2017 : The American-Year and The Resolutions

Yaaayyy, first day of 2018 :D.

2017 … The American Year. Ya iyalah, pan ceritanya lagi dikirim ke Amerika Serikat setahun hihihi. Mendarat di Bandara JFK New York di bulan Januari tahun lalu. Lanjut ke Bandara Dallas Fort Worth dan memulai cerita setahun di Texas.

Tidak terasa, ya. Beberapa minggu lagi harus angkat koper dan kembali ke Irlandia :D. Sudah sering ya bahas-bahas tentang Texas dan lain-lain di blog ini. Cobalah itu ditengok-tengok lagi hihihi.

One of the best memories while in Texas ya mungkin yang satu ini ^_^

Selain merasakan hari raya di negara penuh konspirasi bla bla bla ini (hahaha), cerita jalan-jalan juga banyak mewarnai perjalanan setahun ini. Masa-masa assignment memang nampak bagai hura-hura senantiasa, ya. Suami yang kerja, kite yang jalan-jalan hahahaha.

Nambah-nambah teman baru pun. Tahun yang membahagiakan ^_^.

Road trip ke mana-mana. Tapi belum sempat menyentuh 2 negara bagian yang paling pengin didatengin : California dan New York! Huhuhu. Ya mungkin di lain kesempatan ya. Aamiin :D.

Suami sendiri sih sudah ke California beberapa bulan lalu. Pas kakak ipar datang liburan ke sana. Ketemuan deh di sana. Enggak tega minta dese ke Texas, buat turis mancanegara kayaknya masih lebih penting ke California-New York-Florida ya ketimbang nyasar ke Lone Star State hihihihi. Etapi secara internal, negara bagian Texas ini negara bagian tempat berlibur nomor 4 lhooooo, tetep gak mu kalah hahaha.

Anyway, kita sudah pernah ke Florida segala. Karena ada assignment juga sih hahaha. Walau di sana tinggal sampai 2 minggu tapi banyakan nongkrong di hotel ya karena e karena suami kerjaaaaaa :p. 2x weekend sempat deh jalan-jalan ke Bayside Market di Miami :

Juga sempat pecicilan di Destin, masih wilayah Florida juga nih. Pantainya kece warbyasak. Mampir ke sana sebelum balik ke Texas. Florida ini memang dikepung dengan barisan pantai-pantai dari ujung-ujung 😀

Selain ke bagian selatan, kita juga sempat road trip ke arah sebaliknya. Menuju area West-Coast. Tapi masih jauh deng hahaha. Mentok di Las Vegas sahajaaaa. Apa kabar ini video Las Vegas kok belum diedit jugak? :p.

Sebelum ke Las Vegas ya kita mampir ke Grand Canyon duyuuuuuuu :D.

Pas bulan September juga road trip ke Colorado. But again, ini vlognya belum dibikin jugaaaaaa :D.

Oiya, jauh sebelumnya, kan pernah ke Arkansas juga. Arkansas sih dekat ya dari Texas :D. Ini dia salah satu kegiatan kami pas ke Arkansas tempo hari :

Apa iniiiiii dari tadi riya-riya melulu pasang video halan-halan :p. Ya sesuai tema dunk yak, The American Year … for us :D.

Sekalian mau bahas-bahas hasil resolusi 2017. Salah satu resolusi yang sayang banget ternyata gagal adalah … target level 20 di Bahasa Spanyol via Duolingo :(.

Resolusi 2017 yang terbilang berhasil? Belajar bikin vlog! . Makanya jangan muntah lihat postingan ini bertabur vlog semuaaaaaa.

Target 50 video dalam setahun itu. Realisasi 62 video, yaayyy!!!

Target 100 ribu views (persaingan di dunia vlogging sungguh kejaaaammm jadi gak berani pasang target aneh-aneh huhuhu), realisasi : 101.284 views, another yayyyy!!! 

Video-video resep menyumbang view terbesar hahaha.

Banyak yang membayangkan kalau jadi vlog itu ya mukanya kudu muncul, kudu pede pamer-pamer diri. Enggak juga kok . Tergantung visi misi ajah .

Kalau daku mah emang misinya enggak jauh-jauh dari mencari bersuap-suap dolar, yes? Hahaha. Jadi memang pilih topik-topik yang banyak dicari orang dan memungkinkan untuk dibuat sendiri .

Kalau di blog, tiap tahun target saya minimal 100 tulisan/postingan PER TAHUN. Pastinya, SELALU LEBIH! Hahahaha .

Menulis itu passion pribadi. Untuk blog, saya jarang terpengaruh dengan jumlah view atau semacamnya. Kalau gak nulis saya yang gila soalnya hahahaha. Kebutuhan, Cyin! #kretekinJari

Back to vlogging-world.

Pernah baca komentar seorang teman yang saya lihat akhirnya menyerah untuk vlogging karena ada seorang seleb-anak-anak-entah-siapa yang punya banyak follower di IG. Si anak pasang video lagi naik mobil. Udah, gitu doang.

Terekdungces, dalam beberapa jam viewnya mencapai 400 ribu! Anaknya benar-benar cuma bengong dalam mobil hihihihi. Media sosial itu memang absurd abissss, terimalah kenyataan itu Nikmati saja .

Kalau kata meme qasidahan, “Kalau enggak edan, enggak bisa punya banyak teman.” Kalau enggak edan, enggak bisa punya banyak viewer hahahaha.

Ini gegara si Teppy bikin review AAC2 yang super kocak, jadinya meme-meme qasidahan ikutan tenar dah :p.

Masalahnya, kita setuju atau tidak? Gerah dengan konten-konten geje di media sosial, ini pesan dari Gandhi, “Be the change you want to see in the world” .

Make that change …. YOU! 

Untuk resolusi tahun ini yah pastinya 2 resolusi yang terus berulang : BISA NYETIR MOBIL dan BISA BERENANG. Aamiin for this year, yes? *kencenginIketKepala*. Resolusi tambahan : belajar YOGA. Di bulan kemaren dah sibuk browsing segala macam info dan youtube-an tentang Yoga for Beginner :p. Mudah-mudahan enggak mentok di pelototin video dan artikel doang hahaha.

Selamat tahun baru . Bring it on, 2018! ??

Topkapi Museum : The Truth Will Set You Free

“Kota di dalam kota” merupakan istilah yang cukup pas untuk menggambarkan fungsi Topkapi Museum di masa lalu. Salah satu situs bersejarah peninggalan Kesultanan Ottoman, bagian dari kekhalifahan Islam yang berakhir di awal abad ke-20.

Hampir 400 tahun, Topkapi Museum menjadi pusat kediaman Sultan di Kerajaan Ottoman. Sebelum akhirnya dipindahkan ke Istana Dolmabahce di pertengahan abad ke 19.

Sekitar 4 ribu orang diperkirakan bermukim di dalam kawasan Topkapi Museum. Termasuk 300 orang selir sultan yang tinggal dalam bangunan tertentu yang dikenal dengan istilah Harem.
Konon 1000 tukang masak istana harus menyiapkan makanan sebanyak 6 ribu porsi setiap harinya.

Malas baca panjang-panjang, rehat dulu nih  nonton vlognya :p

Masih ingat serial The Magnificient Century dari Turki, berkisah tentang Suleiman The Magnificient, yang dikritik oleh beberapa kalangan muslim di tanah air karena dianggap sebagai “distorsi” terhadap ajaran Islam.

Seolah penggambaran bahwa Sang Sultan memiliki selir (tepatnya, ratusan selir!) dan gaya hidupnya saat itu hanyalah “rekaan” semata. Disangkanya raja-raja di masa kekhalifahan penjelmaan nabi semua apa .

Mungkin inilah salah satu contoh glorifikasi terhadap masa lalu yang tidak terlalu berani diutak utik oleh para ulama di masa kini . Oh well, memangnya pengajian mana yang akan berani mengajarkan sejarah-sejarah seperti ini .

Yang sering ditekankan adalah “indahnya masa lalu”, sempurnanya ajaran Islam pada masa kekhalifahan bla bla bla. Padahal jejak kehidupan mereka di masa lalu tak begitu sulit diurai dan ditemukan buktinya.

Seperti ada jarak antara kehidupan rasulullah dan para sahabat vs kehidupan modern. Padahal diantara jarak waktu ratusan tahun itu, many things happened. Many-many-many things .

Oleh kalangan orientalis anti Islam, mereka menjadikan “catatan sejarah” ini untuk menyerang Islam. Beberapa kalangan muslim tentu membantah keras dan menganggap itu hanya rekayasa karena dari kecil kita sudah dibentuk dengan ajaran seperti itu. Betapa indahnya penerapan Islam di masa lalu bla bla bla.

Enggak heran pada teriak-teriak minta khilafah, yes? .

Itulah gunanya menelisik sejarah. Tidak ada yang salah dengan aturan seperti ini di masa lalu. Perbudakan dan perlakuan terhadap kaum perempuan, adalah hal yang sangat-sangat lazim di masa lalu .

Topkapi Museum
Topkapi Palace, Istanbul 2016

Saya ingat pas ke monumen konfederasi di depan Capitol Building, Little Rock – Arkansas, saya bergumam, “Heran, orang yang ngotot memperjuangkan perbudakan kok ya dianggap pahlawan.”

Suami saya ketawa, “Elo pun kalau hidup di masa itu mungkin akan menganggap itu hal biasa.”

Yup, perbudakan bahkan baru benar-benar hilang dari kehidupan modern ini di abad 20 kali, ya. Karena pasca Perang Sipil 1965 pun tidak serta merta seluruh budak dibebaskan di semua wilayah Amerika Serikat.

Mungkin itu salah satu kepingan yang hilang dalam pendidikan tentang Islam di masa sekarang. Kita sibuk ngeyel dan malah menjadi bahan tertawaan para ahli sejarah.

Karena pada dasarnya mayoritas keagamaan kita lebih karena warisan. Berapa banyak sih yang benar-benar mau “belajar” Islam dan keluar dari zona nyaman berupa doktrin-doktrin dari masa kecil dulu? Geser dikit diteriakin liberal, bertanya dikit diserang dengan tuduhan “punya penyakit hati” hahaha.

Topkapi Museum

Kita suka gagap menanggapi tuduhan kok bisa di alquran ada aturan-aturan memperlakukan budak. Faktanya, alquran turun di abad berapa dulu, Cuy? Abad segitu aturan begini-begini sangat visioner di masanya .

Jangan heran jika penerapannya tidak bak-buk-bak-buk. Instead of mengancam dan memaksa agar budak dibebaskan otomatis, Allah menawarkan solusi khasnya, sebagai Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang : membebaskan budak diganjar pahala yang sangat besar .

Secara halus, Islam sudah menegaskan, berabad-abad sebelum dunia modern berteriak-teriak terhadap HAM, salah satunya dalam surah Al Balad ayat 12-13, “Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan…”

Nggg…terus kok masih selir-seliran di era kekhalifahan ratusan tahun setelah alquran turun. Bukan ajaran Islamnya yang bermasalah, tapi umat di kala itu ya memang sanggupnya segitu . Bertahap dan berproses.

Topkapi Museum

Makanya, yang beginian-beginian janganlah terus-terusan disembunyikan dan dianggap “tidak ada” atau pura-pura tidak tahu.

Kita tidak dibekali dengan “kisah nyata” dari masa lalu. Beberapa kalangan memberi alasan, “Ya nanti kalau dijelasin semua pada salah paham dan bingung. Jadi lebih baik memang dibahas yang bagus-bagusnya saja.”

Bukankah Islam adalah ajaran bagi mereka yang berpikir? Ya biarkan umat berpikir jangan dininabobokan dengan kisah-kisah absurd dan enggan menceritakan sejarah secara lebih komplit berdasarkan fakta. Ya gak, ya gak, ya gak? .

Maaf ya, sekali-sekali memang harus diajak ngomong serius soal gini-ginian hehehe. Pengetahuan sejarah jangan dipilih-pilih .

“The truth will set you free, but first it will piss you off.”
― Joe Klaas, Twelve Steps to Happiness

Anyway, biar enggak stres, nonton vlognya deh hahaha. Pemandangan cantik di sisa-sisa peninggalan Istana Topkapi Museum berusaha kami abadikan dalam vlog yang ini.

Ngerekamnya gantian, karena harus jagain anak-anak yang ketiduran depan museum hahaha. Suka duka traveling sama anak-anak kicik ya .

Topkapi Museum

 

Dari salah satu teras bangunan, kita bisa memandang bebas perairan di Selat Bosphorus dan wilayah Golden Horn.

Hingga kini, kawasan Topkapi Museum merupakan bangunan istana terbesar peninggalan masa lalu yang masih bisa dilihat dan dikunjungi.

Jumat barokah buat kita semua .

And have a nice weekend .

Download Musik Latar Vlog dari Youtube Audio Library

Sekadar info nih buat download free background music for video editing. Buat yang ingin me-monetize video-video yang diupload via Youtube, hati-hati dengan musik latar yang digunakan dalam video.

Kalau kena pelanggaran hak cipta, iklan buat video bisa dibatalkan. Solusinya mah gampang, download musik latar vlog dari youtube audio library ;).

Kadang memang inginnya pakai musik yang sudah dikenal luas gitu, ya. Jadi kita sering mengambil tune dari lagu-lagu komersil. Nah, yang begini ini yang biasanya kena pelanggaran hak cipta dan Youtube berhak ‘menolak’ video untuk di-duit-in via adsense :p.

download musik latar vlog dari youtube
Gambar : pixabay.com

Jangan khawatir sih. Banyaaaaaaak banget pilihan musik untuk latar video atau vlog yang bisa didownload gratis dari Youtube. Coba masuk ke Audio Library Youtube di sini. Nanti keluar daftar lagu yang bisa dipilih.

Filter untuk melakukan search juga komplit. Bisa berdasarkan jenis musik (pop, rock, country & folk, dsb), atau berdasarkan mood (happy, bright, sad, dsb), atau berdasarkan kontributor, dan filtering lainnya. Bisa juga kombinasi dari beberapa atau semua pilihan.

Manfaatkan juga kolom search untuk mencari tema yang diinginkan. Misalnya saya pernah mencari lagu-lagu tema arab, ketik saja “arabian” nanti keluar deh musik latar yang dianggap cocok. Kombinasikan dengan filtering lain juga bisa.

Misalnya pengin lagu-lagu tema Middle East yang pop dan sad. Duile, menye bener hihihi :p.

Waktu bikin vlog Topkapi Istanbul misalnya :

Oiya, jangan lupa subscribe ke channel youtube saya di sini, ya. Tinggal login dengan akun google (gmail) terus klik tombol merah “subscribe”nya ^_^.

Balik ke topik tulisan …

Musik latar yang ada juga bisa berupa instrumen saja. Mayoritas sih begini. Tapi ada juga yang pakai suara vokal. Tergantung kebutuhan aja ya.

Tema-tema country & folk yang paling sering saya gunakan dalam vlog traveling saya. Apalagi video-video Irlandia, ya, hehehe. Pas banget deh tuh ;).

Ada beberapa musik latar yang bisa dipakai begitu saja tanpa perlu menyebutkan kontribusi apa pun dalam deskripsi video. Tapi hati-hati ya, ada juga beberapa musik yang meminta kita menyebutkan kontribusi dalam deskripsi video.

Keterangannya ada kok dalam tiap musik yang ingin kita pilih. Nanti ada keterangan apakah musiknya boleh di-insert begitu saja atau ada link serta keterangan yang harus kita sertakan dalam deskripsi video.

Misalnya di video yang ini nih, saya gunakan musik di mana kita harus mencantumkan kontributornya dalam deskripsi video :

Musiknya macam-macam dan bagus-bagus juga sih. Lumayan lengkap. Kita enggak perlu pakai musik yang sama berkali-kali karena pilihannya banyak bangeeeetttt ^_^.

Oh ya, jangan lupa kalau vlog atau video juga bisa pakai suara narasi. Jadi ada 2 gitu musik latarnya. Suara narasinya ya pakai suara kita sendiri aja sih hihihihi. Ini tutorial merekam suara yang menggunakan aplikasi bawaan Windows. Simpel gak repot download hehehe.

Biar suara musiknya enggak tabrakan, bisa diatur misalnya, kalau narasi lagi muncul, musik latar dibuat lebih pelan. Kalau tanpa narasi, musik latar bisa disetel agak kencang dan seterusnya.

Ini bisa diatur settingnya dalam berbagai aplikasi kok. Kayaknya setting standar lah ini. Ada di Windows Movie Maker juga. Di GoPro Studio juga ada.

Jadi, bala bantuan gratisan terkait urusan per vlog an ini lumayan komplit di dunia maya. Serba gratis pula. Pokoknya tinggal kerja, kerja, kerja hahahaha :p.

Tuh, musik saja tinggal dipilih-dipilih-dipilih terus di download. Beres deh. Seriusan, pilihannya enggak standar-standar amat dan buanyaaaaakkkk gak kira-kira ;). Insert musik ke dalam video juga cuma gitu-gitu doang :P.

Kalau bikin video-video singkat, sekitar 30-40 detik, pakai suara latar doang tanpa narasi pun rasanya sudah cukup ya ^_^

Tutorial dasar bikin vlog udah. Rekam suara udah. Nyari-nyari musik gratisan udah. Tinggal kreativitas bikin videonya aja nih sama teknik-teknik mengedit yang juga sudah banyak tutorialnya. Baik versi blog maupun youtube.

Again, tinggal masalah niat saja :p. Hayuk, kerja – kerja – kerja #keluarinCambuk hahaha :p.

Semoga membantu yaaaaaa ;). Nih another vlog jalan-jalan yang tentu lebih seruuuuu karena adanya musik latar dalam video :

https://www.youtube.com/watch?v=fCPGPHz9zhc

Cara Mengedit Video dengan Movie Maker : Membuat Video dari Kumpulan Foto

Cara mengedit video dengan movie maker enggak susah kok. Hanya saja, kadang-kadang, video tidak punya tapi koleksi foto kita segabruk-gabruk hehe. Nah, koleksi foto ini juga bisa dijadikan video :D. Kita bisa membuat video dari kumpulan foto menggunakan Windows Movie Maker . Aplikasi ini biasanya bawaan otomatis dari Windows.

Saya sendiri sudah keburu pewe dengan GoPro Studio hehe. Tapi sebenarnya fitur-fitur di Movie Maker juga sudah cukup mumpuni (y). Apalagi kalau cuma buat gabung-gabungin foto hehe.

Biasanya kalau video dari kumpulan foto juga bisa menggunakan suara latar + backsound musik. Nah, dua-duanya bisa diakomodasi oleh Windows Movie Maker ;). Animasi untuk pergerakan foto juga cukup variatif jadi kumpulan fotonya lebih hidup kayak video. Transisi antar frame juga bisa diatur per frame. Tidak harus seragam biar enggak monoton.

Langkah-langkahnya relatif mudah. Cara mengedit video dengan movie maker dari kumpulan foto jelas lebih ringkas dan tidak sulit sih harusnya. Karena hanya menyatukan gambar-gambar tidak bergerak. Kalau mengedit video kan adegan dan timing harus pas ya :D.

  1. Search aplikasi di Windows dengan mengetikkan “Windows Movie Maker”. Nanti keluar file .exe nya tinggal diklik saja. Di tab Home, klik  “Add Videos and photos”.
cara mengedit video dengan movie maker
Klik “Add Videos and Photos” pada tab “Home”

2. Nanti tinggal masuk ke folder kumpulan foto yang ingin dijadikan klip-klip dalam video. Sebaiknya foto-fotonya sudah ditaruh dalam satu folder yang sama ya biar enggak ribet bolak-balik “add”.

Setelah di-add, foto-foto tersebut akan muncul di sebelah kanan seperti contoh gambar di bawah. Yang harus diedit umumnya durasi waktu tiap foto. Bisa dibikin seragam berlaku buat “all pics” atau diedit per foto. Kan kadang kita pengin foto yang ada kita-nya misalnya munculnya lebih lama. 1 menit sendiri kalau perlu hahahaha :p.

cara mengedit video dengan movie maker

3. Setelah itu, masukkan musik sebagai latar belakang. Kalau ingin me-monetize video via youtube, pastikan musik latarnya tidak tergolong pelanggaran hak cipta ya. Silakan masuk ke audio library di situsnya Youtube buat nyari-nyari musik yang “gratis”. Banyak banget pilihannya ^_^.

Selain musik, kita juga bisa menambahkan suara sebagai narasi. Jadi video akan memiliki 2 suara : musik dan suara kita sebagai narasi misalnya. Bisa diatur setting volume biar enggak tabrakan :D. Misalnya kalau narasi muncul, suara musik dipelanin. Kalau tanpa narasi, musik latar bisa di volume normal.

Klik “Record Naration” (yang dilingkari biru) untuk menambahkan narasi. Klik “Add music” untuk musik latar belakang (yang dilingkari kuning). Keduanya ada di tab “Home”.

cara mengedit video dengan movie maker

4. Setelah itu baru deh edit-edit animasinya. Biar foto tidak monoton bisa diset biar fotonya bergerak. Tapi gerakannya satu arah. Kalau beleber ke sana kemari bingung nanti yang nonton hahaha :p.

Biar enggak bosan, tiap foto sebaiknya memiliki animasi gerakan yang berbeda-beda. MIsalnya, foto pertama, arahnya bergerak ke kiri. Foto kedua, dimulai dari tengah. Foto ketiga, arahnya bergerah ke atas, dst.

Nah, Windows Movie Maker sudah menyediakan berbagai alternatif animasi pergerakan foto.

Untuk setting animasi pergerakan foto, adanya di sebelah kanan layar di bawah, ya.

Selanjutnya setting untuk transisi. Adanya di sebelah kiri layar seperti gambar di bawah ini. Kedua settingan animasi pergerakan foto dan transisi antar frame ada di tab “Animations”.

Transisi tiap frame bisa dibikin seragam. Tapi biar enggak monoton, bisa dibuat beda-beda tiap perpindahan frame ;).

cara mengedit video dengan movie maker

 

Nah, segitu aja sebenarnya editing dasar untuk membuat video dari kumpulan foto menggunakan Windows Movie Maker. Sisanya bisa dieksplorasi sendiri ya hehehe. Pilihan-pilihannya masih banyak, sih. Kalau saya pribadi biasanya memang simpel begitu saja kalau bikin video dari kumpulan foto.

Mungkin nanti kalau sudah bisa teknik lain bisa dishare lagi. Atau kalian yang punya masukan juga boleh, lho hehehe. Saling berbagai ilmu ya ^_^.

Ini lagi contoh vlog saya yang saya buat dari susunan foto selain dari yang mejeng paling atas itu. Kebanyakan memang foto-foto dari Irlandia :

Waktu itu belum era GoPro hihihi. Masih males bikin video. Tapi kumpulan foto segambreng. Nanti yang dari Arab Saudi juga mau dikumpulin lagi. Di Saudi apalagi, belum kepikiran deh bikin-bikin video sibuk sama adek bayi hihihihi.

Video lain yang non traveling yang menerapkan metode membuat video dari kumpulan foto juga pernah saya buat. Yang ini tanpa narasi. Sekadar untuk melengkapi postingan di blog tentang tips-tips gitu-gitulah hehehe. Mudah-mudahan nanti bisa bikin yang lebih maknyus :D.

https://www.youtube.com/watch?v=7DXxIKEVn8c

Perekam Suara PC : Merekam Suara dengan Aplikasi Voice Recorder di Windows

Untuk bikin vlog, perekam suara PC salah satu andalan saya. Kadang (eh kalau saya hampir selalu sih hihihi), vlog perlu dilengkapi dengan backsound suara non musik. Misalnya, ya suara kita sendiri hahaha.

Biar gegayaan gitu yaaaaa, sekalian melampiaskan obsesi masa kecil juga untuk menjadi pembawa acara atau dubber :D. Selain pengin jadi foto model dan bintang film tentunya hahaha. Ish, betapa inspiratifnya cita-cita masa kecil dulu :p.

Baca juga : “Download Musik Latar Vlog dari Youtube Audio Library

Siapa sangka ya, era digital terus berlari. Sekarang, kita bisa menjadi foto model dan bintang misalnya di … akun media sosial kita sendiri! Hahaha. Apalagi sekarang ada yang namanya selfie, gak perlu fotografer dan studio mahal, Cuy! :D.

Lengkap dengan Insta-Beauty-nya jadi enggak perlu make up artist segala *lemparTasKosmetik*.

Menjadi presenter juga sekarang bisa! Di … vlog-vlog bikinan kita sendiri! Hahaha.

https://www.youtube.com/watch?v=kFa9BqN9u0w

We can be everything lah ya di era media sosial nan ngehits sekarang ini ;).

Untuk merekam suara sendiri sekarang juga sudah banyak aplikasi buat Android atau iOs di smartphone masing-masing. Tapi generasi laptop kayak saya masih tergantung banget sama Windows, nih.  Perlu yang namanya perekam suara PC dan semacamnya itu. Emak-emak jadul masih susah move on dari laptop :p.

Merekam suara juga sudah diakomodasi dengan software bawaan Windows, “Voice Recorder”. Enggak usah bingung nyarinya ;).

Cara menggunakan perekam suara PC dengan aplikasi “Voice Recorder”

1.- Tinggal ketikkan “Voice” atau “Sound” di kolom search Windows. Nanti hasilnya akan keluar, tinggal di-klik dari situ saja ;).

voice recorder hasil search

2. – Tampilan aplikasinya juga sederhana banget. Seperti ini tampilannya :

Perekam suara PC voice recorder klik tombol hijau

Tinggal pencet tombol hijau yang di tengah bagian bawah itu untuk mulai merekam suara kita.

3. – Sebaiknya ya, siapkan dulu naskah untuk dibacakan walau cuma 2-3 kalimat biar seru gitu kayak presenter beneran hehehe. Kalau ngomong masih sambil mikir biasanya malah belibet.

Kalau sudah ada naskah kita tinggal mengatur tekanan suara yang jauh lebih mudah dilakukan jika sudah ada teks yang tinggal dibaca. Tapi kalau lebih sreg langsung ngomong tanpa naskah ya bisa juga sih hehehe. Maklum lah ini juga tips ala-ala :p.

4. – Pakai headset untuk hasil yang lebih baik. Kalau direkam langsung tanpa bantuan headset/mic atau semacamnya, hasilnya kurang mulus euy hehehe.

5. – Saat suara sedang direkam, tampilannya seperti ini :

perekam suara PC

Kalau sudah selesai, klik tombol hijau dengan kotak putih di tengah itu. Lihat gambar di atas lagi, ya. Nanti filenya  otomatis tersimpan dan sudah ada default namanya Recording(x). Tapi bisa di-rename untuk memudahkan penggunaan ke depannya.

Untuk merekam bagian selanjutnya ulang lagi dari langkah nomor 2 dan seterusnya.

***

Kayaknya sih, di Android atau iPhone kita bisa instal banyak aplikasi yang sejenis dengan Voice Recorder ini. Saya pernah instal di Android, lupa namanya. Tapi tinggal search pakai kata kunci “voice recording” atau “sound recording” juga banyak banget tuh hasilnya. Gratis kok rata-rata hehehe *ciyumDompet*.

Cuma belum pernah pakai sih. Lebih praktis di laptop kalau saya. Saya ini tipe jadul gitu lah. Fesbukan saja mesti pakai laptop hahaha. Lebih puas ngetiknya. Makanya, kalau bikin status di Facebook tuh, jarang deh kurang dari 1000 kata hahaha. Sekalian bikin buku di Fesbuk kali Mbak? :p.

Jadi tidak berarti merekam suara harus via Windows dong ya ;). Kebetulan aja saya pakainya memang aplikasi Voice Recorder bawaan Windows :D. Selama ini kayaknya sudah cocok saja. Mungkin lain kali mau nyobain juga merekam suara via aplikasi di smartphone gitu-gituan. We’ll see :).

Semoga infonya berguna ya ^_^. Tetap semangat nge-vlognya yaaaaaaa :D.

**