X

Snow on The Sahara

Katanya, ada salju di Arab Saudi. Ini apa siiiiih, serius ada yang mengklaim kiamat sudah dekat gara-gara ada salju di Timur Tengah? Terutama Arab Saudi? -_-.

Soal hadisnya ya mungkin benar. Tapi apa iya maksudnya memang persis seperti yang diklaim itu?

Gambar : reuters.com

Saya jadi ingat beberapa tahun lalu waktu masih tinggal di Jeddah juga beredar artikel “kiamat sudah dekat karena di beberapa tempat di Arab Saudi muncul rerumputan dan tumbuhan hijau”. Halamaaaak *tepokJidat*. Harus diajak piknik nih keliling Saudi ;).

Kok bisa-bisanya klaim-klaim hal-hal yang sebenarnya mudah dikonfirmasi dengan kemajuan teknologi digital zaman sekarang? Herannya, banyak aja gitu yang percaya dan menelan mentah-mentah hihihihi.

For info, ukuran otak manusia diantara mamalia lain adalah yang terbesar jika dibandingkan dengan ukuran tubuh kita. Otak gajah sih pastinya berukuran lebih besar tapi secara persentase terhadap ukuran tubuh, ya kalah sama manusia.

Itu juga mungkin alasan mengapa yang dipilih menjadi khalifah di dunia adalah manusia, bukan lumba-lumba atau kucing :p.

Mengapa pula ILMU menjadi hal yang penting bagi kelangsungan hidup manusia :). Ilmu jangan dibatasi definisinya ya :).

Saya cek barusan, ada yang komen di artikel tersebut, “Itu sumbernya dari situs Al Jazirah ya. Itu media terkenal lhooo…”

Woiiiiii, yang benar itu Al Jazeera, kalau yang Al Jazirah itu situs apaan? Ampun dah, makin kreatif nih emang pembuat situs gadungan! Hahaha. Pokoknya jangan percaya deh sama artikel yang diakhiri dengan, “LIKE and SHARE” atau “ketik amin” dan lain-lainnya.

Masa iya sih, di era internet merajalela, di Indonesi ada yang enggak tahu kalau di kawasan Timur Tengah juga ADA SALJU? Dan saljunya itu RUTIN tiap tahun. Bukan keanehan alam gimana-gimana.

Internet itu luaaaaaaaaaaaaaaaaaasss banget kegunaannya selain buat fesbukan doang lho Kakaaaaaaa -_-.

Masalahnya itu yang share-share beritanya via fesbuk berarti dia punya koneksi internet kan ya?

Sederhananya begini … kawasan Timur Tengah tesebar di belahan utara dan ada yang mepet ke selatan (mendekati garis khatulistiwa). Nah, yang menjauh dan di bagian utara itu ya iklimnya juga mengikuti iklim di belahan dunia utara sana :).

Penjelasan ilmiahnya lebih kompleks. Tapi bolehlah patokan ini kita pakai :D.

Sekarang cek di peta, gak usah lari ke toko, buka saja Google-Maps! :p. Jadi, selain facebook ada lhoooo yang namanya situs Google. Tenang saja, ini bukan situs konspirasi. Ya masa iya, bikin peta saja kudu konspirasi atuh lah hahahaha.

Next, ketik kata “Tabuk”. Tabuk adalah wilayah di Saudi yang paling sering kebagian salju. Kadang juga saljunya sedikit atau tidak ada tergantung suhu. Tapi salju di Arab terutama yang turun di Tabuk itu sangat-sangat-sangat lumrah :).

Sepertinya foto-foto di Tabuk inilah yang dimanfaatkan oleh situs-situs “nganu” untuk menyedot perhatian pembaca. Ya lumayan kan dapat traffic disertai komen-komen yang entah harus terharu atau ngakak bacanya.

Sudah nemu lokasinya? Sekarang minimize ukuran petanya. Nanti kelihatan bahwa wilayah Tabuk ini mepet-mepet ke atas. Kalau Jeddah posisinya mepet ke selatan (ke arah Khatulistiwa). Jadi suhunya lebih stabil. Enggak bakal ketemu salju di Arab di wilayah Jeddah dalam kondisi “normal” :D. Kalau “kun fayakun” ya itu lain soal ya :p.

Dari persebaran kota-kota di Arab Saudi juga terlihat, letak Mekkah lebih dekat dengan Jeddah. Makanya, suhu agak mirip ;). Madinah lebih ke utara, suhunya lebih tajam. Kalau musim dingin, di Madinah bisa drop sampai di bawah 10 derajat celcius.

Lebih-lebih lagi di ibukota Riyadh. Riyadh ini lebih ke utara lagi. Di Riyadh, musim dinginnya bisa mencapai di bawah 0 derajat. Di Jeddah, 3x dapat musim dingin di sana, paling banter 14 derajat lah. Itu juga sudah heboh pakai sweater sama kaos kaki dalam rumah hahahaha :p.

Kalau sekilas lihat dekat-dekat saja ya semuanya kalau di peta hihihi. Tapi realnya, Riyadh – Mekkah itu sekitar 1000 km. Madinah-Mekkah itu kira-kira 400 km. Jeddah-Mekkah 80 km sajah <3.

Gambar : the-saudi.net

Tabuk sudah hampir mepet Israel. Sementara di Israel pun salju turun rutin tiap tahun. Bukan karena Israel kena laknat lho yaaaaa :p.

Karena kebetulan pun, Iran dan Suriah juga rutin didatangi salju tiap tahun. Sekarang kan ada yang suka sensi terhadap Iran dan Suriah :p.

Karena di Irak yang juga punya komunitas Syiah yang tidak kecil, salju juga turun di sana! Nah looooooo …

Tapi jangan tegang dulu, karena Turki yang hits itu juga dirundung salju tiap tahun kok :D.

Jadi karena perbedaan letak geografis wilayah inilah yang membuat Arab Saudi ada yang kena salju, ada yang walau tidak ada salju tapi suhu bisa drop secara ekstrim, dan ada yang mirip-mirip wilayah Indonesia suhunya ^_^.

Contoh lain, negara India. India sebelah utara, New Delhi dan sekitar itu mengenal salju. Tidak di daratannya. Tapi di wilayah pegunungan dan datarann tinggi. Tapi coba tanya teman-teman kalian yang asalnya dari Bangalore ;).

Bangalore letaknya di belahan selatan India jadi suhunya mirip suhu khatulistiwa dan….tidak ada salju! :D.

Belum punya duit piknik ke Arab Saudi? Piknik ke blog saya aja yuk hihihi. Saya kenalkan dengan 5 wisata lain di Saudi selain 2 kota suci Mekkah dan Madinah.

Sayang sekali, saya pribadi belum pernah ke wilayah Tabuk yang katanya ada salju itu. Tapi kalau yang hijau-hijau ada dalam artikel. Sekali lagi … tumbuhan hijau di Arab Saudi bukan keanehan alam! 😉

Wilayah dekat Mekkah yang juga lumayan hijau : ini dia si Kota Thaif :D.

Saya tadinya hanya menganggap ini lelucon begitu pertama kali ada teman yang bahas ini di wallnya. Tapi saya search, waduuuuh, ada juga dari ternyata teman-teman saya sendiri yang ikut share huhuhu.

Salju di Tabuk (gambar : arabnews.com)

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.

Suka nonton BBC Click gak? Itu acara yang sering membahas kemajuan teknologi dan penemuan terbaru di bidang kesehatan misalnya.

Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat paling besar bagi sesamanya? :).

Dan Tuhan paling membenci mereka yang berbuat kerusakan. Menebar berita hoax itu ya jelas bisa merusak kemampuan berpikir lah :p. Apalagi menebar bom untuk meneror masyarakat sipil! :(.

Masalah utama umat muslim sekarang ini juga perkara keILMUan ini sih ya. Ya gimana mau pinter, bentar-bentar konspirasi, dikit-dikit kafir. Lah itu tempo juga ada tokoh muslim lokal lumayan terkenal yang mengklaim kalau matematika, ilmu politik itu ilmu orang kafir :(.

Mungkin benarlah bila … “Great minds are always feared by lesser minds.”
― Dan Brown, The Lost Symbol

***

davincka@gmail.com:

View Comments (11)

  • Alhamdulillah dapat pencerahan, dapat kiriman berantai dari grup wa temen sma, temen ngaji juga, untung ga saya share kemana mana, karena masih ragu dan belum sempat googling, terima kasih ya

  • Terjadinya kiamat insyaAllah masih trilyunan tahun lagi, surga neraka saja masih dipakai u jalur pesawat, so dont worry, kalo kiamat kecil sprt musibah2 akan ada terus sampai kiamat. Jd kl ada berita viral akan ada kiamat tgl sekian tahun sekian karena ada tanda2 bla2, abaikan sj itu hoax. Lbh baik fokus tingkatkan iman ndiri2 sj, umur kita kan max cuma 80an, sedang kiamat msh trilyunan tahun lg, so kita nanti bakalan lama dialam kubur nungguin di hisabnya. Kl bekal kebaikan kt banyak bakal nikmat d alam kubur bisa kumpul ama orang2 sholeh, lha kl sedikit kita bakal nyesel kumpulnya ama...tahu sendiri lah.

  • FYI aja mba, salah satu yang bikin berita hoax ini jadi viral, karena ada postingan di akun IG AaG*m yang captionnya "baitullah turun salju". Yang kemudian jadi semakin heboh ketika followersnya mengkaitkan dengan kiamat.
    Padahal gambar yang diposting pun disinyalir adalah gambar Mekkah saat hujan deras tahun 2014 (gambar lama). Sangat disayangkan saja ustadz yang begitu kondang mengupload berita yang belum tentu benar.