Albuquerque old town 2017

Road Trip To Vegas From Dallas (Part 1) : Albuquerque Old Town

Jadi ceritanya road trip bulan kemarin ituh (BULAN KEMARIN! kurang telat ceritainnya yak hahahaha), rutenya adalah :

Dallas (Texas) – Albuquerque (New Mexico) – Flagstaff (Arizona) – Grand Canyon (Arizona) – Las Vegas (Nevada).

Tadinya mau bablas ke Los Angeles, tapi yah, kayaknya tidak memungkinkan dan males kan kalau dapat capeknya doang.

Penginnya sih kalau ke California itu hura-huranya minimal 3-4 hari lah yaaaa. Kan harus mampir di Hollywood segala silaturahmi sama teman-teman arteissss *kibasPoni*.

Belum lagi kalau kebetulan ditawarin casting, harus agak lamaan toh yaaaaa –> lalu muncul telunjuk Bu Susi : Tenggelamkan!!! Hahaha .

Albuquerque old town plaza
Albuquerque Old Town Plaza

 

Suami kebetulan sukses membujuk Pak Bos di Ireland biar dapat cuti satu minggu, sungkem dulu sama Pak Bos . Hari sabtu ( 1 Juli) ada acara Halal bi Halal Idul Fitri untuk komunitas muslim Indonesia Malaysia di Dallas-Fort Worth. Tentu kudu eksis dulu, yes? .

Jadilah kami berangkat minggu pagi besoknya. Dari rencana awal berangkat jam 5 pagi, dianggap terlalu ambisius alias mustahil. Lalu sepakat jam 6.

Yang mana kenyataannya adalah … jam 8 pagi baru geret-geret anak-anak masuk mobil plus barang-barang bawaan segala macam hihihi.

Anak-anak rese bener ya kalau dibawa road trip. Pas ngisi bensin pertama, udah ditawarin, “Ayo pipis sana, pipis sana.” Pada ngotot enggak mau. Yo wis, lanjuuuuut.

 

Eeeeeh, baru jalan sejam, sudah menggeliat-geliat kayak ulat keket tetiba kebelet pengin pipis. Masalahnya ya, jalur road trip ke arah barat Texas (New Mexico dst) itu beda banget sama road trip ke arah timur (Florida).

Waktu road trip ke Florida sih jalurnya enak banget. Per 2-4 mile pasti ada aja Food-Gas Stop. Di US sini bensin istilahnya “gas”. Kalau di Ireland kan istilahnya “Petrol”. Di negara lain ada istilah lain lagi gak ya?

Kalau ke arah New Mexico itu lebih sepi dan gersang. Jadi nyari tempat pipis itu sumpah ribet. Belum tentu dalam jarak 10 mile ada tempat yang enak buat mampir. Kesel banget, kan. Bukannya pipis tadi, zzzzz . Lagian kalau sering mampir itu bisa bikin itinerary berantakan, euy.

Terus pas di mobil biar suami enggak bosan atau ngantuk (karena kita tidak begitu doyan dengerin radio), saya jadi banyak ngoceh gitu. Soalnya jalanannya agak beda dan lebih sepi. Manalagi pemandangan lebih tandus ketimbang arah Louisiana yang banyak pohon-pohon gede ijo royo-royo.

Akyu kan jagoan banget lah kalau urusan ngobrol mengobrol. Kecepatan saya berbicara sama mengetik itu 11-12 lah. Bawel mulutnya, bawel jarinya *maininAlis*.

Eh, tahu-tahu suami saya ngomel, “Gilak ya, lo itu cerewet banget. Pusing gue dengernya.”

Laaaaah, udah 10 tahun nikah, anak udah 3, baru komplen sekarang??? Ke mana ajeeeeeeeee hahahaha .

Albuquerque Old Town Plaza 2017

Kota yang agak gede yang pertama kami lintasi itu Armarillo, masih wilayah Texas. Dalam Bahasa Spanyol, Armarillo ini artinya warna kuning . Pengaruh Spanyol memang sangat lekat terhadap negara-negara bagian di belahan selatan Amerika Serikat. Mana-mana saja? Yak, coba dimainkan Google Mapsnya masing-masing yaaaaaa .

Tapi kali ini Amarillo cuma numpang lewat saja. Langsung bablas menuju New Mexico. Sesuai kebiasaan, begitu memasuki perbatasan, ributlah kami mencari Visitor Center. Buat ngumpulin koleksi foto depan bendera/plang atau apalah-apalah yang menjadi ciri khas negara bagian tersebut.

Jadi, tiap negara bagian, dekat-dekat perbatasannya pasti ada saja Visitor Center yang juga nyediain minuman-minuman gratis, brosur-brosur kopi-kopi gratis, dan tentu saja … spot-spot foto-foto kece yang gratis pulak hahaha. Keluarga Gober mah yang haratis-haratis begini tak mungkin dilewatkan *ciyumDompet*.

Pelayanannya juga super duper ramah gak kira-kira. Maklum deh, turis kudu disambut biar gampang nanti tebar-tebar duit di wilayah mereka, yes? Hihihi .

Albuquerque old town 2017

Saya juga banci banget ngisi-ngisi buku tamu. Dengan bangga selalu menulis nama INDONESIA (iyes, pakai huruf gede semua) di kolom “where you come from”. Kalau ada crayon merah, kulukis pulalah itu bendera merah putih di situ! Tak perlu lebay kali pun kakaknyaaaaaa .

Tiap negara bagian juga punya bendera sendiri-sendiri dan julukan khas masing-masing. Untuk New Mexico julukannya … The Land of Enchantment. Untuk menggambarkan pemandangan alamnya yang eksotis itu. Eksotis-eksotis tropis gitu, ya. Soalnya didominasi perbukitan batu tapi masih ada hijau-hijaunya sikiiiiiiiit.

Buat teman-teman di Jeddah yang pernah ke Al Ula (Madain Saleh), naaaaah, mirip-mirip gitu pemandangannya. Tapi New Mexico nuansa hijaunya lebih terasa .

Bendera New Mexico merupakan simbol matahari merah di luar lingkaran kuning dengan background yang juga berwarna kuning. Pengaruh Spanyol kembali terasa. Konon, merah dan kuning itu semacam royal-color buat bangsa Spanyol.

 

Setelah foto-foto depan plang tulisan New Mexico, ngobrol-ngobrol cantik dengan petugas di Visitor Center, dan tak lupa kepoin dikit soal Billy The Kid.

Billy The Kid, salah satu “anak bandel” pemegang pistol yang terkenal dengan kemampuan menembak cepatnya dan track recordnya masuk penjara berkali-kali, berpetualang sampai ke Arizona tapi balik lagi ke New Mexico dan sempat pula menjadi pahlawan perang. Sisanya cek di wikipedia aja yak, capek ngetiknya .

Setelah bolak balik ngambil teh + kopi (hahahaha), kami melanjutkan perjalanan menuju Albuquerque, kota terbesar di New Mexico ini. Tapi bukan ibukota. Ibukota New Mexico adalah Santa Fe.

Albuquerque Old Town Tourism New Mexico

Walau luas negara bagian ini menempat peringkat ke-5 di seantero Amerika Serikat, tapi peringkat jumlah penduduknya sedikit banget. Hanya menempati urutan ke-36 dari total 50 negara bagian di US. Sepiiiiiii .

Bahkan di kota terbesar Albuquerque pun terasa banget sepinya ketimbang kota Dallas di Texas.

Tiba di Albuquerque langsung nyari makan malam. Upeti dari Texas sudah ludes hehehe. Dari petunjuk Google, ketemu rumah makan halal ala-ala Yordania gitu.

Harganya lumayan mahal. Begitu ke negara bagian lain langsung terasa nikmatnya tinggal di Texas, yes? . Texas kan memang terkenal negara bagian paling murmer .

Makannya dibungkus saja terus kita ke hotel dan check in. Mandi dulu sebelum makan rame-rame sambil nonton tipi . Rasanya enak deh, cocok di lidah kami yang emang penggemar kuliner khas Timur Tengah hehehe.

Kelebihan lain dari resto Tim Teng ini, porsinya gede, Cuuuyyyy. Jadi mesen 2 porsi saja bisa buat berlima. Halah, bilang aja mau ngirit hahaha.

Albuquerque Old Town

Besok paginya baru jalan-jalan ke kawasan wisata Albuquerque, The Old Town and The Museum.

Seperti biasa, anak-anak kalau lihat patung dinosaurus suka meronta-ronta minta masuk museum. Seperti biasa pula bapaknya langsung cemberut karena museumnya gak gratis hahahaha. Sayang anak, sayang anak .

Karena ternyata kita kepagian, toko-toko di Old Town baru buka jam 10, kami sudahh di sana sejak jam 9. Jadi deh masuk museum dulu yang memang sudah buka dari jam 9 pagi. Ramai lho museumnya.

Anak-anak hepi banget lihat macam-macam patung hewan enggak cuma dinosaurus, ada bagian antariksa dan tata surya di lantai bawah, nyoba-nyobain alat musik (ada museum seninya juga).

Butuh waktu sekitar 2 jam an untuk menuntaskan 3 lantai ruangan di museum. Sudah bayar iniiiii, harus dijajal semuanyaaaa *ogahRugi* .

Sayangnya, pas di museum ada kesalahan teknis dimana semalam lupa nge-charge GoPro hihihi *jitakKepalaSendiri*. Jadi suami balik ke mobil dan GoPro di-charge dulu.

Akhirnya hampir jam 12 siang, kita sudah siap muter-muter di kawasan Kota Tua Albuquerque. GoPro pun sudah siap menjalankan tugasnya .

Kota Tua Albuquerque, dulunya merupakan wilayah pusat kota yang didirikan oleh Gubernur Francisco Valdes di awal abad ke-18. Kini, tempat ini dijadikan salah satu pusat wisata di Kota Albuquerque. Mencakup 10 blok bangunan bersejarah yang sekarang sudah berubah fungsi menjadi pertokoan, rumah makan, galeri seni, dll.

Walau telah berubah fungsi, arsitektur bangunan tetap dipertahankan. Mau ikut lihat-lihat? Boleh diintip vlognya :

Nuansa Indian-nya sangat terasa. Karena New Mexico memang salah satu negara bagian yang hingga kini masih didiami oleh komunitas Indian, suku asli benua Amerika, dalam jumlah yang cukup signifikan.

Secara persentase, jumlah penduduk Indian di wilayah New Mexico adalah yang terbesar. Tapi negara bagian Arizona yang paling “frontal” mempromosikan wisata ala-ala Indian hehehe. Weits, sudah bahas Arizona saja. Nanti yaaa, di part 2 nya .

Islam di Amerika : Lebaran di Texas, Eid Mubarak 1438 H

Pasti pada penasaran ya seperti apa kehidupan Islam di Amerika. Dengan maraknya pemberitaan akhir-akhir ini pasca Presiden Amerika Serikat terpilih 2016 kemarin :D.

Berbeda dengan saya yang sudah pernah merasakan rupa-rupa pengalaman lebaran jauh dari orang tua, suami saya agak-agak drama kalau lebarannya jauh dari keluarga inti .

Kalau lebaran tidak bersama orang tua dan saudara kandung ya pastinya terasa gimanaaa gitu ya. Pasti sama buat semua orang. Cuma saya lebih dulu saja melewatinya. Sejak SMA tepatnya. Karena tinggalnya sudah pisah-pisah. Kuliah pun jadi ajang merantau pertama kali.

Lebaran di Texas 2017
Gambar : pixabay.com

Saya ingat waktu kuliah juga pindah ke Jakarta dan seumur-umur TIDAK PERNAH MERASAKAN yang namanya mudik ke tanah kelahiran saat lebaran tiba. Waktu masih kuliah dan bekerja, buat saya mudik itu terlalu melelahkan secara fisik dan finansial hahaha.

Tentu saja kalian boleh tidak setuju . Sungkem dulu sama #teamMudik .

Tapi pas awal-awal ya pasti drama juga lah yaoowww. Pertama lebaran di Jakarta, eh kerabat malah pada pulang ke acara pernikahan salah satu sepupu. Saya berdua adik perempuan jagain rumah Tante di Jakarta yang kosong ditinggal penghuninya mudik. Benar-benar cuma berdua.

Enggak bisa tidur saya pas malam takbiran. Tapi malu juga mau menangis depan adik. Gengsi dooong hahaha.

Adik kayaknya tahu kalau saya sedih, dia menghibur saya, “Tenang Jee, besok kita ke rumah Pak E yuk, nanti pasti dapat uang lebaran terus dikasih kue.”

Berdua adek di kawinan kakak no.3 tahun 2007 😀

Pak E itu rekan bisnis Om saya yang tinggalnya juga tetanggaan dekat situ. Saya sih malu, ya. Soalnya tidak begitu kenal. Adik saya sudah ke rumah Pak E sejak pagi. Kami memutuskan untuk tidak shalat Ied.

Beneran lho, pulangnya dia bawa 2 amplop dan setoples kue hahahaha.

Ya saya tegur dong, “Tida’ malumu pi minta-minta uang di rumahnya orang.”

“Yaelaaaaa, santai aja kaleeeee. Gue emang deket sama orang sana dari dulu. Lagian ngasih duit ke anak yatim pahalanya gede tauk!” Si Buntel emang paling bisa dah hahaha.

Akhirnya kita buka amplopnya dan ngitung bareng sambil ketawa-ketawa. Terus nyalain TV dan makan kue, mengobrol ngalor ngidul dan seterusnya.

Sejak saat itu saya ingat pesan adik saya, kalau gak mudik jangan sedih, tinggal hitung uang THR aja, yes? Hahahaha *mataDuitan*

Pokoknya selama bisa melihat sisi positif apa sih yang tidak bisa kita lewati . Hidup uang! #eh ????. Ini kenapa pesan moralnya jadi jauh dari semangat spiritual beginiiiiiiii hahahaha.

Another time, kembali sendirian karena kakak dan adik saya memutuskan untuk mudik. Saya enggak mudik, sibuk nabung buat persiapan nikah tahun depannya hahaha.

Nah, seorang teman yang sempat satu kos di Depok ternyata baru ditinggal oleh ibunya. Ibunya baru saja meninggal dunia jadi dia memutuskan untuk tidak mudik lebaran. Saya ajak menginap di tempat saya. Lebaran berdua gitu maksudnya ketimbang dia sendirian di tempat kosan.

She was crying all night and I didn’t know what to do. Jadi, saya biarkan saja dia sesenggukan. Saya pura-pura tidur di sampingnya. I knew, no matter what I said, hanya waktu yang bisa membuat kesedihannya mereda.

Saya tahu pasti gimana banget ya rasanya. Lebaran pertama saya tanpa Bapak juga rasanya tidak enak banget saking sedihnya. Lebaran pertama jauh dari Mama juga duuuuuh, tercabik-cabik, Cyiiiiin .

Gambar : paradise4women.com

Besoknya pas lebaran karena dese kayaknya kuyu banget kita pun tidak salat Ied. Saya ajak bikin kue bolu dimana kuenya ternyata gagal! Makin stres deh anak orang lebaran sama gue hahahaha.

Sendirian di tempat kos juga sudah pernah. Mana warung-warung pada tutup huhuhu. Jadi ke mal saja jajan-jajan gitu.

Setelah menikah, pengalaman lebarannya nambah dari segi lokasi. Lebaran rasa internesyenel gitchu, mulai dari lebaran di Jeddah yang hampir enggak pernah masak saking banyaknya acara hahahaha.

Lebaran di Ireland yang enggak kayak lebaran karena ya gimana, udahlah muslimnya sedikit, keluarga Indonesia di kota tinggal saya cuma ada 2! Lebarannya nebeng sama teman-teman Malaysia deh hehe.

Eid Mubarak 1434, Irlandia 2013

And this year, another story from another place. Lebaran di Amerika Serikat yang lagi hangat-hangatnya kena isu kurang mengenakkan terkait isu SARA termasuk agama.

Alhamdulillah ya, shalat Ied terbilang lancar.

Ramadan tahun ini saya kena lampu merahnya 2x. Di awal dan di akhir Ramadan huhuhu. Tapi tetap pergi ke masjid, sih.

Dua orang polisi berjaga di jalanan depan masjid dari awal sampai akhir. Suasana sangat kondusif alhamdulillah .

Lebaran di Texas 2017

Islam di Amerika lebaran di texas 2017
Eid Mubarak 1438 H, Texas 2017

Masjid yang kami datangi : Islamic Association of Collin County di Kota Plano, Texas, Amerika Serikat. Masjidnya caem banget. Bisa menampung kurang lebih 4-5 ribu jemaah di satu waktu shalat.

Walau begitu, rata-rata masjid menggelar acara Shalat Ied sampai 3 sesi, lho. Kebayang kan jumlah muslimnya lumayan tuh .

Udah sih intinya ya gitu doang . Lebaran lancar di negeri orang. Gatal aja gitu kalau gak nulis-nulis padahal mau share vlog doang hahahaha.

Ini nih vlognya :D.

Selamat hari raya Idul Fitri 1438 ya buat teman-teman muslim di mana pun berada.

Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima semua amalan baik kita semua . Kapan-kapan kita ngobrolin lagi soal Islam di Amerika.

Have a nice holiday .

The Lone Star Moslem

Empat tahun terakhir, lebih banyak menghabiskan bulan puasa di Irlandia. Puasa di Ireland itu benar-benar “sunyi”. Dibandingkan suasana Ramadan 3 tahun berturut-turut sebelumnya yang 100% saya habiskan di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Waktu di Jeddah, selama 3 tahun itu tidak pernah mudik lebaran. Gimana mau mudik, justru menjelang dan pas hari raya Idul Fitri, suami kebagian “jaga kandang” melulu. Musim haji apalagi. Sibuk abis! . Hanya sempat off dari kerjaan pas kebagian jatah naik haji tahun 2012 kemarin .

Di Jeddah ramai banget komunitas Indonesianya. Jadi bulan puasa tuh pecicilan mulu karena undangan buka puasa hampir saban weekend (kamis-jumat).

Buka Puasa Bersama Pengajian Salehah, Jeddah – Arab Saudi 2012

Suhu panas enggak masalah. Di Jeddah mah, melipir ke warung depan gedung apartemen saja pasti naik mobil kok hahaha. Apartemen pun full AC semua rata-rata.

Di Ireland komunitas muslim ya ada juga. Tapi muslim Indonesia minim banget . Apalagi saya tinggalnya di dusun nan jauh di mato hehehe. Kota Athlone yang jaraknya sekitar 2 jam dari ibukota Dublin. Tenang, “Lone Ranger” kayak saya cukup menikmati “kesunyian” model begini .

Mungkin juga ribet karena bulan puasa sejak tahun 2014 itu jatuhnya di puncak musim panas semua. Yup, pernah ngerasain puasa 19 jam ala Eropa .

Sebenarnya enggak perlu lebay karena kondisi cuaca itu besar banget lho pengaruhnya ;). Musim panas pun, kadang cuaca di Ireland mentok di 14 derajat hahaha. Belum lagi anginnya. Kelembaban juga rendah di negara-negara 4 musim pada umumnya. Panas pun, susah untuk keringat.

Badan wangi melulu makanya malas mandi #eh hahaha.

Tahun lalu, saya puasa di Athlone sambil ngangon 3 anak. Suami sempat assginment ke Texas 2 minggu. Anak-anak belum libur. Jadi dari pagi sudah sibuk nganter bocah-bocah ke sekolah. Pulangnya baru belanja-belanja baik belanja buat kebutuhan dapur maupun buat iseng-iseng lihat diskon musim panas hahaha.

Siangnya pergi lagi jemput anak-anak pulang sekolah.

Semua acara wara wiri saya di Athlone kalau suami lagi tidak ada ditempuh dengan … jalan kaki! Itu juga masih aktif menyusui karena adek bayi tahun lalu umurnya baru 8-9 bulan pas Ramadan.

Puasa 19 jam alhamdulillah tidak ada masalah . Suhunya adeeeeeemmm . Kendala utama karena kurang tidur saja . Ngejar waktu berbuka puasa dan sahur yang jaraknya cuma 4-5 jam saja.

Berfoto di depan pintu masuk gedung apartemen, Athlone 2013 :D, anak masih 2 booo hihihi

Lucunya pas mudik beberapa hari sebelum lebaran, puasa pertama di Jakarta saya sama suami lemas gitu padahal cuma 13 jam. Keringetan booooo hihihihi. Jam 4 sore saya sudah rebahan tidak berdaya .

Sibuk ngejar-ngejar anak-anak yang sudah seperti bola ping pong kalau menginap di rumah Opa-Oma yang kata anak sulung saya, “It’s a mansion not a house.” Hahaha. Kebiasaan tinggal di apartemen imut-imut .

Tahun ini kembali merasakan suasan baru. Bulan puasa perdana di Negeri Paman Sam. Bulan puasanya juga di musim panas. Menurut prediksi, musim panas di Texas bisa mencapai 40 derajat.

Sudah bulan Juni tapi malah cukup sering hujan dan mendung di wilayah Texas bagian utara ini. Puasanya sekitar 15.5 jam. Lebih pendek daripada di Irlandia. Tapi ya itu, iklimnya secara umum panas dan lembab daripada wilayah-wilayah di Eropa Barat.

Komunitas muslim di Texas (sekitar Dallas-Fort Worth) juga lumayan banget. Termasuk muslim dari Asia Tenggara. Setidaknya pilihan toko daging halal dari lokasi apartemen saya bisa 4-5 toko, lho. Bumbu-bumbu Asia jauh lebih lengkap dan mudah ditemukan.

Texas, negara bagian yang memiliki jumlah muslim terbesar menurut data tahun 2010 dari Huffington Post. Dari total 25.2 juta jumlah penduduk di Texas, ada sekitar 422 ribu umat muslim. Secara persentase masih kalah dengan New York persentase umat muslimnya mencapai 2% dari total penduduk di New York.

Saya pernah ke masjid di Kota Plano, salah satu kota paling hits di seantero Dallas-Fort Worth Metropolitan. Plano ini kota industri yang cukup maju. Banyak perusahaan besar level internasional yang buka lapak di sini.

Masjidnya gede, rapi, dan bersih. Selain salat 5 waktu, masjid punya banyak kegiatan lain seperti Summer School buat anak-anak muslim, les bahasa Arab, ceramah-ceramah akhir pekan, dsb. Semacam Islamic Center begitu, ya.

Menurut data tahun 2012, ada lebih dari 2 ribu masjid yang berdiri di seantero Amerika Serikat. Sebanyak 166 masjid ada di Texas. Mungkin sekarang sudah banyak masjid baru berdiri .

Umat muslim benar-benar menggeliat di wilayah selatan Amerika Serikat ini. Termasuk komunitas muslim Indonesia. Wah, komunitas orang Indonesianya rame bangeeeeeet .

Selalu senang ya ketemu teman-teman baru . Ada bahan gosip baru dan bisa kepo-kepo sana sini lagi hahaha. Di luar bulan Ramadan, ada pengajian mingguan, pengajian bulanan, pengajian komunitas A, pengajian komunitas B, dst, dst.

Termasuk acara semalam, nih. Buka puasa bersama komunitas muslim Indonesia-Malaysia yang di luar bulan Ramadan memang punya acara pengajian keluarga tiap bulannya.

Semalam saya ingin mengobrol dengan teman-teman yang aktif di kepengurusan. Ingin tanya ini itu bla bla bla, situ wartawan? Hahahaha. Apa daya, mayoritas waktu saya habis buat ngejar-ngejar si Baby3, zzzz . Salat Isya saja tidak sempat .

Yang menghadiri acara, jika ditotal jumlahnya mungkin hampir 200 orang. Tapi menurut teman, yang hadir tadi malam jauh lebih banyak daripada tahun lalu. Tenang saja, makanannya tetap banyak kok hahaha.

Btw, ini bukan satu-satunya komunitas muslim Indonesia-Malaysia di Texas bagian utara (Dallas-Fort Worth dan kota-kota satelit di sekitarnya).

Umat muslim terbanyak di wilayah Texas berada di Kota Houston dan sekitarnya. Ini di wilayah selatan Texas. Dallas-Houston bisa ditempuh sekitar 4 jam.

Diperkirakan total umat muslim di Amerika Serikat mencapai 3.3 juta orang di tahun 2015. Bandingkan dengan penduduk Irlandia yang hanya 4-5 juta orang saja . Cukup banyak tapi sangat minoritas dibanding 325 juta total penduduk US.

Teman-teman muslim di Texas, so far merasa nyaman tinggal di sini . Tidak sedikit yang sudah beranak pinak dan bahkan sudah berpaspor hitam . Lingkungan enak, pendidikan bagus, dan nyaris tidak ada represi dalam urusan keagamaan .

Sekolah Islam saja ada lhooo . Ini kita keep di topik “Sekolah Anak di Texas”, ya .

Central Park, Frisco, Texas 2017

Tapi belum berani mengambil kesimpulan apa-apa karena pendatang baru ya Cyin hehehe. Takut salah ngomong . Sekarang situasi lagi hot-hot pasca ganti presiden, ya, hehe. Kapan-kapan kita ngobrolin ini lagi deh . Entah kapan maksudnya hahaha.

Video semalam kualitasnya kurang bagus. Cuma pakai ponsel. Mau bawa GoPro kok ya takut gimanaaaa gitu. Maklum masih newbie, entar disangka ini emak-emak norak kali mau ngapain sih hahaha. Itu juga ngerekamnya sambil ngangon bocah jadi gambar goyang-goyang .

Terus enggak enak hati sama yang lagi salat. Bukannya ikut salat hihihi. Padahal salat telat juga karena jagain anak bungsu.

Acara berlangsung di sebuah aula publik di Kota Euless. Pintu masuknya ada 4. Nah, semalam anak bungsu saya tawaf dari satu pintu ke pintu yang lain di hampir sepanjang acara, duh Gustiiiii *pijetBetis*.

But overall, kehidupan muslim secara umum di The Lone Star State sini nyaris tidak menemui kendala apa-apa . Tidak susah menemukan masjid dan toko halal maupun komunitas muslim. Insya Allah tetap begitu selamanya, ya. Aamiin.

Walau tentu harus diakui, ada saja kejadian yang kurang menyenangkan dalam menghadapi perbedaan di dalam kehidupan sehari-hari. Tensinya pun jelas meningkat pasca Pilpres US 2016 silam.

Like I’ve always said, hidup di dunia memang tidak akan pernah sempurna. Tapi selalu ingat, KITA SEMUA adalah bagian dari ketidaksempurnaan tersebut .

Kita seharusnya bekerja lebih keras untuk menyiarkan kedamaian. Memperlihatkan bahwa kita itu bisa lho hidup damai dalam perbedaan. Menunjukkan kalau ada tempat-tempat di dunia ini di mana kalian bisa berjalan bebas tanpa mesti menyembunyikan identitas agama kalian dan kalian tetap mendapat kedamaian dan penghormatan dari orang lain.

Setidaknya itu yang saya rasakan sebagai muslimah berjilbab di negara mayoritas Katolik di Irlandia dan so far…tetap saya rasakan selama 5 bulan tinggal di Amerika Serikat .

Kita harus terus menghidupkan harapan tentang “dunia yang damai” itu ADA dan insya Allah bisa kita perjuangkan.

Setop adu domba, yuk! . Setop menyebarkan kebencian untuk hal-hal yang bahkan kita sendiri tidak tahu .

(Alquran 49:13] “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku SUPAYA KAMU SALING KENAL MENGENAL. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Itulah salah satu gunanya merantau bukan? .

Spread love not hate ♥.

Selamat melanjutkan ibadah puasanya ya teman-teman.

-Texas, Juni 2017-

Jejak Para Texas Rangers di Grapevine Downtown Historic District Texas

Kisah para Texas Rangers tak sulit ditemukan jejaknya di berbagai kota di negara bagian Texas. Misalnya, di Grapevine ini. Di jajaran toko-toko sepanjang Grapevine Downtown Historic District tidak sulit menemukan toko-toko penjual minuman anggur. Ada yang berbentuk kafe/kedai juga.

Sesuai dengan namanya, Grapevine, kota ini dulunya memang menjadi salah satu tempat dimana pohon-pohon anggur tumbuh liar dengan suburnya. Sampai sekarang sih ya efeknya banyak penjual minuman anggur tadi. Sebelum lanjut, monggo Kak vlognya sudah bikin dari dulu lho hihihi :p.

https://www.youtube.com/watch?v=eW6u4H71R0E

Paling hits untuk kota koboi-koboi gini sih di Fort Worth ya. Namanya tempatnya Stockyard.

Waktu ke Grapevine, kayaknya lebih  banyak merekam pakai GoPro. Foto-foto yang ada malah foto-foto dari Stockyard hahaha. Gak apa deh, pasang di sini jugak nanti :p.

Sebagian kota-kota di negara bagian Texas memiliki kawasan Historic Downtown yang identik dengan kehidupan masa lalu Texas. Termasuk kisah para koboi dan Texas Ranger-nya.

Texas Ranger awalnya hadir melawan para bandit atau perampok yang dulu ramai merajalela di berbagai wilayah Texas. Termasuk Nat Barret dan Willy Majors. Kisah kedua bandit yang hendak merampok sebuah kereta ini diabadikan dalam atraksi “Would be Train Robber” di sebuah menara di persimpangan jalan Main dan Hudgins Street di Grapevine.

Setelah Texas melepaskan diri dari Mexico dan berdiri menjadi Republik Texas di tahun 1836, situasi keamanan menjadi sangat tidak kondusif. Tentu saja pihak Mexico tidak begitu saja melepaskan Texas dengan ‘tenang’. Situasi ekonomi juga masih kocar kacir. Para bandit berkeliaran dengan bebas di mana-mana. Tidak hanya merampok, mereka tidak segan-segan membunuh dan menganiaya.

Karena baru merdeka, Texas belum memiliki divisi keamanan (macam siskamling gitu-gitu kali ya hihihi) yang mantap. Tapi masyarakat sangat khawatir dengan keselamatan mereka. Karena itulah, mereka pun urunan sendiri untuk mengamankan wilayah.

Terbentuklah yang namanya “The Texas Rangers”. Itu kisah koboi-koboian ya awalnya dari Texas Rangers ini.

Jadi, orang-orang setempat saling bersepakat untuk mengirimkan laki-laki dewasa sebagai perwakilan tidak resmi untuk mempertahankan wilayah masing-masing dari serangan para bandit. Sekumpulan laki-laki ini tidak digaji tapi mendapat makanan dan fasilitas secukupnya. Seringkali, senjata pun harus disiapkan secara mandiri.

Mereka berpatroli dengan seragam ala koboi dengan tunggangan kuda. Mereka tidak menetap di tempat tertentu. Tapi muter-muter saja menjaga keamanan di wilayah-wilayah tertentu.

Kelompok Texas Rangers ini terus berkembang. Hingga akhirnya muncul beberapa grup-grup terkenal dan ditakuti oleh para bandit. Dari sini, wilayah lain pun sering meminta bantuan dari grup-grup Texas Rangers yang sudah terlatih dan tersohor ini. Tentu dengan imbalan tertentu.

Misalnya, beberapa keping emas untuk menangkap si bandit X dst dst.

Nah, balik lagi ke cerita dua bandit, Nat Barrett dan Willy Majors di Grapevine tadi :D. Mereka berdua ini juga incaran para Texas Ranger banget. Sherif (pemimpin wilayah/semacam walikota atau kepala desa) juga dibikin sakit kepala dengan para bandit yang hobi nakut-nakutin warga ini.

Gambar : pixabay.com

 

Bahkan setelah Republic of Texas memutuskan untuk bergabung dengan The Union (USA) 10 tahun kemudian di tahun 1846 pun, kehadiran Texas Rangers tetap penting. Masa-masa peralihan malah membuat situasi keamanan di wilayah Texas makin genting.

Sementara saat itu, The Union belum cukup kuat untuk melindungi Texas dari rongrongan Mexico dan para bandit lokal. Yah, memang panjang perjalanan Amerika Serikat menjadi negara super power ;). Enggak ujug-ujug merdeka terus happily ever after :p. Masih panjang ceritanyaaaaaaaaaaaa :D.

Tapi ini topiknya khusus perkenalan dengan para Texas Ranger aja, ya. Buat kenang-kenangan nanti karena pernah tinggal di Texas walau mungkin cuma setahun aja hehehe. Sangat layak dikenang minimal lewat tulisan :D.

Nantikan kisah para koboi selanjutnya, ya. More to come ;). Yiiiihaaaaaa *benerinTaliLaso* :p.

Gambar : pixabay.com

 

Tinggal di Amerika : The Texas-Weekender

Aiiih, akhirnya ngerasain tinggal di Amerika. Awalnya, saya agak pesimis dengan tempat-tempat wisata di Texas ini. Abisnya, dikit-dikit bayar, dikit-dikit bayar hahaha .

Misalnya nih ke Fort Worth Zoo :

https://www.youtube.com/watch?v=WCt0xgNaXog

Memang agak salah di awal sih. Karena kita lebih sering menjajal mal di minggu-minggu pertama di Texas. Heran deh, dalam mal itu, ada tempat hura-hura dikit, langsung dibandrol karcis masuk. Rata-rata 15-20 dollar … per orang! *gembokDompet*.

Texas Natural Garden, 2017

Mau menghibur apa mau merampok sih? Huhuhu.

Saban ke mal, anak-anak bete di luaran sementara emaknya panik dalam outlet hahaha. Ish, ish, murah-murah kaleeee di sini. Udah gak tahan mau OPEN PO. Cek inbox, Sis! Hahaha.

Akhirnya, kita pun mendapatkan pencerahan dan menemukan tempat-tempat buat menghabiskan akhir pekan tanpa perlu senggol dompet atau gesek kartu, yyyiiiuuukkk .

Texas, negara bagian paling luas nomor 2 di US, setelah Alaska. Populasinya pun juara 2.

Dengan luas sekitar 5x lipat Pulau Jawa, jumlah penduduk Texas hanya sekitar 28 juta saja. Pulau Jawa itu penduduknya 145 juta, Cyin .

Makanya, wilayahnya itu masih luas banget. Meski menjadi salah satu lokasi yang paling diincar pendatang, Texas masih lumayan “lowong”.

Texas terkenal dengan sumber daya minyaknya. Para perantau asal Indonesia di kota-kota besar di Texas tidak sedikit yang bekerja di industri minyak.

Makanyaaa, ndak heran di US bensin bisa murah.

Itu karena US memang penghasil minyak yang lumayan tapiiiiiii karena jumlah penduduknya membludak (sekitar 320 juta orang), US tidak termasuk salah satu eksportir minyak yang “besar”.

Bedakan dengan Arab Saudi yang jumlah penduduknya hanya sekitar 33 juta. Pengin gue garuk dah tuh si pengarang teori konspirasi ala-ala terkait harga bensin di US hahahaha .

Bedakan antara produksi minyak vs cadangan minya perkapita (yang harus dibagi dengan jumlah penduduk negara bersangkutan). Benci boleh, tapi bodoh jangan yaaaaa .

Di seantero US, harga bensin di Texas memang paling cihuy lhoh . Kemarin sempat bandingin sekilas dengan Lousiana, Missisipi, Alabama dan Florida. Kan habis road trip dari Texas dan Florida.

Central Park in Frisco, Texas

Kerjaan kita tuh di jalan ngeliatin harga bensin cobak hahahaha.

Industri lain di Texas juga ramai. Menggeliatnya industri di sini mungkin juga dipicu karena biaya hidup di Texas yang tergolong murah. Apesnya, biaya hidup murah, gaji juga tergolong kecil di Texas dibanding negara bagian lainnya hehehe.

Tapi seru banget lho tinggal di Texas . Walau tergolong kering, ternyata bentang alam di sini juga macam-macam. Kebon ada, bonbin ada, atraksi koboi-koboi an banyak, playground ternyata juga banyaaaaakkkk .

Dan tentu saja …. gratis! Hahaha .

Depan apartemen ada semacam central park gitu. Banyak patung-patung LongHorn, banteng bertanduk panjang yang merupakan ciri khas Texas, di sana.

Tapi pas ke sana, lagi sepi. Pas panas banget sih dan masih kepagian. Jadi belum ada orang. Hanya kami berlima saja pecicilan enggak jelas di sana sambil foto-foto hihihi.

Kemarin kami mengunjungi semacam Botanical Garden gitu di wilayah Fort Worth. Sebagian areanya tidak gratis, tapi ada juga area Texas Natural Garden gitu-gitu ya kalau gak salah namanya. Nah yang bagian sini kece juga dan tidak perlu bayar apa-apa .

Texas Garden, Fort Worth, Texas 2017

Atraksi koboi gratisan dan lumayan terkenal ada di Stockyard, Fort Worth. Tempatnya ramai bangeeeeetttt. Seneng juga keliling-keliling di sana. Ada atraksi koboi (semacam drama pendek oleh para aktor) pakai adegan tembak-tembakan gitu pakai pistol beneran. Alamak, saya tutup kuping pengin pipis saking takutnya denger suara senapan beneran hahahaha.

Konon katanya, kepemilikan senjata api ini paling banyak di wilayah Texas. Tapi uniknya, orang-orang di sini termasuk ramah lho kalau menurut saya. Minimal mereka seneng ngobrol dan tidak basa basi ngomongin cuaca doang kayak bule-bule Eropa pada umumnya .

tinggal di amerika texas
Atraksi koboi di Stockyards, Fort Worth, Texas

Orang sini tidak sedikit yang doyan nanya macam-macam . Bawel juga kayak kita di Asia hahaha.

Sempat sih ngeluarin duit lumayan pas anak-anak merengek mau masuk ke Dallas World Aquarium. Ya udahlah, anak-anak memang tergila-gila sama bonbin dan semacamnya .

tinggal di amerika texas
Dallas World Aquarium, Texas 2017

Gimana … enakan di Ireland apa di Texas, nih, jadinya? Di mana-mana juga enak enggak enak ya. Standarlah, dua sisi mata uang, yes? Ada postiif ada negatifnya .

Habis road trip kemarin dan banyak mengobrol dengan suami soal keputusan pemerintah pusat di sini yang sepertinya tidak ada niat membangun transportasi massal.

Jadi mengerti lumayan banyak setelah melihat langsung kondisi negara bagian lain. Florida misalnya. Memanglah Amerika Seriakt ini ibarat sebuah negara raksasa yang menaungi 50 negara lainnya. Benar-benar dalam banyak hal, antar negara bagian itu beda-beda banget .

Sekadar informasi tambahan juga, kalau negara-negara bagian ini aturannya bisa beda-beda lho. Pajak juga terbagi-bagi. Ada yang punya pajak lokal (per state) yang peruntukan dan jumlahnya beda-beda.

White Rock, Garland, Texas 2017

Seperti misalnya, aturan aborsi legal di pusat. Tapi tiap state berhak memiliki aturan masing-masing. Beberapa negara bagian menetapkan ABORSI sebagai tindakan ILEGAL. Termasuk Texas 😉.

Di Texas pun, perjudian dianggap ILEGAL. Jadi jangan harap ketemu kasino yang terang-terangan di muka umum. Kalau yang ngumpet-ngumpet mah mana tahu ya hehehehe.

Beda dengan Florida yang kasinonya bertaburan di sepanjang jalan protokol hehehe .

tinggal di amerika texas
Central Park, Frisco, Texas 2017

Pelacuran juga diangap ILEGAL di Texas.

Isu lainnya yang sempat ramai kemarin adalah pernikahan sesama jenis. Ada 37 negara bagian + DC Columbia yang MELEGALKAN pernikahan sejenis. Tentu saja, Texas TIDAK TERMASUK diantaranya 😉.

Di Texas, pernikahan sejenis dianggap ILEGAL. Memang sih, negara bagian di wilayah selatan ini lebih “alim-alim” ketimbang di utara hahaha.

Jadi, lumayan “syar’i” lah ini Texas ya hahahaha .

tinggal di amerika serikat texas
White Rock, Garland, Texas 2017

Masjid juga banyak di berbagai wilayah Texas. Toko daging halal juga gampang nemuinnya. Bumbu-bumbu Asia termasuk Indonesia juga mudah sekali didapatkan di sini ^_^. Kayaknya komplit di sini 😀.

Rumah makan halal juga tidak sedikit. Makin montok aja nih gue di Texas -_-.

Sudah kepanjangan belum? Etapi tumben ini belum 1000 kata kok rasanya udah capek duluan ya hahahaha :p.

Enjoy the pics ya ^_^

tinggal di amerika texas