Negeri di Awan

Angin topan menghambat mobil ambulans yang ditumpangi Meredith dan Alex, yang sedang membawa seorang bayi yang usianya kurang dari seminggu. Bayi tersebut ditransfer dari rumah sakit yang kekurangan peralatan karena sang bayi butuh perawatan khusus.

Ambulansnya mendadak berhenti di tengah hujan deras dan mereka berdua diminta oleh Pak Supir untuk turun dari mobil. Meredith ngotot mempertahankan adek bayi tetap dalam ambulans karena ribet membawa keluar peralatan yang menempel di sekujur tubuh si adek bayi. Alex sebaliknya. Jadi berdebatlah mereka.

read more

Hizbut Tahrir Indonesia, “Salafi”, atau PKS ?

Di kuartal terakhir tahun 2016 kemarin, Tunisia mengeluarkan perintah resmi melarang gerakan radikal Hizbut Tahrir dengan tuduhan “merusak ketertiban umum”.

Sudah bertahun-tahun pemerintah Tunisia memperjuangkan undang-undang ini hingga akhirnya tahun lalu berhasil diterapkan.

Gerakan Hizbut Tahrir muncul pertama kali di tahun 1950-an, gebrakan awalnya di Yordania dan Arab Saudi. Hingga akhirnya terus menyebar ke negara-negara lainnya.

Gambar : pixabay.com

Hizbut Tahrir menginginkan berdirinya khilafah Islam yang diharapkan mempersatukan dan menaungi seluruh umat Islam di seluruh dunia. Secara “alami”, gerakan ini tentu ditentang oleh Kerajaan Arab Saudi dan sebagian besar negara-negara lain di Timur Tengah yang juga penduduknya mayoritas muslim.

read more

The Truth Will Set You Free

“Kota di dalam kota” merupakan istilah yang cukup pas untuk menggambarkan fungsi Istana Topkapi di masa lalu. Salah satu situs bersejarah peninggalan Kesultanan Ottoman, bagian dari kekhalifahan Islam yang berakhir di awal abad ke-20.

Hampir 400 tahun, Topkapi menjadi pusat kediaman Sultan di Kerajaan Ottoman. Sebelum akhirnya dipindahkan ke Istana Dolmabahce di pertengahan abad ke 19.

Sekitar 4 ribu orang diperkirakan bermukim di dalam kawasan Topkapi. Termasuk 300 orang selir sultan yang tinggal dalam bangunan tertentu yang dikenal dengan istilah Harem.
Konon 1000 tukang masak istana harus menyiapkan makanan sebanyak 6 ribu porsi setiap harinya.

read more

Plan Actions, Don’t Plan The Results

Setelah saya menulis artikel “10 Keuntungan Tinggal di Arab Saudi”, saya jadi sering mendapatkan permintaan (biasanya via email) tentang “Mohon bantuannya agar saya sekeluarga bisa pindah ke Saudi dan hidup bahagia selamanya di sana.”

Saya kaget juga. Wah, jadi segitunya ya . Padahal sebenarnya di tulisan lain juga banyak saya ceritakan tentang hal-hal yang tidak terlalu menyenangkan tentang bermukim di Arab Saudi.

Lucunya, saya pernah menjadikan artikel ini menjadi “Sponsored Post” di fanpage saya The Davincka Code (like dong kalau belum hahaha #teteeeeeup), dan saya mendapat komentar, “Dasar unta lu! Bawa tuh semua temen unta lu ke sono.”

read more

Islam, Arab Saudi, dan Hal-hal yang Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang :)

Lagi hangat-hangatnya soal kedatangan Raja Salman ke Indonesia 2017, sungguh sulit untuk menahan diri tidak eksis, yes? Hahaha.

Kayaknya sudah banyak yang saya tulis terkait pengalaman tinggal di Kota Jeddah selama 2.5 tahun kemarin. Di buku, di blog, dan di Facebook tentunya .

Uniknya, 2 tulisan paling hits di blog yang terkait Arab Saudi itu saling bertolak belakang : “How Islamic are Islamic Countries?” dan “10 Keuntungan Tinggal di Arab Saudi”. Ya memang isinya bagaikan bumi dan langit ya hahaha.

read more