X

Cara Menurunkan Berat Badan : Cardio? Weight Training? Pola Makan?

Cara menurunkan berat badan ini topik favorit kaum wanita banget, yes? Hmmm, laki-laki juga suka ngeributin soal ini, sih. Tapi entah kenapa lebih heboh kalau yang bahas emak-emak hahaha.

Di media sosial lagi ramai bahas demo tuntutan mahasiswa soal RUU segala macam dan penuh kontroversi. Jadi cobak ah mau nulis topik netral-netral aja. Ben adem :p.

Gambar : pixabay.com

Etapi ini potensi berantemnya juga ada sih hahahahaha, misalnya : efektif mana CARDIO vs WEIGHT TRAINING?

Atau berantemin pola makan, KETO atau FOOD COMBINING atau DIET MAYO?

Tapi insya Allah topik-topik ini gak perlu sampai demo-demo lah yaaaaa hihihihi.

Oiya, untuk topik ini sudah saya bikinin vlognya juga :

MENURUNKAN BERAT BADAN sebenarnya masalah NIAT dan KONSISTENSI. Kalok sanggupnya masih sebatas mengolok-olok diri sendiri kayaknya enggak akan berhasil ;).

Kalau fokusnya adalah CARA MENURUNKAN BERAT BADAN, fokus utama tentu POLA MAKAN yang pengaruhnya sekitar 70-80%. Exercise konon hanya menyumbang kesuksesan sekitar 20-30%.

Jadi kurang efektif kalau Cardio atau Weight Training habis-habisan tapi pola makan tidak dijaga. Walau begitu, tetap ada pengaruhnya dong dibandingkan dengan yang olahraga kagak rakus iya ??.

Jadi mungkin urutan untuk tingkat keberhasilan :

1. Pola makan dan olahraga
2. Pola makan
3. Olahraga
4. Enggak ngerjain dua-duanya (hahahaahha).

Gambar : pixabay.com

Kalau pola makan googling sendiri lah ya yang mana yang pas. Santai aja ;). Tapi kalau memang fokus utama adalah menggeser timbangan ke kiri, diet-diet LOW CARBS itu biasanya jauuuhhh lebih efektif (y). Lebih efektif tidak selalu berarti lebih sehat yak ^_^.

Nah kalau olahraga, antara CARDIO vs WEIGHT TRAINING?

Kardio itu biasanya untuk meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori. Tapi Weight Training juga ampuh kok untuk membakar kalori. Kelebihan lain WT –> pembentukan bagian-bagian tubuh.

WT itu bayanginnya jangan yang angkat-angkat barbel atau harus pakai alat yang susah-susah dan ngerjainnya harus di pusat kebugaran / gym.

Salah satu gerakan Weight Training yang mudah dilakukan sendiri di rumah , gambar : pixabay.com

Jaman sekarang, sudah banyak sekali trainer-trainer WT yang online. Hampir enggak pakai alat sama sekali (ya paling matras doang) dan bisa banget dikerjakan dari rumah ^_^.

Favorit saya channel BLOGILATES. Ada WT per bagian-bagian tubuh dan videonya banyak sekali jadi variatif. Durasinya pendek-pendek, ada yang cuma 5 menit tapi dijamin asoooyyyy hahahaha. Gak bakal bosen kok.

Kalok lagi gak ada anak-anak, ya udah deh, puter tembang-tembang kenangan 90 an sambil WT di atas matras. Setengah jam per hari juga sudah oke.

Gambar : blogilates.com

Soal Kardio, jangan menganggap kardio itu identik dengan LARI. Jalan kaki juga oke asal jangan terlalu loyo. Kalau saya jalan kaki sih maunya sejam sehari tapi waktunya kurang pas. Karena harus keluar rumah ini enaknya.

Maksimal 45 menit muter-muter gedung apartemen aja biar kalo ada apa-apa suami bisa teriak dari jendela, “Oiiiii, pulaaanggg, masaaaaakkkk” hahahahahaha.

Minimal setengah jam lah. Tapi jalannya yang kek dikejar maling gitu loh hahahaha. Rata-rata 35 menit saya bisa jalan kaki sejauh 3.5 km. Pernah juga sampai 45 menit belum ada kode dari jendela kalok harus segera pulang (hahaha), bisa jalan sejauh 4.8 km.

Beberapa catatan waktu pas jalan kaki dalam rangka olahraga kardio ada saya sertakan dalam vlog yang di atas tuh linknya ;).

Tuuuuhhh, beti-beti lah ama yang lari :p. Jalan kaki lebih nyaman. Tidak terlalu rentan cedera dan bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu persiapan yang terlalu gimana-gimana.

Selama di Ireland saya belajar jalan kaki cepat. Nenek-nenek di sini kalau jalan juga dahsyat loh cepetnya hihihihi. Jadi lama-lama terbawa kebiasaan orang sini.

Yuuukkk, tetap semangat dan konsisten menjaga berat badan 😉

davincka@gmail.com: