X

Road Trip Jakarta – Yogyakarta (Day 2) : Pekalongan – Batang Dolphin Center – Simpang Lima Semarang

Selamat pagi, Pekalongan ^_^. Baca juga Road Trip yang sama di Day 1 ya biar komplit :D.

Bangun paginya agak santai. Terus wasap-an sama Kak Desan mau sarapan jam berapaaaaaaa hehehe. Kami sama-sama terdampar di Hotel Sidji Pekalongan setelah drama kepanikan nyaris enggak dapat hotel hihihihi.

Jam 7 akhirnya turun ke bawah. Anak-anak pada mau berenang. Yo wis, memang agenda pagi ini mau manja-manja agak lamaan di hotel.

Sarapan sambil nemenin anak-anak sambil ngobrol-ngobrol sama Kak Ochank + Kak Desan. Soalnya pas di Cirebon cuma sempat selfie buru-buru :D. Sekilas video nih hehe :

Kayaknya jam 10 baru kelar acara renang + sarapan + gosip-rumpi di pagi itu :p. Balik ke kamar masing-masing buat check out. Kak Ochank sekeluarga mau lanjut langsung ke Semarang. Sementara kami mau mampir Batang dulu.

Ternyata, tanggal 8 Juli 2018 itu ada semacam festival Barongsai di Pekalongan. Pantas saja, hotel-hotel di Pekalongan dan sekitar pada penuh. Festival yang lumayan ramai kayaknya. Mengingat di Jawa Tengah ini komunitas Tionghoa lumayan besar. Ini saja Hotel Sidji cuma nyisa pas-pasan 2 kamar yang mana ditempati oleh keluarga saya dan keluarga Kak Ochank hahahaha. What a coincidence :p.

Hotel Sidji – Pekalongan. Very cozy and recommended.

 

Karena ada festival dan bikin jalanan macet ke arah kota, kami yang tadinya mau coba muter-muter Pekalongan dulu, memutuskan langsung ke Batang saja. Selesai check out, masukin barang + manusia-manusia mini ini ke dalam mobil (hihihi), sekitar jam 11 siang kami mulai jalan dari Hotel Sidji. Babai, Pekalongan ^_^.

Menuju Batang Dolphin Center. Hasil googling aja, nih. Kurang tahu awalnya tempatnya kayak apa. Anak-anak kan senang banget kalau diajak ke kebun binatang atau semacamnya. So…let’s give it a try ^_^.

Tiba di sana, ternyata Batang Dolphin Center ini isinya bukan atraksi lumba-lumba saja, lho. Banyak hewan-hewan lain. Semacam Kebun Binatang juga. Walau agak kecil.

Sudah ada vlognya segala lho ;). Langsung cussss ke video kalau mau lebih jelas melihat tempatnya kayak apa ^_^

Batang Dolphin Center merupakan unit dari Taman Safari (yang di Cisarua-Bogor). Lumayan banget tempatnya. Jauh melebihi ekspektasi kami. Cuma panasnya itu ya Kaaaaaakkkk #pupurBedak.

Hewan-hewannya mulai dari rupa-rupa jenis burung, kuda nil, macam-macam kuda, ada Unta dan gajah segala, dan tentunya … atraksi lumba-lumba di dalam arena khusus. Ayok, ramaikan tempat wisata lokal ^_^. It’s really worth a try (y).

Tempatnya juga berbatasan dengan pantai. Cuma kami tidak sempat jalan-jalan ke pinggir pantainya. Mau ngejar nonton pertunjukan lumba-lumba. Sekilas video nih pas nonton lumba-lumba :

Anak kedua lagi agak kurang enak badan tapi dia tetap mau diajak keliling dan mayan hepi pas nonton lumba-lumba. Setelah selesai lanjut jalan-jalan dikit ke bagian kebun binatang yang belum sempat dilewati tadi.

Hayoooo…ini hewan apa ayooooo :p.

Tapi panasnya bikin si Mamah kambuh lagi ngamukannya hahahaha. Dikit-dikit ngamuk dikit-dikit ngamuk :p.  Walau kesal kepanasan, tetap senyum optimal pas difoto 😀

Makan siangnya ngemil-ngemil roti saja di kafetaria dekat tempat pertunjukan lumba-lumba.

Hampir jam 2 siang saat akhirnya kami meninggalkan Batang Dolphin Center. Cusssss, langsung ke Semarang. Pas banget. Anak-anak sudah kenyang + kecape’an. Pules semua dalam mobil. Mama kebagian tugas nemenin Pak Supir ngobrol kek biasa hehehe.

Kira-kira jam setengah 5 sore … selamat datang, Semarang!

Langsung ke arah Simpang Lima. Mau ke mal aja deh hihihi. Biar gampang nyari makan malam maksudnya. Soalnya tadi siang makannya kurang optimal. Mau makan malam agak cepetan.

Makan malam di Food Fair – Mal Ciputra, Simpang Lima Semarang. Saya mah kalau makan gitu-gitu doang. Males nyoba-nyoba hehehe. Padahal di Food Fair banyak masakan khas lokal. Tapi saya milih Bakso Malang aja. Anak-anak makan kwetiauw goreng, yang bungsu makan soto. Standar, ya. Suami makan apa gitu, lupa hehehe.

Terus muter-muter bentar dalam mal, ada yang kecentilan minta foto di booth satu ini :

Terus kita keluar mal. Di luar ternyata ruameeeeee. Sempat ada insiden, lagi nge-vlog, saya dilempar segenggam kerikil oleh seorang ibu-ibu. Ya ampun, dasar penakut, saya kaget banget. Langsung ngibrit ke samping suami. Ternyata, orang gila, euy.

Jadi serem mau lama-lama depan mal. Tapi tetap harus ada foto-foto dokumentasi walau tampang sebenarnya masih agak horor begitu huhuhu.

Kami pun menyeberang ke arah taman. Eh, ternyata ada kayak sepeda-sepedaan gitu yang ada lampu-lampunya. Bisa naik sekeluarga. Gowes sendiri, sih. Bayarnya sekitar 30-50 ribu rupiah untuk 2 putaran kalau gak salah, ya.

Pasti dong langsung ribut mau nyobain hihihihi. Suami yang gowes, kami berempat duduk pecicilan di belakang. Semangat, Pops! hahaha. Culik video dari IG story pas waktu itu :

Perut udah kenyang, udah puas mejeng di Simpang Lima, saatnya booking hotel hihihihi. Paling enak sebenarnya booking hotel jam-jam segitu (setelah jam 7 malam). Karena harga di hari yang sama langsung diskon besar-besaran, sudah melewati jam check-in di awal, ya. Jadi ya mungkin daripada kamar enggak laku, mending ditawarkan dengan harga murah.

Setelah cap cip cup kembang kuncup nyari yang semurah dan senyaman mungkin *GoberModeOn* pilihan jatuh ke Hotel Patra Semarang. Kalau lihat harganya sih dari 1.2 juta semalam terjun bebas ke 500 rebu rupiah. A very good deal, no? :p.

Hotelnya cukup memuaskan walau sempat bingung masuknya dari mana hihihihi. Dapat kamar yang tempat tidurnya segede gaban. Buat berlima soalnya hahaha. Kan buat bobok doang lah, gak osah yang aneh-aneh :D. Tapi hotelnya cakep. Kamar luas, wangi, sangat bersih with a very good price *tepoKDompet*.

Selamat malam, Semarang!

Foto dari teras kamar hotel

 

 

 

 

davincka@gmail.com: