Inggris zaman dulu.
Market Arcade
Tempat ini tidak hanya ramai didatangi oleh turis asing. Tapi, warga lokal juga sering terlihat wara wiri di sana. Segerombolan mahasiswa juga hilir mudik di tempat ini.
Bangunan dan Hal Unik Lainnya
Tadinya, saya mengira bahwa sebuah bangunan besar di wilayah City Center dengan desain khas arsitektur eropa ini adalah sebuah gereja. Ternyata bukan. Bangunan tersebut ternyata milik Bank of Ireland, salah satu bank komersial paling besar di Irlandia.
Bangunannya tinggi, mirip dengan The General Post Office di O’Connell Street tadi. Yang unik, banyak kotak-kotak semacam jendela di sekujur dinding bangunan. Tapi semua jendela tersebut tertutup oleh batu alias tidak ada kacanya. Buat apa, ya, kira-kira?
Kita juga akan beberapa kali menemui kuda-kuda yang menarik gerobak yang penuh berisi barang. Penjual asongan? Bukan. Inilah salah satu cara bar-bar yang berada di City Center, Dublin, mempromosikan tempat mereka. Kuda tersebut akan dibawa berkeliling oleh seorang kusir untuk menarik perhatian orang-orang.
Kuda untuk Promosi
Di beberapa tempat di pinggir sungai Liffey juga ada bar terapung. Kapal-kapal kecil yang disulap menjadi bangunan bar.
Berburu Oleh-oleh Khas Irlandia
Salah satu pernak pernik khas Irlandia adalah kostum Leprechaun. Leprechaun adalah peri laki-laki tua yang suka mengenakan topi besar dan panjang berwarna hijau. Aksesoris lengkap dari sang Leprechaun banyak terdapat di toko-toko cendera mata yang tersebar di berbagai pelosok City Center, Dublin.
Carrolls – Irish Gift Shop
Ada toko khusus yang menjual aneka suvenir dalam bentuk waralaba yang membuka banyak gerai di berbagai tempat di City Center. Namanya Carrolls. Bangunannya khas didominasi warna hijau. Tak sulit ditemukan, mungkin di sepanjang O’Connell Street, gerainya ada 2-3 toko.
Setelah puas menikmati City Center, Dublin, silakan memilih-milih suvenir di gerai-gerai Carrolls.
Naik Apa dan Menginap di mana?
Di Athlone, banyak terdapat hotel-hotel berbintang seperti Sheraton dan Radisson. Radisson ini direkomendasikan karena letaknya yang tepat di salah satu pesisir Sungai Shannon. Pemandangan dari teras kamar yang menghadap ke Sungai Shannon dijamin cantik.
Selain hotel, ada juga penginapan yang modelnya Bed & Breakfast (B&B). Keduanya, hotel maupun B&B bisa dibooking melalui berbagai situs-situs online.
Penerbangan dari tanah air ke Irlandia juga ada beberapa alternatif. Bisa melalui maskapai-maskapai eropa atau melalui maskapai timur tengah seperti Emirates dan Etihad. Harga tiket tergantung musim. Biasanya, di musim semi hingga musim panas (kira-kira di bulan maret – september), harga tiket bisa melambung tinggi.
Untuk memasuki wilayah Irlandia, diperlukan visa khusus. Walau termasuk anggota Uni Eropa, Irlandia tidak termasuk wilayah Schengen. Untuk pemegang paspor Indonesia, biaya pembuatan visa gratis. Cuma bila diproses melalui tanah air, ada biaya tambahan.
Di Indonesia, tidak ada kedutaan besar Irlandia. Adanya Honorary Consulate yang berada di Jakarta Stock Exchange Building Tower 1, lantai 12, Jl. Jenderal Sudirman kav 52-53. Biaya tambahan tadi diperlukan karena proses pembuatan visa harus melalui Kedutaan Irlandia terdekat yang berada di Singapura.
Katanya, kita kan harus selalu belajar dari sejarah, ya.
Setiap bagian kehidupan kita yang terkini, sedikit banyak adalah kombinasi dari apa yang terjadi di masa lalu. Termasuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk juga kebijakan-kebijakan yang pernah diambil oleh pemimpin negeri kita.
Luar biasa kalau melihat dukungan kepada Bung Karno udah kayak apa sekarang ini. Pokoknya kayaknya kalau beliau hidup sampai sekarang, sudah jadi negara maju kali kita :p. Padahal kalau mau menengok sejarah panjang di masa lalu, beliau juga manusia biasa, kok :). Seolah beliau jatuh itu semata-mata karena konspirasi doang hehehe.
Kalau ditelisik lebih mendalam, ada juga ketidaktepatan keputusan yang pernah beliau ambil. Sebagian yang tejadi dan runtuhnya kekuasaannya juga tidak lepas dari keputusan-keputusan yang pernah beliau buat. Ya ada juga kali konspirasinya. Tapi tidak 100%.
Masa-masa kejatuhannya juga banyak dikritik tajam lho oleh banyak kalangan. Situ kira, demo mahasiswa tahun 1998 doang. Sama aja kali, Cuy. Tahun 1965 pun, mahasiswa jadi “bahan bakar” untuk menjatuhkan pemerintah. Terulang lagi di tahun 1998. Saya kasih senyum imut saja deh kalau banyak yang menganggap pemerintahan Soekarno dan Soeharto, keduanya jatuh karena demo mahasiswa. Nggg …. iya-in aja deh hahahahahaha.
Setelah era keduanya, Habibie pun mengakhiri masa kekuasaannya dengan kepahitan. Pahitnya beda. Lepasnya Timor Timur dari NKRI membuat Habibie ikut terbenam. Pidato pertanggungjawabannya “dihajar” habis-habisan.
Awal 2014, beliau muncul dalam wawancara khusus di Mata Najwa. Ealah, langsung dipuji-puji bak pahlawan. Labil kali, Kakaaaaaaa :D. Malah sekarang ada juga yang bilang Habibie itu deh yang paling cocok jadi presiden hihihi.
Almarhum Gusdur ya sami mawon nasibnya. Beliau memang salah satu presiden Indonesia yang cukup unik. Katanya keren berani melawan DPR. Ya itulah yang terjadi dengan Bung Karno. Dengan kharisma yang segitu gemilang yang dimiliki Bung Karno, tetap saja Bung Hatta memberi “peringatan keras” kepadanya terkait Dekrit Presiden 1959 waktu itu. Bung Hatta tidak setuju perubahan demokrasi parlemen ke demokrasi terpimpin.
Menilik sedikit sejarah tentang Bung Hatta yang tidak suka komunis. Salah satu ketidaksukaan Bung Hatta karena komunisme itu identik dengan diktator. Itulah juga mengapa Bung Hatta tidak pernah sreg dengan ide demokrasi terpimpin-nya Bung Karno. Beliau kurang cucok sama yang berbau-bau “diktator”. Penginnya bareng-bareng ^_^. Berpikir bersama, maju bersama, sejahtera bersama ^_^.
Demi menumbangkan PKI, Angkatan Darat mendukung penuh Dekrit Bung Karno. Semua partai protes keras. Ironisnya, “Angkatan Darat” pula-lah yang “menyudahi” kepemimpinan Bung Karno. Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah ;).
Megawati jangan ditanyalah. Ini lagi naik daun meme-nya di mana-mana. Santai saja orang share meme penghinaan terhadap sosoknya ditimpali dengan komentar tak kalah “sadis”nya hehehe. Jadi perlu dibahas agak banyak, nih :D.
Uniknya, sosoknya paling “misterius”. Padahal sebagai perempuan, memang agak sulit berakting melawan perasaan seperti kebanyakan laki-laki. Itu sudah dari sananya. Ditambah lagi, Megawati tidak begitu suka pecicilan di hadapan publik. Semua dihadapi dengan diam. Tak suka konferensi pers, tak suka klarifikasi.
Menjadi presiden di tahun 2001 memang cukup apes. Bagai harus merangkai puing-puing ambruknya negara pasca krisis besar tahun 1998 yang tak kunjung beres di tangan Habibie dan Gusdur. Lucunya, sekarang dituduh-tuduh menjual aset negara seenak jidat hihihihi :p. Dikata aset negara punya presiden pribadi apa gimana ya? Hahahaha.
Kasus BLBI yang juga merupakan limpahan krisis 1998 paling banyak dibebankan kepada Megawati :p. Padahal saya yakin banget yang teriak-teriak BLBI ngerti 50% masalahnya aja belum tentu. Pokoknya Megawati sudah mencuri ratusan trilyun dari negara. Titik! Hahaha.
Tapi ya begitulah Ibu Banteng satu ini :D. Dari dulu, tak terlalu suka menanggapi omongan miring publik. Bolehlah Bu sekali-sekali curhat ke publik ;). Dalam diamnya itulah muncul berbagai rumor yang lagi-lagi selalu enggan ditanggapi oleh yang bersangkutan. Tak banyak yang kenal dan benar-benar tahu sepak terjangnya. Terpilihnya Jokowi jadi presiden diawali prakarsanya dan PDIP membuat namanya kembali terusik.
Sikapnya yang tak banyak bicara bikin kita-kita jadi banyak dosa aja dah hahahaha. Tenggelam dalam prasangka atas ketidaktahuan kita sendiri.
Memang ajaib, dalam banyak ketidakmengertian kita tentang sosoknya, justru Megawati yang kayaknya paling banyak menuai makian. Manusia, membenci apa yang tidak diketahuinya. So true :).
Habis ini eike juga dihajar dan diklaim jadi antek-antek Ibu Banteng hahahaha. Enggaklah, saya mah apa atuhlah. Jujur, enggak “kenal” juga :p. Makanya, bingung kenapa harus ikut membenci? :).
Pun SBY, walau sekarang sudah tampak bagai pahlawan di mata sebagian hater Jokowi, sering juga dulu dimaki-maki. Terutama di masa-masa akhir jabatannya.
Persis saat Soeharto melepaskan tahta dalam banjirnya kritikan dan sorotan, ealah, sekarang meme bergambar beliau dengan tulisan “Piye kabare? Sing penak jamanku toh?” banyak dipuja-puja orang hahahahaha. Itu anak bungsunya booo, punya akun Twitter pula. Tweet-tweetnya Tommy diretweet beramai-ramai bak pahlawan dan analis politik ekonomi yang andal. Ibarat kata, Buto Ijo mendadak jadi malaikat. Pusing pala Timun Mas :p.
Dulu pun SBY diledekin cengeng. Orang-orang yang milih SBY dianggap termakan pencitraan karena gayanya yang dandy, ganteng, dan “bungkus” lainnya. Iyah, saya milih SBY lho ;). Saya sih menentang hestek untuk meledek beliau yang tidak kuasa mengatur partainya terkait masalah Pilkada langsung. Walau saya kecewa, ya amit-amit lah sampai mau ikut-ikutan kayak gitu. Mending tanda tangan petisi daripada maki-maki orang gak jelas, yes? ^_^.
Eh, sekarang pada sebel sama Jokowi, SBY pun dipuja-puja. Mendadak banyak bener jasanya Pak SBY padahal masih ingat banget dulu suka dituduh lelet dan lamban dan tukang curhat!
Jadi, maunya apaaaahhhh? Maunya presiden kayak gimana? :p
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pernah ditanya oleh seseorang :
“Mengapa saat Abu Bakar dan Umar menjabat sebagai khalifah kondisinya tertib, namun saat Utsman dan engkau yang menjadi khalifah kondisinya kacau?
Jawab Ali: “Karena saat Abu Bakar dan Umar menjadi khalifah, mereka didukung oleh orang-orang seperti aku dan Utsman, namun saat Utsman dan aku yang menjadi khalifah, pendukungnya adalah kamu dan orang-orang sepertimu”
[Syadzaraat Adz Dzhahab 1/51.]
Dalam ajaran Islam sendiri, menghadapi/mengkritisi pemimpin itu memang ada adabnya :). Pasti semua pada tahu lah mana yang benar.
Ditambah lagi dengan pesan Gandhi, “Hate the sin love the sinner.” Dibahaslah apa kesalahannya dan bagaimana solusinya. Jangan malah kebalik. Ngerti salahnya enggak, mengerti masalahnya pun samar-samar, tapi paling kenceng maki-maki orangnya hehehehe.
Siapa pun mereka, diantara sekian banyak pro dan kontra, pasti pernah terselip dalam hati masing-masing untuk memperjuangkan cita-cita yang sama, mimpi yang sama untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Mari berprasangka baik :D.
Tentu tak mudah mengurus rakyat sebanyak ini. Sudahlah banyak, bacotnya juga aduhaiiiii :p. Makin tak terkendali dengan banyaknya media sosial. Boro-boro menawarkan solusi, minimal paham masalahnya benar-benar deh, ini malah caci makinya yang bergema paling kenceng :D. Bikin meme paling pintar, nyinyirin paling pakar, tapi solusi nol besar ;).
“Respect was invented to cover the empty place where love should be.”
― Leo Tolstoy
If it’s almost impossible to love them, at least … show some respect ;).