Gambar : primehealthchannel.com

Mengatasi Cradle Cap pada Kulit Bayi

Baru anak ketiga ini nih jadi terpaksa kepikiran tentang mengatasi Cradle Cap pada kulit bayi. Anak pertama dan kedua enggak pernah ada masalah.

Saya malah baru tahu soal Cradle Cap ini hahahaha :p.

Cradle Cap pada kulit bayi

Waktu umur si #baby3 sekitar sebulan lebih kelihatan ada kulit-kulit berkerak di kepala bagian depan sampai ke bagian tengah. Cukup lebar dan terlihat jelas. Saya pikir karena pas pakai shampoo enggak bersih. Pas dimandiiin kok enggak hilang walau sudah dibasahi air. Saya gosok-gosok sedikit juga. Agak hati-hati karena kan bagian kepala masih ada yang lunak gitu.

read more

Bahrah Mekkah pic Dani Rosyadi

Piknik ala Gurun, Petualangan di Kotak Pasir Raksasa

(dimuat di Majalah Parenting Indonesia edisi Oktober 2015)

Oleh Jihan Davincka

***

Bermukim di Arab Saudi, Sang Negeri Penjaga Dua Kota Suci, memang agak unik. Ada beberapa peraturan lokal yang tidak umum diberlakukan di negara-negara lain. Semisal aturan bahwa perempuan tidak boleh menyetir mobil dan harus mengenakan abaya panjang berwarna hitam di ruang-ruang publik atau tempat-tempat umum.

Awal bermukim di kota Jeddah, bukan cuma masalah penyesuaian dengan banyaknya hal baru yang memenuhi kepala. Tapi juga kekhawatiran terhadap lingkungan baru bagi anak-anak.

read more

Bugshan Hospital, Jeddah (gambar : bugshan-hosp.com)

Melahirkan di Jeddah

Melahirkan di Jeddah adalah pengalaman untuk anak kedua. Tadinya mau menulis tentang melahirkan anak ketiga di Irlandia. Eh, baru ingat, yang lahiran anak kedua di Jeddah belum dimasukkan ke blog yang ini :D.

Anak pertama saya lahirnya di Jakarta, yang kedua ini yang proses hamil sampai melahirkannya ber-TKP di Jeddah, termasuk proses produksinya hehehe. Karena sudah merasakan lahiran di Jakarta, postingan ini akan bernada perbandingan.

Lahirannya beda-beda tempat terus, sih, hahaha.

Overall sih prosesnya bisa dibilang mirip. Di Jeddah tempo hari, sejak kontrol pertama, beberapa hari abis euforia karena melihat 2 garis di testpack, ibu hamil langsung di USG. Jadi setiap kedatangan pasti dapat fasilitas USG 😉.

read more

aimar kompilasi

Pengalaman Melahirkan Normal Anak Ketiga

aimar sebulan resize

Sehabis melahirkan anak ke-2 lebih dari 4 tahun yang lalu di Jeddah, enggak nyangka akan menulis postingan dengan judul begini hihihi. Iya sih, memang rasanya 2 anak itu masih kurang dan kepengin punya satu lagi. Tapi tetap saja pertimbangannya lumayan lama hingga akhirnya benar-benar memutuskan untuk hamil anak ke-3 hehe.

Anak pertama saya lahir di usia kehamilan 38 minggu 5 hari. Sementara anak yang ke-2 lahirnya kalau enggak salah 37 minggu lebih.

Nah, pas hamil anak ke-3 kemarin, memasuki minggu ke-38 sudah mulai gelisah. Soalnya sudah kebiasaan melahirkan cepat sih ya. Jadi ada rasa khawatir kalau yang ini bakal telat apa gimana-gimana.

read more

Gambar : empowerhypnobirthing.com.au

No Illution Greater Than Fear

“Call the nurse .. ” kata saya. Sekilas lihat jam, 00 : 35.

Suami langsung keluar manggil suster. BIdan sih maksudnya hehe. Bidannya masuk masih santai-santai. Ternyata, bidan pengganti. Bidan yang seharusnya menangani saya mungkin lagi ke mana.

Dia siap-siap mau periksa dalam karena mungkin sudah tahu sekitar pukul 23.00 lalu, bidan yang satunya bilang saya masih bukaan 2.

Ealah, benar-benar ngedennya enggak bisa ditahan. Waktu saya gemetar karena ragu harus ngeden atau tidak, air ketuban pecah. Bidan pengganti masih bisik-bisik, “That’s okay. After this, we do examination.” Dia masih mau periksa dalam coba hihihihi.

read more