era digital

RUANG PUBLIK, PRIVASI, DAN ERA DIGITAL

“Pujilah masakan ibumu di meja makanmu sendiri.” Kira-kira gitu dulu kalimat dari tulisan Bang Saief Alemdar, years ago :D.

Masalahnya sekarang, even if you’re boasting around about something in front of your “inner circle” (ONLY), selalu ada TIM SKRINSYUT dengan kecepatan cahaya yang siap beraksi hahaha.

Tentu beda cerita dengan STATUS/POSTINGAN yang sifatnya PUBLIC ;). Apa pun yang sudah di-share secara PUBLIC, ya harus siap menerima konsekuensinya :D.

Bahkan saya sudah pernah memperingatkan soal aplikasi Google Photos, kan? Kalian mungkin tidak sadar pernah login di Google Photos yang menyebabkan Google Photos bisa mengakses foto-foto di gallery ponsel kalian. read more

Startup Itu Apa … Unicorn Itu Gimana?

Ramai-ramai bahas startup itu apa … hubungannya dengan Unicorn gimana? Kudu online apa enggak?

Teman-teman, tidak semua perusahaan startup dan yang online-online itu DISEBUT UNICORN hehehe.

Kita mulai dari yang paling dasar dulu.

STARTUP itu apa, sih? Definisi Startup ini semacam small business tapi dalam ruang lingkup lebih khusus dan beberapa perbedaan mendasar. Mencakup bisnis baru  yang dibangun dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun. Read more here.

Booming TEKNOLOGI INTERNET di tahun 2000 an membuat STARTUP mulai bermunculan.

startup itu apa

STARTUP adalah perusahaan-perusahaan rintisan yang memanfaatkan INOVASI dari segi teknologi (tentu saja erat kaitannya dengan INTERNET atau DUNIA ONLINE).

STARTUP ini kadang-kadang menginvasi kebiasaan bisnis yang sudah ada dengan memasukkan sentuhan inovasi teknologi dalam prosesnya, seperti GO-JEK misalnya.

Ojek mah udah ada dari dulu. Tapi GO-JEK dengan cerdik memanfaatkan gaya hidup lokal dengan sentuhan era digital. Memang membantu banget, ya. Kok bisa-bisanya kepikiran hihihihi.

startup itu apa

Ada juga yang menciptakan bisnis baru.

Jadi tidak semua bisnis ONLINE itu termasuk STARTUP hehehe. Tapi bisnis yang masuk kategori STARTUP ya memang yang online-online itu .

Dan tentu saja TIDAK SEMUA STARTUP masuk kategori UNICORN.

Istilah UNICORN diperkenalkan pertama kali oleh Aileen Lee di tahun 2013. Kenapa memilih istilah UNICORN?

STARTUP ini sangat berbeda dengan bisnis-bisnis “konservatif/tradisional” tempo pra-internet yang biasanya didominasi oleh modal besar dan sumber daya yang tidak sedikit.

STARTUP lebih mengandalkan kreativitas ala-ala INOVASI. Yang kini memang didominasi oleh yang muda-muda. Alami saja lah, ya. Yang sudah berumur agak kurang bisa catch-up dengan teknologi yang terus berlari ini. Dari segi mental juga, lho.

Makanya startup biasanya dikendalikan oleh generasi yang lebih muda. Lebih aware teknologi dengan semangat perubahan yang masih membuncah-buncah .

Modalnya secara materi dan sumber daya manusia kadang sangat sedikiiiiiiitttt compare to bisnis-bisnis “tempo dulu” ala pabrik-pabrik segala macam itu.

Karena percepatan teknologi yang terus melompat dan memengaruhi gaya hidup manusia era digital ini, beberapa STARTUP secara mengejutkan bisa memiliki kapitalisasi yang sangat tinggi. Instead of sumber daya mereka yang rata-rata jauuuuhhh lebih sedikit daripada perusahaan “konvensional”.

Tapi ya sangat sedikit yang bisa memiliki kapitalisasi sampai lebih dari 1 milyar dolar (USD) dalam tempo kurang dari 10 tahun.

SAKING SEDIKITNYA dan waktu awal kemunculan dulu kesannya mustahil ya, makanya Aileen Lee memilih istilah UNICORN.

Bayangkan, perusahaan dikelola anak-anak muda biasanya dengan sumber daya pas-pasan, bisa menjerat investasi sampai seFANTASTIS itu. Dalam dunia bisnis, it’s like a MAGIC, yes? ??

Mengacu kepada magical creature, makhluk mistis yang sebenarnya kan tidak pernah ada . Jadi betul, UNICORN itu memang berasal dari makhluk kuda-kudaan bertanduk berponi lucu imut yang bisa terbang yang lagi digemari anak-anak perempuan di berbagai penjuru dunia itu hihihihi.

Indonesia sendiri kini punya 4 UNICORN : GoJek, Tokopedia, Traveloka, dan BukaLapak. Malaysia setahu saya belum ada sampai sekarang UNICORN-nya .

Memang nilai kapitalisasi STARTUP-UNICORN ya berasal dari suntikan dana investor yang luar biasa besarnya. Sampai sering dinyinyirin sebagai dana-dana ajaib hehehe. Atau dituduh bakar-bakar uang karena kadang besarnya investasi itu tidak diikuti oleh keuntungan secara materi.

Tapi pola pikir investor itu bukan kek kita-kita pada umumnya ya, sobat misqueenku hihihi. Mereka mikir jangka panjaaaanngggg dan pertarungan di pasar modal .

Sobat misqueen mah lihat tanah luas dikit mikirnya kos-kosan dan petak-petakan mulu ??.

Di Indonesia sendiri, suntikan dana investasi ya banyak juga dari investasi asing. Kalok ngandelin dalam negeri ya agak-agak mustahil kita bisa punya 4 UNICORN .

Tentu ini didukung dari kesempatan bisnis/pasar yang luar biasa di Indonesia. Jadi kalian ndak usah inferior begitu. Kita ini punya potensi keren kok. Di Indonesia tuh ibaratnya asal mau capek dikit, adaaaaa aja yang bisa dijadiin lahan bisnis .

Teman-teman diaspora emak-emakku yang tadinya mantan pengusaha di Indonesia pada mengeluh tinggal di luar negeri (padahal negara-negara maju lohhh) hahahaha.

Pemerintah tentu punya peran yang tidak sedikit dalam menciptakan kenyamanan bisnis di Indonesia bagi para pemilik modal internasional.

Kira-kira seperti itu, ya. Semoga membantu infonya :).

Duolingo Learn English : Belajar Bahasa Asing dengan Aplikasi Duolingo

Duolingo Learn English : Mana tahu lagi eneg ber-medsos dengan ponsel, coba cari variasi kegiatan lain hihihi … ayoooo belajar bahasa asing dengan aplikasi Duolingo :D. Tinggal instal saja di ponsel masing-masing. Apalagi kalau untuk belajar bahasa Inggris nih, “duolingo learn english” ^_^. Eh harusnya Duolingo learns English, eh harusnya Let’s learn English with Duolingo #eaaaaaa :p.

Tadinya mau posting ini minimal setelah mencapai level 20 lah di Bahasa Spanyol versi Duolingo. Apa daya ya, ini masih mentok di level 15 huhuhu -_-.

Berselancar di internet, bisa dibilang, 90% saya lakukan di laptop. Instagram-an saja saya pakai laptop kok hahaha. Tapi sejak instal Duolingo, lumayan deh, ponsel jadi lebih kepake lagi.

Luar biasa ya kecanggihan era digital sekarang. Jadi ingat dulu waktu kecil punya cita-cita mau belajar bahasa ini-itu, tapi ya enggak mungkin mau les, duit dari maneeeeee :p. Beli buku-buku percakapan ringan, kok ya kurang praktis dan kurang interaktif jadinya. Mau beli buku yang bagusan dan lebih komplit lagi-lagi mentok di dana hahaha.

Nah, aplikasi Duolingo ini bisa menjadi alternatif teman belajar bahasa asing yang lumayan komplit :D. Strukturnya rapi. Banyak latihan soal mulai dari grammar, kosakata, sampai pronounciation segala *jempol*.

duolingo learn english
gambar : slideshare.net

1- Gratis! Tentu harus nomor satu bagian haratis-haratis begini hahaha.

2- Aplikasi Duolingo ini sifatnya interaktif. Banyak soal-soal. Jadi kita tinggal jawab dan nanti dinilai benar apa enggaknya.

2- Fleksibel waktunya. Ya iyalah, kita sendiri yang nentuin mau belajar kapan dan di mana. Modal ponsel dan koneksi internet saja.

4- Terkait nomor 3, intinya NIAT dan MOTIVASI pribadi harus kuat, ya. Karena belajar model begini serba mandiri. Enggak ada guru yang marah-marahin. Semua target juga tergantung kita sendiri. Apalagi karena nomor 1 di atas, kita enggak ngeluarin duit jadi cenderung menggampangkan, ya :p.

Kalau bayar kan rasanya sayang aja gitu mau bolos apa gimana-gimana hihihi.

5- Bisa multitasking beberapa bahasa sekaligus. Ada lho teman-teman saya yang rajin banget ngikutin beberapa bahasa sekaligus dan levelnya juga bagus-bagus. Keren (y).

duolingo learn english
Gambar : duolingo.com

Ada untungnya juga multi-lingual. Karena beberapa bahasa itu akarnya kan sama, ya. Seperti Perancis dan Spanyol banyak kemiripan. Dengan Jerman juga. Bahasa-bahasa ini strukturnya juga mirip. Misalnya ada istilah feminin dan maskulin (kata-kata dipisahkan berdasarkan gender).

6- Belajar bahasa lebih menyenangkan serasa main game aja gitu. Duolingo menyediakan banyak fitur dan reward macam-macam.

7- Ada forum diskusi dan bisa ikut klub-klub sesuai bahasa yang diikuti. Kalau bingung, tinggal masuk forum buat nanya-nanya. Biasanya pun sudah banyak yang menanyakan hal yang sama, kita tinggal search saja.

8- Menambah teman atau ajang silaturahmi karena modelnya kayak media sosial gitu juga. Bisa follow-follow an, bisa add friend, dan seterusnya. Saya sendiri kurang kepake bagian ininya. Karena niatnya memang mau belajar bahasa aja hehehe.

Add orang pun paling akun suami sendiri. Itu juga buat ledek-ledekan siapa yang lebih tinggi levelnya hahaha. Dia kan sempat rajin belajar bahasa Jerman via Duolingo pas kita tinggal di Swiss tempo hari :p. Saya tahu aplikasi ini juga dari suami, sih.

***

Hanya saja, Duolingo belum menyediakan sarana buat  belajar bahasa yang menggunakan huruf non-latin, ya. Misalnya Mandarin, Jepang, atau Arab. Eh, apa sudah ada ya hehe. Pengin juga belajar bahasa Arab.

Dulu sebelum hamil anak ke-3 sempat ikut program BISA. Seru banget sebenarnya. Lebih privat belajar kelompok via WA. Tapi terus keputus karena hamil. Sempat minta tolong diajarin teman tapi ya itu banyakan malasnya hahaha.

Kalau pakai Duolingo no worry. Kadang diserang malas, sampai seminggu enggak buka aplikasi Duolingo sama sekali. Tapi ya, kalau lagi rajin ya ikut lagi aja ;). Jangan dibikin ribet, yes? Hehehe.

Kok milih bahasa Spanyol?

Karena saya pikir Spanyol ini bahasa internasional kedua yang banyak digunakan selain Bahasa Inggris :D. Exclude bahasa Mandarin tapi ya hehe. Serba kebetulan juga. Sekarang saya nangkring di Texas, di mana bahasa Spanyol juga sering digunakan di sini.

Di toko-toko sudah lumayan fasih deh sama bahasa Spanyol terkait barang-barang kebutuhan sehari-hari *sombongKaaaauuuuu* hahaha :p. Di negara-negara bagian selatan, karena banyak orang Hispanik, bahasa Spanyol jadi cukup umum di Texas, Florida, Louisiana, Alabama, bahkan di California juga katanya.

Gambar : dari channel – youtube, “rags360”

 

Bahasa Spanyol juga relatif mudah untuk lidah bahasa Indonesia kita karena pelafalannya mirip banget. Misalnya bandera ya dibaca bandera. Kebetulan artinya juga sama, bendera :D. Yang pengucapannya sulit banget itu bahasa Perancis ya. Ya ampun sumpe looooo, saya masih stuck di level 3 kali nih di Bahasa Perancis hahaha.

Seru kan, kan, kan, berkat kemajuan era digital yang seperti berlari ini.

Efek negatif kecanggihan dunia digital juga ada. Iya kan, bikin kita sering susah mau logout dari akun-akun medsos. Jadi semacam ketergantungan :(. Emosi kita mudah terbentuk dari berita-berita yang berseliweran di medsos.

But we can work on that too, yes? ;). Pinter-pinter kita saja ya, mengambil lebih banyak sisi positif atau terjebak dalam pusaran efek negatifnya.

Ngomong-ngomong soal belajar bahasa, konon menguasai beberapa bahasa membuat resiko kita terkena penyakit Alzheimer menjadi berkurang. Coba itu di-googling sendiri hasil penelitiannya :D.

Buat orang Indonesia sendiri sih sudah banyak contoh, ya. Selain bahasa Indonesia, saya lumayan bisa berbahasa Bugis. Ketambahan bahasa Inggris juga hehehe.

Kakak-kakak saya malah lancar berbahasa Makassar juga. Ibu saya malah bisa 3 bahasa daerah : Makassar-Bugis-Enrekang, semuanya bahasa daerah Sulawesi Selatan. Suami saya bisa bahasa Minang dan Jawa serta sedikit bahasa Madura.

Waktu tinggal di Jeddah, suami juga rajin belajar bahasa Arab. Tapi bahasa Arab sehari-hari di sana ya. Bahasa Arab dialek pendatang, bukan yang baku.

duolingo learn english
Gambar : pixabay.com

Penguasaan bahasa lain selain bahasa asli kita juga bisa dianggap sebagai ilmu :). Asalkan kita tidak mengkotak-kotakkan definisi ilmu. Agama saya mengajarkan bahwa Tuhan akan mengangkat derajat orang yang berilmu <3.

Ilmu ini juga termasuk harta, lho. Banyak belajar, banyak ilmu baru, nambah harta juga.

Ilmu adalah harta yang menyenangkan. Karena bisa dibawa ke mana-mana tanpa memberatkan pemiliknya ;).

Ayooo gunakan ponsel pintar kita untuk menambah harta jangan sampai malah menguras pahala :). Kampanye “duolingo learn English” :D.

Post Instagram from PC Menggunakan Aplikasi Gramblr

Akhirnyaaaaa ketemu juga cara upload foto Instagram via PC menggunakan aplikasi Gramblr *tepukTangan*. Yaaayy, we can post Instagram from PC now ;).

Saya punya akun Instagram itu sampai 2 lho hahaha. Yang pertama @davincka, khusus buat foto-foto traveling. Gara-gara gemes karena suami saya doyan motret dan ngedit foto. Tapi foto-fotonya berserakan dalam laptop enggak diapa-apain. Kenapa jadi gue yang gatel pengin upload ya? Hahaha :p.

Iya karena itu saya bikin Instagram pertama kali. Buat ngumpulin foto-foto suami :D. Lama-lama bosan sendiri. Pada dasarnya saya memang kurang bisa bergaul dengan ponsel huhuhu. Ngetik kepeleset melulu dan sudah kebiasaan ngetik cepat, kalau pakai ponsel kan ngetiknya enggak bisa 10 jari gitu ya *tiupKuku*.

Terus punya akun kedua, gara-gara enggak sengaja create dari Facebook hahaha. Ya sudah, yang ini buat ngumpulin foto resep. Alamak, tahu-tahu sudah ada yang follow. Oooo ternyata teman-teman dari Facebook hehe.
Baca juga :
Rekam Suara dengan Aplikasi Voice Recorder di Windows
Cara Membuat Video dari Kumpulan Foto via Movie Maker
Tutorial Dasar GoPro Studio for Windows
 

Itu akun jarang bener dibuka-buka :p. Saya sih lumayan rajin ngintip Instagram. Tapi masuk ke akun orang lain. Biasanya nyari-nyari gosip artis atau kepo-kepoin foto teman lama/foto artis. Karena yang artis rata-rata akunnya public jadi makin jarang login ke Instagram.

Sekali sebulan kali baru upload foto ke Instagram di akun kedua ini hahaha, yang akun @jihandavincka. Tapi sekali upload bisa 9 atau 3 foto biasanya. Terus bosan sendiri.

Nah, ini semangat lagi setelah tahu how to post Instagram from PC menggunakan aplikasi Gramblr :D.

Yang bikin patah semangat upload foto dari Instagram ya karena enggak kuat ngetik caption panjang-panjang. Hobinya kan nyerocos panjang lebar yaaaaaa hahahaha. Senengnya nulis-nulis gitulah. Walau memang Instagram itu aplikasi buat share foto-foto tapi why not ya, dipakai buat berbagi isi pikiran juga dalam tulisan?

Thanks to Icha yang sudah ngasih tahu soal aplikasi Gramblr ini. Ternyata ada cara lhooooo, untuk upload foto Instagram via PC. Pakai saja aplikasi Gramblr! ^_^

Cara penggunaannya mudah banget.

Instal dulu Gramblrnya, ya. Ini juga just one click away kok. Easy peasy ;).

Pertama kali login kayak biasa, harus sign up dulu. Ada 2 tabel yang harus diisi. Yaitu email/username untuk aplikasi Gramblr-nya (plus password juga pastinya) dan email/username + password untuk aplikasi Instagramnya.

Setelah berhasil sign up dan login, tampilan pertama adalah seperti ini. Entah ini defaultnya apa bukan. Kalau ternyata tidak begini. Klik saja di sebelah kiri “Upload Now”, nanti akan berada di tab “Select Your Media” :

Upload foto Instagram via PC menggunakan aplikasi gramblr

Lihat kolom yang ada tulisan “Drag and drop an image …”, ya tinggal diklik di situ untuk memilih foto/video/lainnya yang ingin diupload ke akun Instagram kita. Akan muncul pop up folder seperti biasa, cari dan klik foto/video yang diinginkan.

Setelah itu akan masuk ke tab selanjutnya, “Crop any save”. Kalau tidak ada perintah untuk nge-crop gambar, kita tinggal klik “Save” (tombol hijau yang gambar jempol). Dari sini langsung masuk ke tab “Apply Some Filters”.

Kadang juga diminta crop kalau ukuran foto tidak sesuai spesifikasi. Setelah di-crop baru tombol “Save” menyala dan bisa ke-klik.

Pada tab, “Apply Some Filters”, silakan kalau ingin menambahkan filter atau semacamnya. Kalau foto-foto yang saya upload biasanya sudah diproses editingnya sama suami hehehe, jadi langsung klik “Continue” saja. Tombol “Continue” juga berwarna hijau dan ada gambar jempolnya.

Setelah ini baru deh masuk tab “Write a caption and Send”, ini dia nih tab yang dicari-cari, yes? Hahaha. Silakan ketak-ketik sepuasnya di kolom caption yang disediakan. Maksimalnya sekitar 500 an karakter. Lumayan deh itu dapat beberapa paragraf hehehe.

Jangan lupa sertakan hestek yang bersesuaian dengan tiap foto, ini sih ritual rutin ya di Instagram :p. Gak bakal lupa lah :D.

Post Instagram from PC Gramblr

Selanjutnya tinggal klik tombol “SEND” yang berwarna hijau di bawah kolom caption itu. Beres deh! Foto dan caption pun akan terupload ke akun Instagram kita.

Tapi saya belum eksplorasi ke fitur-fitur lain dalam aplikasi Gramblr ini. Cuma tahu cara upload foto doang hihihi. Kayaknya edit caption belum bisa. Jangankan edit caption, mau hapus foto juga saya belum paham gimana caranya kalau pakai Gramblr hahaha. Wis lah, entar belajar lagi.

Kalau sudah pintar baru dah posting lagi dengan topik selanjutnya dari aplikasi Gramblr ini :p.

Yuk, yuk, post instagram from PC using Gramblr ^_^.

Gopro Studio Windows : Tutorial Dasar Membuat dan Mengedit Video

Gopro Studio Windows sudah ke-instal sejak kapan tauk di laptop hehehe.  Ini suami yang suka oprek-oprek karena dese yang punya GoPro nya. Belakangan GoPro nya diakuisisi oleh … saya! :D.

Gimana resolusi vloggernyaaaa? Masih semangat dong ya, ya, ya. Hihihi. Masih doooooong :D. Nih, hasil karya terbaru tadi :p.

Tentunya, salah satu “senjata utama” vlogger itu ya skill ngedit video, ya :D. Samalah dengan blogger yang sebaiknya punya skill mengedit tulisan hehe.

Tutorial dasar Aplikasi GoPro Studio Windows mirip kok dengan Windows Movie Maker. Kalau sudah terbiasa dengan Movie Maker ya harusnya cepet bisa bisa menggunakan GoPro Studio Windows (y).

GoPro Studio Windows bisa didownload gratis walau tidak punya GoPro nya lho hehehe. Kelebihan GoPro Studio ya lebih dinamis saja dan mengeditnya bisa lebih detail, termasuk mengedit saturasi/kontras/ketajaman gambar dalam video. Lebih komplit.

Pada dasarnya ada 3 tahap dalam pembuatan/pengeditan video dalam aplikasi GoPro Studio Windows :

Step 1 : View and Trim

Model tampilan layarnya seperti ini :

gopro studio windows

Nah, silakan klik sebelah kiri atas, tulisan latar biru itu tuh, “Import New Files”. Masukkan potongan klip/video yang ingin diedit dan digabungkan menjadi satu video.

import-file

Pindahkan semua klip untuk dikonversi. Klik per klip lalu klik tombol “Add Clip to Conversion List”, tulisan latar biru sebelah kanan bawah agak tengah tuh. Klip-klip tersebut akan muncul di sebelah kanan pada daftar “Conversion List” :

gopro studio windows

Setelah itu, klik button layar biru kanan bawah “Convert all”. Btw, “Convert all” ini bisa dilakukan per klip atau beberapa klip atau langsung all klip. Jangan khawatir, kalau sudah dikonversi ada status “Complete” di tiap klipnya. Kalau belum statusnya “Waiting”.

Jadi saat “Convert all” diklik, sistem hanya akan memproses file/klip dengan status “Waiting” saja.

Setelah proses konversi selesai, button biru tadi akan berubah menjadi “Proceed to Step 2”

gopro studio windows

Untuk proses trim-nya kayaknya hanya bisa digunakan untuk file-file tertentu. Tergantung ekstensi filenya sepertinya. Soalnya saya nyobain pakai file dari GoPro, bisa ditrim di proses ini. Tapi kalau pakai file lain yang non GoPro, buttonnya disable. File dari GoPro apa bukan mp4 ya? Belum sempat ngecek hehehe.

Jangan khawatir proses pemotongan klip segala macam bisa dilakukan di proses ke-2.

Step 2 : Edit

Ini tampilan awal screen di Tahap EDIT. Setelah sukses di-konversi di tahap 1 tadi, daftar file/klip otomatis muncul di daftar sebelah kiri seperti di contoh di bawah ini :

gopro studio windows

Untuk template video pilih blank saja, ya. Kecuali memang ada contoh template dari GoPro Studio Windows yang cocok untuk video kita ^_^. Sayang nih, templatenya masih dikit banget.

Ada 3 hal yang bisa kita insert ke dalam video kita nanti (perhatikan bagian bawah tengah) :

a. di bagian “Drag VideoHere” kita bisa masukkan potongan klip/file videonya,

b. di bagian “Drag Title Here” title,

c. di bagian “Drag Audio Here” kita masukkan file audio/suara.

Title dan suara masing-masing ada 2 slot. Jadinya nanti kita bisa nambahin background sound plus background suara macam contoh di video saya di awal itu tuh. Berasa presenter gitu deh hahaha :p.

Karena ini tutorial dasar, yang lebih detail kita bahas belakangan, ya. Di tulisan-tulisan terpisah. Nanti kalau sudah ada, saya sambungin linknya ke sini. Kalau semuanya kelar sekarang, enggak jadi-jadi entar postingannya hahaha.

Tiap klip bisa kita drag and drop ke bagian tengah itu. As simple as that. Urutannya bisa dibalik-balik. Klip juga bisa dipotong-potong atau diambil bagian yang perlu saja. Jadi tutorial terpisah juga, ya.

Tiap klip juga punya setting sendiri-sendiri yang bisa kita kontrol/edit : framingnya, warnanya, audionya … seperti di gambar di bawah ini :

gopro studio windows

Btw, dari step 2 EDIT ini kita juga bisa menambahkan media tanpa perlu melalui proses step 1, asalkan ekstensi filenya cocok, ya. File mp4 enggak bisa harus dikonversi dulu ke .avi.

Tapi kalau punya file/klip dot avi bisa ditambahkan ke list di step EDIT ini melalui tombol sebelah kiri atas itu tuh yang tulisannya, “MEDIA”. Nah dari tombol ini juga kita tambahkan file audio. Untuk kemudian di drag and drop ke bagian tengah tadi di slot yang bersesuaian.

Nah, setelah klip-klip sudah kita edit sesuai keinginan, file-file audio sudah dimasukkan, juga file TITLE (kalau ada). Saat lanjut ke step 3.

Kira-kira tampilannya seperti di bawah ini, saya ambilkan salah satu contoh dari video project yang sudah saya buat :

gopro studio windows

Step 3 : Export

Ini step paling gampang hehehe. Setelah editing segala macam selesai klik tombol “Step 3 Export” di bagian tengah atas itu. Nanti akan keluar semacam pop up seperti gambar di bawah ini :
GoPro Studio Windows

 

Di daftar pilihan sebelah  kiri, sayas elalu pilih “Youtube”, maksudnya hasil videonya nanti sesuai kompatibilitas di Youtube soalnya memang mau diupload ke sana semua hehehe :p.

Pilihan lain juga ada, silakan dibaca daftarnyadi gambar di atas ya ;).

Setelah itu tinggal klik tombol “Export” di bagian bawah itu. Silakan di-cancel (klik tombol cancel) kalau masih ada yang dirasa kurang :D.

Yak gitu kira-kira tutorial dasar aplikasi GoPro Studio ini. More tutorials are coming later ;). Kan step by step ya. Soalnya eike pan juga baru belajar hehehehe.

Monggo ya ditengok-tengok juga channel youtube saya :D. Subscribe lah kalau berkenan hehehe :D.