Resep pallumara ikan makassar

Resep Palumara Khas Makassar Enak dan Segar

Resep Palumara khas Makassar ? Umm…sebenarnya ini juga masakan khas orang Bugis bahkan orang-orang di Sulawesi pada umumnya :D.

Tapi di Bugis umumnya disebut “Nasu Bale” kalau di daerah asal orang tua saya, Kabupaten Sidrap. Bugis dari Bone bilangnya beda lagi. Lupa namanya hehehe.

Resep Palumara Khas Makassar
Pallumara, foto : Dani Rosyadi

Nama Palumara itu dari bahasa Makassar. Pallu = masakan. Pernah dengar kan … Pallubasa, Pallubutung dll :D. Palumara artinya masakan asam. Mara itu artinya asamm kalau tidak salah. Duh, enggak jago bahasa Makassar nih *sungkem*.

Saya juga enggak paham resep aslinya harusnya bagaimana. Ini hasil tanya-tanya ke si Mamah aja. Apalagi tempo hari Mama sempat tinggal di sini selama 2 bulan. Sempat beberapa kali bikin Resep Palumara ini ;).

Tapi kepengin nambahin beberapa tambahan bumbu. Belagu banget yak, sok-sok modifikasi hihihihi.

Dulu, di Jeddah, di depan apartemen juga orang Sulawesi ^_^. Mertua teman saya itu orang Bone. Pas datang, sempat diajarin cara bikin Resep Palumara ini. Kalau Mamah saya bikinnya sederhana saja bumbu-bumbunya. Sementara mertua teman pakai bumbu lebih lengkap. Saya lebih suka yang bumbunya lebih banyak  hehehe.

Kalau Mamah kan hanya pakai kunyit, asam jawa, garam, penyedap rasa terus udah deh. Kayaknya lebih sedap kalau pakai bawang-bawang segala macam, nyam nyam :D.

 

Sekarang soal bahan utamanya : ikan. Waktu kecil dulu sih, biasanya resep palumara ini pakai aneka ikan laut. Bisa ikan Tongkol/Cakalang atau ikan Bolu/Bandeng. Bisa juga ikan Mairo yang ukurannya agak besar. Saya gak paham deh ini ikan Mairo nama formalnya apa ya hihihi. Ikan teri yang agak gede apa ya? CMIIW ya ^_^.

Baca : Resep Ikan Pesmol Kuning

Tapi di Ireland sini adanya ikan fillet gitu. Ada sih ikan-ikan segar yang masih utuh tapi mahal, Cyiiiinnn hihihi :p.

Pakai ikan fillet juga rasanya cetaarrrrrr ^_^. Biasanya saya pakai Ikan Cod atau Ikan Basa. Cod warnanya putih, kalau Basa agak kecoklatan. Dua-duanya enak kalau dibikin resep palumara.

Resep Palumara Khas Makassar

Bahan :

1- Ikan fillet, sekitar 300 gr

2- Kunyit, 1 sdm

3- Asam Jawa, sekitar satu sendok makan. Remas-remas dengan air.

4- Bawang merah, 3-4 siung, cincang kasar/halus

5. Bawang putih, sebiji aja cukup cincang kasar/halus

6- Jahe, sekitar 2 cm, keprek dikit

7- Minyak 1 sdt buat menumis

8- Air, sesukanya pengin banyak kuah atau sedikit

9- Garam Gula secukupnya

10- Cabe hijau besar, 2-3 buah

11- Kaldu blok. Kaldu ikan ya. Kalau enggak ada pakai kaldu ayam aja. Itu kalau mau. Enggak ada juga gak apa. Saya pakainya cuma sejumput kadang juga enggak pakai sih.

Cara Membuat :

1- Ikan diberi air sedikit. Sekitar 2-3 sendok makan. Campurkan kunyit, garam sedikit, asam jawa yang sudah diremas ke dalam panci yang sudah berisi ikan tadi. Campur rata. Beri air sekitar 200 cc.

2- Rebus ikan dan bumbu tadi di atas kompor. Apinya jangan gede-gede yak. Ikan kan cepet aja  matangnya ;). Masukkan cabe hijaunya. Biar matang bareng.

3- Tumis bawang merah, bawang putih dan jahe sampai harum.  Lalu campurkan ke panci yang isi ikan dan bumbu tadi.

4- Aduk sebentar lalu tambahkan air secukupnya. Jangan banyak-banyak sih enaknya biar lebih kental :D.

5-  Tambahkan garam, gula dan kaldu (kalau mau). Koreksi rasa. Matikan api.

Hasil dari Resep Palumara siap dihidangkan ^_^. Kuahnya segar-segar asam hasil campuran asam jawa, kunyit dan jahe :D.

Btw, ada juga yang langsung memasukkan semua bumbu dan dimasak bareng tanpa ditumis. Kalau saya prefer ditumis sih, biar lebih wangiiiiii :D.

Gampang kaaaaan? Ya iyalah, kalau enggak gampang, gak bakalan sering-sering saya bikin hahahaha :p.

Selamat mencoba resep palumara khas Makassar ini ;).

Resep palumara ikan makassar
Resep Palumara siap dihidangkan :D, foto : Dani Rosyadi
Resep Brownies Pisang

Resep Brownies Pisang Coklat Mudah dan Enak

Lah, ini kenapa FC-er tahu-tahu posting resep brownies pisang coklat?

Sebenarnya 2 minggu terakhir ini saya menghindari tepung terigu dan cemilan manis-manis. Kapooook hihihi. Karena lagi doyan-doyannya masak karena ibu menyusui emang biasanya rakus, saya kebablasan. Hiks :'(. Migrain saya datang lagi.

Ini balik ke Food Combining super ketat. Cemilannya jus sayur booooo hehehe :p. Alhamdulillah ya, tempo sehari dua hari, hasil tobat langsung terlihat. Makanya, kalau pola makan bermasalah jangan cepat-cepat putus asa. Tinggal balik lagi aja dan jadikan pelajaran, cheatingnya jangan kelamaan dan kebablasan hehehe.

Baca : Solusi Hidup Sehat ala Food Combining

Tapi resep ini tetap ditempel di blog saja, deh. Sementara memang saya perketat dulu pola makan. Tapi nanti ya mungkin bakal cheating lagi :D. Cemilan model begini ya bolehlah dikonsumsi sesekali.

Saya penggemar pisang banget. Penggemar coklat juga. The real sweet tooth ^_^. Cemilan tradisional favorit saya ya Sanggara’ Balanda yang tempo hari saya posting. Baca resep Sanggara Balanda di sini. 

Pisang + coklat? Yang terbayang macam-macam. Tapi yang terpikir untuk di-googling adalah brownies :D. Kalau googling resep selalu saya sertakan source yang saya inginkan. Tempat-tempat nyontek resep saya yang terkini itu adalah  blognya Mbak Hesti dan Mbak Diah Didi. Nyarinya tetap dari Google dulu tapi hihi. Brownies Pisang ketemunya di blog Mbak Hesti ^_^.

Eh, ternyata Mbak Hesti pun dapatnya dari blognya Mbak Endang (Just Try and Taste). Bedanya, versi Mbak Hesti, browniesnya dipanggang. Mbak Endang pakai resep brownies yang dikukus. Saya ngikut Mbak Hesti :D.

Tapi modifikasi dikit beberapa bahan. Yang saya tulis di sini ya tentu versi saya hehehe. Untuk versi Mbak Hesti, klik link di atas yang saya kasih tadi. Nanti dari Mbak Hesti juga ada link ke resep aslinya yang dari Mbak Endang ;). Mbulet gini sih hahaha.

Pisang yang digunakan bebas saja. Yang penting matang. Nah, di Dunnes Stores dekat rumah, ada yang namanya “Clearance” area. Tempat favorit Bibi Gober neh hahahaha.

Biasanya di situ ditaruh buah-buah/sayuran/makanan apa pun yang sudah hampir expired. Tapi masih layak konsumsi lho. Ibaratnya, begitu beli sebaiknya harus langsung diolah. Sering banget nemu pisang-pisang super matang di situ. Satu bungkus isinya bisa 6-8 biji, dijual dengan harga 60-80 sen saja ^_^ *tepukTangan*.

Kondisi pisangnya (lihat gambar di bawah) kira-kira yang nomor 7 itu :D.

Resep Brownies Pisang Coklat
Gambar : hubpages.com

Terus, saya tidak menggunakan tepung terigu full. Saya campur dengan tepung beras ketan. Kenapa? Soalnya terigu dah mau abis hahahaha. Dan tepung beras ketan masih banyak. Jadi saya dominan pakai tepung beras ketan. Rasanya tetap enak, sih.

Saya sudah beberapa kali bikin resep ini. Pernah  juga pakai full terigu. Hasilnya mirip kok ;).

Berikut resep brownies coklat pisang (beberapa modifikasi dikit ala saya) hehehe.

Resep Brownies Pisang Coklat

BAHAN 

  1. 150 gr dark cooking chocolate
  2. 125 gr gula pasir (saya gak punya timbangan jadi saya pakai gula sekitar 7 sendok makan)
  3. 3 sendok makan minyak sayur
  4. Vanili cair secukupnya
  5. 4 pisang matang ukuran sedang. Saya haluskan dengan cobekan hahahaha. Sparta sekaleeeee :p.
  6. 2 butir telur kocok lepas
  7. 30 gr tepung terigu (ada sendok takarnya :p)
  8. 70 gr tepung beras ketan (resep aslinya 100 gr terigu, ya).
  9. Setengah sendok teh baking powder
  10. 20 gr coklat bubuk (sekitar 3 sendok makan)
  11. Sejumput garam

CARA MEMBUAT :

  1. Panaskan oven di suhu 175 dercel. Siapkan loyang. Saya pakai loyang besi dialas kertas aluminium :p. Gak punya kertas roti huhuhu.
  2. Siapkan mangkok besar. Masukkan terigu, tepung beras ketan, coklat bubuk, garam,baking powder. Aduk rata. Sisihkan.
  3. Lelehkan coklat. Aduk sampai merata. Ke dalam lelehan coklat campurkan gula pasir, minyak sayur, vanili cair. Aduk sampai larut dan cair.
  4. Pisang yang sudah dihaluskan tadi dituangkan ke mangkok campuran coklat dkk tadi. Aduk rata.
  5. Tambahkan telur kocok ke adonan coklat-pisang tadi. Pesannya Mbak Hesti, pastikan coklat sudah tidak panas saat telur dicampurkan agar telurnya tidak matang :D. Aduk rata lagi.
  6. Masukkan campuran tepung (yang nomor 2 tadi) ke dalam adonan nomor 5. Saran Mbak Hesti dicampurkannya bertahap, ya. Sambil diaduk rata.
  7. Tuang dalam loyang, ratakan. Lalu panggang dalam oven. Kalau di saya, pengalaman setelah beberapa kali bikin, panggangnya cukup 30 menit saja juga sudah oke ^_^. Tergantung kondisi oven apa gimana, ya. Gak paham juga. Maklum kita mah chef jadi-jadian hahahaha.

Hasilnya? Tadaaaaaaa …

Resep Brownies Pisang Coklat
Brownies Pisang, foto : Dani Rosyadi

Ngggg…kok cuma segini? Ya sebagian besar sudah habis dimakan sendiri sama yang buat! Hahaha. Lupa suami lupa anak -_-. Enggak heran dah, gampang kena migrain kalau bandel dikit makannya hihihi.

Sudah agak lama enggak bikin resep ini lagi. Itu juga di atas foto lama. Foto terakhir bikin yang pakai tepung beras itu :D. Masih syok ini habis migrain parah setelah sekian lama enggak kedatangan “sakit” yang satu ini :(.

Btw, saya kan enggak lihai soal gini-ginian. Kira-kira kalau terigu diganti tepung beras full teksturnya bakal kayak apa sih? Pengaruhnya apa? Cobain dong terus ceritain hihihi. Saya malas nyoba-nyoba takut enggak enak hahaha.

Btw, silakan ya yang mau ikutan ber-brownies pisang ria ^_^. Enggak apa kok untuk cemilan sesekali atau untuk anak-anak yang sistem cernanya masih kinclong :p. Hari minggu, cemilan sorenya brownies coklat pisang ini. Tapi senin sampai sabtu, cemilan sorenya jus sayur dong yaaaaaa ;).

Apalagi di negeri sendiri, kita mudah mendapatkan pisang :). Tidak kenal musim dengan harga cukup terjangkau buat semua  kalangan.

Selamat mencoba! ^_^

Resep Gulai Daun Kale enak

Sayur Kale : Resep Gulai Daun Kale (Pengganti Daun Singkong)

Resep Gulai Sayur Kale seperti apa rasanya? Ya kayak judulnya ituuuu…seperti daun singkong yang digulai! Enaaaakkk.

Pas acara kumpul-kumpul 17 belasan di Dublin beberapa bulan lalu ketemu Mbak Nayu. Mbak Nayu ini doyan masak ya saya tanya saja, “Mbak, tau Curly Kale gak? Itu enaknya diapain yah, biar cocok sama lidah Indonesia kita.”

“Lah, itu daun kale namanya. Rasanya persis kayak daun singkong. Digulai saja kayak biasa.”

“Ha? Masa sih?”

Sayur Kale : Resep gulai daun kale pengganti daun singkong
Gulai Daun Kale (pengganti daun singkong)

Curly Kale ternyata bisa disebut Daun Kale, dimana saya juga baru tahu hahaha.

Sering banget melihat si daun sayur Kale ini di sini, pas diskon saya pernah beli banyak-banyak. Tanpa diskon pun harganya juga enggak mahal-mahal amat dan banyak dijual di mana-mana. Tapi bingung mau dimasak apa. Pernah saya tumis sesuai petunjuk resep via Google. Rasanya kurang, euy :(. Tapi kalau dimasukin ke jus ya enak-enak saja :D.

Benar dong, pas saya cari-cari di google pakai kata kunci ” Sayur Kale ” baru deh keluar tuh semua infonya. Memang, Daun/ sayur Kale ini saudara kembarnya si daun singkong. Tapi penampakannya bagaikan bumi dan langit. Gak ada mirip-miripnya -_-. Mungkin kembar beda telor hahaha *krik,krik,krik*.

Suami saya itu doyan banget sama yang namanya gulai daun singkong. Tapi di mana pula nyari daun singkong dimari :p.

Begitu tahu si sayur Kale ini punya citarasa 11-12 dengan daun singkong, yang saya cari ya resep gulai daun singkong. Dan ke mana lagi mencari selain ke blognya Mbak Diah Didi atau ke Mbak Endang :D. Nemunya di blog Mbak Endang (Just Try and Taste itu lho :D). Ini ya resep aslinya :D.

Saya tulis ulang di sini karena saya pakainya daun kale dan ada bumbu-bumbu lain yang kebetulan habis jadi saya sesuaikan sendiri. Daun salam sih sudah pasti skip terus, belum pernah nemu di sini :(. Kebetulan juga lengkuas lagi gak ada. Terus takaran bumbunya juga suka-suka saya aja :p. Tapi rasanya sih tetap enak ^_^. Setidaknya saya dan suami makannya rebutan! Hahaha :p.

Buat yang Food Combining, ini memang bukan menu ideal. Tapi boleh kok disantap pakai tempe goreng + sayuran segar lainnya. Saya potongin timun dan tomat segar sih kayak biasa ;). Tetap endeus rasanya <3.

Sayur Kale : Resep Gulai Daun Kale (Pengganti Daun Singkong)

Bahan

1. Sebungkus Daun Kale yang direbus sampai halus. Kira-kira 200-300 gram.
Catatan :Cobain saja. Kalau sudah tidak liat berarti sudah halus :D.

2- Cabe besar sekitar 3 biji.
Catatan : Warnanya random nih di sini, ada yang kuning ada yang orens ada yang merah hahaha :p.

3- Bawang merah besar setengah biji
Catatan : di sini adanya bawang merah yang hampir segede kepalan tangan orang dewasa

4- Bawang putih 2 siung
5- Ketumbar halus (kira-kira hampir satu sendok makan)
Catatan : Saya jarang beli ketumbar butiran, enggak punya ulekan 😀

6-  Jintan halus (kira-kira setengah sendok
7 – Kunyit halus (kira-kira hampir satu sendok teh)
8- Jahe secukupnya
9- Batang Serai, karena kecil saya pakai 2.
10- Daun Jeruk 3 lembar
11- Garam dan gula pasir, kombinasikan sesuai selera
12- Kaldu blok, saya cuma pakai secubit seukuran setengah kuku jari. Pakai dikit saja sudah pengaruh kok ;).
13- Merica secukupnya
14- Santan cair
15- Air kira-kira 2 gelas belimbing atau disesuaikan

Cara Membuatnya :

1- Daun kalenya sudah saya potong-potong sebelum direbus. Saya buang batangnya yang besar-besar. Direbus dengan air garam sesuai dengan resep aslinya :D. Setelah teksturnya halus, buang air rebusan. Sisihkan.

2- Karena saya pakai mayoritas bumbu dalam bentuk bubuk, yang dihaluskan hanya bawang merah, bawang putih, jahe dan cabe besar. Saya nguleknya di talenan kayu :p. Setelah halus, saya campur ke dalamnya bumbu-bumbu bubuk (ketumbar, jintan, dan kunyit).

3- Tumis campuran bumbu tadi sampai harum. Lalu masukkan, sereh + daun jeruk. Aduk-aduk sedikit sampai bercampur dan baunya keluar semua.

4- Lalu masukkan daun kale yang sudah direbus tadi. Aduk-aduk bentar.

5- Tambahkan air, didihkan.

6- Masukkan gula, garam, merica, kaldu blok, dan santan. Tunggu sampai mendidih lagi sambil diaduk-aduk. Koreksi rasa. Kalau sudah oke, matikan apinya. Siap disantap :D.

Ini dia nih hasil akhir dari resep gulai sayur Kale :D. Bagi yang tinggal di daratan Eropa, setidaknya kita (eh saya aja kali yang baru tahu) nyadar ternyata ada alternatif lain  menikmati gulai daun singkong. Mari makaaaaaannnn ^_^

Sayur Kale : Resep Gulai Daun Kale enak
Gulai Daun Kale

Masakan Sulawesi : Resep Kue Sanggara Balanda

Ini salah satu kuliner khas atau masakan Sulawesi –> Sanggara Balanda (bahasa Bugis) artinya Pisang Goreng Belanda :D. Kok bisa kayak gitu ya namanya? Hihihi.

Konon, menurut mama saya nih ya, pisang goreng ini kan menggunakan mentega dan keju. Di masa lalu, kedua jenis makanan ini identik dengan makanan orang Belanda. Zaman dulu pan, banyak lho orang Belanda di berbagai wilayah Indonesia. Katanya sih  mereka yang memperkenalkan keju, mentega dkk ini ke orang pribumi di Indonesia.

Jadi, resep ini sudah resep turun temurun untuk orang Bugis. Bukan resep bikinan orang Belanda! :p.

Btw untuk yang Food Combiner, ini hanya untuk “menu cheating” saja yaaaa :D. Buat cemilan sore-sore. Sanggara Balanda sendiri tidak diperjualbelikan secara umum seperti umumnya penganan khas Bugis yang lain. Kue basah model begini mungkin tidak tahan lama, ya. Begitu dibikin harus langsung disantap ^_^.

Baca Juga : Resep Sambal Goreng Daging Sapi Khas Makassar

Cara bikin dan bahan-bahannya? Gampang lah pokoknya. Makanya, yang agak-agak kuper di dapur kayak saya semangat bikinnya :D. Ya cemilan favorit juga sih ya makanya dibela-belain sharing resepnya ;).

Masakan Sulawesi : Resep Kue Sanggara Balanda

Bahan-bahan :

  1. Pisang raja atau pisang tanduk yang sudah  masak betul (saya menggunakan pisang tanduk sekitar 4 buah). Jangan yang mengkal.
  2. Satu butir telur kocok lepas.
  3. Dua genggam kacang tanah kulit, digoreng, lalu dikuliti sampai bersih. Lalu dicincang kecil-kecil. Kalau ajaran dari mama saya nih, digiling saja pakai rolling pin, yang biasanya dipakai menggilas adonan itu. Atau bisa pakai botol (kaca) bekas yang model panjang.
  4. 3 sendok makan mentega
  5. Keju diserut, jumlahnya terserah saja sih ya :D. Saya pakainya tidak banyak karena tidak terlalu suka keju.
  6. Gula pasir sekitar 6-8 sendok makan

Cara Membuat :

Resep kue Sanggara Belanda masakan sulawesi
Foto : Dani Rosyadi
  1. Ini untuk isiannya dulu. Campurkan kacang goreng cincang + mentega + keju + gula pasir dalam satu wadah / mangkok. Aduk sampai merata. Sisihkan.
  2. Pisang yang sudah dipotong digosok-gosok permukaannya dengan kulit pisang bagian dalam biar permukaannya licin dan halus. Setelah itu pisang dipotong 2. Dipotong ya bukan dibelah hehehe. Pisang yang saya gunakan ukurannya besar-besar, jadi saya bagi 4, total dapat 16 potong.
  3. Pisang digoreng sampai kecoklatan.  Angkat dan tiriskan.
  4. Satu persatu pisang dicelupkan ke dalam kocokan telur dan digoreng kembali. Asal kena minyak. Jangan lama-lama.
  5. Tiap potongan pisang dibelah tengahnya (memanjang). Jangan sampai pisangnya terbelah. Belah setengah saja asal bisa diisi. Dalam kondisi panas-panas, masukkan bahan isian ke tengahnya.

Kue Sanggara’ Balanda umumnya dijadikan salah satu sajian dalam acara-acara adat Bugis-Makassar. Acara pernikahan termasuk diantaranya.  Biasanya kan ada jajaran bosara’ ditaruh bersusun-susun untuk hidangan para tamu. Bosara’ ini isinya 12 jenis kue. Sanggara’ Balanda termasuk diantaranya ^_^.

Waktu akad nikah saya dulu juga menggunakan adat Bugis. Cuma numpang sih di rumah saudara dan agak ribet jadi enggak sempat ngumpulin dokumentasi. Boro-boro dah mau foto-foto bosara’ dkk, dramanya panjaaaaaang hahahaha.

Ini nih yang namanya bosara’ :D. Pernah lihat? 😉

masakan sulawesi
Deretan Bosara’ di acara adat Bugis-Makassar (gambar : id.pricetag.org)

Kapan-kapan saya share lagi resep kuliner khas Bugis-Makassar. Kalau enggak malas hahaha. Enggak doyan masak, sih. Itu juga kalau kebetulan masak, penampakan suka ngaco jadi malas foto-in nya :p.

Dipraktekin resepnya ya Kakaaaaaaa ^_^.

Oiya ada juga loh penganan tradisional dari pisang yang tidak kalah enaknya. Kali ini dari pisang kepok : “Sarikaya Pisang Kepok”, ini nih sudah ada vlog cara membuatnya ^_^

Baca Juga : Cara Membuat Siomay bisa dikukus/digoreng

Nah ini juga masih berhubungan dengan Sulawesi Selatan. Baju bodo modern khas sana, barangkali bisa diintip juga vlognya. Saya bersama saudara-saudara lain menjadi muse buat baju bodo modern rancangan salah satu kakak saya yang punya label busana “Dada Gaya”.

Updated : sekarang saya lagi rajin nih bikin vlog resep, ini playlist dari resep-resep Dapur Davincka yang sudah sempat direkam-rekam iseng hehehehe. Hope they help, yak ;). Sudah ada beberapa resep nih :D.

Jangan lupa juga subscribe di youtube channel saya ya di sini ;).

***

[Resep Food Combining] Martabak Mini Isi Jagung

Eh, kok dijadiin resep Food Combining? Isi jagung pula? Bukannya martabak pasti ada telurnya, ya? Kan enggak boleh menggabungkan protein hewani dan karbohidrat?

Hehehe. Kritikannya benar sekali. Tapi, setelah beberapa kali bikin dan mencermati komposisi si telur ayam dalam adonan isinya, resep ini masih bisa ‘dimaafkan’, kok. Pembenaran bagi penggemar martabak! Hahaha.

Etapi serius ini. Di resep martabak yang biasanya saya bikin ini, telurnya cuma sekitar 3 butir dan menghasilkan sekitar 16 potong martabak mini. Jadi kira-kira, satu potongnya mengandung 3/16 butir telur, kurang dari 1/5 kan? Masih aman lah ;). Komposisinya dianggap sedikit.

Sebenarnya, resep ini nyontek dari resep Martabak Tahu-nya Mbak Astri Nugraha. Tinggal ganti tahu dengan jagung manis saja ;). Lebih enak pakai tahu sih, cuma karena di sini jagung kalengan murah bener, sesekali saya suka mencoba resep ini :D. Enggak jauh-jauh dari urusan duit *elusElusDompet* :P.

Bahan :

(Kulitnya pakai  kulit lumpia, ya. Anti repot deh pokoknya, hihihi *ngikikPemalas).

Butuhnya sekitar 15-18 lembar.

Untuk isinya :

1 jagung kalengan, 3 butir telur, 3 bawang putih + 1 bawang bombay besar rajang halus,

daun bawang iris-iris, daun seledri iris-iris, garam, merica, gula, ketumbar bubuk,

minyak goreng untuk menggoreng tentunya 😉

 Caranya :

1.  Campur jagung dan semua bumbu. Aduk sampai rata. Kalau saya, telurnya dikocok terpisah.

2. Bentangkan kulit lumpia, isikan adonan jagung + telur secukupnya.

3. Lipat dan masukkan ke dalam minyak panas.

4. Goreng sampai matang. Begitu terus sampai adonan dan telurnya habis.

Gampil, kaaaannnn? ;). Lumayan untuk alternatif kalau bosan dengan martabak tahu. Oh ya, diganti dengan kentang juga enak, lho :D. Tapi, memang yang paling asoy itu martabak isi daging cincang la yaowww hahaha.

Tenang, boleh saja sesekali makan martabak abang-abang yang cihuy itu ;). Ingat, ya. Sekali-sekali! Bukan sekali sehari! 😛

Resep food Combining Martabak Jagung

Nah, tinggal disantap dengan nasi putih + saos (kalau saya sih tetap pakai sambal tomat-terasi, untuk fotonya saja sok-sok pakai saos hahaha) + segambreng sayur-sayuran segar ;).

Enak? Insya Allah ^_^ … (menjadi semacam tausiyah begini, sih, endingnya? hehehe).

Selamat mencoba resep food combining yang ini :).

Untuk menu yang berbahan kentang lihat di sini, sekali-sekali enggak makan nasi boleh :D.

Updated : saya sudah membuat video mengenai proses pembuatan Resep Martabak Mini Isi Jagung Manis ini lho hehehe. Silakan dilihat. Semoga bermanfaat ya ^^:

***