Sekilas Info dari Ranah Barat Eropa

Scotland will remain part of United Kingdom. Fffiuuuhh, lega, euy hehehe…

In case you’re not aware :D, per tanggal 18 September kemarin, wilayah Skotlandia baru saja melaksanakan referendum untuk menetapkan apakah Skotlandia akan berdiri sebagai negara merdeka atau tetap  menjadi bagian dari UK.  Hasilnya ya itu tadi, Scottish say “NO” for independence ;).

Gambar : housesittersuk.co.uk
Gambar : housesittersuk.co.uk

Soalnya bisa fatal kalau ternyata Skotlandia berhasil ‘melepaskan diri’. Apa kabar tuh North Ireland yang dari dulu enggak pernah bener-bener ‘damai’? Nanti bakal kesulut semua, deh 🙁.

Memang agak ribet ini hubungan antara England-Wales-Scotland-North Ireland dan Republic of Ireland sendiri. Not mention, orang-orang yang masih suka bingung antara Irlandia utara dan Republik Irlandia.

Macam komentar yang saya terima dulu, “Ih, Irlandia kan rusuh melulu. Gak aman.”

Errrrr… North Ireland kali maksudnya hehe.

Republik Irlandia sendiri konon menolak masuk “anggota Schengen” dikarenakan UK yang juga menolak. Padahal soal keanggotaan di Uni Eropa, kayaknya Irlandia lebih aktif dan ‘berkenan’ ikut pakai euro juga.

Oiya a fun fact yang baru nyadar setelah tinggal di sini, (mungkin) di seluruh penjuru Eropa hanya UK dan Rep.Irlandia saja yang memakai bahasa Inggris. Sisanya punya bahasa lain. Tapi kurang tahu ya dengan negara-negara ‘mungil’nya. Yang jelas negara-negara hits macam Jerman, Perancis, Spanyol, Norwegia dkk punya bahasa dewe-dewe :p.

Plus minus ya. Plus-nya di negara lain kan jadi belajar bahasa baru misalnya bahasa Perancis, Spanyol, Jerman, Belanda, Norsk, Rusia, dll. Plusnya di Rep. Irlandia, emaknya gak ribet kalau anak-anak sekolah di sekolah negeri lokal (yang pastinya gratis tis tis itu hahahahaha). Bisa langsung klop karena kita kan rata-rata pasti bisa lah ya kalau bahasa Inggris doang 😉.

Pengalaman beberapa teman di negara lain, kalau anaknya sambung sekolah (alias enggak mulai dari awal), biasanya harus turun kelas karena kendala bahasa. Kecuali punya duit lebih untuk nyekolahin anak di international school.

Tambahan lagi, kurikulum UK yang juga diadopsi Rep.Irlandia ini termasuk ‘kejam’ untuk ukuran “pendidikan ala barat”. Tapi sekejam-kejamnya sih masih lebih jinak daripada “pendidikan ala timur” yang sepertinya masih dianut oleh orang Indonesia dll :D. Di sini, dari usia 4 tahun sudah diajarkan membaca dan berhitung serta menulis juga, lho, hehehe.

Anw, akses ke UK dari Republik Irlandia (biar gak nyaru sama Irlandia Utara :p) memang lebih gampang. Untuk pemegang paspor Uni Eropa tapiiiii. Kalau paspor ijo tua mah .. ya nasib, ya nasib, ya, Kakaaaa hahaha .

Katanya sih khawatir kalau Rep. Irlandia masuk schengen jadinya pendatang non Uni Eropa banyak yang nyelip ke Rep.Irlandia buat sekalian masuk UK. Karena selama ini pemeriksaan ‘imigrasi’ dari Rep. Irlandia ke UK itu lebih ‘longgar’. Jadi, kalau Rep. Irlandia ikut-ikutan ke Schengen, imigrasi UK ketiban kerjaan kali jadi harus lebih ketat pemeriksaannya hehehe.

Tapi enggak adilnya, kalau punya visa turis masuk UK, asal pernah menginap beberapa malam (minimal 3 malam kalau gak salah), pemegang paspor Indonesia boleh masuk Irlandia tanpa visa khusus. Nah, ini enggak berlaku sebaliknya huhuhu. Visa Irlandia ya enggak boleh melenggang bebas masuk UK, tetap harus apply visa UK .

Tapinya lagi, untuk masuk ke North Ireland, pemegang GNIB Irlandia katanya boleh-boleh saja masuk tapi pakai jalan darat. Zzzzz , ribet ya boooo hihihihi.

Jadi, teman-teman pemegang paspor hijau tua di Inggris harusnya bisa tuh main-main ke Irlandia . Ditunggu di Athlone, ya, kalau bisa bawain tempe hahahahahaha.

Saya sih pengennya damai-damai aja. Setertib apa pun proses referendum dan hasilnya, kalau ternyata Scotland harus lepas dari UK, pasti ujung-ujungnya ada ‘penyesuaian’ yang belum tentu ‘damai’ toh ya hasilnya . Rembetannya juga bisa tak terduga .

Memang sih, kalau dipikir-pikir apa juga hubungannya dengan Rep.Irlandia. Tapi kan tapi kan tapi kan, “perdamaian global” seharusnya menjadi tanggung jawab seluruh makhluk bumi .

Comot quote dari Dalai Lama lagi, ‘Where ignorance is our master, there is no possibility of real peace.’

Selemah-lemahnya perhatian kita adalah … doa yang baik . Alhamdulillah, kali ini doa saya terkabul ^_^.

keep-calm-and-pray-for-peace-6

Mari berdoa untuk perdamaian di Palestina, di beberapa negara Afrika yang ternyata sampai sekarang masih ‘membara’ (padahal jarang dibahas ya di media-media tanah air), wilayah Rusia yang sampai sekarang juga belum jelas status konfliknya dengan Ukraina, dan lain sebagainya .

Btw, hasil referendum di Skotlandia-nya 54 vs 46, errrr… gak beda jauh, ya. Tapi so far, pihak “YES”-campaign sudah menerima hasil voting dan ada seruan untuk melakukan hal yang sama ke seluruh penjuru Skotlandia .

“Scottish First Minister Alex Salmond admitted defeat in Scotland’s independence referendum Friday — and urged the rest of Scotland to do the same.”

Alhamdulillah, orang-orang KPU sono sama MK-nya bisa langsung tidur nyenyak insya Allah hihihihi .

Congratulation, Scotland!

Gambar : alumni.umich.edu
Gambar : alumni.umich.edu

Salah satu eh salah dua beritanya bisa dilihat di sini 😉 …

https://www.bbc.com/news/uk-scotland-scotland-politics-29263022
https://edition.cnn.com/2014/09/18/world/europe/scotland-independence-vote/index.html

Hits 80s and 90s : The Books & The Drama :p

Grup satu ini lagi merah membara di Facebook hihihihi. Grup Hits 80s and 90s versi Indonesia.

Iseng-iseng juga deh ngintip-ngintip di sana. Langsung memutuskan untuk join grup gara-gara foto ini nih, hahahaha. Postingan dari embak yang nama akunnya “Tantri Boo” :D.

candy candy

Selera kita semua kok ya bisa seragam begini yak.

Saya juga ingat banget halaman yang ini pas baca Candy-candy dulu. Buku ke-7. Adegan di rumah sakit kalau gak salah. Candy abis nengokin Suzanna yang kakinya patah gara-gara abis nolongin Terry. Padahal Terry lagi seneng-senengnya ketemu Candy huhuhu. It’s a very sad farewell yet memorable 🙁.

Inget kata-katanya … “Andai waktu bisa berhenti berputar. AKu ingin berada di saat ini selamanya.”

Eh di komentar dapat lagi foto yang ini dari Mbak Tantri Boo :D.

candy candy 2

Dari kecil dah ratu drama dah emang bener-bener hahaha.

Jadi  kebayang-bayang lagi itu sedihnya pas baca bagian ini. Sampai-sampai enggak bisa tidur dan diulang-ulang lagi. Bacanya pelan-pelan biar lebih menghayati hihihi.

Walau di buku 9, endingnya terbongkar sudah siapa si ‘pangeran’ yang menolong Candy pas masih kecil dulu, tetep saja Terry is the best ya, Kakaaaaa #teamTerry :p. Sama tokoh Anthony yang sakit-sakitan emang eike gak pernah doyan, sih. Ganteng-ganteng sakit melulu -_-.

Oiya yang paling sedih juga pas Stea kecelakaan pesawat. Sempat marah-marah, duh kenapa enggak Archie aja sih? Hahahahaha *pembacaYangJahat* . Kalau gak salah dari situ kan jadi tahu dari Patty kalau Stea juga naksir Candy dulunya.

Menurut rumor yang berkembang (dari hasil komentar-komentar pas foto ini diposting di wall sendiri) katanya Candy-candy ada lanjutannya. Dan di film lanjutan itu ternyata beneran kalau endingnya itu Candy akhirnya jadiannya sama Terry. Wooohooooo ^_^ *tepukTangan*. Di buku 9 kan memang agak ‘ngegantung’, ya, ceritanya.

Candy-candy ini manga pertama-nya abege-abege tahun 80-90 an . Baru disusul Pop Corn, Miss Modern, dll. Samar-samar juga ingat I Boy. Ini semua munculnya sudah pas kelas 5 dan kelas 6. SMP lanjut terussss. Tamat SMP selamat datang Dorama Jepang yang dibuka dengan “Tokyo Love Story” yang tenar banget-banget.

tokyo love story

Sampai sekarang belum pernah tertarik ngikutin drama-drama korea yang katanya unyu-unyu itu hehehe. Dorama Jepang itu enggak ‘cengeng’ dan ceritanya macam-macam. Lebih menonjol cerita soal persahabatan, enggak melulu soal “You and me vs the world” atau cerita orang miskin pacaran sama orang kaya bla bla bla zzzzzzz …

Tapi langsung diralat sama penggemar drakor hahaha. Iya juga, ya. Jadi ingat Jang Geum yang dokter perempuan itu, lho. Saya suka banget serial korea yang satu ini. Ternyata banyak juga serial-serial korea yang oke-oke. Saya-nya saja yang enggak pernah ngikutin ;).

Balik ke dorama Jepang. Cerita 5 sahabat, Narumi Sonoda – Kakey dkk di “Ordinary People” juga memorable banget. Jadi ingat dulu pengin punya rambut sebahu kayak Narumi hahaha.

The cast (Ordinary People)

 

Serial Ordinary People ini punya soundtrack yang bagus bangeeettt <3. True Love, judul lagunya. Liriknya mah 100% Japanese. Tapi saya dulu hafal banget. Sampai sekarang juga masih ingat-ingat banyak. Ngerti enggak, hafal iya hahahaha.

Ternyata nemu videonya di youtube. Nih, kali-kali ada yang mau ikut nostalgia ^_^. Apa nostalgia Hits 80s and 90s versi kalian? 😀 

https://www.youtube.com/watch?v=Ns4bUKJMGqY

Selain 2 di atas, dorama Jepang yang diputar di  Indosiar sekitar jam 7-8 malam itu ada banyak lagi. Duh, masih hafal banget beberapa diantaranya. Ada “Just The Way We Are” yang ‘jiplak’ film hollywood lama tentang 2 sahabat yang sobatan dari muda sampai punya anak sampai salah satunya meninggal. Lupa judul film hollywoodnya.

Terus Ibu guru Sachi di “Let’s Go to School” :D. Cerita hantu-hantuan nan romantis “Anything For You” sampai “The Anchor” yang mengisahkan ambisi embak-embak penyiar berita dalam kariernya di dunia televisi. Pemeran utama The Anchor ini si Honami Suzuki yang juga jadi Rika Akana di Tokyo Love Story ^_^. Masih hafal gilak! Hahahahahha.

Ah, time flies that fast *masiSenyumSenyumSendiri*.

 

A Dealer in Hope

Kereta berhenti di stasiun Manggarai, saya cepat-cepat ikut turun. Baju basah kuyup. Jilbab sampai terlepas. Mana naik keretanya pagi itu sendiri saja.

What a day :(.

Badan lagi enggak enak. Enggak tahu kenapa. Padahal biasanya juga ‘bertarung’ naik KRL ekonomi pagi dengan perut kosong. Sarapannya nanti di Stasiun Cikini hehe.

Turun di Manggarai karena sudah enggak kuat. Beberapa hari terakhir itu juga sebenarnya memang sudah meniatkan untuk berpindah ke KRL Express. Biarlah harganya jauh lebih mahal dan berhentinya juga tidak tepat di depan gedung kantor yang lokasinya persis di seberang Stasiun Cikini.

Beberapa teman yang tadinya bareng naik KRL Ekonomi sudah hengkang duluan ke KRL Express. Jadi mupeng juga hihihihi.

KRL Ekonomi Bogor - Stasiun Kota (gambar : lipsus.kompas.com)
KRL Ekonomi Bogor – Stasiun Kota (gambar : lipsus.kompas.com)

Saya juga sudah mulai terpikir untuk pindah kos karena dipanas-panasin teman kantor. “Duh, udah kerja masih ngekos di deket kampus. Udah punya duit sendiri, dinikmati dong. Kos-kosan dekat sini banyak, lho. Nanti juga enggak umpel-umpelan di kereta.”

Iming-iming yang cukup menggoda, “Tempat tidurnya spring bed!” Hahahaha.

Setelah bekerja sebenarnya saya sudah pindah kos sekali. Dari kukusan kelurahan pindah ke Gang Kapuk di Margonda :D. Biar tidak khawatir kalau pulang malam. Margonda kan ramai terus sampai tengah malam. Begitu deh kalau jomblo, makan..makan sendiri, pulang…pulang sendiri :v.

Duduk-duduk di peron menunggu kereta berikutnya setelah sempat beli gorengan dan teh botol. Sementara sedang membayangkan akan pindah kosan atau minimal beralih ke KRL Express demi kehidupan yang lebih ‘elit’, mata saya tertuju ke tembok di seberang stasiun.

Banyak kotak kardus besar-besar. Saya pikir tempat sampah. Eh, tahu-tahu kardus bagian depannya bergerak-gerak.Eya ampun, itu pintu! 4 anak kecil berlarian keluar. Diantara mereka sudah ada yang usia sekolah. Ngapain sepagi itu malah main-main enggak ke sekolah :(.

Saya bengong sebentar. Itu tumpukan kardus kayaknya kecil saja tapi di dalamnya bisa muat begitu banyak orang. Luput dari pandangan saya selama ini padahal tiap hari kan pasti lewat Stasiun Manggarai ini. Ulu hati langsung nyeri. Teguran pertama dari Tuhan :).

Tidak sampai di situ, saya alihkan pandangan ke kiri kanan lobi peron. Tak jauh dari tempat saya duduk, ada sekumpulan anak kecil lagi. Usianya sudah di atas 5 tahun semua. Duduk berkerumun di atas lantai peron yang kotor. Saya berdiri dan pura-pura menghampiri penjual nasi uduk yang ada di dekat mereka. Ternyata … anak-anak yang jumlahnya mungkin sekitar 4-5 orang itu lagi makan nasi bareng-bareng. Nasinya cuma sebungkus, yang makan segitu banyak!

Saya duduk lagi. Sudah terasa badan yang tadinya tidak enak sudah tak begitu mengganggu. Teguran pamungkas berasal dari tangisan anak perempuan yang lagi meraung-raung sambil berguling di lantai peron yang sama.

Padahal ibunya ada tak jauh darinya. Saya agak kesal juga. Ibunya lagi membungkus-bungkus makanan. Sepertinya penjual pecel. Kan bisa saja anaknya dipangku biar tidak menangis. Pas dilihat dari dekat, ternyata ibu itu membungkus makanan sambil menyusui anaknya yang bayi. Dari jauh tidak kelihatan.

Teh botol yang tersisa beberapa teguk rasanya langsung pahit. Astagfirullah. Diperingatkan habis-habisan sama Tuhan. Masih disayang artinya ya ;).

Gambar : sesawi.net
Gambar : sesawi.net

Keinginan untuk pindah kos ke tempat yang lebih ‘elit’ atau hengkang ke KRL Express menguap begitu saja. Sebenarnya tidak itu saja yang membuat semuanya jadi cetek. Saya mulai terpikir untuk mengurangi jatah uang pada adik atau mama saya. Soalnya saya pikir ya saya berhak dong untuk hidup enak-enak. Saya kerja sudah cukup lama ya masa uangnya hanya untuk mereka. Kapan giliran saya?

Padahal selama ini rasanya hepi-hepi saja naik KRL Ekonomi. KRL Ekonomi itu beda dengan commuter line ya kalau saya liat gambarnya di Google hihihi. Commuter line sekilas mirip dengan KRL Express. CMIIW.

Sebelum-sebelumnya juga tidur di atas kasur busa di kosan juga enggak ada masalah. Kira-kira kenapa ya?

Barulah saya ingat-ingat lagi, apa saja yang saya lakukan akhir-akhir itu.

Pertama, beberapa kali dalam seminggu terakhir saya ikut makan ke tempat-tempat ‘yang tidak biasa’.

Lagi sering makan di Pasaraya Manggarai atau ikut ke daerah Sabang, Menteng atau Kuningan. Makan di resto bagus-bagus hihihi. Saya mulai perhatikan rekan kantor dari bagian lain banyak yang makan di tempat-tempat begini. Saya harusnya juga bisa kalau mau.

Saya ikut bos berbelanja ke Pasaraya. Ada insiden beli underwear salah lihat harga. Habis teman-teman lain yang pergi bareng terlihat memborong. Saya cuma ambil satu. Mau pingsan pas di kasir diberitahu harganya di atas 100 ribu per helai! Alamak, antrian panjang, masa enggak jadi sih? Hahahaha. Katanya diskon 70%. Harga aslinya berapa dong *ngelapKeringat*.

Nah, pas di tempat-tempat keren kayak gitu mulai deh memperhatikan penampilan orang. Ish, kece-kece amat, yak. Mulai ngitung-ngitung lagi hihihi. Ah, gaji saya juga cukup-cukup sajalah rasanya. Merasa diri kumal banget euy ngeliat mbak-mbak seliweran dengan penampilan ‘wah’ :D.

Ya abeesss, selama ini makan siang dengan teman-teman IT yang isinya rata-rata laki semua! Hahaha. Makannya di pasar Cikini, di kantin parkiran Menteng Prada, kantin Golkar yang murah meriah, di warung-warung di bawah stasiun, di kantin belakang kantor atau sekalian di perempatan KFC yang jual sate (katanya rasanya enak karena campur asap knalpot) hahahaha :D.

Pasaraya Manggarai (gambar : streetdirectory.com)
Pasaraya Manggarai (gambar : streetdirectory.com)

Pelajaran penting di suatu pagi di Manggarai … urusan dunia, selalulah melihat ke bawah :). Dunia memang menyilaukan. Fitrahnya sudah begitu. Pintar-pintar kita membentengi diri dari godaan.

Apalah gunanya naik KRL Express, pakai baju mahal-mahal, makan di tempat-tempat kece atau tidur diatas spring bed kalau sampai harus mengurangi kewajiban membantu kuliah adik dan membantu mama yang sudah menjanda tanpa penghasilan selama bertahun-tahun ;).

Alhamdulillah, hikmahnya belum lekang hingga kini. Apalagi masalah kasur :P. Waktu kecil dulu pun tidurnya pakai kasur tipis isi kapuk digelar di atas lantai ya nyenyak-nyenyak saja ^_^.

Again, tak boleh lupa kacang pada kulitnya :).

***

Saya saja, levelnya sesama rakyat, batin pasti memberontak kalau disuguhi langsung pemandangan macam di Manggarai itu. Apalagi jika terus-terusan melihatnya :(.

Melihat kemiskinan langsung di depan mata tentu berbeda rasanya.

Maka, saya merindukan pemimpin yang dekat dengan sebagian besar rakyat yang dipimpinnya :). Pemimpin yang tak hanya melihat dari laporan di atas berlembar-lembar kertas, mengintip sekilas dari balik kaca jendela mobil mewah, atau dari tayangan di layar televisi.

Blusukan adalah kewajiban tiap pemimpin. Untuk saya pribadi, empati itu adalah hal yang penting untuk pemimpin dengan kesenjangan ekonomi yang tinggi seperti di Indonesia kini. Pemimpin yang tak hanya lihai dengan kata-kata tapi mampu menggunakan mata batin dan hati untuk menyentuh rakyatnya.

Jokowi yang merakyat :)
Jokowi yang merakyat 🙂

Ya kalau seharian mainnya dengan sesama pejabat doang, ngobrol sama sesama pejabat tinggi terus, sibuk saja mengurus strategi ini itu, saya takut hatinya jadi tumpul :). Percayalah, melihat langsung itu sensasinya tidak akan sama.

Saya menginginkan pemimpin yang membangun jembatan untuk menghubungkan rakyat dan pejabat. Bukan mereka yang mendirikan tembok-tembok tinggi untuk membatasi pemimpin dan yang dipimpin.

Sekian lama kita hidup dalam paradigma bahwa bos besar itu ya memang tugasnya ngurusin hal yang besar-besar. Hal-hal besar selalu dimulai dari yang kecil-kecil ;).

Dari blusukan, pemimpin bisa melihat dengan perspektif lebih lengkap dan diharapkan lebih mudah memikirkan solusi. Blusukan ya pastinya tidak mudah dan akan sangat menguras tenaga, tapi hal itu ternyata mungkin-mungkin saja.

Jokowi membuktikannya :). Tak hanya untuk dirinya sendiri. Walau dicaci sebagai pencitraan, blusukan mendadak popular dan banyak diikuti oleh pemimpin daerah lain bahkan oleh mereka yang dulu menghinanya ;).

A leader is someone who DEMONSTRATES what’s possible (Mark Yarnell).

Mungkin karena saya memang mikirnya enggak muluk-muluk hehehe. Ya pemikiran emak-emak sensi nan ratu drama ya enggak kesampaian lah kalau disuruh mencerna visi misi tinggi-tinggi hahaha.

Kan saya sudah pernah bilang soal pendapat teman yang mengatakan kita cenderung memilih pemimpin yang setipe :D. Tipe-tipe yang enggak mikir susah-susah dan senang yang simpel-simpel macam Jokowi itu lebih cucok untuk yang pola berpikirnya malas ribet kayak saya hehe.

Saya lebih suka kalimat ini, “Leadership is not a position or a title, it is action and example” ;).

Terima kasih kepada Jokowi yang makin ke sini makin menunjukkan betapa mudahnya pilihan ini harus jatuh kepada beliau :).

Gambar : tribunnews.com
Gambar : tribunnews.com

Yakin 100%? Kepastian dan kebenaran kan katanya hanya milik Allah. Tugas kita adalah membersihkan hati dan akal serta terus menghidupkan harapan :).

Harapan akan perubahan untuk saya itu lebih condong kepada Jokowi. Semoga dimampukanNya ya, Pakde :).

As a leader is a dealer in hope -Napoleon Bonaparte

Untuk #IndonesiaBaru, Jokowi for RI-1. Salam damai ^_^

Salam 2 jari ^_^
Salam 2 jari ^_^

***

Do What You Gotta Do

Saya memang sejak beberapa hari lalu pengin menulis opini tentang orang-orang yang menghina terpilihnya Aceng Fikri dengan perolehan lebih dari satu juta suara di DPD Jabar. 

Aceng Fikri, gambar : news.detik.com
Aceng Fikri, gambar : news.detik.com



Lucunya, orang-orang ini justru lebih banyak mengecam mereka yang memilih Aceng Fikri. Lebih asoy lagi, dari beberapa yang marah-marah itu, mayoritas golput Kakaaaaaa hahahhahaha. Ini nih yang paling gue demen dari orang-orang yang tidak hanya golput sendiri tapi juga aktif menyuruh orang lain untuk ikut golput . Dia kagak milih bahkan meminta teman-temannya untuk ikut golput tapi begitu selesai, suaranya paling kenceng hehehe.

Memang, tiap warga negara berhak untuk protes.  Saya tidak melarang mereka yang golput untuk mengkritisi para pejabat, lho, ya :). Golput tidak golput, kita semua harus ikut aktif mengawasi para pemegang kekuasaan siapa pun orangnya kelak. Tapi helooooo, dilantik aja belon, situ sudah mangap duluan hehehe.

Cuma saja, kok rasanya kurang pantas jika kritikan malah ditujukan kepada para pemilih. Pakai embel-embel ‘bodoh’ dan ‘kurang pendidikan’ pula? 🙁

Kita, yang berada di middle class, memang kadang suka menertawakan dan mengaku tidak habis pikir dengan tingginya perolehan suara Aceng Fikri, anak-anaknya Ratu Atut, bahkan trah Cendana masih ada yang melangkah mulus ke Senayan.

Komentarnya rata-rata begini, “Itu berarti orang-orang Indonesia masih banyak yang tolol.” Terus biasanya ditambahkan, “Ih, untung deh gue enggak nyoblos. Kalau nyoblos ikut-ikutan tolol.”

Marah-marah sendiri di wallnya dan nuduh-nuduh orang lain tolol . Coba kalau kenal baik sudah saya paketkan sebuah cermin cantik ke rumahnya untuk berkaca hihihihihi.

Justru, sebagai masyarakat dengan pola pikir terdidik, kita pikirkan dong sumbangsih apa yang kita berikan timbang saban Pemilu/Pilkada bisanya cuma tolol-tolol-in orang lain saja? Shame on you, no?

Coba lihat dari perspektif yang lain. Memang sulit kan kalau anda mau menumbangkan raksasa di depan mata. Bisa apa? Tapi anda bisa memberi sugesti kepada orang-orang lain yang berlarian panik tak tentu arah di bawah kaki sang raksasa yang siap menginjak siapa saja yang diinginkan. Ajak mereka ramai-ramai berlari menjauh misalnya 🙂.

Walau mungkin butuh berhari-hari, bertahun-tahun, bahkan mungkin puluhan tahun untuk membuat mereka sadar kalau berlari random tak tentu arah tak akan membuat mereka terhindar dari pijakan kaki sang raksasa nan jahat itu. But at least you did something. Timbang ngata-ngatain bego-bego-in orang toh? 😉.

Pernah nonton film Finding Nemo gak? Saat adegan-adegan penghabisan, sang nelayan sukses menjerat ribuan ikan kecil dengan jaring raksasanya. Si kecil Nemo, Dory dan Marlin berusaha mengarahkan agar ikan-ikan kecil yang panik ini berenang berbarengan ke arah bawah, “Swim down! Swim down! Swim down!”

Nemo malah masuk ke dalam jaring dan bergerilya secepat kilat meneriaki para ikan yang menggelepar tak tentu dalam jeratan si jaring nelayan. Marlin berteriak dari luar jaring. Berenang ke atas dan ke bawah sambil berkoar-koar, “Swim down! Swim down!”

Voila! Para ikan serempak menurut. Dan sang nelayan dkk hanya bisa melongo ketika jaring putus dan jatuh ke air. Para ikan bersorak gembira melepaskan diri dari jaring yang akhirnya robek tersebut ^_^.

Swim down! Swim down! Gambar : filmspotting.net
Swim down! Swim down! Gambar : filmspotting.net

Dory: Hey there, Mr. Grumpy Gills. When life gets you down do you wanna know what you’ve gotta do?

Marlin: No I don’t wanna know.

Dory: [singing] Just keep swimming. Just keep swimming. Just keep swimming, swimming, swimming. What do we do? We swim, swim.

Yeah, that’s what we learn from our little buddy Nemo and his friends. Mungkin, karena film ini fiksi jadi gampang saja si ikan-ikan disuruh manut hihihihi. Unfortunately, many times real life challenged us more, much-much more than what we thought we could handle 🙁.

When life gets you down you just do what you have to do 🙂. Tentunya bukan dengan ngata-ngatain orang lain tolol, kan? 😉.

Nah, itu tadi versi nyinyirnya dari saya hahahahaha. Period oh period. Biasanya saya mengendalikan diri untuk tidak ngoceh kalau lagi datang bulan. Tapi sudahlah ya. Sometimes, we just do what we need to do, regardless pencitraan hahhahahaha 😀. Sila baca artikel ini untuk melihat versi ‘bijaksana’ nya 😀

https://midjournal.com/2014/04/membela-pemilih-aceng-fikri/

Messi, Kecil-kecil Cabe Rawit :D

Ini kok belum pada ribut-ribut Piala Dunia sih? . Untuk mengenang mereka yang pernah berjaya dengan bola emas di tangan, monggo diserap energi kompetisinya 😀.


Belon ada yang ngalahin si ‘pendek’ dari Argentina itu yak?  … Yang ngefans sama Barca jangan sensi dong. HIhihi *towelTowelDagu* nya dulu biar enggak pundung 😀.

Empat tahun berturut-turut sejak 2009, Messi sukses membawa pulang si bola emas. Nampaknya pemegang rekor masih Messi, yak. Sori nih kalau salah. Maklum, kite mah pengetahuan bolanya mentok di siapa yang ganteng-ganteng ajah hahahaha. Untuk memahami posisi offside aja butuh bertahun-tahun cobak  😛.

Anw … dunia olahraga yang identik dengan badan kekar nan tinggi berhasil dipatahkan oleh Aa’ Messi yang tingginya di bawah 170 centi ini . Let me share a little story about this ‘little man’ . Nyontek dari wikipedia pastinya hihihi.

Di kota terbesar ke-3 di Argentina (Rosario), Messi lahir dari pasangan tukang besi dan pembersih paruh waktu. Anak ke-3 dari 4 bersaudara. Sejak kecil sudah menunjukkan talenta yang tidak biasa-biasa saja di bidang sepakbola.

Lionel Messi (gambar : dailymail.co.uk)
Lionel Messi (gambar : dailymail.co.uk)

Sayangnya, di usia 11 tahun, Messi divonis “kekurangan hormon pertumbuhan”. River Plate, klub yang sebenarnya sangat berminat ‘mengelola lebih lanjut’ bakat bocah ajaib ini akhirnya angkat tangan karena tak mampu membiayai pengobatannya yang mencapai 900 USD per bulan.

Seorang direktur olahraga FC Barcelona mencium bakat luar biasa Messi. Akhirnya, FCB bersedia membiayai pengobatan Messi asalkan Messi pindah ke Spanyol dan berlatih di akademi FCB. And that’s when all the magic begins .

Sejak musim 2005-2006, Messi memulai debut di tim utama dan ikut berlaga di La Liga. And the rest is history .

Piala Dunia 2014 akan diselenggarakan di benua Amerika. Tepatnya di Brasil. Nah, situ dukung siapa, nih?

Tahun 2010, beberapa bulan sebelum perhelatan piala Dunia, saya menulis note di FB “Believe in 6 impossible things before breakfast” dan menuliskan “Semoga Spanyol menang piala dunia” di dalam salah satu daftar itu hehehe.

It did happen ^_^.

HIngga kini, kalau nyari yang ganteng-ganteng tetep melipir ke bawah mistar Spanyol. Congrats Bang Casillas, atas penampilan cemerlang di Copa Del Rey 2 minggu lalu! Telat aje gue! Hahahhahahaha 😀. Maklum, sibuk kepoin Pemilu neh .. :P.

Tapi tahun ini, demi menghormati negeri tetangga, saya mendukung Inggris. Walau saya benar-benar enggak tahu nih pemain Inggris itu sekarang siapa aja, sih? 😀 😀 :D.  

Kita mah mantengin dramanya aja . Dan siap-siap di tiap akhir pertandingan untuk melihat siapa saja yang bakal buka baju eh tuker-tukeran baju maksudnya hihihi *ngikikCentil*.

Salam olahraga! ^_^