skincare pemula skincare untuk pemula

Skincare Pemula : Jenis Skincare Apa Saja yang Perlu dimiliki Saat Baru Memulai Perawatan?

Untuk skincare pemula ini saya enggak ngomongin brand loh ya, tapi jenis produknya. Misalnya pembersih wajah, atau serum, atau sunscreen. Brand sih terserah kebijakan kantong dan preferensi masing-masing sajah hehehe.

Yang mau cuuusss langsung ke versi vlog, boleeeeehhhh 😀

Skincare untuk pemula maksudnya tuh gini, kira-kira kalau baru mau mulai rutin skincare, jenis produk apa saja yang “wajib” dibeli? Secara kalau mau ngikutin rutinitas skincare yang “formal” stepnya bisa segabruk gitu kan. Bisa lebih dari 10 langkah/produk loh sekali jalan hihihi.

Pegang dulu prinsip dasar satu ini … CTMP, Cleansing – Toning – Moisturizing – Protection.

Lumayan wajib 4 step ini. Tapi saya sendiri dari dulu selalu skip toning hihihihi. Alhamdulillah masih aman-aman saja di usia jelang 41 tahun ini ;).

Berarti intinya : membersihkan – melembabkan – melindungi. Yok, kita bahas satu-satu :

TAHAPAN CLEANSING / MEMBERSIHKAN WAJAH

Kalau misalnya disuruh memilih satu yang paling paling wajib. Misalnya dana mentok banget dan cuma bisa beli satu produk. Utamakanlah produk-produk untuk membersihkan wajah.

Walaupun kesannya kita di rumah-rumah saja nih selama pandemi, jangan dikira kulit wajah enggak terpapar kotoran atau polusi sama sekali loh. Justru tetap harus rutin dibersihkan dimanapun, kapanpun, dan bagaimanapun. Wajib, jib, jib :D.

Membersihkan wajah juga macam-macam produknya :

1- Ada yang berbentuk gel cleanser. Teksturnya lebih padat, ya kayak gel gitu.

2- Cleansing oil juga beda lagi.

3- Ada yang berbentuk krim yaitu Cleansing Cream.

4. Tipe facial foam juga umum. Saya paling sering nih pakai yang facial foam.

5. Micellar water, bentuknya bener-bener kayak air gitu cuma pasti ada kandungannya yang beda dengan air keran ye kan hihihihi. Kalok kepepet lagi traveling lupa bawa pembersih wajah, saya beli produk micellar water di toko terdekat yang ada deket hotel atau penginapan. Biar gak terlalu berat. Kalok oil atau cream jarang pake soalnya.

6. Cleansing-wipes, bentuknya kayak tisu basah gitu. Nah kalo ini biasanya saya pakai kalau long flight. Di pesawat biar tetep seger mukanya kan ribet kalo harus dibersihkan pakai facial foam. Harus ngibrit ke toilet. Refooooottt :p. Mending usap pakai cleansing wipes ;).

7. All-in-one cleanser. Yang ini rata-rata kayak lotion atau cream yang padat gitu. Belom pernah khusus coba yang ini.

TAHAPAN TONING / MENGGUNAKAN TONER

Bagi yang melakukan double cleansing, mencuci wajah dengan cairan pembersih dan sabun cuci muka, menggunakan toner cukup penting. Toner ini saya jarang pakai. Kalo ada ya pakai, kalo enggak ya gak nyari hehehe.

Fungsi toner secara umum untuk membersihkan wajah dari kotoran yang belum sempat terangkat pada saat proses cleansing sebelumnya. Ada juga hydrating toner yang berfungsi melembabkan kulit sehingga kulit siap dan lebih optimal menyerap kandungan dari produk-produk skincare tahapan selanjutnya.

Toner ada 2 jenis :

1- Exfoliating toner, fungsinya untuk mengangkat sel kulit mati dan mempengaruhi lapisan kulit terluar. Biasanya toner jenis ini bisa lebih ampuh membersihkan sisa make up atau sisa kotoran yang belum bersih sempurna di proses cleansing sebelumnya.

2- Hydrating toner, fungsinya mengembalikan kelembaban wajah setelah proses cleansing. Bagus nih buat yang kulit kering. Saya juga lagi pengin nyoba produk hydrating toner cuma masih males aja browsing-browsing :p. Pandemi begini males ke toko nyari offline.

TAHAP MOISTURIZING

Fungsi utama moisturizer tentunya untuk menjaga kelembaban wajah. Proses moisturizing sebaiknya dimulai sejak dini. Enggak apa kok menggunakan produk pelembab dari usia remaja. Jangan tunggu sampai di atas 25 tahun hehehe.

Nah, produk-produk yang berfungsi sebagai moisturizer ini macam-macam banget. Enggak cuma pelembab wajah dalam bentuk krim atau lotion yang umum digunakan. Essence lotion, serum, krim mata, fungsi utamanya ya moisturizing inih.

Selain itu, produk moisturizer juga mengandung macam-macam vitamin, anti oksidan dan zat penting lainnya untuk kulit. Tergantung ingredient produknya.

Skincare pemula jadi baiknya beli produk moisturizer yang kek gimana? Makin lengkap ya makin bagus dong ya hehehe. Essence, serum, krim mata, pelembab wajah, penting semuaaaa :D.

Tapi begini, kalau serum dan krim mata tuh kan biasanya lebih mahal. Skip saja dulu kalau memang harus membuat prioritas. Beli saja krim pelembab wajah standar sesuai jenis kulit wajah sebagai langkah awal skincare rutin ;).

Essence, serum, dan krim mata bisa menyusul nanti.

TAHAP PERLINDUNGAN / PROTECTION

Langkah perlindungan ini terkait mencegah pengaruh sinar matahari terhadap kulit kita. Terutama kulit wajah yang sering terpapar langsung.

Produk-produk yang berfungsi sebagai ‘protection’ biasanya memiliki SPF (Sun Protection Factor). Familiar kan dengan istilah SPF 15, SPF30, bahkan udah mulai populer yang SPF50.

Terus sering denger juga kan istilah sunscreen vs sunblock? Bedanya apakah?

Sunscreen ini lebih “light”, tekstur lebih ringan dan kasat mata saat digunakan. Fungsinya menyaring sinar matahari agar radiasi UV bisa dicegah masuk ke lapisan kulit dan merusaknya. Perlindungannya tidak 100% sih.

Kalau sunblock ini lebih tebal atau ‘berat’, teksturnya akan membentuk lapisan baru di kulit kita agar sinar matahari terhalang masuk dan merusak kulit. Makanya sunblock biasanya padat dan akan terlihat jelas saat digunakan. Jadi kayak pakai topeng gitu kira-kira ya.

Oiya soal angka-angka dalam istilah SPF15, SPF30 atau SPF50. Kira-kira maksudnya gini, kalau kulit kita perlu waktu 10 menit sebelum terbakar oleh radiasi UV, SPF15 bisa menunda proses ini selama 15 x 10 menit, 150 menit.

Kalau SPF30, dengan asumsi sama, perlu 10 menit sebelum kulit wajah terbakar oleh paparan sinar UV, maka SPF30 bisa menundanya sekitar 30 x 10, 300 menit.

Inget yah, makin tinggi angkanya bukan berarti produknya makin AMPUH. Nope, hanya mengisyaratkan soal lama penundaan aja. Khasiatnya harusnya sama, tergantung brand sih kadang-kadang ya.

Kalau pakai SPF10 berarti harus lebih sering diaplikasikan ke kulit karena penundaan cuma 150 menit. Abis itu harusnya oles-oles lagi.

Produk berSPF ini cukup penting buat kita yang hidup di negeri tropis berlimpah sinar matahari. Gak bisa ditawar-tawar nih hehehe. Kalau dana belum memungkinkan, beli saja produk berSPF yang lebih murah, daripada gak pakek sama sekali :).

Produk berSPF juga mudah hilang kalau dibasuh air. Jadi kalau abis wudhu atau cuci muka, aplikasikan ulang.

Daaaannn, dalam rumah pun tetep harus pakai produk berSPF loh yaaaaaa ^_^. Jangan pas keluar-keluar doang. Harus tetep rutin menjadi rangkaian skincare di pagi atau siang hari, baik kita di rumah aja maupun mau ke luar rumah.

And….that’s a wrap :D. Sudah dibahas semuaaaaa ^_^.

Kesimpulannya, para skincare pemula itu harusnya beli produk apa saja sesuai skala prioritas? Ya diurutkan saja :

1- Produk pembersih wajah. Pilih yang sesuai dengan jenis kulit wajah. Mau double cleansing boleh kalau dana ada ;). Kalau memang nge pas, ya beli satu produk saja.

2- Produk toning. Saya sih skip. Tapi toning ini ternyata salah satu langkah penting, Gaeesss. Jadi kalau memang ada dana lebih, beli satu produk toner, yes?

3- Produk pelembab wajah. Yang mana saja yang sesuai budget dan jenis kulit pastinya. Belum sanggup beli serum? Beli krim pelembab wajah biasa saja dulu (y).

4- Produk berSPF. SPF30 sih yang paling standar buat pagi dan siang hari. Ini wajib juga! ^_^

Semoga tulisan ini membantu buat para warrior skincare pemula yang masih pening melihat aneka rupa produk skincare, beli yang mana dah, wong kadang ada yang sampai belasan langkah pemakaian ya hahahahaha.

Yok, merawat wajah jangan ditunda. Gak mahal kok, asal paham prioritasnya saja ;).

skincare pemula skincare untuk pemula